ANEKA TIPS PENGOBATAN
Oleh: Haryo Bagus Handoko
Meringankan penyakit jantung
Para penderita penyakit jantung sering kali bisa mengalami kondisi tidak sadarkan diri bila sedang kumat. Agar penyakit yang diderita tidak terlalu menyiksa saat sedang kambuh, sebaiknya segera menyiapkan ramuan tradisional berikut ini. Siapkan 1 biji buah pala, kemudian diparut dan dimasukkan ke dalam gelas, tambahkan gula secukupnya dan tuangkan air mendidih sebanyak 1 gelas, sambil diaduk. Setelah dirasa agak hangat, baru kemudian diminum sampai habis. Minumlah secara teratur 1 kali sehari untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu ada kemungkinan serangan jantung mendadak.
Mengobati penyakit Maag
Ambil 1 bonggol temulawak dan 7 gelas air. Temu lawak disayat menjadi 7 potong kemudian direbus dalam 7 gelas air tadi. Setelah mendidih dan didinginkan, siap diminum. Penderita penyakit maag hendaknya secara teratur mengkonsumsi ramuan ini setidaknya 1 gelas setiap harinya. Lakukan secara teratur hingga sembuh.
Mengatasi mabuk kendaraan
Tidak sedikit orang yang menjadi pusing, apabila naik kendaraan bermotor. Saat mencium aroma bau bensin, kepala biasanya merasa pusing dan mulai muntah-muntah. Untuk mencegah terjangkitnya kebiasaan yang tidak menyenangkan itu, ada suatu cara yang bisa Anda tempuh agar Anda tidak mudah mabuk bila berkendara, caranya yaitu dengan mengkonsumsi ubi jalar mentah (dengan ukuran cukup sebesar genggaman tangan) yang telah dicuci bersih dan dikupas kulitnya sesaat sebelum melakukan perjalanan. Niscaya Anda tidak akan mabuk perjalanan.
Mengobati penyakit batuk
Alergi udara seringkali dapat mengakibatkan penyakit batuk dan rasa gatal di tenggorokan. Apabila Anda mengalami gejala seperti itu, tidak perlu bingung karena ada cara mudah untuk mengatasinya yaitu dengan mengunyah sepotong kencur sebesar ruas ibu jari yang telah dibubuhi sedikit garam dapur. Lakukan secara teratur minimal 1 hari sekali sampai penyakit batuk Anda akan hilang dengan sendirinya.
Mengatasi diare/disentri
Ada sebuah cara tradisional yang mudah dilakukan untuk mengatasi penyakit diare atau disentri. Caranya, siapkan biji kopi mentah secukupnya dan daun pepaya. Biji kopi disangrai dengan api yang cukup besar hingga biji kopi mulai hangus (namun bagian dalam biji masih tampak berwarna putih). Sementara itu, daun pepaya dikeringkan tanpa memakai sinar matahari (diangin-anginkan). Kemudian biji kopi dan daun pepaya ditumbuk hingga halus menyerupai tepung. Berikan kepada penderita tiap 3 hingga 6 kali, masing-masing 1 gram ramuan tersebut di atas. Cara lain yang juga bisa ditempuh yaitu dengan mencampur gambir 10 gram, kapur sirih 10 gram, dan air sebanyak 10 gram. Semuanya dicampur menjadi satu, kemudian diperas. Berikan air perasan itu 3 hingga 4 kali, masing-masing sebanyak satu sendok makan tiap hari. Niscaya penyakit diare atau disentri akan sembuh dengan mudah.
Mengobati bisul di kepala
Terkadang bisul bisa juga tumbuh di kepala, dan bila ini terjadi tentu saja cukup menjengkelkan karena rasa ngilu yang ditimbulkan. Untuk mengatasi hal ini, ambillah sebiji kentang yang sudah dicuci bersih dan kemudian diparut. Bubuhkan parutan kentang itu pada bagian kepala yang terdapat bisul. Lakukan berulang kali hingga bisul mengempis dan tidak akan meninggalkan bekas noda. Selama dalam pengobatan, jangan menggaruk atau memencet bisul, agar tidak mengalami infeksi. Biarkan bisul mengempis dengan sendirinya akibat dibubuhi parutan kentang tadi.
Mengatasi jerawat membandel
Ada sebuah cara tradisional yang cukup ampuh untuk mengatasi jerawat membandel. Caranya, seduhlah daun teh hijau atau daun sirih dengan air mendidih, kemudian manfaatkan uap tadi untuk menguapi bagian wajah yang berjerawat. Bila Anda melakukannya secara teratur maka niscaya wajah Anda akan bersih dan bebas dari jerawat.
Mengatasi pegal linu, rematik atau encok
Resep 1:
Untuk mengatasi penyakit rematik ada cara mudah yang bisa dilakukan, yaitu dengan menyiapkan semangkuk lengkuas (laos), setengah butir kelapa, sebongkah gula kelapa dan 14 biji merica. Lengkuas diparut, dibubuhi sedikit air, kemudian diremas-remas dan diperas, lalu disaring hingga tinggal airnya saja. Kelapa juga diparut dan diambil santannya yang kental saja. Merica ditumbuhk sampai halus. Air lengkuas, santan, gula kelapa dan merica direbus menjadi satu. Setelah airnya mendidih dan tinggal hanya segelas, bubuhilah dengan sedikit garam dan angkat dari kompor. Setelah dingin, air rebusan tersebut kemudian bisa diminum tiga kali sehari, masing-masing sebanyak sepertiga gelas. Jangan khawatir karena rasa jamu rematik ini segar dan nikmat menyerupai cita rasa kolak serbat.
Resep 2:
Alternatif lainnya adalah dengan akar durian. Siapkan akar pohon durian, cuci bersih dan direbus bersama kaki ayam (ceker ayam). Air rebusannya kemudian diminum 3 kali sehari, masing-masing sebanyak 1 gelas. Bila Anda mengkonsumsi ramuan ini secara teratur maka niscaya penyakit rematik yang Anda derita akan hilang dengan sendirinya.
Resep 3 (obat oles – jangan diminum) :
Daun kecubung (Datura fastuosa) dicampur dengan kapur sirih dan dilumatkan hingga bercampur rata. Setelah itu digunakan sebagai parem atau obat oles yang dibalurkan pada bagian tubuh yang linu-linu, bengkak atau terkena rematik dan encok. Bila digunakan secara teratur, maka niscaya rematik, encok dan pegal-pegal akan hilang dengan sendirinya.
Resep 4 (obat oles – jangan diminum) :
Daun kecubung (Datura fastuosa) dicampur dengan bawang merah dan jahe, kemudian ditumbuk hingga halus dan digunakan sebagai parem atau obat oles dan dibalurkan pada bagian tubuh yang mengalami pegal linu, rematik atau encok. Lakukan secara teratur, terutama sebelum tidur setiap hari, niscaya pegal linu, rematik dan encok yang Anda derita akan segera sembuh.
Mengatasi terkilir
Terkadang aktivitas dan kesibukan kita diwarnai oleh ketidakberuntungan, misalnya karena jatuh ada bagian tubuh kita yang terkilir. Untuk mengatasinya, siapkan 2 batang serai yang cukup panjang dan 3 biji buah damar atau kemiri yang telah dibuang kulitnya. Pertama-tama, serai dipukul-pukul sampai remuk pada bagian luarnya. Kedua bahan ini dimasukkan ke dalam kaleng yang dibubuhi sedikit air dan kemudian dipanaskan di atas bara api. Setelah kita rasa cukup hangat (suam-suam kuku), ambilah airnya sedikit dan kemudian dioleskan pada bagian tubuh yang terkilir, sedang sisanya yang sudah dihangatkan dikompreskan ke bagian tubuh yang terkilir serta dibalut dengan kain bersih. Jangan lupa untuk mengulangi lagi perlakuan ini keesokan harinya dengan ramuan baru. Lakukan secara rutin hingga sembuh benar.
Meningkatkan stamina tubuh
Agar tidak mudah lelah dalam beraktivitas sehari-hari, ada sebuah ramuan tradisional yang bisa Anda buat sendiri untuk diminum. Siapkan 1 butir kuning telur ayam, 1 sendok makan air kunyit, 1 sendok makan madu asli, dan setengah sendok makan air jeruk nipis. Cara membuatnya, kuning telur ayam dikocok, kemudian tambahkan air kunyit, madu dan air perasan jeruk limau/jeruk nipis. Sebaiknya diminum dua kali dalam seminggu. Selain resep di atas, ada satu lagi resep ramuan lainnya yang juga tak kalah manjurnya dalam mengatasi rasa lelah dan memulihkan kembali stamina yang loyo. Siapkan 2 potong ruas jari kencur, 1 sendok makan beras yang digoreng sangrai, 1 ruas jari lempuyang dan sebiji cabai jawa (cabai jawa adalah salah satu bahan ramuan jamu, bukan cabai yang biasa digunakan untuk bahan pembuat sambal). Semua bahan kemudian dihaluskan, kemudian tambahkan air mendidih dan kemudian didinginkan. Setelah agak dingin, ramuan ini diremas-remas lalu diperas. Anda bisa menambahkan juga sedikit lengkuas dan sedikit merica untuk menghangatkan tubuh. Ramuan ini sebaiknya diminum dua kali dalam seminggu secara teratur.
Merangsang nafsu makan
Bila Anda mempunyai masalah dengan nafsu makan, untuk merangsang selera makan Anda, bisa dengan meminum aneka pilihan ramuan sederhana yang bisa Anda buat sendiri.
Resep 1:
1 sendok makan air jeruk nipis yang dibubuhi gula secukupnya kemudian diminum 2 kali sehari sesudah makan. Dalam beberapa hari saja, nafsu dan selera makan Anda akan segera pulih seperti sedia kala.
Resep 2:
Anda bisa menggunakan bidara laut yang bisa dibeli di toko jamu di pasar atau di toko shingshe. Setelah dicuci bersih, rebuslah dengan 1 liter air dan dibubuhi sedikit garam kurang lebih sebanyak 1 sendok makan. Didihkan hingga air tinggal kurang lebih 1 gelas, setelah itu angkat dari kompor, saring, dan minum ramuan ini 3 kali sehari, masing-masing sepertiga gelas. Ramuan ini rasanya pahit, jadi Anda dapat pula menambahkan madu untuk sedikit memberikan rasa manis pada ramuan. Bila Anda meminum ramuan ini secara teratur, dalam kurun waktu berturut-turut selama seminggu, maka niscaya nafsu makan Anda akan kembali pulih seperti sedia kala.
Resep 3:
Bisa juga menggunakan ramuan dengan resep berikut: ambil temu ireng sebesar ibu jari, daun pepaya sebesar telapak tangan, sepersepuluh bagian buah pala, gula jawa dan garam secukupnya. Haluskan semua bahan ini, lalu bubuhi dengan air masak yang telah dingin setengah gelas. Bila diminum secara teratur setiap pagi selama 3 hari berturut-turut, niscaya nafsu makan akan kembali pulih. Resep dasar ini pun bisa dibuat untuk merangsang nafsu makan: Temu ireng diparut dan dibubuhi air panas. Aduk hingga rata dan kemudian diperas hingga seluruh sari pati temu ireng larut dalam air. Air perasan tersebut hendaknya diminum secara teratur agar nafsu makan Anda kembali pulih.
Resep 4:
Ambil beberapa helai daun paria (daun pare), cuci bersih, kemudian ditumbuk hingga halus. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diremas-remas dengan tangan. Agar steril, pakailah sarung tangan plastik saat meremas-remas ramuan ini. Setelah tampak air perasan yang berwarna hijau, saring hingga ampasnya tertinggal. Ambil air perasan yang bebas ampas tadi, dan masukkan ke dalam wadah gelas. Ramuan ini diminum dengan dosis 2 sendok makan setiap hari. Niscaya nafsu makan Anda akan segera pulih.
Mengatasi aroma mulut yang tidak sedap
Ambil beberapa lembar daun sirih, remas-remas kemudian diseduh dengan air panas, dan disaring. Pakai air sirih tadi untuk berkumur, karena air sirih berkhasiat sebagai antiseptik alami untuk membunuh kuman penyebab aroma mulut yang tidak sedap.
Mengatasi luka bakar dan siraman minyak panas
Resep 1:
Luka bakar atau melepuh akibat siraman minyak panas dapat diatasi dengan membalurkan bawang merah yang diparut pada bagian yang melepuh atau yang terkena luka bakar atau yang terkena siraman minyak panas, kemudian dibalut dengan kain kasa/pembalut yang bersih dan steril. Dua atau tiga hari kemudian baru pembalut dibuka, dan Anda akan menemukan bahwa luka bakar akibat api atau siraman minyak panas tersebut sudah sembuh dan kering serta tidak meninggalkan bekas.
Resep 2:
Alternatif lain adalah dengan mengoleskan getah pepaya mentah (getah daun pepaya) pada bagian tubuh yang terkena luka bakar atau minyak panas. Khasiat dari getah daun pepaya ini cukup menakjubkan, karena dapat mencegah luka bakar suapaya tidak terasa panas dan juga supaya tidak melepuh. Khasiat lain dari getah daun pepaya ini adalah untuk menghaluskan kulit tangan dan kaki yang pecah-pecah, fungsinya sama dengan salep vaselin untuk melembutkan permukaan kulit agar tidak pecah-pecah. Oleskan setiap hari 2 – 3 kali selama 3 hari berturut-turut, terutama saat sebelum tidur.
Resep 3:
Cara yang cukup ampuh untuk mengatasi luka bakar dan siraman minyak panas adalah dengan mengoleskan putih telur ayam (mentah) pada bagian tubuh yang terkena luka bakar atau siraman minyak panas. Oleskan putih telur ayam ini seperti halnya mengoleskan salep. Gunakan agak banyak dan aplikasikan secara merata. Lakukan secara teratur setiap 3 jam sekali atau minimal 3 kali dalam sehari sampai luka bakar benar-benar sembuh tanpa meninggalkan bekas luka. Kulit akan kembali halus mulus seperti sedia kala.
Resep 4:
Untuk menyembuhkan luka bakar atau memuluskan bekas luka bakar, selain menggunakan putih telur, bisa juga dengan mengoleskan minyak ayam pada bagian yang terkena luka bakar. Minyak ayam bisa dibuat dengan cara melelehkan lemak atau gajih ayam sampai menjadi minyak, baru setelah agak dingin, dioleskan pada bagian yang terkena luka bakar.
Mengatasi kencing manis
Apabila Anda menderita penyakit kencing manis, ambillah petai cina yang telah tua dan kering, kemudian digoreng sangan (tanpa minyak), dan setelah itu ditumbuk hingga halus. Ambil beberapa sendok kemudian diseduh dengan air panas, lalu diminum. Bila Anda membiasakan diri meminum ramuan ini secara teratur, niscaya penyakit kencing manis Anda akan berkurang.
Mengeluarkan duri dari dalam kulit
Ada kalanya saat berkebun, tangan Anda tertusuk duri yang terkadang masuk dan tertinggal di bawah permukaan kulit. Rasa perih dan sakitnya bukan main. Untuk mengeluarkan duri (bahasa Jawa: telusupan) tersebut, ada cara yang cukup mudah untuk dilakukan yaitu dengan mengambil satu siung bawang merah, olesi dengan minyak kelapa dan kemudian dibakar hingga hangus, setelah itu ditempelkan tepat pada bagian tangan yang terluka tertusuk duri. Maka tak lama kemudian niscaya, duri yang sulit dikeluarkan dari dalam daging/kulit akan dengan sendirinya keluar secara perlahan-lahan. Setelah duri keluar, Anda dapat memberikan perlakuan pengobatan dengan mengolesi bagian tangan yang terluka tadi dengan cairan desinfektan ataupun obat merah.
Mengatasi koreng atau borok
Penyakit koreng atau borok terkadang masih kita temukan menjangkiti anak-anak . Untuk mengatasinya, ambil 4 atau 5 lembar daun jarak yang biasa ditanam untuk tanaman pagar di desa-desa. Pilihlah daun yang segar-segar, cuci dan bersihkan dengan air. Sementara itu, bersihkan luka koreng atau borok dengan air hangat, setelah itu balur luka dengan daun jarak yang telah ditumbuk halus. Gantilah ramuan baluran ini setiap satu hari sekali. Dalam waktu yang tidak lama, niscaya luka koreng atau borok akan segera sembuh.
Mengatasi kadas, kurap dan panu
Walau penyakit ini sudah mulai jarang ditemui, namun ada baiknya Anda mengetahui alternatif cara penyembuhannya selain menggunakan obat oles yang bisa diperoleh di apotik. Ada satu cara yang cukup murah untuk ini, yaitu dengan menggunakan bubuk belerang yang dicampur dengan minyak kelapa dan air jeruk nipis. Ramuan ini selanjutnya dioleskan pada bagian tubuh yang terkena kadas, kurap dan panu. Ulangi pengobatan selama satu minggu berturut-turut, niscaya akan sembuh dengan sendirinya. Bila kesulitan untuk mencari bubuk belerang di apotik, Anda pun bisa menggunakan bedak salisil talk untuk dibalurkan pada bagian yang terkena kadas, kurap atau panu.
Mengatasi pilek atau selesma
Ambillah seiris jeruk nipis, bubuhi dengan kapur sirih sebesar butiran beras dan dua tetes minyak kayu putih. Pangganglah jeruk nipis itu di atas perapian dan diperas airnya, kemudian air perasan tersebut diminum. Minumlah ramuan ini secara teratur hingga sembuh benar.
Mengatasi sakit diare
Untuk mengatasi sakit diare, caranya cukup mudah. Beras digoreng sangrai (tanpa minyak), kemudian ditumbuk sampai halus. Segenggam daun jambu monyet (jambu klutuk) yang masih muda, direbus dengan 1,5 gelas air kemudian masukkan beras goreng ke dalamnya, setelah mendidih lalu diangkat, kemudian didinginkan. Minum ramuan ini secara teratur dengan dosis 2 sendok makan tiap 3 jam sekali, sampai diare benar-benar sembuh.
Mengatasi cacar air
Untuk mengobati cacar air, siapkan 1 sendok makan jintan hitam, dlingo sebesar ibu jari, bengle setengah ibu jari, satu ikat angkup pinang muda, satu siung bawang merah, 3 lembar daun sirih dan temu rose sebesar ibu jari. Semua bahan dipipis (ditumbuk/dilumatkan), dan dituangi dengan setengah gelas air matang. Setelah disaring, diminum sebanyak 3 sendok makan setiap hari.
Mengatasi perut kembung
Untuk mengatasi perut kembung dan masuk angin, siapkan dua biji kedawung yang dibakar. Setelah dibakar hingga matang, kemudian dilumatkan bersama 1 siung bawang merah yang berukuran besar (kurang lebih yang berukuran sebesar ibu jari), tambahkan adas secukupnya sambil dihaluskan. Setelah semuanya lumat dan tercampur rata, balurkan ramuan ini di bagian perut, terutama di sekitar pusar, pantat dan telapak kaki. Niscaya perut kembung dan masuk angin bisa segera sembuh. Ramuan ini juga berkhasiat untuk mengusir angin bila kita terserang gejala angin duduk. Angin yang keluar dari perut biasanya berupa kentut yang berbunyi keras. Bila kita telah berhasil kentut, maka masuk angin dan perut kembung akan sirna dengan sendirinya.
Mengatasi cacingan
Untuk mengatasi cacingan, ambil biji lamtoro (petai cina) yang sudah kering, kemudian digoreng sangrai tanpa minyak sampai bijinya berwarna kehitaman. Setelah itu ditumbuk halus. Kemudian diseduh dengan air panas, tunggu hingga dingin baru diminum. Minum secara teratur minimal 1 kali sehari.
Mengatasi rambut rontok
Apabila rambut Anda rontok pada waktu disisir atau dikeramasi, ambillah beberapa buah jeruk nipis. Sesudah dibelah, oleskanlah airnya pada kulit kepala hingga merata, tunggu beberapa saat hingga permukaan kepala Anda tidak basah lagi, setelah itu baru oleskan kocokan telur ayam pada kulit kepala hingga merata. Bungkus kepala dengan handuk selama satu malam, dan keramas keesokan harinya hingga rambut dan kulit kepala benar-benar bersih. Lakukan 3 kali dalam seminggu, niscaya gejala rambut rontok dapat teratasi. Alternatif lainnya, bisa juga dengan menggunakan ramuan kemiri. Ambil beberapa buah kemiri, buang kulitnya, tumbuk hingga halus. Masukkan kemiri ke dalam wadah tanah liat, misalnya wajan dari tanah liat atau wadah lain yang terbuat dari tanah liat, bubuhi dengan air secukupnya, dan panaskan wadah tanah liat tersebut di atas bara api, hingga kemiri halus tersebut keluar minyaknya. Usapkan minyak kemiri itu ke kulit kepala (scalp) dua kali dalam seminggu. Niscaya gejala rambut rontok akan segera teratasi. Terkadang rambut rontok pada kaum wanita diakibatkan sesudah masa bersalin. Untuk kasus seperti ini, ada satu cara khusus untuk mengatasinya, yaitu cucilah kulit kepala Anda dengan air bonggol pisang secara teratur, sampai gejala rontok tidak lagi terjadi.
Agar bulu alis mata menjadi tebal dan subur
Apakah Anda ingin memiliki alis mata yang tebal dan indah? Caranya cukup mudah, ambillah sebutir kemiri, kupas tempurungnya dan bakar kemiri tersebut sampai hangus. Parutlah biji kemiri tersebut sampai keluar minyaknya, dan basahi jari telunjuk Anda dengan minyak biji kemiri tersebut, baru kemudian usapkan jari telunjuk Anda tadi pada kedua alis mata Anda. Bila Anda melakukannya secara kontinyu setiap hari, niscaya alis mata Anda akan tumbuh lebat, tebal dan cantik. Cara ini adalah cara sederhana, akan lebih baik lagi bila Anda bisa menemukan toko bahan makanan atau rempah-rempah yang menjual minyak kemiri, maka tentunya akan lebih praktis lagi.
Menghilangkan tahi lalat
Tahi lalat yang tumbuh di wajah atau bagian tubuh lainnya, terkadang dapat pula dirasa cukup mengganggu, terutama tahi lalat yang dari waktu ke waktu selalu bertumbuh besar. Jenis tahi lalat seperti itu, menurut beberapa ahli juga bisa dikategorikan sebagai salah satu jenis tumor jinak. Tahi lalat yang dari waktu ke waktu bertumbuh besar, jangan sekali-kali digaruk. Untuk menghilangkan tahi-tahi lalat yang cukup mengganggu, Anda tidak perlu ke salon kecantikan, karena ada cara yang mudah dan murah untuk mengatasinya, yaitu dengan getah pohon kamboja. Pohon kamboja biasa tumbuh di daerah pekuburan, walau terkadang ada pula beberapa orang yang menanam pohon kamboja di halaman rumahnya. Kerat kulit pohon kamboja, hingga keluar getahnya yang berwarna putih. Tampung getah tersebut dalam wadah dan kemudian ditutup rapat agar getah tidak kering dan tidak menguap. Setelah sampai di rumah, oleskan getah kamboja dalam jumlah yang agak banyak pada bagian tubuh yang terdapat tahi lalat (seperti halnya kalau kita mengoleskan lotion pada kulit), kemudian tutup bagian tersebut dengan kapas agar tetap steril dan lekatkan plester agar kapas tetap melekat pada tempatnya. Lakukan hal ini secara kontinyu sampai tahi lalat mengering dan terkelupas dengan sendirinya. Agar getah kamboja tidak cepat kering letakkan dalam wadah plastik tertutup dan taruh pada rak dalam lemari es. Bila stok getah kamboja telah habis, Anda perlu mengambil lagi getah yang masih segar dari pohon kamboja dengan cara yang sama.
Mengatasi penyakit kuning (hepatitis atau penyakit lever)
Resep 1:
Untuk mengobati penyakit lever/hepatitis (penyakit kuning), ada sebuah cara tradisional yang bisa dilakukan. Ambillah segenggam daun tikim (dalam bahasa Sunda biasa disebut juga dengan daun antahan), yaitu sejenis rumput yang tumbuh di sawah-sawah, daunnya berukuran kecil-kecil dan berbentuk seperti daun seledri. Tumbuklah daun tikim itu sampai halus, kemudian dituangi dengan air matang yang dibubuhi sedikit garam. Ramuan ini diminum setiap pagi dan sore selama kurun waktu 2 minggu, atau sampai penyakit Anda benar-benar sembuh.
Resep 2:
Alternatif lain yang lebih mudah untuk mengobati penyakit lever atau hepatitis adalah dengan meminum secara teratur jus buah paria (buah pare yang dijus). Walau rasanya pahit, namun bila diminum secara teratur 3 kali sehari, maka penyakit hepatitis akan berangsur-angsur sembuh. Anda tidak perlu khawatir komplikasi dengan resep dokter, karena sudah terbukti bahwa ramuan ini aman diminum bersamaan dengan aplikasi resep obat dokter.
Resep 3:
Ramuan lain yang bisa dibuat adalah dengan ramuan buah pinang. Ambil buah pinang yang telah jatuh sendiri dari batangnya. Setelah itu buah dikupas kulit maupun sabutnya, dan kemudian diiris-iris dan dijemur hingga kering. Setelah kering, digoreng sangan tanpa minyak sampai berwarna kehitam-hitaman. Kemudian baru ditumbuk hingga halus sampai menyerupai bubuk kopi. Seduhlah bubuk tersebut dengan air panas dan diminum 2 kali sehari – pagi dan sore, masing-masing sebanyak kurang lebih 1 gelas. Maka niscaya penyakit kuning akan segera sembuh.
Mengatasi penyakit ginjal
Untuk mengatasi penyakit ginjal, ramuan tradisional ini ada baiknya juga untuk dicoba. Ambillah 300 gram temulawak, pucuk daun keci beling dan daun kumis kucing masing-masing sebanyak setengah rantang. Temulawak diiris-iris tipis, kemudian ketiga bahan tersebut di atas direbus bersama-sama sampai mendidih, kemudian angkat dari kompor. Tunggu hingga benar-benar dingin, baru boleh diminum. Minum secara teratur 3 kali sehari, dengan periode 2 kali dalam seminggu selama kurang lebih 2 bulan lamanya, atau sampai penyakit ginjal Anda benar-benar sembuh.
Mengatasi asma atau penyakit bengek
Daun dan bunga kecubung (Datura fastuosa) dirajang hingga lembut, kemudian dijemur hingga kering. Setelah kering rajangan daun dan bunga kecubung tadi bisa dilinting sebagai rokok (tanpa campuran tembakau, tapi hanya rajangan daun dan bunga kecubung saja). Rokok yang menyehatkan ini berkhasiat untuk menyembuhkan atau meringankan penyakit asma dan bengek. Bila keuangan Anda kurang mencukupi untuk membeli obat semprot hisap yang biasa digunakan para penderita asma, maka rokok sehat dari daun dan bunga kecubung ini bisa menjadi alternatif penyembuh.
Mengatasi darah kotor
Darah kotor yang menyebabkan jerawat, bisul, dan berbagai penyakit dapat diobati dengan ramuan cuci darah yang dibuat dari air rebusan kulit batang pohon kamboja. Walau rasanya pahit, namun ramuan ini berkhasiat sebagai obat tradisional cuci darah.
Mengatasi kaki bengkak, kulit kaki pecah-pecah, dan penyakit patek (framboesia)
Untuk mengatasi kaki bengkak baik karena infeksi atau pun karena terkilir, serta untuk mengobati kulit kaki yang pecah-pecah atau pun penyakit patek (framboesia), gunakan air perasan kulit kayu pohon kamboja yang direbus untuk merendam kaki yang bengkak supaya segera pulih. Lakukan merendam kaki secara teratur, terutama sebelum tidur.
Mengatasi cegukan
Bila Anda sering mengalami cegukan, ada sebuah cara sederhana untuk mengatasi hal ini. Ambillah segelas air, dan minumlah air itu sampai habis. Apabila cegukan belum berhenti juga, ambil nafas dalam-dalam, karena ada kemungkinan cegukan itu terjadi karena tubuh Anda sedang kekurangan zat asam (oksigen).
Menghilangkan bisa akibat dipatil ikan lele
Bagi para peternak lele, terkadang beresiko dipatil ikan lele pada saat menangkap atau menjaring lele. Bisa/racun akibat dipatil ikan lele dapat menimbulkan rasa sakit yang hebat sekaligus pembengkakan pada bagian tubuh yang dipatil. Untuk mengatasi hal ini, ambil segera 2 – 3 sendok makan kopi bubuk, kemudian tuangi dengan air panas mendidih. Gunakan uap kopi tersebut untuk menguapi bagian tubuh Anda yang terkena patil. Niscaya rasa sakit maupun bengkak yang Anda alami akan segera hilang.
Mengatasi gigitan serangga atau pun alergi kulit akibat ulat bulu
Bagi para pecinta alam yang gemar berwisata di alam terbuka dan keluar masuk hutan belantara, terkadang beresiko digigit serangga atau pun terkena ulat bulu yang dapat menyebabkan rasa gatal, sakit nyeri hingga bengkak. Bengkak itu terkadang belum juga hilang walaupun Anda telah pulang kembali ke rumah. Untuk mengatasinya, ambil sepotong kunyit, dan kemudian diparut. Bubuhi parutan kunyit tersebut dengan kapur sirih dan sedikit air. Panaskan campuran tersebut dalam wajan atau rantang, dan setelah dingin baru dioleskan pada bagian tubuh yang terasa gatal, nyeri maupun yang mengalami pembengkakan. Dalam kurun waktu kurang lebih 5 menit, niscaya rasa gatal, nyeri maupun bengkak itu akan hilang dengan sendirinya.
Mengatasi panas dalam dan sariawan
Panas dalam dan sariawan sering membuat kita jengkel, karena selain bibir pecah-pecah sehingga membuat kita tidak percaya diri, rasa perih dan linu pada bagian dalam mulut dan bibir terkadang menyertai. Untuk mengatasi panas dalam, minumlah campuran air kelapa hijau (degan) yang diaduk bersama sebutir telur ayam kampung. Bila Anda rajin meminumnya 3 kali sehari, niscaya panas dalam dan sariawan yang Anda alami akan segera sembuh. Untuk mempercepat kesembuhannya, harus diiringi pula dengan mengkonsumsi vitamin C yang cukup yang bisa Anda peroleh dari buah-buahan. Alternatif lain untuk mengatasi gejala panas dalam dan sariawan adalah dengan menyiapkan 7 lembar daun kacapiring (Gardenia) yang diremas-remas dan diperas menggunakan setengah cangkir air hangat. Biarkan sejenak agar air perasan itu berubah menjadi sedikit kental, setelah itu tambahkan 1 sendok makan madu. Minumlah ramuan ini 2 kali dalam sehari hingga sembuh. Niscaya dalam kurun waktu kurang lebih 2 – 3 hari, panas dalam dan sariawan akan sembuh dengan sendirinya. Cara lain adalah dengan berkumur ramuan getah pohon kamboja. Ambil getah pohon kamboja dengan cara melukai bagian pohon kamboja sampai keluar getahnya. Getah pohon kamboja kemudian ditampung dalam wadah gelas dan diseduh dengan air hangat sambil diaduk, kemudian digunakan sebagai obat kumur (jangan ditelan). Bila dilakukan secara kontinyu, niscaya penyakit gusi bengkak maupun sariawan akan segera sembuh.
Mengatasi bau badan tak sedap pada masa haid
Selama masa haid, terkadang muncul bau badan yang tidak sedap pada aroma keringat maupun pada daerah sekitar kemaluan. Pada beberapa orang, terkadang baunya cukup menyengat dan cenderung amis, sehingga beberapa wanita cenderung kurang percaya diri saat tampil di depan umum pada masa-masa haid karena masalah ini. Deodorant (untuk mengatasi bau badan yang berbau amis) dan sabun daun sirih (untuk menghilangkan bau tak sedap di daerah V) terkadang tidak cukup manjur untuk mengusir bau tak sedap ini. Untuk mengatasinya, ada satu cara yang cukup mudah dan sudah cukup dikenal sejak jaman nenek moyang kita dulu, yaitu dengan ramuan temulawak. Ambil temulawak sebesar ibu jari, lalu dikupas dan dicuci hingga bersih, dan diiris tipis-tipis. Masukkan irisan temulawak ke dalam gelas, bubuhkan asam dan gula jawa secukupnya dan tuangi dengan air mendidih ke dalam gelas tersebut. Setelah dingin, baru bisa diminum. Sebaiknya Anda meminum ramuna ini dua hari sekali selama masa haid, niscaya bau yang tak sedap itu akan hilang dengan sendirinya. Ramuan ini pun juga berfungsi sebagai pengusir bau badan dan keringat tak sedap secara alami dari dalam tubuh, jadi walau Anda tidak memakai deodorant sekali pun, teman-teman di sekitar Anda pun tidak akan mengeluh, karena keringat yang keluar dari tubuh kita sama sekali tidak berbau, dan masalah bau badan pun segera teratasi.
Mengatasi masa haid tidak teratur
Bila haid atau datang bulan Anda tidak teratur, ada satu resep ramuan tradisional yang cukup mudah untuk dilaksanakan. Siapkan ketumbar, kunyit, biji pala, kapulaga, biji jintan hitam, cengkeh, gula merah dan gula putih masing-masing sebanyak 300 gram, serta daun srigading sebanyak 20 gram. Semua bahan direbus dengan 250 ml air dan ramuan ini kemudian diminum 5 hari sebelum datangnya masa haid. Niscaya masa haid Anda akan mulai teratur sejak setelah Anda minum ramuan ini.
Mengatasi kurang darah sehabis melahirkan
Banyak ibu-ibu yang terpaksa harus mengalami rawat inap di rumah sakit dalam waktu yang lama karena harus mendapat tambah darah setelah melahirkan. Padahal ada ramuan tradisional yang cukup manjur untuk mengatasi masalah kurang darah pada wanita yang baru saja melahirkan. Ramuan tradisional ini dibuat dari 1 buah hati ayam yang masih segar dan telah dicuci bersih, 1 genggam kencur (kecikur) diparut, kemudian diambil airnya sebanyak 1 sendok makan, 1 butir kuning telur ayam kampung, dan 2 sendok makan madu. Semua bahan ini kemudian dihancurkan menggunakan blender hingga bercampur rata dan kemudian diminum setiap pagi sebelum makan dan diminum setiap malam sebelum tidur. Minumlah secara teratur 3 kali seminggu (dua hari sekali), niscaya gejala kurang darah pada ibu-ibu yang sehabis melahirkan bisa segera teratasi tanpa harus minum suplemen tambah darah yang seringkali berharga mahal.
Ramuan penurun panas dan demam pada bayi
Para balita atau bayi yang berumur kurang dari 2 tahun sering rentan terkena demam dan penyakit panas. Hal ini karena belum sempurnanya sistem imunitas pada tubuh mereka sehingga mudah terserang penyakit. Untuk mengatasi demam dan panas pada bayi, berikan air minum berupa air kelapa muda (degan) yang dicampur dengan 1 – 2 sendok makan madu, dengan cara diberikan sesendok demi sesendok atau bisa juga dimasukkan ke dalam botol dot untuk kemudian diminumkan pada sang bayi. Niscaya panas dan demam bayi Anda akan segera sirna dalam kurun waktu kurang dari 1 hari, dan bayi Anda akan segera sehat kembali.
Mengatasi bintik merah pada pipi bayi yang terkena ASI
Terkadang air susu ibu (ASI) yang membasahi pipi bayi bisa mengakibatkan gatal-gatal dan timbulnya bintik-bintik merah pada pipi bayi. Hal ini sering membuat para bayi rewel dan menangis. Untuk mengatasinya, oleskan segera sedikit pasta gigi pada bagian pipi bayi yang berbintik-bintik merah atau bagian yang terasa gatal, niscaya rasa gatal dan bintik-bintik merah itu akan segera hilang, dan bayi pun tidak akan rewel lagi.
Mengatasi pilek pada bayi
Pilek yang terjadi pada bayi sering kali membuat bingung orang tuanya. Pemberian obat terkadang cukup beresiko bila diberikan pada bayi yang baru lahir, karena kondisi mereka masih lemah. Ada sebuah cara sederhana yang biasa dilakukan nenek moyang kita untuk mengatasi pilek pada bayi. Caranya, usapkan minyak goreng secara merata pada bagian kulit kepala bayi, maka niscaya penyakit pileknya akan segera sembuh. Usaha ini juga harus diiringi dengan pemberian air susu ibu (pada balita yang masih menyusu), karena air susu ibu merupakan nutrisi yang berkhasiat untuk meningkatkan antibodi pada tubuh bayi. Sejumlah penelitian kedokteran menyimpulkan bahwa balita yang secara kontinyu minum air susu ibu, setelah tumbuh dewasa memiliki sistem imunitas tubuh yang lebih baik daripada yang hanya mengandalkan pada pemberian susu instan kemasan.
Mengatasi payudara bengkak pada ibu menyusui
Bagi para ibu yang sedang menyusui, terkadang mengalami payudara bengkak yang menyebabkan rasa sakit. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan kompres berupa daun kacang panjang (lembayung) yang telah dicuci bersih dengan air kapur sirih. Setelah dicuci bersih dengan air kapur sirih, remas-remaslah daun kacang panjang tersebut hingga teksturnya lebih lembek/lemas, baru kemudian digunakan untuk mengompres bagian payudara yang bengkak dan sakit. Sering-seringlah mengganti kompres daun kacang panjang dengan yang masih segar setelah digunakan beberapa waktu.. Lakukan terus sampai rasa sakit itu hilang dan payudara Anda tidak bengkak lagi.
Mengatasi wasir
Ada sebuah cara yang mudah dan murah untuk mengatasi wasir yang mengganggu. Caranya, siapkan 1 butir kuning telur bebek dan sebatang temu ireng. Temu ireng dikupas, dicuci bersih, diparut, dituangi dengan setengah gelas air hangat, dan kemudian diperas. Bubuhkan kuning telur bebek dan aduk/kocok hingga bercampur rata. Minumlah ramuan ini secara teratur 2 minggu berturut-turut sehabis bangun tidur di pagi hari. Bila Anda teratur minum ramuan ini, niscaya penyakit wasir akan berangsur-angsur sembuh.
Mengatasi penyakit kencing batu dan sakit pinggang
Resep 1:
Untuk mengatasi sakit pinggang, Anda bisa membuat sendiri ramuan dengan bahan-bahan sederhana. Siapkan 1 sendok makan daun meniran yang telah dikeringkan, 15 lembar daun kumis kucing yang telah dikeringkan, 2 potong temulawak sebesar ruas ibu jari, 1 potong kunyit sebesar ibu jari. Cara membuat ramuannya, daun meniran dan daun kumis kucing diletakkan dalam sebuah poci. Temulawak dan kunyit direbus dengan 3 gelas air, dan setelah mendidih, tuangkanlah ke dalam poci. Biarkan hingga dingin benar, baru bisa diminum. Bila airnya telah habis diminum, temulawak dan kunyit bisa direbus lagi dan kemudian dituangkan kembali ke dalam poci. Resep ramuan ini hanya dapat digunakan untuk 1 hari saja. Keesokan harinya, bila ingin membuat ramuan ini, Anda harus menyiapkan kembali ramuan segar dari awal. Bila Anda secara teratur meminum ramuan ini secara kontinyu selama 5 hari berturut-turut, niscaya sakit pinggang Anda akan segera hilang. Bagi para penderita kencing batu, resep ramuan ini boleh ditambahkan dengan 15 lembar daun kecibeling yang telah dikeringkan.
Resep 2:
Resep ramuan alternatif yang bisa juga Anda buat untuk mengatasi penyakit kencing batu atau pun sakit pinggang adalah dengan membuat sendiri ramuan dari beberapa lembar daun alpukat yang kemudian direbus dengan air sampai mendidih. Setelah dirasa cukup dingin atau hangat, ramuan air rebusan daun alpukat ini bisa diminum 2 kali sehari (pagi dan petang). Minumlah ramuan ini secara teratur sampai Anda sembuh benar.
Resep 3:
Mengobati Penyakit Kencing Batu
Ambil 3 genggam daun remujung, 5 lembar daun keji beling dan kemudian direbus. Airnya diminum dua kali sehari, pagi dan sore, selama 10 hari. Sesudah 10 hari ganti dengan air rebusan jagung muda, airnya diminum satu kali sehari. Selama penyakit belum sembuh, agar tidak lebih parah, penderita dilarang makan daging kambing atau pun durian dan tidak boleh mengkonsumsi makanan pedas.
Mengatasi penyakit GO (Gonorrhoe)
Walau sudah mulai jarang dijumpai, penyakit kelamin ini terkadang masih menjangkiti para muda-mudi di kota besar penganut pergaulan bebas yang biasanya tidak peduli bahwa resiko perbuatan mereka itu bisa membahayakan diri mereka sendiri. Untuk menyembuhkan penyakit ini ada sebuah cara tradisional yang bisa ditempuh yaitu dengan ramuan rebusan akar pohon kamboja. Akar pohon kamboja dicuci bersih dan kemudian direbus. Air rebusan tersebut kemudian disaring dan setelah dingin baru bisa diminumkan kepada penderita penyakit ini. Minimal diminum 1 hari sekali sehabis makan. Minumlah secara teratur hingga sembuh benar, atau segeralah periksa ke dokter agar segera ditangani dengan baik.
Mengatasi penyakit Raja Singa
Penyakit kelamin yang satu ini juga tergolong sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kebutaan dan juga menyerang syaraf otak sehingga dapat menyebabkan kegilaan. Pada penderita yang sudah pada stadium serius harus segera pergi ke dokter, sementara pada penyakit Raja Singa stadium awal, mungkin masih bisa diobati dengan menggunakan ramuan tradisional berikut ini. Siapkan daun sirih (lebih baik menggunakan daun sirih merah), gula merah dan sedikit garam. Tumbuk semua bahan tersebut kemudian direbus dalam air mendidih dan disaring. Setelah dingin baru diminumkan kepada penderita penyakit ini. Bila diminum secara teratur 3 kali dalam sehari selama 3 hari berturut-turut, niscaya penyakit yang diderita akan segera sembuh. Bila setelah 3 hari belum juga sembuh, sebaiknya segera bergegas pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Mengatasi sakit keputihan pada wanita
Untuk mengatasi sakit keputihan pada wanita, Anda bisa membuat sendiri ramuan tradisional dengan resep berikut: siapkan 15 lembar daun beluntas, 4 potong tipis temulawak yang telah dikeringkan, 4 potong tipis kunyit, 1 buah temu kunci, dan kayu rapet sepanjang 4 centimeter. Semua bahan direbus menjadi satu dengan air sebanyak 2 gelas, sampai mendidih dan tersisa hanya sebanyak kurang lebih 1 gelas saja, setelah itu baru diangkat dari kompor. Biarkan dingin, baru kemudian bisa diminum 2 kali dalam sehari masing-masing sebanyak setengah gelas. Lakukan secara teratur selama seminggu berturut-turut sampai sembuh.
Mengatasi bisul dan jerawat
Resep 1:
Walau sudah banyak obat dan salep modern untuk mengatasi bisul dan jerawat, namun ada satu cara tradisional yang mudah dan murah untuk dilakukan demi mengatasi hal ini. Ambil tangkai daun sirih yang sudah dimemarkan (dikeprek), lalu celupkan tangkai daun sirih itu ke dalam minyak goreng dan kemudian bakarlah sejenak tangkai daun sirih itu dengan menggunakan korek api, padamkan apinya sambil ditiup, dan setelah itu taburi tangkai daun sirih itu dengan sedikit kapur sirih, baru kemudian diusapkan sambil ditekan-tekan pada bagian kulit yang mengalami bisul atau pun jerawat. Usapkan selama beberapa saat dan beberapa kali ulangan. Bila Anda secara teratur melakukannya selama 3 hari berturut-turut menjelang tidur, maka niscaya bisul dan jerawat akan hilang dengan sendirinya tanpa meninggalkan bekas.
Resep 2:
Alternatif cara lain adalah dengan membuat masker wajah dari jagung yang diparut. Masker wajah ini dilakukan secara teratur setiap pagi sebelum mandi, setidaknya selama 1 jam, setelah itu baru mencuci muka. Niscaya bisul dan jerawat akan hilang dengan sendirinya. Anda pun bisa mencoba alternatif lain yang lebih mudah, yaitu dengan mengoleskan bawang putih yang dimemarkan pada bagian kulit yang mengalami bisul dan jerawat (jangan terlalu banyak, cukup sedikit saja), maka niscaya bisul dan jerawat akan segera mengempis dan kering.
Resep 3:
Cara lainnya adalah dengan daun kamboja dimasukkan ke dalam minyak kelapa (minyak goreng) sambil diremas-remas agar teksturnya lebih lemas, kemudian tempelkan pada bagian yang terkena bisul atau berjerawat, niscaya bisul dan jerawat akan segera mengempis dan kulit menjadi mulus seperti sedia kala.
Resep 4:
Untuk memuluskan wajah yang bopeng-bopeng akibat bekas jerawat, bisul atau pun bekas terkena penyakit cacar, ada cara tradisional yang cukup mudah untuk dilakukan. Siapkan cumi-cumi segar, kemudian dijemur di terik matahari hingga kering, lalu dibersihkan. Setelah itu ditumbuk halus hingga menjadi tepung dan kemudian diayak. Pakailah bubuk cumi-cumi tersebut sebagai bedak pada wajah Anda, terutama pada bagian wajah yang bopeng-bopeng bekas jerawat atau bekas cacar. Lakukan setiap hari secara kontinyu sebelum tidur. Bisa juga dijadikan sebagai masker kecantikan dengan membasahi bubuk cumi-cumi tersebut dengan air mawar (bisa dibeli botolan atau dengan membuat sendiri), kemudian dibalurkan pada wajah secara merata. Dengan cara ini, kulit wajah akan semakin halus, mulus, bersih dan bebas dari bekas noda jerawat atau pun noda bekas cacar.
Mengatasi sesak napas pada lansia (lanjut usia)
Sesak napas yang sering melanda para lanjut usia (lansia) sebenarnya dapat diatasi dengan ramuan sederhana ini. Ambil 10 batang serai dan gula merah sebesar ukuran ibu jari. Serai dikupas dan dicuci bersih, kemudian dimemarkan dan direbus dalam 2 gelas air hingga airnya kira-kira tinggal 1 gelas, dan baru kemudian diangkat dari kompor. Setelah dirasa telah dingin, baru disaring dan kemudian bisa diminum. Minumlah ramuan ini 3 kali dalam seminggu (2 hari sekali). Bila kondisi lansia telah lebih membaik, kurangi frekuensi minum hingga hanya 1 kali dalam seminggu sampai berturut-turut hanya 2 minggu sekali, dan akhirnya 1 bulan sekali. Lakukan secara rutin meminum ramuan ini minimal 1 bulan sekali, maka niscaya gejala sesak napas tidak akan mengganggu Anda lagi. Hidup sehat dengan cara yang murah dan mudah!