<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Haryo Bagus Handoko &#187; buku tulisanku</title>
	<atom:link href="http://haryobagushandokonews.wordpress.com/category/buku-tulisanku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan Artikel Tulisanku - Archives of my writings</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Dec 2009 06:08:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='haryobagushandokonews.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/30d0524f8a5d644def473cd0fd12d6af?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Haryo Bagus Handoko &#187; buku tulisanku</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://haryobagushandokonews.wordpress.com/osd.xml" title="Haryo Bagus Handoko" />
		<item>
		<title>Telah Terbit Buku Panduan Lengkap &#8220;Sukses Wirausaha Laundry di Rumah&#8221;</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/11/21/telah-terbit-buku-panduan-lengkap-sukses-wirausaha-laundry-di-rumah/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/11/21/telah-terbit-buku-panduan-lengkap-sukses-wirausaha-laundry-di-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 05:32:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku karya tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[buku tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen usaha bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/11/21/telah-terbit-buku-panduan-lengkap-sukses-wirausaha-laundry-di-rumah/</guid>
		<description><![CDATA[Judul buku: Sukses Wirausaha Laundry di Rumah
Pengarang: Haryo Bagus Handoko
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 152 halaman
Terbit : Oktober 2009
 Buku ini sudah bisa diperoleh di toko-toko buku terdekat di kota Anda.

 
Untuk pemesanan online, silakan mengunjungi website Gramedia di:
Gramedia dot com
Bisnis laundry sekarang sedang marak ditemui dan tumbuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=79&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Judul buku: Sukses Wirausaha Laundry di Rumah<br />
Pengarang: Haryo Bagus Handoko<br />
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Ukuran : 13.5 x 20 cm<br />
Tebal : 152 halaman<br />
Terbit : Oktober 2009</p>
<p> Buku ini sudah bisa diperoleh di toko-toko buku terdekat di kota Anda.<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=JJAO3415&amp;kat=3"><br />
<img alt="Buku Panduan Wirausaha Laundry" src="http://www.gramedia.com/buku_images/JJAO3415.jpg"> </a><br />
Untuk pemesanan online, silakan mengunjungi website Gramedia di:<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=JJAO3415&amp;kat=3" target="_blank">Gramedia dot com</a></p>
<p>Bisnis laundry sekarang sedang marak ditemui dan tumbuh subur di berbagai pelosok kota hingga ke desa-desa. Mengapa dan bagaimana, hingga semakin banyak masyarakat yang tertarik dan terjun di bisnis ini? Temukan jawabannya dalam buku panduan lengkap tentang seluk beluk bisnis laundry skala rumah tangga ini. Siapa bilang bahwa bisnis laundry cuma bisa dijalankan oleh waralaba asing dalam skala besar? Pandangan seperti ini sama sekali salah kaprah! Siapa pun, termasuk Anda, bisa mengusahakannya di rumah. Keuntungan dalam bisnis ini cukup menggiurkan dan peluang pasarnya terbuka lebar! Berbagai tips, panduan dan wawasan seputar bisnis laundry, mulai dari aspek persiapan, teknis operasional, manajemen pengelolaan, trik pemasaran hingga perhitungan detil analisis usaha bisnis laundry skala rumah tangga, dibahas tuntas dalam buku ini. Tak lupa, Anda pun akan memetik pengetahuan baru tentang aneka tip dan trik jitu untuk menghilangkan berbagai jenis noda membandel maupun berbagai panduan operasional tentang cara penanganan pakaian berdasarkan jenis dan tipe serat kain, cara mencuci mengeringkan hingga cara menyetrika pakaian yang baik. Bahkan disertakan pula aneka tips seputar cara penanganan dan perawatan tas, sepatu, dan karpet. Jadi aspek laundry tidak hanya seputar pakaian saja, tapi juga telah meluas ke jasa pencucian/perawatan tas, sepatu dan karpet. Tak lupa Anda pun akan dibekali dengan pengetahuan akan cara memilih sabun cuci dan penghilang noda yang baik, arti dan makna simbol-simbol laundry, tips memilih mesin cuci dan mesin pengering pakaian, hingga tips untuk memaksimalkan keuntungan dalam berbisnis laundry. Buku ini pun dilengkapi dengan direktori alamat penyedia aneka kebutuhan laundry untuk usaha laundry skala rumah tangga, hingga direktori alamat situs/website penyedia aneka bahan pencuci dan penghilang noda, bila Anda ingin terjun di bisnis dry cleaning yang ramah lingkungan.<br />
Pendek kata, buku ini cukup lengkap mengupas berbagai hal seputar dunia laundry, mulai aspek manajemen bisnis laundry, hingga aneka tips dan trik seputar teknis operasional bisnis laundry. Informasi lengkap seperti ini tentunya akan sangat berguna bagi para praktisi bisnis dan wirausahawan yang ingin terjun di bisnis laundry, maupun masyarakat umum yang ingin tahu lebih banyak seputar kegiatan dan peluang di bisnis ini.<br />
Para pengusaha laundry rumahan pun sekarang beradu kreativitas untuk menjaring konsumen melalui berbagai layanan, seperti laundry kiloan, satuan, paket berlangganan, dan ambil antar.<br />
Agar Anda tak salah melangkah dan pelanggan Anda terus bertambah, simaklah tip-tip dalam buku ini:<br />
- Persiapan: perencanaan modal, survei, peralatan, ragam penawaran<br />
- Teknis operasional: bahan-bahan pencuci, penanganan cucian, penanganan noda, pengemasan<br />
- Pencatatan dan pembukuan: dari buku kas hingga catatan keluhan konsumen<br />
- Pemasaran: bonus untuk pelanggan, promosi, jaringan agen<br />
- Analisis Usaha: perhitungan titik impas, rugi laba, rasio keuntungan dan biaya<br />
Sejumlah wirausahawan laundry skala rumah tangga juga berbagi pengalaman sukses di sini. Variasi tarif laundry mereka bisa Anda gunakan sebagai perbandingan dalam menentukan tarif jasa layanan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=79&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/11/21/telah-terbit-buku-panduan-lengkap-sukses-wirausaha-laundry-di-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gramedia.com/buku_images/JJAO3415.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Buku Panduan Wirausaha Laundry</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TELAH TERBIT BUKU TENTANG WISATA KULINER MALANG</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/03/19/telah-terbit-buku-tentang-wisata-kuliner-malang/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/03/19/telah-terbit-buku-tentang-wisata-kuliner-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 06:45:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneka Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Health/Nutrition/Diet]]></category>
		<category><![CDATA[buku tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[buku wisata kuliner malang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Dua buah buku tulisanku terbaru sudah terbit dan beredar di pasaran. Kali ini yang aku tulis adalah seputar dunia kuliner yang menjadi makanan khas di kota tempat tinggalku, Malang, Jawa Timur, Indonesia. Bila Anda adalah pecinta kuliner, tidak ada salahnya juga mengunjungi blog khusus yang aku buat untuk membahas tuntas seputar dunia kuliner dan seni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=71&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dua buah buku tulisanku terbaru sudah terbit dan beredar di pasaran. Kali ini yang aku tulis adalah seputar dunia kuliner yang menjadi makanan khas di kota tempat tinggalku, Malang, Jawa Timur, Indonesia. Bila Anda adalah pecinta kuliner, tidak ada salahnya juga mengunjungi blog khusus yang aku buat untuk membahas tuntas seputar dunia kuliner dan seni memasak, silakan kunjungi http://wisatakulinermalang.blogspot.com dan juga http://ayomemasak.blogspot.com</p>
<p>Judul buku: &#8220;Buku Panduan Wisata Kuliner &#8211; Peta 50 Tempat Makan Makanan Favorit di Malang&#8221;<br />
Pengarang: Haryo Bagus Handoko<br />
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Tebal buku: 136 halaman<br />
Tahun terbit: Cetakan pertama, Maret 2009<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=JCJI5105&amp;kat=7"><img src="http://www.gramedia.com/buku_images/JCJI5105.jpg" alt="Buku Panduan Wisata Kuliner Peta 50 Tempat Makan Makanan Favorit di Malang" /> </a></p>
<p>Kota Malang merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki banyak potensi, antara lain adalah potensi pariwisata. Kota yang berpenduduk hampir satu juta jiwa ini dikenal sangat kaya akan cita rasa pendidikan, kebudayaan, seni, dan juga pesona kulinernya. Tak heran kota yang satu ini menjadi tujuan wisata baik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota yang berhawa sejuk ini bahkan namanya cukup dikenal di benua Eropa, khususnya di negeri Belanda. Maklum saja, di jaman penjajahan Belanda dulu, tata kota Malang didesain oleh arsitek Belanda, dan dibangun dengan tujuan sebagai kota peristirahatan, kota hiburan dan pariwisata bagi para petinggi Belanda. Penduduk kota ini sejak dahulu dikenal sangat plural dan datang dari beragam latar belakang sosial, suku bangsa dan berbagai etnis. Keberagaman itu justru memperkaya khasanah budaya dalam segala bidang. Akulturasi budaya dan peleburan berbagai budaya yang ada justru menjadi aset unggulan tersendiri bagi daya tarik pariwisata kota Malang, khususnya dalam bidang kuliner. Perbendaharaan kuliner di kota ini sangat kaya dan beragam. Aneka masakan favorit khas Malang yang merupakan perpaduan seni kuliner Jawa, Sumatra, Madura, Tionghoa, India, Timur Tengah, hingga Eropa bisa ditemukan dengan mudah di kota ini. Dengan berbagai penyesuaian dengan lidah lokal serta beragam inovasi, aneka mahakarya kuliner nan lezat bisa dijumpai di Malang, dengan harga yang murah dan terjangkau. Tak heran, pesona wisata kuliner di Malang telah menjadi perhatian tidak hanya di lingkup nasional, namun juga menjadi perhatian masyarakat dunia. Beberapa majalah pariwisata asing tercatat pernah meliput pesona pariwisata Malang.<br />
Dalam buku ini akan dibahas secara tuntas beragam jenis masakan dan minuman khas kota Malang, tempat-tempat makan makanan favorit di Malang, lengkap dengan alamat dan denah lokasi, harga makanan dan minuman, hingga ulasan singkat tentang bahan dan cara memasak serta penyajian masakan. Diperkaya dengan ilustrasi foto-foto yang cantik dan membangkitkan selera makan, siapa yang tidak ingin mencicipi aneka masakan dan makanan favorit khas Malang yang terkenal berporsi besar, berharga murah lagi terjangkau. Makan kenyang dengan porsi besar tidak harus merogoh kocek dalam-dalam, karena di Malang ada puluhan tempat makan yang menawarkan beragam jenis masakan bercitarasa lezat nan unik, cara penyajian yang menarik serta tempat makan yang nyaman, mulai dari yang legendaris, tradisional, kontemporer, hingga yang modern dan berkelas. Semuanya menawarkan beragam inovasi kuliner yang mengundang selera serta harga makanan yang cukup kompetitif lagi terjangkau. Pendek kata, buku ini akan membuat Anda tergoda untuk datang ke kota Malang dan mencicipi aneka masakan dan makanan favorit khas Malang yang lezat, lengkap dengan beragam minuman unik yang tersebar di seluruh pelosok Malang raya. Bahkan walikota Malang sendiri, Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP, juga berkenan memberikan kata sambutan dan pengantar di halaman awal buku wisata kuliner ini. Penasaran? Mengapa tidak langsung saja membeli buku ini di toko-toko buku terdekat di kota Anda dan bergegas berkunjung serta berwisata di kota Malang?</p>
<p>Judul buku: &#8220;Buku Panduan Wisata Kuliner &#8211; Peta 50 Tempat Jajanan &amp; Oleh-Oleh Khas di Malang&#8221;<br />
Pengarang: Haryo Bagus Handoko<br />
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Tebal buku: 116 halaman<br />
Tahun terbit: Cetakan pertama, Februari 2009<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=JCJI4310&amp;kat=7"><img src="http://www.gramedia.com/buku_images/JCJI4310.jpg" alt="Buku Panduan Wisata Kuliner Peta 50 Tempat Jajanan dan Oleh-Oleh Khas di Malang" /> </a></p>
<p>Kota Malang merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki banyak potensi, antara lain adalah potensi pariwisata. Kota yang berpenduduk hampir satu juta jiwa ini dikenal sangat kaya akan cita rasa pendidikan, kebudayaan, seni, dan juga pesona kulinernya. Tak heran kota yang satu ini menjadi tujuan wisata baik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota yang berhawa sejuk ini bahkan namanya cukup dikenal di benua Eropa, khususnya di negeri Belanda. Maklum saja, di jaman penjajahan Belanda dulu, tata kota Malang didesain oleh arsitek Belanda, dan dibangun dengan tujuan sebagai kota peristirahatan, kota hiburan dan pariwisata bagi para petinggi Belanda. Penduduk kota ini sejak dahulu dikenal sangat plural dan datang dari beragam latar belakang sosial, suku bangsa dan berbagai etnis. Keberagaman itu justru memperkaya khasanah budaya dalam segala bidang. Akulturasi budaya dan peleburan berbagai budaya yang ada justru menjadi aset unggulan tersendiri bagi daya tarik pariwisata kota Malang, khususnya dalam bidang kuliner. Perbendaharaan kuliner di kota ini sangat kaya dan beragam. Aneka jajanan dan oleh-oleh khas Malang yang merupakan perpaduan seni kuliner Jawa, Sumatra, Madura, Tionghoa, India, Timur Tengah, hingga Eropa bisa ditemukan dengan mudah di kota ini. Dengan berbagai penyesuaian dengan lidah lokal serta beragam inovasi, aneka mahakarya kuliner nan lezat bisa dijumpai di Malang, dengan harga yang murah dan terjangkau. Tak heran, pesona wisata kuliner di Malang telah menjadi perhatian tidak hanya di lingkup nasional, namun juga menjadi perhatian masyarakat dunia. Beberapa majalah pariwisata asing tercatat pernah meliput pesona pariwisata Malang. Namun sayangnya, dari sekian banyak liputan yang ada, belum pernah ada yang mengupas secara detil aneka jajanan dan oleh-oleh khas Malang sedemikian lengkap seperti halnya yang bisa Anda baca dalam buku ini. Ulasan yang Anda jumpai dalam buku ini cukup menarik, lugas, dan detil, mulai dari sejarah berdirinya kota Malang, riwayat asal mula aneka jajanan dan oleh-oleh khas Malang, denah lokasi usaha yang berjualan jajanan dan oleh-oleh khas Malang, harga retail jajanan dan oleh-oleh, dan bahkan sampai dengan ulasan singkat tentang bahan dan cara pembuatan beberapa jajanan dan oleh-oleh khas Malang. Agar tampil cantik dan menarik, sebuah buku wisata kuliner tentunya harus pula disertai dengan ilustrasi foto apik yang dapat memberikan gambaran bagi para pembacanya, demikian pula dengan buku ini. Anda akan bisa menjumpai begitu banyak foto ilustrasi aneka jajanan dan oleh-oleh khas Malang yang mengundang selera. Aneka tempat jajanan dan oleh-oleh di Malang bisa Anda baca ulasannya dalam buku ini, mulai dari yang bercitarasa tempo dulu/legendaris, yang tradisional, kontemporer hingga yang bercitarasa modern dan kaya inovasi. Pendek kata, buku ini akan membuat Anda tergoda untuk datang ke kota Malang dan mencicipi aneka jajanan, kue-kue, serta camilan nan lezat lengkap dengan beragam minuman unik yang tersebar di seluruh pelosok Malang raya. Bahkan walikota Malang sendiri, Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP, juga berkenan memberikan kata sambutan dan pengantar di halaman awal buku wisata kuliner ini. Penasaran? Mengapa tidak langsung saja membeli buku ini di toko-toko buku terdekat di kota Anda dan bergegas berkunjung serta berwisata di kota Malang?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=71&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/03/19/telah-terbit-buku-tentang-wisata-kuliner-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gramedia.com/buku_images/JCJI5105.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Buku Panduan Wisata Kuliner Peta 50 Tempat Makan Makanan Favorit di Malang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gramedia.com/buku_images/JCJI4310.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Buku Panduan Wisata Kuliner Peta 50 Tempat Jajanan dan Oleh-Oleh Khas di Malang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Preview Buku &#8220;Pachypodium&#8221; &#8211; terbitan Gramedia Pustaka Utama</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/15/preview-buku-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/15/preview-buku-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 06:33:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneka Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[buku karya tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[buku tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis buku tanaman hias terbaru – “Pachypodium”,  terbitan Gramedia Pustaka Utama
Judul buku: Pachypodium &#8211; Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima
Jumlah halaman: 126 halaman
Pengarang: Haryo Bagus Handoko
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan  : Pertama, Agustus 2008
Bisa juga dibeli di toko-toko buku terdekat di kota Anda.
Available in http://www.gramedia.com

 
Pachypodium Tanaman Purba yang Langka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=65&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sinopsis <a title="Beli sekarang juga secara online!" href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3" target="_blank">buku tanaman hias terbaru – “Pachypodium”,  terbitan Gramedia Pustaka Utama</a></p>
<p>Judul buku: <a title="Buku Pachypodium - terbitan Gramedia Pustaka Utama" href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3" target="_blank">Pachypodium &#8211; Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima</a><br />
Jumlah halaman: 126 halaman<br />
Pengarang: <a title="Haryo Bagus Handoko - Penulis Indonesia" href="http://www.haryobagushandoko.co.cc" target="_blank">Haryo Bagus Handoko</a><br />
Penerbit : <a title="PT. Gramedia Pustaka Utama" href="http://www.gramedia.com" target="_blank">PT. Gramedia Pustaka Utama</a><br />
Cetakan  : Pertama, Agustus 2008<br />
Bisa juga dibeli di toko-toko buku terdekat di kota Anda.<br />
Available in http://www.gramedia.com<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3"><br />
<img alt="Pachypodium Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima" src="http://www.gramedia.com/buku_images/IHEO4253.jpg"> </a></p>
<p><a title="Pachypodium di Indonesia" href="http://pachypodium-indonesia.blogspot.com" target="_blank">Pachypodium Tanaman Purba yang Langka nan Eksotis</a></p>
<p>Tanaman hias <a title="Pachypodium Indonesia" href="http://pachypodium-indonesia.blogspot.com" target="_blank">Pachypodium</a> sebenarnya pernah populer di Indonesia sekitar era tahun 1990-an.  Namun entah mengapa baru pada awal tahun 2007 minat terhadap tanaman ini kembali marak.  Padahal di luar negeri, sudah lebih dari seratus tahun, para peneliti maupun para hobiis dan kolektor tanaman langka memburu dan mengkoleksi tanaman yang terancam punah ini.  Pachypodium yang konon dipercaya sudah hidup sejak jutaan tahun lalu sebelum era jaman kapur, merupakan tanaman yang secara fleksibel terus berevolusi dan menyesuaikan diri terhadap habitat di mana ia tumbuh.  Sisa tanaman purba yang tetap bisa bertahan hidup dan lestari hingga sekarang ini telah menarik minat para peneliti maupun para kolektor tanaman langka sejak akhir abad ke-18.  Spesies-spesies baru Pachypodium terus bermunculan, karena evolusi yang terjadi pada tanaman ini terus melahirkan spesies-spesies maupun hibrida-hibrida baru, tidak hanya di habitat aslinya di Madagaskar, namun juga di berbagai belahan benua di mana tanaman ini dapat tumbuh dan berevolusi.  Konon masih ratusan spesies tanaman Pachypodium yang belum teridentifikasi maupun terklasifikasi, sementara baru sekitar 25 spesies saja yang dikenal secara luas di dunia.  Di Indonesia, yang baru mengenal tanaman ini sejak era tahun 1990-an, spesies-spesies yang dibudidayakan masih terbatas (sekitar kurang lebih 15 species yang beredar/dijumpai di Indonesia) karena kesesuaian syarat tumbuh maupun terhambat masalah proteksi yang diberlakukan di negara asalnya, yaitu Madagaskar, maupun negara-negara lain di Afrika Selatan.  Walau demikian beberapa spesies tanaman Pachypodium telah menarik perhatian para pecinta tanaman hias di Indonesia karena bentuk bonggolnya yang ditumbuhi duri serta bentuk daun maupun bunganya yang cantik.<br />
Buku yang sederhana ini mencoba mengupas berbagai hal di balik budidaya dan perawatan tanaman Pachypodium.  Kehadiran <a title="Buku Pachypodium Terlengkap di Indonesia" href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3" target="_blank">buku ini</a> diharapkan dapat menambah wawasan maupun mengobati rasa penasaran para pecinta Pachypodium untuk mengenal lebih jauh jenis-jenis yang ada dan belajar lebih banyak mengenai bagaimana cara budidaya dan perawatannya.<br />
Pachypodium merupakan tanaman asli (tanaman endemik) di Pulau Madagaskar maupun Afrika bagian selatan seperti Angola, Botswana, Mozambique, Namibia, Afrika Selatan, Swaziland, dan Zimbabwe. Walau banyak orang menganggap bahwa Pachypodium serupa dengan tanaman kaktus, dan bahkan ada pula yang menganggapnya tergolong tanaman hias palem.  Beberapa orang Eropa bahkan menjuluki tanaman yang satu ini dengan sebutan Madagascar palm atau palem dari Madagaskar.  Tentu saja hal ini salah kaprah. Sesungguhnya tanaman hias Pachypodium masih terhitung kerabat dekat tanaman Adenium.  Hal ini karena Family Apocynaceae memiliki tiga genera (genus) yang dapat digolongkan sebagai tanaman sukulen, yaitu Adenium, Pachypodium dan Plumeria (pohon Kamboja). Maka sungguh tak mengherankan bahwa penampakan morfologis Pachypodium ini mirip sekali dengan Adenium, mulai dari batang, daun, maupun bunganya, walau secara fisiologis serta dalam beberapa hal, Pachypodium memiliki sifat khusus yang membedakannya dengan tanaman Adenium.<br />
Di masa lalu, klasifikasi tanaman Pachypodium sempat menjadi bahan perdebatan dalam genus mana ia harus digolongkan.  Beberapa ahli ada yang menggolongkan tanaman purba ini dalam genus Echites sementara yang lain beranggapan bahwa tanaman ini sebaiknya diklasifikasikan dalam genus yang berbeda atau pun genus yang baru.  Akhirnya pada tahun 1830, atas inisiatif Leandley, tanaman ini disepakati untuk digolongkan sebagai genus yang unik terpisah dari genus Echites, yaitu genus Pachypodium.  Perdebatan masih terus berlanjut seputar spesies-spesies unik Pachypodium yang ditemukan di belahan selatan benua Afrika.  Pada tahun 1892, Baker menemukan bahwa spesies-spesies unik sebetulnya lebih banyak ditemukan di sisa pecahan benua kuno, yaitu di Pulau Madagaskar dan akhirnya penelitian mengenai tanaman Pachypodium mulai terfokus pada spesies-spesies yang ada di Pulau Madagaskar sehingga penelitian mengenai Pachypodium mulai terfokus pada spesies-spesies yang ada di Pulau Madagaskar hingga pada sekitar tahun 1907, Constantin dan Bois – dua orang peneliti tanaman mulai membuat monograf pertama (peta lokasi habitat dan persebaran spesies-spesies Pachypodium lengkap dengan klasifikasinya) yang saat itu sudah ditemukan sekitar 17 spesies Pachypodium, dimana 10 spesies berasal dari Madagaskar sementara 7 lainnya dari berbagai lokasi yang ada di benua Afrika.   Monograf ini mirip dengan monograf yang pernah dibuat oleh Alexander von Humboldt, seorang ahli biologi yang pernah membuat monograf berbagai jenis flora dan fauna yang ada di Pulau Galapagos, seperti yang pernah dilakukan pula oleh Charles Darwin untuk berbagai spesies flora dan fauna yang ada di Pulau Galapagos.  Bahkan Pulau Madagaskar dipercaya lebih mempunyai keanekaragaman flora dan fauna dibanding Pulau Galapagos yang sama-sama merupakan sisa-sisa peninggalan atau pecahan benua kuno.<br />
Tanaman Pachypodium hadir dengan pesona yang mengagumkan, seakan merangkum pesona keindahan bunga dan batang Adenium sekaligus pesona duri unik dari Euphorbia sebagai tanaman hias berduri. Walau sosok tanaman Pachypodium tampak cantik, namun tanaman ini hanya bisa difungsikan sebagai tanaman hias dan tidak bisa dimakan, karena seluruh bagian tanaman, terutama getahnya sangat beracun.  Getahnya yang beracun bisa menimbulkan iritasi pada kulit bila terkena tangan, dan bahkan bisa menyebabkan kebutaan bila getah tersebut sampai terkena mata. Getah Pachypodium yang beracun, di Afrika bahkan bisa dimanfaatkan untuk membalur ujung mata panah atau mata tombak untuk keperluan berburu. Durinya juga cukup beracun dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit bila tangan kita sampai tertusuk oleh duri tersebut.  Nama Pachypodium sendiri berasal bahasa latin yang berarti si kaki gemuk (pachy = gemuk , podium =  kaki). Semua tanaman Pachypodium merupakan jenis tanaman sukulen yang batangnya berbonggol gemuk (pachycaule) serta memiliki duri hampir di sekujur bagian tubuhnya.   Kedua ciri utama ini merupakan adaptasi Pachypodium terhadap lingkungan habitat aslinya di Afrika yang beriklim gurun (arida) yang kering, serta bersuhu ekstrim di mana perbedaan suhu antara siang dan malam sangat fluktuatif.   Di Afrika dan Madagaskar, tempat tanaman ini berasal, Pachypodium biasa tumbuh di bebatuan yang ada di lereng-lereng pegunungan kapur, atau tebing-tebing cadas berbatuan granit yang curam, karang terjal, dan bukit atau tebing berbatuan kuarsa (quartzite).  Kemampuan adaptasi secara fleksibel inilah yang membuat spesies-spesies Pachypodium mampu bertahan hidup dan terus lestari hingga sekarang sejak jutaan tahun yang lalu (diduga sudah ada sejak akhir jaman Triasik – antara 160 juta hingga 230 juta tahun yang lalu).  Walau begitu, anehnya hingga saat ini belum ditemukan satu pun fosil spesies tanaman Pachypodium, padahal Pachypodium diduga sudah ada sejak daratan Afrika dan Pulau Madagaskar bersatu dalam sebuah benua kuno yang bernama Gondwana di akhir jaman Triasik.  Gondwana adalah sebuah benua kuno berukuran raksasa di mana saat itu benua Afrika, Pulau Madagaskar, India, benua Amerika bagian selatan, benua Australia, New Zealand, dan Antartika masih bersatu dalam satu daratan.  Pada saat itu Pulau Madagaskar bersambungan langsung dengan bagian selatan daratan benua Afrika yang sekarang, dan juga daratan India yang sekarang merupakan semenanjung India (Peninsular India).  Setelah benua kuno – Gondwana, tersebut pecah (yang terjadi pada akhir jaman Cretaceous / jaman kapur – 90 hingga 88 juta tahun yang lalu), akibat pergerakan lempeng tektonik bumi, Pulau Madagaskar yang saat itu masih bersatu dengan daratan India serta benua-benua lain seperti Afrika, Amerika, Australia, dan Antartika memisah.  Selama berjuta tahun, Pulau Madagaskar dan daratan India kuno bersatu dalam benua kecil (pulau besar) yang terisolir. Hingga akhirnya pada sekitar 88 juta tahun yang lalu, Madagaskar dan India yang tadinya bersatu dalam satu daratan kemudian memisah.  Daratan India kemudian bersatu dengan benua Asia hingga sekarang.  Itulah sebabnya tanaman Pachypodium masih terus lestari yang bertahan hidup hingga sekarang dan paling banyak dijumpai tumbuh di Pulau Madagaskar.  Tanaman ini telah melewati berbagai tahap adaptasi dan evolusi selama jutaan tahun hingga tetap hidup lestari hingga sekarang.  Walau banyak orang mengemukakan bahwa Pachypodium adalah tanaman endemik Afrika dan Pulau Madagaskar, namun beberapa spesies baru maupun spesies yang belum dikenal, banyak bertebaran di India, Amerika dan Australia.  Hal ini tidak mengherankan, karena jutaan tahun yang lalu, Afrika, Madagaskar, India, Amerika dan Australia adalah tergabung dalam satu daratan atau benua kuno yang bernama Gondwana.  Di Afrika dan Madagaskar sendiri hingga saat ini, masih ratusan jenis Pachypodium liar yang masih belum dikenal dan juga belum teridentifikasi atau pun diklasifikasi.  Jadi penyebaran tanaman Pachypodium mungkin sudah terjadi sejak jutaan tahun yang lalu.  Itulah sebabnya, spesies-spesies Pachypodium tidak hanya dijumpai di daratan Afrika dan Pulau Madagaskar saja, namun juga dijumpai di gurun-gurun pasir yang ada di India, Amerika dan Australia.   Bukan hanya spesies-spesies tanaman saja yang mirip antara yang ada di Madagaskar dan di India, spesies-spesies hewan yang ada di Madagaskar, beberapa jenis juga bisa dijumpai di India.<br />
Di masa sekarang, dalam perkembangan selanjutnya, tanaman Pachypodium  kemudian menyebar dari Afrika ke seluruh penjuru dunia, termasuk Eropa, dan Asia.  Di Eropa yang beriklim subtropis, umumnya tanaman ini dibudidayakan dalam rumah kaca dengan pengaturan mikroklimat dan juga media tanam yang diatur semirip mungkin dengan habitat aslinya di Afrika.  Pachypodium berasal dari kerabat atau Famili Apocynaceae atau di beberapa negara barat biasa dikenal dengan kerabat tanaman Periwinkle (Catharantus roseus). Beberapa tanaman yang berasal dari famili Apocynaceae dan cukup dikenal antara lain adalah Periwinkle (Catharantus roseus), Adenium (Adenium sp) atau biasa disebut mawar gurun / desert rose, kamboja (Plumeria sp) dan Oleander (Oleander sp).  Pachypodium banyak tumbuh dan dijumpai di Benua Afrika dan Pulau Madagaskar.  Di daratan Afrika terdapat 4 spesies utama Pachypodium yang berasal dari daratan benua Afrika yaitu Pachypodium succulentum, Pachypodium bispinosum, Pachypodium namaquanum dan Pachypodium lealii.  Juga terdapat pula sebuah subspesies yang dikenal dengan Pachypodium lealii Saundersii.  Semuanya tumbuh dengan baik di bagian selatan benua Afrika, khususnya di Afrika Selatan. Sedangkan jenis-jenis Pachypodium yang lain (sekitar 20 spesies) merupakan tanaman asli Pulau Madagaskar, sebuah pulau kecil yang berdekatan dengan benua Afrika.  Tanaman ini sering disamakan dengan tanaman kaktus, walau tanaman ini termasuk tanaman sukulen.  Memang tanaman kaktus termasuk tanaman sukulen, tetapi tidak semua tanaman sukulen adalah tanaman kaktus.  Tanaman ini semakin digalakkan budidayanya di habitat aslinya di Madagaskar mengingat semakin berkurangnya hutan di pulau tersebut dalam beberapa ratus tahun terakhir, yang mengakibatkan spesies Pachypodium ini termasuk dalam kategori tanaman langka yang dilindungi karena hampir punah.  Penelitian terhadap tanaman Pachypodium sudah berjalan sejak lebih dari seratus tahun lalu, di mana pemerintah Madagaskar telah bekerja sama dengan begitu banyak instansi dan lembaga penelitian baik di dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri.   Tanaman Pachypodium sendiri bahkan juga digolongkan sebagai salah satu tanaman langka dunia dan terdaftar dalam appendiks 1 indeks CITES (The Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), yaitu daftar tanaman langka dunia yang dilindungi.<br />
Di Asia, termasuk Indonesia yang beriklim tropis, tanaman ini mulai dikenal di awal tahun 90-an dan terus dikembangkan hingga saat ini. Beberapa hobiis tidak hanya mengimpor biji-biji Pachypodium dari Afrika Selatan melalui Thailand, namun ada pula yang mengimpor komoditi ini dalam bentuk jadi.   Tujuannya tak lain adalah untuk membudidayakan dan mengintroduksi tanaman ini untuk lebih dikembangkan di tanah air.  Baru pada sekitar awal tahun 2007 mulai banyak para hobiis dan nurseri-nurseri di Indonesia yang mengimpor biji, maupun tanaman dewasa Pachypodium berbagai spesies dari Afrika, Thailand, Jerman, Perancis, Australia dan bahkan dari Amerika, karena tanaman ini kembali digemari para pecinta tanaman hias.  Dalam buku terbaru yang membahas tentang tanaman Pachypodium ini, akan banyak dijumpai berbagai informasi terbaru mengenai bagaimana teknik budidaya yang baik, trik merangsang tanaman Pachypodium agar tumbuh menjadi tanaman yang kristata maupun varigata, serta trik bagaimana menstimulasi agar tanaman Pachypodium cepat berbunga.  Teknik-teknik rahasia ini belum pernah dibahas sebelumnya dalam buku-buku yang lain.  Hanya buku Pachypodium terbitan Gramedia Pustaka Utama inilah yang menyajikan berbagai informasi terlengkap dan terakurat yang bisa Anda dapatkan.  Buku ini bisa diperoleh di toko-toko buku terdekat, terutama di <a title="Toko Buku Online Gramedia" href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3" target="_blank">toko buku Gramedia</a> dan juga <a title="Toko Buku Diskon &quot;Toga Mas&quot;" href="http://togamas.co.id/" target="_blank">toko buku TogaMas</a>.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=65&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/15/preview-buku-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gramedia.com/buku_images/IHEO4253.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pachypodium Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>