Tentang Diriku

Namaku Haryo Bagus Handoko, S.P. (S-1 Agribisnis, alumni Universitas Brawijaya – Malang, Indonesia). Aku lahir di Malang, Propinsi Jawa Timur, Indonesia, pada tanggal 10 Juni 1975, sebagai putra pertama dari pasangan Hardjono, S.H. dan Soelistijanti, BSc (kedua orang tuaku). Aku lahir dalam tradisi keluarga muslim tradisional Jawa (Indonesia), dan aku sangat gemar membaca sejak aku masih kanak-kanak dan kesukaanku itulah yang menginspirasiku untuk menulis tentang segala sesuatu. Dalam kenyataannya aku sangat senang untuk mempelajari segala hal terutama berbagai hal baru yang menarik perhatianku. Aku menulis tentang beberapa hal seperti : cerita fiksi, humor, ilmu pengetahuan, kuliner, artikel berkebun, dan juga berbagai artikel seputar teknologi informasi. Spesialisasiku adalah menulis artikel, walau di waktu senggangku aku banyak menyempatkan waktu untuk belajar menulis buku novel maupun buku bertema teknologi informasi. Karena hobiku menulis itulah, maka aku kemudian bergabung dalam komunitas penulis di kotaku, yaitu kota Malang, dimana aku berpartisipasi secara aktif dalam organisasi komunitas penulis yang bernama: “Forum Penulis Kota Malang”, sebuah komunitas penulis di kota Malang, sebuah kota kecil yang berjarak sekitar 90 Km dari Surabaya, yang merupakan ibukota propinsi Jawa Timur. Di organisasi penulis ini, aku berpartisipasi dan terlibat langsung dalam kegiatan komunitas ini, yaitu aktif sebagai seorang webmaster maupun sebagai pengurus sekaligus sukarelawan yang mengurusi masalah informasi dan dokumentasi kegiatan organisasi penulis ini. Dalam peran sertaku ini aku secara aktif berusaha mendorong dan menyemangati para penulis pemula dalam menyemarakkan jagat tulis menulis tanah air, mengeksplorasi berbagai pengetahuan baru tentang teknik kepenulisan, dan menjalin kerjasama dan tukar menukar informasi dengan berbagai komunitas penulis tanah air maupun dengan perusahaan-perusahaan penerbit dan media massa di Indonesia.Aku sangat gemar membaca tentang berbagai hal, mulai dari berbagai tema buku hingga berbagai situs informasi yang aku jumpai di internet. Dari hal-hal tersebut aku belajar mengenai banyak hal. Aku sangat gemar membaca sebanyak aku menulis. Aku juga sangat suka makan dan ngemil (dan sungguh mengherankan bahwa aku tetap bertubuh langsing, mungkin karena aku gemar bersepeda ke mana saja; bukan sepeda motor, tapi sepeda pancal..he..he..), dan karena aku suka sekali ngemil, maka aku mulai banyak belajar untuk memasak, membuat kue, aneka permen, dan bahkan cake (jangan dikira cewek saja yang pintar memasak!). Aku juga mencoba untuk menulis berbagai resep masakan dan mencoba mengirimkannya ke berbagai majalah, tabloid dan surat kabar, pendek kata aku pantang menyerah. Aku masih terus menulis resep masakan, maupun berbagai karya cerita fiksi, kisah cinta, kisah fiksi ilmiah, cerita anak, dongeng dan juga tutorial komputer yang untunglah sempat dipublikasikan dalam majalah maupun tabloid. Aku juga menulis bidang teknologi, aneka info seputar teknologi modern yang telah dikembangkan di berbagai negara maju sehingga bisa diketahui oleh para pembaca di tanah air. Namun seringkali tulisanku mengalami penolakan karena ada beberapa media yang mengatakan bahwa topik bahasanku terlalu “ilmiah”, sementara sebagian besar masyarakat Indonesia kurang menyukai segala topik bahasan bertema teknologi dan ilmu pengetahuan, di mana mereka umumnya menyukai topik seputar berita hiburan, gosip selebritis, berita bencana alam, maupun pengetahuan praktis yang ringan-ringan seperti artikel hobi dan semacamnya. Wah, aku pikir bahwa bangsa ini seharusnya bertekad lebih keras untuk maju dengan banyak membaca berbagai informasi seputar teknologi. Teknologi adalah peradaban, dan untuk menjadi sebuah negara dengan peradaban yang maju, maka kamu harus banyak belajar tentang teknologi, walau dalam porsi yang sedikit, agar tidak buta sama sekali alias gaptek. Setidaknya, kamu tidak terlalu bodoh sebagai manusia yang hidup di era milenium ini. Kita adalah bangsa yang besar dan cukup berpotensi, mengapa harus disia-siakan? Kebiasaan buruk kita hanyalah kita terlalu malas untuk banyak membaca buku. Dan ini adalah bencana terbesar bagi kemajuan bangsa ini!Aku sangat suka bergaul dan berteman dengan siapa saja. Aku juga suka mempelajari bahasa asing selain meningkatkan kemampuan bahasa lokalku. Aku berbicara dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris (TOEFL=543), sedikit bahasa Perancis, fasih dalam bahasa Jawa dan pasif dalam bahasa Madura. Mmm, mungkin aku harus mengakui bahwa kemampuan bahasa Perancis dan bahasa Madura yang aku kuasai sangat buruk, tapi paling tidak aku punya semangat belajar dan pantang menyerah.”Semakin banyak kamu menguasai berbagai bahasa, maka semakin besar kemampuanmu untuk melihat dunia dari berbagai sudut yang berbeda,” demikian pesan ayahku. Maka tidak mengherankan bahwa sejak aku duduk di bangku sekolah dasar, aku bersikeras untuk mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa asing pertamaku. Walau aku bukanlah yang terbaik dalam berbahasa Inggris, namun paling tidak aku dapat membaca, belajar dan berkomunikasi dalam bahasa itu. Sebenarnya, aku masih sangat ingin untuk belajar lebih banyak bahasa asing, namun karena keterbatasan dana aku tidak mampu untuk mengikuti berbagai kursus bahasa asing yang ada di kotaku. Mungkin suatu saat nanti aku bisa memperoleh kesempatan untuk belajar berbagai bahasa asing, seperti bahasa Spanyol, Italia, bahasa Latin, bahasa Portugis, Rusia, Swedia, Jepang, dan bahasa Cina (Mandarin). Aku sangat dahaga, dahaga akan ilmu pengetahuan! Sayangnya, aku bukan terlahir sebagai anak seorang kaya yang bisa mempunyai banyak kesempatan untuk belajar lebih banyak dengan mengikuti berbagai kursus atau sekolah keahlian khusus….tentu saja dalam hidup ini kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, bukan…Aku sangat suka bepergian, bersepeda (sepeda pancal), berpiknik, berjemur di hangatnya sinar matahari (karena kulitku tergolong pucat), aku suka membaca, memasak, berselancar di internet, menonton televisi dan juga video. Hampir setiap hari aku menikmati waktuku dengan bersepeda, berkeliling kota Malang. Saat liburan tiba (jika aku mempunyai sedikit uang dari honor yang aku peroleh dari menulis), aku sangat menyukai untuk mengunjungi berbagai obyek wisata bersejarah, situs arkeologi seperti candi dan monumen. Aku juga suka berpiknik di pantai, pegunungan, lembah, hutan dan terutama berjemur di hangatnya sinar matahari. Hal ini karena di Indonesia, begitu banyak sinar matahari yang bisa aku nikmati, dan panasnya tidak terlalu menyengat, sehingga begitu banyak yang bisa dilakukan di alam terbuka di negara ini.Jika sinar matahari tidak bersinar terlalu terik, aku suka berpiknik dengan teman-temanku. Biasanya di hutan atau di pegunungan yang pemandangannya sungguh begitu indah. Tapi saat cuaca buruk dan mendung, aku lebih suka menghabiskan waktuku dengan membaca buku di rumah, ngobrol dengan teman seputar topik buku-buku baru yang terbit di toko buku, berselancar di internet, memasak, makan, atau menonton televisi dan video. Terkadang aku juga suka mengotak-atik dan mengedit berbagai video musik, film yang aku download dari internet, ya kita harus sedikit kreatif-lah, untuk mengusir kebosanan! Itulah aku, pria kreatif yang selalu menyukai hal-hal baru, dan membuat karya-karya yang….kreatif!Setiap hari Sabtu dan Minggu, teman-temanku selalu berkumpul dan nongkrong di perpustakaan kotaku, berdiskusi mengenai buku-buku baru yang banyak beredar di pasaran, atau berdiskusi seputar kegiatan menulis, dan terkadang nonton bareng film layar lebar yang sering diputar di ruang lobby perpustakaan, dan hebatnya….aku sangat menyukai kegiatan-kegiatanku itu.Baiklah, tidak banyak yang bisa aku ceritakan padamu tentang aktivitas kegiatanku, namun di waktu senggang pun, aku demikian sibuk untuk menulis berbagai artikel yang selanjutnya akan aku kirimkan ke berbagai media (maklum aku bekerja sebagai penulis lepas, jadi harus sedikit ngoyo..), hanya untuk memperoleh sedikit uang honor penyambung hidup. Seperti yang kamu tahu, bahwa tidak mudah mencari pekerjaan yang mapan di negeri ini, jadi tanganmu harus selalu kreatif menghasilkan tulisan, demi memperoleh sedikit uang untuk penyambung hidup di jaman yang serba sulit seperti sekarang ini. Tapi memang menulis adalah hidupku, dan aku sangat menyukainya, ini adalah hobi sekaligus karir. Aku harap suatu saat nanti, dengan menulis aku akan bisa menghasilkan banyak uang, dan juga bisa berkesempatan untuk berkeliling dunia, seperti yang selalu aku cita-citakan sejak kecil. Setiap orang tentunya punya hak untuk sedikit bermimpi dalam hidup ini, bukan? Aku sangat gemar menulis dan juga mempunyai beberapa blog.  Silakan kunjungi juga beberapa blogku yang lain: klik di sini dan di sini .  Aku juga berpartisipasi dalam komunitas penulis di kotaku.  Silakan kunjungi juga komunitas kami di dunia maya yaitu di sini dan di sini serta di sini.

5 Tanggapan sejauh ini »

  1. 2

    ahmad junaidi berkata,

    Ya Mas, saya sependapat dengan Anda,cerita hidup kita hampir mirip

  2. 3

    H. Umar Hapsoro berkata,

    Assalamualaikum, Pak Bagus

    Pertama-tama salam kenal dari saya.

    Antum punya banyak ilmu, kemampuan dan semangat belajar yang sangat tinggi. Alangkah banyaknya karunia Allah yang telah antum dapatkan, dan kiranya hal itu wajib kita syukuri, karena tidak semua orang memiliki/ memperolehnya.

    Ada milis yang dikelola (owner & moderatornya) orang-orang muda
    yang juga berprestasi seperti antum, sama-sama berdomisili dari Malang.
    Milis & Situsnya : http://www.Pengusaha-Muslim.com
    pengusaha-muslim@yahoogroups.com

    Kalau boleh saya menyarankan antum gabung di milis tsb (kalau belum gabung), mungkin banyak yang antum bisa kembangkan di milis dimaksud dan juga menambah tali silaturohim, apalagi antum berasal dari keluarga yang agamis.

    Saya walaupun sudah tua (56 tahun), juga tertarik di milis tsb, dan baru saja gabung (kurang lebih satu bulan). Oh ya … antum juga menyenangi kuliner (kelihatannya ahli). Saya kebetulan buka usaha kuliner kecil-kecilan sekedar untuk bisa buat menyambung hidup dan menikmati hari tua (bisa lihat di situs saya http://www.kantin-rasamala.co.cc dan di http://kantinrasamala.multiply.com/)

    Oh ya, saya ada pertanyaan di tulisan antum. Kalau tidak keberatan bimbing ya saya …

    Terima kasih,

    Wassalamualaikum,
    Umar

  3. 4

    Firdaus berkata,

    Mau nanya..??? Cara Seting web site co.cc nya gimana sih…??? saya sudah masuk control panel. tp setelah itu apa yang harus saya lakukan..??? saya jadi pusing… mohon bantuannya….!!!! terimakasih……

  4. 5

    yono berkata,

    SubachanaLLah,mas Haryo ilmu sampeyan bener2 ber manfaat terutama bagi umat Muslim.-Aku lagi mendata resto2 Saudi di Jakarta,Medan,Surabaya,untuk suplai ,,Salad Jarjir,uji cobaku Alchamdulillah berhasil tanam di Jawa Barat. kenapa aku tertarik tanaman tsb. karena,kawan2 orang2 Saudi ,kalau makan Magbi-Mandi ,terus saladnya ,,JARJIR” kawan Mesir bilang JAIJIR,dan kawan Belanda ,bilang nama di Belanda ,RUCOLA” sampai ada peribahasa bahasa Arab,dan indonesianya begini Mas;Seandainya para istri tahu manfaat dari ,,daun JARJIR,maka mereka akan ber-ramai2 menanam di bawah tempat tidurnya’ Menurut mereka ,ternyata kalau sering2 makan lalapan daun JARJIR,itu menambah Stamina terutama untuk PRIA. Yaa,anggab saja VIAGRANYA orang Arab gitu.
    Semoga Mas Haryo sukses,salm yono


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.