Arsip untuk Komputer/IT

Tutorial Windows

BEBERAPA HAL YANG PERLU ANDA KETAHUI TENTANG WINDOWS
Oleh: Haryo Bagus Handoko

Berikut ini disajikan beberapa tutorial mengenai Windows sekedar sebagai pengetahuan dan untuk meningkatkan ketrampilan Anda, khususnya mengenai sistem operasi Windows yang telah banyak digunakan secara luas.  Semoga tulisan ini dapat berguna dan menambah perbendaharaan pengetahuan Anda.

BEBERAPA LANGKAH UNTUK MEMPERBAIKI WINDOWS
Bagi Anda yang sering banget menggunakan PC, baik untuk belajar atau kerja, hingga berjam-jam, jelas membuat jam kerja PC lumayan cukup tinggi.  Apalagi kalau sering digunakan juga untuk main game yang menarik, tentu betah berlama-lama di depan PC.  Setiap selesai dengan PC, Anda selalu mematikan PC, dan hal ini tentu saja dilakukan secara berulang-ulang.  Dari sekian waktu, mungkin Anda pernah mengalami satu kejadian dimana saat menyalakan PC seperti biasa tiba-tiba PC tidak berjalan seperti biasanya, dimana standar screen saat Windows XP loading tidak muncul, malah yang muncul satu pesan ERROR seperti:

Windows could not start because the following file is missing or corrupt : \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM.
You can attempt to repair this file by starting Windows setup using the original setup CD-ROM.  Select ‘R’ at the first screen to start repair.

Dari pesan error tadi,  jelas menandakan bahwa PC tidak bisa masuk dalam prosesor standar boot dari Windows XP.  Kemudian Anda coba masuk ke dalam “Safe Mode”, tetapi tetap tidak ada hasilnya.  Saat masuk “Safe Mode” tidak berhasil, biasanya seseorang akan berpikir dan mencoba dengan perintah FIXBOOT dan FIXMBR yang terdapat pada Windows Recovery Console.  Tapi setelah menggunakan perintah tersebut dan melakukan beberapa reboot, ternyata hasilnya sama-sama menjengkelkan dan PC malah menampilkan blue screen.  Mungkin setelah menjalankan perintah FIXBOOT dan FIXMBR,  PC akan menampilkan :

Windows NT could not start because the below file is missing or corrupt : X:\ WINNT\System32\ Ntoskrnl.exe
Windows NT could not start because the below file is missing or corrupt : X:\WINNT\System32\ HAL.dll

NTLDR is missing
Press any key to restart

Invalid boot.ini
Press any key to restart

Melihat dari kerusakan yang terjadi seperti di atas tadi, jelas sistem Windows XP nya yang rusak.  Nah, kalau sudah begini seseorang sering mengalami kepanikan, hingga mensudahi proses perbaikan dan menginstal ulang sistem Windows XP.  Padahal kalau menginstal ulang Windows XP, jelas akan kehilangan semua program aplikasi yang terinstal saat itu.
Bila beberapa cara sudah dilakukan, dan tidak berhasil, Anda bisa melakukan perbaikan yang masih memanfaatkan Windows Recovery Console.  Proses perbaikan ini bisa dibilang relatif mudah, tapi sering terlewatkan.  Tujulah Windows Recovery Console, dimana fasilitas tadi terdapat pada CD instalasi Windows XP.  Navigasikan ke arah direktori C: (C: merupakan master dimana Windows mulai bekerja) lalu reboot.
Perintah pertama dari proses ini adalah menggunakan perintah “BOOTCFG /Rebuild” yang mana perintah ini akan mendiagnosa secara lengkap  saat sistem operasi melakukan loading dalam recovery console.  Beberapa file yang akan terdeteksi adalah :
- Windows Hardware Abstraction Layer (HAL)
- Corrupt registry hives (\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\xxxxxx)
- Invalid BOOT.INI files
- A corrupt NTOSKRNL.EXE
- A missing NT Loader (NTLDR)
Pada proses perintah tadi, kemungkinan diaplikasikan ke blue screen atau Hive/HAL/INI/EXE/DLL
Menghubungkan ke pesan kesalahan.  Untuk memulai perbaikannya ikuti petunjuk langkah demi langkah berikut.
1. Masukkan CD Windows XP ke dalam drive CD-ROM.  Tapi jangan lupa, pastikan PC Anda untuk melakukan booting pertama pada CD
2. Pada saat pertama boot dari CD, jangan pilih option yang ditawarkan.  Tekan tombol F2 untuk menginisialisasikan ke tool Automated System Recovery (ASR).  Tunggu proses sampai terlihat screen alur, di sini Anda bisa menekan “R” untuk masuk ke Recovery Console :
Setelah Anda mempunyai pilihan pada langkah kedua, Anda bisa melihat tampilan di mana lokasi Windows terinstal (ketik angka 1) dan tekan enter.  Di sini Anda harus mengisi administrator password untuk administrator account dan tekan enter.  Sekarang Anda telah masuk ke dalam screen dan recovery console siap digunakan.

Proses dengan Fungsi Repair
- Dari delapan command (perintah), Anda harus masuk ke dalam beberapa urutan untuk memperbaiki masalah tersebut.  Di bawah ini akan ditampilkan hasil dari kelanjutan enam langkah.  Urutan dari command tadi adalah :
C:  CD                 C:\> CD
C:  ATTRIB  -H  C: \boot.ini     C:\>  ATTRIB  -H  C: \boot.ini
C:  ATTRIB   -S  C: \boot.ini     C:\>  ATTRIB   -S  C: \boot.ini
C:  ATTRIB   -R  C: \boot.ini     C:\> ATTRIB   -R  C: \boot.ini
C:  del boot.ini         C:\> del boot.ini
C:  BOOTCFG  /Rebuild         C:\> BOOTCFG  /Rebuild
C:  CHKDSK  / R / F         C:\> CHKDSK  / R / F
C:  FIXBOOT             C:\> FIXBOOT
- Pada setiap langkah naik ke sebuah direktori, akan membawa ke direktori sebelumnya dimana posisi awal keberadaan Anda. Misalnya, Anda berada pada direktori C: WINDOWS SYSTEM 32, kemudian ingin masuk ke direktori WINDOWS, Anda tinggal mengetikkan command “CD..” maka Anda akan meninggalkan folder SYSTEM 32 dan naik ke level WINDOWS.  Hal serupa dilakukan bila ingin masuk ke root direktori (C:) dari folder WINDOWS, dimana Anda tinggal mengetikkan command “CD..” maka secara otomatis akan masuk ke root direktori atau ke C:
- Setelah masuk ke root direktori (C:), Anda bisa melakukan proses perbaikan pada sistem operasi yang bermasalah tadi, dan mulai memodifikasi atribut dari file BOOT.INI.  Perlu diketahui, bahwa file BOOT.INI lah yang mengontrol sistem operasi, dengan begitu Anda bisa melihat proses booting dari Windows, mulai dari bagaimana me-loadnya serta dimana menempatkannya pada disk Anda.  Karena file BOOT.INI terhidden, maka Anda tidak akan melihat posisi file tersebut.  Selain terhidden, file ini juga masuk dalam atribut only read.  Artinya selain tersembunyi, file ini juga tidak bisa diedit, alias hanya bisa dibaca saja. Untuk menghilangkan atribut tersebut, Anda bisa menggunakan tiga command :
C:\>  ATTRIB  -H  C:\ BOOT.INI
C:\>  ATTRIB  -R  C:\ BOOT.INI
C:\>  ATTRIB  -S   C:\ BOOT.INI
Dengan command di atas, berarti Anda telah menghilangkan atribut Hidden, System dan Read Only
- Setelah menghilangkan atribut file BOOT.INI, Anda bisa mulai melakukan  modifikasi pada file tersebut, atau langsung menghapusnya.      Command yang digunakan untuk menghapus          {DEL | FILE NAME} atau seperti C: DEL BOOT.INI .  Maka file BOOT.INI akan terhapus.
- Langkah selanjutnya merupakan langkah yang cukup penting, yaitu proses BOOTCFG /REBUILD.  Penggunaan command ini adalah untuk mencari lokasi sebelum proses instalasi Windows XP dan membangun ulang semua esensial dari komponen-komponen sistem operasi Windows serta meng-compile ulang file BOOT.INI dan memeriksa satu rangkaian error dari Windows.  Cukup penting untuk diperhatikan dari satu atau keduanya. Pertama setiap pemilik Windows XP harus menggunakan /FASTDETECT sebagai salah satu “OS Load Option” bila proses rebuild telah final.  Kedua bila Anda menggunakan CPU yang punya fitur buffer overflow protection pada Intel XD atau AMD NX, berarti Anda harus menggunakan /NOEXECUTE=OPTIN sebagai OS Load Option.  Anda bisa menggunakan command di atas, tapi jangan set “NOEXECUTE” sebagai Load option bila Anda tidak mempunyai CPU seperti yang disebut di atas.  Sedangkan untuk “Enter Load Identifier”, Anda bisa mengisikan “Microsoft Windows XP Home Edition” sebagai identifier.
- Langkah berikutnya adalah verifikasi harddisk yang berisikan instalasi Windows XP.  Bila proses ini tidak ada fungsi-fungsi yang diperlukan lagi, itu berarti secara fisik drive masih bisa menjalankan Windows yang berarti juga tidak terdapat bad sector atau corrupt pada fisik hard disk.  Untuk memastikannya, Anda bisa menggunakan command CHKDSK / R / F pada prompt C:>    Tunggulah beberapa saat untuk proses tersebut, paling lama sekitar 30 menit.  Bila selesai, Anda bisa menuju pada langkah terakhir.
- Pada langkah terakhir ini, Anda hanya membutuhkan satu command saja.  Pada C:> prompt, ketik FIXBOOT.  Dengan perintah ini, berarti akan menuliskan sebuah boot sector baru pada harddisk dan membersihkan semua yang rusak serta membuat file BOOT.INI yang baru dan system file.  Selanjutnya Windows Recovery Console akan menanyakan “Sure you want to write a newbootsector to the partition C:  ?   cukup tekan “Y” dan enter untuk menjawab konfirmasi tersebut.  Setelah beres, ketik EXIT pada Windows Recovery Console lalu reboot PC Anda.  Bila berhasil maka PC akan kembali booting secara normal, dan file-file yang rusak seperti DLL, Hive, Exe, dan NTLDR tidak akan ada lagi.  Selamat mencoba.

Menghapus file INDEX.DAT (Windows 2000 dan Windows XP)
File INDEX.DAT berisi catatan semua situs yang telah Anda kunjungi.  Jika Anda tidak ingin orang lain mengetahui catatan tersebut, Anda bisa menghapusnya dengan trik berikut.  Tutup semua aplikasi yang sedang berjalan.  Klik Start > Run lalu ketikkan CMD.EXE atau jalankan Command Prompt.  Masuk ke C:\Documents and Settings\username\Local Settings\Temporary Internet Files\Content.IE5 (username harus anda ganti dengan nama user yang log on pada komputer Anda).  Jalankan Task Manager (Ctrl+Shift+Esc).  Klik pada tab Processes.  Pilih EXPLORER.EXE lalu klik End Process.  Layar akan blank kecuali pada jendela command prompt.  Hapus file INDEX.DAT.  Kembali ke Task Manager. Klik File > Run > Explorer untuk mengembalikan desktop ke tampilan semula.

Membersihkan Temporary Internet Files secara Otomatis
Anda dapat menghapus file temporary secara otomatis dari Internet Explorer setiap kali Anda menutup program tersebut. Selain untuk menambah ruang hard disk, hal tersebut juga akan menjaga privasi Anda agar tidak ada orang lain yang dapat melihat situs apa saja yang telah Anda kunjungi.  Caranya buka Internet Explorer.  Klik Tools menu, lalu klik Internet Options.  Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Advanced.  Scroll ke bawah sampai pada bagian Security, lalu beri pilihan pada kotak Empty Temporary Internet Files folder when browser is closed.

MENGAKALI ANEKA FUNGSI  INTERNET EXPLORER DAN KEMUDAHAN BERSELANCAR DI INTERNET

Internet Explorer merupakan salah satu program bawaan Windows yang merupakan gerbang menuju dunia maya yang nota bene tak ada batasannya.  Demi keamanan komputer Anda, sebaiknya Anda digunakan beberapa cara manipulasi berikut. Untuk menggunakan manipulasi tersebut, Anda tinggal membuat value dengan jenis dan nama value sesuai dengan yang saya berikan. Jangan lupa meletakkannya pada key yang sesuai.  Isikan data value sesuai manipulasi yang Anda inginkan. Selamat mencoba !
Pilihan Close Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoBrowserClose
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Pilihan Save As Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoBrowserSaveAs
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Pilihan New Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoFileView
Data Type    : DWORD Value
Data         : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Menu Favorites Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoFavorites
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Pilihan View Source Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoViewSource
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Pilihan Full Screen Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoTheaterMode
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Pilihan Open Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoFileOpen
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 =menyembunyikan

Internet Options Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoBrowserOptions
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Tip of The Day [Help]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Value Name    : Remove Tip Of The Day
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Icon Network Neighbourhood
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoNetHood
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

For Netscape Users [Help]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Value Name    : Remove Netscape Help
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Pilihan Tour Internet Explorer [Help]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Value Name    : Remove Tutorial
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Pilihan Send FeedBack [Help]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Value Name    : Remove Feedback
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Expanded New [Menu File]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoExpandedNewMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Kustomisasi ToolBar
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoToolBarCustomize
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Akses File URL
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoFileURL
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Search Customize
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Infodelivery\Restrictions
Value Name    : NoSearchCustomization
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Pilihan Entire Network
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : NoEntireNetwork
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Pilihan WorkGroup
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : NoWorkGroupContents
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Setting Network
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : NoNetSetup
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Password Caching
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : DisablePwdCaching
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Share Password
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : HideSharePwds
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Network Identification
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : NoNetSetupIDPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Network Access
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : NoNetSetupSecurityPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Pembatas Panjang Password
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : MinPwdLen
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab General Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : General Tab
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Security Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Security Tab
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Content Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : ContentTab
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Connections Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : ConnectionsTab
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Programs Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : ProgramsTab
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Advanced Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : AdvancedTab
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Colors Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Colors
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Links Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Links
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Font Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Fonts
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Languages Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Languages
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Connection Settings Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Connection Settings
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Home Page Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : HomePage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

History Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : History
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Messaging Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Messaging
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Certificates Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Ratings
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Certi Pers Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : CertifPers
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Certi Site Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Certificates
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Cert Pub Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : CertifPub
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Cache Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Cache
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

AutoConfig Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : AutoConfig
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Accessibility Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Accessibility
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Sec Change Settings Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : SecChangeSettings
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Sec Add Site Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : SecAddSites
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Profiles Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Profiles
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Form Suggest Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : FormSuggest
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Form Suggest Password Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : FormSuggest Password
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Wallet Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Wallet
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Connection Wizard Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Conwiz Admin Lock
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Calendar Contact Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : CalendarContact
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Settings Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Settings
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Reset Web Settings Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : ResetWebSettings
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Check If Default Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\InternetExplorer\Control Panel
Value Name    : Check_If_Default
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

File Open Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoFileOpen
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

File New Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoFileNew
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

SaveAs Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoBrowserSaveAs
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoBrowserOptions
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Favorites Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoFavorites
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Pemilihan Directory Download Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoSelectDownloadDir
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Menu Konteks Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoBrowserContextMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Penutupan Browser Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoBrowserClose
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Find Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoFindFiles
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Full Screen Browser F11 Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    : NoTheaterMode
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

FTP Basis DOS
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name    :
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Update Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Value Name    : NoUpdateCheck
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Script Debugger Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Value Name    : Disable Script Debugger
Data Type    : StringValue
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Recent Sites
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Value Name    : FavIntelliMenus
Data Type    : DWORD Value
Data        : Yes = aktif, No = nonaktif

Proxy-LAN Settings
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name    : Proxy
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Selective Acknowledgements in RFC 2018
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\MSTCP
Value Name    : SackOpts
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi UNIX Operation in TCP/IP Data
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\MSTCP
Value Name    : BSDUrgent
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

WhiteBoard 1.0-2.x NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name    : NoOldWhiteBoard
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Pilihan Advanced Calling NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name    : NoAdvancedCalling
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab General NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name    : NoGeneralPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Security NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name    : NoSecurityPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Audio NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name    : NoAudioPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Pilihan Full Duplex NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name    : NoFullDuplex
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Tab Video NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name    : NoVideoPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Memperbaiki dan Menambahkan Komponen pada IE6
Untuk memperbaiki atau menambahkan fitur pada Internet Explorer6,  berikut langkahnya.  Pastikan Anda memiliki file sumber dari lokasi yang sama dengan tempat dimana IE6 terinstall.  Klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, tuliskan rundll32 setupwbv.dll,IE6Maintenance.  Klik OK.  Anda akan diberi option untuk melakukan penambahan atau perbaikan komponen.

Hyperlinks Tidak Bekerja
Jika Anda melakukan klik pada sebuah hyperlink pada halaman web dan yang muncul hanyalah sebuah jendela kosong, mungkin trik di bawah ini dapat membantu masalah tersebut.  Klik Star, lalu klik Run.  Pada kotak Run, tuliskan regsvr32 urlmon.dll.  Lalu klik OK.

Menutup Beberapa Jendela Sekaligus
Suatu saat Anda mungkin pernah membuka beberapa halaman web sekaligus.  Trik di bawah ini dapat Anda gunakan untuk menutup semua jendela web yang sedang terbuka dengan lebih cepat dibandingkan jika Anda harus menutup jendela tersebut satu persatu.  Anda dapat menekan tombol Alt + F4, tetapi menekan tombol Ctrl + W akan memberikan hasil yang lebih baik.

Melihat Favorites pada Desktop
Anda dapat membuat sebuah jendela pada desktop yang akan menampilkan Favorites pada Internet Explorer.  Untuk membuat jendela tersebut, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan iexplore –channelband.  Klik OK.  Sebuah jendela baru akan muncul pada desktop Anda.

Selalu Menyimpan Gambar dalam Format JPG
Anda dapat mengatur agar setiap gambar yang Anda simpan atau download dari internet pada Internet Explorer agar menggunakan format JPG dengan cara pada Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Options.  Klik pada tab Advanced.  Pada bagian Security yang berada di bagian bawah, hilangkan pilihan pada kotak Do not save encrypted pages to disk.

Mengubah Setting Cookies
Anda dapat mengubah bagaimana Internet Explorer akan memperlakukan cookies yang mungkin membuat Anda merasa tidak nyaman.  Untuk melakukan pengaturan tersebut, lakukan langkah berikut. Pada Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Internet Options.  Klik pada tab Privacy.  Klik pada tombol Advanced.  Atur settingan cookies yang Anda inginkan.
Mengatur Halaman Web Pertama yang Akan Terbuka
Jika Anda sering membuka halaman web tertentu, sebaiknya Anda atur agar halaman web tersebut menjadi halaman web pertama yang akan terbuka begitu Anda terkoneksi dengan internet dan membuka IE Anda.  Hal tersebut akan menghemat waktu dan biaya online Anda.  Untuk mengatur agar web favorit Anda menjadi web yang akan terbuka pertama kali, berikut langkah-langkahnya.  Buka halaman web yang Anda inginkan. Klik Tools, lalu klik Internet Options. Pada tab General, pada bagian Home Page, klik pada tombol Use Current.

Mempercepat Koneksi IE Jika Tidak Ada Proxy Server yang Terinstall
Jika pada komputer Anda tidak terpasang proxy server, Anda dapat mengatur berapa lama Internet Explorer membutuhkan waktu untuk diload.  Berikut langkahnya.  Buka Internet Explorer.  Klik Tools, lalu klik Internet Options.  Klik tab Connections.  Klik tombol LAN Settings.  Hilangkan pilihan pada kotak Automatically detect settings.

Menonaktifkan Fitur Script Debugging
Anda dapat menghilangkan munculnya jendela pada Internet Explorer ketika sebuah script error ditemukan pada sebuah halaman web dengan cara.  Buka Internet Explorer.  Klik Tools, lalu klik Internet Options. Klik pada tab Advanced. Di bawah bagian Browsing, beri pilihan pada kotak Disable Script debugging.  Hilangkan pilihan pada kotak Display notification about every script error.

Mengubah Suara Default pada Internet Explorer
Anda bisa mengubah suara default yang terdengar ketika Anda membuka halaman baru pada Internet Explorer dengan cara mengklik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan Regedit lalu klik OK.  Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke
HKEY_CURRENT_USER\AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\Navigating\.current
Ubahlah nilai default untuk file wav yang ingin Anda gunakan. Mengosongkan nilai default berarti akan menonaktifkan suara.  Catatan : Settingan di atas juga akan mengubah suara default ketika Anda melakukan navigasi pada Windows Explorer.

Menggunakan Style Sheet Sendiri untuk Menampilkan Halaman Web
Anda dapat menampilkan halaman web yang terbuka pada Internet Explorer dengan style sheet dan pemformatan yang Anda buat sendiri.  Trik ini dapat meningkatkan kenyamanan Anda saat melakukan browsing karena tampilan halaman web akan sesuai dengan selera Anda.  Caranya, buka Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Internet Options. Pada tab General, klik tombol Accessibility.  Beri pilihan pada kotak Format documents using my style sheet.  Cari lokasi di mana style sheet yang ingin Anda gunakan berada.  Sekarang tampilah halaman web Anda dakan sesuai dengan style sheet yang Anda pilih.

Menampilkan Internet Connection Wizard
Jika Anda menginginkan Internet Explorer menampilkan Internet Connection Wizard sekali lagi, lakukan langkah berikut.  Klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Connection Wizard\Completed
Atur nilainya menjadi 0 melalui Edit Binary Value, caranya klik pada Completed, lalu klik Edit, lalu klik Edit Binary Value.

Mendownload Lebih dari Empat File Secara Bersamaan pada IE 6
Normalnya Anda hanya dapat mendownload empat file secara bersamaan pada Internet Explorer.  Anda dapat mendownload lebih dari empat file dengan cara klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\InternetSettings
Ubahlah nilai pada MaxConnectionsPer1_0Server ke angka yang Anda inginkan dan ubahlah nilai pada MaxConnectionPerServer ke angka yang Anda inginkan.

Cara Mudah Melakukan Scrolling pada Halaman Web
Trik di bawah ini akan membantu Anda untuk dapat melakukan scrolling dengan mudah pada saat Anda membuka halaman web dengan menggunakan keyboard.  Tombol spacebar untuk melakukan scrolling ke bawah. Tombol Shift-spacebar untuk melakukan scrolling ke atas.

Menambahkan Administrative Tools pada Start Menu
Jika Anda adalah seorang administrator, Adna akan sangat berkepentingan dengan peralatan administrasi pada komputer Anda.  Anda dapat menempatkan peralatan administrasi pada start menu untuk mempercepat akses dibandingkan jika Anda harus mengaksesnya melalui Control Panel yang membutuhkan waktu lebih lama.  Caranya, klik kanan Start menu, lalu klik Properties.  Pada tab Start menu, klik Customize.  Klik tab Advanced, dan dibawah Start menu, arahkan ke System Administrative Tools.  Klik Display on the All Programs and the Start menu.

Mengakses Account Administrator dari Welcome Screen
Ketika Anda berada pada Welcome Screen dan ingin melakukan log on dengan account Administrator tetapi account tersebut tidak terlihat pada daftar, tekan Ctrl+Alt+Del dua kali untuk membuka jendela log on Windows 2000, yang akan mengijinkan Anda untuk melakukan log on sebagai Administrator. Log on pada Welcome Screen tidak terlihat jika komputer Anda menjadi bagian dari sebuah domain.

Mengubah Huruf Drive pada Windows XP
Ketika Anda menambahkan drive ke komputer Anda, misalnya harddisk tambahan, CD drive, atau media penyimpanan lain, secara otomatis Windows akan menentukan huruf tertentu untuk drive tersebut (Anda dapat melihatnya pada Windows Explorer).  Anda bisa mengubah huruf tersebut dengan cara klik kanan My Computer, lalu klik Manage.  Di bawah Computer Management, klik Disk Management.  Pada jendela sebelah kanan, Anda akan melihat daftar drive yang ada. CD-ROM drive biasanya berada di bagian bawah jendela.  Klik kanan drive atau peralatan yang ingin Anda ubah, lalu klik Change Drive Letter and Paths.  Klik Change, klik Assign the following drive letter, klik huruf drive letter yang ingin Anda ubah, lalu klik OK.  Catatan  :  Jangan mengubah huruf drive tempat di mana boot atau sistem berada. Beberapa program telah menentukan drive tertentu untuk menempatkan file-file mereka, jika Anda mengubah huruf drivenya kemungkinan program-program tersebut tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

Menjadi Administrator Sementara
Banyak program yang mengharuskan Anda untuk menjadi seorang administrator agar dapat membuka program tersebut.  Hal tersebut tentu menjadi masalah ketika Anda bukan seorang administrator atau melakukan log on sebagai user biasa.  Trik berikut dapat digunakan untuk melewati prosedur di atas meskipun Anda adalah user biasa. Berikut langkah-langkah yang harus ditempuh.  Klik kanan pada file setup program yang Anda inginkan (file setup biasanya memiliki ekstension .exe).  Klik Run as.  Ketikkan username dan password pada area yang tersedia.  Catatan : Trik ini juga dapat Anda aplikasikan pada program yang berada pada start menu.

Memastikan Layanan dan Program Tetap Dapat Bekerja Melalui Internet Connection Firewall
Ketika beberapa user mengalami kesulitan ketika ingin mendapatkan layanan atau menjalankan program tertentu setelah Anda mengaplikasikan Internet Connection Firewall (ICF) pada komputer Anda, maka Anda bisa mengatur agar layanan dan program tersebut dapat diakses seperti sebelum Anda mengaplikasikan Internet Connection Firewall (ICF), ikuti langkah-langkah berikut ini.  Klik Control Panel, lalu klik Network and Internet Connections, lalu klik Network Connections.  Klik kanan koneksi internet yang Anda miliki, lalu klik Properties.  Klik tab Advanced pada kotak dialog Properties.  Klik Settings, dan kotak dialog Advanced Settings akan terbuka.  Pilih layanan dan program yang ingin Anda atur dengan melakukan klik, atau jika Anda ingin menambahkan program atau layanan, klik tombol Add lalu cari layanan dan program yang Anda inginkan.

Membuat Desktop Shortcut untuk Mengunci Komputer
Anda dapat mengamankan komputer Anda dengan menguncinya dimanapun ketika Anda sedang meninggalkan komputer tersebut.  Jika komputer Anda menjadi bagian dari sebuah domain, dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete lalu klik pada Lock Computer, akan mencegah orang lain untuk dapat mengakses komputer Anda.  Hanya Anda dan Administrator group yang dapat membuka komputer tersebut (untuk membuka komputer tersebut, prosedur biasanya adalah dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete, ketikkan password, lalu klik OK).  Anda dapat membuat shortcut yang akan mempercepat proses pengamanan komputer dan meletakkannya pada desktop dengan cara mengklik kanan pada area kosong pada desktop, arahkan ke New, lalu klik Shortcut.  Pada kotak Location, ketikkan
%windir%\System32\rundll32.exeuser32.dll,Lock-WorkStation
Klik Next, pada kotak Name ketikkan nama untuk shortcut yang Anda buat, misalnya KUNCI PENGAMAN, lalu klik Finish.  Catatan : Shortcut tersebut akan segera ditampilkan pada desktop Anda.  Anda dapat segera keluar dari ruang kerja ke Welcome Screen dengan hanya klik dua kali pada shortcut tersebut.  Untuk melakukan log on, Anda harus memasukkan password Anda kembali.

Menampilkan System Data
Buka System Information.  Klik dua kali salah satu kategori pada pohon kategori, lalu klik salah satu item atau subkategori untuk menampilkan informasi pada jendela details.  Catatan :  Untuk membuka System Information caranya klik Start, lalu klik Help and Support, kemudian klik tombol Support pada toolbar.  Di bawah Tools and Links di sisi kiri jendela, klik Advanced System Information.  Pada jendela details, klik View detailed system information.

Melihat Ruang Tersisa pada Harddisk
Buka My Computer.  Arahkan pointer pada disk yang Anda inginkan.  Total kapasitas harddisk dan ruang yang tersisa pada disk akan terlihat pada tool tip.  Catatan : Untuk membuka My Computer, klik Start, lalu klik My Computer.  Jika status bar pada jendela explorer terlihat, jumlah ruang disk yang tersisa akan terlihat pada status bar pada bagian bawah layar.  Jika Anda tidak dapat melihat jumlah ruang tersisa, drag bagian kanan jendela untuk memperbesar tampilannya.  Untuk melihat status bar, pada menu View, klik Status Bar.  Anda juga bisa melihat jumlah ruang sisa pada disk dengan melakukan klik kanan pada disk yang Anda inginkan lalu klik Properties.

Menghilangkan Icon yang Tidak Berguna pada Desktop
Buka Display pada Control Panel.  Pada tab Desktop, klik Customize Desktop.  Di bawah Desktop cleanup, klik Clean Desktop Now.  Ikuti petunjuk yang muncul pada Desktop Cleanup Wizard.  Catatan : Untuk membuka Display, klik Start, klik Control Panel, klik Appearance and Themes, lalu klik Display.  Desktop Cleanup Wizard akan menampilkan daftar icon pada desktop yang tidak pernah Anda gunakan selama 60 hari atau lebih. Hilangkan pilihan pada kotak Run Desktop Cleanup Wizard every 60 days jika Anda tidak menginginkan wizard berjalan secara otomatis setiap dua bulan.  Anda bisa menghilangkan icon secara manual dengan melakukan klik kanan pada icon yang Anda inginkan lalu pada menu pop up yang muncul, klik Delete.  Untuk membuat atau menghilangkan icon My Documents, My Computer, My Network, My Network Places, atau Internet Explorer, beri atau hilangkan pilihan item-item tersebut di bawah Desktop Icons.

Menggunakan Disk Cleanup
Disk Cleanup membantu Anda untuk mendapatkan ruang tambahan untuk hard disk Anda.  Disk Cleanup akan melakukan pencarian pada drive, lalu menampilkan file temporary, file internet cache, dan file program yang tidak berguna yang dapat Anda hapus dengan aman.  Membuka Disk Cleanup :  Untuk menjalankan Disk Cleanup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Disk Cleanup.

Menggunakan Backup
Utility Backup membantu Anda untuk membuat sebuah copy tentang informasi pada hard disk Anda.  Pada kasus dimana data asli yang Anda miliki secara tidak sengaja terhapus atau tertumpuk, atau menjadi tidak berfungsi karena adanya gangguan pada hard disk, Anda bisa menggunakan copy tersebut untuk mengembalikan data yang hilang atau rusak tersebut.  Untuk menjalankan Backup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Backup.

Mendeteksi dan Memperbaiki Kerusakan Harddisk
Anda bisa menggunakan peralatan pendeteksi kerusakan untuk melakukan pengecekan kesalahan system file dan adanya bad sectors pada hard disk Anda.  Langkah yang ditempuh yaitu dengan membuka My Computer, lalu pilih salah satu hard disk / drive yang ingin Anda periksa. Pada File menu, klik Properties.  Pada tab Tools, di bawah Error-checking, klik Check Now.  Dibawah Check disk options, beri pilihan pada kotak Scan for and attempt recovery of bad sectors.  Catatan :  Untuk membuka My Computer, klik Start, lalu klik My Computer.  Anda harus menutup semua file saat menjalankan proses ini.  Jika file dan hard disk sedang berjalan, sebuah kotak pesan akan muncul memberi peringatan dan tawaran kepada Anda apakah Anda ingin melakukan schedul ulang untuk pemeriksaan harddisk lain kali saat Anda merestart komputer Anda.  Jika hard disk Anda diformat sebagai NTFS, Windows secara otomatis akan mengganti bad clusters dan meletakkan copy informasi untuk semua file pada sistem NTFS.

Menggunakan Disk Defragmenter
Anda harus log on sebagai administrator untuk bisa menjalankan beberapa prosedur berikut.  Sudah menjadi bawaan Windows XP jika susunan file dan folder pada hard disk menjadi berserakan terutama pada komputer yang sering dipakai.  Hal ini salah satunya disebabkan oleh terbentuknya file temporary dan adanya aktifitas penghapusan file pada hard disk.  Susunan file dan folder yang berserakan menyebabkan komputer berjalan lambar karena lambatnya akses yang dapat dilakukan oleh sistem komputer pada file dan folder yang ada pada hard disk.  Disk defragmenter mengatur susunan file dan folder yang berserakan sehingga menjadi tersusun secara berurutan pada hard disk Anda.  Hasilnya, sistem komputer Anda dapat mengakses file dan folder dengan lebih cepat dan efisien.  Catatan :  Untuk membuka Disk Defragmenter, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Disk Defragmenter. Untuk keterangan lebih lanjut tentang cara menggunakan Disk Defragmenter, pada menu Action pada Disk Defragmenter, klik Help.

Menggunakan System Properties
Anda harus log on sebagai administrator untuk bisa menjalankan beberapa prosedur di bawah ini.  System properties adalah salah satu peralatan yang menjadi bagian dari Windows Management Instrumentation (WMI) yang mengijinkan Anda untuk melihat dan mengubah system properties pada komputer jaringan dan komputer lokal.  Dengan menggunakan System Properties, Anda bisa merestart sebuah komputer yang terhubung ke jaringan untuk mengaplikasikan perubahan setting atau untuk mendeteksi adanya  hardware baru, melihat nama komputer dan informasi domain komputer lain yang berada pada jaringan, dan mengubah settingan virtual memory pada komputer lain yang mungkin sedang menjalankan program yang membutuhkan memory tambahan.  Untuk membuka System Properties, caranya dengan membuka Computer Management (komputer lokal).  Pada console tree, klik kanan Computer Management (Local) lalu klik Properties.  Catatan :  Untuk membuka Computer Management, klik Start, lalu klik Control Panel.  Klik Performance and Maintenance, klik Administrative Tools, lalu double klik Computer Management.  Untuk keterangan lebih lanjut tentang cara menggunakan System Properties, pada Computer Management, klik Help pada Action menu.

Mengubah Ukuran Virtual Memory Paging File
Anda harus log on sebagai administrator atau anggota pada grup Administrator untuk dapat menjalankan prosedur ini.  Jika komputer Anda terhubung pada jaringan, setting aturan pada jaringan mungkin akan mencegah Anda untuk melakukan prosedur ini.  Berikut langkah-langkahnya.  Buka System pada Control Panel.  Pada Advanced tab, di bawah Performance, klik Settings.  Pada Advanced tab, di bawah Virtual Memory, klik Change.  Di bawah Drive [Volume Label], klik hard disk yang berisi paging file yang ingin Anda ubah.  Di bawah Paging file size for selected drive, klik Custom size, dan ketikkan ukuran paging file yang baru pada satuan megabytes pada kotak Initial size (MB) atau Maximum size (MB) lalu klik Set.  Jika Anda mengurangi ukuran page file, Anda harus merestart komputer Anda untuk melihat efek dari perubahan yang Anda buat.  Jika Anda menambah ukuran Page File, Anda tidak perlu melakukan restart untuk melihat perubahan yang terjadi.  Catatan :  Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, lalu klik System.  Jika Anda menginginkan Windows XP melakukan pengaturan sendiri untuk mendapatkan ukuran paging file yang terbaik, klik System managed size.  Untuk hasil terbaik, jangan mensetting ukuran kurang dari ukuran minimal yang direkomendasikan yang dapat Anda lihat dibawah Total paging file size for all drives.  Ukuran yang direkomendasikan adalah 1,5 kali jumlah RAM yang ada pada sistem komputer Anda.  Biasanya Anda bisa menggunakan ukuran yang direkomendasikan tersebut tanpa perlu melakukan perubahan, kecuali Anda secara rutin menjalankan program yang membutuhkan memori tambahan.  Microsoft dengan tegas merekomendasikan agar Anda tidak menghapus paging file.

Mengubah Performa Foreground dan Background Program
Buka System pada Control Panel.  Pada Advanced tab, dibawah Performance, klik Settings.  Pada Advanced tab, dibawah Processor scheduling, lakukan salah satu langkah berikut :
- Klik Programs untuk mengalihkan lebih banyak sumber dari prosesor ke foreground program daripada ke background program.
- Klik Background services untuk menyalurkan sumber daya prosesor secara merata ke semua program.
Catatan : Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance lalu klik System.  Pilih option Programs untuk mendapatkan hasil yang lebih halus dan respon yang lebih cepat untuk foreground program.  Jika anda menginginkan sebuah perintah untuk background, seperti Backup utility, agar dapat berjalan lebih cepat, pilih option Background services.
Keterangan :  Background Program adalah sebuah program yang berjalan sementara user sedang bekerja dengan program yang lain.  Pada kondisi tersebut, prosesor komputer akan memberikan lebih sedikit sumber daya kepada background programs daripada kepada foreground program.  Foreground Program adalah program yang sedang berjalan pada jendela yang sedang aktif (jendela paling atas dengan title bar yang tampil paling cerah).

Menentukan Sistem Operasi untuk Startup
Caranya yaitu dengan membuka System pada Control Panel.  Pada Advanced tab, dibawah Startup and Recovery, klik Settings.  Dibawah System startup, pada daftar Default sistem operasi, klik sistem operasi yang Anda inginkan.  Beri pilihan pada kotak Display list of sistem operation for, lalu ketikkan jumlah waktu dalam detik yang Anda inginkan untuk daftar yang tampil sebelum sistem operasi mulai dijalankan secara otomatis.  Catatan : Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, lalu klik System.  Untuk mengedit file boot option secara manual, klik Edit.  Microsoft dengan tegas menyarankan kepada Anda agar tidak melakukan modifikasi pada file boot option (boot. ini).

Menggunakan Backup
Backup utility akan membantu Anda untuk membuat sebuah copy berisi informasi yang ada pada harddisk Anda.  Pada kondisi di mana data asli yang ada pada hard disk secara tidak sengaja terhapus atau tertumpuk dengan data lain, dan mengakibatkan sistem tidak dapat diakses karena hard disk tidak berfungsi, Anda dapat menggunakan hasil copy tersebut untuk mengembalikan data yang hilang atau rusak tersebut.  Untuk menggunakan backup utility, ikuti langkah-langkah berikut.  Untuk memulai proses Backup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Backup.  Kotak dialog Backup or Restore Wizard akan muncul.  Klik Next. Kotak dialog selanjutnya menawarkan pilihan kepada Anda (backup atau restore), beri pilihan pada Backup file Anda setting untuk melakukan backup lalu klik Next.  Pada kotak dialog yang muncul, tentukan apa yang ingin Anda backup lalu klik Next.  Selanjutnya, pilih tempat dimana Anda akan meletakkan hasil backup.  Ikuti langkah-langkah selanjutnya yang muncul pada wizard.  Catatan : Untuk memperbaiki sistem jika mengalami kerusakan, Anda bisa menggunakan Automated System Recovery Wizard pada the Backup Utility.

Menggunakan Microsoft Management Console
Microsoft Management Console (MMC) adalah peralatan yang digunakan untuk membuat, menyimpan, dan membuka koleksi administrative tools, yang dinamakan consoles. Consoles berisi item-item yang dapat digunakan untuk mengatur hardware, software, dan komponen jaringan pada sistem Windows XP yang Anda miliki.  Untuk membuka MMC, klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run ketikkan mmc.  Untuk informasi mengenai cara menggunakan MMC, pada Action menu, klik Help.

Menginstal Recovery Console sebagai Option Startup
Anda dapat menginstal Recovery Console sebagai sebuah option pada startup menu dan menggunakannya untuk memperbaiki sistem jika safe mode dan option startup lainnya gagal bekerja.  Recovery Console adalah peralatan yang dirancang untuk pengguna tingkat lanjut.  Untuk menginstal Recovery Console sebagai option Startup, lakukan langkah berikut.  Masukkan CD setup Windows XP pada CDROM drive, lalu klik Exit ketika kotak dialog instalasi muncul.  Klik Start, klik Run, lalu ketikkan
G:\i386\winnt32.exe /cmdcons.  Dimana G: adalah tempat dimana CD-ROM berada, lalu tekan Enter (perhatikan bahwa ada spasi antara .exe dan slash).  Ikuti instruksi yang muncul pada layar untuk menginstal Recovery Console, dan setelah proses instalasi selesai, restart komputer Anda.  Recovery Console akan terlihat pada daftar sistem operasi yang tersedia pada Startup menu.  Anda harus menjadi administrator agar dapat menggunakan Recovery Console.

Memodifikasi Boot.ini
Windows XP menggunakan file Boot.ini untuk menentukan option sistem operasi yang ditampilkan selama proses startup (boot). Boot.ini diatur sebagai hidden file  dan sebagai file sistem serta ditandai sebagai file read-only.  Anda bisa menggunakan command-line tool, Bootcfg.exe ,  untuk dapat mengedit file Boot.ini dengan cepat.  Anda bisa memodifikasi, misalnya lama waktu yang dibutuhkan oleh komputer untuk memilih sistem operasi yang akan digunakan dan menambahkan masukan yang lain.  Untuk membuka Bootcfg.exe , caranya yaitu klik Start, klik Run, lalu ketikkan cmd.  Ketikkan bootcfg.exe .  Ketikkan bootcfg.exe /? Untuk mengetahui option lainnya yang dapat Anda gunakan untuk melakukan modifikasi.

Mempercepat Munculnya Menu
Anda dapat menggunakan tip berikut untuk mempercepat bagaimana menu akan tampil pada Windows XP.  Klik Start, klik Control Panel, klik  Performance and Maintenance, lalu klik System.  Klik tab Advanced, dan dibawah Performance, klik tombol Settings.  Hilangkan pilihan pada kotak Fade or slide menus into view, lalu klik OK.

Mengkompresi File dan Folder
Salah satu tool yang berguna untuk menambah ruang harddisk Anda adalah zip compression utility yang dapat mengkompresi file dan folder.  Untuk mengkompresi file dan folder pada hard disk Anda, berikut langkah-langkahnya.  Klik kanan file atau folder.  Arahkan ke Send to,  lalu klik Compressed (zipped) folder.

Mengubah Setting untuk Meningkatkan Performa Komputer
Windows menggunakan waktu prosesor untuk menangani performa sistem sesuai dengan settingan standardnya, tetapi Anda masih dapat mengubah settingan tersebut agar sesuai dengan kebutuhan komputer Anda.  Tip berikut dapat Anda gunakan menambah performa komputer dengan mengubah beberapa settingan.  Klik kanan My Computer, lalu klik Properties.  Klik tab Advanced, dan pada area Performance klik Settings.  Pada tab Visual Effects, klik tombol Custom, lalu hilangkan pilihan pada fitur yang tidak Anda perlukan.  Catatan : Anda harus log on sebagai Administrator untuk dapat menjalankan prosedur di atas.  Mengaplikasikan settingan di atas dapat mengubah desktop theme yang sedang Anda pakai saat ini.

Memperbaiki Instalasi Windows
Bagaimanakan cara memperbaiki instalasi pada Windows XP, jika suatu saat Windows XP Anda bermasalah ?  Langkah pertama adalah dengan mengatur settingan BIOS agar komputer dapat berjalan dari CD-ROM drive.  Kemudian masukkan CD setup Windows XP, lalu restart komputer Anda.  Langkah selanjutnya adalah ketika pesan Press Any Key to Boot from CD muncul pada layar, tekan sembarang tombol pada keyboard untuk menjalankan komputer dari CD Windows XP.  Tekan ENTER ketika muncul pesan To Setup Windows XP now, lalu tekan ENTER yang terlihat pada layar Welcome to Setup. Jangan memilih option untuk menekan tombol R (yang berarti memilih untuk menggunakan Recovery Console).  Pada Windows XP Licencing Agreement, tekan F8 untuk memberi persetujuan.  Pastikan bahwa kotak Windows XP yang terinstal dalam keadaan terseleksi, lalu tekan R untuk mulai melakukan perbaikan Windows XP.  Ikuti instruksi yang muncul pada layar.

Membuat Restore Point Sendiri
Pada saat Anda melakukan perubahan pada komputer Anda, misalnya melakukan instalasi program baru, menambahkan hardware atau melakukan perubahan pada registry, Windows XP secara otomatis akan membuat sebuah restore points, disebut juga system chechpoints.  Sistem ini berfungsi sebagai titik akhir kondisi sistem sebelum dilakukan perubahan, jadi jika sistem Anda mengalami masalah setelah terjadi perubahan, Anda bisa dengan mudah kembali ke restore points dan bekrja pada sistem seperti sebelum mengalami perubahan.  Jika Anda ingin membuat sebuah restore points sendiri, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, arahkan pada All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik System Restore.  Pada kotak dialog System Rstore, klik Create a restore point, lalu klik Next.  Ketikkan kalimat yang akan mendeskripsikan restore point Anda, misalnya “titik aman” lalu klik Create.  Catatan : Sekarang, jika sistem Anda bermasalah setelah Anda melakukan perubahan, tekan F8 pada boot menu, lalu klik konfigurasi terbaik yang Anda ketahui.

Format Backup Hard Drive dengan NTFS
Apakah Anda berencana untuk membackup data komputer Anda dengan menggunakan Automated System Recovery Wizard atau Backup Utility pada Windows XP Profesional ?  Jika ya, pastikan bahwa tempat yang akan Anda gunakan sebagai tempat backup diformat dengan menggunakan sistem file NTFS, karena sistem file FAT32 tidak dapat menampung sebuah file yang berukuran lebih besar dari 4 Gigabytes.  Sedangkan file sistem NTFS tidak memiliki batasan untuk dapat menampung sebuah file.  Untuk mengkonversi drive tujuan ke sistem file NTFS, berikut langkah-langkahnya.  Klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, klik Administrative Tools, lalu klik dua kali Computer Management.  Klik Disk Management.  Klik kanan disk yang ingin Anda format (atau format ulang), lalu klik Format, Pilih option yang Anda inginkan lalu klik OK.

Menghilangkan System Restore Points untuk Meningkatkan Performa
Untuk menjaga agar sistem komputer Anda tetap bersih, bersihkan folder Temp dan Temporary Internet files.  Tetapi masih ada option lain yang dapat Anda buang selain dua folder di atas yaitu System Restore Points.  Secara default, Windows XP membuat sebuah restore point setelah Anda menginstal installing Windows XP, setiap 10 jam tiap kali Anda menjalankan Windows XP atau tiap 24 jam.  Windows XP juga membuat sebuah restore point ketika Anda menginstal program baru, atau mengupdate Windows XP.  Anda juga bisa membuat sebuah restore points secara manual kapanpun Anda inginkan.  Anda bisa membatasi jumlah restore points dan menghemat ruang pada hard disk Anda sampai 2 MB untuk tiap restore points.  Untuk menghilangkan restore pint, pastikan terlebih dahulu bahwa sistem pada kompuer Anda berjalan dengan stabil lalu ikuti langkah berikut.  Klik Start, klik All Programs, klik Accessories, klik System Tools, lalu klik System Restore.  Pada kotak dialog Restore Point, klik pada System Restore Settings.  Pada kotak dialog yang muncul, beri pilihan pada kotak di sebelah Turn off System Restore on all Drives, lalu klik Apply.  Ketika muncul peringatan bahwa semua Restore Points yang ada akan dihapus, klik Yes untuk menghapus semua restore point yang ada.

Membuat Restore Point secara Manual
Klik Start, klik All Programs, klik Accessories, klik System Tools, lalu klik System Restore.  Klik Create a Restore Point, lalu klik Next.  Beri nama restore point yang akan Anda buat, lalu klik tombol Create.

Menonaktifkan Laporan  Kesalahan
Klik Start, lalu klik Run.  Ketikkan msconfig untuk membuka System Configuration Utility.  Klik tab Services.  Hilangkan pilihan pada kotak Error Reporting Service, lalu klik OK. Tekan Restart untuk merestart komputer Anda.

Mereview Laporan Upgrade
Setelah mengupgrade sistem operasi terkadang masih menyisakan beberapa masalh, misalnya adanya beberapa program yang tidak mau berjalan. Anda bisa melihat laporan upgrade untuk melakukan review dan melihat kesalahan yang terjadi dengan cara klik Start, lalu klik Run.  Ketikkan upgrade.txt untuk melihat laporan proses upgrade.  Dokumen upgrade.txt ini tersimpan pada lokasi C:\WINDOWS

Kembali ke Versi Driver Sebelumnya
Dengan menginstal driver terbaru kita berharap akan mendapatkan performa kerja yang lebih baik, tetapi kadang-kadang menginstal driver justru menyebabkan sistem komputer menjadi tidak stabil.  Jika Anda mendapatkan masalah tersebut sebaiknya Anda kembali menggunakan versi driver sebelumnya.  Anda dapat melakukan hal tersebut dengan cara mengklik Start, lalu klik Control Panel.  Klik Performance and Maintenance, lalu klik Administrative Tools.  Klik dua kali Computer Management, lalu klik Device Manager pada jendela sebelah kiri.  Klik kanan pada peralatan yang ingin Anda kembalikan versi drivernya, lalu klik Properties.  Pada tab Driver pada kotak dialog Properties, klik Roll Back Driver, dan ikuti instruksi yang muncul. Anda harus menjadi Administrator untuk dapat menjalankan prosedur di atas.

Membuat MS-DOS Startup Disk
Anda dapat dengan mudah membuat sebuah bootable floppy disk dengan cara memasukkan floppy disk kosong ke dalam floppy disk drive.  Klik Start, lalu klik My Computer.  Klik kanan pada floppy disk drive, lalu klik Format pada menu yang muncul.  Klik Create an MS-DOS startup disk, lalu klik Start.

Membuat Password Reset Disk
Ketika Anda menjadi local user pada sebuah workgroup, Anda bisa membuat password reset disk untuk melakukan log on ke komputer ketika Anda lupa pada password Anda.  Untuk membuat disk tersebut, ikuti langkah-langkah berikut. Klik Start, klik Control Panel, lalu klik User Accounts.  Klik nama account Anda.  Di bawah Related Tasks, klik Prevent a forgotten password.  Ikuti petunjuk selanjutnya dari Forgotten Password Wizard untuk membuat password reset disk.  Catatan : Simpan disk yang telah Anda buat pada tempat yang aman, karena siapapun dapat menggunakan disk tersebut untuk mengakses account Anda.

Menghilangkan icon USB
Jika Anda memiliki peralatan USB yang terhubung pada komputer, Anda akan menjumpai icon USB pada area tertentu pada layar Anda.  Ketika Anda mengklik icon tersebut, Anda akan melihat option yang memberikan kesempatan pada Anda untuk menghentikan layanan hardware tersebut sebelum Anda mencabutnya dari komputer.  Hal tersebut akan sangat berguna untuk kasus tertentu, tetapi Adna masih bisa menghilangkan icon tersebut dengan cara sebagai berikut.  Klik kanan pada area tempat di mana icon USB tersebut berada, lalu klik Properties.  Pada kotak dialog Display Properties, klik tab Appearance, lalu klik Advanced.  Pada tab Taskbar, klik Customize.  Pilih Safely Remove Hardware, dan pada kolom Behavior, klik Always Hide.  Catatan :  Anda juga bisa menyembunyikan icon tersebut dengan cara mengklik kanan pada icon USB yang berada pada taskbar lalu klik Hide Icon.

Memperlancar Instalasi Windows XP dengan Mencabut Beberapa Peralatan
Ketika Anda melakukan instalasi Windows XP, baik melakukan upgrade atau menginstal baru, lepaskan semua peralatan yang terhubung pada komputer lalu lakukan instalasi sistem operasi terlebih dahulu.  Setelah proses instalasi selesai, pasang kembali semua peralatan tersebut secara bersamaan, Windows XP akan  segera mengenali peralatan tersebut dan segera melakukan proses instalasi untuk menyesuaikan drivernya.  Langkah diatas  akan membantu menstabilkan komputer Anda dan mengurangi banyak waktu ketika Anda melakukan instalasi sistem operasi, dibandingkan jika Anda melakukan instalasi ketika semua peralatan tersebut dalam keadaan terhubung pada komputer.

Membakar CD
Dengan menggunakan Windows XP, Anda tidak perlu memasang software tambahan untuk membakar CD Anda (seperti Nero), karena Windows XP memiliki fitur tambahan yang mengijinkan Anda untuk melakukan pembakaran CD dengan proses yang mirip debgab orises pengcopyan file antar hardisk atau floppy disk.  Untuk membakar CD pada Windows XP, lakukan langkah-langkah sebagai berikut :
- Masukkan CD kosong ke dalam CDRW Anda.  Sebuah kotak dialog akan terbuka dengan beberapa option yang dapat Anda pilih.  Pilih Open a Writable CD folder lalu klik OK.
- Pada Start Menu, klik My Computer, lalu cari tempat di mana file atau folder yang ingin Anda copy atau Anda tempatkan pada CD.
- Seleksi file atau folder tersebut, lalu lakukan drag/drop atau copy/paste ke drive tempat di mana CD kosong Anda berada.
- Pada jendela folder CD sebelah kiri, klik Write These Files to CD.
Catatan : Pada taskbar juga akan muncul balon berisi teks yang memberitahukan bahwa ada file yang siap untuk ditulis pada CD.

Mengatur Zip Drive
Jika USB Zip drive Anda berjalan dengan lambat ketika Anda melakukan copy file dari komputer yang berjalan di bawah sistem operasi Windows XP, sebaik mencoba beberapa tips berikut.  Buka My Computer (klik Start dan kemudian klik My Computer).  Klik kanan pada icon Zip drive, lalu klik Properties.  Pada kotak dialog yang muncul, Anda dapat mengatur settingan performa untuk Zip tersebut.  Klik pada tab Hardware, klik tombol Properties, lalu klik tab Policies.  Klik Optimize for Performance.  Klik OK.

Mengaktifkan Fitur Sticky Keys
Ketika sebuah shortcut meminta kombinasi tombol, fitur Sticky Keys mengijinkan Anda untuk memodifikasi tombol tertentu pada keyboard, misalnya tombol Shift, Ctrl, Alt, atau logo Windows.  Untuk mengaktifkan fitur Sticky Keys, lakukan langkah-langkah berikut.
Cara 1 : Tekan tombol Shift sebanyak lima kali.  Sebuah kotak dialog akan terbuka dengan instruksi bagaimana mensetting fitur Sticky Keys.  Jika Anda mengklik OK, sebuah icon (sekumpulan bujursangkar) akan muncul.
Cara 2 :  Klik Start, klik Control Panel, lalu klik Accessibility Options.  Klik tab Keyboard, dan di bawah StickyKeys, beri pilihan pada kotak Use StickyKeys.
Catatan :  Untuk menonaktifkan fitur StickyKeys, tekan tombol Shift sebanyak lima kali.

Mengakali Hardware Komputer lewat Registry Windows
Mengakali Speaker
Akan sangat menjengkelkan bila speaker komputerAnda selalu mengeluarkan bunyi bip atau desah.  Apalagi jika Anda tidak dapat menemukan cara untuk mematikannya.  Penggunaan manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.
Key:        HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Sound
Value Name    : Beep
Data Type    : String Value
Data        : No = nonaktif, Yes = Aktif

Mengakali Auto Run CD-ROM
CD yang dimasukkan ke dalam CD-ROM akan berjalan secara otomatis.  Hal tersebut lebih dikenal dengan istilah AutoRun.  Manipulasi berikut dapat menghilangkan fungsi tersebut.
Key1:
HKEY_ _CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Key2:
HKEY_ _LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoDriveTypeAutoRun
Data Type    : Binary Value
Data        : 0000 95 00 00 00

Mengakali FastDRAM
Manipulasi berikut berguna untuk mempercepat kinerja komputer Anda.  Anda bisa mengaktifkan manipulasi berikut dan melihat perbedaan dengan yang sebelumnya.
Key:   HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\BIOS
Value Name    : FastDRAM
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Mengakali 32-Bit Protected Mode IO Drivers
Tujuan manipulasi berikut adalah untuk mengamankan IO Drivers komputer Anda.  Hal tersebut sangat berguna bagi kelangsungan Hardware komputer Anda.  Oleh karena itu, gunakanlah manipulasi berikut.
Key:   HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem
Value Name    : ForceRMIO
Data Type    : Binary Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Mengakali Write Behind Caching
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Write Behind Caching pada komputer Anda sehingga sangat berguna bagi kelangsungan Hardware komputer Anda.  Oleh karena itu, sebaiknya Anda menggunakan manipulasi berikut agar tidak semua orang dapat melihatnya.
Key:   HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem
Value Name    : DriveWriteBehind
Data Type    : Binary Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Mengakali  Scandisk
Untuk mempertahankan supaya kinerja Windows tetap OK, tentunya kita harus merawatnya dengan baik.  Salah satu yang harus Anda lakukan adalah defragment dan scandisk.  Manipulasi berikut menambahkan context menu pada drive.  Jadi, saat Anda membuka Windows Explorer dan mengklik kanan pada drive akan muncul menu “Scandisk drive ini”.
Key:       HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\Shell
Value Name    : Scandisk
Data        : &Scandisk Drive berikut (pada bagian default)
Buat subkey baru di bawah Defrag dengan kriteria :
Value Name    : Command
Data        : scandskw.exe  /n.  (pada bagian default)

Mengakali Interrupt ROM
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Interrupt ROM  pada komputer Anda sehingga sangat berguna bagi kelangsungan Hardware komputer Anda.  Untuk itu, gunakanlah manipulasi berikut:
Key:   HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem
Value Name    : VirtualHDIRQ
Data Type    : Binary Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Mengakali Klik Kanan pada Taskbar
Jika manipulasi berikut Anda enable, maka tidak akan muncul menu sewaktu melakukan klik kanan pada Start Menu, Tab Control dan Clock.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoTrayContextMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = disabled, 1 = enabled

Mengakali PCI
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan PCI komputer Anda sehingga tidak semua orang dapat melihatnya.  Hal tersebut dilakukan demi keamanan Hardware komputer Anda.  Untuk itu, gunakanlah manipulasi berikut.
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\BIOS
Value Name    : PCIConcur
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Mengakali AGP Concur
AGP Concur merupakan salah satu fasilitas bios yang dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kinerja komputer Anda.  Sebaliknya, jika Anda salah dalam menggunakannya ia akan memberikan dampak negatif bagi komputer Anda.  Untuk itu, gunakanlah manipulasi berikut demi keamanan komputer Anda.
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\BIOS
Value Name    : AGPConcur
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Menonaktifkan Fitur Autoplay untuk CD Program
Ketika Anda memasukkan CD program ke dalam CD-ROM biasanya akan muncul kotak dialog mengenai program tersebut.  Hal ini bisa membantu atau mengganggu kenyamanan Anda.  Anda bisa menghilangkan fitur yang memainkan CD secara otomatis tersebut dengan cara sebagai berikut.  Klik Start, klik Run.  Pada kotak dialog Run yang muncul, ketikkan GPEDIT.MSC lalu klik OK.  Langkah ini akan membuka Group Policy pada Microsoft Management Console.  Klik dua kali Computer Configuration, klik dua kali Administrative templates, klik dua kali System, lalu klik Turn off Autoplay.  Instruksi pada layar Anda berisi keterangan tentang bagaimana mengkonfigurasi settingan tersebut.  Klik Properties untuk menampilkan kotak dialog setting.  Klik Enabled, dan pilih CD-ROM drives, lalu klik OK, untuk menghentikan fitur yang akan memainkan CD secara otomatis.  Catatan : Settingan yang Anda lakukan tidak akan berfungsi untuk CD musik.

Mengaktifkan ToggleKeys
ToggleKeys didesain untuk pengguna yang memiliki masalah penglihatan.  Ketika fitur ToggleKeys aktif, komputer akan mengeluarkan suara apabila tombol CAPS LOCK, NUM LOCK, atau SCROLL LOCK ditekan.  Suara tinggi akan terdengar ketika tombol-tombol tersebut diaktifkan dan suara dengan volume rendah akan berbunyi ketika tombol-tombol tersebut dinonaktifkan.  Untuk mengaktifkan fitur ini, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, klik Control Panel, lalu klik Accessibility Options.  Klik tab Keyboard, dan di bawah ToggleKeys, beri pilihan pada kotak Use ToggleKeys.  Untuk menggunakan keyboard shortcut yang akan mengijinkan Anda untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ToggleKeys dengan menekan tombol NUM LOCK untuk waktu lima detik, pada tab Keyboard, di bawah ToggleKeys, klik Settings.  Jika kotak Use Shortcut pada kotak dialog Setting for ToggleKeys dalam keadaan terseleksi, Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ToggleKeys dengan menekan tombol NUM LOCK untuk waktu lima detik.

Mengaktifkan High Contrast
High Contrast didesain untuk pengguna yang memiliki masalah dengan penglihatan.  Dengan warna kontras yang tinggi, layar monitor akan lebih mudah dilihat oleh beberapa pengguna tertentu yang memiliki masalah dengan penglihatan.  Beberapa option yang lain mengijinkan Anda untuk mengubah ukuran font agar lebih mudah dibaca.  Untuk mengaktifkan fitur ini, lakukan langkah-langkah berikut.  Klik Start, klik Control Panel, lalu klik Accessibility Options.  Pada tab Display, di bawah  High Contrast, beri pilihan pada kotak Use High Contrast.  Catatan : Untuk mematikan fitur High Contrast, hilangkan pilihan dari kotak Use High Contrast.  Jika kotak pilihan Use Shortcut pada kotak dialog Settings for High Contrast dalam keadaan terseleksi, Anda bisa mengaktifkan atau menonaktifkan fitur High Contrast dengan menekan tombol ALT kiri + SHIFT kiri + PRINT SCREEN (tergantung dari setting lain yang Anda pilih pada kotak dialog Accessibility Options).  Untuk membuka kotak dialog Settings for High Contrast, buka Accessibility Options, klik tab Display, lalu di bawah High Contrast, klik Settings.  Jika Anda mencoba untuk mengubah tampilan visual untuk jendela dan tombol dengan menggunakan option performance pada System tool, Windows XP kemungkinan tidak akan mengaplikasikan perubahan yang Anda buat.

Menggunakan Keyboard untuk Menggantikan Beberapa Fungsi Mouse
Suatu saat mungkin Anda pernah mengalami kegagalan fungsi mouse ketika komputer Anda sedang aktif.  Hal tersebut bisa menjadi masalah ketika Anda ingin mematikan komputer dengan prosedur yang benar.  Trik berikut ini dapat Anda gunakan untuk mengatasi masalah di atas.  Tekan tombol logo Windows.  Tekan tombol panah atas untuk mengarahkan ke Shut Down, lalu tekan Enter.  Tekan tombol panah atas dan panah bawah untuk menseleksi Shut Down dari menu, lalu tekan Enter.  Gunakan tombol Esc untuk membatalkan perintah.

Mengubah Nama Sekumpulan File Gambar
Gambar-gambar yang Anda ambil dengan menggunakan kamera digital biasanya memiliki nama tanpa deskripsi untuk mewakili gambar, misalnya 00000001.jpg dan seterusnya.  Anda bisa dengan mudah mengubah nama file tersebut secara manual, tetapi akan menjadi masalah jika file gambar yang ingin Anda ubah berjumlah puluhan bahkan ratusan.  Dengan trik di bawah ini Anda bisa dengan mudah mengubah nama file-file tersebut dengan beberapa langkah mudah.  Klik Start, lalu klik My Pictures atau pada folder lain tempat dimana Anda menyimpan file gambar Anda.  Aturlah view pada folder tersebut menjadi thumbnail view dengan cara mengklik tombol Views pada toolbar lalu pilih Thumbnail.  Seleksi semua gambar yang ingin Anda ubah namanya.  Klik kanan pada gambar pertama, lalu klik Rename.  Ubah nama gambar pertama tersebut (misalnya menjadi gambarku.jpg), lalu klik pada ruang kosong di sebelah gambar. Semua gambar yang Anda seleksi akan berubah namanya menjadi gambarku90.jpg, gambarku90(1).jpg, gambarku90(2).jpg, dan seterusnya.  Catatan : Tips ini juga dapat Anda aplikasikan untuk jenis file lain, bukan hanya file gambar.

Menentukan Folder untuk Gambar Hasil Download
Ketika Anda menjalankan komputer dengan sistem operasi Windows XP, Anda  dapat memilih option yang secara otomatis akan menempatkan file gambar dari kamera digital pada folder yang Anda inginkan.  Windows XP memiliki dukungan pada fitur picture transfer protocol (PTP).  Ketika menggunakan kamera Plug and Play yang mendukung PTP atau memiliki driver Windows image acquisition (WIA), ikuti langkah-langkah berikut untuk menempatkan gambar pada folder tertentu.  Buka My Computer, klik kanan icon kamera lalu klik Properties.  Pada kotak dialog Properties, klik tab Events.  Klik tombol Save all pictures to this folder, lalu tentukan folder yang Anda inginkan dari daftar yang ada atau klik tombol Browse lalu cari folder yang ingin Anda gunakan.

Mengubah Ukuran Foto dengan Cepat
Fitur untuk mengubah ukuran foto yang bernama Image Resizer dulunya dikenal sebagai PhotoToys (versi terdahulu dari PowerToys).  Setelah Anda menginstall Image Resizer, jika Anda melakukan klik kanan pada semua file gambar, Anda akan menemukan option Resize Picture pada daftar menu yang muncul.  Klik option tersebut, maka Anda akan menjumpai berbagai option pengaturan ukuran gambar.  Yang dapat dilakukan oleh fitur ini adalah membuat duplikat gambar dari gambar yang Anda ubah ukurannya.  Anda bisa mengubah ukuran beberapa gambar sekaligus pada saat bersamaan.  Catatan : Anda dapat mendownload Image Resizer dan PowerToys yang lain pada website Windows XP di   http://www.Microsoft.com

Mengatur Layout Ketika Mencetak Foto
Apakah layout yang tersedia pada Photo Printing Wizard sesuai dengan kebutuhan Anda ? Jika tidak Anda dapat mengatur sendiri printing layout dengan memasukkan foto yang Anda inginkan ke dalam program pengolah kata terlebih dahulu sebelum mencetaknya.  Salah satu program pengolah kata yang dapat Anda gunakan adalah Microsoft Word.  Untuk memasukkan gambar ke program ini,  caranya, buka blank document pada Microsoft Word, pada Insert menu, arahkan ke Picture, lalu klik From File.  Cari foto yang Anda inginkan pada kotak dialog Insert Picture, lalu klik dua kali file foto tersebut.  Foto akan segera masuk pada dokumen tersebut.  Ulangi langkah pertama tadi untuk menambahkan foto.  Pada dokumen Word, klik pada foto untuk menseleksinya lalu aplikasikan option penformatan seperti borders, menambahkan teks atau judul dan mengubah ukuran gambar.  Klik Print untuk memulai pencetakan foto.

Mengirimkan Foto Melalui E-mail
Suatu saat Anda mungkin menginginkan foto Anda dapat dilihat oleh orang lain, Windows XP menyediakan banyak option yang akan membantu Anda untuk memperlihatkan foto yang Anda miliki kepada teman atau kerabat Anda.  Anda bahkan bisa mengirimkan foto yang Anda miliki hanya dalam hitungan detik saja dengan mengirimkannya melalui e-mail, caranya yaitu dengan mengklik Start, lalu klik My Pictures.  Klik foto yang ingin Anda kirimkan.  Dibawah perintah File and Folder, klik E-mail this file.  Windows XP secara otomatis akan mengkompresi file foto untuk mempercepat proses pengiriman.

Mencetak Foto
Pada Windows XP Anda dapat dengan mudah mencetak foto melalui sebuah wizard yang akan membantu Anda untuk melakukan berbagai pengaturan. Ikuti langkah-langkah berikut. Klik Start, lalu klik My Pictures. Klik foto yang ingin Anda cetak.  Anda bisa memilih beberapa foto sekaligus. Dibawah Picture Tasks, klik Print This Picture, lalu ikuti petunjuk yang muncul pada layar.  Untuk mendapatkan hasil terbaik saat melakukan printing sebuah gambar, ada baiknya perhatikan beberapa tips berikut.  Gunakan kertas glossy berkualitas tinggi (high-quality glossy paper) yang memang dirancang sebagai media cetak gambar.  Beberapa perusahaan printer juga membuat kertas khusus yang dirancang untuk printer mereka.  Pastikan printer Anda telah Anda atur pada posisi highest resolution.  Biasanya, semakin tinggi resolusi akan menghasilkan kualitas cetak yang semakin baik.  Tetapi settingan ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk proses pencetakan (dan juga lebih boros tinta).  Pastikan cartridge printer Anda ada pada posisi yang benar.

Mencetak Foto Secara Online
Dengan menggunakan Windows XP, jika Anda tidak memiliki printer dan ingin mencetak foto Anda, Anda bisa mengirimkan foto-foto tersebut  ke layanan pemrosesan foto berbasis web. Layanan tersebut akan mencetak ofot yang anda kirimkan lalu mengirimkannya ke alamat yang telah Anda tentukan.  Untuk melakukan hal tersebut, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, lalu klik My Pictures.  Klik foto yang ingin Anda cetak.  Anda bisa memilih beberapa foto sekaligus.  Di bawah Picture Tasks, klik Order prints online, lalu ikuti petunjuk yang muncul pada layar.

Mempublikasikan Foto ke Web
Dengan Windows XP, Anda dengan mudah dapat mengirimkan koleksi foto yang Anda miliki dan menempatkannya pada website dimana teman dan kerabat Anda dapat dengan mudah melihat koleksi foto tersebut dimanapun mereka berada, asalkan mereka memiliki akses internet pada komputernya. Caranya, klik Start, lalu klik My Pictures.  Klik foto yang ingin Anda publikasikan, Anda bisa memilih lebih dari satu foto (dengan mengklik + Ctrl foto-foto yang ingin dipilih).  Dibawah File and Folder Tasks, klik Publish this file to the web, lalu ikuti petunjuk yang muncul pada layar.  Jika Anda menseleksi lebih dari satu foto, klik Publish the selected items to the web.  Kemudian ikuti saja petunjuk yang muncul pada layar.

Membuat Screen Saver dari Koleksi Foto
Pilih foto yang akan muncul sebagai screen saver ketika Anda sedang tidak melakukan kegiatan apapun pada komputer.  Untuk membuat screen saver yang berisi koleksi foto, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, lalu klik Control Panel.  Klik Appearance and Themes.  Di bawah Pick a task, klik Choose a screen saver.  Kemudian pada tab Screen Saver, pada daftar Screen Saver, klik My Pictures Slideshow.  Lalu klik Settings.  Pada kotak dialog My Pictures Screen Saver Options, klik Browse lalu cari folder yang berisi koleksi foto yang ingin Anda gunakan sebagai screen saver.

Menghiasi Desktop dengan Foto
Anda dapat menggunakan foto Anda sebagai background pada desktop (wallpaper), caranya klik Start, lalu klik My Pictures.  Klik foto yang ingin Anda jadikan wallpaper.  Di bawah Picture Tasks, klik Set as desktop background.

Menyimpan Foto pada CD
Untuk menjalankan prosedur ini, Anda harus memiliki CDRW dan juga satu atau beberapa CD kosong. Cara yang harus dilakukan yaitu, pada folder My Pictures, cari lokasi foto atau folder yang berisi foto yang ingin Anda simpan pada CD, lalu klik kanan pada foto atau folder tersebut, arahkan ke Send To, lalu klik Writable CD.  Kemudian ikuti saja petunjuk yang muncul di layar.  Catatan : Jangan mengcopy file ke CD melebihi daya tampung CD. CD standart memiliki daya tampung sampai 650 MB.  High capacity CD memiliki daya tampung sampai 850 MB.  Pastikan bahwa Anda memiliki ruang harddisk yang cukup untuk menyimpan file temporary yang dibuat oleh Windows selama proses penulisan ke CD.  Untuk CD standard, Windows membutuhkan ruang sampai 700 MB.  Untuk high capacity CD, Windows membutuhkan sampai 1 GB.  Setelah proses penulisan CD selesai, lihatlah isi CD Anda untuk memastikan bahwa proses penulisan telah berjalan sesuai dengan keinginan.

Mengatur Gambar
Anda bisa mengatur sekaligus berbagi foto dan gambar dengan pemilik account lain pada komputer Anda atau dengan orang lain di internet dengan menggunakan folder My Pictures.  Ketika Anda menyimpan gambar dari kamera digital atau scanner, secara default Windows akan menyimpan gambar-gambar tersebut pada folder My Pictures.  Folder ini berisi link ke perintah yang berhubungan dengan gambar, seperti melakukan printing gambar dan perintah printing dari internet, yang akan membantu Anda untuk mengatur file foto dan gambar Anda.

Mengorganisasi Gambar
Windows menyediakan banyak cara untuk mengorganisasikan dan melihat gambar. Anda bisa menyimpan semua gambar pada folder My Pictures, atau Anda juga bisa membuat folder untuk album foto Anda sesuai dengan jenis foto dan gambar yang Anda miliki sehingga mengurangi jumlah file gambar pada satu folder tertentu.  Hal ini sangat berguna saat Anda menginginkan suatu gambar tertentu terpisah dari gambar lainnya sesuai dengan momen atau kejadian menyangkut gambar tersebut.  Anda bisa menampilkan file foto dan gambar sebagai sebuah slide show layaknya sebuah potongan film.  Pada tampilan ini, gambar Anda akan tampil pada sebuah baris yang berisi thumbnail dari koleksi gambar Anda.  Anda bisa melakukan scrolling gambar Anda dengan menggunakan panah kiri dan kanan pada keyboard Anda.  Jika Anda melakukan klik pada sebuah thumbnail, maka versi besar dari thumbnail tersebut akan tampil di atas gambar yang lain.  Anda bisa melakukan klik dua kali pada sebuah gambar untuk mengedit, mencetak atau menyimpan gambar tersebut pada folder yang lain.

Mendapatkan Gambar dari Scanner atau Kamera Digital
Pasang kamera atau scanner ke komputer Anda.  Jika kamera atau scanner Anda memiliki fasilitas Plug and Play, maka dialog Wizard untuk kamera dan scanner akan muncul atau jika kamera Anda tidak memiliki fasilitas Plug and Play atau Anda menggunakan scaner, klik kanan pada kamera atau scanner lalu klik option yang muncul untuk peralatan Anda.  Ikuti petunjuk yang muncul pada layar Anda.  Catatan :  Untuk membuka scanner dan kamera, klik Start, klik Control Panel, lalu klik dua kali Scanners and Cameras.  Untuk bekerja secara langsung dari kamera, klik advanced users only pada halaman pertama dari Scanner and Camera Wizard.  Untuk mendapatkan gambar, scanner atau kamera harus terinstall terlebih dahulu pada komputer, nyalakan, lalu hubungkan dengan komputer.  Untuk melakukan preview sebuah gambar setelah Anda mendownloadnya, klik dua kali pada gambar tersebut untuk membukanya pada Windows Picture and Fax Viewer.

Melihat Gambar sebagai Potongan Film
Folder My Picture menyediakan beberapa option agar Anda dapat melihat koleksi foto dan gambar dengan beberapa cara.  Salah satu option yang dapat Anda pakai adalah Filmstrip, yang dapat Anda lakukan dengan cara membuka My Pictures, kemudian pada menu View, klik Filmstrip.  Anda bisa menggunakan tombol filmstrip pada toolbar untuk memilih gambar sebelumnya atau sesudah gambar yang sedang Anda lihat.  Untuk membuka My Pictures, klik Start, lalu klik My Pictures.  Klik sebuah gambar untuk memilihnya.  Klik dua kali gambar untuk melakukan preview gambar tersebut pada Windows Picture and Fax Viewer.  Ana bisa melihat gambar sebagai sebuah potongan film (filmstrip) pada folder My Pictures, semua subfolder My Pictures dan semua folder yang telah Anda atur sebagai folder gambar.

Mengakses Drive C dari Taskbar
Drive C yang ada dalam harddisk  biasanya berisi file-file sistem yang sangat penting untuk “kelangsungan hidup” Windows XP Anda.  Selain itu, beberapa aplikasi bebas (yang dapat dijalankan tanpa perlu menginstalnya ke dalam sistem) sering juga diletakkan dalam drive C ini.  Untuk mengakses drive C, kebanyakan pengguna Windows XP menggunakan fasilitas Windows Explorer.  Sebenarnya, ada banyak cara untuk melihat dan menjalankan salah satu aplikasi yang ada di drive C ini.  Salah satunya melalui toolbar.  Pada trik kali ini, kita membuat toolbar khusus yang bentuknya seperti menu Start Windows. Toolbar ini dapat menampilkan seluruh isi drive C.  Untuk menjalankan trik ini, Anda hanya perlu mengubah susunan registry. Caranya : Pertama-tama, klik kanan tasbar Windows XP. Dalam option yang muncul, pilih “Toolbar > New Toolbar”.  Di jendela “New Toolbar”, arahkan  pilihan Anda pada “My Computer > Local Disk (Drive C)”.  Jika sudah, klik OK untuk mengkonfirmasinya.  Tunggu beberapa saat sampai sebuah  option muncul dalam Taskbar.  Jika  toolbar baru (Local Disk) sudah muncul, coba klik toolbar tersebut dengan mouse.  Perhatikan dengan seksama, folder dan file dalam drive C ditampilkan dengan rapi seperti menu Start Windows XP. Apabila ada salah satu aplikasi bebas yang ingin Anda buka, Anda tinggal mengklik aplikasi yang bersangkutan.

Mengubah Warna untuk Highlight Text
Apabila Windows XP yang Anda gunakan menggunakan theme Luna, maka jika Anda menyorot beberapa teks, teks  akan berwarna putih dengan warna background biru.  Melalui paduan warna tersebut, Anda dengan mudah dapat membaca teks yang disorot tadi.  Namun banyak juga pengguna Windows XP yang ingin PC mereka tampil beda. Mereka mengubah warna teks tadi menjadi warna lain, tetapi dengan background biru.  Kali ini kita menggunakan registry untuk mengubah warna teks tersebut menjadi warna biru.  Anda tidak perlu khawatir warna tersebut bertabrakan dengan warna background karena warna biru untuk teks ini lebih gelap daripada warna background.  Dengan begitu, ketika ada bagian teks yang Anda sorot, teks masih terlihat dengan jelas.  Untuk melakukannya, ketik regedit dari menu Start > Run.  Setelah jendela program registry editor muncul dilayar monitor, arahkan perhatian Anda ke dalam HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\Color
Perhatikan entry-entry yang terdapat pada bagian kanan.  Klik ganda pada pilihan “Hilight Text”.  Ketika jendela hilight text terbuka, ubah nilai yang ada di Value Data. Ketikkan “0 0 255” untuk mengganti nilai yang lama, selanjutnya klik OK untuk menyetujuinya.  Setelah langkah-langkah tadi selesai Anda lakukan, tutup registry editor tersebut dan restart PC Anda.

Otomatis Menghapus Folder Temp
File-file temporary menyita banyak space, dan Anda bisa menimbun banyak fragmentasi yang ujung-ujungnya mengganggu kinerja disk.  Untuk itu, jalankan gpedit.msc pada Run dari menu Start.  Pada Windows yang muncul, pilih Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Terminal Services > Temporary Folder.  Klik kanan ke Do Not Delete Temp Folder Upon Exit dan pilih Properties ke Disable.

Mematikan Updating Otomatis
Bebaskan memory dan tenaga CPU Anda secara manual dengan cara mematikan auto updates, caranya pergi ke Control Panel > Performance and Maintenance > System dan pilih Turn Off Automatic Updating.

Instal Ulang System Restore
Untuk melakukan instal ulang pada System Restore ini ikuti beberapa langkah berikut.  Klik Start > Run dan ketik %Windir% \INF  . Carilah file dengan nama SR.INF .  Sebaiknya dilakukan dengan teliti, karena banyak sekali file yang ditampilkan dengan nama SR, jadi sebaiknya konfigurasikan Windows Explorer untuk menampilkan file-file yang terhidden sehingga bisa ditampilkan nama file berikut ekstensionnya.  Untuk menampilkan ekstension file caranya, pada menu di dalam My Computer, klik folder Options, lalu klik View tab, kemudian hilangkan tanda cawang pada check box “Hidden extensions for known filetypes”.  Kemudian klik kanan file SR.INF dan pilih Install.  Maka Windows akan mulai melakukan instal ulang pada System Restore dan mengembalikan pada seting semula.

Menampilkan Komponen Windows XP
Apakah Anda ingin menampilkan komponen Windows yang tidak ditampilkan dalam box “Add/Remove Windows Components”.  Karena pada kenyataan banyak sekali komponen Windows XP yang disembunyikan.  Nah dengan sedikit trik di bawah ini, maka Anda bisa menampilkan komponen-komponen XP yang tersembunyi tadi. Sebelum melakukan trik di bawah ini sebaiknya Anda backup dulu file aslinya sebelum mengotak atiknya.  Ikuti langkah-langkah berikut.  Buka Windows Explorer dan tujulah folder C:\Windows\inf\    Bila tidak ketemu, ketik %Windir% \INF ke dalam kotak Run.  Sekarang backup dulu file sysoc.inf.  Copy dan letakkan file backup ke tempat atau folder yang aman.  Setelah itu, Anda buka file sysoc.inf tadi menggunakan notepad.  Pada notepad tadi, buka menu Edit, dan pilih “Replace”.  Dalam kotak “Replace” tadi ketik hide pada box “Find What” dan isilah pada box “Replace With” dengan spasi saja. Sekarang klik tombol “Replace All”.  Sekarang bukalah “Add/Remove” dan pilih”Add/Remove Windows Components”, maka Anda akan melihat banyak komponen XP yang ditampilkan.

Sembunyikan Tray Ikon Windows XP Otomatis
Bila Anda ingin membuat sistem Windows XP otomatis menyembunyikan ikon sistem tray adalah dengan membuat sebuah nilai DWORD, atau memodifikasi nilai yang eksis, seperti “Enable Autotray”.
Caranya, setting key seperti berikut ini.
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer]
Ketikkan entry baru pada Value Name : Enable Autotray
Data type : REG_DWORD (DWORD Value)
Data type : (0 = Display inactive icons , 1 = hide inactive icons)
Setelah itu restartlah komputer Anda untuk melihat perubahannya.

Mengatur Tampilan Monitor
Windows XP memiliki banyak setting dan fitur tersembunyi yang mungkin saja belum Anda ketahui.  Salah satunya adalah setting tersembunyi yang mengatur tampilan monitor lengkap dengan refresh rate, warna dan resolusi yang didukung oleh graphic card Anda.  Ikuti tips berikut.  Klik kanan di desktop dan pilih menu Properties. Di Windows “Display Properties” pilih tab “settings”. Pilih tombol “Advanced” yang terdapat di pojok kanan bawah dan klik tab “Adapter”.  Pilih tombol “List all modes” yang ada di pojok kiri Windows. Pada Windows baru yang muncul, pilih resolusi, kedalaman warna dan refresh rate yang diinginkan.  Tekan tombol OK jika Anda sudah menemukan setting yang sesuai.

Menggunakan Console / Command Run
Anda suka bermain dengan console ? Windows XP memiliki beberapa console yang berguna untuk mengatur device, service dan setting lainnya pada komputer. Ikuti langkah berikut untuk menjalankannya.  Pilih Start > Run atau Anda dapat menekan kombinasi    + R di keyboard.  Ketikkan salah satu dari perintah berikut ini  (tanpa tanda kutip) untuk menjalankan console yang diinginkan.  Setelah itu tekan tombol OK.
Computer Management            :  compmgmt.msc
Disk Management                :  diskmgmt.msc
Device Manager                : devmgmt.msc
Disk Defrag                :  dfrg.msc
Event Viewer                :  eventvwr.msc
Shared Folders                :  fsmgmt.msc
Group Policies                :  gpedit.msc
Local Users and Groups            :  lusrmgr.msc
Performance Monitor            :  perfmon.msc
Resultant Set of Policies        :  rsop.msc
Local Security Settings            :  secpol.msc
Services                :  services.msc
Component Services            :  comexp.msc
Accessibility Controls            :  access.cpl
Add Hardware Wizard            :  hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs            :  app-wiz.cpl
Administrative Tools            :  control admin tools
Automatic Updates            :  wuaucpl.cpl
Bluetooth Transfer Wizard        :  fsquirt
Calculator                :  calc
Certificate Manager            :  certmgr.msc
Character Map                :  charmap
Check Disk Utility            :  chkdsk
Clipboard Viewer            :  clipbrd
Command Prompt                :  cmd
Component Services             :  dcomcnfg
Computer Management            :  comp-mgmt.msc
Date and Time Properties        :  time-date.cpl
DDE Shares                :  ddeshare
Device Manager                :  devmgmt.msc
Direct X Control Panel (if installed)*    :  directx.cpl
Direct X Troubleshooter            :  dxdiag
Disk Cleanup Utility            :  cleanmgr
Disk Defragment                :  dfrg.msc
Disk Management             :  diskmgmt.msc
Disk Partition Manager            :  diskpart
Display Properties            :  control desktop
Display Properties            :  desk.cpl
Display Properties (Without Appearance Tab Preselected)  :  control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility       :  drwtsn32
Driver Verifier Utility                :  verifier
Event Viewer                    :  eventvwr.msc
File Signature Verification Tool        :  sigverif
Find Fast                    :  findfast.cpl
Folders Properties                :  control folders
Fonts                        :  control fonts
Fonts Folder                    :  fonts
Free Cell Card Game            :  freecell
Games Controllers            :  joy.cpl
Group Policy Editor (XP Prof)        :  gpedit.msc
Hearts Card Game            :  mshearts
Iexpress Wizard                :  iexpress
Indexing Service            :  ciadv.msc
Internet Properties            :  inetcpl.cpl
IP configuration (menampilkan konfigurasi koneksi)       :  ipconfig /all
IP configuration (menampilkan isi DNS cache)        :  ipconfig /displaydns
IP configuration (menghapus isi DNS cache)        :  ipconfig /flushdns
IP configuration (mengembalikan semua koneksi)    :  ipconfig /release
IP configuration (memperbaharui semua koneksi)    :  ipconfig /renew
IP configuration (refresh DHCP & Re-Registers DNS)    :  ipconfig /registerdns
IP configuration (menampilkan DHCP Class ID)    :  ipconfig /showclassid
IP configuration (modifikasi DHCP Class ID)        :  ipconfig /setclassid
Java Control Panel (jika terinstal)            :  jpicpl32.cpl
Java Control Panel (jika terinstal)            :  javaws
Keyboard Properties                    :  control keyboard
Local Security Setting            :  secpol.msc
Local Users and Groups            :  lusrmgr.msc
Logs You Out of Windows            :  logoff
Microsoft Chat                :  winchat
Minesweeper Game            :  winmine
Mouse Properties            :  control mouse
Mouse Properties            :  main.cpl
Network Connections            :  control net connections
Network Connections            :  ncpa.cpl
Network Setup Wizard            :  netsetup.cpl
Notepad                    :  notepad
Nview Desktop Manager (if installed)    :  nvtuicpl.cpl
Object Packager                :  packager
ODBC Data Source Administrator        :  odbccp32.cpl
On Screen Keyboard            :  osk
Opens AC3 Filter (if installed)        :  ac3filter.cpl
Password Properties            :  password.cpl
Performance Monitor            :  perfmon.msc
Performance Monitor            :  perfmon
Phone and Modem Options        :  telephon.cpl
Power Configuration            :  powercfg.cpl
Printers and Faxes            :  control printers
Printers Folder                :  printers
Private Character Editor        :  eudcedit
Quicktime (if installed)        :  Quicktime.cpl
Regional Settings            :  intl.cpl
Registry Editor                :  regedit
Registry Editor                :  regedit32
Remote Desktop                :  mstsc
Removable Storage            :  ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Request    :  ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy (XP Profesional):  rsop.msc
Scanners and Cameras            :  sticpl.cpl
Scheduled Tasks                :  control schedtasks
Security Center                :  wscui.cpl
Services                :  services.msc
Shared Folders                :  fsmgmt.msc
Shutdown Windows            :  shutdown
Sounds And Audio            :  mmsys.cpl
Spider Solitaire Card Game        :  spider
SQL Client Configuration        :  cliconfg
System Configuration Editor        :  sysedit
System Configuration Utility        :  msconfig
System File Checker Utility (scan immediately)            :  sfc /scannow
System File Checker Utility (scan sampai boot berikutnya)    :  sfc /scanonce
System File Checker Utility (scan setiap boot)            :  sfc /scanboot
System File Checker Utility (mengembalikan ke setting default)     :  sfc /revert
System File Checker Utility (membersihkan file cache)        :  sfc /purgecache
System File Checker Utility (menset ukuran cache, x=ukuran cache):  sfc /cachesize = x
System Properties            :  sysdm.cpl
Task Manager                :  taskmgr
Telnet Client                :  telnet
User Account Management            :  nusrmgr.cpl
Utility Manager                :  utilman
Windows Firewall            :  firewall.cpl
Windows Magnifier            :  magnify windows management
Infrastructure                :  wmimgmt.msc
Windows System Security Tool        :  syskey
Windows Update Launches            :  wupdmgr
Windows XP Tour Wizard            :  tourstart
Wordpad                    :  writ

Mengubah Asosiasi File
Terkadang Windows XP atau program yang baru diinstall mengambil alih default program yang akan digunakan untuk membuka suatu file.  Untuk mengganti default program yang digunakan, Anda dapat mengaturnya dengan cara membuka Windows Explorer lalu masuk ke Tools > Folder Option > File Types dan pilih Format file yang ingin Anda ubah.  Kemudian pilih tombol Change untuk mengganti program yang akan dipakai.  Setelah selesai, klik tombol OK.

Shortcut Program di Menu Start
Anda mempunyai program yang sering dijalankan ? Jika Anda belum membuat shortcut, Anda pasti harus menjalankannya melalui Start > All Program lalu mencari programnya.  Berikut cara mensiasati agar waktu Anda tidak percuma hanya untuk mencari program.  Pilih menu “Start > All Programs. Tentukan program yang ingin Anda buat shortcutnya di menu Start.  Klik kanan pada program yang ingin dibuat shortcut dan pilih “Pin to Start Menu”.  Anda dapat membuat shortcut program sebanyak mungkin yang Anda inginkan selama resolusi monitor Anda mendukungnya.

Membackup Password
Windows XP memberikan fitur password yang akan melindungi akses terhadap komputer Anda oleh orang lain. Namun, bagaimana jika Anda lupa dengan password ketika ingin login ke komputer ?  Kondisi seperti ini tidak perlu dikuatirkan bila sebelumnya telah dibuat Password Reset Disk.  Caranya, masuk ke Start > Control Panel > User Accounts dan klik account yang ingin dibackup passwordnya.  Pada bagian “Related Tasks” pilih “Prevent a forgotten password”.  Ikuti langkah-langkah yang ada di layar untuk membuat password reset disk.  Pastikan Anda memiliki floppy disk atau removable disk untuk membuat password reset disk.

Mengetahui IP Address
Sama halnya seperti manusia yang mempunyai identitas unik yang berbeda satu sama lain, komputer yang terhubung ke jaringan juga mempunyai identitas unik yang disebut Internet Protocol (IP) Address.  IP Address ini berguna agar Anda dapat dikenali di jaringan TCP/IP. Semua jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP memakai format berbasis 32 bit yang berupa angka dan dipisahkan oleh tanda titik.  Setiap angka IP Address mempunyai range antara 0 s/d 255 (misalnya ; 192.168.0.29).  Untuk mengetahui IP Address yang dimiliki komputer Anda, ikuti langkah berikut.  Klik ikon Local Area Connection yang biasanya terdapat di sistem tray. Pada Windows Local Area Connection Status, pilih tab “Support”.  Pada tulisan IP Address inilah terlihat identitas unik yang dimiliki komputer Anda.  Jika Anda terhubung ke internet dengan menggunakan modem dialup, IP Address yang dimiliki komputer Anda akan senantiasa berubah-ubah.  Hal ini karena Anda terhubung ke server yang berbeda-beda setiap waktu.  Ini berbeda dengan koneksi kabel atau broadband yang memiliki IP yang tetap.

Seputar Hardware
CD Tetap Kosong Setelah Selesai Direkam
Problem :  Disk yang telah selesai direkam ternyata tetap kosong, padahal hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya.  Perlukah software diinstal ulang ?  Solusi :  Driver yang bernama Advanced SCSI Programming Interface (ASPI) telah terhapus atau rusak dari PC tersebut. ASPI digunakan oleh beberapa program untuk mengakses data pada drive.  Walau driver tersebut dirancang untuk digunakan pada SCSI, ASPI juga diperlukan untuk peralatan non-SCSI, yang berguna untuk proses Rip dari DVD dan CD.  Menginstal ulang software perekam dapat menggantikan driver ASPI. Bila cara ini tidak berhasil, download driver ASPI dari http://www.adaptec.com.  Cari Windows ASPI, simpan ke desktop Anda dan klik ganda file ASPIINST.exe untuk menginstal file tersebut ke dalam  PC Anda dan reboot komputer.
Windows Tidak Mengenali IDE Drive yang Baru
Problem :  Windows tidak mendeteksi writer CD/DVD IDE baru atau meng-assign drive (D:) atau (E:) untuk alat itu.  Solusi : Masalah ini mungkin terjadi karena pengaturan jumper dibagian belakang drive belum diatur ulang atau disesuaikan dengan benar.  Pastikan jumper dari CD writer tersebut diatur menjadi master (dituliskan sebagai MA dibelakang  CD writer) atau Slave (ditulis SL).  Hubungkan CD writer pada konektor bagian tengah di kabel IDE dan hubungkan ke komputer Anda.  Bila jumper drive adalah CS cable Select, Anda harus mengganti pengaturan jumper dari CD writer ke Cable Select (CS atau CSEL). Ingat, gunakan saja kabel IDE yang ada pada komputer Anda.  Sebaiknya Anda jangan menggunakan kabel IDE yang disertakan dalam paket penjualan CD writer. Hubungkan CD writer ke konektor tengah dari kabel IDE.  Sebuah jumper dapat menghubungkan 2 pin kecil yang ada di bawah CS, SL atau MA. Berhati-hatilah ketika menangani jumper. Jumper agak sulit dilepas karena ukurannya yang kecil.  Gunakan ujung jari atau tang kerucut.
Windows Tidak Dapat Menemukan File Driver
Problem :  Windows mengeluarkan pesan error ketika proses instalasi writer external USB.  Solusi :  Masalah ini bisa terjadi bila Windows mencari driver di tempat yang salah.  Setelah Anda menghubungkan peralatan USB ke port USB, Windows akan berusaha untuk menemukan driver dari peralatan itu di database Windows.  Bila Windows tidak dapat menemukan driver tersebut, Anda akan diminta untuk memasukkan CD Windows atau menentukan secara manual lokasi dari driver yang digunakan.  Setelah lokasi file driver yang benar diberikan dan dimasukkan ke data base, Windows biasanya tidak akan menanyakan lokasi file tersebut  untuk yang kedua kalinya.  Menyelesaikan masalah ini bukanlah sebuah pekerjaan yang sulit.  Yang perlu Anda lakukan hanya menentukan lokasi yang tepat untuk file driver yang diperlukan.  Masukkan CD Windows dan pilih pencarian secara otomatis dari CD atau pilih lokasi CD-ROM:\i386 dengan memilih “Install from a list or spesific location”  Kemudian “Search Removable Media”.  Setelah driver ditemukan, mereka akan langsung diinstall.

Cara Mudah Melihat CD Key Office 2000/XP
Nomor kode instaler, atau sering disebut “CD Key” ini memang cukup penting, tapi kebanyakan user sering meremehkannya. Jadi biasanya setelah proses instal selesai maka “CD key”-nya pun juga terlupakan.  Kemudian baru ingat lagi bila ada masalah pada Windows XP atau MS Office  sehingga dibutuhkan reinstall.  Nah, kalau “CDKey” nya tidak ada, sudah dipastikan program tidak akan bisa di reinstal lagi.  Untuk mengetahui nomor “CD Key”  secara manual cukuplah ribet, karena Anda harus melacaknya, didalam registry yang isinya bejibun. Nah, ada cara mudah untuk mengetahui nomor “CD Key” ini yaitu dengan menggunakan program “Magical Jelly Bean Keyfinder”.  Program ini cukup kecil hanya 251 kb saja dan dapat didownload gratis di http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.  Untuk menjalankannya cukup dengan mengklik ikon keyfinder, maka CD key-nya akan ditampilkan.

Transfer Setting Sistem Windows XP antar PC
Anda ingin memindah dari satu mesin ke yang lain atau baru saja menambahkan hard drive baru tapi khawatir kehilangan setting dan aplikasi lama ?  Berikut cara mudah mentransfer semua setting desktop dan aplikasi dari satu PC ke yang lain.  Benar !  Masalah ini sering terjadi saat membeli sebuah PC atau harddisk tapi enggan melakukan instalasi ulang karena takut kehilangan semua setting yang ada pada PC yang sudah Anda miliki sebelumnya.  Sebenarnya, tidak perlu khawatir karena Anda bisa menyimpan file-file itu dan mentransfer semuanya ke PC (harddrive) baru.  Cara mudah yaitu dengan menggunakan “File and Settings Transfer Wizard”, fasilitas yang terpasang secara built-in pada Windows XP.  Fitur ini mengijinkan Anda menyimpan dan mentransfer file-file dan setting dari satu PC ke PC lain, bahkan Anda bisa bisa memilih media yang Anda gunakan untuk mentransfer data itu.  Anda juga bisa menghubungkan 2 PC secara langsung menggunakan sebuah kabel Cross Ethernet atu kabel serial.  Atau juga Anda bisa menyimpannya pada sebuah floppy atau hard drive eksternal yang selanjutnya menghubungkannya ke PC baru dan mentransfer setting beserta datanya.  Setting itu tidak hanya untuk jaringan dan setting outlook tapi juga lebih detil seperti Screen Saver dan penempatan ikon-ikon desktop.  Sepluluh step berikut akan melakukan semua itu.
Step 1.  Wizard ini akan membantu Anda mengumpulkan data yang ingin ditransfer.  Untuk menjalankan wizard itu arahkan ke Program Files > Accessories > System Tools > File and Settings Transfer Wizard.
Step 2. Klik Next pada layar pertama sehingga anda akan ditanyai untuk memilih PC lama dan yang baru, yang digunakan untuk transfer setting itu.  Pilih saja “Old Computer”.
Step 3.  Pilih cara yang digunakan untuk transfer data diantara 2 PC itu.  Di sini, Anda bisa menggunakan  sebuah USB Flash drive, misalnya Flash Disk.
Step 4.  Anda bisa  memilih untuk menyalin file-file atau setting saja, atau keduanya.  Beri tandacek box pada “Let me select the custom list ….settings…..” lalu tekan Next.
Step 5.  Di sini, Anda bisa tetapkan file dan setting untuk dibackup atau ditransfer,  Semua tipe dari file dan setting bisa ditambahkan pada daftar ini.  Klik Next setelah menyiapkan disk back-up.
Step 6.  Selanjutnya, Anda harus mentransfer file dan setting backup ke PC baru.  Ulangi langkah yang sama seperti pada step 2 dengan memilih “New Computer”.
Step 7.  Disini, pilih opsi terakhir yang mengatakan “I dont neet the wizard, ….files and settings from my old computer”
Step 8. Beri path dari drive, dimana Anda menyimpan salinan dari file dan setting dalam hal ini, flash disk sudah harus siap.
Step 9. Setelah path diberikan, klik saja Next sampai wizard segera menjalankan salinan file dan setting itu ke PC baru.
Step 10.  Klik Finish hingga Anda akan diminta unutk login ulang.  Setelah Anda melakukan itu, setting dan file lama itu akan ditempatkan.  Selesai.

Mensetup Explorer untuk Menampilkan “Details File”
Bagi pengguna Windows XP, mungkin sudah tidak asing lagi dengan Windows Explorer dan segala macamnya.  Tapi tahukan Anda bahwa pada Windows Explorer, file gambar tersebut bisa diurutkan dengan berdasarkan 32 kriteria. Biasanya user hanya mengurutkan file gambar tersebut berdasarkan Name, Size (ukuran file) atau tipe filenya saja, padahal kriteria tersebut bisa lebih dari itu.  Misalnya diurutkan berdasarkan pengaksesan terakhir, jadi Anda akan bisa melihat gambar apa saja yang paling akhir diakses/dilihat.  Nah, untuk bisa menentukan detail yang lebih dari sebuah file gambar, ikuti beberapa langkah dan tips berikut.  Buka Explorer, dan tentukan folder yang memuat file gambar.  Di dalam folder gambar tadi pastikan pada posisi “detail”.  Untuk menentukan posisi “detail”, pada menu View, pilih “Details”.  Klik kanan pada area boder atas yang bertuliskan “Name, Size, Type ….” maka akan muncul menu pop-up.  Pada menu pop-up tadi Anda bisa langsung menentukan detail lain sesuai keinginan.  Bila dirasa kurang puas, Anda bisa memilih “More” pada menu pop-up tadi.  Selanjutnya akan ditampilkan jendela “Choose Details”.  Di sini Anda bisa menandai checkbox untuk detail yang diinginkan.  Klik OK bila sudah menentukan pilihan “Details”.  Sekarang perhatikan lagi folder foto tersebut, disitu banyak sekali detail yang ditampilkan.

Uninstall dan Reinstall Komponen pada Windows XP
Banyak sekali komponen XP yang disediakan, misalnya paint brush, game dan banyak lagi.  Bila Anda ingin menguninstall atau mereinstall komponen tadi caranya cukup mudah.  Khusus untuk mereinstal komponen XP, maka diperlukan CD Windows XP.  Ikuti beberapa langkah berikut untuk menguninstall komponen XP, misalnya menguninstall “Paint”.  Berikut tahapannya.  Ketik pada box Run
Control appwiz.cpl,,2
atau klik ikon  Add/Remove Windows Components pada Control Panel.  Lalu klik dua kali Accessories and Utilities.  Klik dua kali Accessories.  Hilangkan tanda cawang pada box paint dan klik OK, lalu klik Next.  Maka Windows akan menguninstall Paint Brush.  Lakukan langkah yang sama untuk menguninstalnya, tapi gunakan CD Windows XP.

Mengembangkan Disk Space Lewat Folder Kosong
Anda bisa menambah space disk dengan mengangkat “sampah-sampah” yang sudah tidak dipakai Windows secara aman.  Artinya, tanpa mengganggu beberapa partisi disk yang ada atau bahkan menghapus file-file yang ada di dalamnya.  Bahkan Anda mungkin pernah diingatkan dengan pesan yang menyatakan “Insufficient disk space” saat bekerja dengan Win XP/2000/2003.  Artinya drive C:\ hampir penuh !  Bukankah Anda langsung menghapusi beberapa file atau bahkan melakukan uninstall beberapa program yang sekiranya tidak perlu.  Tapi bagaimana bila partition C:\ itu sudah mencapai batas ?  Jalan keluarnya adalah dengan meminta bantuan free space dari partisi yang lainnya.  Buat saja sebuah folder pada partisi itu, dan ikuti instruksi berikut.  Selanjutnya, folder kosong ini akan muncul sebagai sebuah bagian dari partisi C:\ dan Anda bisa menggunakannya untuk menginstall program baru atau menyimpan data-data Anda.  Berikut langkah yang perlu dilakukan.   Buat folder kosong dalam format NTFS yang memiliki banyak space.  Folder ini bisa berada pada drive yang sama, atau pada drive yang secara fisik terpisah.  Jalankan diskmgmt.msc dari menu Start > Run.  Setelah itu klik kanan drive yang diinginkan itu, lalu pilih “Change Drive Letter or Partition” dan klik Add.  Dari Window “Add Drive Letter Path”, pilih “Mount the Following Empty NTFS Folder” dan arahkan path itu ke folder NTFS kosong itu.  Seperti yang terlihat, Folder Empty akan dikonversi ke dalam  sebuah “drive” dan jadi aliran salinan dari drive yang ingin dikembangkan itu.

Mengubah Lokasi Folder “My Documents”
Secara default, Windows XP selalu menyimpan data-data pada folder  My Document.  Hal ini tentunya akan menghabiskan space pada drive C:\, karena letak dari folder My Document pada folder %userprofile% (lihat dengan mengetikkannya pada box Run). Misalnya, C:\Documents and Settings\Panas Dalam, dengan asumsi Panas Dalam adalah user accountnya.  Bila Anda mempunyai space tambahan, baik dalam bentuk partisi atau hard disk lain, Anda bisa memindahkan atau mengarahkan penyimpanan data yang semula pada folder My Document ke folder yang diinginkan.  Ikuti beberapa langkah berikut.  Buatlah folder pada drive yang berbeda (selain drive C:\).  Berikan prioritas pada folder tadi (folder permissions).  Buka jendela My Computer.  Dari jendela Common Task, klik kanan My Documents dan pilih Properties.  Ketik target folder yang diinginkan, dan klik Apply.

Menggabungkan File Pekerjaan ke File Jaringan
Di kebanyakan organisasi atau perusahaan, karyawan ikut menjaga file-file dan dokumen penting yang berada dalam server file jaringan dan membaginya (share) file-file untuk kepentingan bersama.  Masalahnya, bila seseorang darinya keluar kantor tapi tetap kerja (butuh file-file kerja yang ada di server), sangat sulit mengkonfigurasinya tanpa menggunakan tool berbasis web atau FTP.  User tersebut harus terhubung ke internet, login, baru bisa mengakses file-file itu.  Salah satu cara adalah membuat salinan file-file itu dan bila sudah, baru menyimpannya kembali ke server.  Sayangnya, cara-cara ini bukan hanya tidak praktis karena bisa jadi perubahan yang dilakukan jadi tidak sinkron lagi.  Untungnya Windows XP punya fitur bernama synchronize, yang mengijinkan Anda membuat otomasi masalah itu.  Fitur ini bakal membuat salinan (secara offline) file-file yang Anda tentukan pada mesin lokal.  Nah, kapan pun Anda terhubung ke jaringan itu, Windows XP segera melakukan sinkronisasi file-file itu ke server (data induk misalnya) secara otomatis, tanpa khawatir keliru.  Caranya dengan mengkonfigurasikannya menurut cara berikut.  Dalam My Computer arahkan ke menu File dan pilih Tools > Folder Options.  Sampai di sini, pilih Tab “Offiline Files” dan jangan pasang tanda cek pada “Enable Offline Files” lalu klik OK.  Buka “My Network Places” lalu dobel klik pada lokasi jaringan, dimana target tersebut berada.  Klik kanan padanya lalu pilih “Make Available Offline”.  File-file akan disalin ke PC Anda.  Pesan error synchronisasi akan muncul bila beberapa dari mereka menggunakannya.  Tidak usah khawatir, biarkan saja pesan itu.  Untuk mengatur synchronisasi-nya, arahkan saja ke Start > Programs > Accessories > Synchronize, lalu klik “Setup” dan “On Idle”.

Menghilangkan Shortcut pada Start Menu
Ketik regedit pada kotak Run, lalu masuk ke
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Pada jendela bagian kanan buatlah entry baru dengan nama “NoInstrumentation” dengan mengklik kanan mouse Anda dan memilih “New | DWORD Value”.  Kemudian klik ganda entry baru tersebut.  Pada kotak kosong “value data” diisi dengan angka 1 lalu tekan OK.  Tutup registry editor lalu restart.

Menstabilkan Desktop
Ketik regedit pada kotak Run, lalu masuk ke
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer
Pada bagian kanan Anda tambahkan entry baru “New | DWORD Value”.  Ganti nama defaultnya dengan “Desktop Process”.  Klik ganda entry baru tersebut.  Di kotak kosong “value data” isilah dengan angka “1” agar entry baru tersebut aktif.  Klik OK, lalu tutup registry dan restart.

Menyembunyikan Keberadaan My Computer
Ikon My Computer dari desktop bisa disembunyikan termasuk menghilangkan My Computer dari Start  Menu. Caranya, ketik regedit pada kotak Run, lalu masuk ke
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\NonEnum
Buat atau ubah DWORD value bernama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30-309D} dan beri nilai 1 agar ikon tersebut tidak terlihat.

Memasukkan Notepad ke Dalam Konteks Menu (Menu Klik Kanan)
Cara memasukkan notepad ke dalam konteks menu (menu klik kanan) yaitu, ketik regedit pada kotak Run, lalu masuk ke    HKEY_CLASSES_ROOT \*\shell\Notepadkontext
Name: “(default!) [reg_sz] = “&Notepad”
HKEY_CLASSES_ROOT *shell\Notepadkontext\command
Name: “(default!) [reg_sz] = “notepad.exe “%1””
(perhatikan, jangan lupa memasukkan tanda petik dalam (“%1”)!)
Penempatan editor notepad ke dalam Contextmenu ini ditunjukkan lewat klik kanan mouse pada beberapa ikon file.

Cara Membuat CD Bootable
Berikut diterangkan cara membuat CD Bootable untuk berbagai versi Windows, mulai Windows 98 hingga Windows XP.
1.    Start up untuk Windows 98.  Siapkan disket kosong 1,44 Mb yang telah diformat, masukkan ke dalam floppy drive.  Setelah itu, kliklah menu [Start][Setting][Control Panel][Add/Remove Programs] sehingga memunculkan boks Add/Remove Programs Properties. Boot CD untuk Windows 98. javascript:MM_OpenBrWindow (‘view.asp?path=/artikel/2002/39/images/4003.jpg’,’barang2a’,’401’,’502’)   Klik tab [Startup Disk] sehingga tampil ke muka, lalu klik tombol [Create Disk].  Setelahnya akan muncul boks peringatan agar Anda memasukkan CD Installer Windows 98.  Masukkan CD Windows 98 ke dalam CD-ROM, sistem akan menyiapkan proses pembuatan start-up disk.  Sebaiknya Anda mengcopykan file cabinet Windows ke dalam hard disk Anda, sehingga tidak perlu memasukkan CD Installer lagi.  Selanjutnya, sistem akan membaca floppy drive dan mengcopy file sistem ke dalam disket. Setelah selesai, tutuplah boks Add/Remove Programs properties dan bukalah Windows Explorer.  Kliklah drive [A:] dan lihatlah sekarang, semua file yang dibutuhkan telah tercopy di dalamnya.  Berilah label dan namailah disket tersebut dengan nama Startup Disk Windows 98.  Simpanlah, karena sewaktu-waktu bisa Anda gunakan dalam keadaan darurat ; misalnya ketika komputer tidak mau menjalankan Windows.
2.    Startup untuk Windows 2000. Kliklah menu [Start][Programs][Accessories][System Tools][Backup].  Klik OK, apabila baru pertama kali menggunakan back up.  Selanjutnya klik pilihan “Emergency Repair Disk”.  Pastikan Anda telah mencentang “Back up the Registry”.  Masukkan Floppy Disk dan klik OK.  Setelah selesai, tutuplah Backup dan keluarkan disket dari drive.
3.    Startup untuk Windows XP.  Cara membuatnya tinggal masukkan disket kosong 1,44 Mb ke Floppy drive, lalu klik menu [Start][My Computer]. Klik kanan pada drive [A:] sehingga muncul menu pop up, pilih format.  Selanjutnya pilih “Create an MS-DOS Start-up Disk” dan kliklah [Start].  Copykan file dari C: yaitu file Boot.ini, NTLDR, Ntdetect.com.  Apabila bootsect.dos atau Ntbootdd.sys terdapat di drive C, copykan juga ke disket.
4.    Penyelesaian.  Buatlah CD boot dari disket yang sudah ada tadi.  Caranya, pakai software NERO burning ROM, pada jendela “New Compilation” pilih CD ROM (Boot).  Tapi sebelum itu siapkan sebuah disket (disket yang telah dibuatkan start up dan boot-nya tadi) kemudian masukkan ke drive A:\  selanjutnya ikuti langkah-langkah membuat CD ROM bootable seperti yang dituntunkan oleh Wizard/petunjuk dari software NERO.

Mempersingkat Kehadiran Balloon Tip
Balloon tips biasanya muncul jika Anda memasang perangkat tambahan dalam sistem PC Anda.  Namun, balloon tips juga sering muncul jika sistem mengalami masalah saat beroperasi. Fasilitas dari Windows ini sebenarnya dapat membantu Anda mengetahui informasi kesalahan sistem dengan cepat.  Sayangnya kemunculan balloon tips ini juga sering mengganggu kerja Anda karena waktu kemunculannya di dalam systray yang cukup lama.  Oleh karena itu, akan diberikan sedikit trik untuk mempersingkat kehadiran balloon tips dalam systray.  Untuk mengubah waktu tampil balloon tips, berarti Anda berurusan dengan file-file registry.  Oleh karena itu, pertama-tama Anda harus membuka tool registry bawaan Windows XP.  Klik Start > Run, kemudian ketikkan regedit dalam kotak Run lalu klik OK.  Setelah jendela utama registry editor terbuka, sebaiknya Anda backup registry terlebih dahulu agar bila terjadi sesuatu setelah trik ini Anda jalankan, Anda bisa mengembalikan keadaannya seperti semula.  Untuk backup ini, klik File > Export.  Berikan nama untuk file backup Anda lalu klik “Save”.  Setelah Anda membuat backup, masuklah ke dalam key
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Tray Notify.
Sekarang perhatikan jendela bagian kanan, klik ganda “Balloon Tip”.  Ubah nilai “Value Data” menjadi 0000000a lalu klik OK.   Tutup registry lalu restart, lihat perubahannya.

Mengunci Menu Start dan TaskBar
1.    Mengunci Start Menu, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
Buat entry baru di sebelah kanan (jika belum ada), caranya klik kanan, pilih NEW > DWORD value dan beri nama NoChangeStartMenu  , kemudian klik ganda pada entry yang baru tadi.  Di bagian Value data beri nilai 1 lalu klik OK.  Tutup program registry editor dan restart komputer Anda.
2.    Mengunci TaskBar, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
Buat entry baru di sebelah kanan (jika belum ada), caranya klik kanan, pilih NEW > DWORD value dan beri nama TaskbarSizeMove  , kemudian klik ganda pada entry yang baru tadi. Di bagian value data beri nilai 1, lalu klik OK.  Tutup registry editor dan lalu restart  komputer Anda.

Menampilkan Pesan Sebelum Login
Untuk menampilkan pesan sebelum login agar kelihatan menarik, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon
Klik pada winlogon, lalu lihat ke kotak kanan yang menampilkan binary dari winlogon.  Disini yang perlu kita cari adalah nama file yang bernama LegalNoticeCaption dan LegalNoticeText.  Klik ganda pada file bernama LegalNoticeCaption.  Pada Value data ketikkan judul dan tampilan dari kotak box yang akan ditampilkan pada jeda antara loading Windows dengan login.   Klik ganda pada LegalNoticeText.  Pada Value data ketikkan kalimat pesan yang Anda inginkan untuk ditampilkan sebelum login.  Biasanya jika komputer Anda pernah terserang virus, kedua file tersebut akan dihapus atau diubah dalam bentuk lain oleh virus tersebut, bahkan bisa saja dihapus manakala antivirus mendeteksinya.  Jika ternyata file LegalNoticeCaption dan LegalNoticeText tidak ada pada register Anda, maka disini Anda harus membuat 2 file (dengan tipe “String Value”) baru yang diberi nama seperti persis kedua file tersebut.  Lalu lakukan langkah seperti tadi.  Setelah semua langkah dilakukan, sekarang keluar dari registry editor dari Windows, lalu restart komputer untuk melihat hasilnya.

Menyingkirkan Entry-Entry Tersembunyi dalam Registry
Entry-entry tersembunyi tidak dapat ditampilkan dengan regedit maupun disingkirkan dengan cleaning tool seperti Regseeker.  Kabarnya, tool anti spyware yang canggih seperti Hijack This, juga gagal pada entry-entry registry yang lebih panjang dari 256 karakter dan rangkaian karakter ANSI 8 bit yang berakhiran 0.  Untuk membersihkan folder Autoexec dengan tuntas, Anda membutuhkan baris perintah internal Windows.  Jalankan regedit atau tool seperti RegSeeker dan bersihkan kunci HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run     dari semua entry yang tidak diperlukan seperti biasa.  Selanjutnya klik Start > Run dan buka DOS-box dengan perintah cmd
Untuk menemukan entry-entry tersembunyi ketikkan perintah berikut.
reg query HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run  /s
Jika Anda menemukannya, hapus dengan perintah berikut.
reg delete HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run  \Nilai tersembunyi
Catatan : Perintah “reg” menawarkan banyak fungsi yang penjelasannya dapat Anda baca dengan mengetikkan perintah berikut :   Reg  /?

Menambahkan Kecepatan Menu
Untuk menambah kecepatan supaya tampilan menu segera muncul, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke  HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
MenuShowDelay [reg_sz] = 0
Cepat pelannya tayangan submenus yang muncul saat mouse melintasi sebuah menu, bergantung nilai yang ditetapkan pada MenuShowDelay.  Untuk mempercepat jalannya menu itu, kurangi saja rentang delay atau jeda itu.  Nilai diantara 65535 (super pelan) dan “0” (tanpa ada jeda).

Cara Shutdown Lebih Cepat
Bila ingin agar waktu yang dibutuhkan saat shutdown lebih cepat, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\ControlSet001\Control
WaitToKillServiceTimeOut [reg_sz] = 2000
Setelah tombol Shutdown diklik, Windows menunggu 20000 milidetik (20 detik ; default) sebelum ia melakukan shutdown beberapa proses atau task. Agar proses boot ini bekerja dengan baik, disarankan mengubahnya ke 2000.  Cara lain yaitu masuk ke
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
AutoEndTask [reg_sz] = 1

Menutup Aplikasi yang Tidak Bisa Direspon
Untuk menutup segera aplikasi yang tidak bisa direspon,  caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke     HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
HungAppTimeOut [reg_sz] = 2500 (defaultnya 5000 miliseconds).  Terkadang Windows menunggu terlalu lama (bahkan lebih dari 1 menit) untuk berhasil menjawab program tertentu yang biasanya dinyatakan sebagai not responding.  Nilai baru yang bagus sebaiknya antara 2000 s/d 2500.

Modifikasi Cache Harddisk
Untuk memodifikasi cache harddisk, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement
Large System Cache [dword] = 1
Windows XP Pro dan Windows 2000 Pro melakukan cache file hanya sampai ukuran file yang ditetapkan. Anda bisa menambah performa ini bila Anda memiliki lebih dari 128 MB dan ingin melakukan cache file lebih besar lagi.

Memperbaiki Cache Level – 2
Untuk memperbaiki Level-2, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management
Second Level Data Cache [dword] = sesuai kebutuhan ; bila Windows 2000 / Windows XP tidak membaca ukuran cache level-2 dengan benar (P2, P3, K6-11, Athlon), ia akan membuat sebuah nilai secara default :
Default value “0” = 256 KB
Xx KB L2 Cache Value (hex)
- 256 KB L2-cache = 0        1024 KB L2 cache = 400
- 512 KB L2-cache = 200
Untuk tahu persis berapa nilai cache-values sebuah PC, Anda bisa menggunakan tool gratisan bernama ctp2 info (Wind/Dos) di ftp://ftp.heise.de/pub/ct/ctsi/ctp2info.zip atau lewat search engine

Memperbaiki Cache File System
Untuk memperbaiki Cache File System, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start > Run, lalu masuk ke
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management
Pada IoPageLockLimit [dword] = isi sesuai kebutuhan.
Windows NT mencadangkan 512 Bytes cache untuk operasi-operasi file system.  Setting ini tidak dinyatakan dalam Windows 2000 dan Windows XP atau diset ke “0” .  Dan performa ini bisa ditambahkan dengan mengikuti aturan :
xx MB RAM Value (decimal) :
32 MB RAM 4096
64 MB RAM 8192
128 MB RAM 16384
256 atau lebih tinggi 65536

Beberapa Trik untuk Mengakali Windows

Manipulasi Folder Options
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan menu Folder Options pada Windows Explorer komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoFolderOptions
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = tampilkan, 1 = sembunyikan

Manipulasi Install Font
Untuk menginstall font biasanya kita harus mengikuti langkah yang panjang: Start > Settings > Control Panel > Font.  Lalu, dari situ Anda harus mengklik File > Install New Fonts.  Cara tersebut tentunya sangat menjengkelkan.  Sebenarnya ada cara yang lebih mudah, yaitu:
1.    Buka registry editor.
2.    Pindah ke key HKEY_CLASSES_ROOT\TTFFILE\SHELL
3.    Pilihlah perintah Edit > New > Key dan berikanlah nama Install Fonts pada key yang baru diletakkan tadi.
4.    Klik ganda pada bagian jendela kanan pada entry (Default)
5.    Berikan nilai Value Install Font dan konfirmasikan perubahan tersebut dengan mengklik OK.
6.    Tandai sekali lagi subkey Install Font serta dalamnya dengan menggunakan perintah Edit > New > Key.
7.    Buatlah sebuah subkey baru yang dinamakan command.
8.    Klik ganda pada (Default), berikan pada Valuenya perintah c:\Windows\command\xcopy32.exe%1 c:\Windows\fonts.
Selanjutnya, jika Anda mengklik kanan pada file *.ttf akan muncul menu Install Fonts.  Jika Anda memilih menu  tersebut, maka file font tersebut akan dicopy ke dalam Windows Anda.

Manipulasi Info Tip Text
Manipulasi berikut akan menyembunyikan Info Tip Text pada Windows Explorer.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Value Name    : ShowInfoTip
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Kolom Attribut File
Jika Anda ingin memberikan ruang pada tampilan Windows Explorer komputer Anda, gunakan manipulasi berikut untuk menyembunyikan kolom attribut file pada Windows Explorer sehingga tampilan Windows Explorer Anda kelihatan lebih lapang.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Value Name    : ShowAttribCol
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tombol Map Network Drive
Manipulasi berikut akan menyembunyikan tombol Map Network Drive pada komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Value Name    : MapNetDrvBtn
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi File Extention
File Extention sering merepotkan Anda dalam penyimpanan file.  Penggunaan manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat menyembunyikan file extention pada Windows Explorer.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Value Name    : HideFileExt
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Menu File
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan menu File pada Windows Explorer.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoFileMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Menu Konteks
Windows Explorer memiliki Menu Konteks yang jarang digunakan yang sebaiknya kita sembunyikan saja.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Menu Konteks pada Windows Explorer.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoViewContextMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Control ToolBar
Manipulasi berikut bertujuan menonaktfikan Control ToolBar pada Windows Explorer sehingga tidak dapat digunakan.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoBandCustomize
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Text Label Choice
Text Label Choice pada Windows Explorer jarang diketahui oleh pengguna komputer sehingga Anda dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.  Manipulasi berikut bertujuan menampilkan dan menyembunyikan Text Label Choice.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : LockIconSize
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Customize This Folder Choice
Anda pasti sudah mengerti kegunaan Customize This Folder.  Alangkah baiknya jika dia disembunyikan sehingga hanya Anda saja yang dapat memanfaatkannya.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoCustomizeWebView
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Full Path on Title Bar
Anda dapat memanfaatkan fasilitas Full Path pada Title Bar Windows Explorer.  Manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat memunculkan dan menyembunyikan Full Path tersebut.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\CabinetState
Value Name    : FullPath
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Menu Document pada Start Menu
Setting manipulasi berikut dapat menyembunyikan folder atau menu Document yang terdapat pada Start Menu.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoRecentDocsMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Fungsi Klik Kanan Pada Desktop
Fungsi klik kanan pada Desktop sangat berperan aktif.  Misalnya, untuk merefresh komputer, mengubah wallpaper, dan lain sebagainya.  Bagaimana jika klik kanannya kita nonaktifkan? Manipulasi berikut berfungsi menonaktifkan klik kanan pada Desktop.
Key :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoViewContextMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi Icons
Anda sering melihat begitu banyak icons pada desktop komputer Anda.  Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan manipulasi berikut untuk menyembunyikan icon tersebut.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Value Name    : HideIcons
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Icon My Document pada Desktop
Setiap komputer memiliki icons My Document, Recycle Bin, Internet Explorer, dan My Computer.  Icon tersebut merupakan icons bawaan dari setiap komputer, begitu juga dengan komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Icon My Document pada Desktop komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Documents
Value Name    : HideMyDocsFolder
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Manipulasi Icon Internet Explorer
Setiap komputer memiliki icon My Document, Recycle Bin, Internet Explorer, dan My Computer.  Icon-icon tersebut merupakan icon bawaan dari setiap komputer, begitu juga dengan komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Icon Internet Explorer pada Desktop komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoInternetIcon
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tombol New pada Tab Web Display Properties
Setting manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan tombol New pada Web Display Properties komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
Value Name    : NoAddingComponents
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi Tombol Delete pada Tab Web Display Properties
Tujuan dari manipulasi berikut adalah menonaktifkan tombol Delete pada Web Display Properties komputer Anda sehingga Anda tidak dapat menghapus Web Display komputer anda.  Hal tersebut dilakukan demi keamanan komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
Value Name    : NoDeletingComponents
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi Tombol Reset All pada Tab Web Display Properties
Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan tombol Reset All pada Web Display Properties komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
Value Name    : NoEditingComponents
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi Defrag
Untuk mempertahankan supaya kinerja Windows tetap OK, tentunya kita harus merawatnya dengan baik.  Salah satu hal yang harus Anda lakukan adalah defragment dan scandisk.  Manipulasi berikut menambahkan context menu pada drive. Jadi saat Anda membuka Windows Explorer dan mengklik kanan pada drive akan muncul menu “Defrag drive ini.”
Key:
HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\Shell
Value Name    : Defrag
Data        : &Defragment Drive ini (pada bagian default)
Buat subkey baru di bawah Defrag dengan kriteria:
Value Name    : Command
Data        : defrag.exe  “%1”  /noprompt (pada bagian default)

Manipulasi Pilihan Active Desktop
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan pilihan Active Desktop pada komputer Anda sehingga orang lain tidak dapat melihatnya tanpa sepengetahuan Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoSetActiveDesktop
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Setting Display Properties
Untuk mengubah tampilan komputer pada Display Properties, Anda dapat menggunakan manipulasi berikut sehingga orang lain tidak dapat mengubah Setting Display Properties komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan Setting Display Properties komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoDispCPL
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi Tab Web Display Properties
Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan tab Web Display Properties komputer Anda sehingga orang lain tidak dapat memasukinya dengan mudah.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
Value Name    : NoComponents
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi Panah pada Shortcut
Pada saat kita membuat shortcut dari suatu aplikasi atau directory pasti akan terlihat sebuah panah kecil.  Dari segi penampilan, panah yang menutupi sebagian icon tersebut sangat menjengkelkan.  Apalagi jika kita ingin menonjolkan gambar icon tersebut.  Oleh karena itu, ada sebuah cara untuk menghapus panah tersebut sehingga penampilan icon lebih menarik.
Key:
HKEY_CLASSES_ROOT\piffile
Value Name    : IsShortcut
Data Type    : String Value
Sekarang, delete string value IsShortcut tersebut.

Manipulasi HTML Wallpaper
Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan HTML Wallpaper pada komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
Value Name    : NoHTMLWallpaper
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi Change Wallpaper
Anda pasti memiliki selera Wallpaper yang berbeda dengan teman Anda.  Manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat mempertahankan Wallpaper sesuai dengan selera Anda.  Dengan kata lain, Wallpaper komputer Anda tidak dapat diubah oleh siapapun kecuali oleh Anda sendiri.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
Value Name    : NoChangingWallpaper
Data Type    : DWORD Value
Data         : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Pilihan Close pada Pilihan Active Desktop
Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan pilihan Close pada pilihan Active Desktop komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
Value Name    : NoClosingComponents
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif

Manipulasi Nama pada Recycle Bin
Bosan dengan nama Recycle Bin ? Segera ganti dengan nama yang Anda inginkan dengan masuk ke
Key:
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Anda bisa mengganti isi default value dengan nama yang Anda inginkan.

Manipulasi Pilihan Windows Update
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan pilihan Windows Update pada komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoWindowsUpdate
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Manipulasi Auto Stretch Wallpaper
Setiap Wallpaper memiliki ukuran yang berbeda-beda.  Jika Anda mengganti Wallpaper yang besar dengan ukuran yang lebih kecil, maka tampilan pada Desktop akan kelihatan kurang menarik.  Oleh karena itu, gunakanlah manipulasi berikut untuk melebarkan ukuran Wallpaper sehingga sama seperti ukuran Desktop komputer Anda. Jadi berapapun ukuran Wallpaper yang ingin Anda ganti, ukurannya akan sama dengan Desktop Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Value Name    : WallPaperStyle
Data Type    : String Value
Data        : 2 = menampilkan, 0 = menyembunyikan

Manipulasi Versi Windows on Desktop
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Versi Windows pada Desktop komputer Anda sehingga orang lain tidak dapat melihatnya.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Value Name    : PaintDesktopVersion
Data Type    : String Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Menu Run
Pada Start Menu terdapat menu Run yang berfungsi mempercepat pengaktifan program.  Pada manipulasi berikut kita akan menyembunyikan menu Run tersebut.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Value Name    : StartMenuRun
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Menu Favorites
Setting berikut bertujuan menyembunyikan dan memunculkan Menu Favorites.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoFavoritesMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Menu Help
Anda pasti sering melihat Menu Help pada Start Menu.  Karena Menu Help kurang begitu sering dipergunakan, ada baiknya kita menyembunyikannya.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Menu Help tersebut.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoSMHelp
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Menu Find
Jika Anda meng-enable setting berikut, maka Find yang terdapat pada Start Menu akan hilang.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoFind
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Menu Documents
Setiap kali Anda menyimpan suatu data, maka data yang Anda simpan tadi akan berada pada Document Start Menu.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Menu Document pada Start Menu komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoRecentsDocMenu
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Catat Daftar File Recent Pada Submenu Documents
Setiap kali Anda menyimpan suatu file, maka file yang Anda simpan tadi terdaftar (terlist) pada Document Start Menu.  Bagaimana caranya agar data tersebut tidak terdaftar pada Menu Document? Manipulasi berikut bertujuan membersihkan list file pada Menu Document komputer Anda.  Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoRecentDocsHistory
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Auto Delete File Recent Ketika Booting
File-file Recent sangat mengganggu kinerja komputer Anda.  File tersebut kurang berguna bagi Anda.  Alangkah baiknya jika Anda membersihkan file tersebut sewaktu Booting Windows.  Manipulasi berikut bertujuan mendelete file Recent secara otomatis.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : ClearRecentDocsOnExit
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Pilihan Control Panel
Control Panel, sudah tidak asing lagi bagi Anda, merupakan jalan pintas menuju ke sistem komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Menu Control Panel pada Start Menu komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoControlPanel
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Pilihan TaskBar & Start Menu
Setting manipulasi berikut berguna untuk menyembunyikan TaskBar dan Start Menu.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoSetTaskbar
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Pilihan Log Off
Sebelum mematikan komputer, Anda pasti akan me-Log Off-kan terlebih dahulu komputer Anda. Apa jadinya jika Anda menonaktifkan Log Off pada Start Menu komputer Anda ? Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan Log Off pada Start Menu komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoLogOff
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Pilihan Shut Down
Sebelum mematikan komputer, Anda pasti akan men-Shut Down-nya terlebih dahulu.  Apa jadinya jika Anda menonaktifkan Shut Down pada Start Menu komputer Anda ?  Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan Shut Down pada Start Menu komputer Anda.   Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoClose
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Sekarang apa yang harus Anda lakukan jika terjadi error pada Registry ? Baik error yang disebabkan ulah orang lain, virus, atau mungkin kesalahan Anda dalam melakukan perintah (oprek registry), Anda tentu saja harus mengembalikan Registry Windows seperti semula.   Caranya: Anda masuk ke DOS-Prompt.  Kemudian, ketik perintah berikut :       scanreg/restore
Setelah selesai, restart komputer Anda.  Walau saat ini telah banyak pula software kecil untuk keperluan back up registry yang dapat Anda peroleh dari internet, namun hal-hal yang kelihatannya sepele seperti ini perlu juga Anda ketahui sebagai bahan pengetahuan.

Uninstall Games Bawaan Windows (untuk Software Hidden)
Untuk menguninstall software games yang terhidden pada Windows, masuklah ke Control Panel, lalu masuk ke Add/Remove Windows Components.
Folder C:/Windows/inf (untuk windows 2000 pada C:/WINNT/Inf/) kemudian cari file bernama sysoc.inf , kemudian buka file sysoc.inf , lalu hapuslah semua bentuk yang terhidden dengan sebuah koma (HIDE, ) di dalam file.  Ingat backup dulu file tersebut.  Sekarang tutup file tadi, simpan pengubahan tersebut.  Kembali pada Add/Remove Programs, klik pada tombol yang sama Add/Remove Windows Components, maka Windows Components Wizard sekarang akan menampilkan beberapa kategori baru.  Cari kategori Accessories dan Utilities, klik Next maka Anda akan melihat beberapa kategori.  Lalu check pada bagian games.  Nah Anda akan menemukan software games yang akan Anda uninstall.  Remove/Uninstall beberapa games dengan menghilangkan tanda pada checkbox, lalu klik OK.  Sebelum keluar, perhatian pada bagian multimedia.

Mengembalikan Kondisi Registry Seperti Semula
Sebelum menjalankan oprek terhadap registry, sebaiknya Anda melakukan backup pada sistem registry Anda, sehingga jika kelak terjadi kesalahan, Anda dapat mengembalikan setingan semula.  Ada dua alternatif yang dapat dilakukan untuk mengembalikan setingan registry seperti semula, yaitu dengan melakukan backup registry atau dapat juga dengan menggunakan tool backup.
1.    Melakukan backup registry
Pertama, klik Start lalu klik Run.  Kemudian pada kotak Run, tuliskan REGEDIT.  Kotak registry editor akan terbuka.  Klik pada My Computer, kemudian klik menu File, lalu klik Export.  Pada kotak dialog Save as, beri nama dan tentukanlah lokasi untuk menyimpan file.  File Anda akan tersimpan sebagai file .Reg.  Suatu saat jika sistem komputer Anda mengalami gangguan karena kesalahan pengaturan registry, cari file .Reg tersebut lalu klik dua kali untuk mengeksekusi dan mengembalikan sistem registry Anda.
2.    Menggunakan tool backup
Buka tool backup.  Backup or Restore Wizard akan terbuka.  Klik tombol Advanced Mode pada Backup Utility Wizard.  Kotak dialog Backup Utility akan terbuka.  Kemudian klik pada tab Welcome, lalu pada Backup Wizard (Advanced).  Pada kotak dialog yang muncul, beri pilihan pada Backup everything on this Computer.  Klik Next.  Pilih lokasi dan beri nama file Backup.  Klik Next.  Kotak dialog terakhir akan muncul.  Klik Finish untuk mulai membuat backup.  Pada langkah ini Anda telah menempatkan dan menyimpan sebuah sistem dari sistem yang saat ini sedang aktif dan disebut sebagai System State pada tempat yang telah Anda tentukan.  Suatu saat jika sistem Anda mengalami gangguan, kembalikan ke sistem semula pada System State yang barusan Anda buat.  Untuk menjalankan prosedur di atas, Anda harus menjadi administrator atau backup operator.  Untuk menjalankan tool backup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Backup.  Anda dapat juga menggunakan Backup or Restore Wizard untuk mengembalikan System State dengan melakukan klik pada menu Tools, lalu klik Restore Wizard.  Anda hanya  dapat mengembalikan System State  pada komputer lokal.  Anda tidak dapat melakukan hal tersebut pada sebuah komputer remote.

Menghilangkan Konfirmasi Recycle Bin
Saat menghapus file, meskipun hanya beberapa detik, konfirmasi dari recycle bin terkadang mengganggu, apalagi jika kita merasa yakin tidak akn membutuhkan file atau data tersebut.  Anda bisa menghilangkan konfirmasi tersebut jika Anda inginkan.  Caranya, klik kanan pada icon Recycle Bin pada desktop Anda, lalu klik Properties.  Pada kotak dialog Recycle Bin Properties, hilangkan tanda pilihan pada kotak Display delete confirmation dialog, lalu klik OK.  Jika Anda tidak menginginkan file yang Anda hapus “mampir” ke recycle bin, pada kota dialog Recycle Bin Properties, beri tanda pilihan pada kotak Do not move files to the Recycle Bin. Remove files immediately when deleted.  Lain kali jika Anda  menghapus file, Anda tidak akan lagi menjumpai konfirmasi, “Are you sure you want to send FILENAME to the Recycle Bin?”

Mempercepat File System pada Windows 2000
Windows 2000 mengkompres (secara default) ke sejumlah system files.  Cara ini bisa mengurangi performa karena file-file itu harus kembali dilakukan decompress setiap kali sistem mengeksekusinya.  Pilih semua files/folder pada Windows drive dan klik kanan untuk membuka contextmenu dan memilih option : Properties / Advanced, lalu menonaktifkan file Compression (dan file encoding) itu.

Berpindah Antar Pengguna (User Name) dengan Cepat
Dengan prosedur standart Windows XP dan Windows Server 2003, berpindah pengguna dari satu pemilik account ke pemilik account yang lainnya terasa lama.  Dengan trik berikut, berpindah pengguna akan menjadi sangat cepat.  Cukup dengan menekan logo Windows   + L, Windows Anda akan segera berpindah ke tampilan welcome screen dan siap dipakai oleh pengguna lain.

Fungsi Logo Windows pada Keyboard
Tombol logo Windows yang biasanya terletak di bagian kiri bawah keyboard sebenarnya memiliki fungsi-fungsi unik yang dapat mempermudah dan mempercepat kerja kita.  Berikut ini adalah perintah-perintah yang dapat Anda lakukan dengan tombol tersebut:
1.    Logo Windows   untuk menampilkan Start Menu.
2.    Logo Windows   + D untuk meminimize atau merestore semua jendela yang sedang aktif.
3.    Logo Windows   + E untuk menampilkan Windows Explorer.
4.    Logo Windows   + F untuk menampilkan Search for Files.
5.    Logo Windows   + Ctrl + F untuk menampilkan Search for computer.
6.    Logo Windows   + F1 untuk menampilkan Help and Support Center.
7.    Logo Windows   + R untuk menampilkan kotak dialog Run.
8.    Logo Windows   + break untuk menampilkan kotak dialog System Properties.
9.    Logo Windows   + shift + M  untuk membatalkan perintah minimize semua jendela.
10.    Logo Windows   + L untuk mengunci Workstation.
11.    Logo Windows   + U untuk membuka Utility Manager.
Sekarang Anda telah mengetahui fungsi tombol tersebut dan dapat memaksimalkan semua sumber daya pada komputer Anda.

Menjalankan Aplikasi secara Bersama
Saat bekerja dengan beberapa program secara bersamaan pada Windows XP dan Windows Server 2003, Anda bisa mengelompokkan mereka menjadi cascade, tile, minimize, atau menutup semua program secara bersamaan.  Berikut caranya.  Klik beberapa item pada taskbar sambil menekan tombol CTRL.  Sesudah item-item yang Anda kehendaki terseleksi, klik kanan pada salah satu item.  Ini akan mengaktifkan group options pada short cut menu antara lain : Cascade, Tile Horizontally, Tile Vertically, Minimize Group, dan Close Group.  Untuk menutup semua aplikasi secara bersamaan, Anda bisa mengklik Close Group.  Sedangkan untuk menutup semua aplikasi, Anda juga bisa memanfaatkan Task Manager.  Caranya, tekan Ctrl + Alt + Delete untuk membuka Windows Task Manager.  Kemudian pada tab Applications, lakukan seleksi pada aplikasi yang Anda inginkan sambil menekan tombol CTRL lalu klik End Task.

Menghilangkan Highlight pada Program Terbaru
Mungkin Anda merasa bosan pada jendela pop up yang selalu muncul setiap sebuah program baru terinstall.  Jendela pop up ini bermaksud untuk memberitahu Anda tentang keberadaan program tersebut.  Jika Anda merasa bosan dan ingin menghilangkannya, berikut caranya.  Klik Start, klik kanan pada ruang atas tempat nama  account Anda berada.  Akan muncul kotak properties, klik Properties.  Pada kotak dialog Taskbar and Start Menu Properties, pada tab Start Menu, klik Customize.  Pada tab Advanced, hilangkan tanda centang pada kotak Highlight newly installed programs.  Klik OK, lalu klik OK sekali lagi.  Sekarang setiap kali Anda menginstall sebuah program baru, Anda akan terbebas dari jendela pop up dan highlight tersebut.

Menggunakan OnScreen Keyboard
Fitur On-Screen keyboard adalah fitur yang menampilkan keyboard pada layar monitor dan Anda dapat mengakses keyboard tersebut menggunakan mouse.  On-Screen keyboard akan sangat berguna saat Anda menggunakan tablet PC atau keyboard Anda sedang bermasalah.  Untuk membuak On-Screen keyboard, lakukan langkah-langkah sebagai berikut.  Klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketik osk.  Lalu klik OK.  Keyboard akan segera terbuka pada layar monitor Anda.  Ada tiga mode penulisan yang dapat Anda pakai untuk memasukkan data yaitu :
?    Clicking mode, Anda dapat menggunakan mouse untuk mengklik tombol pada keyboard.
?    Scanning mode, Anda dapat menggunakan input device untuk menandai kareakter yang ada pada keyboard untuk melakukan penulisan.
?    Hovering mode, Anda dapat menggunakan mouse atau joystick untuk menunjuk tombol pada keyboard dan memasukkan karakter tersebut ke komputer.
Untuk membuat icon shortcut pada desktop pada On-Screen keyboard caranya, klik kanan pada desktop.  Arahkan ke New, lalu klik Shortcut.  Pada kotak dialog Create Shortcut, ketikkan %windir%\System32\osk.exe atau osk, klik Next.  Beri nama untuk shortcut, lalu klik Finish.

Memodifikasi Text Service dan Input Language
Bagi Anda yang sering menggunakan istilah atau bahasa asing dan sering membutuhkan karakter tertentu seperti ã, ê, í, ò, u, Anda perlu mensetting Windows XP dan Windows Server 2003 Anda untuk menampilkan karakter yang Anda butuhkan.  Untuk mensetting text services pada Windows XP dan Windows Server 2003, ikuti langkah-langkah berikut:
1.    Pada Control Panel, klik dua kali Date, Time, Language, and Regional Options, lalu klik dua kali pada Regional and Language Options.
2.    Klik tab Languages, lalu klik Details.
3.    Pada daftar installed services, klik Add, lalu pilih input language yang Anda inginkan.  Hati-hati dengan settingan IME, Anda tidak perlu mengubahnya kecuali Anda memahami keyboard Anda.
4.    Pada area Default input languages, pilih bahasa yang Anda inginkan ketika membuka komputer.
5.    Klik Language Bar, pilih option yang Anda inginkan lalu klik OK.

Membuat Pesan Logon Pribadi
Untuk membuat sebuah pesan yang tampil saat Anda logon, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini, tetapi perlu diingat bahwa langkah-langkah di bawah ini akan berhubungan dengan registry, jadi berhati-hatilah dan sebaiknya backup registry Anda sebelum menggunakan langkah-langkah berikut.
1.    Klik Start > Run, ketik regedit, lalu klik Ok.
2.    Pada registry editor, carilah lokasi      HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon
3.    Klik kanan LegalNoticeCaption, klik Modify, ketik My Windows XP Machine lalu klik OK.
4.    Klik kanan LegalNoticeText, klik Modify, lalu ketikkan pesan yang ingin Anda tampilkan.
5.    Tutup registry editor.  Pesan Anda akan muncul setiap kali Anda logon.
Tips di atas berlaku bagi komputer yang terhubung pada domain, jika komputer Anda tidak terhubung ke jaringan, pesan yang Anda buat akan tampil tepat sebelum welcome screen.  Komputer yang terhubung ke jaringan memerlukan administrator account untuk bisa mengutak-atik registry.

Mengatur Program pada Menu agar Urut sesuai Abjad
Urutan program pada menu program bawaan Windows XP terlihat acak dan berantakan.  Anda bisa mengatur agr program pada menu program berurutan sesuai abjad, hal ini akan  membantu Anda untuk lebih cepat menemukannya. Berikut langkah-langkahnya. Pertama-tama klik Start, kemudian klik All Programs, lalu klik kanan pada folder atau icon. Kemudian klik Sort by Name.  Selanjutnya Anda akan melihat program pada menu program Anda berurutan sesuai abjad, Anda akan lebih mudah menemukan program yang Anda inginkan.  Tip ini akan sangat berguna jika pada komputer Anda terdapat banyak program.

Mengatur Ruang Vertikal di Antara Ikon
Pengaturan icon oleh Windows XP tergantung pada resolusi layar yang Anda setting.  Sebagai contoh, jika Anda mensetting resolusi pada 800×600 pixel, maka akan ada 7 icon pada tiap kolomnya.  Anda bisa mengubah sistem pengaturan tersebut, misalnya menambah icon pada tiap kolom tanpa perlu mengubah resolusi layar Anda. Caranya, klik kanan ruang kosong pada desktop, lalu klik Properties.  Pada kotak dialog Display Properties, klik tab Appearance, lalu klik Advanced.  Pada kotak Item, klik Icon Spacing (Vertical).  Kurangi ukurannya, klik OK, lalu klik Apply untuk melihat hasilnya pada layar.  Ulangi sampai Anda mendapatkan tampilan yang Anda sukai.

Mengubah Gambar pada Welcome Screen
Jika Anda bosan atau ingin mengganti gambar pada  welcom screen, Anda bisa menggantinya dengan gambar Anda sendiri.  Tidak peduli berapa ukuran gambar yang Anda punya, ukuran gambar Anda akan disesuaikan dengan kotak pada welcome screen. Caranya, klik Start, klik Control Panel, lalu klik User Accounts.  Klik account Anda, lalu klik Change My Picture.  Pilih gambar yang Anda sukai yang telah disediakan oleh Windows XP lalu klik Change Picture.  Jika Anda ingin mengganti dengan gambar Anda sendiri, kllik Browse for more pictures, pilih gambar Anda lalu klik Open.

Menampilkan Ikon Volume Control pada Taskbar
Jika musik selalu menemani kerja Anda saat berkomputer, tip berikut ini akan membantu Anda untuk bisa mengatur volume dengan lebih cepat.  Dengan menempatkan icon volume control pada taskbar, Anda tidak perlu repot-repot untuk membuka sound and audio device pada control panel. Jika ingin mengatur volume suara.  Caranya, klik Start, lalu klik Control Panel.  Klik Sound, Speech, and Audio Devices.  Di bawah Pick a task, klik Change the speaker settings.  Pada kotak dialog Sounds and Audio Devices Properties, pada tab Volume, pilih pada kotak Place volume icon in the taskbar, lalu klik OK.

Mengubah Tampilan Start Menu
Tampilan start menu pada Windows XP memang memiliki grafis dan tampilan yang menarik, tetapi terkadang justru mengganggu karena ukurannya yang terlalu besar.  Anda bisa mengganti tampilan start menu tersebut dengan tampilan lain. Caranya, klik kanan pada tombol Start, lalu klik Properties.  Klik Classic Start Menu.  Klik tombol Customize untuk memilih item yang akan tampil pada start menu.  Setelah Anda melakukan langakh-langkah tadi, tampilan start menu Anda akan telihat seperti tampilan start menu pada Windows versi sebelumnya yang mungkin lebih akrab bagi Anda.  Secara default, dengan memilih tampilan classic start menu maka pada desktop Anda akan diletakkan icon My Document, My Computer, My Network dan Internet Explorer.

Menambahkan Tombol Map Drive pada Toolbar
Ada dua cara untuk menambahkan tombol map drive pada toolbar, berikut penjelasannya.
1.    Langkah pertama.  Klik Start, klik My Computer, klik kanan pada toolbar, jangan lakukan lock pada toolbars.  Klik kanan lagi pada toolbar, lalu klik Customize.  Di bawah Available toolbar buttons, cari Map Drive, lalu drag ke posisi yang Anda inginkan pada kanan bawah Current toolbar buttons.  Klik Close, klik OK, lalu OK sekali lagi.
2.    Langkah kedua.  Klik Start, lalu klik kanan My Computer.  Klik Map Network Drive.

Mengembalikan Ikon Lama pada Desktop
Secara default, Windows XP menghilangkan beberapa icon versi Windows sebelumnya dari desktop Anda.  Anda bisa menampilkan beberapa icon lama yang mungkin Anda perlukan karena telah terbiasa menggunakannya pada versi Windows sebelumnya.  Caranya, klik kanan ruang kosong pada desktop, lalu klik Properties.  Klik tab Desktop lalu klik Customize Desktop.  Beri tanda centang pada kotak My Document, My Computer, My Network Places, atau Internet Explorer, untuk menampilkan kembali icon-icon tersebut.

Menampilkan Quick Launch Toolbar
Jika quick launch toolbar tidak tampak pada taskbar Anda, lakukan langkah berikut untuk menampilkannya kembali.  Klik kanan ruang kosong pada taskbar, klik toolbar lalu klik quick launch.  Jika Anda ingin menambahkan sebuah icon program pada quick launch bar, klik icon program yang Anda inginkan lalu drag menuju quick launch bar.

Menampilkan Program Favorit pada Tempat Teratas di Start Menu
Jika Anda memiliki sebuah program yang sering Anda gunakan, langkah di berikut ini akan mempercepat Anda untuk menemukan program tersebut.  Caranya, klik Start lalu cari program favorit Anda.  Klik kanan program tersebut, lalu klik Pin tos Start Menu.  Program yang telah Anda pilih akan ditempatkan pada posisi atas pada Start Menu, hal ini akan mempermudah Anda untuk menemukan program tersebut.

Menggunakan Address Bar untuk Menjalankan Program atau Halaman Web
Address bar pada Windows XP membantu Anda untuk  mempercepat membuka sebuah program.  Sebagai contoh, jika Anda ingin membuka notepad, cukup ketikkan notepad lalu tekan enter maka program notepad akan terbuka.  Selain itu, address bar juga mengijinkan untuk mengakses internet dengan cara menuliskan alamat web yang Anda inginkan.   Caranya, klik kanan daerah kosong pada taskbar. Arahkan ke Toolbars, lalu klik Address.  Buka Address bar dengan cara klik dua kali.  Jika address bar Anda tidak bisa diakses, kemungkinan taskbar Anda ada pada posisi lock.  Lakukan unlock, caranya klik dua kali taskbar lalu hilangkan tanda centang pada lock  the taskbar.

Melakukan Unlock untuk Mengatur Toolbar
Windows XP memiliki feature penguncian (locking) pada toolbar, hal ini untuk menghindari terjadinya perubahan yang tidak Anda inginkan.  Jika feature ini aktif, Anda tidak akan bisa melakukan perubahan terhadap toolbar.  Jika Anda ingin melakukan perubahan pada toolbar anda harus menonaktifkan feature ini. Berikut ini cara menonaktifkan feature ini.  Klik kanan pada toolbar, lalu klik Lock the Taskbar untuk menghilangkan tanda centang.  Klik kanan pada toolbar, lalu klik Customize.  Selanjutnya Anda bisa melakukan perubahan sesuai dengan keinginan Anda.  Jika telah selesai melakukan perubahan, klik kanan pada toolbar lalu beri tanda centang pada Lock the Toolbars agar perubahan yang telah Anda buat aman terhadap perubahan.

Menggunakan Tampilan Windows Klasik
Bagi Anda yang merasa lebih nyaman dengan tampilan Windows versi lama, Anda dapat mengganti tampilan Windows XP dengan tampilan Windows versi sebelumnya. Caranya, klik kanan pada desktop Anda, lalu klik Properties.  Klik tab Appearance.  Pada menu Windows and Buttons, pilih Windows Classic lalu klik OK.  Tampilan Windows klasik akan Anda lihat pada komputer Anda.

Menambahkan Gambar pada Folder
Mungkin Anda merasa bosan dengan icon yang mewakili folder pada Windows explorer Anda.  Anda bisa mengubah icon lama Anda dengan icon yang sesuai dengan keinginan Anda.  Tetapi jika folder tersebut berisi gambar, trik berikut ini tidak dapat Anda aplikasikan.  Untuk melihat icon folder, Anda harus melihatnya pada Thumbnails view.  Untuk mengganti gambar folder, pertama Anda harus menggunakan Thumbnail View untuk melakukan prosedur ini.  Untuk berganti ke Thumbnails view, pada menu View, klik Thumbnails.  Klik kanan pad folder yang Anda inginkan, lalu klik Properties.  Klik tab Customize, lalu klik Choose Picture.  Pilih gambar yang Anda inginkan dari komputer Anda, lalu klik OK.  Anda dapat memanfaatkan gambar folder untuk menandai isi folder tersebut.  Misalnya jika folder tersebut berisi file-file laporan keuangan, Anda bisa menggunakan gambar simbol dollar sebagai gambar folder.

Mengatur Detil Foto
Ketika Anda melakukan browsing untuk melihat foto digital pada folder My Pictures pada Windows XP, Anda bisa memilih lebih dari 30 cara untuk menampilkan gambar Anda.  Dengan menggunakan Details View pada folder My Pictures, Anda bisa menampilkan detil terkait tentang gambar yang Anda miliki seperti dimensi dan resolusi gambar, tanggal foto diambil, jenis kamera yang digunakan untuk mengambil foto dan informasi lainnya yang terkait.  Untuk memodifikasi detil gambar yang akan ditampilkan pada folder, ikuti langkah-langkah berikut.  Buka folder My Pictures atau salah satu subfoldernya (klik Start, laluklik My Pictures).  Pada View menu, klik Details.  Pada View, klik Choose Details.  Pada kotak dialog Choose Details, pilih detil file yang ingin Anda tampilkan pada folder, lalu klik OK.  Untuk menampilkan detil foto pada kategori baru, klik pada bar berwarna abu-abu yang berada di sebelah atas kolom.  Misalnya untuk menampilkan foto berdasarkan nama, klik bar abu-abu di sebelah atas kolom, demikian juga jika Anda ingin menampilkan foto berdasarkan tanggal pembuatan.  Untuk memilih atau mengubah detil gambar yang ingin anda tampilkan, klik kanan padabar abu-abu di sisi atas sembarang kolom, lalu klik kategori yang ingin Anda tampilkan atau hilangkan.

Menambahkan Kolom Baru untuk Details View pada Windows Explorer
Anda bisa menambahkan kolom baru pada Detail View file yang menjadi isi dari sebuah folder pada Windows Explorer seperti Comments, Description, Category dan detil lainnya.  Untuk menambahkan kolom baru, ikuti langkah-langkah berikut ini.  Klik kanan pada kepala kolom (kolom yang biasanya berisi semacam teks navigasi Name, Size, Type dll) pada daftar file, lalu klik salah satu item pada daftar yang muncul, atau klik More. Pada kotak dialog Choose Details, Anda bisa mengatur ulang tampilan dan perintah yang akan ditampilkan pada column headers, menentukan lebar kolom dan menambahkan kolom yang akan ditampilkan detil file pada folder tersebut.

Menggunakan Salah Satu Jenis Folder Sebagai Template
Setiap folder pada Windows XP menyediakan daftar yang menghubungkan perintah yang sesuai dengan jenis folder yang berada di sebelah isi folder.  Sebagai contoh, jenis folder gambar berisi perintah yang terhubung dengan perintah  untuk mencetak secara online dan pencetakan gambar.  Jika Anda menggunakan jenis folder tertentu sebagai template untuk folder yang Anda inginkan, ikuti langkah berikut.  Klik kanan pada folder terbaru yang telah Anda buat, lalu klik  Properties. Kemudian klik tab Customize.  Pada daftar Use this folder type as a template, klik jenis template yang ingin Anda aplikasikan, lalu klik OK.  Sekarang setiap kali Anda membuka folder tersebut, folder tersebut akan memiliki daftar perintah yang terhubung seperti jenis folder yang Anda pilih sebagai template.

Mengubah Folder Default yang Terbuka Pertama Kali pada Windows Explorer
Ketika Anda membuka Windows Explorer, secara default folder pertama yang ditampilkan adalah folder My Documents.  Jika Anda terbiasa bekerja pada folder yang lain, hal ini akan memperlambat waktu Anada karena harus melakukan beberapa klik untuk sampai pada folder yang Anda inginkan.  Anda bisa mengubah folder default tersebut dengan cara berikut.  Klik Start, arahkan ke Programs, arahkan ke Accessories, lalu klik kanan Windows Explorer, lalu klik Properties.  Di sebelah area Target, dimana tertulis %SystemRoot%\explorer.exe, tambahkan tulisan sehingga terbaca seperti ini %SystemRoot%\explorer.exe /select, C:\   lalu klik OK.  Trik tadi akan menjadikan folder My Computer yang  menjadi folder pertama yang terbuka ketika Anda meluncurkan Windows Explorer.

Mengenkripsi Sistem File
Jika Anda memiliki data penting pada hardisk. Anda dapat  melindungi data tersebut dengan aman.  Bahkan jika komputer dan data di dalamnya hilang atau dicuri, data rahasia Anda tetap akan aman dari orang lain.  Dengan menggunakan Encrypting Files System (EFS), Anda dapat mengenkripsi semua file dan folder NTFS.  EFS secara otomatis akan mendeskripsi (kebalikan dari enkripsi) file-file tersebut ketika Anda menggunakannya dan segera mengenkripsinya kembali setelah Anda selesai menggunakan file-file tersebut.  Sekali Anda mengenkripsi file atau folder, selanjutnya Anda akan dapat bekerja dengan file dan folder tersebut seperti halnya ketika Ana bekerja dengan file dan folder biasa, ini berarti Anda tidak perlu melakukan deskripsi ketika menggunakan file dan folder tersebut.  Tetapi jika ada orang lain yang mencoba untuk membuka, mencopy, memindahkan atau mengganti nama  file dan folder yang telah anda ekripsi, maka akan muncul pesan penolakan terhadap akses yang mereka lakukan.  Hal-hal yang perlu Anda lakukan ketika Anda bekerja dengan file dan folder yang terenkripsi adalah :
- Hanya user yang melakukan enkripsi yang dapat membuka file atau folder tersebut.
- Anda tidak dapat mengenkripsi file atau folder yang terkompres, Anda harus mengurai terlebih dulu file dan folder tersebut sebelum melakukan enkripsi.
- Hanya file dan folder pada NTFS volumes yang dapat dienkripsi.
- Anda tidak dapat melakukan share (bagi pakai) file dan folder yang telah dienkripsi dengan user lain.  Fitur EFS memang ditujukan untuk mencegah distribusi data pribadi.
- File dan folder yang telah terenkripsi akan terdeskripsi ketika Anda mencopy atau memindahkannya ke tempat yang bukan NTFS volume.
- Gunakan cut dan paste untuk memindahkan file ke folder yang terenkripsi.  Jika Anda menggunakan drag and drop untuk memindahkan file, maka file yang Anda pindahkan tidak akan dienkripsi secara otomatis pada folder tersebut.
- System files tidak dapat dienkripsi.
Saran yang perlu diperhatikan :
- Lakukan enkripsi terhadap folder temporary (folder Temp) sehingga file temporary yang secara dibuat oleh program secara otomatis akan dienkripsi.
- Lakukan enkripsi terhadap folder tempat dimana file yang sering Anda edit berada sehingga ketika program membuat file temporary selama proses pengeditan, file temporary tersebut secara otomatis akan terenkripsi.
- Lakukan enkripsi pada folder My Documents jika Anda sering menggunakan folder ini untuk menyimpan dokumen penting Anda.
- Untuk sertifikat dari file terenkripsi, gunakan perintah Export Certificates pada Microsoft Management Console (MMC), buat copy backup pada floppy disk atau CD untuk sertifikat dan file enkripsi dan simpan floppy disk atau CD tersebut pada tempat yang aman.  Suatu saat jika Anda kehilangan sertifikat dari file terenkripsi tersebut (misalnya karena kerusakan hardisk) Anda dapat mengembalikan sertifikat file terenkripsi tersebut dari floppy disk ke hardisk dengan menggunakan perintah Import Certificates pada MMC.
Prosedur mengenkripsi file dan folder :
Mengenkripsi atau mendeskripsi file dan folder dapat Anda lakukan seperti ketika Anda mengatur atribut file dan folder yang lain seperti read-only, compressed, atau hidden.  Jika Anda mengenkripsi folder, maka semua file dan subfolder yang berada di dalamnya secara otomatis akan ikut terenkripsi.  Untuk melakukan enkripsi atau deskripsi pada file dan folder, ikuti langkah-langkah berikut.  Pada  Windows Explorer, klik kanan file atau folder yang ingin Anda enkripsi, lalu klik Properties.  Pada tab General, klik Advanced.  Beri pilihan pada kotak Encrypt contents to secure data.  Sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi jika data pribadi dan rahasia yang ada pada komputer Anda akan dicuri orang.

Menghilangkan Item pada Option Klik Kanan
Ketika Anda melakukan klik kanan pada file atau folder pada Windows Explorer, akan muncul sebuah daftar option untuk file atau folder tersebut.  Anda dapat menghilangkan item dari daftar option tersebut dengan cara : Catat item yang ingin Anda hilangkan dari option klik kanan (disebut sebagai : context menu).  Buka kotak dialog registry, caranya klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka. Beralihlah ke bagian registry seperti di bawah ini dan hapus subkey dengan string seperti yang telah Anda catat pada langkah pertama.
HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell
HKEY_CLASSES_ROOT\file
HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell

Mengubah Suara default pada Windows Explorer
Suara bawaan Windows yang kita dengar saat melakukan navigasi pada folder di Windows Explorer dapat membuat bosan telinga, apalagi jika didengarkan berulang-ulang setiap saat.  Anda dapat mengubah suara bawaan Windows tersebut dengan cara : Buka kotak dialog registry yaitu dengan mengklik Start lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka.
Beralihlah ke HKEY_CURRENT_USER\AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\Navigating\.current
Ubah nilai default file WAV yang ingin Anda gunakan.  Dengan mengosongkan nilai defaultnya akan menonaktifkan suara.  Prosedur diatas juga akan mengubah suara default ketika Anda membuka halaman web pada Internet Explorer.

Mengubah Icon Drive pada Windows Explorer
Mengubah tampilan icon pada drive akan menghasilkan tampilan yang lebih menarik apalagi jika icon yang Anda pilih sesuai dengan tampilan Windows Explorer.  Untuk mengubah icon drive pada Windows Explorer, ikuti langkah-langkah berikut.  Buka kotak dialog registry dengan mengklik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka.  Beralihlah ke
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer
Buat key dengan nama DriveIcons.  Di dalam key DriveIcons, buat key yang lain dengan huruf drive yang ingin Anda ubah (misalnya: ..\DriveIcons\F).  Buat key di dalam key huruf drive dengan nama DefaultIcon.  Atur nilainya sesuai dengan icon yang ingin Anda gunakan.  Jika Anda memiliki file yang memiliki lebih dari satu icon, seperti file DLL file, gunakan C:\full_path\icon_file.dll,x dimana x adalah jumlah icon yang dimiliki oleh file icon_file.dll.

Mengubah Label Drive pada Windows Explorer (Windows 2000 dan XP)
Secara default, Windows Explorer akan menampilkan label Drive seperti “Compact Disk” atau “Removable Disk”.  Anda bisa mengubah tampilan label default tersebut untuk drive tertentu dengan cara berikut.  Buka kotak dialog registry, caranya klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka.  Beralihlah ke  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer
Buat key baru dengan nama  DriveIcons.  Di dalam key DriveIcons yang telah Anda buat, buat key  baru dengan huruf drive yang ingin Anda ubah (misalnya:  ..\DriveIcons\F) .  Buat key baru pada drive  dengan nama DefaultLabel.  Beri Default Value untuk key tersebut dengan label sesuai dengan teks yang ingin Anda tampilkan (misalnya Jazz Drive.dll).  Restart komputer Anda.

Mengatur Nama File dengan Huruf Besar atau Huruf Kecil
Untuk mencegah agar Windows tidak mengubah nama file Anda menjadi huruf besar atau huruf kecil, lakukan langkah berikut.  Buka kotak dialog registry, dengan mengklik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka.  Beralihlah ke
HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Klik dua kali DontPrettyPath (atau buat key baru dengan mengetikkan REG_DWORD jika key tersebut belum ada.  Atur nilainya menjadi 1 untuk menjaga agar nama file sesuai dengan yang Anda buat, atau atur nilainya menjadi 0 jika Anda menginginkan nama file sesuai dengan aturan Windows Explorer.  Klik OK.  Tutup kotak dialog registry.

Berpindah di Antara Directory
Dengan trik di bawah ini, Anda dapat berpindah dengan cepat di antara directory dengan menggunakan keyboard.  Untuk berpindah satu direktori ke bawah, tekan tombol panah kanan.  Untuk berpindah satu direktori ke bawah tekan tombol panah kanan.  Untuk berpindah satu direktori ke atas tekan tombol panah kiri.
Menyembunyikan File Menu pada Windows Explorer
Jika Anda tidak menginginkan perintah yang ada pada file menu terlihat (mungkin untuk menghindari terjadinya pengubahan file karena perintah-perintah tersebut), Anda dapat menyembunyikan File Menu dengan cara buka kotak dialog registry, dengan mengklik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.
Kotak dialog registry akan terbuka.
Beralihlah ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat Binary Value baru.  Beri nama NoFileMenu.  Beri nilai 01 00 00 00, lalu restart komputer Anda.

Mengatur Lebar Kolom Panel Sebelah Kanan secara Otomatis
Lebar kolom yang berada di sebelah kanan Windows Explorer seringkali tidak mencukupi untuk menampilkan semua informasi file yang Anda inginkan.  Anda dapat mengatur agar lebar pada kolom tersebut sesuai dengan informasi yang dimiliki oleh file dengan cara klik di sembarang tempat di sisi kanan panel.  Klik Ctrl dan tombol -+ pada keyboard.  Lebar kolom Name, Size, Type and Modified secara otomatis akan menyesuaikan dengan informasi file yang ditampilkan.

Memasukkan Nama Sebuah File ke Dalam Dokumen
Anda dapat memasukkan nama sebuah file ke dalam suatu dokumen persis seperti nama file tersebut.  Dengan trik di bawah ini, Anda dapat memasukkan nama file tersebut tanpa perlu takut terjadi kesalahan ketik. Caranya, buka Windows Explorer.  Klik kanan pada file yang Anda inginkan.  Pilih Rename.  Tampilan file berubah dengan nama file dalam keadaan diblok dan garis empat persegi mengelilingi nama file.  Klik kanan lagi pada file tersebut lalu pilih Copy. Sekarang beralihlah ke dokumen yang Anda inginkan lalu klik Paste dari fasilitas yang ada pada program tempat di mana dokumen tersebut Anda buka.

Mencari File dari Windows Explorer
Selain hanya menampilkan file dan folder serta isi hardisk Anda, Windows Explorer juga dapat Anda gunakan untuk melakukan pencarian file dan folder.  Trik ini akan mempercepat kerja Anda untuk mencari file atau folder daripada harus membuka kotak dialog Search terlebih dahulu.  Untuk melakukan pencarian file atau folder dari Windows Explorer lakukan langkah-langkah berikut.  Buka Windows Explorer.  Beralihlah ke directory yang Anda inginkan.  Tekan tombol F3 pada keyboard Anda.  Kotak dialog Find File akan terbuka dan Anda dapat menggunakan kotak dialog tersebut untuk melakukan pencarian file.

Membuat Print Directory dari Windows Explorer
Untuk membuat option dari klik kanan pada Windows Explorer lakukan langkah berikut.  Pada Windows Explorer, klik Tool, lalu klik Options, lalu klik tab File Types.  Klik pada Folder (bukan File Folder).  Klik pada tombol Advanced. Klik pada tombol New.  Pada kotak Action, ketikkan &Print Dir.  Pada kotak Application use to perform action ketikkan :
C:\WINDOWS\COMMAND.COM/C DIR %1 /S /A /O:N > PRN

Membuka Windows Explorer dan System Properties dari My Computer
My Computer dapat Anda gunakan untuk membuka kotak dialog System Properties dan menampilkan My Computer pada Windows Explorer dengan cara yang berbeda dari yang biasa Anda lakukan.
- Tekan dan tahan tombol Shift pada keyboard sambil melakukan klik dua kali pada My Computer, maka Anda akan membuka Explorer View dari folder My Computer.
- Tekan dan tahan tombol Alt pada keyboard sambil melakukan klik dua kali pada icon My Computer akan memunculkan kotak dialog System Properties dari Control Panel.

Membatalkan Perintah Terakhir pada Windows Explorer
Ketika Anda  menggunakan Windows Explorer untuk melakukan Copy, memindahkan, mengubah nama atau menghapus file dan folder, Anda bisa membatalkan perintah terakhir tersebut dengan menekan tombol Ctrl Z.

Cara Lain Mengcopy File pada Windows Explorer
Ada beberapa cara untuk melakukan copy file atau folder pada Windows Explorer.  Trik berikut ini dapat Anda pakai untuk mengcopy file dan folder dengan lebih cepat dibandingkan jika Anda  harus menggunakan cara biasa.  Klik file yang ingin Anda copy.  Klik kanan mouse Anda pada file tersebut.  Pilih Copy.  Pada Windows Explorer, beralihlah ke direktori target.  Klik kanan mouse Anda.  Pilih Paste.  File segera tercopy ke tempat yang baru.

Membuka Semua Subfolder pada Windows Explorer
Ada cara yang mudah dan cepat untuk membuka semua subfolder pada sebuah folder.  Trik berikut ini dapat Anda gunakan untuk membuka semua subfolder yang berada di dalam sebuah folder.  Klik pada folder yang Anda inginkan.  Tekan tombol asterisk (*) yang berada pada numeric keypad.  Tunggulah beberapa saat sampai semua subfolder pada folder yang Anda pilih terbuka.  Windows Explorer membutuhkan beberapa waktu untuk membuka semua subfolder, tergantung jumlah subfolder yang ada pada folder yang Anda pilih.

Keyboard Shortcut pada Windows Explorer
- END : menampilkan bagian paling bawah dari jendela yang sedang aktif.
- HOME : menampilkan bagian paling atas dari jendela yang sedang aktif.
- NUM LOCK + ASTERISK pada numerci keypad (*) : menampilkan semua subfolder pada folder terseleksi.
- NUM LOCK + tanda PLUS pada numeric keypad (+) : menampilkan isi dari folder yang terseleksi.
- NUM LOCK + tanda MINUS pada numeric keypad (-) :  menutup folder terseleksi.
- PANAH KIRI : menutup seleksi yang sdang terbuka  atau memilih folder induk.
- PANAH KANAN :  membuka folder jika sedang dalam keadaan tertutup, atau menseleksi subfolder pertama.
- F4 : menampilkan kotak Addresses.
- F5 : merefresh layar.
- Ctrl + G : beralih ke direktori tertentu.
- Backspace : beralih ke satu direktori di atas.

Menjalankan Program Lama
Kebanyakan program berjalan dengan baik pada Windows XP.  Kecuali pada beberapa game lama yang dirancang untuk berjalan pada versi Windows sebelumnya.  Jika Anda mempunyai program lama dan bermasalah pada saat berjalan pada Windows XP, alternatif berikut bisa membantu Anda.  Alternatif pertama, jalankan Compatibility Wizard, Anda bisa memilih sistem operasi yang bisa menjalankan program lama Anda.  Alternatif kedua, update program, drivers atau hardware Anda.  Compatibility Wizard adalah fitur baru dari Windows XP yang memberikan alternatif sistem operasi untuk program lama Anda.

Compatibility Wizard
Compatibility Wizard mengijinkan Anda untuk melakukan test pada program Anda untuk berjalan pada lingkungan sistem operasi yang berbeda dengan beberapa setting.  Sebagai contoh, jika Anda memiliki program yang dirancang untuk berjalan pada lingkungan Windows 95, setting Compatibility Wizard  ke lingkungan Windows 95 dan coba untuk menjalankan program tersebut. Jika berhasil, maka program tersebut akan start pada mode Windows  95 setiap kali dijalankan.  Compatibility Wizard juga mengijinkan Anda untuk mencoba settingan yang berbeda, seperti mengubah setting warna menjadi 256 warna atau resolusi 640×480 pixels.  Jika masalah compatibility wizard menghalangi Anda  untuk melakukan instalasi program pada Windows XP, jalankan Compatibility Wizard pada file setup pada program tersebut.  Nama file setup biasanya Setup.exe atau yang sejenis.  Prosedur untuk menjalankan compatibility wizard yaitu jalankan program Compatibility  Wizard dengan cara mengklik Start > Help and Support > Find compatible hardware and software for Windows XP lalu di bawah See Also pada panel navigasi, klik Program Compatibility Wizard.  Ikuti perintah pada layar Anda.

Mengatur Compatibility Wizard dengan Cara Manual
Sebagai alternatif, Anda bisa menjalankan Compatibility properties untuk program Anda secara manual.  Settings tersebut sama dengan option pada Program Compatibility Wizard.  Prosedurnya yaitu :
1.    Klik kanan pada icon program pada  desktop Anda atau klik kanan pada shortcut program pada Start menu, lalu klik Properties.
2.    Klik tab Compatibility, dan ubah settingan yang sesuai untuk program Anda.
Catatan :  Untuk mendapatkan informasi lain tentang option pada Compatibility Wizard, klik tab Compatibility, klik kanan option lalu klik What’s This.

Mengupdate Program dan Driver
Jika program Anda masih belum bisa berjalan dengan baik setelah menggunakan Compatibility Wizard, cobalah beberapa alternatif berikut :
- Periksa pada website pembuat program anda untuk melihat update atau patch terbaru program tersebut.
- Check Windows Update untuk melihat apakah program  perbaikan untuk program tersebut telah tersedia.  Caranya klik Home pada menu bar dari Help and Support Center, lalu klik Windows Update panel sebelah kanan.
- Jika program tersebut adalah game yang menggunakan DirectX, pastikan anda telah menggunakan DirectX versi terbaru.
- Check website dari pembuat video card atau soundcard Anda untuk mendownload driver terbaru.

Menambah Program melalui Add or Remove Programs
Caranya yaitu dengan membuka Add or Remove Programs pada Control Panel.  Kemudian Add New Programs, lalu klik CD or Floppy.  Ikuti instruksi pada layar Anda. Ketika menggunakan Add or Remove Programs, Anda hanya bisa menginstall program yang didesain untuk sistem operasi Windows.

Mengubah atau Menghapus Program
Caranya yaitu dengan membuka Add or Remove Programs pada Control Panel.  Kemudian klik Change or Remove Programs, lalu klik program yang ingin Anda ubah atau Anda hapus.  Untuk mengubah program, klik Change/Remove atau Change.  Untuk menghapus program, klik Change/Remove atau Remove.  Peringatan : Ketika Anda melakukan klik pada Change atau Remove, beberapa program mungkin akan terhapus tanpa memberi konfirmasi terlebih dahulu kepada Anda.  Anda bisa memilih program dengan memilih option yang berbeda dengan Sort by.

Menambah atau Menghapus Komponen Windows
Jika komputer Anda memiliki beberapa account, Anda harus log on sebagai administrator untuk bisa menjalankan prosedur berikut, yaitu :  Buka Add or Remove Programs pada Control Panel. Klik Add/Remove Windows Components.  Ikuti petunjuk selanjutnya yang akan dengan mudah Anda pahami.  Catatan :  Untuk membuka Add or Remove Programs, klik Start > Control Panel > Add or Remove Programs.  Jika ada tanda centang pada kotak di depan Windows Component Wizard, berati program tersebut telah terinstall.  Anda bisa mengkonfigurasi komponen yang Anda inginkan dengan cara klik pada Configure, lalu ikuti instruksi yang muncul.

Menambah Fitur Dari Microsoft Windows Update
Buka Add or Remove Programs pada Control Panel.  Klik Add New Programs, lalu klik Windows Update.  Ikuti petunjuk yang muncul.  Catatan: Untuk membuka Add or Remove Programs, klik Start > Control Panel > Add or Remove Programs.  Anda harus terkoneksi ke internet untuk menjalankan prosedur di atas.  Setelah menekan tombol Windows Update, Anda akan diarahkan ke website Microsoft di URL http://windowsupdate.microsoft.com/

Menambah Program melalui Jaringan
Buka Add or Remove Programs pada Control Panel, caranya klik Start > Control Panel, lalu klik Add or Remove Programs.  Klik Add New Programs.  Jika administrator jaringan Anda mengorganisasikan program berdasarkan kategori, Anda mungkin harus memilih sebuah option yang berbeda pada Category untuk melihat program yang ingin Anda tambahkan.  Pilih program yang ingin Anda tambahkan lalu klik Add.  Ikuti perintah pada layar Anda.

Membuka Program
Prosedur berikut ini mungkin sudah biasa Anda lakukan, tetapi beberapa hal mungkin lepas dari perhatian Anda.  Keterangan-keterangan di bawah ini dapat Anda baca sebagai penambah wawasan Anda. Prosedur yang dapat dilakukan yaitu :  Klik Start, lalu klik program yang ingin Anda buka.  Jika program tersebut tidak ada pada start menu, arahkan panah ke All Programs, lalu cari program tersebut dan klik.  Jika Anda sering membuka program tertentu, maka program tersebut akan ditempatkan pada Start menu (ini adalah fitur baru pada Windows XP).  Setelah program terbuka, akan muncul tombol yang merepresentasikan program tersebut pada taskbar.  Jika Anda membuka beberapa program sekaligus dan ingin berganti secara cepat, klik tombol pada taskbar tersebut.  Jika program tidak terdapat pada Start menu atau submenunya, Anda bisa melakukan pencarian dengan Search atau mencari manual pada Windows Explorer (secara default, file program ditempatkan pada folder Program files).

Memulai Sebuah Program Tiap Kali Anda Membuka Windows
Bagi Anda yang sering menggunakan program tertentu, Anda dapat mengatur agar program tersebut secara otomatis terbuka pada saat Anda mulai menjalankan Windows Anda.  Hal ini akan menghemat waktu dan tenaga Anda.  Untuk mengatur sebuah program secara otomatis terbuka, lakukan langkah-langkah berikut.  Klik kanan tombol Start, lalu klik Properties.  Pada tab Start Menu, klik Classic Start Menu, lalu klik Customize.  Ini akan mengubah penampilan Start Menu.  Klik Advanced.  Pada folder Start Menu, cari shortcut untuk program-program yang Anda inginkan, lalu drag ke folder Startup yang terletak pada folder Programs.

Mengakhiri Sebuah Program
Pada File menu pada program yang sedang aktif, klik Exit, atau klik tanda silang di sebelah kanan atas jendela program.

Pindah di Antara Program yang Sedang Berjalan
Alternatif berganti program yaitu dengan mengklik tombol program pada taskbar.  Untuk berganti ke program terakhir yang terbuka, tekan ALT+TAB. Tekan tombol ALT lalu tekan tab beberapa kali sampai Anda temukan program yang ingin Anda buka.

Membatalkan Perintah Terakhir
Pada Edit menu, klik Undo.  Jika program Anda tidak memiliki fitur Undo, Anda tidak bisa membatalkan perintah terakhir Anda.  Beberapa program seperti Ulead PhotoImpact memiliki fitur Undo sampai beberapa langkah ke belakang, jadi Anda bisa membatalkan, misalnya sepuluh langkah terakhir.

WINDOWS : MEMULIHKAN FASILITAS AUTOPLAY PADA CD-ROM / DVDROM
Dahulu saat komputer PC masih baru dan Windows masih baru saja terinstal, semua kegiatan kita dalam berkomputer ria bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Dahulu Windows dengan segera dan siap mengantisipasi setiap tindakan yang kita lakukan dengan memunculkan wizard setiap kali kita mem-plug / menghubungkan camera digital ke PC atau juga secara otomatis mengaktifkan media player setiap kali kita memasukkan CD / DVD musik ke dalam CD-ROM / DVD-ROM. Namun dengan berjalannya waktu, Windows pada PC kita lama kelamaan menjadi bodoh dan telat mikir. Windows jadi tidak bereaksi apapun saat kita memasukkan CD musik, file foto atau VCD film kesukaan kita. Apa yang terjadi ? Begitu banyak kemungkinan penyebab Windows menjadi bodoh dan tidak bereaksi saat kita sedang menjalankan CD-ROM. Mungkin tanpa kita sadari kita pernah menghapus file tertentu pada sistem, atau pernah menginstal software tertentu yang menyebabkan Windows menjadi error atau crash, dan masih banyak kemungkinan sebab lainnya. Namun yang pasti, tentunya kita ingin agar Windows kita menjadi sepandai dahulu, saat Windows baru saja terinstal di komputer kita. Ada suatu cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi hal ini. Berikut dijelaskan mengenai langkahnya. Klik kanan pada CD-ROM drive atau DVD-ROM drive pada Windows Explorer dan pilih Properties yang kemudian akan membawa kita pada dialog boks properties. Klik tab Autoplay, lalu mulai aturlah pada menu yang tampak, tindakan apa saja yang kita inginkan agar Windows bertindak saat kita memasukkan CD/DVD ke dalam CD-ROM / DVD-ROM. Misalnya jika kita memasukkan CD /DVD musik maka Windows Media Player akan secara otomatis memainkan CD musik kita, atau saat kita memasukkan CD/DVD yang berisi data, maka secara otomatis Windows akan membuka atau menampakkan file-file apa saja yang terdapat dalam CD /DVD data kita, dan masih banyak lagi tindakan otomatis yang bisa dilakukan Windows yang bisa kita atur sendiri dalam tab Autoplay ini. Namun bila ternyata setelah kita atur sedemikian rupa tab Autoplay ini tapi Windows tetap tidak bereaksi saat kita memasukkan CD atau DVD ke dalam drive CD-ROM / DVD-ROM, berarti memang ada sesuatu yang tidak beres dengan Windows kita.  Namun kita tidak perlu panik atau putus asa tergesa-gesa menginstal ulang Windows, karena masih ada alternatif untuk memulihkan atau mengatasi hal ini. Microsoft’s Autoplay Repair Wizard (bisa didownload pada http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=c680a7b6-e8fa-45c4-a171-1b389cfacdad&DisplayLang=en) akan segera memperbaiki hal ini.
Walaupun halaman download Microsoft meminta kita untuk memvalidasi Windows sebelum proses download (munculnya download wizard), namun kita masih bisa mengakalinya dengan melewatkan langkah validasi dan masih bisa mendownload file fix untuk memperbaiki atau memulihkan Autoplay pada CD-ROM atau DVDROM kita. Setelah itu ikuti saja langkah-langkahnya, mulai dari proses download sampai selesai. Kemudian lihat saja hasilnya, Windows kita akan kembali pandai dan sigap seperti dulu.

SEKILAS TENTANG SISTEM RESTORE PADA WINDOWS XP
Walaupun banyak perusahaan software yang menawarkan fasilitas system recovery pada komputer PC, namun peran fasilitas utility “System Restore” (Start – All Programs – Accessories – System Tools – System Restore) pada Windows masih merupakan salah satu pilihan yang murah dan efisien, terutama bagi pengguna awam maupun pelajar pengguna komputer rumahan. Setelah sekian lama menggunakan komputer rumah, komputer sekolah atau pun komputer di kantor, terkadang kapasitas ruang pada drive sistem (drive C:\) semakin lama semakin sedikit dan terkadang muncul teks pop up pada system tray yang memberitahukan bahwa ruang drive sistem tinggal sedikit, biasanya ditandai dengan munculnya tulisan “low disk space” (berarti kondisi drive system atau drive C sudah demikian penuh oleh file program atau back up). Setelah kita periksa mulai dari file-file tua yang kemudian kita hapus (file berekstensi temp, old, dll, gid, dan sebagainya), telah pula mengosongkan folder Prefetch dan juga folder Recent Documents agar kinerja sistem bertambah, serta telah pula melakukan tindakan Disk Cleanup, namun masih juga drive sistem masih dalam keadaan penuh. Telah pula dicoba usaha untuk menguninstal beberapa software lama yang ada di PC, tapi tetap saja belum ada perubahan yang signifikan. Kalau itu terjadi pada PC Anda bisa jadi mungkin karena besarnya ruang yang dipakai oleh System Restore pada drive sistem, karena Anda sering menginstal dan menguninstal software-software baru (mungkin Anda adalah seorang penggemar berat game-game terbaru dan gemar menginstal game dan setelah itu menguninstalnya setelah Anda bosan atau bahkan telah menamatkan game pilihan Anda). Untuk mengembalikan besar ruang pada drive sistem supaya kembali “bernafas lega”, mungkin Anda perlu menghapus seluruh back up (restore points) yang selama ini telah dibuat oleh “System Restore” (yang pada akhirnya begitu menyita ruang pada hard disk atau drive sistem, karena Anda tidak pernah mengutak atik System Restore karena ketidak tahuan Anda). Caranya yaitu dengan mengklik kanan dalam jendela “My Computer” kemudian pilih tab “System Restore”, kemudian Anda akan masuk pada kotak dialog tab “System Restore”.  Pilih atau cek dengan tanda centang pada pilihan “Turn Off System Restore on All Drives” , lalu klik Apply dan kemudian OK. Setelah itu restart komputer Anda. Kemudian saat komputer sudah hidup kembali dan user Anda sudah kembali aktif, arahkan mouse ke Start – All Programs – Accessories – System Tools – System Restore, lalu klik. Tak lama kemudian muncul kotak dialog pemberitahuan bahwa System Restore masih dalam keadaan mati, dan muncul pertanyaan Apakah Anda ingin menghidupkan kembali System Restore, untuk itu Anda pilih “Yes”. Anda kemudian akan dibawa ke sebuah wizard yang disediakan oleh System Restore di mana di dalamnya ada dua pilihan yaitu “Restore my computer to an earlier time” dan “Create a restore point”. Untuk itu Anda pilih “Create a restore point”, lalu klik tombol next, dan setelah itu akan muncul halaman berikutnya yang di dalamnya ada kolom isian untuk memberi nama restore point yang akan dibuat. Anda beri nama restore point itu, lalu klik lagi tombol next, dan selanjutnya ikuti terus petunjuknya hingga selesai. Restore point ini akan berguna sebagai “penyelamat” bila sewaktu-waktu komputer Anda mengalami error setelah misalnya menginstal software baru. Untuk mengembalikan lagi ke kondisi semula ketika sistem sedang berjalan baik, kita tinggal memilih pilihan “Restore my computer to an earlier time” setelah lebih dulu kita mengaktifkan wizard System Restore (Start – All Programs – Accessories – System Tools – System Restore), klik next, pilih/klik tanggal restore point yang dikehendaki dan selanjutnya ikuti petunjuknya hingga selesai, maka komputer akan secara otomatis melakukan restart dan saat hidup kembali, komputer kita sudah kembali ke kondisi saat sistem belum mengalami error atau gangguan setelah sebelumnya System Restore akan melaporkan kesuksesan proses restore. Namun jika nanti sistem ternyata mengalami kegagalan dan tidak bisa masuk ke windows, tekan F8 pada saat boot menu (saat restart), dan klik Last known good configuration. Windows XP akan melakukan restore sistem ke restore point. Cara lain untuk kembali ke suatu restore point yaitu dengan booting ke Safe Mode. Setelah login, yaitu sebelum masuk desktop Windows, terlebih dahulu akan ditawarkan untuk menjalankan System Restore. Bila suatu restore sudah dijalankan namun tetap tidak memperbaiki masalah kita, kita masih tetap bisa melakukan undo terhadap suatu restore yang sudah dilakukan. Apabila kita ingin menghemat ruang hard disk agar System Restore tidak terlalu banyak membuat restore points, kita juga bisa mengubah prosentase jumlah ruang hard disk yang digunakan oleh System Restore pada masing-masing drive. Caranya yaitu dengan mengklik kanan My Computer dan pilih tab System Restore kemudian klik tombol Settings dan setelah masuk ke halaman baru dari kotak dialog akan tampak Disk Space Usage slider (minimum hingga maksimum).  Anda tinggal mengaturnya dengan menggeser atau men-drag slider tersebut ke kiri (ke arah minimum) atau ke kanan (ke arah maksimum) sambil melihat berapa prosentase ruang hard disk pada masing-masing drive yang bisa digunakan oleh System Restore. Perlu diingat, semakin Anda menggeser slider ke arah kiri (minimum) berarti semakin sedikit pula periode waktu Anda dapat kembali ke setting restore point yang telah Anda buat pada waktu terdahulu.  Walaupun jarang terjadi, tapi ada kemungkinan suatu saat ketika kita membutuhkan untuk kembali pada keadaan yang dibuat oleh restore point pada tanggal tertentu (saat sistem masih dalam keadaan baik dan stabil), kita tidak menemukan kalender yang biasa muncul pada wizard System Restore (tampilan kalender pada wizard System Restore menghilang atau tidak muncul) sehingga kita tidak bisa memilih tanggal tertentu dimana kita pernah membuat restore point saat sistem dalam keadaan stabil. Hal ini mungkin saja bisa terjadi bila Hypertext Markup Language Component association (.htc) hilang, rusak atau dalam keadaan corrupt. Untuk memulihkannya sehingga wizard System Restore bisa memunculkan kembali kalender tempat tersimpannya restore point – restore point yang pernah kita buat, Anda perlu menyalin teks berikut ini dan menyimpannya dalam notepad yang kemudian disimpan sebagai file berekstensi .reg. Kemudian Anda tinggal men-dobel klik file berekstensi reg tersebut dan Windows XP akan memasukkan informasi itu ke dalam registry sehingga semuanya bisa pulih seperti semula. Berikut ini teks yang perlu Anda salin untuk disimpan dalam notepad :

[HKEY_CLASSES_ROOT\.htc]
“Content Type”=”text/x-component”
@=”htcfile”
[HKEY_CLASSES_ROOT\MIME\Database\Content Type\text/x-component]
“CLSID”=”{3050f4f8-98b5-11cf-bb82-00aa00bdce0b}”
“Extensi on”=”.htc”
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{3050f4f8-98b5-11cf-bb82-00aa00bdce0b}]
@=”Microsoft Html Component”
[HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{3050f4f8-98b5-11cf-bb82-00aa00bdce0b}\InProcServer32]
@=”C:\\WINDOWS\\System32\\mshtml.dll”
“ThreadingModel”=”A partment”
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.htc]
“Content Type”=”text/x-component”
@=”htcfile”

Bila tindakan di atas sudah dilakukan namun System Restore masih mengalami error, berarti sudah saatnya dilakukan instal ulang pada System Restore. Caranya yaitu klik Start, kemudian jalankan Run dengan mengetik %Windir%\INF.   Kemudian carilah file yang bernama SR.INF. Sebaiknya perlu diteliti lebih dulu karena memang banyak sekali file yang memiliki nama SR, jadi sebaiknya kita perlu memunculkan ekstensi setiap file yang ditampilkan (pada menu My Computer, klik folder Options, kemudian klik tab View, dan hilangkan tanda centang pada check boks “Hide extensions for known file types”). Kemudian setelah semua ekstensi file muncul, carilah yang bernama file SR dan berekstensi INF. Kemudian klik kanan SR.INF dan pilih Install. Selanjutnya Windows akan mulai melakukan instal ulang pada System Restore dan mengembalikan pada setting semula.

MENEMUKAN MENU BACKUP PADA WINDOWS XP HOME EDITION
Pada Windows XP Profesional terdapat menu utility “backup” yang walaupun terkesan sederhana dan remeh, namun sebenarnya cukup banyak membantu kita terutama pada saat-saat kritis saat kita sedang benar-benar membutuhkan. Pada Windows XP menu utility “backup” ini bisa dengan mudah ditemukan melalui Start – All Programs – Accessories – System Tools. Namun hal ini tidak terjadi pada Windows XP Home Edition. Pada Windows XP Home Edition, menu utility “backup” memang agak tersembunyi dan tidak secara langsung ditampilkan seperti pada Windows XP Profesional. Sebenarnya pada CD instalasi Windows Home Edition di dalamnya juga memiliki fasilitas menu utility “backup”, hanya saja untuk menginstalnya, Anda perlu membrowse CD instalasi yaitu pada folder valueadd\msft\ntbackup, lalu klik kanan pada ntbackup.msi dan kemudian pilih Install.

MENGATASI SYSTEM HANG PADA SAAT START UP WINDOWS XP
Jika sistem pada komputer Anda hang sekitar dua atau tiga menit pada saat start up, dimana Anda tidak dapat mengakses tombol start atau taskbar, itu mungkin terjadi karena ada service (Background Intelligent Transfer) yang sedang berjalan di belakang layar. Untuk mengatasinya, klik Start – Run, dan ketik msconfig kemudian klik OK. Kemudian masuk ke bagian tab “Service”, carilah ‘Background Intelligent Transfer’ service, kemudian buatlah agar service itu disable, kemudian apply the changes dan selanjutnya reboot (Anda restart komputer Anda). Saat hidup kembali, masalahnya sudah akan teratasi.  Problem yang berkaitan dengan service Background Intelligent Transfer ini sudah diperbaiki pada Windows XP service pack 1 dan 2. Bila Anda masih menggunakan Windows XP service pack 0, sebaiknya Anda segera mengupdate sistem Anda ke service pack 2 (terbaru) dan juga perlu mengupdate patch-patch terbaru dari internet.

MEMULAI START WINDOWS LEBIH CEPAT
Pada setiap kali start, Windows akan menyusun ulang file-file start sehingga prosesnya bisa berjalan lebih cepat. Fasilitas ini memang tersedia pada Windows, dan kita bisa memeriksanya apakah fasilitas ini sudah aktif atau belum. Berikut adalah langkah yang perlu dilakukan.  Klik Start, kemudian Run, dan ketik regedit, lalu tekan enter. Kemudian masuklah
ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Dfrg\BootOptimizeFunction.
Ubahlah entry di jendela sebelah kanan dari N (No) menjadi Y (Yes).

MEMPERCEPAT SHUTDOWN WINDOWS XP
Kadang kita kurang sabar saat menunggu shutdown Windows yang cukup lama, padahal kita ingin segera pulang ke rumah (karena ingin menghindari kemacetan di jalan) setelah seharian sibuk di kantor. Atau mungkin ada aplikasi software yang bandel yang tidak merespon sehingga saat kita men-shutdown Windows, prosesnya menjadi lama sekali. Bila kita memang ingin mempercepat proses shutdown pada Windows XP (tentunya dengan berbagai resiko yang kita tanggung sendiri), berikut ini hal yang bisa kita lakukan. Klik Start, kemudian Run, dan ketik regedit, lalu tekan enter. Kemudian masuklah ke HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop.
Ubahlah nilai AutoEndTasks dari nol menjadi 1
Ubahlah nilai WaitToKillAppTimeout dari 20000 menjadi 2000
Ubahlah nilai HungAppTimeout dari 5000 menjadi 1000
Klik OK. Lalu restart untuk melihat perubahannya.
Maka Windows akan lebih cepat dalam proses shutdown, dan kita bisa segera pulang ke rumah. Perlu diperhatikan bahwa trik ini dapat menyebabkan beberapa resiko problem pada sistem. Jika suatu aplikasi sedang dalam proses menyimpan data dan tibatiba servicenya dihentikan secara prematur, maka data tidak akan disimpan dan pada akhirnya semua hasil kerja kita hilang (bila kita sebelumnya tidak menekan tombol save pada aplikasi yang sedang kita jalankan).
Registry merupakan kumpulan dari data windows yang dipakai untuk mengatur jalannya sistem operasi windows. Untuk melakukan perubahan pada windows menggunakan program regedit. Caranya RUN lalu ketik regedit. Akan terlihat 6 root keys yang mempunyai tugas yang berbeda setiap key.
Penjelasan singkat keenam root keys tersebut :
1. HKEY_CLASSES_ROOT menangani semua jenis file yang ada di windows dan menyimpan setting software
2. HKEY_USER menangani semua informasi user yang aktif serta menangani setting control panel pada sistem operasi windows
3. HKEY_CURRENT_USER menangani satu informasi user yang aktif pada sistem operasi windows.
4. HKEY_LOCAL_MACHINE memuat informasi tentang hardware yang dipakai pada komputer tersebut.
5. HKEY_CURRENT_CONFIG untuk mencatat konfigurasi sistem yang ada.
6. HKEY_DYN_DATA untuk mengetahui tingkat kinerja suatu sistem dan dalam jaringan.
Dengan begitu banyaknya manipulasi yang bisa dibuat di registry ini, penulis hanya akan menunjukkan beberapa manipulasi yg mudah dibuat, yang beberapa akan penulis implementasikan dalam bentuk program.
1. Mematikan fasilitas display properties (display settings muncul apabila, klik disembarang desktop pilih properties).untuk melakukan penguncian cari root keys brk :
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NodispCpl (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1
Untuk melihat hasil manipulasi yg dibuat , klik disembarang desktop pilih properties.
2. Mematikan program regedit
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : disableregistrytools (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1
3. Menghilangkan fasilitas RUN
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\
explorer
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NoRun (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1
4. Menghilangkan Fasilitas Find
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\ explorer
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NoFind (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1
5. Menghilangkan Fasilitas Shutdown
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\ explorer
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : Noclose (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1
6. Mematikan pilihan SaveAs pada internet explorer
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\internetexplorer\restrictions
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NoBrowserSaveAs (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1
7. Menghilangkan pilihan Log off
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\ explorer
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NoLogOff (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1
8. Menghilangkan Pilihan FILE pada windows explorer
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\ explorer
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : Nofilemenu (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1.  Untuk menormalkan semua perubahan yang dibuat tinggal mengganti nilai 1 menjadi nilai 0.

Beberapa tips dan registry dibawah ini cuma berlaku buat Windows XP.
Sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu.
1. Klik tombol Start > Run.
2. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
3. Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
4. Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya.
5. tekan tombol Save.

Mempercepat Update Registry
Tekan tombol Start > Log Off > Log Off.

Mengganti Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

Mengganti Nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.
Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

Menyembunyikan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Desktop/NameSpace
Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya.
Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}.

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer).
Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command.
Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).

Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers)
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)

Menyingkirkan File Stored Dari My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer/NameSpace/DelegateFolders
Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee} dengan menekan tombol Del.

Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.

Menyembunyikan Menu Find
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.
Menyembunyikan Help And Support
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru – Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp.
Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

Menyembunyikan Menu Run
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data

Berikut ini beberapa tips lagi yang berhubungan dengan registry Windows
1. menghilangkan tab remote administration
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system”
Value “NoAdminPage”
Tipe data “DWORD”
2. menghilangkan tab user profile
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system”
Value “NoProfilePage”
Tipe data “DWORD”
3. menghilangkan tab change password
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system”
Value “NoPwdPage”
Tipe data “DWORD”
4. Deactive ADD Printer
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer”
Value “NoAddprinter”
Tipe data “DWORD”
5. Deactive delete Printer
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer”
Value “Nodeleteprinter”
Tipe data “REG_DWORD”
6. Deactive tab general and detail printer
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer”
Value “Noprintertabs”
Tipe data “DWORD”
7. hide tab Hardware Profile
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system”
Value “NoConfigPage”
Tipe data “DWORD”
8. hide tab device manager
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system”
Value “NoDevMgrPage”
Tipe data “DWORD”
9. hide button file system
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system”
Value “NoFilesysPage. “
Tipe data “DWORD”
10. hide button Virtual Memory
Key “hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system”
Value “NoVirtMemPage”
Tipe data “REG_DWORD”

Menghilangkan Password BIOS
Tips ini saya dapatkan dari seorang teman beberapa tahun yang lalu. Mungkin ini bisa membantu rekan yang membutuhkan. Masuk ke mode DOS setelah muncul prompt DOS c:\> ketikkan DEBUG seperti ini
c:\>DEBUG
Untuk selanjutnya ketikkan
o 70 2e
o 71 ff
Q
Pada layar monitor akan terlihat seperti dibawah ini c:\>DEBUG
-o 70 2e
-o 71 ff
-Q
setelah mengetikkan Q anda akan keluar dari debug yang menandakan anda sudah selesai. Selanjutnya restart komputer anda, tekan DEL dan SELAMAT anda sudah bisa masuk ke BIOS.

Hacking Windows NT/2000/XP Administrator Password

Pada artikel ini anda akan belajar bagaimana menghapus password Administrator dan kemudian bisa menggantinya sesuai dengan keinginan anda. Yang kita butuhkan adalah sebuah Bootdisk image yang dapat didownload di http://home.eunet.no/~pnordahl/ntpasswd/bd040116.zip. Setelah didownload segera ekstrak dan jalankan file install.bat, tapi sebelumnya masukkan sebuah disket kosong ke dalam floppy disk drive anda. Ketika file install.bat dijalankan, maka sebuah floppy disk yang bootable akan dibuat. Nah, disket inilah yang akan kita gunakan untuk melakukan hack. Setelah bootdisk selesai dibuat, restart komputer anda dengan membiarkan disket tadi tetap di floppy disk drive. Mungkin anda perlu mengatur boot sequence agar ketika booting yang pertama kali diboot adalah floppy disk drive. Bila disket anda berhasil diboot, maka tinggal ikuti petunjuk saja. Berikut adalah cuplikan dari program tersebut : ( komentar saya akan diawali dengan tanda ‘–>’)

–> tampilan yang muncul pertama kali
****************************************************************
* This utility will enable you to change the password of almost
* any user (incl. administrator) on an Windows NT/2k/XP installation
* WITHOUT knowing the old password.
*
* The program is now able to actually parse/follow the internal
* registry structure completely.
* There is now support for adding and deleting keys and values.
* Tested on: NT3.51 & NT4: Workstation, Server, PDC.
* Win2k Prof & Server to SP3. Cannot change AD.
* XP Home & Prof: up to SP1
* Now also works with syskey, read warnings if applicable.
*
* You may either let the scripts try to figure out your configuration,
* or you may do it manually from the shell prompts.
*
* Good luck!
Press return/enter to continue
–> tekan enter
* In /etc/main.rc….
Calling scsi.rc to probe for SCSI controllers
Mounting floppy to fetch drivers from /scsi on it
SCSI-drivers found on floppy:
BusLogic.o.gz aic7xxx.o.gz
Do you have your NT disks on a SCSI controller?
y – this will autoprobe for the driver
n – no, skip SCSI, I have IDE drives
or give the scsi-driver modules name (without the .o or .gz)
+ optional parameters to go directly for a known driver
Probe for SCSI-drivers: [n]
–> tekan enter
Calling part.rc to select partition
Partitions found on the disk(s):
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/hda1 * 1 1859 14932386 7 HPFS/NTFS
Probable NT partitions:
/dev/hda1 * 1 1859 14932386 7 HPFS/NTFS
Wnat partition contains your NT installation?
[/dev/hda1] : Enter
FAT: Did not find valid FSINFO signature.
Found signature1 0x66024a1e signature2 0xc88b6602 sector=4.
VFS: Can’t find a valid FAT filesystem on dev 03:01.
mount: wrong fs type, bad option, bad superblock on /deb/hda1,
or too many mounted fil systems
/dev/hda1 is NTFS.
Trying to mount as readwrite on /mnt
NTFS volume version 3.0.
Success. Mounted NTFS /deb/hda1 on /mnt
Calling path.rc. to select path
What is the full path to the registry directory?
[winnt/system32/config] :
–> tekan enter
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 AppEvent.Evt
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 default
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 default.LOG
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 default.sav
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 netlogon.ftl
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SAM
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SAM.LOG
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SecEvent.Evt
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SECURITY
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SECURITY.LOG
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 software
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 software.LOG
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 software.sav
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SysEvent.Evt
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 system.sav
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 TempLey.LOG
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 userdiff
-rw——- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 userdiff.LOG
Which hives (files) do you want to edit (leave default for
password setting, separate multiple names with spaces)
[sam system security] :
–> tekan enter
Copying sam system security to /tmp
Now running chntpw
chntpw version 0.99.0 030112, (c) Petter N Hagen
Hive’s name (from header) (\SystemRoot\System32\Config\Sam)
ROOT KEY at offset: 0×001020
File size 32768 [8000] bytes, containing 7 pages (+ 1 headerpage)
Used, for data: 319/26472 blocks/bytes, unused: 6/1976 blocks/bytes.
Hive’s name (from header): (SYSTEM)
ROOT KEY at offset: 0×001020
File size 2555904 [270000] bytes, containing 584 pages (+ 1 headerpage)
Used, for data: 44209/2524072 blocks/bytes, unused: 19/9048 blocks/bytes.
Hive’s name (from header): (SYSTEM)
ROOT KEY at offset: 0×001020
File size 49152 [c000] bytes, containing 11 pages (+ 1 headerpage)
Used, for data: 859/42568 blocks/bytes, unused: 5/2136 blocks/bytes.
Hello, this is SAM!
Failed logins before lockout is : 0
Minimum password length : 0
Password history count : 0
()========() chntpw Main Interactive Menu ()========()
Loaded hives: (sam) (system) (security)
1 – Edit user data and passwords
2 – Syskey status & change
- – -
9 – Registry editor, now with full write support!
q – Quit (you will be asked if there is something to save)
What to do? [1] ->
–> Nah, karena kita akan mengganti password Administrator maka tekan saja enter
==== chntpw Edit User Info & Passwords ====
RID: 03f2, Username: (Administrator)
RID: 03f2, Username: (gandhi)
RID: 03f2, Username: (Guest), disabled or locked*
Select: ! – quit, . – list users, 0x(RID) – User with RID (hex)
or simple enter the username to change: [Administrator]
–> tekan enter (user Administrator yang akan direset)
RID : 032f
Username: Administrator
fullname:
comment :
homedir :
Account bits: 0×0215 =
[ ] Disabled | [ ] Homedir req. | [ ] passwd not req. |
[ ] Temp. duplicate | [X] Normail account | [ ] NMS account |
[ ] Domain trust ac | [ ] Wks trust act. | [ ] Srv trust act |
[X] Pwd don’t expir | [ ] Auto lockout | [ ] (unknown 0×08) |
[ ] (unknown 0×10) | [ ] (unknown 0×20) | [ ] (unknown 0×40) |
Failed login count: 0, while max tries is : 0
Total login.count : 7
Account is disabled
Crypted NT pw : 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00
Crypted LM pw : 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00
MD4 hash : 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00
LANMAN hash : 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00
* = blank the password (EXPERIMENTAL! but may fix problems)
Enter nothing to leave it unchanged
Please enter new password: *
-> Anda akan diminta untuk memasukkan password untuk menggantikan password
Administrator, lebih baik anda langsung enter saja, yang berarti passwordnya
ditinggalkan kosong.
Blanking password. This may actually fix things if previous password-preset
did not work. Or it may even make things worse. Happy joy!
Do you really wish to change it? (y/n) [n]
–> ketik y
Select: ! – quit, . – list users, 0x(RID) – User with RID (hex)
or simple enter the username to change: [Administrator]
–> ketik !
()========() chntpw Main Interactive Menu ()========()
Loaded hives: (sam) (system) (security)
1 – Edit user data and passwords
2 – Syskey status & change
- – -
9 – Registry editor, now with full write support!
q – Quit (you will be asked if there is something to save)
What to do? [1] ->
–> ketik q
Hives that have changed:
# Name
0 (sam)
Write hive files? (y/n) [n] :
–> ketik y
Calling write.rc to select write back sam file
About to write file(s) back! Do it? [n]
–> ketik y
Writing sam
* end of scripts.. returning to the shell..
* Press CTRL-ALT-DELL to reboot now (remove floppy first)
* or do whatever you want from the shell..
* However, if you mount something, remember to umount before reboot
* You may also restart the script procedure with ‘sh /scripts/main.rc’
#
Nah, selamat ! Sekarang restart komputer anda dan anda dapat login dengan username Administrator dengan mengosongkan password.

Membuat Album Foto
Buka My Pictures.  Dibawah File and Folder Tasks, klik Make a new Folder.  Ketikkan nama untuk folder baru tersebut, lalu tekan ENTER.  Klik kanan folder baru tersebut, lalu klik Properties.  Pada tab Customize, di bawah Use this folder type as a template, pilih Photo Album.  Catatan :  Untuk membuka My Pictures, klik Start, lalu klik My Pictures.  Dengan menggunakan Thumbnails view pada folder My Pictures akan membantu Anda untuk mempercepat pemilihan gambar untuk album Anda.  Pada Thumbnail View, empat gambar terakhir yang Anda buka atau Anda modifikasi pada masing-masing folder akan ditampilkan sebagai thumbnail pada icon folder.  Untuk berganti ke Thumbnail view, pada menu bar tekan View, lalu klik Thumbnails.  Album foto sangat baik digunakan untuk mengatur gambar dalam jumlah yang sedikit.

Berbagi Gambar pada Komputer
Buka My Documents.  Klik dua kali pada folder My Pictures. Klik dua kali pada folder yang berisi gambar yang akan Anda bagi dengan user lain. Klik pada gambar atau folder gambar.  Di bawah File and Folder Tasks, klik Move this file atau Move this folder.  Pada kotak dialog Move Items, klik pada folder Shared Documents, lalu klik pada folder Shared Pictures.  Klik Move.  Catatan :  Jika gambar atau folder gambar yang ingin Anda bagi berada pada folder My Pictures, buka npada subfoldernya, pilih padaitem yang ingin Anda bagi lalu seret item tersebut ke Shared Pictures yang berada di bawah Other Places.  Untuk membuka My Documents, klik Start, lalu klik My Documents.  Jika komputer Anda terhubung pada suatu jaringan, maka folder Shared Documents, Shared Pictures dan Shared Music tidak akan tersedia.  Menyeret (melakukan drag) sebuah item ke lokasi yang baru akan menghilangkan item tersebut dari tempat asalnya.  Jika Anda ingin melakukan drag tanpa menghilangkan item tersebut dari tempat asalnya, tekan tombol Ctrl pada keyboard saat melakukan drag.

Mengetahui Kapan Terakhir Kali Sebuah Halaman Web Diupdate
Jika Anda menggunakan Microsoft Internet Explorer, dengan mudah Anda bisa mengetahui kapan terakhir kali suatu halaman web diupdate.  Pada saat online, bukalah salah satu halaman web yang ingin diperiksa.  Pada Address Bar, ketikkan javascript:alert(document.lastModified) , lalu tekan ENTER.  Sebuah kotak pesan akan muncul menampilkan tanggal dan jam saat halaman web tersebut terakhir kali diupdate.

Menghilangkan AutoDial untuk Mengontrol  Koneksi Dial-Up secara Manual
Pada kondisi standart, fitur AutoDial pada Windows XP akan menghubungkan pengguna secara otomatis ke internet ketika sebuah situs diakses pada komputer lokal.  Fitur ini dirasakan sangat berguna bagi beberapa user, tetapi jika Anda ingin mengontrol koneksi dial-up tersebut secara manual, Anda dapat menggunakan langkah berikut.  Buka Control Panel, lalu klik Performance and Maintenance.  Klik Administrative Tools, lalu klik dua kali Services.  Klik dua kali Remote Access Auto Connection Manager.  Klik Stop untuk mematikan fasilitas tersebut, lalu atur Startup type menjadi Disabled, lalu klik OK.  Sekarang komputer Anda tidak akan menghubungkan komputer Anda ke intenet secara otomatis.  Untuk melakukan koneksi secara manual, gunakan koneksi internet yang telah anda buat pada Network Connections.

Mencocokkan Jam Komputer dengan Internet Time Server
Bagi Anda yang sering menggunakan komputer untuk bekerja, kehadiran jam pada komputer akan membantu Anda daripada harus menengok jam dinding, sekaligus untuk mengingatkan Anda untuk sedikit beristirahat.  Tetapi jam pada komputer bisa menunjukkan waktu yang tidak sesuai dengan waktu sesungguhnya.  Jika komputer Anda buka menjadi bagian dari sebuah domain, Anda bisa menyesuaikan waktu pada komputer Anda dengan jam pada server internet.  Caranya, klik dua kali tampilan jam yang biasanya berada pada sisi kanan taskbar.  Klik tab Internet Time.  Pilih time server yang ingin Anda gunakan dan pastikan untuk memberi pilihan pada kotak Automatically synchronize with an internet time server. Klik Update Now untuk mulai mensinkronisasikan jam pada komputer Anda dengan jam pada server internet.  Catatan : Anda harus terhubung ke internet untuk menjalankan prosedur di atas. Pastikan Anda telah mengatur tanggal pada komputer dengan benar sebelum menjalankan prosedur di atas, karena server internet tidak akan mengupdate waktu pada komputer Anda jika tanggalnya tidak sesuai.  Jika Anda menggunakan firewall pada komputer jaringan, Anda harus mengatur agar firewall tidak melakukan blok untuk prosedur di atas.

Menggunakan Narrator untuk Menjelajah Internet
Narrator adalah text to speech utility (fitur pengubah teks menjadi suara) pada Windows XP yang ditujukan untuk para penyandang tunanetra atau bagi pengguna yang memiliki keterbatasan penglihatan.  Narrator dapat membaca halaman web dan perintah yang ada pada browser pada internet explorer.  Tetapi pada kondisi tertentu, Narrator tidak dapat mengenali lay out halaman web dan elemen desain yang biasanya digunakan oleh Narrator sebagai penuntun pembacaan.  Narrator melakukan pembacaan dari kiri ke kanan, dan dari atas ke bawah teks-teks yang terlihat pada halaman web.  Untuk menggunakan narrator, ikuti langkah berikut.  Buka narrator dengan menekan logo Windows   + U.  Buka Internet Explorer dan lakukan browsing pada sebuah halaman web.  Klik pada jendela yang ingin Anda baca, lalu tekan Ctrl+Shift+Spacebar.  Jika memungkinkan, Narrator segera membaca isi yang ada pada jendela halaman web tersebut.  Jika layout halaman web tidak memungkinkan Narrator untuk melakukan pembacaan, klik kanan pada halaman web tersebut, klik Select All, lalu klik Copy.  Buka Notepad, klik kanan di dalam dokumen kosong pada Notepad, lalu klik Paste.  Tekan Ctrl+Shift+Spacebar, dan Narrator akan segera membaca isi halaman tersebut.  Narrator hanya akan membaca 72 kata pertama pada Notepad.  Setelah itu Anda harus menggunakan tombol panah untuk membaca tiap baris secara terpisah, atau Anda dapat menekan Ctrl+Shift+Enter untuk membaca semua file teks tersebut.  Catatan : Anda dapat menyimpan file pada notepad tersebut dan menggunakan narrator untuk membacanya lagi lain kali ketika Anda membukanya.  Untuk membaca seluruh isi pada jendela, klik pada jendela lalu tekan Ctrl+Shift+Spacebar. Untuk mendapatkan informasi tentang item yang sedang aktif, tekan Ctrl+Shift+Enter. Untuk mendapatkan deskripsi yang lebih detil tentang sebuah item, tekan Ctrl+Shift+Insert.  Untuk membaca title bar dari sebuah jendela, tekan Alt+Home.  Untuk membaca status bar dari sebuah jendela, tekan Alt+End.  Untuk menghentikan pembacaan, tekan Ctrl.  Catatan: Narrator didesain untuk bekerja pada Notepad, Wordpad, program pada Control Panel, Internet Explorer, desktop Windows dan Windows setup.  Narrator kemungkinan tidak dapat membaca dengan baik pada program lain.  Narrator menyediakan level minimal untuk fungsinya tetapi kebanyakan user yang memiliki keterbatasan penglihatan akan membutuhkan settingan pada level yang tinggi untuk penggunaan sehari-hari.

Mengatur Toolbar pada Internet Explorer 6
Pada dasarnya Anda dapat mengatur fitur Internet Explorer 6 mana yang akan ditampilkan pada toolbar.  Jika Anda menginginkan tampilan toolbar yang sederhana, Anda dapat menghilangkan icon, mengubah icon menjadi lebih kecil atau menghilangkan teks yang muncul di sebelah icon.  Untuk mengatur toolbar pada Internet Explorer 6, ikuti langkah berikut.  Klik kanan Standard Toolbar, lalu klik Customize.  Pada daftar Text options, pilih No text labels untuk menghilangkan label teks.  Pada daftar Icon options, klik Small icons untuk mengecilkan ukuran icon pada toolbar.  Pada daftar Current toolbar, klik pada icon yang ingin Anda hilangkan lalu klik Remove.  Catatan : Untuk menyimpan hasil perubahan yang telah Anda buat, klik kanan pada toolbar sekali lagi, dan pastikan Anda memberi pilihan pada kotak Lock Toolbars.

Mengubah Ukuran Font pada Halaman Web melalui Mouse
Jika Anda menggunakan scrolling mouse, Anda dapat mengubah ukuran huruf pada halaman web yang sedang terbuka dengan menekan dan menahan Ctrl, lalu scroll down (atau mendekat ke arah Anda) untuk memperbesar ukuran font, atau scroll up (atau menjauhi Anda) untuk mengurangi ukuran font.

Mengatur Internet Explorer 6 untuk Berjalan pada Kiosk Mode
Kiosk mode adalah sebuah fitur yang akan mengatur jendela browser agar ditampilkan secara penuh dan dengan hanya sebuah scroll bar untuk navigasi.  Untuk menempatkan kontrol tambahan, seperti tombol Back, Forward, atau Refresh, Anda bisa mengatur Internet Explorer 6 pada partial kiosk mode, dengan tambahan sebuah toolbar kecil yang ditempatkan pada sebelah atas jendela browser.  Untuk menambahkan tombol Full Screen pada toolbar tersebut, yang memungkinkan Anda untuk berpindah dengan cepat dari full screen view ke jendela standard, lakukan langkah berikut.  Klik kanan pada toolbar yang berada di atas jendela browser, lalu klik Customize.  Pada kotak dialog Customize Toolbar, klik Full Screen di bawah tombol Available toolbar, klik Add, lalu klik Close.  Untuk menyembunyikan semua toolbar yang berada di sebelah atas jendela, lakukan langkah berikut.  Ketika sedang berada pada full screen mode, klik kanan toolbar dan klik Auto-Hide.  Sekarang Anda dapat melihat halaman web pada ukuran penuh tanpa terhalang oleh  tombol-tombol kontrol dan navigasi.  Jika Anda ingin melihat tombol atau toolbar lagi, pindahkan pointer Anda ke bagian atas halaman web.

Menggunakan AutoComplete untuk Memasukkan Alamat Web pada Internet Explorer 6 dengan Cepat
Fitur AutoComplete  pada Internet Explorer 6 telah berisi awalan dan akhiran alamat web, sehingga yang perlu Anda masukkan hanyalah nama web yang Anda inginkan. Tahapan langkahnya yaitu, masukkan nama pada address bar. Tekan dan tahan tombol Control pada keyboard sambil menekan Enter.  Internet Explorer 6 secara otomatis akan menambahkan http://, www. dan .com.  Sebagai contoh, klik pada Address Bar dan ketikkan MSN, lalu tekan dan tahan tombol Ctrl pada keyboard sambil menekan Enter.  Internet Explorer 6 akan segera mengganti tulisan pada address bar dari MSN menjadi http://www.msn.com

Menggunakan Address Bar untuk Meluncurkan Program atau Halaman Web
Address bar pada Windows memiliki fungsi yang dapat Anda gunakan untuk membuka atau meluncurkan sebuah program.  Anda dapat menambahkan Address bar pada taskbar yang berada di bagian bawah desktop Anda, lalu Anda dapat membuka program dengan cara memasukkan nama program tersebut pada Address Bar.  Misalnya jika Anda ingin membuka program kalkulator, Anda tinggal menuliskan enter calc pada Address Bar.  Apapun yang biasanya dapat dibuka dari kotak Run pada Star menu, juga dapat dibuka dari Address Bar.  Dengan Address Bar Anda juga bisa membuka sebuah halaman web saat komputer Anda terhubung ke internet.  Untuk menambahkan Address Bar pada taskbar, ikuti langkah berikut.  Klik kanan area kosong pada taskbar.  Arahkan ke Toolbars, lalu klik Address.  Buka Address Bar dengan klik dua kali.

Mengakali dan Memanipulasi Registri Windows

Manipulasi MS-DOS Prompt
Dos merupakan salah satu pintu masuk sistem komputer.  Oleh karena itu, Anda dapat membatasi siapa saja yang boleh masuk melalui pintu tersebut. Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan DOS Prompt sehingga dapat mencegah seseorang melakukan sesuatu terhadap DOS.
Key :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies
Value Name    : WinOldApp
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Setelah key diaktifkan, pesan akan muncul jika seseorang ingin masuk ke DOS.  Pesan tersebut menyuruh si pemakai untuk menghubungi Anda.  Dengan demikian, DOS Anda akan aman dari pemakai yang tidak dikenal.

Manipulasi Drive
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan drive Anda.  Setiap drive memiliki nomor tertentu.  Untuk itu, saya akan memberi Anda nomor masing-masing drive.  Misalnya, A:1, B:2, C:4, D:8, E:16, F:32, G:64, H:128, I:256, J:512, dan seterusnya.  Nomor drive selanjutnya merupakan kelipatan dari drive sebelumnya.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoDrives
Data Type    : DWORD Value
Data        : Diisi dengan angka drive yang ingin disembunyikan

Manipulasi Setting Printer
Setiap printer memiliki setting yang berbeda.  Manipulasi berikut bertujuan menyimpan setting printer Anda sehingga tidak bisa diubah oleh orang lain.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoPrinters
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Registry Editor
Registry Editor merupakan inti dari sistem komputer Anda.  Alangkah baiknya jika setting registry Anda dijaga dengan baik.  Gunakan manipulasi berikut untuk menyembunyikan registry Anda sehingga orang lain tidak bisa membukanya.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : DisableRegistryTools
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Pasti Anda bertanya, bagaimana cara mengembalikannya seperti semula? Caranya mudah, ikuti saja langkah-langkah berikut :
1.    Dengan menggunakan Notepad, buatlah sebuah file baru.  Lalu, ketikkan isi seperti :
REGEDIT4[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System]”DisableRegistryTools”=dword:00000000
2.    Simpan dengan sembarang nama file, tetapi dengan ekstensi reg. Misalnya, enable_regedit.reg.
3.    Setelah itu, klik file tersebut dua kali untuk mengenable registry editor.

Manipulasi Setting Password
Anda pasti sudah bisa menebak tujuan dari manipulasi tersebut,  Benar ! Manipulasi berikut bertujuan memanipulasi setting password Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoSecCPL
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi AutoClose Program Not Responding
Anda pasti kesal jika program komputer Anda sering Not Responding.  Manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk menutup program yang Not Responding secara otomatis.
Key:
HKEY_USERS\Default\ControlPanel\Desktop
Value Name    : AutoEndtasks
Data Type    : String Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Real Mode
Di dalam DOS, terdapat fungsi tambahan yang bernama Real Mode.  Fungsi tersebut sangat penting bagi komputer Anda.  Usahakan jangan sampai orang lain memakainya.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Real Mode komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WinOldApp
Value Name    : NoRealMode
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Remote Administration
Manipulasi tersebut bertujuan menyembunyikan tab remote Administration sehingga orang lain tidak bisa menggunakannya selain yang Anda kehendaki.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoAdminPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Hardware Profiles
Kriteria hardware Anda dapat dilihat oleh siapapun melalui Tab Hardware Profiles.  Jika Anda ingin menyembunyikannya, gunakanlah manipulasi berikut.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
ValueName    : NoConfigPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Device Manager
Tujuan dari manipulasi berikut adalah untuk menyembunyikan Device Manager komputer Anda sehingga orang lain tidak bisa melihatnya.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoDevMgrPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Appearance Display
Tampilan pertama (muka) komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda. Agar tampilan tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Appearance Display komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoDispAppearancePage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Background Display
Tampilan background komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda.  Agar  tampilan tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Background Display komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoDispBackgroundPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Themes Display
Tampilan themes komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda.  Agar tampilan tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Themes Display komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoDispCPL
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Screen Saver Display
Tampilan Screen Saver komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda.  Agar tampilan tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Screen Saver Display komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoDispScrSavPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Settings Display
Setting komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda.  Agar setting tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Setting Display komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoDispSettingsPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tombol File System
File System merupakan informasi mengenai kondisi komputer Anda.  Agar seseorang tidak mengetahuinya, sebaiknya file tersebut disembunyikan.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan tombol File System pada komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoFileSysPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab Password Change
Komputer Anda memakai password, tetapi itu saja belum cukup karena sewaktu komputer Anda aktif, orang lain dapat mengubah password Anda.  Oleh karena itu, gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Password Change sehingga password Anda tidak bisa diubah oleh orang lain.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoPwdPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tab User Profiles
Setiap komputer memiliki profile user yang berbeda, begitu juga dengan Anda. Seseorang dapat dengan mudah mengubah profile user komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Tab User profiles, sehingga orang lain tidak dapat mengubah profile Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoProfilePage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Applet Password
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Applet Password pada komputer Anda sehingga tidak semua orang bisa mengetahuinya.  Hanya Anda yang dapat melihat dan mengubahnya.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoSecCPL
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Tombol Virtual Memory
Virtual Memory sangat berperan dalam kecepatan kinerja komputer Anda.  Walaupun demikian, salah penggunaan akan berakibat fatal.  Alangkah baiknya jika memory tersebut disembunyikan sehingga orang lain tidak bisa mengubahnya.  Demi keamanan komputer Anda,  terapkanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tombol Virtual Memory pada komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name    : NoVirtMemPage
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Device Manager Update
Device Manager Update sangat berguna jika komputer Anda terkoneksi dengan internet.  Jika tidak, dia kurang begitu berguna.  Apabila Anda salah menggunakannya, akibatnya sangat fatal.  Oleh karena itu, lebih baik Anda menggunakan manipulasi berikut untuk menyembunyikan Device Manager Update pada komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoDevMgrUpdate
Data Type    : DWORD Value
Data         : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Simpan Settings
Jika Anda sering mengganti setting komputer maka sebaiknya manipulasi berikut dipergunakan.  Karena dengan menggunakan manipulasi berikut Anda dapat mengatur kapan saja Anda mau mengubah setting komputer Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoSaveSettings
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Setting Folder
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Setting Folder pada komputer Anda sehingga tidak semua orang dapat mengubahnya.  Anda juga dapat menyeting sendiri folder yang Anda inginkan sesuai selera Anda.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoSetFolders
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Penambahan Printer
Jika teman Anda sering menambahkan drive printer pada komputer Anda sehingga komputer Anda kurang bekerja secara maksimal, gunakanlah manipulasi berikut untuk menghilangkan penambahan printer pada komputer Anda supaya kinerja komputer Anda lebih maksimal.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoAddPrinter
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Penghapusan Printer
Anda mungkin sering meng-Uninstall driver printer pada komputer Anda, baik sengaja maupun tidak.  Alangkah baiknya jika anda menggunakan manipulasi berikut untuk mencegah drive printer Anda teruninstall.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name    : NoDeletePrinter
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Long File Name Support
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Long File Name Support pada komputer Anda.
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem
Value Name    : Win31FileSystem
Data Type    : Binary Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Log On Message
Jika komputer Anda termasuk komputer publik, maksudnya komputer yang biasa dipakai beramai-ramai, maka Anda dapat menambahkan log on message sehingga setiap pemakai komputer akan melihat message atau tulisan yang berisi peringatan atau lainnya.
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon
Value Name    : LegalNoticeCaption (untuk judul peringatannya)
Value Name    : LegalNoticeText       (untuk isi peringatannya)
Data Type    : String Value
Data        : Isi dengan text yang Anda inginkan

Manipulasi Synconous Buffer
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Synconous Buffer pada sistem komputer Anda.
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem
Value Name    : AsyncFileCommit
Data Type    : Binary Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Alphanumerik Password Windows
Password pada Windows merupakan hal yang sangat penting bagi pemilik komputer.  Pemakaian password menjaga data pribadi kita dengan aman.  Oleh karena itu, gunakanlah manipulasi berikut untuk menyeting Alphanumerik Password Windows pada komputer Anda.
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name    : AlphanumPwds
Data Type    : DWORD Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Auto Refresh Windows
Komputer harus direfresh setiap saat agar komputer bisa segar kembali untuk mengerjakan tugas selanjutnya.  Jika komputer dalam keadaan fresh, maka kinerja komputer tersebut bisa maksimal.  Bagaimana caranya agar kita dapat merefresh komputer kita setiap saat?  Manipulasi berikut memungkinkan kita untuk dapat menyeting komputer sehingga komputer dapat merefresh dirinya sendiri setiap saat.  Dengan demikian kinerja komputer kita akan lebih baik.
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Update
Value Name    : UpdateMode
Data Type    : Binary Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Manipulasi Auto Unload DLL Windows
Manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk mengUnload DLL Windows secara otomatis sehingga berguna bagi kinerja komputer Anda.
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer
Value Name    : AlwaysUnloadDLL
Data Type    : String Value
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan

Comments (2) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.