<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Haryo Bagus Handoko</title>
	<atom:link href="http://haryobagushandokonews.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan Artikel Tulisanku - Archives of my writings</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Nov 2009 05:35:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='haryobagushandokonews.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/30d0524f8a5d644def473cd0fd12d6af?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Haryo Bagus Handoko</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Telah Terbit Buku Panduan Lengkap &#8220;Sukses Wirausaha Laundry di Rumah&#8221;</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/11/21/telah-terbit-buku-panduan-lengkap-sukses-wirausaha-laundry-di-rumah/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/11/21/telah-terbit-buku-panduan-lengkap-sukses-wirausaha-laundry-di-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 05:32:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku karya tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[buku tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen usaha bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/11/21/telah-terbit-buku-panduan-lengkap-sukses-wirausaha-laundry-di-rumah/</guid>
		<description><![CDATA[Judul buku: Sukses Wirausaha Laundry di Rumah
Pengarang: Haryo Bagus Handoko
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 152 halaman
Terbit : Oktober 2009
 Buku ini sudah bisa diperoleh di toko-toko buku terdekat di kota Anda.

 
Untuk pemesanan online, silakan mengunjungi website Gramedia di:
Gramedia dot com
Bisnis laundry sekarang sedang marak ditemui dan tumbuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=79&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Judul buku: Sukses Wirausaha Laundry di Rumah<br />
Pengarang: Haryo Bagus Handoko<br />
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Ukuran : 13.5 x 20 cm<br />
Tebal : 152 halaman<br />
Terbit : Oktober 2009</p>
<p> Buku ini sudah bisa diperoleh di toko-toko buku terdekat di kota Anda.<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=JJAO3415&amp;kat=3"><br />
<img alt="Buku Panduan Wirausaha Laundry" src="http://www.gramedia.com/buku_images/JJAO3415.jpg"> </a><br />
Untuk pemesanan online, silakan mengunjungi website Gramedia di:<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=JJAO3415&amp;kat=3" target="_blank">Gramedia dot com</a></p>
<p>Bisnis laundry sekarang sedang marak ditemui dan tumbuh subur di berbagai pelosok kota hingga ke desa-desa. Mengapa dan bagaimana, hingga semakin banyak masyarakat yang tertarik dan terjun di bisnis ini? Temukan jawabannya dalam buku panduan lengkap tentang seluk beluk bisnis laundry skala rumah tangga ini. Siapa bilang bahwa bisnis laundry cuma bisa dijalankan oleh waralaba asing dalam skala besar? Pandangan seperti ini sama sekali salah kaprah! Siapa pun, termasuk Anda, bisa mengusahakannya di rumah. Keuntungan dalam bisnis ini cukup menggiurkan dan peluang pasarnya terbuka lebar! Berbagai tips, panduan dan wawasan seputar bisnis laundry, mulai dari aspek persiapan, teknis operasional, manajemen pengelolaan, trik pemasaran hingga perhitungan detil analisis usaha bisnis laundry skala rumah tangga, dibahas tuntas dalam buku ini. Tak lupa, Anda pun akan memetik pengetahuan baru tentang aneka tip dan trik jitu untuk menghilangkan berbagai jenis noda membandel maupun berbagai panduan operasional tentang cara penanganan pakaian berdasarkan jenis dan tipe serat kain, cara mencuci mengeringkan hingga cara menyetrika pakaian yang baik. Bahkan disertakan pula aneka tips seputar cara penanganan dan perawatan tas, sepatu, dan karpet. Jadi aspek laundry tidak hanya seputar pakaian saja, tapi juga telah meluas ke jasa pencucian/perawatan tas, sepatu dan karpet. Tak lupa Anda pun akan dibekali dengan pengetahuan akan cara memilih sabun cuci dan penghilang noda yang baik, arti dan makna simbol-simbol laundry, tips memilih mesin cuci dan mesin pengering pakaian, hingga tips untuk memaksimalkan keuntungan dalam berbisnis laundry. Buku ini pun dilengkapi dengan direktori alamat penyedia aneka kebutuhan laundry untuk usaha laundry skala rumah tangga, hingga direktori alamat situs/website penyedia aneka bahan pencuci dan penghilang noda, bila Anda ingin terjun di bisnis dry cleaning yang ramah lingkungan.<br />
Pendek kata, buku ini cukup lengkap mengupas berbagai hal seputar dunia laundry, mulai aspek manajemen bisnis laundry, hingga aneka tips dan trik seputar teknis operasional bisnis laundry. Informasi lengkap seperti ini tentunya akan sangat berguna bagi para praktisi bisnis dan wirausahawan yang ingin terjun di bisnis laundry, maupun masyarakat umum yang ingin tahu lebih banyak seputar kegiatan dan peluang di bisnis ini.<br />
Para pengusaha laundry rumahan pun sekarang beradu kreativitas untuk menjaring konsumen melalui berbagai layanan, seperti laundry kiloan, satuan, paket berlangganan, dan ambil antar.<br />
Agar Anda tak salah melangkah dan pelanggan Anda terus bertambah, simaklah tip-tip dalam buku ini:<br />
- Persiapan: perencanaan modal, survei, peralatan, ragam penawaran<br />
- Teknis operasional: bahan-bahan pencuci, penanganan cucian, penanganan noda, pengemasan<br />
- Pencatatan dan pembukuan: dari buku kas hingga catatan keluhan konsumen<br />
- Pemasaran: bonus untuk pelanggan, promosi, jaringan agen<br />
- Analisis Usaha: perhitungan titik impas, rugi laba, rasio keuntungan dan biaya<br />
Sejumlah wirausahawan laundry skala rumah tangga juga berbagi pengalaman sukses di sini. Variasi tarif laundry mereka bisa Anda gunakan sebagai perbandingan dalam menentukan tarif jasa layanan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=79&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/11/21/telah-terbit-buku-panduan-lengkap-sukses-wirausaha-laundry-di-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gramedia.com/buku_images/JJAO3415.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Buku Panduan Wirausaha Laundry</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TELAH TERBIT BUKU TENTANG WISATA KULINER MALANG</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/03/19/telah-terbit-buku-tentang-wisata-kuliner-malang/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/03/19/telah-terbit-buku-tentang-wisata-kuliner-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 06:45:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneka Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Health/Nutrition/Diet]]></category>
		<category><![CDATA[buku tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[buku wisata kuliner malang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Dua buah buku tulisanku terbaru sudah terbit dan beredar di pasaran. Kali ini yang aku tulis adalah seputar dunia kuliner yang menjadi makanan khas di kota tempat tinggalku, Malang, Jawa Timur, Indonesia. Bila Anda adalah pecinta kuliner, tidak ada salahnya juga mengunjungi blog khusus yang aku buat untuk membahas tuntas seputar dunia kuliner dan seni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=71&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dua buah buku tulisanku terbaru sudah terbit dan beredar di pasaran. Kali ini yang aku tulis adalah seputar dunia kuliner yang menjadi makanan khas di kota tempat tinggalku, Malang, Jawa Timur, Indonesia. Bila Anda adalah pecinta kuliner, tidak ada salahnya juga mengunjungi blog khusus yang aku buat untuk membahas tuntas seputar dunia kuliner dan seni memasak, silakan kunjungi http://wisatakulinermalang.blogspot.com dan juga http://ayomemasak.blogspot.com</p>
<p>Judul buku: &#8220;Buku Panduan Wisata Kuliner &#8211; Peta 50 Tempat Makan Makanan Favorit di Malang&#8221;<br />
Pengarang: Haryo Bagus Handoko<br />
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Tebal buku: 136 halaman<br />
Tahun terbit: Cetakan pertama, Maret 2009<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=JCJI5105&amp;kat=7"><img src="http://www.gramedia.com/buku_images/JCJI5105.jpg" alt="Buku Panduan Wisata Kuliner Peta 50 Tempat Makan Makanan Favorit di Malang" /> </a></p>
<p>Kota Malang merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki banyak potensi, antara lain adalah potensi pariwisata. Kota yang berpenduduk hampir satu juta jiwa ini dikenal sangat kaya akan cita rasa pendidikan, kebudayaan, seni, dan juga pesona kulinernya. Tak heran kota yang satu ini menjadi tujuan wisata baik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota yang berhawa sejuk ini bahkan namanya cukup dikenal di benua Eropa, khususnya di negeri Belanda. Maklum saja, di jaman penjajahan Belanda dulu, tata kota Malang didesain oleh arsitek Belanda, dan dibangun dengan tujuan sebagai kota peristirahatan, kota hiburan dan pariwisata bagi para petinggi Belanda. Penduduk kota ini sejak dahulu dikenal sangat plural dan datang dari beragam latar belakang sosial, suku bangsa dan berbagai etnis. Keberagaman itu justru memperkaya khasanah budaya dalam segala bidang. Akulturasi budaya dan peleburan berbagai budaya yang ada justru menjadi aset unggulan tersendiri bagi daya tarik pariwisata kota Malang, khususnya dalam bidang kuliner. Perbendaharaan kuliner di kota ini sangat kaya dan beragam. Aneka masakan favorit khas Malang yang merupakan perpaduan seni kuliner Jawa, Sumatra, Madura, Tionghoa, India, Timur Tengah, hingga Eropa bisa ditemukan dengan mudah di kota ini. Dengan berbagai penyesuaian dengan lidah lokal serta beragam inovasi, aneka mahakarya kuliner nan lezat bisa dijumpai di Malang, dengan harga yang murah dan terjangkau. Tak heran, pesona wisata kuliner di Malang telah menjadi perhatian tidak hanya di lingkup nasional, namun juga menjadi perhatian masyarakat dunia. Beberapa majalah pariwisata asing tercatat pernah meliput pesona pariwisata Malang.<br />
Dalam buku ini akan dibahas secara tuntas beragam jenis masakan dan minuman khas kota Malang, tempat-tempat makan makanan favorit di Malang, lengkap dengan alamat dan denah lokasi, harga makanan dan minuman, hingga ulasan singkat tentang bahan dan cara memasak serta penyajian masakan. Diperkaya dengan ilustrasi foto-foto yang cantik dan membangkitkan selera makan, siapa yang tidak ingin mencicipi aneka masakan dan makanan favorit khas Malang yang terkenal berporsi besar, berharga murah lagi terjangkau. Makan kenyang dengan porsi besar tidak harus merogoh kocek dalam-dalam, karena di Malang ada puluhan tempat makan yang menawarkan beragam jenis masakan bercitarasa lezat nan unik, cara penyajian yang menarik serta tempat makan yang nyaman, mulai dari yang legendaris, tradisional, kontemporer, hingga yang modern dan berkelas. Semuanya menawarkan beragam inovasi kuliner yang mengundang selera serta harga makanan yang cukup kompetitif lagi terjangkau. Pendek kata, buku ini akan membuat Anda tergoda untuk datang ke kota Malang dan mencicipi aneka masakan dan makanan favorit khas Malang yang lezat, lengkap dengan beragam minuman unik yang tersebar di seluruh pelosok Malang raya. Bahkan walikota Malang sendiri, Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP, juga berkenan memberikan kata sambutan dan pengantar di halaman awal buku wisata kuliner ini. Penasaran? Mengapa tidak langsung saja membeli buku ini di toko-toko buku terdekat di kota Anda dan bergegas berkunjung serta berwisata di kota Malang?</p>
<p>Judul buku: &#8220;Buku Panduan Wisata Kuliner &#8211; Peta 50 Tempat Jajanan &amp; Oleh-Oleh Khas di Malang&#8221;<br />
Pengarang: Haryo Bagus Handoko<br />
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Tebal buku: 116 halaman<br />
Tahun terbit: Cetakan pertama, Februari 2009<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=JCJI4310&amp;kat=7"><img src="http://www.gramedia.com/buku_images/JCJI4310.jpg" alt="Buku Panduan Wisata Kuliner Peta 50 Tempat Jajanan dan Oleh-Oleh Khas di Malang" /> </a></p>
<p>Kota Malang merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki banyak potensi, antara lain adalah potensi pariwisata. Kota yang berpenduduk hampir satu juta jiwa ini dikenal sangat kaya akan cita rasa pendidikan, kebudayaan, seni, dan juga pesona kulinernya. Tak heran kota yang satu ini menjadi tujuan wisata baik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota yang berhawa sejuk ini bahkan namanya cukup dikenal di benua Eropa, khususnya di negeri Belanda. Maklum saja, di jaman penjajahan Belanda dulu, tata kota Malang didesain oleh arsitek Belanda, dan dibangun dengan tujuan sebagai kota peristirahatan, kota hiburan dan pariwisata bagi para petinggi Belanda. Penduduk kota ini sejak dahulu dikenal sangat plural dan datang dari beragam latar belakang sosial, suku bangsa dan berbagai etnis. Keberagaman itu justru memperkaya khasanah budaya dalam segala bidang. Akulturasi budaya dan peleburan berbagai budaya yang ada justru menjadi aset unggulan tersendiri bagi daya tarik pariwisata kota Malang, khususnya dalam bidang kuliner. Perbendaharaan kuliner di kota ini sangat kaya dan beragam. Aneka jajanan dan oleh-oleh khas Malang yang merupakan perpaduan seni kuliner Jawa, Sumatra, Madura, Tionghoa, India, Timur Tengah, hingga Eropa bisa ditemukan dengan mudah di kota ini. Dengan berbagai penyesuaian dengan lidah lokal serta beragam inovasi, aneka mahakarya kuliner nan lezat bisa dijumpai di Malang, dengan harga yang murah dan terjangkau. Tak heran, pesona wisata kuliner di Malang telah menjadi perhatian tidak hanya di lingkup nasional, namun juga menjadi perhatian masyarakat dunia. Beberapa majalah pariwisata asing tercatat pernah meliput pesona pariwisata Malang. Namun sayangnya, dari sekian banyak liputan yang ada, belum pernah ada yang mengupas secara detil aneka jajanan dan oleh-oleh khas Malang sedemikian lengkap seperti halnya yang bisa Anda baca dalam buku ini. Ulasan yang Anda jumpai dalam buku ini cukup menarik, lugas, dan detil, mulai dari sejarah berdirinya kota Malang, riwayat asal mula aneka jajanan dan oleh-oleh khas Malang, denah lokasi usaha yang berjualan jajanan dan oleh-oleh khas Malang, harga retail jajanan dan oleh-oleh, dan bahkan sampai dengan ulasan singkat tentang bahan dan cara pembuatan beberapa jajanan dan oleh-oleh khas Malang. Agar tampil cantik dan menarik, sebuah buku wisata kuliner tentunya harus pula disertai dengan ilustrasi foto apik yang dapat memberikan gambaran bagi para pembacanya, demikian pula dengan buku ini. Anda akan bisa menjumpai begitu banyak foto ilustrasi aneka jajanan dan oleh-oleh khas Malang yang mengundang selera. Aneka tempat jajanan dan oleh-oleh di Malang bisa Anda baca ulasannya dalam buku ini, mulai dari yang bercitarasa tempo dulu/legendaris, yang tradisional, kontemporer hingga yang bercitarasa modern dan kaya inovasi. Pendek kata, buku ini akan membuat Anda tergoda untuk datang ke kota Malang dan mencicipi aneka jajanan, kue-kue, serta camilan nan lezat lengkap dengan beragam minuman unik yang tersebar di seluruh pelosok Malang raya. Bahkan walikota Malang sendiri, Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP, juga berkenan memberikan kata sambutan dan pengantar di halaman awal buku wisata kuliner ini. Penasaran? Mengapa tidak langsung saja membeli buku ini di toko-toko buku terdekat di kota Anda dan bergegas berkunjung serta berwisata di kota Malang?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=71&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2009/03/19/telah-terbit-buku-tentang-wisata-kuliner-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gramedia.com/buku_images/JCJI5105.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Buku Panduan Wisata Kuliner Peta 50 Tempat Makan Makanan Favorit di Malang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gramedia.com/buku_images/JCJI4310.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Buku Panduan Wisata Kuliner Peta 50 Tempat Jajanan dan Oleh-Oleh Khas di Malang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kaleidoskop Kegiatan Sastra dan Pendidikan di Malang, Jawa Timur, Indonesia</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/12/22/kaleidoskop-kegiatan-sastra-dan-pendidikan-di-malang-jawa-timur-indonesia/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/12/22/kaleidoskop-kegiatan-sastra-dan-pendidikan-di-malang-jawa-timur-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 04:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/12/22/kaleidoskop-kegiatan-sastra-dan-pendidikan-di-malang-jawa-timur-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Diskusi Sastra Penulisan
Acara pertemuan rutin Forum Penulis Kota Malang yang berlangsung pada tanggal 21 Desember 2008 membahas tentang dunia kepenulisan dan sastra. Kali ini pembicaranya adalah Mbak Vita Priyambada yang menceritakan pengalaman-pengalamannya dalam kegiatan menulis. Acara ini sekaligus dijadikan sebuah momen untuk saling bertukar informasi seputar peluang dan kesempatan menulis bagi para penulis dan sastrawan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=69&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Diskusi Sastra Penulisan</p>
<p>Acara pertemuan rutin Forum Penulis Kota Malang yang berlangsung pada tanggal 21 Desember 2008 membahas tentang dunia kepenulisan dan sastra. Kali ini pembicaranya adalah Mbak Vita Priyambada yang menceritakan pengalaman-pengalamannya dalam kegiatan menulis. Acara ini sekaligus dijadikan sebuah momen untuk saling bertukar informasi seputar peluang dan kesempatan menulis bagi para penulis dan sastrawan di kota Malang. Acara ini seperti biasa, berlangsung secara santai dengan duduk-duduk ngobrol di ruang lobi Gedung Perpustakaan Kota Malang.</p>
<p>Bedah Cerpen karya Carolina Neolen</p>
<p>Pertemuan rutin FPKM (Forum Penulis Kota Malang) pada hari Minggu, 14 Desember 2008, kali ini mengulas tuntas dan membedah karya cerpen Carolina Neolen, salah satu penulis yang juga anggota FPKM. Mbak yang satu ini cukup sibuk, dalam kesehariannya bekerja di sebuah perusahaan bursa Saham dan bursa komoditi membuat jadwalnya cukup padat karena harus memantau pergerakan index saham maupun index komoditi. Hobi menulis tidak pernah ditinggalkannya. Sebagian karyanya memang merupakan karya cerpen, puisi dan juga esai. Walau karya-karyanya dibuat sebagian besar untuk dikoleksi atau pun sebagai bahan diskusi sastra, namun Mbak yang satu ini terus berkarya. Cerpen-cerpennya memang termasuk cukup unik dan tidak biasa, sehingga ciri khas inilah yang menjadi daya tarik bagi para pembacanya.</p>
<p>Pameran dan Obral Buku Penerbit Erlangga</p>
<p>Sebuah pameran buku kembali diadakan di kota Malang yang berlangsung pada bulan November hingga Desember 2008. Buku-buku yang dipajang sebagian besar adalah buku-buku bertema pendidikan dan juga buku-buku Anak. Walau demikian, para pengunjung yang kebanyakan mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum tetap memadati area pameran yang bertempat di ruang lobi Gedung Perpustakaan Kota Malang. Harga buku-buku yang ditawarkan memang sedikit miring dan lebih murah dari harga pasar. Umumnya para pengunjung membeli buku-buku tersebut untuk anak-anak mereka, namun ada pula beberapa pengunjung yang membeli buku hanya untuk dikoleksi, karena buku-buku anak terbitan Erlangga memang ilustrasi gambarnya cukup bagus dan menarik, bahkan sebagian besar menggunakan sampul hardcover sehingga penampilan buku lebih menarik.</p>
<p>Seminar dan Pelatihan Kiat Meningkatkan Kecerdasan Otak di Kota Malang</p>
<p>Sebuah acara seminar dan pelatihan bertajuk “Seminar &amp; Workshop Neuroscience, Scud Memory and Brain Gym” berlangsung di kota Malang pada hari Minggu, tanggal 9 November 2008. Seminar ilmiah mengenai berbagai teknik bagaimana meningkatkan kecerdasan otak ini dipandu oleh pembicara Bapak Bambang Anggrayanto dan Ibu Dr. Martina Sylviarini SW (trainer “Rumah Cerdas”). Dalam seminar sekaligus pelatihan ini, diungkap beberapa rahasia cara mengoptimalkan potensi otak kanan sehingga terjadi peningkatan dalam kemampuan menghafal sehingga menjadi lebih mudah dan daya ingatnya menjadi lebih tahan lama. Dibahas pula kiat-kiat bagaimana  memotivasi kemauan belajar, serta rahasia menjadi jenius dan sukses dalam waktu singkat. Seminar ini terbukti menarik perhatian para pengunjung yang datang dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum di kota Malang.</p>
<p>Pameran Fotografi di Kota Malang</p>
<p>Sebuah pameran foto karya Mamuk Ismuntoro digelar di kota Malang. Pameran berjudul Viver &#8211; Dare to Live ini mencoba mengungkap sisi kehidupan rakyat kecil yang dengan gigih mencoba bertahan hidup dengan berjuang keras dalam mengarungi kerasnya kehidupan di jaman modern sekarang ini.  Pameran foto yang berlangsung mulai 1 November hingga 30 November 2008 ini digelar di Malang Meeting Point yang beralamat di Jalan Kediri No.4 Malang.  Selain pameran foto, terdapat pula diskusi dan dialog yang diselenggarakan pada hari Minggu sore, 2 November 2008, Pkl. 15.00 WIB. Acara ini banyak menarik perhatian para peminat seni, pecinta fotografi maupun juga peminat seni dan masyarakat umum kota Malang. Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Mamipo, Matanesia, serta Indonesia Discovery.</p>
<p>Diskusi Ide Cerita untuk Penulisan Cerita Pendek di Malang</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang mengadakan pertemuan dan diskusi santai di ruang lobi Gedung Perpustakaan Kota Malang pada hari Minggu,  tanggal 2 November 2008. Pertemuan ini dihadiri oleh para anggota dan pengurusnya. Walau berlangsung cukup santai, pertemuan sekaligus diskusi tentang ide cerita pada penulisan cerita pendek ini berlangsung cukup unik. Sebagai pembicara yaitu David Ardy, seorang penulis puisi sekaligus penulis cerita pendek yang tak lain adalah juga ketua komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang. Secara bergiliran, para anggota dan pengurus komunitas penulis ini saling mengutarakan ide-ide menarik sebagai bahan dalam penulisan sebuah cerita pendek yang mengambil tema “Berlari”. Ide-ide yang lucu serta tidak biasa hingga yang paling aneh pun bermunculan. Kumpulan ide tersebut selanjutnya akan dirangkum menjadi sebuah cerita pendek.  Kegiatan ini bertujuan untuk menggugah imajinasi dan daya kreativitas para penulis yang sering kali merasa kesulitan menggarap sebuah cerita pendek yang ringan, unik namun berbobot. Dengan latihan semacam ini diharapkan para penulis di kota Malang akan dengan mudah menuangkan berbagai macam ide cerita yang unik ke dalam sebuah cerita pendek yang akan ditulisnya.</p>
<p>Seminar Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual</p>
<p>Sebuah seminar dengan tema cukup menarik digelar di kota Malang. Bertempat di Sasana Budaya Universitas Negeri Malang, seminar yang berlangsung pada tanggal 1-2 November 2008 ini mengambil tema “Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual”. Sebagai pembicara yaitu Bpk. Andrian Hamzah, seorang pakar di bidang kecerdasan emosi (Emotional Quotion/ESQ). Setiap peserta seminar mendapat sebuah buku yang mengulas tentang ESQ dan juga diberikan sertifikat seminar.  Tujuan dari penyelenggaraan seminar psikologi seperti ini tak lain adalah untuk menjadikan kita sebagai seorang yang visioner yang memiliki visi jauh ke depan dalam menata kehidupan, membentuk karakter baru dengan membangkitkan potensi kita melalui emosional dan spiritual. Kira-kira demikianlah pesan yang ingin disampaikan dalam seminar psikologi yang cukup menarik ini.</p>
<p>Peluncuran dan Bedah Buku Bertema Pembangunan di Malang</p>
<p>Liga Alam, salah satu pengurus “Forum Penulis Kota Malang” yang sekaligus juga ketua komunitas penulis “Aksara Tumapel”, baru saja meluncurkan buku tulisannya yang terbaru pada hari Rabu, tanggal 29 Oktober 2008. Buku yang berjudul “Melangkah Bersama Untukmu Bumi Arema – Refleksi Pesta Demokrasi 2008 dan Panca Program Pembangunan Kota Malang” ini diterbitkan oleh Perpustakaan Kota Malang. Acara peluncuran buku tulisan Liga Alam ini sekaligus diwarnai pula dengan acara bedah buku. Dalam acara bedah buku ini hadir pula sebagai pembicara/pembahas yaitu Walikota Malang &#8211; Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP yang ternyata juga seorang penulis sekaligus pemerhati seni budaya maupun pecinta filsafat. Hadir pula dalam acara bedah buku kali ini yaitu Bpk. Dr. H. Soekarwo, SH. M.Hum, seorang politikus sekaligus pakar pemerintahan yang berperan sebagai pembanding yang turut pula memberikan pujian atas terbitnya buku bertema keberhasilan pembangunan di kota Malang ini. Acara bedah buku ini dihadiri pula oleh para wartawan dan jurnalis berbagai media maupun televisi-televisi lokal di kota Malang. Pengunjung tampak memadati acara bedah buku ini. Hal ini tidak mengherankan karena setiap pengunjung yang hadir mendapatkan buku tulisan sang penulis secara gratis, sehingga banyak yang tertarik dan datang berbondong-bondong pada acara bedah buku ini. Acara yang sifatnya terbuka untuk umum ini dihadiri oleh berbagai aktivis komunitas seni budaya, komunitas penulis, tokoh masyarakat, tokoh budaya, para guru maupun dosen, para pelajar dan mahasiswa serta segenap warga kota Malang yang cukup peduli dengan pembangunan di kota Malang, khususnya pembangunan di bidang pendidikan, pariwisata, kesehatan serta pembangunan berbagai sarana dan prasarana infrastruktur demi kesejahteraan rakyat kota Malang. Dalam acara ini pula dibahas mengenai rencana proyek raksasa pembangunan perluasan kota dan tata kota yang tertib dan berdaya guna, rencana pembangunan monumen budaya dan pariwisata di pusat kota Malang, pembangunan infrastruktur Malang Cybercity sebagai kota pertama jaringan dunia maya terintegrasi di Indonesia, maupun peningkatan  pelayanan publik berbasis teknologi informasi dan internet demi menghemat waktu dan meningkatkan kepuasan pelayanan masyarakat.</p>
<p>Halal Bihalal dan Obrolan Sastra Forum Penulis Kota Malang</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang (FPKM) mengadakan acara halal bihalal pada hari Minggu tanggal 19 Oktober 2008 di Gedung Perpustakaan Kota Malang.  Walau agak terlambat akibat banyaknya kesibukan diantara teman-teman penulis, namun setidaknya acara seperti ini bertujuan untuk meningkatkan dan mempererat tali silaturahmi di antara teman-teman penulis di kota Malang.  Acara berlangsung penuh kekeluargaan, silaturahmi, obrolan santai seputar dunia kepenulisan, berbagai peluang menulis buku, serta kabar terkini mengenai kegiatan serta aktivitas teman-teman penulis di kota Malang yang telah berhasil menelurkan sejumlah karya mulai dari buku novel, aneka buku hobi, hingga karya sinetron yang telah berulang kali tayang di sebuah saluran televisi nasional.</p>
<p>Bedah Buku Kumpulan Puisi “Ruang Lengang” di Kota Malang</p>
<p>Forum Lingkar Pena Cabang Malang (FLP cabang Malang) mengadakan acara peluncuran buku kumpulan puisi sekaligus acara bedah buku puisi “Ruang Lengang” karya Epri Tsaqib.  Buku kumpulan puisi ini berisi aneka puisi karya Mas Epri Tsaqib yang kaya akan permainan rima kata, maupun permainan susunan huruf yang ditata secara unik sehingga menarik perhatian para pembacanya. Acara peluncuran sekaligus bedah buku puisi ini berlangsung di Gedung Perpustakaan Kota Malang pada hari Sabtu, tanggal 18 Oktober 2008, pukul 10.00 WIB pagi hingga siang hari. Turut hadir dalam acara peluncuran dan bedah buku puisi ini, sang penulis yaitu Mas Epri Tsaqib maupun penyair kota Malang yaitu Mas Abdul Mukhid sebagai pembahas isi dari buku kumpulan puisi yang cukup unik ini.  Buku yang juga dijual pada saat acara bedah buku tersebut dan dibandrol dengan harga Rp30.000,- ini cukup diminati oleh para peminat sastra puisi maupun penyair di kota Malang.</p>
<p>Novel Best Seller “Laskar Pelangi” Diangkat ke Layar Lebar</p>
<p>Novel-novel best seller tampaknya mulai tren untuk diangkat menjadi film layar lebar. Fenomena inilah yang akhir-akhir ini mulai tampak. Setelah cerita sukses Ayat-Ayat Cinta yang novelnya sempat best seller dan diangkat menjadi sebuah film layar lebar, kini giliran novel Laskar Pelangi.  Laskar Pelangi yang mendulang sukses lewat penjualan novelnya yang best seller, tampaknya mengulang sukses dengan peluncuran versi film layar lebarnya. Dengan sutradara Riri Riza di bawah bendera Miles Film dan Mizan Production, film yang diangkat dari kisah nyata karya Andrea Hirata ini begitu banyak dinanti. Saat pemutaran perdananya secara serentak di berbagai kota, pada 25 September 2008,  antrean pengunjung membludak dan sempat mengular di berbagai bioskop yang ada di kota  Malang. Bahkan banyak pengunjung yang tidak mendapat tiket walau sudah mengantri cukup lama. Walhasil, banyak di antara pengunjung yang berburu tiket dengan berkeliling kota Malang dari gedung bioskop yang satu ke gedung bioskop yang lain.  Mulai dari Bioskop Malang Town Square 21, hingga di Mandala Theathre di Plasa Malang.  Rata-rata tiket terjual habis 1,5 jam sejak loket dibuka.  Benar-benar fenomenal.  Kita patut bergembira karena ini adalah awal yang baik bahwa novel maupun film Indonesia mulai menjadi tuan di negerinya sendiri.</p>
<p>Acara Bedah Buku Religi di Radio Mas FM di Malang</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang kembali mengadakan acara bedah buku. Acara bedah buku kali ini berlangsung pada tanggal 13 September 2008 di radio Mas FM yang bertempat di Jl. Dr. Cipto, Kota Malang.  Buku yang dibahas adalah buku bertema religi karya Wahyu Indah Retnowati yang juga adalah salah satu pengurus Forum Penulis Kota Malang.  Buku berjudul “Hapus Gelisah dengan Sedekah” terbitan Penerbit Qultum Media ini mencoba mengungkap sisi religi dan hikmah dari sedekah ditinjau dari agama Islam. Ternyata dengan banyak beramal dan bersedekah, hati dan pikiran kita akan menjadi lebih tenang, terhindar dari kegelisahan dan rasa gundah, demikian yang ingin dikemukakan  dalam buku ini. Dengan bahasa yang cukup mudah dicerna dan cara penulisan yang cukup baik, buku ini sangat bermanfaat untuk dibaca, sekedar sebagai siraman rohani penyejuk jiwa. Acara bedah buku rutin dua mingguan yang berlangsung di radio Mas FM ini memang merupakan kerjasama antara Forum Penulis Kota Malang dengan radio Mas FM yang memang cukup punya nama di kota Malang. Sekedar untuk memberikan berbagai informasi tentang dunia perbukuan mengingat warga kota Malang cukup mempunyai minat baca yang besar.</p>
<p>Seminar Kiat Negosiasi Bisnis di Kota Malang</p>
<p>Bertempat di gedung baru Guest House Universitas Brawijaya – apple room, yang beralamat di jalan MT.Haryono 169, Malang, sebuah seminar kiat bisnis yang cukup menarik digelar pada hari Sabtu siang, tanggal 13 September 2008.  Acara yang berlangsung hingga sore hari ini mengambil tema “The Five Rings for Technique Negotiation (Jurus Jitu Lima Lingkaran dalam Memenangkan Negosiasi).  Seminar bertema bisnis ini membahasa aneka trik dan tip untuk mengasah kepercayaan diri demi mencapai deal (kesepakatan) yang gemilang.  Seminar ini menghadirkan seorang pembicara yang juga pakar di bidangnya, yaitu Ar. Helmi – pendiri lembaga training JIWA (Jaringan Informasi Wahana Aplikasi).  Pembicara yang juga seorang penulis buku laris “Motivasi Tiada Henti” ini membeberkan berbagai pengalaman, serta tips yang bermanfaat bagi para peserta seminar.  Seminar ini tidak saja dihadiri oleh para praktisi dunia usaha, namun juga para pelajar mahasiswa serta para pendidik di kota Malang yang ingin tahu lebih banyak mengenai aspek motivasi dan pembangunan kepercayaan diri demi keberhasilan dalam negosiasi bisnis.</p>
<p>Acara Dialog mengenai Minat Baca dan Tulis di Kota Malang</p>
<p>Pada tanggal 7 September 2008 berlangsung acara dialog tentang dunia perbukuan dan minat baca yang bertema “Dari Budaya Membaca ke Budaya Menulis”. Sebagai pembicara atau narasumber dalam acara dialog ini adalah Vita Priyambada, seorang kolektor buku dan penulis yang juga merupakan pengurus komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang. Materi yang dibahas adalah tulisan artikel narasumber yang pernah dimuat di salah satu media nasional yang membahas mengenai budaya dan kebiasaan membaca sebagai stimulan untuk memulai kegiatan menulis. Beberapa pendapat yang sedikit berbeda dengan pendapat narasumber dibahas dan didiskusikan dalam acara dialog ini. Ternyata dari hasil diskusi disimpulkan bahwa kegiatan membaca maupun kegiatan menulis adalah dua buah kegiatan yang berlangsung dua arah dimana dengan membaca seseorang bisa terinspirasi untuk menulis, dan demikian pula sebaliknya dengan semakin sering menulis, seseorang akan semakin termotivasi untuk lebih banyak membaca. Menulis terkadang juga dimotivasi oleh pengalaman seseorang dalam kehidupannya. Pengalaman hidup seseorang serta pahit getir usahanya untuk mencapai sebuah kesuksesan sering kali bisa menginspirasi seseorang untuk membagi pengalamannya dalam bentuk tulisan. Jadi, kegiatan membaca memang erat hubungannya dengan kegiatan menulis. Seorang penulis memang harus banyak membaca untuk menambah wawasan dan paradigma berpikirnya.</p>
<p>Kompetisi Bakat Seni untuk Anak di Kota Malang</p>
<p>Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang bekerjasama dengan AIESEC Local Committee Universitas Brawijaya, dan Indosat IM3 menggelar acara kompetisi bakat seni untuk anak di kota Malang.  Dengan tema “Kids Global Competition Fair” yang digelar pada tanggal 30 &#8211; 31 Agustus 2008, acara ini mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat kota Malang.  Berbagai lomba digelar untuk memeriahkan acara kompetisi bakat seni ini, antara lain lomba baca puisi, kontes/lomba pidato, lomba bercerita/mendongeng, lomba menggambar poster, cerdas cermat hingga lomba hasta karya. Semuanya digelar dengan tujuan untuk mengembangkan bakat dan potensi seni pada anak-anak di kota Malang. Dengan iming-iming hadiah berupa uang, piala/trophy serta sertifikat penghargaan, kompetisi bakat seni ini berlangsung meriah.</p>
<p>Bedah Buku Reliji di kota Malang</p>
<p>Sebuah acara reliji sekaligus bedah buku Islami dengan tema &#8220;Keluargaku Di Bulan Ramadhan&#8221; digelar di kota Malang. Bertempat di Gedung Gema Insani Press Malang Lt. 3, Jl. Raya Tlogo Mas No. 119, Malang, acara yang disponsori oleh Penerbit Gema Insani Press ini berlangsung pada hari Minggu, 24 Agustus 2008, sejak siang hingga sore hari.  Pembicara dalam acara ini adalah Bapak M.Fauzil Adhim.  Acara ini terbukti menarik minat warga kota Malang, terlihat dari jumlah pengunjung yang hadir dalam acara ini.</p>
<p>Bedah Sastra Cerpen Psikologi di Kota Malang</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang kembali menggelar acara bedah sastra cerita pendek pada tanggal 24 Agustus 2008.  Pembicara dalam acara ini adalah Carolina Neolen yang membahas cerita pendek karyanya yang berjudul “Sabun Terang”.  Sebuah cerita pendek dengan tema psikologis yang diwarnai dengan alur cerita yang tidak biasa ini terbukti menarik minat dan rasa ingin tahu dari para peserta diskusi sastra yang hadir saat itu.  Carolina Neolen yang di waktu senggangnya juga menjadi asisten penulis novel Ratna Indraswari Ibrahim, sering menyempatkan diri untuk menulis berbagai karya, mulai dari cerita pendek hingga puisi-puisi unik.  Mahasiswi yang sedang kuliah di semester akhir sebuah universitas terkemuka di kota Malang ini mengaku sangat menggemari buku-buku bacaan bertema filsafat dan juga psikologi.  Mungkin hal ini pula yang turut mewarnai sebagian karya-karyanya yang tergolong tidak biasa.</p>
<p>Workshop Pembelajaran Inovatif di kota Malang</p>
<p>Sebuah workshop bertema “Pembelajaran Inovatif Teknik Senam Otak (Brain Gym) dan Pembelajaran yang Menyenangkan (Joyfull Learning) digelar pada tanggal 24 Agustus 2008.  Bertempat di ruang aula Perpustakaan Kota Malang lantai satu, workshop/seminar ini menghadirkan beberapa pembicara pakar, seperti Dr.Vivi &#8211; Trainer Rumah Cerdas (Neuroscience: The Miracle of Human Brain),  dan juga Ibu Rahmawati, seorang trainer dari lembaga Premierindo yang menjadi pusat pelatihan senam otak untuk melejitkan kecerdasan anak.  Seminar bertema menarik ini banyak dihadiri oleh para orang tua dan juga pelajar di kota Malang.  Dewasa ini semakin banyak saja metode menarik untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar dengan berbagai teknik dan cara.  Tentu saja seminar semacam ini semakin menarik karena dikemas secara inovatif dan juga informatif.</p>
<p>Seminar Motivasi Belajar untuk Anak di kota Malang</p>
<p>Dalam usaha untuk memotivasi minat belajar pada anak, pada tanggal 24 Agustus 2008 digelar sebuah seminar dengan judul “Bincang Kiat Sukses Memotivasi Belajar pada Anak Sejak Dini”.  Acara seminar yang dibawakan oleh pembicara M.Fauzil Adhim – seorang trainer quantum parenting, serta pengasuh kolom majalah suara Hidayatullah dan juga penulis buku ini berlangsung cukup semarak.  Bertempat di aula lantai 3 Gedung Perpustakaan Kota Malang, Jalan Raya Ijen 30A – Malang, acara yang berlangsung sejak pagi hari ini baru diakhiri pada siang hari.  Tampaknya para hadirin yang mengikuti seminar ini akan memperoleh begitu banyak manfaat dari materi seminar yang disuguhkan.</p>
<p>Pameran Buku Murah Agustusan di Kota Malang</p>
<p>Demi memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah pameran buku bertajuk “Pameran Buku Murah Agustusan” digelar di Gedung Perpustakaan Kota Malang dan di Ruang Pameran Anjungan Ken Arok yang masih satu lokasi dengan halaman Gedung Perpustakaan Kota Malang.  Acara pameran buku super murah ini berlangsung mulai tanggal 21 hingga 31 Agustus 2008, dengan beberapa partisipan seperti Penerbit Agromedia, Penerbit Kanisius, Toko Buku Togamas dan Toko Buku Diskon Yusuf Agency.  Buku yang dijual cukup beragam, mulai dari buku-buku hobi, aneka buku non fiksi hingga buku-buku novel best seller terbitan dalam dan luar negeri.  Diskon yang digelar pun cukup ugal-ugalan mulai 15% hingga lebih dari 50%. Bahkan ada obral buku yang dijual dengan harga mulai dari lima ribuan hingga dua puluh ribuan.  Seperti biasa, pengunjung pameran ini pun membludak, di mana para pengunjung utamanya adalah para pelajar, mahasiswa dan pecinta buku di kota Malang.</p>
<p>Lomba Mengarang dan Menulis Cerpen dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia</p>
<p>Dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI yang keenam puluh tiga, Perpustakaan Umum Kota Malang menyelenggarakan lomba menulis cerita pendek serta lomba mengarang pada tanggal 21 Agustus 2008.  Lomba yang diselenggarakan di perpustakaan yang beralamat di Jalan Raya Ijen 30A ini memperebutkan hadiah berupa trophy walikota Malang, hadiah uang serta sertifikat penghargaan dari walikota Malang.  Acara lomba berlangsung meriah dan terbukti mendapat respon serta sambutan yang positif dari segenap warga kota Malang, khususnya di kalangan pelajar.</p>
<p>Pameran Buku di Jombang, Jawa Timur</p>
<p>Sebuah pameran buku berskala nasional digelar di kota Jombang pada tanggal 14-20 Agustus 2008.  Pameran buku dengan tema &#8220;Gebyar Merdeka, Membaca Untuk Semua&#8221;, ini digelar di GOR Merdeka, kota Jombang. Dengan didukung oleh para penggiat seni dan budaya, sejumlah acara kesenian pun akan turut menghiasi pesta buku kali ini. Mulai dari Festival Tari, Festival Teater, Lomba Karawitan, Lomba Al Banjari (nyanyian dan tarian Islami), Pertunjukan Gambus Misri, Parade Band hingga acara pentas seni. Acara ini dimeriahkan pula oleh program Workshop Penulisan Untuk Guru, Bengkel Penulisan Untuk Remaja, Aneka Talkshow dan Bedah Buku dari berbagai penerbit, Diskusi Budaya, Workshop Jarimatika, Workshop Ketrampilan, Lomba Mewarnai dan Program Beli Buku dapat TV 21 inci. Acara pameran buku ini disemarakkan pula oleh adanya acara jumpa fans dan temu bintang bersama Melanie Subono. Acara pameran buku yang dikemas cukup apik dan menarik ini adalah merupakan kerjasama antara Kantor Parbupora, Panitia Pekan Budaya Jombang, Dinas Pendidikan Kab. Jombang,  Radar Mojokerto, dan juga Buka Buku Production.</p>
<p>Bedah Buku Reliji Ilmiah di Jombang</p>
<p>Sebuah acara bedah buku reliji Islami berjudul &#8220;Ayat-Ayat Semesta&#8221; digelar di Masjid Ar-Roudloh, Jombang. Acara bedah buku reliji ilmiah ini berlangsung pada hari Minggu pagi, 10 Agustus 2008. Buku reliji yang dikemas secara unik dan ilmiah ini berusaha memadukan antara unsur reliji Islam dan juga sains/ilmu pengetahuan. Bahkan dibahas pula tentang berbagai teori fisika modern seperti teori ruang dan waktu, teleportasi kuantum, dan proses terbentuknya supernova, yang dikaji dan bersumber langsung dari ilmu pengetahuan yang terkandung dalam Al-Quran. Bedah buku ini cukup menarik karena menampilkan buku reliji yang lain daripada yang lain, dengan pembahasan yang cukup ilmiah pula. Dengan dihadiri oleh narasumber, yang juga sekaligus penulis bukunya, Bapak Agus Purwanto, acara ini tampil semarak dengan para hadirin yang tampak antusias mengikuti jalannya acara. Buku yang banyak memperoleh endorsement (pujian) dari para pakar dan pemerhati fisika modern, seperti Dr. Freddy Permana Zen, Dr. Terry Mart, Dr. Armahedi Mahzar,M.Sc, hingga para rektor dan praktisi universitas seperti Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso (Rektor ITB), Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara (Guru Besar Filsafat Islam UIN Jakarta), Prof. Dr. Afif Muhammad (Direktur Pascasarjana UIN Bandung), terbukti menarik untuk dibaca dari sudut kajian manapun. Walau acara bedah buku ini hanya berlangsung selama 50 menit, namun setidaknya para peminat buku dan pecinta ilmu pengetahuan khususnya ilmu fisika modern, dapat terbuka wawasannya, untuk lebih mengembangkan ilmu pengetahuan bersumber dari ilmu agama. Sungguh paduan yang sangat menarik.</p>
<p>Pameran Seni Rupa dan Bedah Buku di Tuban, Jawa Timur</p>
<p>Pameran seni rupa dan lukisan bertajuk &#8220;Indonesia, How Are You to Day?&#8221; digelar di kota Tuban. Bertempat di Budaya Loka Jl. Basuki Rachmad, Tuban, Jawa Timur, acara yang berlangsung pada tanggal 4 &#8211; 9 Agustus 2008 ini menampilkan 40 karya patung, lukisan dan seni instalasi. Di samping acara pameran lukisan, ada juga pameran buku seni rupa serta diskusi interaktif bertema &#8220;Posisi Seni Rupa Daerah Terhadap Wacana Seni Rupa Kontemporer&#8221; dengan pembicara Agus Koecing, perupa yang juga kurator pameran dari Surabaya. Acara yang dimaksudkan untuk memperingati dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini juga disemarakkan pula oleh acara bedah buku &#8220;Mozaik Sosiologi&#8221; tulisan Henri Nurcahyo, yang juga seorang pengamat seni rupa asal Surabaya.  Selain bedah buku, acara ini juga menyajikan acara pemutaran film secara gratis.</p>
<p>Seminar Teknologi Informasi untuk Guru dan Program Pencanangan Satu Guru Satu Buku Satu Laptop</p>
<p>Pada hari Minggu, 3 Agustus 2008, telah berlangsung sebuah seminar bertajuk &#8220;Pemanfaatan Teknologi Informasi Komputer untuk Pendidikan&#8221; yang dilaksanakan oleh Klub Guru daerah Malang.  Dalam Seminar ini dihadiri oleh Dr H Shofwan, SH,M Si, (Pembicara kunci/nara sumber) yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dr Ir Gatot Hari Prijowirjanto, mantan Direktur Dikmenjur Depdiknas (sekarang Direktur SEAMOLEC), dan juga Ir. Didik Sukasdi, MT, General Manajer PT Telkom Malang.  Acara seminar ini begitu menarik, karena pelaksanaannya boleh dibilang cukup unik, karena diikuti juga di 2 lokasi yang berbeda, yaitu di SMKN 1 Surabaya (untuk daerah Surabaya dan sekitarnya) serta di SEAMOLEC Jakarta (untuk daerah JABODETABEK) dengan didukung oleh program Video Conference yang juga dipancarkan melalui sistem satelit Multicast oleh program SEA EduNet. Hal yang menarik lainnya, adalah bahwa pada saat presentasi dari Direktur SEAMOLEC (Ir. Didik Sukasdi, MT), beliau menantang PT. Telkom untuk dapat memberikan tarif Rp. 50.000/bulan yang saat itu juga langsung disetujui oleh GM Telkom tersebut. Dengan adanya kemudahan ini, maka secara otomatis seluruh guru di daerah Malang langsung bisa mendaftar hanya dengan menunjukkan NUPTK dan akan memperoleh koneksi Speedy unlimited dengan tarif 50.000/bulan.  Pada acara ini juga, diumumkan adanya program pencanangan 1 Guru 1 Buku 1 Laptop yang saat ini sedang dalam tahap pencarian sponsor. Dengan program ini, setiap guru yang berhasil menulis 1 buku dan diterbitkan, maka yang bersangkutan tersebut akan memperoleh sebuah laptop secara gratis. Motivasi seperti inilah yang perlu ditularkan ke berbagai daerah di Indonesia, agar minat baca tulis khususnya di kalangan pengajar/guru akan meningkat pesat dengan adanya iming-iming hadiah semacam ini.</p>
<p>Pameran Buku di Kediri</p>
<p>Dalam rangka memperingati HUT Kota Kediri yang ke 1129, Pemerintah kota Kediri bekerja sama dengan Korem 082/CPYJ, Buka Buku Production, dan Radar Kediri kembali menyelenggarakan Pameran Buku Nasional Ke-2 dengan tema &#8220;Dengan Buku Kita Bisa!&#8221;. Pesta buku super murah tahun 2008 ini berlangsung sejak tanggal 3 hingga 9 Juli 2008 di Gedung Nasional Indonesia, Jl. Mayjend Sungkono, Kediri. Acara pameran berskala Nasional ke-2 ini diikuti hampir 200 penerbit nasional dari Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, dan Kediri. Pada acara ini pula, para pengunjung dari pihak-pihak yang mendukung berkesempatan untuk melakukan aksi sumbang buku melalui Kotak Amal Buku yang tersedia di lingkungan pameran. Acara pameran ini dimeriahkan oleh berbagai atraksi kesenian tradisional, Dance Competition, Parade Band, Pentas Teater &#8220;Kanda&#8221;, Pentas Rebana, Lomba Lalaran, Workshop Penulisan Guru dan Remaja ( diselenggarakan oleh Agromedia Grup), Workshop Menulis Novel dengan Teknik NLP (diselenggarakan oleh Enerjik Karisma), Workshop Koperasi Komunitas, Pentas Musik Akuistik, Pentas Musik &#8220;Sudra&#8221;, Lomba Mewarnai, Lomba Putri Jilbab 2008, Temu Penulis dan aneka bedah buku, Diskusi Budaya Kediri, serta acara bagi-bagi buku gratis dan doorprize berhadiah TV 21 inci.</p>
<p>BEDAH SASTRA DI RADIO</p>
<p>Walau belum genap berumur dua tahun, Forum Penulis Kota Malang (FPKM), sebuah komunitas penulis di kota Malang telah mendapat kepercayaan dari stasiun radio MAS FM untuk mengisi acara dialog sastra, aneka topik seputar dunia kepenulisan dan juga acara bedah buku yang disiarkan secara langsung di radio.  Acara talkshow yang digelar dua minggu sekali setiap hari Sabtu siang tersebut dibawakan oleh berbagai nara sumber, yaitu para pengurus dan anggota FPKM sebagian besar berasal dari kalangan penulis, wartawan, pengajar/guru, hingga seniman.  Siaran radio dengan topik sastra ini tampaknya mendapat sambutan yang cukup baik dari berbagai kalangan di kota Malang, terbukti dari acara dialog interaktif lewat telepon biasanya selalu ramai oleh tanggapan maupun pertanyaan dari para pendengar radio yang umumnya adalah para pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum kota Malang.  Biasanya setelah mendapat pengarahan maupun jawaban, para pendengar setia radio MAS FM segera bergegas menuju warung internet untuk mengakses berbagai informasi lebih detil mengenai kegiatan dan tutorial menulis yang terdapat di situs komunitas ini yang beralamat di http://www.fpkm.org .</p>
<p>DIALOG SASTRA PENULISAN NASKAH SKENARIO SINETRON</p>
<p>Acara dialog sastra yang diselenggarakan oleh Forum Penulis Kota Malang bertopik bahasan mengenai “Trik menulis buku serta tehnik penulisan ide cerita dan naskah skenario sinetron maupun FTV” dilaksanakan di kota Malang pada tanggal 27 Juli 2008.  Bertempat di ruang lobi Gedung Perpustakaan Kota Malang, acara yang lebih merupakan bincang santai sesama penulis ini dibawakan oleh penulis buku sekaligus penulis skenario sinetron yang telah beberapa kali karya sinetronnya tayang di SCTV, yaitu Wahyu Indah Retnowati.  Penulis yang berdomisili di kota Malang, namun sering bolak-balik Jakarta – Malang ini mengaku bahwa profesinya sebagai penulis naskah skenario ini bermula dari hobinya menulis cerita bertema remaja, baik novel maupun cerita pendek.  Dari hobi menulis tersebut, tidak diduga, bahwa kemudian Wahyu Indah mendapat perhatian dan kepercayaan dari sebuah rumah produksi sinetron ternama di Jakarta untuk menulis ide cerita dan kemudian berlanjut pada penulisan naskah skenario sinetron remaja maupun FTV.  Dalam dialog sastra kali ini, Wahyu Indah menceritakan panjang lebar mengenai berbagai pengalamannya menulis ide cerita maupun naskah skenario sinetron, sebuah profesi baru dunia kepenulisan yang terbukti cukup menjanjikan dalam hal finansial.    Yang istimewa dari acara ini adalah bahwa acara ini gratis dan terbuka untuk umum.  Tidak seperti acara-acara sejenis yang biasanya menarik biaya mahal hingga ratusan ribu rupiah, acara-acara dialog sastra yang diselenggarakan oleh komunitas Forum Penulis Kota Malang hampir tidak pernah mengenakan biaya sepeser pun, kecuali sumbangan sukarela, dan itu pun tidak ada ketetapan mengenai berapa besarnya nominal yang boleh disumbangkan.  Bagi yang tidak memberikan sumbangan pun tidak apa-apa, karena komunitas ini sejak awal berdirinya memang murni bertujuan untuk membagikan ilmu secara cuma-cuma kepada masyarakat luas, khususnya di kota Malang.</p>
<p>Gramedia Book Fair – Pesta Buku Gramedia di Kota Malang</p>
<p>Toko buku Gramedia cabang Plaza Araya kota Malang kembali menggelar Pesta Buku atau yang lebih dikenal dengan Gramedia Book Fair 2008. Pesta buku kali ini berlangsung sejak tanggal 12 Juni hingga 29 Juni 2008. Berbagai jenis buku berkualitas dijual dalam acara pameran ini. Pesta buku ini bertabur diskon, mulai 15% hingga 80%, bukan main. Tentu saja acara obral buku semacam ini kontan mendapat perhatian yang cukup besar dari segenap masyarakat kota Malang, khususnya para pecinta buku. Rupanya tidak hanya penerbit buku Gramedia saja yang turut memeriahkan pesta buku kali ini, tapi juga beberapa penerbit besar lainnya turut berpartisipasi menggelar aneka jenis buku yang mereka terbitkan. Seperti lazimnya sebuah acara pesta buku, acara kali ini dimeriahkan oleh berbagai workshop dan juga permainan/lomba seperti misalnya lomba mewarnai untuk siswa TK dan Sekolah Dasar yang memperebutkan trophy dan hadiah menarik lainnya.</p>
<p>BEDAH SASTRA PUISI KARYA FERRY MONIAGARA</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang mengadakan acara bedah sastra puisi karya Ferry Moniagara pada hari Minggu, 22 Juni 2008.  Penyair sekaligus penulis kota Malang ini menggelar karya-karya puisinya untuk dibedah dan dikaji. Bertempat di aula lobi Gedung Perpustakaan Kota Malang, acara bedah sastra puisi ini berlangsung santai dan penuh kekeluargaan.  Acara bedah sastra puisi ini turut dihadiri pula oleh editor buku Liga Alam, penulis novel dan skenario sinetron – Wahyu Indah, para seniman dan juga para anggota dan pengurus komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang.  Puisi-puisi Ferry Moniagara yang selalu bernuansa suasana malam, merupakan suatu ciri khas tersendiri dari penyair yang satu ini. Aliran yang dipakai dalam menulis puisi pun cukup beragam, mulai yang beraliran absurdisme hingga puisi yang mengangkat tema sosial dan juga puisi cinta. Keunikannya terletak pada setting suasana malam yang seakan hidup dan mengejawantah dalam puisi-puisinya yang cukup unik.</p>
<p>SEMINAR MOTIVASI DI KOTA MALANG</p>
<p>Sebuah seminar dengan tema yang cukup menarik “Strategi Jitu Mencari Kerja &amp; Membangun Pribadi Positif” digelar di kota Malang pada hari Minggu, 22 Juni 2008. Bertempat di Ruang De Club Ballroom – Hotel Montana I, Jalan Tumapel, kota Malang, seminar dengan para pembicara profesional ini cukup mendatangkan antusiasme dan minat warga kota Malang, khususnya generasi muda.  Para pembicara dalam seminar ini antara lain adalah penulis buku laris “Becoming Magnet of Lucky” yang sekaligus praktisi manajemen bidang marketing dan produksi – Ir. Sucipto Ajisaka, MBA, Ira K Dewi (pengusaha muda), Yos Sidarta, SE (pakar bidang ekonomi), dan juga Eko Sudamar W, SE (pakar bidang ekonomi). Acara seminar ini berlangsung dari pagi hingga siang hari.</p>
<p>DIKLAT PENDIDIKAN DI KOTA MALANG</p>
<p>Acara bertema pendidikan sering dilaksanakan di kota Malang. Kali ini sebuah acara seminar dan diklat bertema pendidikan berlangsung pada hari Minggu, 22 Juni 2008 dengan bertempat di Gedung Dekopinda Kota Malang, Jalan Raden Panji Suroso, Kota Malang.  Tema menarik yang diusung adalah “Diklat Praktek Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif Sesuai Pakem dan Penilaian Sertifikasi Guru”.  Dengan para pembicara pakar di bidangnya, seperti Dr. Siti M. Amin, MPd, Drs. Martadi, MSn, serta tim fasilitator majalah ilmiah guru Dwijakarya, acara ini berlangsung semarak dan dihadiri para praktisi pendidikan baik dari kota Malang, maupun kota-kota lain di Jawa Timur.</p>
<p>Peluncuran Buku Walikota Malang</p>
<p>Walikota Malang, Drs. Peni Suprapto, M.AP. kembali meluncurkan buku tulisannya untuk yang kesekian kalinya.  Bukunya kali ini berjudul “Demokrasi di Bumi Arema”.  Buku setebal 132 halaman ini diterbitkan oleh Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang bekerja sama dengan Penerbit IndoPress.  Editor buku ini adalah juga salah satu pengurus Forum Penulis Kota Malang, yaitu Mas Liga Alam.  Bertempat di Gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang (UM), acara peluncuran buku yang berlangsung pada tanggal 14 Juni 2008 ini berlangsung meriah, dimulai sejak sore hingga malam hari.  Buku bertema demokrasi ini juga mendapat sambutan serta endorsement dari Mantan Presiden RI &#8211; Ibu Megawati Soekarnoputri, yang telah berkenan memberikan kata sambutan di halaman pembuka dalam buku ini.  Buku ini merupakan buku keenam yang ditulis oleh Walikota Malang. Beberapa bukunya yang lain berjudul “Wasiat Mpu Tantular: Kumpulan Catatan Budaya” (2006), “Di Balik Ramalan Joyoboyo” (2006), “Mari Menanam &amp; Merawat: Konsep Penghijauan Massal” (2007), “Sekolah Seribu Bunga: Konsep Gerakan Penghijauan di Sekolah” (2007), dan “The Rise of The New Tumapel” (2007). Walikota yang cukup produktif dalam menghasilkan buku ini ternyata mempunyai perhatian yang cukup besar terhadap dunia pendidikan khususnya dunia kepenulisan dan perbukuan serta sastra nasional, hal ini tidak mengherankan karena latar belakang pendidikan beliau  adalah juga di bidang pendidikan, sehingga semangat dan motivasi beliau untuk mengangkat isyu-isyu pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan memang patut diacungi jempol.  Dalam kesempatan ini pula, Walikota Malang memberikan santunan pendidikan bagi para anak jalanan dan pengamen kota Malang agar memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan dan kesempatan belajar.  Tak lupa ditekankan pula  bahwa peran gedung perpustakaan kota Malang juga cukup besar dalam memberikan kesempatan belajar bagi para anak jalanan untuk dapat mengejar ketertinggalan ilmu dan pendidikan. Minat baca masyarakat kota Malang memang harus lebih ditingkatkan lagi.</p>
<p>Rieke Dyah Pitaloka Hadir Saat Peluncuran Buku Walikota Malang</p>
<p>Dalam acara peluncuran buku walikota Malang yang berjudul “Demokrasi di Bumi Arema”, hadir pula artis sekaligus pemerhati seni dan demokrasi sekaligus hak asasi manusia &#8211; Rieke Dyah Pitaloka (pemeran Oneng dalam serial televisi “Bajaj Bajuri”). Pada kesempatan ini, Mbak Rieke turut memeriahkan acara dengan menyanyi bersama anak-anak jalanan kota Malang, serta pembacaan puisi bernuansa kritik sosial.  Mbak Rieke tak lupa menyemarakkan acara dengan berdialog  serta berdiskusi langsung dengan walikota Malang, Drs. Peni Suparto, M.AP sehubungan dengan isi buku yang bertema demokrasi tersebut.  Obrolan santai dan juga guyonan khas Mbak Rieke turut memeriahkan acara yang dipadati oleh para warga kota Malang, seniman, komunitas-komunitas penulis, wartawan, maupun para reporter televisi. Turut hadir dalam acara ini, penulis serta sastrawan nasional – Ratna Indraswari Ibrahim.  Di akhir acara, Mbak Rieke bahkan sempat mengenakan kaos khas “Arema” yang ditandatangani oleh walikota Malang, dan mendapat sambutan tepuk tangan meriah dari para pengunjung. Beliau juga menyempatkan diri menyapa dan beramah tamah dengan Ratna Indraswari salah seorang penulis senior dalam dunia kepenulisan tanah air. Tak lupa acara foto bersama dan bagi-bagi tanda tangan pun digelar sebagai sesi penutup acara ini.</p>
<p>Pelatihan Guru Profesional di Kota Malang</p>
<p>Seminar pendidikan tampaknya tak pernah habis diselenggarakan dan mendapat perhatian cukup besar dari warga kota Malang, khususnya guru sebagai praktisi pendidikan di kota ini. Pelatihan Guru Profesional dengan tema “Teknik Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching  &amp; Learning = CTL) berlangsung di Gedung Perpustakaan Kota Malang pada hari Minggu, 15 Juni 2008, sejak pagi hingga siang hari. Pembicara dalam seminar dan pelatihan ini adalah seorang praktisi pembelajar kontekstual dan assesor dari Universitas Negeri Malang (UM), Dr. Sulthon, MPd. Kegiatan yang diselenggarakan dan dipanitiai oleh Komunitas Bengkel Kreasi Mandiri ini terbukti menyedot perhatian pengunjung, terutama para guru sebagai ujung tombak pendidikan.</p>
<p>Pameran Seni Rupa di Kota Malang</p>
<p>Pameran Seni Rupa Lentera Volume VII Rumah Pohon yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Rupa Lentera – Universitas Muhammadiyah Malang pada tanggal 9 – 13 Juni 2008 dengan bertempat di Perpustakaan Kota Malang berlangsung meriah dan dipadati pengunjung. Pameran yang dibuka sejak tanggal 9 Juni 2008 ini di Perpustakaan Kota Malang, kemudian dilanjutkan dengan acara sarasehan seni pada tanggal 13 Juni 2008.  Turut hadir dalam acara tersebut para pecinta seni, seniman, penulis, jurnalis, dan para pelajar serta mahasiswa di kota Malang. Tampaknya apresiasi seni dan perhatian warga Malang pada berbagai aspek kesenian semakin hari semakin mengemuka, terbukti dalam setiap acara pameran seni di kota Malang selalu mendapat tempat di hati para pengunjung.</p>
<p>Seminar Nasional Teknologi Informasi di Kota Malang</p>
<p>Peran serta dunia teknologi informasi tidak bisa dipungkiri lagi. Teknologi informasi telah begitu menyatu dengan dunia perbukuan, pendidikan dan keilmuwan. Pengaruh budaya luar akibat globalisasi seakan menyerbu negeri ini melalui dunia maya, dalam hal ini internet. Menyadari akan pentingnya hal tersebut, maka di kota Malang diselenggarakan sebuah seminar nasional bertema “Membuka Mata Dunia Terhadap Perkembangan IT di Jawa Timur” dan juga seminar “Teknik Memblokir Situs Porno” dengan pembicara dan nara sumber, pakar teknologi informasi terkemuka, Onno W Purbo. Acara seminar yang diselenggarakan sebagai kelanjutan dari Pekan Gebyar ICT  (11 – 14 Juni 2008) dalam rangka menyambut Dies Natalis Universitas Islam Negeri Malang ini juga dimeriahkan dengan pameran komputer dan teknologi informasi yang bertempat di Gedung Perpustakaan Universitas Islam Negeri Malang.  Event kegiatan bertema dunia teknologi informasi ini terselenggara berkat usaha keras Forum Komunikasi Mahasiswa Teknologi Informasi Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Malang.</p>
<p>Bincang Sastra di Kota Malang</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang kembali mengadakan acara bincang sastra dan diskusi cerita pendek pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2008.  Kali ini membahas tips dan motivasi menulis sebuah karya sastra, khususnya mengenai penulisan cerita pendek. Sehubungan dengan itu diadakan pula bedah karya sebuah cerpen dengan judul “Pengakuan Jujur Seorang Penulis” karya Vita Priyambada, yang merupakan sebuah cerpen esai yang berhubungan dengan motivasi menulis seorang penulis dalam berkarya. Seperti biasa, acara bincang sastra ini berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan dilaksanakan secara lesehan di ruang lobby Gedung Perpustakaan Kota Malang. Turut hadir pula para pelajar, mahasiswa, guru pengajar, dan juga para praktisi dunia perbukuan di kota Malang, termasuk pula perwakilan dari pengelola toko buku yang ada di kota Malang. Dunia sastra di kota Malang memang mulai mengemuka, terbukti dari semakin maraknya kegiatan bernuansa sastra, maupun diskusi kepenulisan, seperti yang dilaksanakan kali ini.</p>
<p>Pameran Tunggal Fotografi Bencana Lumpur Lapindo</p>
<p>Sebuah pameran tunggal fotografi hasil jepretan Trisnadi (fotografer dari Associated Press) digelar di Anjungan Ken Arok – Perpustakaan Kota Malang, Jalan Raya Ijen 30A – Malang pada tanggal 31 Mei – 6 Juni 2008.  Pameran foto dengan tema “Membincang Masa Depan – Dua Tahun Derita Lumpur Panas LAPINDO” ini mencoba menyentuh nurani masyarakat agar turut menyelami perasaan duka para korban lumpur panas LAPINDO. Taburan bunga tujuh rupa di sekitar pigura foto yang dipamerkan, turut mengangkat rasa haru dan iba para  pengunjung saat menyaksikan foto-foto berukuran besar tersebut dipajang di galeri seni Ken Arok, Gedung Perpustakaan Kota Malang. Pameran ini lebih bertujuan amal daripada mencari keuntungan. Hasil penjualan foto rencananya akan disumbangkan untuk para korban lumpur panas LAPINDO yang hingga kini belum juga mendapat kepastian akan nasib dan penghidupan mereka.</p>
<p>Acara Talkshow Kick Andy dan Bedah Sastra Andrea Hirata di Malang</p>
<p>Pesona kota Malang sebagai kota pendidikan ternyata telah mengundang minat Andy F Noya untuk mengadakan syuting acara talkshow “Kick Andy” di kota Malang. Bertempat di Dome Universitas Muhammadiyah Malang, acara talkshow yang diselenggarakan pada 6 Juni 2008 ini mengundang seorang penulis legendaris – Andrea Hirata sebagai bintang tamu.  Seperti telah diketahui, Andrea Hirata yang buku-bukunya tidak saja laris di Indonesia, namun juga telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa asing dan beredar secara luas di Eropa, telah demikian populer dengan karya-karyanya yang demikian menyentuh.  Para peminat dan penggemar buku-bukunya tidak saja berasal dari kalangan remaja namun juga orang dewasa, terbukti para penonton dan pengunjung acara ini penuh sesak memadati Dome Universitas Muhammadiyah.  Aula gedung olahraga dengan kapasitas ribuan penonton ini dipadati oleh mahasiswa, pelajar, seniman, penulis, hingga masyarakat umum kota Malang yang ingin melihat dari dekat Andrea Hirata maupun Andy F Noya yang cukup populer itu.  Bahkan lalu lintas di seputar Universitas Muhammadiyah Malang sempat macet menjelang acara dimulai.  Padahal tiket untuk menonton acara ini sudah harus dipesan beberapa hari sebelumnya, dan masih banyak pengunjung yang tidak kebagian tiket nekat hendak menonton  secara langsung.  Sepertinya rasa antusiasme warga kota Malang akan dunia sastra begitu besar dan tidak dapat dibendung, terlihat dari jumlah penonton yang membanjiri area Dome Universitas Muhammadiyah Malang.</p>
<p>Bincang Santai Sastra Forum Penulis Kota Malang dengan Penerbit Graha Ilmu</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang diundang oleh Penerbit Graha Ilmu dalam acara bincang santai sastra dan ilmu pengetahuan pada tanggal 3 Juni 2008. Bertempat di ruang lobby “UMM Inn”, acara ini berlangsung secara kekeluargaan. Dalam pembicaraan ini sempat dikemukakan berbagai peluang menulis yang ditawarkan kepada Forum Penulis Kota Malang oleh Penerbit Graha Ilmu yang telah terkenal dengan buku-buku materi kuliah yang telah beredar secara luas di Indonesia.  Bahkan Direktur Penerbit Graha Ilmu, Bapak Jozep Edyanto, menyempatkan diri berkunjung ke Malang ingin bertemu langsung dan berdiskusi dengan pengurus maupun anggota Forum Penulis Kota Malang.  Dengan didampingi oleh beberapa staf dari Penerbit Graha Ilmu acara ini berlangsung hingga malam hari dan diwarnai oleh semangat silaturahmi dan kekeluargaan demi merintis jaringan kepenulisan yang lebih luas dalam skala nasional.</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang Merambah Dunia Pendidikan</p>
<p>Bermula dari keinginan untuk mempopulerkan dunia sastra di kota Malang, Forum Penulis Kota Malang (FPKM) yang berdiri pada 8 Oktober 2006 lalu, kian giat dalam meningkatkan budaya menulis dan membaca di kalangan generasi muda. Situs dan blog FPKM yang sarat akan bahan bacaan sastra maupun ilmu pengetahuan ilmiah ternyata menarik perhatian pemilik sekaligus pengelola situs web “Edu 2000” yang juga merupakan perusahaan content media yang cukup ternama baik di Indonesia maupun di Singapura.  Dalam rangka semangat kepedulian terhadap dunia pendidikan dan sastra ini, maka Forum Penulis Kota Malang bersedia menyambut baik tawaran dari Bapak Ir. Kosasih Iskandarsjah selaku pengelola perusahaan multimedia berskala internasional yang berpusat di Singapura itu untuk mengisi content situs pendidikan Edu 2000. Jadi setiap tulisan maupun artikel yang ada di situs maupun blog FPKM juga akan ditayangkan pula di situs Edu 2000 maupun situs-situs jaringan pendidikan lainnya (www.edu2000.org , www.discoveryindonesia.com dan www.esolusi.co.id), yang akan dibaca dan dikonsumsi secara luas tidak saja di Indonesia, namun juga dengan target pasar di Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.  Walau sudah diketahui bahwa beberapa sudah sejak lama, situs Forum Penulis Kota Malang juga banyak dikunjungi oleh para peminat sastra tidak saja di Indonesia namun juga dari Eropa, Asia, Timur Tengah, hingga Amerika dan Canada.</p>
<p>Pameran Buku Islam di Kota Malang</p>
<p>Pameran buku tahunan bertema Islam “Islamic Book Fair” digelar kembali di kota Malang pada  tanggal 30 Mei – 4 Juni 2008.  Acara pameran buku yang digelar di Aula Skodam Brawijaya Malang yang tepat berada di dekat Kantor Kotamadya Malang ini diikuti oleh puluhan penerbit dan toko buku Islam se-Indonesia. Dengan berbagai acara menarik seperti bedah buku karya Afifah Afra maupun aneka doorprize dan pesta diskon, pameran buku ini dibanjiri oleh para peminat buku di kota Malang.  Daya tariknya apalagi kalau bukan ingin melihat dari dekat penulis ternama seperti Afifah Afra maupun ingin mendapatkan buku dengan harga-harga yang jauh berada di bawah harga normal.  Apapun jenis buku yang dipamerkan, asalkan ada pameran buku di kota Malang, pastilah selalu dibanjiri pengunjung. Selain untuk cuci gudang, acara pameran buku seperti ini juga merupakan ajang yang baik untuk mempromosikan berbagai buku-buku baru yang terbit di pasaran, maupun memperkenalkan penulis-penulis berbakat Indonesia kepada masyarakat pecinta buku, khususnya masyarakat kota Malang yang senantiasa haus akan ilmu pengetahuan.</p>
<p>Festival Malang Tempo Doeloe</p>
<p>Kota Malang dimeriahkan oleh sebuah event besar yang merupakan acara tahunan.  Event yang terselenggara pada tanggal 22 – 25 Mei 2008 tersebut adalah Festival Budaya dan Nostalgia “Malang Tempo Doeloe” atau lebih dikenal dengan sebutan “Festival Malang Kembali”.  Festival tahunan ini dimeriahkan oleh berbagai atraksi dan tontonan hiburan rakyat, seperti acara pementasan sendratari, ketoprak, wayang orang, lagu-lagu tradisional campur sari, pameran buku-buku kuno (buku-buku jaman penjajahan Belanda, jaman Jepang serta buku-buku langka yang unik serta menarik),  pameran foto kota Malang saat jaman penjajahan, kendaraan kuno, pameran benda-benda pos tempo dulu, aneka lomba dan permainan tradisional, festival makanan dan jajanan tradisional khas Malang pada jaman kolonial, serta berbagai pameran pernak-pernik benda-benda kuno peninggalan jaman purbakala hingga saat jaman kolonial penjajahan Belanda di Malang.  Yang unik dari festival budaya ini adalah bahwa setiap pengunjung, panitia, maupun peserta festival diwajibkan memakai busana nasional, ataupun pakaian jaman dulu saat negeri ini belum merdeka. Yang cukup menarik dari festival ini adalah bahwa setiap tulisan dan papan penunjuk arah yang merupakan ornamen pameran juga menggunakan ejaan jaman dahulu (ejaan yang dipakai saat jaman penjajahan Belanda). Desain setiap stan pameran juga bercorak seperti tahun 1920-1930-an. Berbagai poster berukuran raksasa memajang foto-foto kota Malang jaman dahulu kala, berbagai foto candi-candi kuno yang terdapat di kota Malang, serta foto-foto menarik yang membuat pengunjung seakan kembali berada di masa lalu.<br />
Para pengunjung yang hadir serta para peserta festival ini memakai pakaian dan dandanan yang menarik, mulai dari yang memakai pakaian tradisional Jawa jaman dulu, hingga yang berpakaian ala polisi jaman Belanda yang memakai topi polka. Acara ini merupakan gabungan antara pesta kostum maupun festival budaya, makanan, festival buku, serta benda-benda seni yang diharapkan dapat mendongkrak potensi pariwisata di kota Malang. Benar saja, banyak dijumpai wisatawan asing, terutama dari Belanda dan Eropa, karena festival ini bahkan terdengar gaungnya hingga ke negeri Belanda, dan sempat diberitakan di berbagai majalah terkemuka di sana.  Meniru berbagai festival sejenis yang banyak diselenggarakan di luar negeri demi mengenang kembali bagaimana suasana jaman perjuangan serta membangkitkan kembali rasa nasionalisme dengan memakai pakaian tradisional, acara tahunan yang diselenggarakan di sepanjang jalan raya Ijen kota Malang ini seharusnya juga dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia sehingga selain untuk menarik wisatawan juga untuk mengeksplorasi daya kreativitas seni dan sebagai hiburan atau tontonan yang menarik bagi masyarakat.</p>
<p>Pameran Buku “Malang Membaca”  di Kota Malang</p>
<p>Acara pameran buku kembali diadakan di kota Malang.  Kali ini dengan tema “Malang Membaca” – sebuah pameran buku yang cukup eksotik dan dahsyat yang diselenggarakan di Perpustakaan Kota Malang pada tanggal 10 – 20 Mei 2008.  Acara pameran buku yang menggelar buku-buku best seller dan buku-buku top lainnya ini terwujud atas kerjasama antara Perpustakaan Kota Malang, Forum Penulis Kota Malang, Toko Buku TogaMas dan juga Penerbit Kanisius.  Turut berpartisipasi pula dalam pameran buku ini, puluhan penerbit maupun toko buku terkemuka di Indonesia.<br />
Pameran buku ini dimeriahkan pula oleh berbagai acara bedah buku dengan para pembicara penulis top seperti Raditya Dika (penulis novel remaja “Kambing Jantan” dan “Babi Ngesot”), Moeammar Emka (penulis buku “Jakarta Undercover”), Ratna Indraswari Ibrahim maupun juga Sigit Susanto (penulis buku catatan perjalanan “Menyusuri Lorong-Lorong Dunia”).  Beberapa acara lain yang turut memeriahkan pekan pameran buku ini adalah acara lomba mewarnai dan lomba menggambar untuk siswa siswi sekolah dasar, lomba menulis esai untuk pelajar sekolah menengah, workshop “penulisan, mendongeng dan kartun”,  mendongeng cerita anak, pemutaran film serta acara permainan dan pembagian door prize bagi para pengunjung.<br />
Seperti lazimnya berbagai acara pameran yang biasa digelar di kota Malang, acara pameran kali ini cukup ramai dan dibanjiri oleh pengunjung yang jumlahnya bisa membludak hingga ribuan orang dalam sehari.  Daya tariknya apalagi kalau bukan diskon besar-besaran buku-buku laris yang digelar dalam acara pameran.  Buku-buku yang dijual bahkan didiskon besar-besaran dan dijual murah sehingga banyak digandrungi oleh para peminat buku maupun kolektor buku.  Dalam hal ini terbukti bahwa minat baca dan tulis di kota Malang tidak kalah bila dibanding dengan kota-kota besar lain di Indonesia.</p>
<p>Pekan Karikatur  di Kota Malang</p>
<p>Memeriahkan pekan karikatur “Katakanlah dengan Karikatur”, pada tanggal 11 Mei 2008 diadakan talk show (bincang santai) serta pelatihan dengan tema “Peranan Karikatur dalam Dunia Jurnalistik” dengan bertempat di Gedung PPI Universitas Brawijaya &#8211; Malang.  Acara talk show (bincang santai) bertema dunia karikatur ini merupakan acara puncak pekan karikatur di kota Malang setelah sebelumnya diadakan lomba menggambar karikatur dengan tema “Pendidikan Kok Mahal” yang mendapat sambutan yang cukup baik dari para mahasiswa maupun para seniman karikatur kota Malang.</p>
<p>Seminar Pendidikan Nasional di Surabaya</p>
<p>Seminar bertema pendidikan kembali diadakan di Jawa Timur.  Kali ini berlangsung di Surabaya pada tanggal 11 Mei 2008 dengan bertempat di Asrama Haji Sukolilo – Surabaya. Seminar yang mengambil tema “Kiat Sukses Sertifikasi dalam Sistem Pendidikan Nasional ini dibawakan oleh pembicara Prof. Dr. H. Muslimin Ibrahim yang merupakan asesor sertifikasi pendidikan sekaligus dosen pengajar UNESA Surabaya.  Walau tidak gratis, seminar yang cukup bermanfaat ini banyak mendapat sambutan dari para guru pendidik yang ingin memperoleh pengetahuan lebih lewat seminar ini.</p>
<p>Seminar “Kiat Jitu Membuat Karya Tulis” di Kota Malang</p>
<p>Sebuah seminar pendidikan digelar di kota Malang pada tanggal 11 Mei 2008 dengan bertempat di Aula Gedung Perpustakaan Kota Malang, Jalan Raya Ijen 30 A &#8211; Malang. “Seminar Regional Guru Menulis” demikian tema seminar yang digelar.  Dengan bahan diskusi seminar yang berjudul “Kiat Jitu Membuat Karya Tulis (Artikel, Buku dan Karya Tulis Ilmiah)”, seminar ini merupakan seminar angkatan yang kedua.   Acara seminar yang dilaksanakan sejak pagi ini, hadir dengan para pembicara kawakan seperti M. Hasyim Ashari S,Pd (guru dan penulis), Dr. Bagyo Yanuwiadi (dosen MIPA Universitas Brawijaya Malang), para pemateri dari Penerbit Buku Erlangga dan juga komunitas Bengkel Kreasi Guru Insan Mandiri yang beralamat di Jalan Sunan Kalijaga 9A – Malang.  Acara seminar seperti ini seharusnya sering-sering digelar di kota Malang, agar memberikan wawasan dan pengetahuan bagi warga masyarakat, khususnya para guru pendidik.</p>
<p>Pameran Buku “Malang Membaca”  di Kota Malang</p>
<p>Acara pameran buku kembali diadakan di kota Malang.  Kali ini dengan tema “Malang Membaca” – sebuah pameran buku yang cukup eksotik dan dahsyat yang diselenggarakan di Perpustakaan Kota Malang pada tanggal 10 – 20 Mei 2008.  Acara pameran buku yang menggelar buku-buku best seller dan buku-buku top lainnya ini terwujud atas kerjasama antara Perpustakaan Kota Malang, Forum Penulis Kota Malang, Toko Buku TogaMas dan juga Penerbit Kanisius.  Seperti halnya acara pameran yang digelar di kota Malang, acara pameran seperti ini biasanya cukup ramai dan dibanjiri oleh pengunjung yang jumlahnya bisa membludak hingga ribuan orang dalam sehari.  Daya tariknya apalagi kalau bukan diskon besar-besaran buku-buku laris yang digelar dalam acara pameran.  Buku-buku yang dijual bahkan didiskon besar-besaran dan dijual murah sehingga banyak digandrungi oleh para peminat buku maupun kolektor buku.  Dalam hal ini terbukti bahwa minat baca dan tulis di kota Malang tidak kalah bila dibanding dengan kota-kota besar lain di Indonesia.</p>
<p>Diskusi Sastra Puisi di kota Malang</p>
<p>Pada tanggal 6 Mei 2008, UKMP Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan acara diskusi sastra khususnya mengenai sastra puisi.  Dengan pembicara Komang Ira, seorang sastrawan yang datang jauh-jauh dari Yogya, acara yang berlangsung sejak pukul 18.30 WIB ini mengupas banyak hal seputar dunia sastra khususnya puisi.  Komang Ira sendiri adalah seorang penyair yang cukup aktif dalam berkarya dan juga sempat menjadi nominator Pena Kencana Award.  Acara diskusi yang berlangsung di kantor sekretariat UKMP Universitas Negeri Malang ini banyak dihadiri para mahasiswa maupun pecinta seni sastra di kota Malang.</p>
<p>Diklat Penulisan Buku di kota Malang</p>
<p>Pada bulan Mei 2008 berlangsung sebuah acara diklat / pelatihan pembuatan buku bahan pengajaran serta cara menerbitkan sendiri buku bahan pengajaran tersebut di kota Malang.  Acara diklat ini terasa begitu menarik dan banyak diikuti oleh para guru di Jawa Timur.  Dengan para pembicara seperti Bpk. Drs. Susilo, M.M (instruktur guru tingkat propinsi Jawa Timur) serta Bpk. M. Romzul Islam, ST (direktur penerbit dan percetakan CV. PenaSuci – Surabaya), acara yang berlangsung pada hari Minggu, 4 Mei 2008 di SMK Negeri 3, Jl. Surabaya 1 – Malang ini berlangsung cukup menarik dengan acara dialog dan tanya jawab seputar penulisan buku bahan pengajaran yang patut diketahui oleh para guru pengajar.</p>
<p>Pekan Jurnalistik dan Lomba Menulis di Universitas Brawijaya Malang</p>
<p>Universitas Brawijaya Malang kembali mengadakan acara workshop atau pelatihan jurnalistik. Acara yang berlangsung pada tanggal 3 Mei – 4 Mei 2008 ini dimeriahkan pula dengan acara talkshow atau bincang santai dengan penulis novel remaja – Boim Lebon. Bertempat di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang, acara  pelatihan penulisan karya ilmiah populer maupun artikel jurnalistik ini dibawakan oleh pemateri-pemateri profesional seperti Erani (Dosen pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya) dan tak ketinggalan pula panduan praktis menulis yang dibawakan oleh Rohman Budianto (Pimpinan Redaksi Jawa Pos). Acara yang diprakarsai oleh Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang ini berlangsung cukup meriah dan banyak diminati baik oleh kalangan mahasiswa, wartawan maupun masyarakat umum.  Pekan workshop jurnalistik ini diawali oleh beberapa kegiatan pendahuluan seperti acara lomba menulis resensi novel “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata yang diselenggarakan antara tanggal 5 – 30 April 2008, maupun lomba menulis esai untuk rektor dengan tema “Brawijaya Goes to Entrepreneurial University”.  Tak ketinggalan pula gegap gempita acara “Book Fair &amp; Pameran Fotografi” yang diselenggarakan di lapangan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang, turut memeriahkan acara pekan workshop jurnalistik di tahun 2008  ini.</p>
<p>Kontes Membaca Berita di Kota Malang</p>
<p>Sebuah acara kontes bakat membaca berita dan lomba penyiar diadakan di kota Malang pada tanggal 26 – 27 April 2008 dengan bertempat di Aula Gedung Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM).  Acara yang berjudul “News Reading Contest” ini  diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa IPRI (Ikatan Pecinta Retorika Indonesia) Universitas Negeri Malang. Kontes lomba membaca berita ini mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat kota Malang.  Tidak saja di kalangan mahasiswa dan pelajar, acara seperti ini juga menarik perhatian para warga masyarakat kota Malang, karena acara yang diselenggarakan ini memperebutkan piala trophy Walikota Malang, serta piala dari Kepala Dinas / Rektor Universitas Negeri Malang dan juga hadiah uang sebesar 1,2 juta rupiah. Tentu saja acara seperti ini tidak boleh dilewatkan begitu saja, terlihat dari sambutan yang cukup meriah di kalangan para peserta maupun penonton.</p>
<p>Acara Bedah Buku karya Naguib Mahfouz</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang kembali mengadakan acara bedah buku.  Kali ini buku yang dibedah adalah buku berjudul &#8220;Harafisi&#8221; karya Naguib Mahfouz, dengan pembicara oleh Santi Octavia. Acara bedah buku ini diselenggarakan pada hari Minggu pagi, 27 April 2008 bertempat di gedung perpustakaan kota Malang.  Acara diskusi ini digelar cukup santai dengan lesehan dan temu akrab rutin para anggota komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang.  Dalam acara ini dibahas pula beragam topik menarik mulai dari info kepenulisan hingga tukar-menukar alamat pos elektronik dan juga alamat redaksi penerbit buku dan majalah, maupun informasi mengenai berbagai event kegiatan lomba menulis dan berbagai informasi lain mengenai peluang menulis.</p>
<p>Acara Diskusi dan Bedah Film Ayat-Ayat Cinta di UIN Malang</p>
<p>“Ayat-Ayat Cinta” -  sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy yang berhasil diangkat ke layar lebar, terbukti telah banyak mendapat sorotan dan juga pujian dari masyarakat, termasuk juga warga kota Malang. Selain buku novelnya yang laris manis terjual, filmnya pun juga banyak diperbincangkan.  Film yang telah banyak mendapat sambutan dari masyarakat ini akhirnya diangkat sebagai bahan diskusi dalam acara “Bedah film Ayat-Ayat Cinta” yang diselenggarakan di Gedung Sport Centre – Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Jawa Timur, pada tanggal 17 April 2008.  Dengan pembicara seorang penulis skenario film – Salman Aristo dan juga aktor Fedi Nuril, acara yang banyak dihadiri oleh para mahasiswa, dosen maupun masyarakat umum di kota Malang ini terbukti sukses. Walau tidak gratis, namun dengan harga tiket masuk yang cukup murah (sekitar lima ribu rupiah), acara ini tetap menjadi pilihan bagi penggemar sastra, pecinta buku dan peminat film tanah air.</p>
<p>Acara Bedah Naskah Skenario Film di Perpustakaan Kota Malang</p>
<p>Acara bedah karya dua mingguan yang rutin diselenggarakan oleh Forum Penulis Kota Malang (FPKM) kembali digelar di kota Malang. Dengan bertempat di teras Gedung Perpustakaan Kota Malang, pada tanggal 13 April 2008, acara diskusi dengan cara lesehan kali ini membahas penulisan naskah skenario film yang masih dalam bentuk draft.  Acara bedah karya dan diskusi ini dihadiri oleh segenap anggota dan pengurus komunitas penulis FPKM.  Naskah skenario film yang dibahas, berjudul “Secercah Harapan”, buah karya Mas Jamsari (ZamZam) – seorang penyair dan juga penulis skenario yang merupakan anggota Forum Penulis Kota Malang. Naskah skenario film ini menceritakan sebuah cerita sosial dengan mengambil tema refleksi pendidikan yang dialami oleh sebagian besar anak bangsa ini – bangsa Indonesia.  Proses kreatif dari penulisan naskah film ini sebenarnya diilhami oleh lahirnya demokrasi reformasi dalam dunia pendidikan di tanah air akhir-akhir ini dan dengan mengambil setting dan tokoh-tokoh masyarakat kelas bawah, naskah skenario film ini seakan mencoba mengais potret kehidupan warga miskin negeri ini yang berusaha menggapai cita-cita dalam memperoleh pendidikan yang lebih layak.  Diceritakan bahwa seorang tokoh dalam cerita ini, yaitu seorang janda bernama Sumirah yang tinggal di desa kampung nelayan, memiliki anak semata wayangnya yang bernama Dino. Wanita ini harus hidup membanting tulang untuk menghidupi keluarganya sejak kepergian suami tercintanya (Dadang) menghadap Sang Pencipta.  Di kala menghadapi kerasnya kehidupan bergelut dengan kemiskinan inilah, Sumirah berusaha keras untuk mewujudkan cita-cita anaknya yang bersikeras ingin menuntut ilmu dan tetap duduk di bangku sekolah, walau kemiskinan telah mendera mereka demikian kejamnya.  Naskah cerita film yang sedikit unik ini seakan menjadi alternatif diantara begitu banyak cerita dan film bertema cinta remaja yang akhir-akhir ini banyak melanda tanah air. Tentu saja dengan cara bercerita dan alur cerita yang unik, naskah film ini menarik untuk dibahas dan bahkan mungkin diangkat ke layar televisi atau layar lebar.  Bagi yang ingin menghubungi penulis naskah film ini (Mas Jamsari) sekedar untuk berdiskusi bisa menghubungi beliau di nomor telepon +62-085850556786 atau bisa juga melalui forum diskusi FPKM di  mailing list internet yaitu yang beralamat di  http://groups.yahoo.com/group/forum_penulis_kota_malang/</p>
<p>Bedah Film dan Buku Fidel Castro di kota Malang</p>
<p>Forum Pelangi pimpinan Ratna Indraswari Ibrahim bekerja sama dengan Toko Buku Poestaka Rakjat kota Malang, mengadakan acara nonton bareng film “Looking for Fidel – Mencari Fidel” yang diikuti dengan diskusi buku-buku sastra politik yang membahas berbagai hal mengenai diri Fidel Castro, sang presiden Kuba.  Bertempat di Rumah Budaya Ratna Indraswari di jalan Diponegoro kota Malang, acara yang diselenggarakan pada 28 Maret 2008 dan baru dimulai sejak pukul delapan malam, berlangsung semarak oleh kehadiran para peminat buku, seniman, penulis serta sekaligus para pecinta film dokumenter di kota Malang.  Buku-buku mengenai biografi Fidel Castro sebagai seorang tokoh politik kontroversial seperti halnya Soeharto, memang cukup laris manis di pasaran.  Apalagi di era keterbukaan seperti sekarang di saat buku-buku politik maupun sastra politik semakin bebas beredar di pasaran, maka tak pelak lagi minat masyarakat yang haus akan rasa keingintahuan tentang berbagai hal khususnya mengenai sejarah dunia dan politik dunia seakan terpuaskan dengan kehadiran buku-buku politik yang semakin banyak saja dijumpai di pasaran.  Film “Looking for Fidel” lebih banyak mengupas tentang diri Fidel Castro sebagai seorang pribadi dan manusia yang berkebudayaan, juga diwarnai oleh begitu banyak wawancara ekslusif yang ditayangkan dalam film berdurasi dua jam tersebut.  Seperti biasa, setelah film selesai diputar, baru kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tukar pikiran mengenai topik yang sedang dibahas.  Forum Pelangi, pimpinan penulis nasional &#8211; Ratna Indraswari Ibrahim, memang selalu mengetengahkan berbagai topik bahasan unik di setiap pertemuannya.  Jadi bukan hanya sastra fiksi saja yang dibahas, melainkan berbagai hal yang berhubungan dengan seni drama, puisi, kepenulisan dan tentu saja film, seperti topik yang sedang dibahas kali ini.</p>
<p>Bedah Buku Kumpulan Puisi Alejandra Pizarnik di Malang</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang kembali mengadakan acara bedah buku yang merupakan kegiatan rutin dua mingguan.  Kali ini buku yang dibahas adalah buku kumpulan puisi karya penyair Amerika Latin – Alejandra Pizarnik “Luka Tunggal Sang Pencinta” yang telah dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia.  Buku aslinya sendiri ditulis dalam bahasa Spanyol, namun versi Indonesianya telah banyak beredar di toko-toko buku.  Bedah buku kumpulan puisi yang diselenggarakan pada tanggal 23 Maret 2008 ini berlangsung santai dan penuh kekeluargaaan.  Dengan gaya lesehan, acara bedah buku yang diselenggarakan di Anjungan Ken Arok, Gedung Perpustakaan Kota Malang ini dihadiri oleh para penikmat seni, khususnya penyair dan penulis.  Sebagai pembicara dalam bedah buku ini adalah Fery Moniagara, seorang penulis sekaligus penyair kota Malang yang peduli dengan karya-karya besar penyair dunia abad ini.</p>
<p>Seminar Jurnalistik di Kota Malang</p>
<p>Seminar jurnalistik dengan topik menarik, “Intimidasi terhadap Profesi Wartawan” digelar di kota Malang, yaitu tepatnya pada tanggal 23 Maret 2008. Acara seminar yang cukup menggugah minat banyak kalangan dan menarik untuk diikuti ini diselenggarakan oleh Jurnalistik Fotografi Club (JUFOC) – Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Malang.  Pembicara dalam acara seminar ini adalah Bpk. Iman D. Nugroho – ketua aliansi jurnalis independen (AJI) cabang Surabaya periode 2006-2007 dan juga Bpk. Andreas Wicaksono dari Media Nusantara Citra Surabaya.  Turut pula hadir sebagai pembicara, pakar foto jurnalistik sekaligus fotografer senior Harian Kompas – Bpk. Eddy Hasby.  Acara seminar yang bertempat di Gedung Theater Dome, kampus Universitas Muhammadiyah Malang ini terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa aktivis pers kampus, para wartawan dari berbagai media, hingga para praktisi pendidikan maupun masyarakat umum.</p>
<p>Seminar dan Lokakarya Dunia Kepenulisan di Kota Malang</p>
<p>Sebuah seminar dan lokakarya tentang dunia kepenulisan kembali digelar di kota Malang.  Seminar yang mengambil tema “Mengarang Itu Gampang” dan  diselenggarakan pada tanggal 19 Maret 2008 di gedung PPI Universitas Brawijaya ini terbilang cukup menarik.  Bahkan sejak jauh-jauh hari panitia penyelenggara seminar sudah kebanjiran permintaan registrasi undangan lewat sms dari para calon peserta yang datang dari berbagai penjuru kota Malang.  Maklum saja, seminar yang diselenggarakan oleh Program Bahasa dan Sastra Universitas Brawijaya yang bekerja sama dengan Grup perusahaan Sampoerna ini memang menyelenggarakan seminar secara gratis dan terbuka untuk masyarakat umum.  Dengan pembicara para penulis kawakan Indonesia seperti, Arswendo Atmowiloto, Andrea Hirata dan Ratna Indraswari Ibrahim, tentu saja acara seminar kepenulisan seperti ini tidak boleh dilewatkan begitu saja.  Topik-topik yang dibahas dalam seminar ini antara lain adalah kiat-kiat menulis, motivasi dan juga berbagai aspek dari dunia kepenulisan yang patut untuk diperhatikan.  Acara seminar tentang dunia kepenulisan yang diselenggarakan di kota Malang ini sebenarnya merupakan tur promo peduli pendidikan untuk membangkitkan minat masyarakat terhadap hobi baca tulis.  Kota Malang adalah kota kelima yang disinggahi para penulis ternama Indonesia ini dengan seminar “Mengarang Itu Gampang”.  Sebelumnya, pertama kali seminar dengan tema “Mengarang Itu Gampang” diselenggarakan di Yogyakarta pada 10 Februari 2008 dengan bertempat di Auditorium FIB Universitas Gajah Mada.  Kemudian seminar ini singgah di kota Semarang pada tanggal 23 Februari 2008 dan diadakan di Auditorium PLU Soenardi Universitas Diponegoro.  Di Surabaya, acara seminar ini diselenggarakan di Auditorium Fakultas Sastra – Kampus B, Universitas Airlangga pada tanggal 6 Maret 2008.  Sementara di Jakarta, acara seminar ini bertempat di Gedung P.101 dan P.102, Universitas Trisakti dan diselenggarakan pada tanggal 14 Maret 2008.  Di Surabaya dan Jakarta, acara ini juga sempat dihadiri pula oleh penulis novel, Ayu Utami yang terkenal oleh novel-novel kontroversialnya.</p>
<p>Pelatihan Membaca Cepat di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang</p>
<p>Pada tanggal 17 – 18 Maret 2008, Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang menyelenggarakan sebuah acara menarik.  Event kegiatan yang bertepatan dengan acara tahunan “Economic Education Fair 2008” ini dimeriahkan oleh acara pelatihan membaca cepat, acara talk show (ngobrol bareng), dan nonton bareng film bertema motivasi “Pursuit of Happiness (Mengejar Kebahagiaan)” dan dilanjutkan dengan acara bedah film yang diwarnai diskusi meriah antara para pembicara dan para peserta acara ini.  Acara yang bertempat di Widyaloka Convention Hall, Universitas Brawijaya ini dimulai sejak pagi hari yaitu sejak pukul sembilan pagi dan baru diakhiri menjelang sore hari.  Kegiatan ini dimeriahkan pula oleh acara pameran anime Jepang dan lomba action figur (memakai kostum tokoh-tokoh komik dan film Jepang).  Mungkin lomba unik yang turut memeriahkan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari acara festival budaya Jepang yang diselenggarakan pada tanggal 15 Maret 2008 di gedung PPI Universitas Brawijaya Malang.</p>
<p>Seminar Wira Usaha Bersama Bob Sadino di Kota Malang</p>
<p>Sebuah seminar kewirausahaan dengan pembicara para pakar wirausaha digelar di kota Malang pada hari Senin, 17 Maret 2008.  Dengan bertempat di Gedung Fakultas Ilmu Administrasi lantai 4, Universitas Brawijaya, seminar entrepreneurship (kewirausahaan) yang dimulai sejak pagi hari ini menghadirkan beberapa pembicara yang pakar di bidangnya seperti Bob Sadino, Aldy Menzhu, Unggul Abinawa dan juga para staf perkreditan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).  Tak lengkap rasanya bila seminar kewirausahaan tidak dibarengi dengan bursa buku bertema wirausaha.  Panitia seminar juga menggelar bursa buku murah dengan aneka tema buku tentang dunia wirausaha.  Acara ini mendapat sambutan yang baik dari para pebisnis muda kota Malang dan juga para pelajar, mahasiswa serta masyarakat umum.</p>
<p>Bazaar Buku Jepang dan Festival Budaya Jepang di Universitas Brawijaya Malang</p>
<p>Kota Malang sebagai kota pendidikan di bulan Maret tahun 2008 ini dimeriahkan oleh adanya Festival Budaya Jepang yang diselenggarakan di Gedung PPI, Universitas Brawijaya.  Acara yang diselenggarakan selama satu hari ini yaitu pada tanggal 15 Maret 2008 diikuti oleh siswa-siswi perwakilan sekolah-sekolah menengah atas dan universitas-universitas dari seluruh Indonesia.  Dalam festival budaya ini diadakan lomba cerdas cermat dalam bahasa Jepang, juga aneka lomba menarik lainnya seperti pembacaan puisi berbahasa Jepang dan juga bazaar aneka pernak-pernik khas Jepang.  Ada juga stand penjualan buku-buku yang ditulis dengan bahasa dan huruf Hiragana dan Katakana yang merupakan tulisan khas Jepang.  Bahkan di pintu masuk menuju area festival dibuat sebuah pintu gerbang cantik berwarna merah dengan ornamen khas Jepang.  Dalam acara ini juga dijumpai beberapa peserta maupun panitia yang memakai pakaian tradisional khas Jepang.  Acara bazaar buku yang menggelar aneka buku komik, pernak-pernik miniatur tokoh action figur maupun buku-buku sastra berbahasa Jepang ini cukup meriah dan diminati terutama oleh para pelajar program studi sastra Jepang maupun masyarakat umum yang datang sekedar untuk melihat-lihat.</p>
<p>Bursa Buku Super Lengkap di Universitas Brawijaya Malang</p>
<p>Bursa buku super lengkap kembali digelar di Universitas Brawijaya Malang.  Acara tahunan ini seperti biasa menawarkan berbagai buku dengan harga murah dan bertabur diskon.  Acara yang digelar di Basement Gedung Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang sejak tanggal 3 Maret dan berakhir pada 13 Maret 2008 mulai pagi hingga sore hari, berlangsung marak dan dibanjiri para pengunjung yang sebagian besar adalah para mahasiswa.  Bursa dan pameran buku memang sudah menjadi semacam tren di kota Malang yang terkenal sebagai kota pelajar.  Ajang seperti ini biasanya mendapat sambutan yang baik dari masyarakat dan terutama para pelajar yang ada di kota Malang.</p>
<p>Bursa Buku Murah di Gramedia Malang Town  Square</p>
<p>Toko buku Gramedia di kota Malang kembali mengadakan acara obral buku dan bursa buku murah yang diadakan di Toko buku Gramedia yang ada di Malang Town Square Plaza, Jalan Veteran, kota Malang.  Acara bursa buku murah yang digelar sepanjang bulan Maret 2008 ini seperti biasa diminati dan dinanti-nantikan oleh para warga kota Malang yang gemar membaca buku.  Buku-buku best seller seperti halnya novel anak berseri, “Spiderwick Chronicles” laris manis diserbu pembeli.  Apalagi novel serial fantasi dengan tema petualangan anak-anak di dunia peri ini juga sudah difilmkan, dan saat ini sedang marak diputar di bioskop-bioskop kota Malang.  Seperti halnya novel Ayat-Ayat Cinta yang merupakan karya anak bangsa yang sempat laris saat ceritanya difilmkan dan diputar di bioskop-bioskop, novel anak terjemahan yang satu ini rupanya mengikuti tren semacam itu.  Tampaknya kesuksesan penjualan sebuah buku novel akan berlipat ganda bila ceritanya sudah difilmkan dan saat itu sedang tren diputar di gedung-gedung bioskop ternama.</p>
<p>Sinetron FTV Karya Penulis Kota Malang</p>
<p>Wahyu Indah Retnowati, salah seorang pengurus sekaligus anggota komunitas Forum Penulis Kota Malang, baru saja menuangkan ide kreatifnya yang berhasil ditayangkan dalam acara sinetron FTV di SCTV.  Sinetron yang berjudul “Aroma Cinta Olen” ini ditayangkan pada tanggal 6 Maret 2008 pukul 22.45 WIB dan terbukti telah berhasil menggugah minat maupun semangat para penulis di kota Malang untuk terus memunculkan ide-ide kreatif dalam menulis.  Semangat menulis hendaknya dimulai dari diri sendiri dengan terus menggali berbagai hal untuk bahan penulisan.  Wahyu Indah Retnowati termasuk salah seorang penulis muda yang giat dalam aktivitas menulisnya.  Penulis yang telah menelurkan dua buah buku ini, bertekad untuk terus maju dan membawa nama baik kota Malang di kancah dunia kepenulisan tanah air.</p>
<p>Bank BTPN Kota Malang Menyumbang Buku</p>
<p>Dalam rangka menyambut ulang tahun Bank Tabungan Pensiunan Nasional (Bank BTPN) yang ke-50 yang jatuh pada tanggal 22 Februari 2008, Bank BTPN turut berpartisipasi dalam menyumbang puluhan buku pengetahuan dan pendidikan pada Perpustakaan Umum Kota Malang.  Tema gerakan menyumbang buku ini adalah “BTPN Peduli Pendidikan”.  Tampaknya niat baik dan perhatian Bank BTPN cabang kota Malang ini pada dunia pendidikan, disambut dengan baik oleh pihak Perpustakaan Umum Kota Malang yang saat ini telah mempunyai koleksi lebih dari 100.000 buku.  Bank BTPN juga turut pula berpartisipasi dalam gerakan kebersihan kota Malang, terbukti sebelum dimulainya acara menyumbangkan buku ini,  bank nasional yang genap berumur lima puluh tahun ini, pagi harinya sempat mengerahkan segenap karyawan dan pimpinannya untuk memunguti sampah dan membersihkan area pasar besar kota Malang.  Acara bersih-bersih ini juga disambut baik oleh Walikota Malang, Drs. Peni Suprapto yang turut hadir dalam acara bersih-bersih pasar besar di kota Malang ini.  Memang sejak dahulu, titik berat perhatian pemerintah kotamadya Malang maupun kalangan ekonom kota itu lebih kepada pembangunan sumberdaya manusia yang diwujudkan dalam peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat serta pelestarian lingkungan dan kebersihan.  Salut pada Bank BTPN!  Selamat hari jadi yang ke-50.</p>
<p>Peluncuran Buku “Kemarin Lusa Sampai Besok Lusa – Antologi Sastra Pelajar” di kota Malang</p>
<p>Rumah Budaya Ratna Indraswari Ibrahim yang terletak di Jalan Diponegoro 3 kota Malang, kembali meriah oleh acara peluncuran buku “Kemarin Lusa Sampai Besok Lusa – Antologi Sastra Pelajar” yang diterbitkan oleh SMAK St. Albertus (SMA Dempo) bekerja sama dengan Penerbit Pustaka Kayu Tangan yang dimotori oleh penulis novel legendaris Ratna Indraswari Ibrahim.  Acara peluncuran buku yang bertempat di kediaman Mbak Ratna Indraswari Ibrahim ini diselenggarakan pada tanggal 24 Februari 2008 sejak pukul 18.00 WIB ini berlangsung semarak hingga larut malam.  Turut hadir pula dalam acara peluncuran buku ini,  Romo Paulus Waris, O. Carm. (Pjs. Kepsek Dempo).  Sebagai pengulas maupun moderator dalam acara peluncuran buku ini adalah Doniq Pr, seorang cerpenis kota Malang yang juga adalah seorang penterjemah.  Hadir pula dalam acara ini, berbagai komunitas penulis yang ada di kota Malang, para praktisi sastra dan budaya kota Malang serta para seniman yang tak mau ketinggalan untuk mengikuti acara peluncuran buku kumpulan puisi karya pelajar ini.</p>
<p>Bedah Buku Novel “Aduh, Kawat Gigi” di Kota Malang</p>
<p>Forum Penulis Kota Malang kembali menyelenggarakan acara bedah naskah buku novel karya salah satu anggotanya, Wahyu Indah Retnowati.  Penulis novel yang juga merupakan penulis ide cerita sekaligus penulis skenario sinetron ini memang terbilang cukup aktif dalam setiap kegiatan tulis menulis. Buku novel karyanya yang rencananya akan segera beredar dalam waktu dekat di toko-toko buku di seluruh Indonesia ini berjudul “Aduh, Kawat Gigi”.  Buku novel yang gaya penceritaannya cukup unik ini mengangkat topik kawat gigi yang menjadi sumber dari segala permasalahan dan timbulnya cerita maupun konflik dalam novel remaja ini.  Sebenarnya judul awal novel ini adalah “Secret Love Lily”, namun akhirnya judul itu diganti oleh sang penulis dengan pertimbangan bahwa semua alur cerita dalam novel ini diawali oleh kawat gigi Lily, sehingga judulnya pun kemudian diubah menjadi “Aduh, Kawat Gigi”.<br />
Dikisahkan, seorang tokoh utama cerita yang bernama Lily yang mempunyai masalah dengan kepercayaan diri (minder), menjadi seorang pribadi yang semakin tertutup saat mendapatkan perawatan gigi yang mengharuskan dirinya memakai kawat gigi.  Bahkan tokoh Lily dalam cerita ini akhirnya memutuskan pindah ke kota Malang akibat rasa percaya dirinya yang sangat kurang dalam pergaulannya di kota asal (Bandung).  Di kota Malang inilah Lily akhirnya memperoleh kembali kepercayaan dirinya saat ia memperoleh seorang pacar yang benar-benar mencintainya.  Akankah cintanya berlanjut atau kandas akibat kawat giginya, dan benarkah kematian sang nenek disebabkan juga oleh kawat gigi Lily?<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut cerita unik ini, sebaiknya Anda membaca sendiri kisah Lily dalam buku novel yang berjudul “Aduh, Kawat Gigi”.  Buku novel dengan genre teenlit yang diterbitkan oleh Penerbit Citra Media Jakarta ini mungkin baru akan diluncurkan sekitar bulan April 2008, dan bisa diperoleh di Toko Buku Gramedia maupun di toko-toko buku terdekat di kota Anda.</p>
<p>Promosi Buku Boim Lebon di Toko Buku Gramedia Malang</p>
<p>Toko Buku Gramedia jalan Basuki Rahmad kota Malang, dipadati pengunjung yang ingin sekedar menyaksikan penulis kenamaan Boim Lebon yang sudah banyak menulis karya novel remaja, seperti serial Lupus (terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama) dan juga buku novel remaja terbarunya yang berjudul “Badman: Bidin!” yang diterbitkan oleh PT. Lingkar Pena Kreativa.  Acara jumpa fans dan promosi buku-buku novel terbaru karya Boim Lebon begitu meriah dengan aneka games, kuis dan juga tanya jawab santai antara penulis buku novel remaja ini dengan para pengunjung Toko Buku Gramedia yang begitu antusias ingin berpartisipasi memeriahkan acara ini.  Bahkan beberapa pengunjung banyak yang mengaku jauh-jauh datang dari kota lain, hanya untuk menyempatkan menonton dari dekat presentasi penulis novel Boim Lebon seputar karya-karyanya maupun diskusi seputar dunia kepenulisan dan sastra novel remaja.  Sehari sebelumnya, Boim Lebon bahkan juga sempat mengunjungi kota Pasuruan, Jawa Timur, untuk mempromosikan buku novelnya sambil menghadiri peresmian berdirinya komunitas Forum Lingkar Pena Cabang Kota Pasuruan.  Antusiasme pengunjung di kota Pasuruan tampaknya begitu besar, sehingga rupanya masih kurang puas ingin berdialog lebih banyak dengan penulis ini.  Bahkan banyak para pecinta buku yang ada di kota Pasuruan akhirnya rela jauh-jauh menempuh perjalanan menuju kota Malang untuk sekedar mengikuti kelanjutan tur promosi buku penulis novel remaja yang juga sekaligus aktivis komunitas Forum Lingkar Pena ini.  Penulis novel remaja yang saat ini bekerja di salah sebuah televisi swasta nasional di Jakarta ini dengan gayanya yang santai dan kocak banyak mengocok perut para pengunjung Toko Buku Gramedia dengan guyonan-guyonannya yang khas.  Tak lupa ada pula acara pembagian hadiah door prize berupa buku-buku novel karya Boim Lebon serta beberapa buah edisi terbaru Tabloid Gaul kepada para pengunjung yang berpartisipasi dalam acara games maupun tanya jawab.  Saat acara jumpa penggemar di Toko Buku Gramedia ini selesai sekitar pukul 16.30 WIB, acara jumpa penggemar ternyata masih diteruskan lagi dengan dialog santai yang bertempat di  lobi Hotel Regents.  Dalam acara dialog santai bersama Boim Lebon ini,  dihadiri oleh para antusias sastra, para penulis, dan terutama para anggota dan pengurus komunitas penulis Forum Lingkar Pena cabang Malang serta beberapa anggota dari komunitas penulis di kota Malang yang dengan antusias senantiasa mengikuti jalannya acara.  Buku-buku karya Boim Lebon bisa diperoleh dengan mudah di Toko Buku Gramedia maupun toko-toko buku terdekat.</p>
<p>Talk Show &amp; Bedah Buku Bersama Habiburrahman El Shirazy dan Boim Lebon di Kota Malang</p>
<p>Pada tanggal 23 Februari 2008, Penulis novel Habiburrahman El Shirazy dan Boim Lebon (Penulis novel cerita remaja LUPUS) mengadakan acara jumpa fans dan  konferensi pers sehubungan dengan tur promosi buku sekaligus acara bedah buku “Ayat-Ayat Cinta”. Acara fenomenal ini digelar di area lobi gedung perpustakaan kota Malang.  Dalam acara tersebut sempat disinggung pula tentang kiat-kiat menulis novel yang baik serta ajakan pada para generasi muda kota Malang untuk tetap kreatif menulis.<br />
Keesokan harinya, tepatnya pada tanggal 24 Februari 2008, kedua penulis ini menghadiri acara talk show/dialog bertema “Remaja Muslim Jatuh Cinta – Asyik Bangets” serta bedah buku novel karya Habiburrahman El Shirazy yang berjudul “Ayat-Ayat Cinta” dan “Ketika Cinta Bertasbih”.  Acara yang bertempat di Gedung Aula Skodam Brawijaya – Malang, ini dipadati pengunjung yang sebagian besar merupakan pelajar dan kawula muda kota Malang.  Acara yang diprakarsai oleh OSIS SMAN 3 Malang serta komunitas penulis Forum Lingkar Pena cabang Malang ini terbuka untuk umum secara gratis bagi pengguna kartu prabayar Indosat.  Untuk memeriahkan acara talkshow ini juga diselenggarakan lomba menulis resensi atau sinopsis novel bertema Islami. Tak ketinggalan disisipkan pula beberapa tips menulis dan cerita pengalaman kedua penulis buku ini terutama mengenai proses kreatif mereka dalam menghasilkan karya.  Buku novel “Ayat-Ayat Cinta” dan “Ketika Cinta Bertasbih” saat ini sudah bisa diperoleh di toko buku Gramedia maupun toko-toko buku yang lain di kota Anda.</p>
<p>Bedah Buku Biografi Edgar Allan Poe di Kota Malang</p>
<p>Acara bedah buku &#8220;Biografi Edgar Allan Poe&#8221; digelar di kota Malang.  Edgar Allan Poe yang terkenal dengan karya-karya sastra kanon tulisannya itu begitu fenomenal bahkan hingga kini.  Sebagian besar karyanya yang mengupas ketegangan (thriller) itu cukup mengasyikkan untuk dibaca.  Buku Biografi Biografi Edgar Allan Poe, sepertinya sebagai pengobat kerinduan para pecinta karya-karyanya.  Dengan bertempat di Madrasah Aliyah Negeri Malang (MAN 3), acara yang cukup dibanjiri pengunjung ini berlangsung seru.  Apalagi dihadiri pula oleh perwakilan dari pihak penerbit Interlude Yogyakarta yang menerbitkan buku ini sebagai nara sumber, dan juga pembahasan buku yang cukup apik oleh guru pengajar MAN 3.  Acara yang disponsori oleh toko buku Poestaka Rakjat (baca: Pustaka Rakyat) ini mencoba menggugah minat baca warga kota Malang agar lebih perhatian pada karya-karya besar dan buku-buku yang mengulas pengalaman penulis besar seperti ini.  Minat baca para pelajar maupun warga kota Malang memang tidak boleh dipandang sebelah mata, terbukti setiap acara bedah buku yang diselenggarakan di kota Malang selalu mendapat perhatian dari para pelajar maupun warga masyarakat kota Malang.</p>
<p>Pameran Tunggal Seni Fotografi di Perpustakaan Kota Malang</p>
<p>Sebuah event kegiatan seni kembali diadakan di kota Malang.  Kali ini adalah dengan adanya pameran tunggal seni fotografi karya TP Sasongko yang mengambil tema “Kegalauan di Ambang Batas Ruang &amp; Waktu” yang diselenggarakan pada tanggal 18 Februari 2008 dengan bertempat di ruang galeri seni Ken Arok – Gedung Perpustakaan Kota Malang.  Acara ini terbukti menyedot pengunjung, karena begitu besarnya apresiasi seni dan antusiasme warga kota Malang.  Hadir pula dalam acara ini, beberapa kalangan seniman, penikmat seni, para penulis, wartawan dan tokoh masyarakat kota Malang.</p>
<p>Bedah Buku Kumpulan Puisi Saut Situmorang</p>
<p>Pada hari Minggu tepatnya pada tanggal 17 Februari 2008, komunitas penulis dan seniman “Forum Pelangi” menyelenggarakan acara bedah buku Otobiografi Saut Situmorang, seorang penyair yang beraliran paham intertekstualisme, sebuah aliran baru dalam jagat sastra dan puisi.  Buku “Otobiografi Saut Situmorang” yang tebalnya 282 halaman dan diterbitkan oleh penerbit SIC &#8211; Yogyakarta pada tahun 2007 ini, merupakan kumpulan karya puisi terbaik dengan berbagai tema, mulai yang bertema cinta, kehidupan sosial  maupun yang bertema politik.  Acara yang bertempat di “Rumah Budaya &#8211; Ratna Indraswari Ibrahim” di kota Malang ini terbukti berjalan sukses. Acara didahului dengan kata sambutan dari penulis sekaligus penyair, Saut Situmorang, kemudian dilanjutkan dengan acara nonton bareng rekaman video dokumentasi pementasan puisi karya Saut Situmorang saat sedang berada di Australia, dan beberapa karyanya yang lain seperti puisi keprihatinannya atas gempa Yogyakarta serta proses kreatif penulisan puisi dan esainya.  Setelah itu barulah acara inti yaitu bedah buku dan pembacaan puisi segera dimulai dan mendapat sambutan tepuk tangan meriah dari para hadirin.  Dengan begitu besarnya antusiasme seniman dan penulis kota Malang, acara yang digelar sejak pukul 19.00 WIB ini baru berakhir sekitar pukul 23.00 WIB.  Para tamu yang hadir dalam acara bedah buku yang berlangsung santai dan penuh kekeluargaan ini sebagian besar adalah para anggota dan pengurus sejumlah komunitas penulis dan pecinta seni kota Malang, dosen dan guru bahasa Indonesia, para penyair kota Malang, serta tak ketinggalan pula beberapa wartawan dari sejumlah media surat kabar dan majalah serta para aktivis pers kampus yang ada di kota Malang.</p>
<p>Peluncuran Buku Walikota Malang di Tahun 2008</p>
<p>Pada tanggal 15 Februari 2008, walikota Malang, Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP meluncurkan buku hasil tulisannya.  Buku terbaru hasil tulisan beliau ini berjudul “Paradigma &amp; Implementasi Pelayanan Publik – Sumbangan Pemikiran Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Menuju Good Governance”.  Buku setebal 90 halaman ini yang terdiri dari 5 bab ini diterbitkan oleh Penerbit Kanisius, Yogyakarta dan sempat mendapat tanggapan positif dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, mengingat selama ini belum ada buku yang mengupas mengenai pelayanan publik secara baik. Buku ini juga mendapat dukungan serta pujian dari Bpk. Drs. H. Soekarwo, SH, M.Hum, (sekretaris daerah propinsi Jawa Timur)  yang selain memberikan kata pengantar dalam buku ini, juga turut hadir saat peluncuran buku ini pada tanggal 15 Februari 2008 lalu di studio Mahameru TV, kota Malang.  Pada acara peluncuran buku tersebut juga dibagikan buku “Paradigma &amp; Implementasi Pelayanan Publik – Sumbangan Pemikiran Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Menuju Good Governance” secara gratis kepada para undangan dan wartawan.  Buku ini rencananya akan segera beredar di seluruh Indonesia sehingga bisa dibaca oleh semua orang, dan sudah mulai bisa diperoleh di toko-toko buku terdekat di kota Anda.<br />
Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP  yang juga peminat budaya, filsafat serta pelestarian lingkungan hidup ini sampai detik ini terbukti telah berhasil menulis sekian banyak judul buku.  Beberapa diantara bukunya berjudul “Wasiat Mpu Tantular, Kumpulan Catatan Budaya” (2006), “Di Balik Ramalan Joyoboyo” (2006), “Mari Menanam &amp; Merawat – Konsep Penghijauan Massal” (2007), “Sekolah Seribu Bunga – Konsep Gerakan Penghijauan di Sekolah” (2007), serta gagasannya perihal menyambut tantangan global yang tertuang dalam bukunya yang berjudul “The Rise of The New Tumapel” (2007).  Pecinta budaya Jawa yang menguasai bahasa Sansekerta dan bahasa Inggris secara baik ini memang gemar menulis. Beliau juga sering menulis untuk buletin dan majalah pariwisata kota Malang serta beberapa majalah pemerintahan di lingkungan kotamadya Malang.  Editor buku-buku beliau, Mas Liga Alam, yang juga merupakan salah satu pengurus Forum Penulis Kota Malang sempat berkomentar bahwa bagi Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP, tiada hari tanpa membaca dan menulis.  “Bahkan beliau sendiri sering menyempatkan diri untuk membalas email-email yang masuk dari masyarakat kota Malang demi meningkatkan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat,” demikian menurut penuturannya.</p>
<p>Acara Bedah Buku Franz Kafka di Kota Malang</p>
<p>Bedah buku karya Franz Kafka yang berjudul “The Metamorphosis” yang diselenggarakan oleh Forum Penulis Kota Malang pada tanggal 10 Februari 2008 di area lobi gedung Perpustakaan Kota Malang berlangsung cukup meriah.  Dengan narasumber yaitu Mbak Nasti Mudita &#8211; seorang pecinta buku sekaligus penulis yang saat ini sedang menuntut ilmu di Australia, acara ini terasa hidup oleh diskusi dan tanya jawab seputar karya-karya besar Franz Kafka, penulis berkebangsaan Austria yang telah banyak menelorkan beberapa buku novel beraliran absurditas.  Tidak hanya Mbak Nasti Mudita yang jauh-jauh datang dari Australia demi menyempatkan diri membedah buku karya Franz Kafka, acara bedah buku ini selain dihadiri oleh para penulis kota Malang, juga dihadiri pula oleh Wawan Eko Yulianto – penterjemah beberapa buku yang karya terjemahannya sempat diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dan beberapa penerbit besar lainnya.<br />
Dalam acara bedah buku ini juga sempat disinggung mengenai tulisan resensi Wawan Eko Yulianto yang sempat dibajak habis-habisan oleh seorang dan sempat lolos terbit dalam sebuah surat kabar nasional.  Kejadian ini sempat menghebohkan beberapa milis di internet.  Protes tidak hanya dilontarkan oleh beberapa penulis asal kota Malang sebagai wujud solidaritas terhadap Wawan Eko Yulianto, namun juga banyak dikemukakan oleh milis komunitas penulis buku di Yogya, Jakarta dan Surabaya. Beberapa milis seperti komunitas Pasar Buku, milis Apresiasi Sastra dan juga milis Forum Penulis Kota Malang sempat ramai oleh tulisan-tulisan bernada protes terhadap fenomena bajak-membajak ini. Wabah pembajakan sinopsis seperti ini mulai marak.  Para pembajak biasanya tinggal menyalin karya tulisan sinopsis mengenai buku-buku baru dari internet, terutama blog-blog pribadi para penulis maupun dari blog suatu komunitas penulis di internet.  Dalam hal ini rupanya sang pembajak sempat menyalin sinopsis buku novel yang berjudul “Turquoise” yang dipublikasikan dalam blog milik Wawan Eko Yulianto maupun di blog Forum Penulis Kota Malang di http://klipingfpkm.multiply.com dan berhasil lolos terpublikasi secara luas di sebuah surat kabar nasional.  Sang pembajak mengganti nama penulis sinopsis asli buku tersebut dengan nama dirinya seakan-akan sinopsis itu adalah hasil tulisannya sendiri.  Tampaknya sang pembajak ini bukan kali ini saja berhasil mengelabui media massa, namun sudah berulang kali dan setiap kali melakukan aksinya selalu disertai permintaan maaf kepada yang naskah tulisannya dibajak, namun di kemudian hari ia kerap kali mengulangi perbuatannya dengan selalu meminta maaf dan meminta maaf lagi.  Tampaknya budaya minta maaf seakan dijadikan senjata agar si pelaku untuk lolos dari etika moral dan tuntutan hukum.  Padahal kalau diamati, sang pembajak ini bahkan pernah menulis endorsement di kaver belakang buku novel “Turquoise” .  Kalau sudah begini, siapa yang patut disalahkan, sang pembajak ataukah si penulis resensi buku yang memampang karya tulisannya di blog pribadi.  Tampaknya masalah bajak membajak seakan semakin menjadi tren di dunia tulis-menulis negeri ini.  Sungguh sebuah fenomena yang memprihatinkan!</p>
<p>FORUM PENULIS KOTA MALANG MERAMBAH DUNIA</p>
<p>Komunitas penulis di kota Malang, Forum Penulis Kota Malang (FPKM) yang baru saja berulang tahun yang pertama di bulan Oktober 2007 yang baru lalu, kini sedikit demi sedikit mulai membentangkan semangat menulis tidak hanya pada para penulis yang berdomisili di Indonesia, namun juga bahkan mulai merambah mancanegara.  Para TKI dan TKW yang bekerja di Hong Kong demi mengais dolar, juga mulai ketularan semangat menulis.  Bahkan persatuan TKI dan TKW asal Indonesia yang bermukim di Hong Kong juga senantiasa berkomunikasi dan bertukar pikiran serta pengalaman dalam hal kesusasteraan khususnya tulis menulis fiksi dengan anggota dan pengurus FPKM.  Tak jarang bahkan para TKI dan TKW asal Indonesia di Hong Kong juga menyumbangkan tulisan baik fiksi maupun puisi melalui milis FPKM.  Kehadiran FPKM juga berfungsi ganda sebagai sarana bersilaturahmi antar negara.  Tidak hanya dengan warga perantauan asal Indonesia yang bermukim di luar negeri, namun juga dengan warga negeri jiran, Malaysia yang juga mengenal FPKM lewat blog dan milis di internet.  FPKM juga mulai dikenal di Kanada, Australia dan Jerman. Umumnya yang menjadi anggota FPKM di luar negeri adalah mahasiswa dan juga penterjemah bahasa.  Bahkan baru-baru ini, salah satu anggota baru FPKM yang bermukim dan menuntut ilmu di Australia menyempatkan diri bersilaturahmi dan hadir dalam pertemuan dua mingguan komunitas penulis asal kota Malang ini.  “Mumpung masih liburan semester, Mas, jadi saya sempatkan ikut pertemuan FPKM di kota Malang”, demikian komentar Dita, mahasiswi sebuah universitas ternama di Sydney Australia.  Mumpung bertemu langsung dengan anggota baru yang bermukim di luar negeri, maka kesempatan ini tidak disia-siakan oleh FPKM untuk mencari peluang menerbitkan buku di luar negeri, seperti halnya di Australia, mengingat untuk menerbitkan buku novel atau non fiksi di luar negeri biasanya harus melalui agen perantara.  Jadi tidak bisa langsung antara penulis dan penerbit, harus ada perantaranya.  Untuk itulah FPKM sempat minta tolong pada Dita untuk mencoba menggali informasi lebih banyak mengenai bagaimana prosedur dan persyaratan bagi warga Indonesia untuk dapat menerbitkan bukunya di luar negeri seperti Australia misalnya.   “Saya usahakan untuk mencari informasi mengenai hal itu,” demikian janji Dita.  Semoga di masa mendatang akan semakin banyak penulis Indonesia yang bisa go internasional dan menghasilkan karya sastra yang tidak hanya kondang di negeri sendiri namun juga bisa merambah manca negara.  Tidak ada hal yang mustahil tentunya bila kita mau berusaha.</p>
<p>Renovasi Perluasan Ruang Baca Perpustakaan Kota Malang</p>
<p>Minat baca warga kota Malang semakin besar.  Perpustakaan Kota Malang sebagai wahana wisata baca telah terbukti menarik minat sebagian besar warga kota Malang, bukan hanya kawula mudanya, namun juga anak-anak, hingga kaum dewasa.  Setiap harinya, perpustakaan yang terletak di Jalan Raya Ijen kota Malang ini senantiasa dibanjiri pengunjung yang jumlahnya sekitar 1500 orang, dan jumlah ini senantiasa meningkat, padahal di desa-desa juga sudah disediakan perpustakaan desa maupun mobil perpustakaan keliling.  Ini berarti rasa haus akan ilmu pengetahuan di kalangan warga kota maupun desa di wilayah Malang raya seakan terobati.  Namun demikian demi meningkatkan kenyamanan baca dan kapasitas tampung pengunjung, maka pihak perpustakaan kota Malang telah melakukan renovasi perluasan ruang di lantai dua sehingga ruang baca maupun ruang untuk koleksi buku lebih terasa lapang dan nyaman.  Belum lagi, terdapat juga ketersediaan fasilitas internet wi-fi maupun begitu banyak colokan listrik yang bisa digunakan oleh para pengunjung yang membawa laptop guna berselancar di dunia maya secara gratis.  Dengan adanya fasilitas yang nyaman, maka diharapkan para pengunjung perpustakaan akan betah berlama-lama membaca dan menimba ilmu di perpustakaan yang terkesan bersih dan rapi ini.<br />
“Sampai awal tahun 2008 ini, koleksi buku di perpustakaan umum dan arsip kota Malang ini telah mencapai 100 ribu eksemplar lebih, yang terdiri dari 70 ribu judul buku, mulai dari buku fiksi dan non fiksi.  Khusus untuk buku anak-anak di perpustakaan ini tercatat terdapat sekitar 10 ribu eksemplar buku.  Koleksi buku yang sudah mencapai puluhan ribu dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini, membuat perpustakaan umum kota Malang menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.  Jumlah pengunjung yang mencapai ribuan setiap harinya ini diharapkan akan terus meningkat, mengingat kami juga telah membuka layanan kunjungan pada malam hari, serta pada hari Sabtu dan Minggu, karena perpustakaan merupakan media rekreasi edukatif,”  demikian tutur Bapak Drs. Jemianto, Kepala Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang.</p>
<p>REKOR PENERBITAN MAJALAH “THE BULLETIN”</p>
<p>Majalah berita dan hiburan terbitan Australia, “The Bulletin” akhirnya mengakhiri perjalanan panjangnya sebagai salah satu media cetak dengan rekor terbit yang cukup lama sejak pertama kali terbit pada tahun 1880.  Edisi terakhir majalah ini terbit pada 8 Januari 2008 lalu.  Banyak pihak yang menyayangkan penutupan majalah yang sudah terbit lebih dari seratus tahun ini, namun tampaknya alasan pembiayaan dan pangsa pasar yang semakin menurun telah memaksa majalah ini gulung tikar.  Pada saat pertama kali terbit di tahun 1880, sesuai namanya, majalah ini hanyalah sekedar buletin berita dan hiburan yang tampil dengan tampilan sangat sederhana dengan bahan kertas murahan dan ilustrasi berupa gambar coretan sederhana, sangat berbeda jauh dengan penampilan edisi terakhir yang terbit pada 8 Januari 2008 lalu dengan bahan kertas bertekstur halus dengan kualitas prima, kaver (sampul) yang elegan serta isi yang berbobot dan menarik.<br />
Seperti halnya krisis media cetak yang melanda pasar Amerika akibat banyak konsumen yang beralih pada informasi yang berbasis internet, tampaknya hal ini juga mulai melanda Australia, walau dampaknya tidaklah separah seperti yang dialami oleh Amerika.  Di Amerika konon bahkan kabarnya sudah puluhan media surat kabar dan majalah yang gulung tikar akibat banyak para konsumen pembaca yang beralih pada teknologi internet yang lebih murah.  Beberapa media surat kabar dan majalah lainnya sebagian besar banyak yang beralih format dari versi cetak menjadi versi online di internet.  Hal ini tidak mengherankan, mengingat pengguna teknologi internet di Amerika jumlahnya meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.</p>
<p>ACARA BEDAH BUKU “VITA BREVIS”</p>
<p>Pada tanggal 27 Januari 2008, Forum Penulis Kota Malang kembali mengadakan acara bedah buku novel fiksi bertema reliji yang berjudul &#8220;Vita Brevis &#8211; Pengakuan&#8221; karya Jostein Gaarder dengan pembicara Carolina Neolen. Bedah buku ini digelar di ruang lobi gedung Perpustakaan Kota Malang. Dalam buku novel fiksi tersebut dikisahkan bagaimana manusia ternyata senantiasa membutuhkan pengakuan dari sesamanya demi rasa percaya diri dan eksistensinya dalam menjalani kehidupan dan dalam berinteraksi sosial kemasyarakatan.  Bagaimana dosa masa lalu dapat demikian menghantui kehidupan seseorang, bahkan terhadap seorang pemuka agama yang dihormati.  Bayangan dosa dapat demikian menyiksa batin dan membawa seseorang pada penyesalan tanpa akhir yang akhirnya membawa penderitaan dan kematian.  Pengakuan sesama manusia dan pemaafan diri setidaknya bisa menjadi obat untuk melupakan dosa masa lalu dan memulai lembaran baru kehidupan yang lebih baik dan lebih bijak.  Mungkin itulah hikmah yang dapat dipetik dari buku yang berjudul &#8220;Vita Brevis&#8221; ini.  Bedah buku novel ini dihadiri oleh para anggota dan pengurus Forum Penulis Kota Malang yang pada kesempatan tersebut banyak berdiskusi mengenai pro dan kontra pentingnya sebuah pengakuan dari sesama manusia demi rasa percaya diri dan juga demi bertumbuhnya semangat untuk terus berkarya dan berkreasi dalam setiap aspek kehidupan.</p>
<p>ACARA BEDAH BUKU “NOLI ME TANGERE”</p>
<p>Pada 13 Januari 2008, Forum Penulis Kota Malang mengadakan acara bedah novel &#8220;Noli Me Tangere&#8221; (bahasa tagalog/Filipina = jangan sentuh aku) karya Jose Rizal dengan pembicara Trias Pratiwi, dan pokok bahasan dalam acara ini cukup menarik.  Acara bedah buku ini bertempat di ruang lobi gedung Perpustakaan Kota Malang. Jose Rizal dikenal sebagai seorang penulis dan pejuang HAM Filipina yang sekaligus pahlawan nasional Filipina dalam memberontak terhadap bangsa Spanyol sebagai kaum penjajah yang saat itu memakai tameng pihak gereja demi mengukuhkan kekuasaannya di tanah jajahan.  Karya besar buku Noli Me Tangere merupakan sebuah pengungkapan fakta kelam di masa lalu tentang kekejaman sebuah doktrin agama yang disalahgunakan sebagai alat pengukuhan penjajahan bangsa Spanyol di Filipina untuk menindas rakyat sekaligus kemanusiaan.<br />
Trias Pratiwi berhasil mengangkat isu kemanusiaan di balik penulisan karya besar Jose Rizal ini. Bedah buku ini dihadiri oleh segenap anggota dan pengurus FPKM yang turut prihatin bahwa sudah sejak lama doktrin agama di berbagai peradaban bangsa di berbagai belahan bumi ini sering kali disalahgunakan demi pembenaran sebuah upaya penindasan dan penjajahan oleh suatu bangsa terhadap bangsa lainnya atau suatu golongan terhadap golongan lainnya.  Dalam sejarah manusia sejak ribuan tahun lalu, sering kali agama disalahgunakan dan disalahartikan untuk membenarkan tindak kekejian pembunuhan terhadap sesama manusia.  Untuk itulah demi alasan kemanusiaan, sudah seharusnya umat manusia belajar bersikap toleran terhadap agama dan kepercayaan yang berbeda-beda.  Sesungguhnya ajaran Tuhan dalam agama mana pun adalah supaya saling mencintai dan kasih terhadap sesama umat manusia dan menerima segala perbedaannya demi kemanusiaan dan majunya peradaban, dan bukannya demi menebar bibit kebencian, permusuhan atau pun keangkaramurkaan yang pada akhirnya akan mengarah kepada kehancuran peradaban.  Itulah intisari hikmah yang dapat dipetik dari bedah buku &#8220;Noli Me Tangere&#8221; karya Jose Rizal &#8211; seorang pejuang HAM dan sekaligus penulis dari Filipina yang akhirnya konon harus mati di tiang gantungan demi sebuah upaya kemanusiaan mengungkap ketidakadilan penjajahan bangsa Spanyol di Filipina yang menyalahgunakan ajaran agama demi mencapai tujuan-tujuannya.</p>
<p>PELUNCURAN BUKU NOVEL FENOMENAL ENDANG AXL</p>
<p>Mengawali tahun 2008, Endang Axl, penulis pemula yang juga merupakan anggota baru Forum Penulis Kota Malang yang bermukim di Jakarta, baru-baru ini meluncurkan novel fenomenalnya yang berjudul “Berdialog dengan Kematian”. Novel dengan gambar sampul yang demikian indah ini diterbitkan oleh penerbit Aditya Meliawan, Jakarta dan sudah bisa diperoleh di toko buku Gramedia maupun toko-toko buku terdekat di kota Anda.  Novel unik dan tidak biasa ini sepertinya berusaha menggabungkan aliran absurditas, post modern, dan aliran klasik sedemikian rupa dengan lika-liku cerita yang enak untuk dibaca.  Penggambaran yang sangat detil, dan mudah dicerna merupakan salah satu keunggulan novel anak negeri ini.  Membaca novel ini membuat kita selalu penasaran untuk membuka halaman demi halaman berikutnya demi mengetahui bagaimana kisah ini berlanjut.  Meski menurut penulisnya sendiri, ia adalah penulis pemula, namun alur dan gaya berceritanya enak untuk diikuti.  Endang Axl berhasil membedah karakter tokoh-tokohnya, dengan bahasa yang mengalir lancar sehingga tidak membuat jenuh para pembacanya.  Novel yang unik ini seakan mencoba mengkombinasikan tema klenik dan teknokrat futuristiknya Jules Verne, kehidupan purba dengan Lost World-nya Sir Arthur Conan Doyle, serta cerita horornya Alfred Hitchcock dan Stephen King.  Benar-benar novel yang tidak biasa dan membangkitkan imajinasi para pembacanya.  Bila Anda pembaca setia novel yang bosan dengan kisah-kisah klise percintaan, mungkin novel ini bisa menjadi alternatif untuk melengkapi koleksi buku Anda.</p>
<p>Komitmen Universitas Islam Negeri Malang Menerbitkan Buku</p>
<p>Universitas Islam Negeri (UIN) Malang mulai merambah bisnis buku berbasis Islam.  “Setiap judul buku yang diterbitkan rencananya ditargetkan harus laku minimal 1000 eksemplar,” demikian komitmen Universitas Islam Negeri Malang (UIN), menurut Pembantu Rektor I UIN, Prof. Dr. Mudjia Rahardjo.  “Buku yang sudah kami terbitkan mengupas tentang ilmu murni dan terapan, tetapi bedanya kupasannya ditinjau dari penelitian, Al-Quran dan Hadis,” tutur Prof. Dr. Mudjia Rahardjo.  Pada tahap pertama ini paling sedikit sudah 50 judul buku yang kini sudah diterbitkan, salah satu diantaranya adalah yang berjudul “Memadu Sains dan Agama, Fisika dan Al-Quran”.  Untuk tahap kedua nanti rencananya akan diterbitkan 94 judul buku berbeda, yang diantaranya bertema kesehatan mental Islam, hadis-hadis ekonomi serta Islam Jawa.  “Untuk merealisasikan hal ini, target utama para pembaca tentu saja adalah para mahasiswa dan pelajar serta masyarakat umum, sementara untuk para penulis bukunya sendiri diharapkan para dosen UIN dapat bertindak sebagai pelopor.  Untuk itu setiap dosen dari total 247 dosen UIN Malang, diharapkan dapat terus menerus menelurkan karya pemikiran yang tertulis dalam buku, sehingga mampu mengembangkan kualitas pembelajaran dan keilmuwan yang lebih spesifik dan lebih mendalam lagi.  Tentunya setelah melakukan penelitian secara akurat sebelum menulis sebuah buku.  UIN ingin menjadi lembaga yang akan mendobrak dikotomi agama dan keilmuwan itu.  Satu-satunya cara yang paling efektif adalah dengan melalui penulisan buku, karena buku akan terus digunakan hingga bertahun-tahun,” demikian ungkap Prof. Dr. Mudjia Rahardjo.  Hal ini bukanlah sekedar janji belaka, karena beberapa buku filsafat terbitan UIN terbukti telah menjadi best seller di pasaran.</p>
<p>Gramedia Book Fair 2008 di Kota Malang<br />
Oleh: Haryo Bagus Handoko</p>
<p>Sebuah pameran buku fenomenal di awal tahun 2008 yang diprakarsai oleh Toko Buku Gramedia terbukti telah banyak menyita perhatian masyarakat kota Malang.  Pameran dan obral buku terbesar yang digelar sejak 1 Februari hingga 17 Februari 2008 bertempat di Plasa Araya kota Malang ini memamerkan begitu banyak koleksi buku terbitan Gramedia dengan harga yang sangat fantastis.  Diskon harga yang diberikan benar-benar menggiurkan para pengunjung pameran yang senantiasa memadati pameran buku ini. Bukan Gramedia kalau tidak semeriah ini.  Pameran buku dengan koleksi lengkap buku-buku bermutu ini mengundang perhatian masyarakat kota Malang mulai dari kalangan anak-anak, remaja dan dewasa. Tidaklah mengherankan karena buku-buku yang dipamerkan adalah buku-buku bermutu mulai dari buku cerita anak, novel remaja, novel dewasa, buku hobi, aneka majalah, aneka alat tulis lengkap, buku ilmiah, buku pengetahuan, buku tanaman hias, dan banyak lagi.  Bahkan terdapat juga aneka buku tips, aneka tabloid dan juga komik yang jumlah dan variasinya benar-benar memukau para pengunjung pameran ini.  Toko Buku Gramedia di kota Malang memang tidak hanya menggelar obral diskon di kala pameran saja, namun di hari biasa pun, toko buku favorit warga kota Malang ini juga senantiasa memberikan potongan harga yang cukup menarik setiap harinya.  Mulai dari obral aneka majalah hingga obral buku-buku best seller.  Tak kenal maka tak sayang, mungkin itulah sebutan yang paling tepat bagi toko buku yang satu ini, karena tak bosan-bosannya selalu memberikan kejutan bagi masyarakat pecinta buku di kota Malang.</p>
<p>FORUM PELANGI – KOMUNITAS SENI DI KOTA MALANG</p>
<p>“Forum Pelangi”, demikian nama komunitas ini dikenal.  Komunitas penulis, sastrawan maupun seniman di kota Malang ini mencoba merangkul semua aspek seni, baik seni tulis menulis, kewartawanan, seni puisi maupun para praktisi dan kritikus seni di kota Malang.  Komunitas hasil binaan novelis kenamaan Ratna Indraswari ini para anggotanya terdiri dari berbagai lapisan umur maupun juga berbagai komunitas yang ada di kota Malang. Komunitas yang bermarkas di kediaman Ratna Indraswari Ibrahim di Jalan Diponegoro, Malang, ini juga dilengkapi dengan kehadiran toko buku “Tobuki” yang menyediakan buku-buku bermutu dengan harga yang cukup terjangkau.  Sudah menjadi kebiasaan di kota Malang, antar komunitas seni yang satu dengan komunitas seni yang lain saling berkoordinasi dan berinteraksi.  Dalam Forum Pelangi ini misalnya, para anggotanya juga merupakan anggota dan pengurus komunitas-komunitas yang ada di kota Malang, seperti para aktivis pers kampus, komunitas wartawan, komunitas penulis “Forum Penulis Kota Malang”, sanggar-sanggar seni (para pelukis, dramawan, seni topeng), toko-toko buku dan penerbit di kota Malang, maupun para penikmat seni secara umum.  Tak kenal maka tak sayang, mungkin itulah kata yang tepat untuk komunitas yang satu ini.<br />
Dalam setiap pertemuan, yang biasanya diadakan di akhir bulan, tema yang diangkat senantiasa beragam dan cukup variatif.  Mulai dari kiat menulis, aspek pertelevisian, bedah buku, maupun dialog antar komunitas.  Pertemuan bulanan ini biasanya dimulai pada sore hari hingga malam hari, dan terkadang hingga tengah malam, karena para anggota komunitas ini sangat tekun untuk saling berbagi dan berdiskusi mengenai banyak hal.  “Yang paling sering biasanya kalau kumpul ya foto-fotoan, selain berdiskusi santai sambil makan penganan sekedarnya”, menurut salah satu anggota komunitas ini.  Yang menarik, untuk menjadi anggota komunitas ini tidak dipungut biaya, jadi siapa saja, tua maupun muda boleh menjadi anggota, asalkan mempunyai minat dalam hal seni dan juga harus dituntut kreatif untuk terus berkarya.<br />
Dengan didukung oleh toko buku “Tobuki”, toko buku milik Mbak Ratna Indraswari Ibrahim ini, maka biasanya kalau ada buku baru yang dipajang di toko buku tersebut, maka pada setiap pertemuan akan dibahas atau dijadikan bahan diskusi, terutama bila penulisnya adalah penulis yang bersedia hadir dalam acara komunitas ini.  Sudah sekian banyak penulis buku turut meramaikan kegiatan bedah buku yang diselenggarakan oleh komunitas ini.  Tentu saja, karena dengan kehadiran komunitas ini maka bisa menjadi ajang promosi bagi para penulis berbakat untuk mempromosikan buku tulisannya.  Mulai dari buku bertema sastra, hingga yang bertema relijius pernah dibahas di komunitas ini.  Biasanya para penulis yang bukunya dibedah di komunitas “Forum Penulis Kota Malang”, juga akan dibedah pula dalam acara diskusi di komunitas “Forum Pelangi” ini.  Buku-buku yang dibahas bukan melulu buku-buku terbitan baru, namun juga buku-buku terbitan lama, atau bahkan buku-buku antik jaman Belanda atau era orde lama.  Hal ini tidak mengherankan karena anggota komunitas ini ada juga yang mempunyai usaha dagang buku-buku antik, sehingga komunitas ini menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan buku-buku yang dijual di toko-toko buku di kota Malang.<br />
Saking terkenalnya nama Ratna Indraswari Ibrahim dan komunitasnya, maka Mbak Ratna Indraswari bahkan pernah sempat diwawancarai dan diliput oleh kru Trans7 – sebuah televisi swasta nasional.  Tentu saja tak ketinggalan acara foto-fotoan bersama kru televisi Trans7.  Mas Agung, salah satu pengurus komunitas “Forum Pelangi” biasanya tampil sebagai moderator dalam setiap pertemuan komunitas ini dan juga berperan sebagai secretariat dan informasi bilamana ada yang tertarik untuk turut meramaikan kegiatan komunitas ini.<br />
Sebagai seorang novelis senior tanah air, Mbak Ratna Indraswari Ibrahim dalam setiap pertemuan senantiasa memberikan motivasi dan juga berbagi pengalamannya sebagai seorang penulis pada rekan-rekan komunitas yang masih pemula dalam dunia tulis menulis dan seni.  Jadi, dialog dan diskusi sepenuhnya berlangsung secara santai, tanpa ada istilah sungkan dan malu untuk bertanya.  Siapapun akan dengan senang hati untuk membantu memecahkan masalah maupun pertanyaan yang dihadapi oleh para penulis pemula.  Bahkan rekan-rekan wartawan baik dari komunitas pers kampus maupun wartawan koresponden berbagai surat kabar yang ada di Malang juga turut berbagi ilmu dan saling menimba pengalaman.<br />
“Hidup adalah sebuah proses belajar, jadi tidak ada kata terlambat untuk menimba ilmu dan berbagi pengetahuan dengan orang lain!” Jadi semua orang perlu untuk terus belajar dan terus berkarya, karena dengan berkarya pengetahuan dan wawasan kita akan turut berkembang. Mengenai jadwal pertemuan biasanya diinformasikan dari mulut ke mulut antar para anggota baik lewat sms maupun lewat telepon.  Karena para anggota komunitas ini juga merupakan anggota dan pengurus dari berbagai komunitas di Malang, maka setiap kali diadakan pertemuan, maka biasanya anggota komunitas ini yang hadir jumlahnya selalu membludak, bahkan pernah ada yang sampai hanya kebagian duduk di teras rumah karena ruang tamu rumah Mbak Ratna dipenuhi para anggota yang hadir.  Tampaknya Mbak Ratna dan kreativitasnya telah mengundang banyak orang untuk turut berbagi dan menimba</p>
<p>BLOG FORUM PENULIS KOTA MALANG</p>
<p>Berganti tahun berarti berganti pula penampilan dan desain.  Blog komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang (FPKM) yang baru saja genap berulang tahun yang pertama, kini memiliki alamat situs url yang baru, yaitu di http://forumpenuliskotamalang.blogspot.com .  Perpindahan ini bukan tanpa alasan, selain untuk mengubah penampilan desain blog, juga terjadi perpindahan server dari server lama ke server baru.  Tampilan yang baru kini lebih informatif karena memuat berbagai informasi terbaru di bidang dunia kepenulisan maupun dunia perbukuan di Indonesia.</p>
<p>PESTA TAHUN BARU FORUM PENULIS KOTA MALANG</p>
<p>Mengakhiri tahun 2007, komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang menggelar acara renungan dan sekaligus pesta tahun baru menyambut pergantian tahun 2008.  Acara pesta kecil-kecilan berlangsung di Gedung Perpustakaan Kota Malang.  Acara ini dimeriahkan dengan berbagai permainan games khas penulis seperti permainan scrable bahasa Indonesia serta aneka permainan lainnya.  Tak ketinggalan pula acara nonton bareng pesta kembang api tahunan yang berlangsung di sepanjang Jalan Raya Ijen Kota Malang.  Juga acara foto bersama dan kilas balik kegiatan komunitas penulis serta aneka informasi penting dunia kepenulisan.</p>
<p>Pameran Buku Awal Tahun 2008</p>
<p>Mengawali tahun 2007, sebuah pameran buku Islam digelar di kota Malang.  Pameran dan obral buku Islam terbesar ini berlangsung mulai tanggal 1 Januari 2008 hingga 7 Januari 2008 dengan bertempat di halaman parkir Gedung Perpustakaan Kota Malang, Jawa Timur.  Acara pameran buku ini dimeriahkan pula dengan berbagai acara bedah buku, diskon super murah dan juga stand busana maupun mainan anak bertema Islam.  Beberapa penerbit buku ternama turut berpartisipasi dalam ajang pameran tahunan ini.  Acara pameran yang dibuka mulai pagi hingga malam hari ini terbukti mengundang perhatian sebagian besar masyarakat kota Malang terlihat dari jumlah pengunjung yang datang.  Jumlah pengunjung perpustakaan kota Malang yang dalam sehari bisa mencapai 1500 orang dengan adanya event khusus seperti pameran buku ini jumlah pengunjung bisa bertambah berkali lipat. Walau sempat diguyur hujan pada hari pertama pembukaan pameran, namun antusiasme warga kota Malang telah membuktikan bahwa minat baca dan tulis di kota ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi harga buku dewasa ini semakin terjangkau dengan hadirnya banjir diskon seperti yang digelar dalam pameran buku kali ini.</p>
<p>Pameran Buku Akhir Tahun 2007</p>
<p>Toko buku Gramedia kembali mengadakan pameran buku di kota Malang.  Kali ini demi menyambut perayaan akhir Tahun.  Pameran buku terbesar dan terlengkap tahun ini diselenggarakan di Plaza Araya mulai 30 November 2007 sampai dengan 9 Desember 2007.  Acara pembukaan pameran buku Gramedia kali ini berlangsung cukup meriah.  Acara pameran buku ini dibuka secara resmi pada tanggal 30 November 2007 pukul 10.00 WIB pagi dengan dimeriahkan drumband siswa TK Al-Kautsar Malang yang beberapa saat lalu sempat menjuarai “Blast Open Marching Competition Jawa-Bali Tahun 2007” di posisi peringkat teratas.  Menyusul dimeriahkan pula oleh Marching Band “Gita Swara” BA Restu – Malang yang beberapa waktu lalu sempat meraih juara II dalam parade marching band se-Malang Raya.  Pada 30 November 2007 pukul 19.00 WIB malam, diadakan pula talk show demi memeriahkan pameran buku yang diprakarsai oleh Gramedia ini.  Sebagai pembicara dalam acara talkshow tersebut adalah para penulis novel seperti Christian Simamora, Raditya Dika dan Windy Ariestanty.  Tidak meriah rasanya sebuah pameran buku bila tidak dibanjiri oleh harga diskon.  Dalam pameran buku Gramedia kali ini diskon yang diberikan antara 15% hingga diskon gila-gilaan yang mencapai 80%.  Demi menyambut peluncuran buku Harry Potter edisi terbaru versi bahasa Indonesia yang rencananya akan terbit awal Januari 2008, dalam pameran buku kali ini ada juga kesempatan unik bagi para pengunjung pameran buku untuk berfoto dengan mengenakan atribut pakaian ala Harry Potter dari sekolah sihir Hogwarts.  Tentu saja kesempatan langka ini langsung mendapat sambutan meriah dari para pengunjung pameran buku akhir tahun Gramedia.</p>
<p>Pameran Foto Peringatan 1 Tahun Gempa Yogya</p>
<p>Galeri seni Ken Arok yang bertempat di gedung Perpustakaan Kota Malang pada tanggal 20 – 27 November 2007 kembali dipenuhi pengunjung.  Maklum saja pada tanggal tersebut digelar pameran foto peringatan 1 tahun musibah gempa Yogyakarta.  Foto-foto indah dan ekspresif hasil jepretan Tarko Sudiarno banyak mengundang decak kagum dari para pengunjung pameran.  Pembukaan acara pameran foto tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh para seniman, penikmat seni dan juga masyarakat kota Malang.  Sastrawan terkenal seperti Sindhunata, dan banyak lagi turut hadir dalam acara ini dan mendapat banyak perhatian dari para penggemar sastra dan para penulis kota Malang.  Obrolan santai pun sempat digelar bersama sesama penikmat seni dan seniman kota Malang, dan ini merupakan kesempatan yang cukup langka untuk bisa berdiskusi langsung dengan sastrawan legendaris sekaliber Sindhunata yang banyak diburu para penulis untuk dapat memberikan endorsement bagi buku-buku tulisan mereka.  Walau acaranya seputar dunia fotografi, namun cukup banyak wartawan maupun penulis yang antusias untuk berdiskusi seputar dunia fotografi dan juga kepenulisan.</p>
<p>Lomba Penulisan Cerpen Tingkat SMU di Malang</p>
<p>Perhatian pemerintah kota Malang terhadap minat baca tulis khususnya di kalangan para pelajar ternyata cukup baik.  Hal ini terbukti dengan diadakannya lomba penulisan cerpen di kalangan siswa sekolah menengah umum di seluruh Malang (Jawa Timur) yang diadakan oleh Perpustakaan Kota Malang bekerja sama dengan pemerintah kotamadya Malang.  Dengan iming-iming hadiah yang menarik dan juga beasiswa, lomba cerpen ini terbukti banyak menarik minat para pelajar kota Malang.  Semakin hari memang semangat menulis di kalangan pelajar kota Malang semakin tinggi, ini terbukti bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini saja, bahkan siswa-siswa SMP pun juga sudah banyak yang menelorkan karya berupa novel maupun artikel cerpen yang dimuat di berbagai media massa nasional.  Semoga untuk ke depannya semangat membaca dan menulis tetap berkembang pesat demi kekayaan dan keanekaragaman karya anak bangsa negeri ini.  Minat baca dan tulis warga kota Malang semakin tinggi.  Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya para pengunjung perpustakaan sekolah, maupun perpustakaan umum di kota Malang, demikian juga membludaknya pengunjung setiap diadakan acara pameran buku maupun acara bedah buku.  Dalam rangka menjembatani dan menumbuhkan minat menulis di kalangan generasi muda kota Malang, maka pada tanggal 28 November 2007 yang baru lalu diselenggarakan acara lomba penulisan cerita pendek bagi siswa-siswi SMU se-kota Malang.  Dalam acara tersebut diadakan pula acara sarasehan dan demo cara menulis cerita pendek yang baik dan berkualitas yang diselenggarakan di gedung Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang.  Acara yang berlangsung hingga sore hari dan mendapat sambutan yang cukup meriah dari warga kota Malang, khususnya para pelajar, mahasiswa dan pecinta sastra.</p>
<p>Temu Penggemar dan Bedah Buku Novel Karya Penulis Gagas Media</p>
<p>Suasana Perpustakaan Kota Malang tanggal 30 November 2007, kembali meriah dan gegap gempita dengan kehadiran beberapa penulis novel ternama di kota Malang.  Kali ini yang hadir adalah para penulis novel terbitan Penerbit GagasMedia, seperti Raditya Dika, Christian Simamora dan Windy Ariestanty.  Ketiganya hadir dalam acara jumpa penulis dan juga acara ngobrol santai yang diadakan di hall ruangan lobi gedung Perpustakaan Kota Malang.  Dalam kesempatan dimeriahkan dengan acara bedah buku karya Raditya Dika yang berjudul “Radikus Makan Kakus” dan juga “Cinta Brontosaurus”. Acara ini berlangsung seru dan kocak karena diselingi humor-humor segar dan juga acara tanya jawab serta pembacaan puisi dari partisipan yang hadir.  Sebagian besar pengunjung yang hadir dalam acara ini adalah para siswa-siswi SMU mengingat buku novel yang dibahas memang bertema novel teenlit.  Di akhir acara ada pembagian doorprize bagi para pembaca puisi yang mengisi acara bedah buku ini, dan tentu saja doorprize yang dibagikan adalah buku-buku novel yang sempat dibedah serta dibahas dalam acara temu penggemar dan bedah buku kali ini.</p>
<p>Festival Buku Malang 2007 – Buku untuk Semua</p>
<p>Festival Buku Malang 2007 yang tahun ini mengambil tema “Buku Untuk Semua” kembali digelar di Gedung perpustakaan Kota Malang. Acara pembukaan festival buku kali ini begitu semarak dengan tarian barongsai yang dibawakan  oleh kelompok &#8220;Barongsai 5 Benua&#8221; dari Malang sebagai atraksi acara pembukaan Festival Buku Malang 2007. Pameran Buku Tahunan kali ketiga ini dibuka secara resmi oleh Walikota Malang, Drs. Peni Suparto, M.AP. Kepala perpustakaan kota Malang, Drs. Jemianto, mengungkapkan bahwa penggemar buku serta pengunjung perpustakaan kota Malang dari tahun ke tahun cenderung meningkat dan diharapkan agar minat baca dan tulis dari warga kota Malang semakin nyata terwujud ke depannya.  Festival Buku Malang 2007 yang kali ini mengusung tema &#8220;Buku Untuk Semua&#8221;, digelar selama tujuh hari berturut-turut mulai tanggal 29 Agustus 2007 hingga 4 September 2007.  Kegiatan hari pertama Festival Buku Malang 2007 ini diawali dengan acara bedah buku bertema mistik yang berjudul &#8220;Dunia Mistik Orang Jawa&#8221; terbitan Penerbit LKIS yang diterjemahkan dari buku berbahasa Belanda. Acara bedah buku ini dipadati oleh para pengunjung yang sudah menunggu-nunggu sejak pagi. Dalam acara bedah buku ini, Walikota Malang, Drs. Peni Suparto, M.AP. yang juga seorang budayawan dan pecinta seni turut menjadi salah satu pembicara dalam acara bedah buku bergaya talkshow ini.  Bedah buku yang digelar di ruang lobi Gedung perpustakaan Kota Malang pun segera saja dipadati oleh pengunjung. Sementara di areal stand pameran, para pengunjung bahkan sudah sejak pagi memadati berbagai stand penerbit dan toko buku yang ada. Bahkan sebelum acara pameran itu resmi dibuka, tampak kerumunan pengunjung yang sudah tidak sabar datang untuk melihat-lihat dan membeli beberapa buku yang dijual secara obral.<br />
Beberapa stand penjualan buku bahkan sudah dipadati pengunjung seperti yang terjadi di stand toko buku rabat &#8220;Yusuf Agency&#8221; yang menjual aneka buku dengan harga super murah.  Bayangkan saja, buku novel fiksi trilogi Lord Of The Rings dan The Hobbits terbitan Gramedia hanya dijual seharga Rp 25.000,- , sementara sebuah buku novel fiksi horor berjudul &#8220;Drakula&#8221; yang bersampul desain gothik hanya dijual seharga Rp 25.000,-. Novel Pramoedya Ananta Toer pun digelar dengan harga super murah yaitu hanya seharga Rp 25.000,-.  Bisa dibayangkan bagaimana padatnya pengunjung yang berebut membeli buku dengan harga super murah tersebut.  Yang fantastis, novel-novel cinta Harlequin maupun novel bertema horor karangan R.L. Styne terbitan Gramedia pun hanya diobral seharga Rp 5000,-.  Bahkan di sela-sela rak yang berderet di stand pameran &#8220;Yusuf Agency&#8221; terdapat beberapa buah novel terbitan Amerika dalam bahasa Inggris yang diobral hanya seharga Rp 5000,-.  Bukan hanya buku bertema fiksi saja yang dijual dengan harga super murah, buku non fiksi seperti halnya buku-buku motivasi, buku bertema kesehatan, agama Islam, filsafat, sejarah, gizi makanan, dan cerita anak hanya dijual dengan kisaran harga antara Rp 5000,- hingga Rp 20.000,- .<br />
Penerbit KPG Gramedia pun tak mau kalah juga menggelar obral besar aneka jenis buku mulai dari buku fiksi, non fiksi seharga Rp 5000,- hingga Rp 20.000,- . Terdapat pula berbagai variasi diskon antara 15% hingga 20% untuk buku-buku baru terbitan Gramedia. Bahkan beberapa novel karya Pramoedya Ananta Toer dijual secara paket terdiri dari beberapa judul dengan harga super murah, bahkan ada sebuah novel karya Pak Pram yang hanya dijual dengan harga Rp 20.000,- sementara harga normalnya tentu saja di atas harga tersebut.  Tentu saja hal ini mendapat sambutan yang cukup meriah dari para pengunjung pameran, terutama sekali para pecinta buku novel.  Kebetulan salah satu penjaga stan pameran KPG Gramedia adalah juga salah satu pengurus Forum Penulis Kota Malang (http://komunitaspenulisfpkm.tripod.com). Penerbit Agromedia bahkan menggelar obral buku murah untuk beberapa novel hanya seharga Rp 5000,- padahal harga normalnya saja ada yang mencapai kisaran Rp 40.000,-. Masing-masing stand penerbit dan toko buku pada Festival Buku Malang kali ini tampaknya saling berlomba menjual berbagai tema buku dengan harga super murah.  Bisa dibayangkan berapa uang yang bisa dihemat para pecinta buku apabila dari harga normal buku yang biasanya sekitar Rp 30.000,- hingga Rp 40.000,- menjadi diturunkan hanya sehingga hanya dijual dengan harga sekitar Rp 5000,- hingga Rp 10.000,- saja.  Penerbit Andi dari Yogyakarta juga menggelar diskon buku yang cukup menarik mulai dari 15% hingga 20% untuk aneka buku bertema teknologi informasi dan komputer.  Kemasan buku yang memang terlihat demikian menarik semakin banyak diminati karena disertai pula dengan potongan harga di bawah harga normal di pasaran.  Penerbit Agromedia Pustaka, Media Kita dan Buku Kita juga menggelar aneka buku mulai dari buku bertema kesehatan, buku resep masakan hingga buku komputer dengan kisaran harga yang menarik dan tentu saja juga potongan harga yang lumayan. Bagi para penggemar buku Harry Potter terbitan Bloomsbury bisa mendapatkan tiga macam versi buku terbitan Inggris tersebut dengan harga spesial di stand toko buku Toga Mas yang posisinya berhadap-hadapan dengan stan toko buku rabat &#8220;Yusuf Agency&#8221;.  Di stan toko buku Toga Mas bahkan digelar obral buku komik yang lumayan banyaknya hanya seharga Rp 4500,-an per judul buku. Aneka buku komik terbitan Elex Media Komputindo dan juga penerbit buku komik lainnya semuanya dipatok dengan harga super murah yaitu Rp 4500,- hingga Rp 10.000,- .  Penerbit buku komputer Gava Media juga menggelar potongan harga yang lumayan untuk buku-buku bertema komputer yang dijual.  Kebetulan salah satu penjaga stand penerbit Gava Media adalah salah satu pengurus komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang yang memang beberapa anggota dan pengurusnya selalu terlibat dalam setiap acara pameran dan bedah buku yang diselenggarakan di Gedung Perpustakaan Kota Malang.  Dalam pameran buku ini ada sebuah stand toko buku yang cukup menarik yaitu stand toko buku Poestaka Rakjat (baca = Pustaka Rakyat).  Stand toko buku ini menjual beberapa buku kuno jaman kolonial Belanda, serta beberapa buku jaman Orde Lama dengan harga kurang dari Rp 100.000,- , padahal buku-buku yang dijual tergolong buku-buku bermutu dan lumayan tebal-tebal.  Stand ini pun ramai dikunjungi oleh para antusias dan pecinta buku.  Stand buku &#8220;Ar Ruzz&#8221; yang menjual aneka buku bertema Islam pun dikunjungi para kolektor dan pecinta buku bernuansa Islam, sementara stand buku &#8220;Dioma&#8221; yang selain menjual buku-buku bertema Kristen juga menjual buku-buku fiksi dikunjungi pula oleh pengunjung yang sebagian besar adalah para remaja.  Penerbit Agromedia Group juga menggelar diskon buku-buku novel fiksi dengan harga Rp 5000,- hingga Rp 10.000,- padahal harga normalnya saja bisa berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 50.000,-.<br />
Di beberapa stand buku yang lain bahkan juga dijumpai beberapa novel fiksi yang dijual dengan harga hanya Rp 3000,- saja, padahal pada harga normalnya saja bisa mencapai kisaran Rp 20.000,-an hingga Rp 30.000,-an.  Benar-benar fantastis!<br />
Secara umum pameran yang diikuti sekitar 99 penerbit buku dan juga toko buku ini cukup meriah karena selain menawarkan aneka kisaran potongan harga atau rabat yang cukup menggiurkan, juga selalu disemarakkan dengan acara pembagian buku gratis sebagai door prize pada saat acara bedah buku. Seperti contohnya yang terjadi dalam acara peluncuran buku kumpulan puisi sekaligus bedah buku &#8220;Surat Kepada Poppy&#8221; karya M. Fadjroel Rachman pada tanggal 30 Agustus 2007 yang tak kalah gegap gempitanya dengan begitu banyak penonton. Seorang teman yang merupakan ketua Forum Penulis Kota Malang, David Ardy, bahkan memperoleh kenang-kenangan berupa buku kumpulan puisi tersebut yang langsung juga mendapat tanda tangan dari penulisnya sendiri, Mas M. Fadjroel Rachman.  Malam harinya pada tanggal 30 Agustus 2007 kembali diadakan acara bedah buku berjudul &#8220;Starbuck The Experience&#8221; yang digelar juga di ruang lobi Gedung Perpustakaan Kota Malang, dimana dalam acara tersebut diulas tentang pengalaman dan suka duka berbisnis waralaba kedai kopi asal Amerika itu yang telah ditulis dalam buku berjudul &#8220;Starbuck The Experience&#8221;.  Dalam acara bedah buku bertema bisnis waralaba itu dibagikan tiga buah buku gratis bagi tiga penanya pertama saat acara bedah buku tersebut digelar.<br />
Pada hari Jumat, 31 Agustus 2007, kembali terbukti respon para pecinta dunia sastra dan perbukuan di kota Malang yang begitu besar saat digelar acara jumpa penulis bersama novelis kawakan, Ratna Indraswari Ibrahim.  Acara ini baru dimulai sekitar  pukul 18.30 WIB. Seperti telah diketahui bersama bahwa Ratna Indraswari Ibrahim juga merupakan pengelola komunitas penulis Forum Pelangi di kota Malang dan juga mempunyai sebuah toko buku &#8220;Pustaka Kayutangan&#8221; di rumahnya yang beralamat di Jl. Diponegoro 3 Malang 65111.  Alhasil dalam temu penulis ini menjadi ajang kesempatan bagi masyarakat umum dan juga dua komunitas penulis di kota Malang yaitu Forum Penulis Kota Malang dan Forum Pelangi untuk saling berbagi pengalaman, suka duka dan wawasan seputar dunia kepenulisan. Beberapa idealisme penulis juga sempat diungkap dan didiskusikan di sini. Acara temu penulis ini baru berakhir pada malam hari.<br />
Keesokan harinya pada tanggal 1 September 2007 diadakan acara story telling yang diselenggarakan oleh Penerbit buku &#8220;Kanisius&#8221; pada pukul 10.00 WIB pagi hingga siang hari. Selanjutnya pada pukul 14.00 WIB digelar acara bedah buku novel fiksi bertema absurditas dan kehampaan hidup yang berjudul &#8220;Cerita Dante&#8221; karya Stefani Hid, yang dalam dalam buku novel ketiganya kali ini memperoleh endorsement yang cukup bagus dari penulis kawakan Budi Darma dan juga Richard Oh.  Buku dengan ketebalan 126 halaman ini diterbitkan oleh penerbit Grasindo &#8211; Gramedia Widiasarana Indonesia dengan setting lokasi yang menarik baik di Indonesia maupun di Eropa Timur. Bahkan dalam novel ini juga disinggung setting lokasi dengan latar belakang kehidupan tokoh pelaku pasca musibah tsunami yang pernah melanda Nangroe Aceh Darussalam.  Dalam bukunya yang ketiga ini sisi penceritaan Stefani semakin matang setelah dua novelnya yang berjudul &#8220;Bukan Saya, Tapi Mereka Yang Gila!&#8221; (Penerbit KataKita, 2004), dan &#8220;Soulmate&#8221; (Penerbit KataKita, 2004) yang konon kabarnya juga mengundang kontroversi akibat tema yang lugas dan cenderung provokatif.  Malam harinya, yaitu pada pukul 19.00 WIB hingga selesai diadakan pagelaran musik akustik oleh kelompok seniman &#8220;Mas Abi CS&#8221; demi semakin memeriahkan acara Festival Buku Malang 2007 ini.  Sambutan meriah datang dari para penonton yang menyaksikan acara ini.<br />
Pada tanggal 2 September 2007 diadakan acara hiburan untuk keluarga yaitu &#8220;Lomba Menata Foto&#8221; untuk Anak-Anak dan Orang Tua, hasil kerja sama Perpustakaan Kota Malang bersama Lulu Album.  Acara ini mendapat sambutan yang cukup meriah dari warga kota Malang terbukti begitu banyak peserta yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Kemudian pada pukul 11.00 WIB siang, juga terlaksana sebuah talk show dan dialog interaktif penulis novel teenlit yang juga editor buku-buku Walikota Malang, sekaligus salah satu pengurus Forum Penulis Kota Malang, Mas Liga Alam.  Dialog yang berlangsung cukup santai dan informatif ini banyak mendapat perhatian dari kalangan penulis di kota Malang yang ingin memperluas wawasan dan pengetahuan seputar dunia kepenulisan. Selanjutnya pada siang harinya yaitu sekitar pukul 13.00 WIB diselenggarakan acara pelatihan cara berhitung secara mudah untuk anak-anak dengan metode &#8220;Jarimatika&#8221; dengan dipandu oleh Mbak Aginita Kusumawardani.<br />
Pada tanggal 3 September 2007 festival buku ini kembali dimeriahkan oleh acara lomba menggambar kartun bertema &#8220;Buku &amp; Masyarakat&#8221; yang terbuka untuk masyarakat umum, diiringi dengan diskusi serta bedah puisi &#8220;Menjadi Penyair Lagi&#8221; bersama penyair nasional Acep Zamzam Noor.<br />
Hari Selasa, tanggal 4 September yang merupakan hari terakhir sekaligus hari penutupan acara Festival Buku Malang 2007 diwarnai oleh dua kegiatan besar yaitu acara pelatihan dan workshop singkat &#8220;Mengerjakan Matematika Secara Cepat Ala Math Flash&#8221; yang diselenggarakan oleh penerbit buku Wahyu Media dengan dipandu oleh Mas Drajat Permadi. Selanjutnya pada siang harinya pada sekitar pukul 14.30 WIB hingga sore hari diadakan acara jumpa penulis, penerbit, penyalur buku dan pembaca buku dengan mengambil tema &#8220;Strategi Penjualan&#8221; yang juga memperoleh sambutan tak kalah meriah.<br />
Seperti biasanya di hari terakhir penutupan Festival Buku Malang seperti halnya tahun-tahun yang lalu, menjelang acara penutupan pameran setiap penerbit dan stand toko buku seperti berlomba memberikan acara diskon dan potongan harga gila-gilaan  untuk setiap buku yang dipamerkan.  Bahkan untuk buku-buku yang pada hari-hari pameran hanya dipatok dengan potongan harga antara 15% hingga 20% di acara akhir penutupan pameran (biasanya antara pukul 20.30 WIB hingga malam hari menjelang penutupan pameran sekitar pukul 22.00 WIB) diskon yang diberikan bahkan bisa mencapai lebih dari 50% hingga 70%. Tentu saja para pengunjung yang sebagian besar merupakan para pecinta buku dengan setia selalu menanti momen-momen berharga ini demi memperoleh buku-buku bermutu dengan harga murah.</p>
<p>Kemenangan Harry Potter</p>
<p>Buku Harry Potter seri terakhir yang berjudul “Harry Potter and The Deathly Hallows” cukup membawa kehebohan tersendiri sebagai akhir dari kisah panjang Harry Potter &#8211; seorang tokoh penyihir yang bersekolah di sekolah sihir Hogwarts. Buku yang tebalnya 607 halaman ini dibawakan dengan cara bercerita yang begitu piawai oleh penulisnya, Joanne Kathleen Rowling.  Joanne sendiri adalah seorang pecinta buku dan sudah dibiasakan gemar membaca sejak kecil oleh kedua orang tuanya.  Rumah kedua orang tua Joanne Kathleen Rowling di Chepstow dipenuhi dengan begitu banyak buku.  Joanne Kathleen Rowling menulis buku pertamanya di usia enam tahun dengan judul “Rabbit” (Kelinci) yang diberi judul sendiri olehnya.<br />
Cerita dalam buku Harry Potter seri terakhir ini diawali dengan diadakannya pertemuan rahasia oleh Lord Voldermort yang berencana untuk membunuh Harry Potter dengan mengerahkan segenap kekuatan bala tentara sihir kejahatan beserta antek-anteknya. Severus Snape yang pada awal cerita ini menjadi salah satu antek Lord Voldemort diserahi tugas sebagai salah satu orang kepercayaan Sang Penguasa Kegelapan. Walau akhirnya pada akhir cerita, Severus Snape dibunuh oleh tangan Lord Voldemort sendiri, namun alur cerita Harry Potter seri terakhir ini demikian berliku dan seru.<br />
Harry Potter yang memperoleh peringatan dari para pendukung setianya akan bahaya pembunuhan yang direncanakan Voldemort akhirnya memutuskan untuk mengungsi pindah dari rumah paman dan bibinya yang ada di Jalan Privet Drive.  Harry yang akan mengungsi ke rumah keluarga Weasley harus dihadapkan pada bahaya pencegatan oleh kawanan Voldemort. Walau telah diantisipasi dengan menyulap segenap sahabatnya berubah menjadi Harry Potter gadungan dengan ramuan Polyjuice dan terbang berpencar untuk mengalihkan perhatian Voldemort dan anteknya, namun nyaris saja nyawa Harry Potter terenggut oleh Voldemort saat Harry membonceng sepeda motor terbang yang dikemudikan oleh Hagrid. Kalau saja tak ada dinding benteng sihir pelindung tak nampak yang dibuat oleh Ted Tonks dan Dromeda Tonks (kedua orang tua Nymphadora Tonks, salah satu sahabat Harry Potter), mungkin Harry Potter sudah tewas oleh kutukan sihir mematikan “Avada Kedavra” yang dilontarkan oleh Voldemort.<br />
Harry Potter dan Hagrid yang jatuh di kubangan lumpur halaman kebun belakang rumah keluarga Tonks segera diketemukan dan dirawat oleh keluarga tersebut. Setelah keduanya sadar, barulah mereka segera melanjutkan perjalanan dengan melalui pintu teleportasi alias port key yang ada di rumah keluarga Tonks untuk mengantarkan Harry dan Hagrid dengan aman sampai di rumah kediaman keluarga Weasley.  Kisah penyelamatan yang kacau ini belum-belum sudah memakan korban, Mad Eye Moody -salah seorang auror akhirnya mati di tangan Voldemort dan anteknya, sementara George Weasley (kakak Ronald Weasley, sahabat Harry Potter) harus kehilangan salah satu daun telinganya akibat diserang Severus Snape. Padahal beberapa hari lagi mereka semua harus bersiap merayakan pesta pernikahan Bill Weasley &#8211; kakak Ronald Weasley  (yang asli Inggris) dengan Fleur Delacour (yang berasal dari Perancis).<br />
Buku ini penuh dengan lika-liku perebutan horcruxes – semacam jimat rahasia kekuatan Voldemort, lika-liku kelicikan Voldemort, infiltrasi licik kawanan Voldemort yang berusaha menguasai Departemen Kementrian Sihir dengan menggunakan Imperius Curse – yang mengubah para anggota kementrian bagaikan zombie-zombie patuh yang taat melaksanakan perintah Voldemort.  Satu per satu sahabat dan pendukung Harry Potter pun mati di tangan Voldemort dan anteknya.  Begitu banyak kesedihan yang terungkap dalam buku cerita tebal ini, diungkapkan bagaimana orang-orang terdekat Harry Potter seperti Fred Weasley (saudara kembar George Weasley), Nymphadora Tonks, Dobby (kurcaci sahabat Harry Potter), Remus Lupin, Colin Creevey (fans berat Harry Potter sejak masa sekolah), dan 50 orang lain terpaksa harus mati demi membela Harry Potter. Walau akhirnya Voldemort sendiri akhirnya mati oleh pentalan sihirnya sendiri saat melontarkan japa-japu sihir “Avada Kedavra” yang bertemu dengan  “Expelliarmus” japa-japu sihirnya Harry Potter. Kedua efek japa-japu sihir itu menimbulkan ledakan yang luar biasa besar sehingga mengenai tubuh Voldemort yang tongkat sihirnya sampai terpental jauh ke udara dan langsung ditangkap oleh tangan terampil Harry Potter yang sudah terbiasa bermain Quidditch.  Kemenangan Harry Potter tercermin dengan kematian Voldemort dan dua tongkat sihir yang ada dipegang Harry Potter, tongkat sihir milik Draco Malfoy dan juga tongkat sihir milik Lord Voldemort sendiri.<br />
Kalau boleh berpendapat, sebetulnya akhir ceritanya sedikit mengecewakan karena ternyata cuma sebegitu saja kekuatan dan kesaktian Voldemort yang mati konyol  akibat pentalan japa-japu sihirnya sendiri.  Namun secara keseluruhan, para penggemar dan fans berat Harry Potter bisa bernapas lega karena isyu yang selama ini menyebutkan kematian Harry Potter di akhir cerita sama sekali tidak terjadi. Bahkan sembilan belas tahun kemudian diceritakan bahwa Harry Potter akhirnya telah menikah dengan Ginny Weasley (adik Ronald Weasley, sahabat Harry Potter), dan dikaruniai tiga orang anak yang masing-masing diberi nama  James Potter, Lily Potter, dan Albus Severus Potter, demi untuk mengenang kedua orang tua Harry Potter, James dan Lily Potter, mengenang kepala sekolah Hogwarts &#8211; Professor Albus Dumbledore dan juga guru pengajar &#8211; Severus Snape.  Sementara itu Ronald Weasley, sahabat Harry Potter akhirnya menikahi Hermione Granger (juga sahabat Harry Potter) dan dikaruniai dua orang anak yaitu Rose Weasley dan Hugo Weasley.  Diceritakan bahwa kedua keluarga yang bersahabat itu sedang mengantarkan anak-anak mereka ke stasiun kereta api King’s Cross di pusat kota London dimana kereta api sekolah sihir Hogwarts seperti biasa akan mengantarkan anak-anak mereka untuk berangkat menuntut ilmu di sekolah sihir Hogwarts. Semenjak tewasnya Voldemort, digambarkan bahwa dunia menjadi lebih baik. Kini tiada lagi bayang-bayang ancaman kekejian Voldemort. Dunia menjadi lebih aman bagi semua orang, baik bagi para penyihir maupun orang biasa (muggle).  Yang cukup mengejutkan di sini adalah bahwa sahabat Harry Potter yang dulu terkenal tidak begitu pandai dalam ilmu sihir, yaitu Neville Longbottom, akhirnya bisa menjadi seorang pengajar di Hogwarts dan mengajar ilmu herbologi, ilmu tanaman obat sihir yang menjadi salah satu kurikulum pelajaran di sekolah sihir Hogwarts.<br />
Bagi Anda yang penasaran untuk membaca lebih detil kisah Harry Potter seri terakhir dalam bahasa Indonesia, sayangnya baru bisa terwujud sekitar awal tahun 2008, karena menurut kabar, konon versi bahasa Indonesianya baru diterbitkan oleh Penerbit Gramedia sekitar awal tahun 2008. Bagi yang tidak sabar untuk segera membaca kisah cerita Harry Potter ini dalam bahasa aslinya bisa mendapatkan buku “Harry Potter and The Deathly Hallows” versi bahasa Inggris terbitan penerbit Bloomsbury (Inggris) yang sudah bisa diperoleh di toko buku Gramedia maupun di toko-toko buku lain di seluruh Indonesia, walaupun memang dalam persediaan yang sangat terbatas.  Buku ini sangat menarik untuk dibaca karena kepiawaian J.K. Rowling dalam meramu cerita dan menghidupkan tokoh-tokoh ceritanya, sehingga tidaklah mengherankan bila buku ini kembali mengulang sukses dinobatkan sebagai salah satu buku best seller dunia.</p>
<p>Pameran Kartun 40 Tahun Oom Pasikom di kota Malang</p>
<p>Perpustakaan kota Malang pada hari Senin, 20 Agustus 2007 begitu dipadati pengunjung. Maklum saja, hari itu adalah hari pembukaan Pameran Kartun 40 Tahun Oom Pasikom – Peristiwa dalam Kartun tahun 1967 &#8211; 2007. Acara pamerannya sendiri baru dibuka untuk umum pada tanggal 21 Agustus 2007 hingga 29 Agustus 2007.  Pada tanggal 22 Agustus 2007 juga dilaksanakan acara diskusi santai bersama GM Sudarta yang terbuka untuk khalayak ramai. Tentu saja seperti biasa acara yang digelar di Gedung Perpustakaan Kota Malang senantiasa mendulang sukses. Pada hari biasa saja, pengunjung rata-rata perpustakaan ini bisa mencapai sekitar 1500 pengunjung, apalagi bila ada momen acara khusus seperti ini. Perpustakaan yang buka mulai pagi pukul 08.00 WIB hingga malam hari pukul 20.00 WIB ini memang selalu dipadati pengunjung yang sebagian besar adalah generasi muda kota Malang.<br />
Sudah sejak pagi para pengunjung menanti-nanti kehadiran kartunis ternama, GM Sudarta yang rencananya bakal hadir dalam pembukaan pameran kartun karyanya tersebut. Seperti telah diketahui, GM Sudarta adalah pria kelahiran Klaten, 20 September 1945.  Sekitar tahun 1965-1967, beliau mengenyam pendidikan di ASRI Yogyakarta. Kemudian pada tahun 1967 GM Sudarta bergabung dengan surat kabar Harian Kompas yang memang baru saja lahir.  Dalam partisipasinya di harian surat kabar tersebut, GM Sudarta menciptakan tokoh kartun “Oom Pasikom” yang mulai tampil pada bulan April 1967. Kartunis Indonesia ini telah beberapa kali meraih berbagai penghargaan baik di tingkat nasional maupun di kancah internasional, diantaranya adalah Hadiah Jurnalistik Adinegoro dan Tropi dari PWI (1983,1984, 1985, 1986, 1987), Best Cartoon of Nippon (2000), dan Gold Prize Tokyo No Kai (2004).<br />
Para undangan yang datang langsung diberikan sebuah tas plastik berlogo surat kabar “Kompas” yang berisi selembar press release Pameran Kartun Oom Pasikom, sebuah brosur promosi dan selembar kaus T-shirt bergambarkan kartun karya GM Sudarta yang dipersembahkan oleh Cartoon T-Shirt Jangkrik 85 Bali (Istana Kuta Galeria BW2 -09/10, Central Parkir, Kuta – Bali).  Acara pameran baru dibuka sekitar pukul dua belas siang, setelah sebelumnya dibacakan beberapa sambutan dan atraksi. Beberapa kata sambutan diantaranya dibawakan oleh kepala perpustakaan kota Malang, Drs. Jemianto, yang diikuti pemberian beberapa patah kata sambutan oleh GM Sudarta sendiri, serta seorang pejabat yang mewakili walikota Malang yang kebetulan berhalangan hadir. Acara ini dihadiri oleh beberapa pejabat di lingkungan pemerintah kotamadya Malang, wakil dari ABRI, wakil dari kepolisian, beberapa wakil dari universitas-universitas yang ada di Malang, para seniman, komunitas penulis (Forum Penulis Kota Malang dan Forum Pelangi), serta penulis kenamaan Ratna Indraswari Ibrahim. Acara diteruskan dengan pementasan musik rakyat oleh seniman kota Malang yang tergabung dalam grup musik rakyat “Isaku Iki” (Keahlianku Hanya Ini). Tampak kemeriahan yang begitu gegap gempita saat penyanyi transjender bernama “Ance” (bukan nama sebenarnya) membawakan beberapa lagu bertemakan isyu sosial. Panitia bahkan sempat melontarkan guyonan bahwa Ance – wanita transjender dari kota Malang ini adalah salah satu bentuk hidup dari karikaturnya GM Sudarta, yang kontan disambut gelak tawa oleh sebagian hadirin. Ance sendiri sempat melontarkan beberapa lawakan khas Malang demi mengomentari berbagai hal termasuk dirinya sendiri.  Selanjutnya berlangsung acara tanya jawab singkat bersama GM Sudarta yang dipandu oleh pembawa acara. Setelah acara tanya jawab ini selesai, GM Sudarta sempat melukis kartun di hadapan para hadirin. Kartun yang dilukisnya bergambar tanaman gelombang cinta. Saat ditanya mengapa beliau menggambar tanaman tersebut, kartunis yang satu ini menjawab bahwa sebagai kota bunga dan tanaman hias, kota Malang juga sempat terkenal oleh adanya gerakan penghijauan “Malang Ijo Royo-Royo” sehingga dibawah tulisan “Gelombang Cinta”, beliau menuliskan kata-kata “Gelombang Royo-Royo” dan juga kata-kata “Gelombang Aremania” karena kota Malang selalu semarak oleh para suporter sepak bola Arema.  Barulah di bagian paling bawah dari kanvas yang sedang dilukisnya, digambarkan tokoh Oom Pasikom yang legendaris.  Lukisan karya GM Sudarta itu disumbangkan kepada Perpustakaan Kota Malang untuk dipajang di ruang lobby menemani berbagai karya lukisan seniman Malang yang memang sejak dulu sudah menghiasi lobby gedung perpustakaan di kota Malang ini.<br />
Pameran yang bertempat di galeri pameran “Anjungan Ken Arok” yang merupakan salah satu bangunan di lingkungan perpustakaan kota Malang ini, disemarakkan oleh tak kurang dari 165 karya karikatur GM Sudarta mulai periode tahun 1967 hingga tahun 2007 yang tidak hanya melukiskan tokoh kartun Oom Pasikom saja namun juga menuangkan berbagai isyu kritik sosial lewat karya-karya kartun.   Saat memasuki galeri Ken Arok, GM Sudarta yang diikuti oleh para pejabat pemerintah kotamadya Malang, para undangan serta wartawan surat kabar maupun televisi ini sempat juga berkenan memberikan kesempatan untuk para wartawan media mewawancarainya.  Sesekali pula beberapa dari para undangan memperoleh kesempatan berfoto bersama dengan kartunis yang terkenal murah senyum ini. Demikian pula dengan salah satu pengurus Forum Penulis Kota Malang – Haryo Bagus Handoko, yang sempat berfoto bersama beliau dan diabadikan lewat jepretan foto dari wartawan Surabaya Post &#8211; Mbak Indah (yang juga merupakan warga kota Malang dan salah satu pengurus Forum Penulis Kota Malang).  Tampak beberapa wartawan media surat kabar lainnya, diantaranya adalah Mas Sudharma Adi yang dulu sempat menuliskan profil komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang di Harian Surya maupun di Surya Online, salah satu situs surat kabar ini di internet.  Beberapa wartawan media televisi lokal juga tampak, mulai dari wartawan Mahameru TV, hingga wartawan televisi lokal lainnya seperti Malang TV, Agropolitan TV, dan juga Batu TV.<br />
Setelah selesai berkeliling di galeri pameran Anjungan Ken Arok, GM Sudarta memberikan kesempatan “temu penggemar” dan acara pemberian tanda tangan pada lembaran “Press Release” para undangan maupun pemberian tanda tangan di buku kumpulan kartun karya beliau yang tampak begitu indah bergambarkan beberapa kartun karyanya dan biografi singkat profil GM Sudarta.  Buku kumpulan karya GM Sudarta itu memang sempat dibagikan kepada beberapa seniman senior kota Malang dan juga kepada penulis ternama Ratna Idraswari Ibrahim. Acara temu penggemar itu diiringi oleh senandung lagu yang kembali dibawakan oleh grup seniman rakyat “Isaku Iki”.  Sambil mengobrol santai, hadirin berkesempatan menikmati hidangan rakyat secara gratis yang telah disediakan oleh panitia, diantaranya adalah lontong soto khas Malang, lontong sayur khas Malang, serta aneka jajanan Malang seperti pisang goreng dan tempe mendoan. Pameran kartun karya GM Sudarta di Perpustakaan Kota Malang ini adalah salah satu dari rangkaian tur pameran karya GM Sudarta, setelah sebelumnya sempat mengadakan pameran yang sama di Jakarta (Bentara Budaya, 4-12 Juli 2007), dan Yogyakarta (Bentara Budaya Yogyakarta, 4-10 Agustus 2007). Tur pameran karya ini juga akan dilanjutkan di berbagai kota lain seperti Surabaya (Balai Pemuda, 8-14 September 2007), Denpasar Bali (Danes Art Veranda, 19-28 Oktober 2007), Semarang (Galeri Semarang, 4-14 November 2007), dan Bandung (Galeri Soemardja, 18-27 Januari 2008). GM Sudarta juga pernah mengadakan pameran dan seminar kartun bertaraf internasional seperti yang pernah diselenggarakan Kyoto Internasional Cartoonist Congress di Kyoto, Jepang (1990, 1992, 1994, 1996, 1998, 2002, 2004, 2006).  Hingga kini beliau masih menjadi kontributor untuk C&amp;WS (Cartoonist &amp; Writer Syndicate) dan beberapa media massa di Jepang. Mulai tahun 2008 nanti, rencananya beliau akan mengajar kartun di Cartoon Departement Seika University, Kyoto, Jepang.</p>
<p>Pameran Buku Gramedia di kota Malang</p>
<p>Di awal bulan Agustus 2007 ini di kota Malang diadakan acara pameran buku dan obral buku yang diselenggarakan oleh Toko Buku Gramedia.  Dimulai dari tanggal 7 Agustus – 9 Agustus 2007, pameran dan obral buku dilaksanakan di Malang Town Square yang terbukti semarak dan dipadati para pengunjung. Selanjutnya pada tanggal 10 Agustus – 13 Agustus 2007, pameran dan obral buku Gramedia bertempat di Plasa Araya, kota Malang. Diskon harga yang diberikan terbukti cukup bervariasi dan menarik perhatian pengunjung.  Berbagai buku, majalah, dan tabloid, dijual dengan harga super murah.  Beberapa majalah maupun tabloid komputer edisi lama yang biasanya dipatok dengan harga beberapa puluh ribu rupiah, dalam pameran ini hanya dijual dalam kisaran harga antara Rp 2500,- hingga Rp 10.000,-  . Bahkan beberapa komik manga khas Jepang yang harganya belasan ribu hingga puluhan ribu, hanya dijual dengan harga Rp 2500,- hingga Rp 4000,-.  Selain itu ada pula beberapa buku best seller seperti buku Harry Potter seri pertama hingga seri keenam terbitan Gramedia,  buku trilogi Lord Of The Rings, The Hobbit yang juga diterbitkan oleh penerbit Gramedia, hingga aneka buku Disney tampak menghiasi beberapa sudut rak yang dipajang dalam pameran buku tersebut. Aneka buku resep masakan dan majalah kuliner juga diobral dengan harga super murah antara Rp 5000,- hingga Rp 10.000,-.  Alhasil setiap harinya pameran buku Gramedia ini selalu dipadati pengunjung mulai dari pagi hingga malam hari.<br />
Dalam acara pameran buku ini juga diadakan workshop sehari cara mudah menggambar komik yang dipandu oleh Elex Media Komputindo, salah satu penerbit buku komik yang juga merupakan grup penerbit Gramedia.  Hanya dengan membayar beberapa puluh ribu, maka para peserta akan diberikan kesempatan mengikuti workshop tehnik menggambar komik yang dibawakan secara jelas dan gamblang.  Terdapat pula lomba anak-anak yang digelar dalam pameran ini, yaitu lomba mewarnai gantungan kunci dengan menggunakan bahan pewarna timbul yang juga bisa diperoleh di stan hasta karya.  Tampak beberapa bahan hasta karya untuk anak-anak dijual pula dalam pameran buku ini. Mulai dari aneka krayon, spidol berisi cairan kental bahan pewarna timbul, hingga aneka jenis clay (tanah liat khusus untuk kerajinan tangan) warna-warni bisa diperoleh di sini.  Beberapa orang tua tampak mengantarkan anak-anak mereka mengikuti lomba atau sekedar melihat-lihat.<br />
Bagi para pengunjung yang membeli buku atau majalah dengan nilai nominal minimal Rp 50.000,- akan memperoleh sebuah kupon untuk mengikuti lomba meraup buku. Dalam lomba ini akan diundi kupon-kupon para peserta. Bagi peserta yang beruntung akan memperoleh kesempatan mengikuti lomba meraup buku. Masing-masing peserta diberi waktu sekitar beberapa puluh detik untuk meraup dan mengambil buku sebanyak-banyaknya dengan target minimal yang harus dicapai. Bila buku dan majalah yang diambil melebihi dari jumlah target minimal, maka buku dan majalah tersebut berhak dibawa pulang secara gratis. Namun bila buku dan majalah yang diambil peserta lomba tidak memenuhi target minimal, maka berarti peserta tersebut belum beruntung, dan buku harus dikembalikan lagi ke dalam wadah gerobak buku.  Lomba ini terbukti menyedot perhatian para pengunjung.  Pengunjung mulai dari usia muda hingga Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, turut serta berpartisipasi tak mau ketinggalan mengikuti lomba ini. Tentu saja setelah kupon mereka diundi terlebih dahulu oleh panitia dari Gramedia.  Beberapa rekor yang pernah bisa dipecahkan oleh para peserta adalah beberapa diantara  mereka bisa meraup lebih dari seratus buku, yang dicapai oleh baik peserta pria maupun wanita. Padahal rata-rata target minimal yang harus dicapai oleh setiap peserta yaitu harus berhasil meraup buku minimal 70 buku, bila ingin membawa pulang buku secara gratis. Namun tampaknya target ini bisa terlampaui, karena banyak diantara pengunjung yang berhasil meraup lebih dari seratus buku.  Banjir hadiah ini tampaknya bukan hanya untuk para pembeli buku saja. Para pengunjung pameran yang hanya melihat-lihat alias cuci mata pun tidak ketinggalan bisa memperoleh kesempatan membawa pulang majalah atau komik secara gratis.  Cukup dengan menukarkan brosur pameran buku yang bisa diambil di pintu masuk pameran, brosur ini selanjutnya bisa ditukarkan dengan aneka majalah atau komik gratis yang telah disediakan oleh panitia pameran.  Jadi tidak sia-sia untuk mengunjungi pameran buku yang diadakan oleh Toko Buku Gramedia ini.  Semoga acara seperti ini semakin sering diadakan, baik di kota Malang, maupun di kota-kota lain di Indonesia, tidak hanya oleh Toko Buku dan Penerbit Gramedia, namun juga oleh penerbit dan toko-toko buku lain yang ada di Indonesia.</p>
<p>Di Balik Penterjemahan Buku Sidney Sheldon – The Other Side Of Me</p>
<p>Pada hari Sabtu, 18 Agustus 2007, Wawan Eko Yulianto, salah seorang anggota Forum Penulis Kota Malang, secara simbolis menyerahkan sumbangan berupa buku hasil karya terjemahannya, yang berjudul Sidney Sheldon, Memoar – The Other Side of Me, Sisi Lain Diriku, (diterbitkan oleh Penerbit Gramedia), untuk menjadi salah satu koleksi buku komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang.  Buku setebal 480 halaman ini cukup menarik untuk dibaca, khususnya bagi para penulis, baik penulis pemula maupun penulis yang sudah berpengalaman sebagai bahan referensi serta pembelajaran.<br />
“Sebagai seorang penulis kawakan yang telah menulis 18 novel sekaligus penulis skenario lebih dari 25 film Hollywood, Sidney Sheldon tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam dunia tulis menulis,” demikian pengakuan Wawan Eko Yulianto saat ditanyai pendapatnya tentang penulis kawakan asal Amerika, Sidney Sheldon.  Buku yang tergolong cukup laris ini diterjemahkan oleh Wawan Eko Yulianto dalam kurun waktu sekitar empat bulan dan baru selesai sekitar bulan Juli 2006.  Cetakan pertama buku Sidney Sheldon, Memoar – The Other Side of Me, Sisi Lain Diriku, diterbitkan oleh Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama pada bulan Juni 2007.  “Buku ini banyak memberikan pencerahan dan begitu banyak pelajaran yang bisa dipetik setelah membaca buku ini,” tutur Wawan Eko Yulianto, penterjemah buku ini.  Pria yang gemar menulis aneka cerpen dan esai ini cukup aktif mengisi mailing list Forum Penulis Kota Malang (FPKM) di dunia maya,<br />
http://groups.yahoo.com/group/forum_penulis_kota_malang .<br />
Wawan Eko Yulianto bisa dihubungi baik melalui mailing list FPKM atau pun dengan mengakses blog profil pribadinya yang beralamat di http://berbagi-mimpi.blogspot.com atau http://wawanekoyulianto.multiply.com . Penulis sekaligus penterjemah ini pernah menterjemahkan beberapa buku novel terbitan Penerbit JalaSutra selain menterjemahkan buku terbitan Gramedia.  Saat ini Wawan Eko Yulianto sedang sibuk menyelesaikan penterjemahan salah satu buku pesanan Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. “Judulnya masih rahasia,” katanya. “Yang jelas sampai sekarang aku masih sibuk menyelesaikan terjemahan buku ini,” sambungnya lagi. Wawan Eko Yulianto cukup aktif dalam komunitas Forum Penulis Kota Malang baik dalam pertemuan mingguan maupun di dunia maya.  Bahkan sering pula chatting baik di mailing list FPKM, maupun di yahoo.messenger serta di fasilitas chatting gmail pada saat waktu senggang dengan sesama anggota komunitas penulis FPKM.  Saat ini Wawan Eko Yulianto bekerja sebagai penterjemah situs Universitas Brawijaya http://www.brawijaya.ac.id untuk menterjemahkan content web Universitas Brawijaya ke dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Pembagian Buku Tulis Gratis bagi Pelajar Kota Malang Oleh Walikota Malang</p>
<p>Walikota Malang, Drs. Peni Suprapto, M.AP, bekerja sama dengan Forum Penulis Kota Malang telah membagi-bagikan buku tulis gratis untuk para pelajar kurang mampu di wilayah kota Malang. Pembagian buku tulis gratis bergambar sampul walikota Malang -  Drs. Peni Suprapto, M.AP, yang berdiri di tengah hijaunya pepohonan di taman kota Malang ini, sekaligus sebagai propaganda gerakan cinta lingkungan dan penghijauan di wilayah Malang Raya. Gerakan cinta lingkungan hendaknya dimulai dari lingkungan sekolah dan selanjutnya dilanjutkan di sekitar lingkungan tempat tinggal. Pembagian buku tulis gratis ini sekaligus sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat menulis di kalangan para pelajar kota Malang. Sebagai tindak lanjut sejak diluncurkannya buku bertema penghijauan yang berjudul “Mari Menanam &amp; Merawat” yang baru diluncurkan beberapa saat yang lalu, maka diharapkan dengan propaganda program penghijauan melalui pembagian buku tulis gratis kali ini dapat memberikan inspirasi bagi setiap warga kota Malang terutama para pelajar sekolah untuk senantiasa peduli pada pelestarian lingkungan yang dimulai dari lingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar tempat tinggal. Sampai dengan saat artikel ini ditulis, program pembagian buku tulis gratis masih berlangsung. Bagi pelajar kurang mampu yang berdomisili di kota Malang dan membutuhkan bantuan buku tulis, dapat menghubungi Forum Penulis Kota Malang (yaitu menghubungi Sdr. Liga Alam selaku  pelaksana distribusi buku tulis gratis) setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 11.00 siang, di kantor sekretariat Forum Penulis Kota Malang, Ruang Kearsipan, Gedung Perpustakaan Kota Malang, Jl. Raya Ijen 30 A, Malang 65100, Jawa Timur. Sdr. Liga Alam bisa dihubungi di nomor telepon (0341) 8126177.  Setiap pelajar kota Malang yang kurang mampu berhak mendapatkan sekurang-kurangnya satu buah buku tulis atau maksimal lima buah buku tulis yang diberikan secara cuma-cuma (selama persediaan masih ada).  Pembagian buku tulis gratis tahap I sudah lewat dan cukup sukses karena persediaan langsung habis beberapa waktu setelah dilakukannya peluncuran buku penghijauan “Mari Menanam &amp; Merawat”, sementara saat ini sudah memasuki tahap II karena panitia sudah sempat memesan ke percetakan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga bisa dibagikan secara gratis hanya untuk pelajar yang berdomisili di wilayah Malang raya.</p>
<p>Pameran Budaya Jepang di Perpustakaan Kota Malang</p>
<p>Suasana Perpustakaan kota Malang pada hari Jumat, tanggal 27 Juli 2007 begitu meriah dan dipadati pengunjung. Terutama sekali para pelajar, wartawan surat kabar, wartawan televisi lokal, dan masyarakat umum.  Hari itu adalah hari pembukaan pameran budaya Jepang yang diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut di perpustakaan kota Malang. Walikota Malang hadir untuk secara resmi membuka acara pameran budaya tersebut.  Hadir pula konsul dari konjen Jepang beserta rombongannya.<br />
Acara dimulai dengan tari-tarian Jepang yang dibawakan oleh para mahasiswa Sastra Jepang Universitas Brawijaya. Atraksi seperti ini memang bukan hal yang biasa.  Tari-tarian yang begitu indah dibawakan oleh para mahasiswi Universitas Brawijaya Malang ini seolah membawa imajinasi penonton melihat langsung budaya Jepang yang hadir di depan mata. Dengan pakaian tradisional kimono dan tata rambut khas Jepang, gerak tari gemulai tampak membius para hadirin yang datang. Semua mata mengamati setiap gerak tari yang dibawakan oleh para mahasiswi Malang tersebut.  Demikian pula beberapa kamera televisi lokal di kota Malang tampak sibuk meliput jalannya acara. Setelah beberapa patah kata sambutan, maka secara resmi dibukalah acara pameran budaya Jepang.<br />
Di urutan paling depan, Walikota Malang, Drs. Peni Suprapto, M.AP, berjalan beriringan dengan Mr. Sato, wakil dari konjen Jepang yang kemudian diikuti oleh para pejabat baik dari konjen Jepang maupun dari kantor pemerintah kotamadya Malang. Di urutan selanjutnya adalah para undangan yang hadir, para anggota dan pengurus komunitas penulis – Forum Penulis Kota Malang, beberapa anggota dan pengurus komunitas penulis – Forum Pelangi (tampak pula Mbak Ratna Indraswari Ibrahim selaku pendiri Forum Pelangi, yang sekaligus merupakan novelis ternama Indonesia, juga turut hadir dalam acara ini), juga para seniman, wartawan media dan televisi, serta pengunjung / masyarakat umum. Tampak seorang kameraman dari televisi lokal – Mahameru TV terlihat mondar-mandir meliput acara demi acara.  Rombongan pengunjung langsung dipandu menuju ruang galeri seni Ken Arok Gedung Perpustakaan Kota Malang, yang sering menjadi ajang berbagai pameran seni, budaya dan pameran buku. Tampak beberapa anggota pengurus dari Forum Penulis Kota Malang menjadi panitia dan penjaga stan pameran.<br />
Saat memasuki galeri pameran, para pengunjung seakan dibawa mengunjungi negeri Jepang. Berbagai kerajinan tradisional khas Jepang, aneka lampion khas Jepang, hiasan bunga sakura tiruan, aneka alat permainan, miniatur bangunan-bangunan bersejarah di Jepang, serta aneka boneka Jepang yang biasa digunakan saat upacara adapt Jepang tampak berderet menghiasi masing-masing stan pameran. Tak lama kemudian tampak beberapa wartawan media surat kabar dan televisi memanfaatkan waktu untuk mewawancarai Walikota Malang, Drs. Peni Suprapto, M.AP maupun Mr. Sato, wakil dari konjen Jepang.<br />
Saat keluar dari gedung galeri di sisi kanan kiri tampak berjajar aneka stan pameran yang menjual aneka penganan dan jajanan khas Jepang. Tak ketinggalan pula stan penjualan komik anime yang ternyata merupakan hasil karya para seniman komik kota Malang yang mencoba mengusung pesona anime dalam bentuk buku komik.  Stan buku komik ini dipenuhi pengunjung, dan aneka buku komik yang dijual laris manis bak kacang goreng diserbu para penggemar komik maupun penggemar buku. Tampak pula beberapa orang generasi muda kota Malang berpakaian khas Jepang, mulai dari pakaian tradisional Jepang, hingga berkostum para tokoh komik dan action figur Jepang.  Stan pameran aneka permainan khas Jepang terbukti pula dipadati para pengunjung yang ingin tahu lebih dekat mengenai bagaimana permainan tradisional khas Jepang.  Berbagai alat permainan tradisional yang terbuat dari kayu, tampak begitu indah dipajang di area pameran. Alat-alat permainan ini ternyata boleh dimainkan dengan dipandu oleh beberapa petugas penjaga stan pameran. Kontan saja, para pengunjung, tua maupun muda langsung asyik mencoba aneka permainan yang ada, karena ada iming-iming hadiah suvenir yang asli didatangkan dari Jepang. Di salah satu stan yang lain, tampak pula stan penjualan aneka suvenir miniatur tokoh-tokoh film anime Jepang yang terbuat dari karet maupun plastik. Walaupun harganya agak mahal, namun tampaknya begitu banyak pengunjung yang turut memadati stan penjualan aneka suvenir tersebut.<br />
Para pengunjung pameran pun dimanjakan oleh berbagai jenis penganan dan jajanan Jepang yang ternyata disediakan pula secara gratis. Berbagai jenis sushi (makanan tradisional Jepang, semacam kue lemper) dan makanan khas Jepang lainnya disediakan secara gratis bagi para pengunjung yang penasaran untuk mencicipi makanan tradisional Jepang tersebut.<br />
Tidak lama kemudian diselenggarakan acara pemutaran film presentasi budaya Jepang serta aneka slide yang menggambarkan aneka festival tradisional tahunan yang biasa dilaksanakan di Jepang.  Antusiasme pengunjung pun tidak dapat dibendung. Ruang seminar yang ada di lantai satu Gedung Perpustakaan Kota Malang segera dijejali oleh pengunjung yang jumlahnya membludak. Beberapa terpaksa harus berdiri karena keterbatasan ruang dan tempat duduk yang disediakan. Di akhir acara pemutaran film dan slide tersebut diadakan acara tanya jawab langsung dengan para pejabat dari konjen Jepang dengan dibantu oleh penterjemah. Begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para pengunjung sehubungan dengan budaya Jepang hingga cara memperoleh beasiswa studi di Jepang. Setiap penanya berhak memperoleh hadiah suvenir kenang-kenangan yang didatangkan langsung dari Jepang.<br />
Keesokan harinya, yaitu hari Sabtu tanggal 28 Juli 2007 digelar workshop gratis seni menulis indah khas Jepang (semacam kaligrafi Jepang). Sebagai pembicara adalah seorang ahli seni menulis indah yang didatangkan dari Jepang. Dengan dibantu oleh seorang penterjemah, para pengunjung perpustakaan kota Malang pun memadati area ruang lobby yang disulap menjadi ruang acara workshop singkat menulis Jepang itu. Para peserta workshop yang berhasil menuliskan namanya sendiri dengan gaya tulisan paling indah akan memperoleh hadiah uang tunai. Antusiasme pun semakin menjadi-jadi, beberapa pengunjung semakin asyik mengikuti petunjuk dan pengarahan dari tutor wanita memang yang asli orang Jepang itu.<br />
Setelah acara worshop gratis menulis Jepang, acara pun dilanjutkan dengan pemutaran berbagai film yang bertempat di ruang lobby perpustakaan kota Malang. Mulai dari film dokumenter, seni budaya hingga film anime Jepang diputar hingga sore hari. Tempat duduk yang disediakan pun penuh sesak oleh para pengunjung. Beberapa lainnya terpaksa harus rela berdiri bila ingin menyaksikan aneka film yang secara nonstop diputar hingga sore hari.<br />
Pada hari Minggu, 29 Juli 2007, perpustakaan kota Malang semakin dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan dari dekat dan turut aktif dalam workshop gratis seni melipat kertas (origami tiga dimensi). Acara workshop gratis ini dibawakan oleh seorang pakar origami pengelola klub origami kota Malang, yang juga sekaligus dosen Sastra Jepang Universitas Brawijaya Malang. Para pengunjung yang hadir disediakan pula aneka kertas warna-warni secara cuma-cuma.  Bagi yang ingin mengetahui lebih banyak tentang berbagai kreasi origami yang lain, disediakan pula buku origami yang dijual dengan harga cukup terjangkau. Buku ini terbukti cukup laris diserbu pembeli. Sebagian memang merupakan para peserta workshop yang semakin penasaran setelah mengetahui lebih dekat seni melipat kertas khas Jepang itu. Berbagai kreasi yang diajarkan antara lain yaitu tehnik membuat pembatas buku cantik dari kertas, boneka penguin dari kertas, boneka beruang teddy dari kertas, boneka ikan dari kertas, hingga wadah kertas tisyu berbentuk angsa cantik yang terbuat dari kertas.  Acara workshop origami ini berlangsung hingga sore hari. Di sisi lain bangunan perpustakaan kota Malang juga masih digelar aneka stan pameran, mulai dari stan buku komik Jepang, kerajinan tangan khas Jepang, hiasan dinding khas Jepang, aneka miniatur, boneka upacara adat, hingga stan penjualan aneka penganan khas Jepang.  Acara pameran budaya Jepang baru ditutup sekitar pukul empat sore. Tampaknya setiap acara yang diselenggarakan di Gedung Perpustakaan Kota Malang selalu saja dipadati oleh para pengunjung dan berjalan cukup sukses.</p>
<p>ACARA BEDAH BUKU “MARI MENANAM &amp; MERAWAT” DI KOTA MALANG</p>
<p>Tak biasanya Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang ramai dikunjungi warga kota Malang dan para pejabat Pemkot serta perguruan tinggi di Malang. Malam itu menjadi istimewa karena Walikota Malang, Drs. Peni Suparto, M.AP. meluncurkan buku berjudul &#8220;Mari Menanam &amp; Merawat: Sekolah Seribu Bunga&#8221; dan Mari Menanam &amp; Merawat: Panduan Gerakan Lingkungan bagi Kawasan Perkotaan. Di tengah-tengah kesibukannya, Inep (panggilan orang nomor satu di kota Malang ini) masih meluangkan waktu menulis dua buku. Peluncuran buku ini dilanjutkan dengan bedah buku. Hadir dalam kesempatan ini Prof. Dr. H. Suparno (Rektor Universitas Negeri Malang) dan Prof. Ir. Respati Wikantiyoso, M.SA, Ph.D. Buku ini digagas oleh Drs. Peni Suparto, M.AP. Seiring dengan Gerakan Malang Ijo Royo-Royo (Gerakan Kota Malang yang Hijau Subur) yang sudah mencapai pada tahap ketiga penghijauan di seluruh pelosok kota Malang dan juga Gerakan Malang Sejuta Bunga yang digagas untuk segera direalisasikan demi indahnya kota Malang. Buku yang tebalnya 114 halaman ini dihiasi oleh begitu banyak ilustrasi dan foto-foto kegiatan penghijauan dan penanaman bunga di kota Malang. Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Metrofile bekerjasama dengan UMM Press ini disunting oleh Liga Alam, seorang penulis buku biografi, dan penulis novel.<br />
Acara peluncuran dan bedah buku karya Walikota Malang, Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP yang berjudul “Mari Menanam &amp; Merawat – Panduan Gerakan Lingkungan Bagi Kawasan Perkotaan” yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2007 di Gedung Perpustakaan Kota Malang, Jl. Raya Ijen 30 A Malang, berlangsung cukup semarak dengan dihadiri lebih dari 200 pengunjung serta terbuka untuk umum.  Acara dimulai pada pukul 19.00 WIB yang didahului dengan acara ramah tamah dan santap malam di ruang lobby Gedung Perpustakaan Kota Malang.  Baru sekitar pukul 20.00 WIB, acara bedah buku dimulai dan kegiatan ini dilaksanakan di Studio Mahameru TV yang terletak di lantai 3 Gedung Perpustakaan Kota Malang dan berlangsung selama kurang lebih tiga jam karena baru berakhir sekitar pukul 23.00 WIB.  Para pengunjung dan para undangan yang hadir antara lain para pejabat di lingkungan Kotamadya Malang, Rektor Universitas Brawijaya Malang dan Universitas-Universitas di Malang, Remaja Karang Taruna di Kotamadya Malang, pelajar, mahasiswa, dosen, guru pengajar, praktisi dan pecinta lingkungan, wartawan dari berbagai media cetak dan televisi lokal kota Malang, para seniman, penulis serta para  pecinta buku di kota Malang.  Buku ini digagas oleh Walikota Malang,  Bpk. Drs. Peni Suparto, M.AP, seiring dengan Gerakan Malang Ijo Royo-Royo (Gerakan Kota Malang yang Hijau Subur) yang sudah mencapai pada tahap ketiga penghijauan di seluruh pelosok kota Malang dan juga Gerakan Malang Sejuta Bunga yang digagas untuk segera direalisasikan demi indahnya kota Malang.<br />
Kecantikan dan keindahan Kota Malang (yang sering menghiasi halaman-halaman majalah majalah manca negara seperti misalnya Majalah Moesson terbitan Belanda) akan semakin ditingkatkan dan dipertahankan. Dengan bekerja sama dengan berbagai sekolah dan universitas di Malang, gerakan penghijauan dan penanaman bunga di seluruh pelosok kota Malang ini ke depannya diharapkan akan dapat menularkan ide yang sama ke seluruh kota-kota di Indonesia.  Untuk itu Kepala Perpustakaan Kota Malang, Bpk. Drs. Jemianto berencana akan mendukung publikasi buku karya Walikota Malang ini dengan mengirimkannya kepada Kepala-Kepala Daerah di Seluruh Indonesia dan juga berbagai perpustakaan yang ada di seluruh Indonesia. Buku yang tebalnya 114 halaman ini dihiasi oleh begitu banyak ilustrasi dan foto-foto kegiatan penghijauan dan penanaman bunga di kota Malang yang diharapkan dapat menginspirasi seluruh rakyat Indonesia agar mencintai lingkungan dan melestarikan serta merawat tanaman serta lingkungan sekitar.  Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Metrofile bekerjasama dengan UMM Press ini cukup menarik untuk dibaca demi menumbuhkan kesadaran nasional untuk mencintai lingkungan.  Editor buku ini kebetulan dipercayakan kepada Mas Liga Alam seorang penulis buku biografi, dan penulis novel yang kebetulan adalah juga salah satu anggota dari komunitas penulis “Forum Penulis Kota Malang” .</p>
<p>BEDAH BUKU “PEREMPUAN KEMBANG JEPUN” KARYA LAN FANG</p>
<p>Acara bedah buku “Perempuan Kembang Jepun” karya Lan Fang, yang digelar Forum Penulis Kota Malang di hall ruang lobby Gedung Perpustakaan Kota Malang berlangsung pada hari Sabtu, 26 Mei 2007.  Dengan pembicara yaitu penulisnya sendiri, Lan Fang yang jauh-jauh datang dari Surabaya, acara bedah buku ini baru dimulai pukul setengah satu siang.  Sebagai pembanding sekaligus moderator yaitu penulis novel teenlit Liga Alam yang juga merupakan salah satu anggota dari komunitas penulis FPKM.  Acara bedah buku ini berlangsung cukup semarak dengan begitu banyak pengunjung yang memadati ruangan, karena kehebohan sang penulis yang tanpa tedeng aling-aling membahas beberapa bagian dari bukunya yang berisi isu seputar gender, pelecehan seks pada wanita Indonesia di era penjajahan Jepang, serta korelasi antara cinta, nafsu, kasih sayang, kebersamaan, kebutuhan materi dan juga kebutuhan penghargaan atau emansipasi, serta harkat martabat wanita yang ditandingkan dengan keterpaksaan dari segi ekonomi sehingga mendorong tokoh utama dalam buku ini untuk mau menjadi wanita peliharaan seorang pria pribumi yang sama sekali tidak kaya.  Dengan setting kota Surabaya yang multi etnis di era 1940-an, buku novel ini mencoba mengungkapkan suatu sudut pandang lain mengenai upaya keras dua orang wanita berbeda bangsa yang bergulat untuk memperjuangkan hidup di jaman serba sulit saat penjajahan Jepang di Indonesia. Acara bedah buku baru berakhir sekitar pukul empat sore hari.</p>
<p>SEMINAR KEPENULISAN DAN WORKSHOP DI KOTA MALANG<br />
Sebuah seminar kepenulisan yang berjudul “Recipes of Depth Emotic On Short Story” digelar pada tanggal 3 Juni 2007 di Gedung Kuliah Bersama Universitas Brawijaya Malang.  Acara yang digelar oleh Forum Penulis Kota Malang (FPKM) bekerja sama dengan Writing Club Universitas Brawijaya Malang ini bertujuan untuk menggugah semangat dan minat baca tulis para warga kota Malang.  Seminar dan workshop yang dipadati oleh para pelajar, mahasiswa dan seniman ini semarak oleh berbagai pertanyaan dan diskusi seputar penulisan karya cerita pendek, tips-tips praktis dalam menulis sebuah karya cerita pendek serta cara mengajukan naskah cerita tersebut ke penerbit majalah dan surat kabar. Para peserta workshop begitu antusias mengikuti jalannya acara, dan bahkan CD kompilasi FPKM yang berisi kumpulan e-magazine berformat PDF (e- majalah) laris manis terjual bak pisang goreng.  Hal ini membuktikan begitu besarnya minat baca di kalangan warga Malang, terutama para pelajar dan mahasiswanya.</p>
<p>PAMERAN BUKU ISLAM DI PERPUSTAKAAN KOTA MALANG<br />
Pameran buku Islam yang digelar di halaman perpustakaan Kota Malang – Jawa Timur, dipadati oleh para pengunjung yang mayoritas adalah para pecinta buku di kota Malang.  Acara pameran yang berlangsung sejak 1 Juni hingga 7 Juni 2007 ini dimeriahkan oleh berbagai acara pendukung seperti aneka bedah buku bertema Islam, gerakan amal hibah buku nasional, talkshow seputar dunia kepenulisan, pemutaran film, konser musik nasyid, lomba penulisan esai, hingga jumpa fans dan bedah buku novel “NAGA BONAR 2” yang sempat dihadiri oleh Akmal Nasery Basral, penulisnya. Acara pameran buku yang dipadati oleh ribuan pengunjung setiap harinya ini cukup sukses mengingat antusiasme warga Malang yang sangat mencintai dunia perbukuan dan kepenulisan. Apalagi bertempat di halaman gedung perpustakaan kota Malang yang setiap harinya saja selalu dipadati pengunjung sekitar 1500 orang.  Untuk momen penting seperti halnya pameran buku yang diselenggarakan setiap tahun, jumlah pengunjung bisa melonjak berkali lipat dari hari kunjungan biasa.  Memang terbukti saat pelaksanaan pameran, pengunjung tak henti-hentinya terus berdatangan mulai pagi hari sekitar pukul delapan hingga pukul sepuluh malam.</p>
<p>DIALOG SANTAI ANTAR PENULIS<br />
Acara diskusi santai antar penulis yang tergabung dalam komunitas Forum Penulis Kota Malang dengan penulis novel “NAGA BONAR 2”, Akmal Nasery Basral berlangsung akrab di sebuah kafe lesehan di kawasan Payung, Kotamadya Batu, Malang, Jawa Timur. Obrolan seputar dunia perbukuan, sastra, hingga tips seputar dunia kepenulisan pun berlangsung cukup akrab, dengan diwarnai acara foto bersama, tukar menukar alamat telepon, alamat mailing list, URL situs serta alamat pos-el masing-masing anggota dengan penulis novel sekaligus wartawan Tempo, Akmal Nasery Basral. Dalam kesempatan itu dibicarakan pula mengenai ide untuk mengadakan acara bedah buku antologi puisi Mila Duchlun, di mana sang penulis sendiri (Mila Duchlun) juga sempat turut bergabung dalam acara dialog santai tersebut.  Acara baru berakhir pukul sepuluh malam, dan rombongan pun kembali bertolak menuju pusat kota Malang.</p>
<p>PEREMPUAN BERSAYAP, SEBUAH ANTOLOGI PUISI MILA DUCHLUN<br />
Acara bedah buku karya penyair muda berbakat, Mila Duchlun, dengan buku kumpulan puisinya yang berjudul PEREMPUAN BERSAYAP, berlangsung dengan semarak di Toko Buku Toga Mas &#8211; Malang, Jawa Timur,  pada hari Kamis, 14 Juni 2007. Acara bedah buku ini terselenggara berkat kerjasama Mila Duchlun dengan Forum Penulis Kota Malang (FPKM) &#8211; sebuah komunitas penulis di kota Malang serta Toko Buku Toga Mas di Malang.  Bertempat di lantai tiga ruang audio visual Toko Buku Toga Mas, acara bedah buku ini dihadiri oleh puluhan pecinta buku, seniman, pengajar, penulis, pelajar dan mahasiswa di kota Malang. Beberapa penyair asal kota Malang, seperti Abdul Mukhid dan penyair-penyair kota Malang sempat membacakan beberapa puisi yang ada dalam buku kumpulan puisi Mila Duchlun tersebut. Puisi-puisi Mila yang lugas, polos,serta ekspresif mengangkat isu-isu seputar gender, kisah hidup seorang wanita Indonesia, dan juga rasa nasionalisme para generasi muda Indonesia.  Puisi yang berjudul &#8220;Bendera&#8221; bahkan ditulis Mila di kedalaman samudera Hindia, 17 meter di bawah permukaan laut dengan menggunakan peralatan tulis khusus, sambil mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Buku antologi puisi setebal 83 halaman dengan ilustrasi gambar sosok perempuan yang mempunyai sepasang sayap ini rupanya ingin menggambarkan sosok wanita Indonesia yang selalu ingin terbang meraih mimpi dan cita-citanya.</p>
<p>PAMERAN BUKU ISLAM MENYAMBUT MUSYAWARAH DAERAH  MUHAMMADIYAH<br />
Pameran buku bertema Islam kembali digelar di kota Malang.  Kali ini diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah kota Malang.  Bertempat di pelataran parkir gedung PDM (Pengurus Daerah Muhammadiyah) Jl. Gajayana – Malang, pameran buku bertema Islam ini berlangsung pada 15 Juni hingga 17 Juni 2007, dengan diikuti oleh toko-toko buku Islam di kota Malang, Penerbit Agromedia group, toko buku rabat “Yusuf Agency” dengan potongan harganya yang fenomenal,  serta penerbit-penerbit lainnya, seperti Penerbit Pena yang sempat mengadakan bedah buku “Khadijah The True Love Story of Muhammad”. Tak ketinggalan dalam pameran buku ini juga dimeriahkan oleh berbagai lomba untuk anak-anak seperti lomba baca puisi, lomba menulis dan berbagai kegiatan menarik lainnya. Diskon besar-besaran pun digelar.  Seorang teman bahkan berhasil membeli edisi terbaru majalah “Ummi” terbitan Ummigroup hanya dengan harga Rp 3000,-, padahal harga normalnya biasanya lebih dari nominal tersebut. Acara ini cukup sukses digelar terbukti oleh jumlah pengunjung yang cukup membludak.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=69&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/12/22/kaleidoskop-kegiatan-sastra-dan-pendidikan-di-malang-jawa-timur-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>E-book Gratis untuk Anda</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/31/e-book-gratis-untuk-anda/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/31/e-book-gratis-untuk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 07:49:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[e-book gratis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Anda suka membaca atau bahkan gemar mengkoleksi e-book? Anda bisa mengunjungi situs pusat download e-book dan e-magazine gratisan di link http://e-zine-fpkm.blogspot.com
Ada juga dua buah e-book gratis yang langsung bisa Anda download di sini!
E-book 1
E-book 2
Semoga bisa berguna untuk Anda semua!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=67&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Anda suka membaca atau bahkan gemar mengkoleksi e-book? Anda bisa mengunjungi situs pusat download e-book dan e-magazine gratisan di link <a title="E-book dan E-magazine FPKM - Gratis!" href="http://e-zine-fpkm.blogspot.com" target="_blank">http://e-zine-fpkm.blogspot.com</a></p>
<p>Ada juga dua buah e-book gratis yang langsung bisa Anda download di sini!</p>
<p><a title="E-book 1" href="http://www.ziddu.com/download/1848684/Tutorial_Menulis_FPKM.zip.html" target="_blank">E-book 1</a></p>
<p><a title="E-book 2" href="http://www.ziddu.com/download/2055816/EbookGratis.zip.html" target="_blank">E-book 2</a></p>
<p>Semoga bisa berguna untuk Anda semua!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=67&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/31/e-book-gratis-untuk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Preview Buku &#8220;Pachypodium&#8221; &#8211; terbitan Gramedia Pustaka Utama</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/15/preview-buku-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/15/preview-buku-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 06:33:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneka Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[buku karya tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[buku tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis buku tanaman hias terbaru – “Pachypodium”,  terbitan Gramedia Pustaka Utama
Judul buku: Pachypodium &#8211; Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima
Jumlah halaman: 126 halaman
Pengarang: Haryo Bagus Handoko
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan  : Pertama, Agustus 2008
Bisa juga dibeli di toko-toko buku terdekat di kota Anda.
Available in http://www.gramedia.com

 
Pachypodium Tanaman Purba yang Langka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=65&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sinopsis <a title="Beli sekarang juga secara online!" href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3" target="_blank">buku tanaman hias terbaru – “Pachypodium”,  terbitan Gramedia Pustaka Utama</a></p>
<p>Judul buku: <a title="Buku Pachypodium - terbitan Gramedia Pustaka Utama" href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3" target="_blank">Pachypodium &#8211; Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima</a><br />
Jumlah halaman: 126 halaman<br />
Pengarang: <a title="Haryo Bagus Handoko - Penulis Indonesia" href="http://www.haryobagushandoko.co.cc" target="_blank">Haryo Bagus Handoko</a><br />
Penerbit : <a title="PT. Gramedia Pustaka Utama" href="http://www.gramedia.com" target="_blank">PT. Gramedia Pustaka Utama</a><br />
Cetakan  : Pertama, Agustus 2008<br />
Bisa juga dibeli di toko-toko buku terdekat di kota Anda.<br />
Available in http://www.gramedia.com<br />
<a href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3"><br />
<img alt="Pachypodium Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima" src="http://www.gramedia.com/buku_images/IHEO4253.jpg"> </a></p>
<p><a title="Pachypodium di Indonesia" href="http://pachypodium-indonesia.blogspot.com" target="_blank">Pachypodium Tanaman Purba yang Langka nan Eksotis</a></p>
<p>Tanaman hias <a title="Pachypodium Indonesia" href="http://pachypodium-indonesia.blogspot.com" target="_blank">Pachypodium</a> sebenarnya pernah populer di Indonesia sekitar era tahun 1990-an.  Namun entah mengapa baru pada awal tahun 2007 minat terhadap tanaman ini kembali marak.  Padahal di luar negeri, sudah lebih dari seratus tahun, para peneliti maupun para hobiis dan kolektor tanaman langka memburu dan mengkoleksi tanaman yang terancam punah ini.  Pachypodium yang konon dipercaya sudah hidup sejak jutaan tahun lalu sebelum era jaman kapur, merupakan tanaman yang secara fleksibel terus berevolusi dan menyesuaikan diri terhadap habitat di mana ia tumbuh.  Sisa tanaman purba yang tetap bisa bertahan hidup dan lestari hingga sekarang ini telah menarik minat para peneliti maupun para kolektor tanaman langka sejak akhir abad ke-18.  Spesies-spesies baru Pachypodium terus bermunculan, karena evolusi yang terjadi pada tanaman ini terus melahirkan spesies-spesies maupun hibrida-hibrida baru, tidak hanya di habitat aslinya di Madagaskar, namun juga di berbagai belahan benua di mana tanaman ini dapat tumbuh dan berevolusi.  Konon masih ratusan spesies tanaman Pachypodium yang belum teridentifikasi maupun terklasifikasi, sementara baru sekitar 25 spesies saja yang dikenal secara luas di dunia.  Di Indonesia, yang baru mengenal tanaman ini sejak era tahun 1990-an, spesies-spesies yang dibudidayakan masih terbatas (sekitar kurang lebih 15 species yang beredar/dijumpai di Indonesia) karena kesesuaian syarat tumbuh maupun terhambat masalah proteksi yang diberlakukan di negara asalnya, yaitu Madagaskar, maupun negara-negara lain di Afrika Selatan.  Walau demikian beberapa spesies tanaman Pachypodium telah menarik perhatian para pecinta tanaman hias di Indonesia karena bentuk bonggolnya yang ditumbuhi duri serta bentuk daun maupun bunganya yang cantik.<br />
Buku yang sederhana ini mencoba mengupas berbagai hal di balik budidaya dan perawatan tanaman Pachypodium.  Kehadiran <a title="Buku Pachypodium Terlengkap di Indonesia" href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3" target="_blank">buku ini</a> diharapkan dapat menambah wawasan maupun mengobati rasa penasaran para pecinta Pachypodium untuk mengenal lebih jauh jenis-jenis yang ada dan belajar lebih banyak mengenai bagaimana cara budidaya dan perawatannya.<br />
Pachypodium merupakan tanaman asli (tanaman endemik) di Pulau Madagaskar maupun Afrika bagian selatan seperti Angola, Botswana, Mozambique, Namibia, Afrika Selatan, Swaziland, dan Zimbabwe. Walau banyak orang menganggap bahwa Pachypodium serupa dengan tanaman kaktus, dan bahkan ada pula yang menganggapnya tergolong tanaman hias palem.  Beberapa orang Eropa bahkan menjuluki tanaman yang satu ini dengan sebutan Madagascar palm atau palem dari Madagaskar.  Tentu saja hal ini salah kaprah. Sesungguhnya tanaman hias Pachypodium masih terhitung kerabat dekat tanaman Adenium.  Hal ini karena Family Apocynaceae memiliki tiga genera (genus) yang dapat digolongkan sebagai tanaman sukulen, yaitu Adenium, Pachypodium dan Plumeria (pohon Kamboja). Maka sungguh tak mengherankan bahwa penampakan morfologis Pachypodium ini mirip sekali dengan Adenium, mulai dari batang, daun, maupun bunganya, walau secara fisiologis serta dalam beberapa hal, Pachypodium memiliki sifat khusus yang membedakannya dengan tanaman Adenium.<br />
Di masa lalu, klasifikasi tanaman Pachypodium sempat menjadi bahan perdebatan dalam genus mana ia harus digolongkan.  Beberapa ahli ada yang menggolongkan tanaman purba ini dalam genus Echites sementara yang lain beranggapan bahwa tanaman ini sebaiknya diklasifikasikan dalam genus yang berbeda atau pun genus yang baru.  Akhirnya pada tahun 1830, atas inisiatif Leandley, tanaman ini disepakati untuk digolongkan sebagai genus yang unik terpisah dari genus Echites, yaitu genus Pachypodium.  Perdebatan masih terus berlanjut seputar spesies-spesies unik Pachypodium yang ditemukan di belahan selatan benua Afrika.  Pada tahun 1892, Baker menemukan bahwa spesies-spesies unik sebetulnya lebih banyak ditemukan di sisa pecahan benua kuno, yaitu di Pulau Madagaskar dan akhirnya penelitian mengenai tanaman Pachypodium mulai terfokus pada spesies-spesies yang ada di Pulau Madagaskar sehingga penelitian mengenai Pachypodium mulai terfokus pada spesies-spesies yang ada di Pulau Madagaskar hingga pada sekitar tahun 1907, Constantin dan Bois – dua orang peneliti tanaman mulai membuat monograf pertama (peta lokasi habitat dan persebaran spesies-spesies Pachypodium lengkap dengan klasifikasinya) yang saat itu sudah ditemukan sekitar 17 spesies Pachypodium, dimana 10 spesies berasal dari Madagaskar sementara 7 lainnya dari berbagai lokasi yang ada di benua Afrika.   Monograf ini mirip dengan monograf yang pernah dibuat oleh Alexander von Humboldt, seorang ahli biologi yang pernah membuat monograf berbagai jenis flora dan fauna yang ada di Pulau Galapagos, seperti yang pernah dilakukan pula oleh Charles Darwin untuk berbagai spesies flora dan fauna yang ada di Pulau Galapagos.  Bahkan Pulau Madagaskar dipercaya lebih mempunyai keanekaragaman flora dan fauna dibanding Pulau Galapagos yang sama-sama merupakan sisa-sisa peninggalan atau pecahan benua kuno.<br />
Tanaman Pachypodium hadir dengan pesona yang mengagumkan, seakan merangkum pesona keindahan bunga dan batang Adenium sekaligus pesona duri unik dari Euphorbia sebagai tanaman hias berduri. Walau sosok tanaman Pachypodium tampak cantik, namun tanaman ini hanya bisa difungsikan sebagai tanaman hias dan tidak bisa dimakan, karena seluruh bagian tanaman, terutama getahnya sangat beracun.  Getahnya yang beracun bisa menimbulkan iritasi pada kulit bila terkena tangan, dan bahkan bisa menyebabkan kebutaan bila getah tersebut sampai terkena mata. Getah Pachypodium yang beracun, di Afrika bahkan bisa dimanfaatkan untuk membalur ujung mata panah atau mata tombak untuk keperluan berburu. Durinya juga cukup beracun dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit bila tangan kita sampai tertusuk oleh duri tersebut.  Nama Pachypodium sendiri berasal bahasa latin yang berarti si kaki gemuk (pachy = gemuk , podium =  kaki). Semua tanaman Pachypodium merupakan jenis tanaman sukulen yang batangnya berbonggol gemuk (pachycaule) serta memiliki duri hampir di sekujur bagian tubuhnya.   Kedua ciri utama ini merupakan adaptasi Pachypodium terhadap lingkungan habitat aslinya di Afrika yang beriklim gurun (arida) yang kering, serta bersuhu ekstrim di mana perbedaan suhu antara siang dan malam sangat fluktuatif.   Di Afrika dan Madagaskar, tempat tanaman ini berasal, Pachypodium biasa tumbuh di bebatuan yang ada di lereng-lereng pegunungan kapur, atau tebing-tebing cadas berbatuan granit yang curam, karang terjal, dan bukit atau tebing berbatuan kuarsa (quartzite).  Kemampuan adaptasi secara fleksibel inilah yang membuat spesies-spesies Pachypodium mampu bertahan hidup dan terus lestari hingga sekarang sejak jutaan tahun yang lalu (diduga sudah ada sejak akhir jaman Triasik – antara 160 juta hingga 230 juta tahun yang lalu).  Walau begitu, anehnya hingga saat ini belum ditemukan satu pun fosil spesies tanaman Pachypodium, padahal Pachypodium diduga sudah ada sejak daratan Afrika dan Pulau Madagaskar bersatu dalam sebuah benua kuno yang bernama Gondwana di akhir jaman Triasik.  Gondwana adalah sebuah benua kuno berukuran raksasa di mana saat itu benua Afrika, Pulau Madagaskar, India, benua Amerika bagian selatan, benua Australia, New Zealand, dan Antartika masih bersatu dalam satu daratan.  Pada saat itu Pulau Madagaskar bersambungan langsung dengan bagian selatan daratan benua Afrika yang sekarang, dan juga daratan India yang sekarang merupakan semenanjung India (Peninsular India).  Setelah benua kuno – Gondwana, tersebut pecah (yang terjadi pada akhir jaman Cretaceous / jaman kapur – 90 hingga 88 juta tahun yang lalu), akibat pergerakan lempeng tektonik bumi, Pulau Madagaskar yang saat itu masih bersatu dengan daratan India serta benua-benua lain seperti Afrika, Amerika, Australia, dan Antartika memisah.  Selama berjuta tahun, Pulau Madagaskar dan daratan India kuno bersatu dalam benua kecil (pulau besar) yang terisolir. Hingga akhirnya pada sekitar 88 juta tahun yang lalu, Madagaskar dan India yang tadinya bersatu dalam satu daratan kemudian memisah.  Daratan India kemudian bersatu dengan benua Asia hingga sekarang.  Itulah sebabnya tanaman Pachypodium masih terus lestari yang bertahan hidup hingga sekarang dan paling banyak dijumpai tumbuh di Pulau Madagaskar.  Tanaman ini telah melewati berbagai tahap adaptasi dan evolusi selama jutaan tahun hingga tetap hidup lestari hingga sekarang.  Walau banyak orang mengemukakan bahwa Pachypodium adalah tanaman endemik Afrika dan Pulau Madagaskar, namun beberapa spesies baru maupun spesies yang belum dikenal, banyak bertebaran di India, Amerika dan Australia.  Hal ini tidak mengherankan, karena jutaan tahun yang lalu, Afrika, Madagaskar, India, Amerika dan Australia adalah tergabung dalam satu daratan atau benua kuno yang bernama Gondwana.  Di Afrika dan Madagaskar sendiri hingga saat ini, masih ratusan jenis Pachypodium liar yang masih belum dikenal dan juga belum teridentifikasi atau pun diklasifikasi.  Jadi penyebaran tanaman Pachypodium mungkin sudah terjadi sejak jutaan tahun yang lalu.  Itulah sebabnya, spesies-spesies Pachypodium tidak hanya dijumpai di daratan Afrika dan Pulau Madagaskar saja, namun juga dijumpai di gurun-gurun pasir yang ada di India, Amerika dan Australia.   Bukan hanya spesies-spesies tanaman saja yang mirip antara yang ada di Madagaskar dan di India, spesies-spesies hewan yang ada di Madagaskar, beberapa jenis juga bisa dijumpai di India.<br />
Di masa sekarang, dalam perkembangan selanjutnya, tanaman Pachypodium  kemudian menyebar dari Afrika ke seluruh penjuru dunia, termasuk Eropa, dan Asia.  Di Eropa yang beriklim subtropis, umumnya tanaman ini dibudidayakan dalam rumah kaca dengan pengaturan mikroklimat dan juga media tanam yang diatur semirip mungkin dengan habitat aslinya di Afrika.  Pachypodium berasal dari kerabat atau Famili Apocynaceae atau di beberapa negara barat biasa dikenal dengan kerabat tanaman Periwinkle (Catharantus roseus). Beberapa tanaman yang berasal dari famili Apocynaceae dan cukup dikenal antara lain adalah Periwinkle (Catharantus roseus), Adenium (Adenium sp) atau biasa disebut mawar gurun / desert rose, kamboja (Plumeria sp) dan Oleander (Oleander sp).  Pachypodium banyak tumbuh dan dijumpai di Benua Afrika dan Pulau Madagaskar.  Di daratan Afrika terdapat 4 spesies utama Pachypodium yang berasal dari daratan benua Afrika yaitu Pachypodium succulentum, Pachypodium bispinosum, Pachypodium namaquanum dan Pachypodium lealii.  Juga terdapat pula sebuah subspesies yang dikenal dengan Pachypodium lealii Saundersii.  Semuanya tumbuh dengan baik di bagian selatan benua Afrika, khususnya di Afrika Selatan. Sedangkan jenis-jenis Pachypodium yang lain (sekitar 20 spesies) merupakan tanaman asli Pulau Madagaskar, sebuah pulau kecil yang berdekatan dengan benua Afrika.  Tanaman ini sering disamakan dengan tanaman kaktus, walau tanaman ini termasuk tanaman sukulen.  Memang tanaman kaktus termasuk tanaman sukulen, tetapi tidak semua tanaman sukulen adalah tanaman kaktus.  Tanaman ini semakin digalakkan budidayanya di habitat aslinya di Madagaskar mengingat semakin berkurangnya hutan di pulau tersebut dalam beberapa ratus tahun terakhir, yang mengakibatkan spesies Pachypodium ini termasuk dalam kategori tanaman langka yang dilindungi karena hampir punah.  Penelitian terhadap tanaman Pachypodium sudah berjalan sejak lebih dari seratus tahun lalu, di mana pemerintah Madagaskar telah bekerja sama dengan begitu banyak instansi dan lembaga penelitian baik di dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri.   Tanaman Pachypodium sendiri bahkan juga digolongkan sebagai salah satu tanaman langka dunia dan terdaftar dalam appendiks 1 indeks CITES (The Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), yaitu daftar tanaman langka dunia yang dilindungi.<br />
Di Asia, termasuk Indonesia yang beriklim tropis, tanaman ini mulai dikenal di awal tahun 90-an dan terus dikembangkan hingga saat ini. Beberapa hobiis tidak hanya mengimpor biji-biji Pachypodium dari Afrika Selatan melalui Thailand, namun ada pula yang mengimpor komoditi ini dalam bentuk jadi.   Tujuannya tak lain adalah untuk membudidayakan dan mengintroduksi tanaman ini untuk lebih dikembangkan di tanah air.  Baru pada sekitar awal tahun 2007 mulai banyak para hobiis dan nurseri-nurseri di Indonesia yang mengimpor biji, maupun tanaman dewasa Pachypodium berbagai spesies dari Afrika, Thailand, Jerman, Perancis, Australia dan bahkan dari Amerika, karena tanaman ini kembali digemari para pecinta tanaman hias.  Dalam buku terbaru yang membahas tentang tanaman Pachypodium ini, akan banyak dijumpai berbagai informasi terbaru mengenai bagaimana teknik budidaya yang baik, trik merangsang tanaman Pachypodium agar tumbuh menjadi tanaman yang kristata maupun varigata, serta trik bagaimana menstimulasi agar tanaman Pachypodium cepat berbunga.  Teknik-teknik rahasia ini belum pernah dibahas sebelumnya dalam buku-buku yang lain.  Hanya buku Pachypodium terbitan Gramedia Pustaka Utama inilah yang menyajikan berbagai informasi terlengkap dan terakurat yang bisa Anda dapatkan.  Buku ini bisa diperoleh di toko-toko buku terdekat, terutama di <a title="Toko Buku Online Gramedia" href="http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=IHEO4253&amp;kat=3" target="_blank">toko buku Gramedia</a> dan juga <a title="Toko Buku Diskon &quot;Toga Mas&quot;" href="http://togamas.co.id/" target="_blank">toko buku TogaMas</a>.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=65&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/15/preview-buku-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gramedia.com/buku_images/IHEO4253.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pachypodium Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INTERESTING IN TRANSLATING AND PUBLISHING THIS BOOK IN OVERSEAS COUNTRY OUTSIDE INDONESIA?  CONTACT GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA &#8211; &#8220;INDONESIAN LEADING BOOK PUBLISHER&#8221; NOW!</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/11/interesting-and-translating-and-publishing-this-book-in-overseas-country-outside-indonesia-contact-gramedia-pustaka-utama-indonesian-leading-book-publisher-now/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/11/interesting-and-translating-and-publishing-this-book-in-overseas-country-outside-indonesia-contact-gramedia-pustaka-utama-indonesian-leading-book-publisher-now/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 00:19:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku karya tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[interesting publishing book from Indonesia in overseas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[ Pachypodium have been acknowledge as ancient ornamental plant that still exist until nowadays.
It plant is classified as rare and endangered species. That is why this exotic and beautiful plant have been searched by any collectors, researchers, and even nurseries around the world.
Many have been succeeded in develop new varities or subspecies and trade it [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=54&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://haryobagushandokonews.files.wordpress.com/2008/08/thumbnail_buku_pachypodium4.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-58" src="http://haryobagushandokonews.files.wordpress.com/2008/08/thumbnail_buku_pachypodium4.jpg?w=204&#038;h=268" alt="" width="204" height="268" /></a> Pachypodium have been acknowledge as ancient ornamental plant that still exist until nowadays.<br />
It plant is classified as rare and endangered species. That is why this exotic and beautiful plant have been searched by any collectors, researchers, and even nurseries around the world.<br />
Many have been succeeded in develop new varities or subspecies and trade it internationally with a higher price.<br />
But unfortunately there are only few books that review and explain about this ancient plant.<br />
If I am not mistaken, there are only 2 books around the world that describe in details about this plant. One of them written by Dutch palaeobotanist and other by German researcher. But those two book written along time ago (in 1970&#8217;s if I am not mistaken), so you can not expect to get more new information from those two books. But now, in August 2008, there is new book that describe more detail about this ancient plant &#8220;Pachypodium&#8221; published by PT. Gramedia Pustaka Utama, one of leading publisher company in Indonesia.<br />
This book written by Haryo Bagus Handoko, an Indonesian writer, that graduated from Brawijaya University (majoring in Agribusiness) Indonesia. This book written in Bahasa Indonesia (Indonesian languange).<br />
So, if you are interesting to order/buy this book or even interesting in translating this book into english or your local language and publishing this book in your country (overseas country outside Indonesia), you may contact this Indonesian book publisher &#8211; PT. Gramedia Pustaka Utama.<br />
You can visit this book publisher website at:<br />
http://www.gramedia.com<br />
http://www.gramedia-online.com<br />
http://www.gramediacyberstore.com<br />
or search in www.google.co.id or www.google.com and type key word: &#8220;GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA&#8221;</p>
<p>Or you can make direct contact to this Indonesian book publishing company:<br />
PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Gedung Gramedia, Lantai 2 &amp; 3. Jl. Palmerah Barat 33-37, Jakarta 10270 &#8211; Indonesia.<br />
Telp. +62-(021) 53677834 (hunting) line 3201, 3211, 3273, 3253, 3256, 3258.<br />
Fax. +62-(021) 5300545, 5360315, 5360316</p>
<p>You can also make direct contact to writer of this book by visiting its website:<br />
http://pachypodium-indonesia.blogspot.com<br />
or<br />
http://www.haryobagushandoko.co.cc (and chose category: &#8220;Tanaman Hias&#8221;), then you will redirect to http://pachypodium-indonesia.blogspot.com.<br />
You can also write an e-mail letter to writer of this book at:<br />
haryobagushandoko.penulis at gmail.com (please exchange the word &#8220;at&#8221; with @ when you sending an e-mail)<br />
Or you can contact his book editor at:<br />
ketut at gramedia.com</p>
<p>By the way, this rare and ancient plant has been well developed and growth in Indonesia, and also trade well and legally. So, if you wish to buy this ancient and rare plant (Pachypodium), you may contact nurseries and plant shop in Indonesia. (All contact address and phone number of this plant shop and nurseries are available in this book &#8220;PACHYPODIUM&#8221; &#8211; published by PT. GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA, INDONESIA).</p>
<p>Please do not hesitate to contact us, for more details about this book.<br />
We invite you, writers, translator and book publisher around the world to contact Indonesian book publisher if you are interested to translate this book into your own language.<br />
Of course for this you should ask for any details and information to publisher of this book before starting the translation of this book to your local language.<br />
Once again, you may contact publisher of this book by visiting its website or contact them by phone, e-mail, or write a letter and send by airmail.<br />
You can visit this book publisher website at:<br />
http://www.gramedia.com<br />
http://www.gramedia-online.com<br />
http://www.gramediacyberstore.com</p>
<p>I hope this information would be of use for you or your organization, book club, or ornamental plant club.<br />
And thank you for taking your time in reading this e-mail.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=54&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/11/interesting-and-translating-and-publishing-this-book-in-overseas-country-outside-indonesia-contact-gramedia-pustaka-utama-indonesian-leading-book-publisher-now/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://haryobagushandokonews.files.wordpress.com/2008/08/thumbnail_buku_pachypodium4.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>TELAH TERBIT BUKU TENTANG TANAMAN HIAS PURBA BERJUDUL &#8220;PACHYPODIUM&#8221; TERBITAN GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA.  JANGAN KELIRU BELI YANG LAIN!</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/11/telah-terbit-buku-tentang-tanaman-hias-purba-berjudul-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama-jangan-keliru-beli-yang-lain/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/11/telah-terbit-buku-tentang-tanaman-hias-purba-berjudul-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama-jangan-keliru-beli-yang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 00:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku karya tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[buku pertamaku terbitan gramedia pustaka utama]]></category>
		<category><![CDATA[buku tanaman hias purba]]></category>
		<category><![CDATA[pachypodium]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[ Telah terbit, buku hobi tanaman hias yang mengulas tuntas tanaman langka purba yang hampir punah, yang berjudul &#8220;PACHYPODIUM&#8221;. Buku ini ditulis oleh Haryo Bagus Handoko, seorang alumni fakultas pertanian Universitas Brawijaya &#8211; Malang yang selain profesinya sebagai penulis juga seorang peminat tanaman hias. Tanaman purba yang bernama &#8220;Pachypodium&#8221; ini sebenarnya sudah ada sejak jaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=51&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://haryobagushandokonews.files.wordpress.com/2008/08/thumbnail_buku_pachypodium.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-52" src="http://haryobagushandokonews.files.wordpress.com/2008/08/thumbnail_buku_pachypodium.jpg?w=204&#038;h=268" alt="" width="204" height="268" /></a> Telah terbit, buku hobi tanaman hias yang mengulas tuntas tanaman langka purba yang hampir punah, yang berjudul &#8220;PACHYPODIUM&#8221;. Buku ini ditulis oleh Haryo Bagus Handoko, seorang alumni fakultas pertanian Universitas Brawijaya &#8211; Malang yang selain profesinya sebagai penulis juga seorang peminat tanaman hias. Tanaman purba yang bernama &#8220;Pachypodium&#8221; ini sebenarnya sudah ada sejak jaman prasejarah, jutaan tahun yang lalu, dan uniknya tetap bertahan lestari hingga sekarang. Oleh karena kelangkaan dan keunikannya itulah, maka tanaman ini banyak diburu dan dicari oleh para kolektor dan pecinta tanaman hias. Bahkan tanaman yang sudah dewasa harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Kalau pamor dan pesona tanaman hias gelombang cinta saja yang terbukti mendulang rupiah, maka tidak diragukan lagi bahwa tanaman Pachypodium ini juga menjanjikan rupiah yang tidak sedikit. Bahkan saking larisnya, tanaman yang berasal dari habitat aslinya di benua Afrika ini telah tercatat sebagai tanaman langka dunia yang harus dilindungi, hingga tindakan penyelundupan bibit maupun bijinya keluar dari Afrika saat ini bisa diancam dengan hukuman berat. Dengan kondisi yang demikian inilah, nilai jual tanaman hias ini semakin melambung tinggi, karena semakin langka dan semakin jarang dijumpai. Namun untunglah, beberapa nurseri dan rumah pembibitan tanaman hias terkemuka di Indonesia sudah berhasil menangkarkan dan memperbanyak tanaman ini hingga kita para pecinta tanaman hias di Indonesia pun dapat turut menikmati keindahan tanaman eksotis nan langka ini. Tanaman Pachypodium yang ada di Indonesia biasanya didatangkan tidak langsung dari Afrika, melainkan melalui negara lain (negara perantara) seperti misalnya Thailand, Taiwan, Australia, hingga Amerika. Bila Anda penasaran untuk mengetahui lebih jauh mengenai bagaimana budidaya tanaman unik ini serta perawatannya, sudah seharusnya Anda memiliki buku yang satu ini. Karena begitu banyak buku yang membahas mengenai Pachypodium yang beredar di pasaran, sebaiknya Anda pintar-pintar memilih, karena tidak semuanya menyajikan informasi yang lengkap dan tuntas. Hanya buku tanaman hias &#8220;Pachypodium&#8221; tulisan Haryo Bagus Handoko yang diterbitkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama yang menyajikan informasi terlengkap beserta foto-foto ilustrasi yang cantik, dan tentu saja buku ini bisa diperoleh dengan mudah di toko-toko buku yang ada di kota Anda dengan harga yang relatif terjangkau. Istimewanya lagi, di halaman lampiran buku hobi tanaman hias ini, terdapat pula daftar penjual bibit Pachypodium, biji Pachypodium, hingga berbagai jenis Pachypodium langka dan juga berbagai jenis Pachypodium unik yang mengalami kelainan mutasi genetik sehingga bentuknya menjadi semakin cantik dan menarik. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa memperolehnya langsung di toko buku terdekat.<br />
Anda bahkan dapat juga membelinya di situs-situs toko buku di internet, baik di situs toko buku Gramedia maupun di situs-situs toko buku yang lain, karena buku ini sudah terdistribusi secara luas di seluruh Indonesia. Bila Anda kesulitan memperoleh atau mendapatkan buku ini di pasaran, Anda bisa menghubungi penulis atau langsung ke penerbit Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p>Profil singkat mengenai tanaman hias Pachypodium bisa Anda baca di blog PACHYPODIUM INDONESIA, yang beralamat di:<br />
<a href="http://pachypodium-indonesia.blogspot.com/">http://pachypodium-indonesia.blogspot.com</a></p>
<p>Atau masuk melalui blog penulisnya, lalu pilih kategori &#8220;tanaman hias&#8221;, Anda akan masuk ke dalam situs PACHYPODIUM INDONESIA<br />
<a href="http://www.haryobagushandoko.co.cc/">http://www.haryobagushandoko.co.cc</a></p>
<p>Bila ingin memesan dalam jumlah banyak, Anda bisa menghubungi langsung GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA.</p>
<p>Yang bisa dihubungi:<br />
Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Gedung Gramedia, Lantai 2 &amp; 3. Jl. Palmerah Barat 33-37, Jakarta 10270 &#8211; Indonesia.<br />
Telp. +62-(021) 53677834 (hunting) pesawat 3201, 3211, 3273, 3253, 3256, 3258.<br />
Fax. +62-(021) 5300545, 5360315, 5360316</p>
<p>Kantor Perwakilan:</p>
<p>Surabaya: Jl. Berbek Industri I No. 29-31, Waru, Sidoarjo 60293. Telp. (031) 8483033/34/35/36.<br />
Fax. (031)8483032</p>
<p>Yogyakarta: Jl. Sudarsan Cakra No. 197, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Yogyakarta 55282.<br />
Telp. (0274)885030, 887329.  Fax. (0274)887618.</p>
<p>Pekanbaru: Jl. Ronggowarsito Ujung 13B. Gobah, Pekanbaru 28132. Telp (0761)7052400. Fax. (0761)47352.</p>
<p>Bandung: Graha Kompas Gramedia Lantai 4, Jl. Martadinata/Riau No. 46, Bandung 40115. Telp. (022) 4203623, 4262924 ext 7411, 7410. Fax. (022) 4261510.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=51&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/08/11/telah-terbit-buku-tentang-tanaman-hias-purba-berjudul-pachypodium-terbitan-gramedia-pustaka-utama-jangan-keliru-beli-yang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://haryobagushandokonews.files.wordpress.com/2008/08/thumbnail_buku_pachypodium.jpg?w=204" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Health Articles</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/05/08/health-articles/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/05/08/health-articles/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 23:24:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health/Nutrition/Diet]]></category>
		<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[disease]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[nutrition]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[HAS YOUR CHILD BEEN TESTED YET?
Catching hearing problems early makes all the difference&#8230;
Heather Young was worried about her six-week old daughter. &#8220;Jennifer doesn&#8217;t react to loud noises,&#8221; she told her obstetrician, &#8220;like when I turn on the vacuum cleaner or when the alarm clock goes off.&#8221;  To calm her fears, the doctor performed a common [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=50&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>HAS YOUR CHILD BEEN TESTED YET?</p>
<p>Catching hearing problems early makes all the difference&#8230;<br />
Heather Young was worried about her six-week old daughter. &#8220;Jennifer doesn&#8217;t react to loud noises,&#8221; she told her obstetrician, &#8220;like when I turn on the vacuum cleaner or when the alarm clock goes off.&#8221;  To calm her fears, the doctor performed a common test-ringing a bell next to the baby&#8217;s ear.  When Jennifer turned her head towards the bell, the doctor assured Young her little girl was fine.<br />
But when Jennifer was not talking by 18 months, Young sought other opinions.  Two more doctors found nothing wrong. Jennifer was 2,5 years old before she got an auditory brain-stem response (ABR) test in which clicking sounds sent through earphones are measured in the brain.  This exam showed that Jennifer was moderately hearing impaired after all.  The tragedy was late detection had delayed her language development and threatened, long term, to hinder her growth socially.<br />
DIFFICULTY IN DETECTION<br />
Hearing impairment is one of the most common birth defects in North America today. Approximately three in 1000 children are born deaf or hearing impaired.  But equally disturbing are the number of misdiagnoses of the condition.  Even kids with severe hearing loss, according to Ray Hull, professor of audiology at Wichita State University in Kansas, can go undetected.<br />
The Youngs area case study in the difficulty of detecting hearing problems. The experience with Jennifer led the Young family to suspect that their second child, Elise, also had a hearing impairment.  Doctors told them that would be unlikely.  When Elise passed the ringing-bell test and another type of hearing exam, their pediatrician said that an ABR test wasn&#8217;t necessary.  It was. A year later, Elise got an ABR and was found to be more hard-of-hearing than her sister.<br />
&#8220;From birth until about the age of six months, all babies coo, gurgle and make vocalization sounds,&#8221; says Robert C. Fifer, an audiologist at the University of Miami School of Medicine.  &#8220;It&#8217;s all reflexive. YOu can&#8217;t tell the difference between a three-month-old hearing baby and a three-month-old deaf baby.&#8221; Fifer calls infant hearing impairment an invisible problem.<br />
Hearing specialist Dr. Cliff A. Megerian of the University of Massachusetts Memorial Medical Centre stresses that &#8220;even children who have moderately severe hearing loss may hear loud sounds.&#8221;  Vibration or motion &#8211; like that of a moving hand in the bell-ringing test-may also cause hearing-impaired infants to react.<br />
As a result of misdiagnosis, many children muddle along until hearing screenings are given at school. They don&#8217;t know they have a problem, and their symptoms may be misinterpreted. &#8220;Teachers often label them as behaviour problems or as slow,&#8221; says D. Wayne Paschall, audiologist at Texas Tech University Health Sciences Centre in Lubbock.<br />
LANGUAGE DEVELOPMENT.<br />
Mounting evidence shows that the longer the delay in diagnosing the problem, the more trouble the child has developing language and social skills.<br />
Dr. James Andrews, who specializes in disorders of the ear at UCLA Medical Centre, explains that the brain cells responsible for learning languange must begin linking with each other in the first few months of the baby&#8217;s life. &#8220;The neural pathways that sound takes to the brain have to be developed,&#8221; says Andrews.  If a child doesn&#8217;t hear people speak, brain cells link up in different ways- and the child&#8217;s language skills may never grow to their full potential.<br />
A 1998 study published in the journal Pediatrics supports the belief that early detection and treatment are crucial to language development.  Children whose hearing impairment was detected before six months of age developed significantly better language skills than those whose impairment was identified later. And according to study leader Christine Yoshinaga-Itano, delays in language development can affect academic achievement and social skills for years to come.<br />
The Young family&#8217;s experience illustrates the point. Jennifer, who got hearing aids at age three, is now 12 years old. She is more than two years behind hearing children her age, both academically and socially.  Her word comprehension is limited, and she has difficulty keeping up with spoken conversation. In part, she must rely on sign language.  The result, her mother says, is that Jennifer often feels that she doesn&#8217;t fit in.<br />
Elise, now nine, who got hearing aids at the age of one, lags behind hearing kids by only a year. Ty, a third child born to they Youngs, was given the ABR test shortly after birth and began wearing hearing aids at eight weeks.  His language and social skills match those of a hearing child of the same age.<br />
Because early detection and treatment is so essential to normal development, the U.S. National Institutes of Health recommended in 1993 that all babies undergo hearing screening by the age of three months. But many hospitals still do not have screening programs in place.  Patients must be referred to other medical facilities or seek testing on their own.<br />
Both the ABR test and another effective screening method known as otoacoustic emissions (OAE) testing are noninvasive and relatively inexpensive.  They are a small investment considering the hundreds of thousands of dollars that might have to be spent on remedial training if a child&#8217;s impairment is identified too late.<br />
If you are expecting a baby, ask whether your hospital offers newborn screening. If it doesn&#8217;t, find out where the tests are available and have your baby screened as soon as possible.<br />
If an older child seems to have trouble hearing or difficulty with language, consult with the child&#8217;s teachers and your physician.  If tests show there is a hearing problem, move quickly.  The sooner your child gets help, the more likely his development will be normal and healthy.<br />
A QUICK AT HOME TEST<br />
Check your child&#8217;s development against this time line. If you answer no to any of these questions, consider having your baby&#8217;s hearing tested.<br />
Birth-3 months.<br />
- Quiets or curtails activity when someone approaches and speaks.<br />
- Is startled by loud sounds (blinks, jerks, cries).<br />
3-6 months.<br />
- Turns head to search for the source of a voice.<br />
- Enjoys rattles, noisemaking toys.<br />
- Reacts to familiar sounds at feeding time: bottles rattling, spoon in dish, etc.<br />
6-10 months.<br />
- Babbles (sounds like da, ba, ma).<br />
- Reacts to music by cooing.<br />
- Responds to own name.<br />
- Looks to right person at the words mommy and daddy.<br />
- Understands common words such as no, all gone, bye.<br />
10-15 months.<br />
- Knows names of favourite toys and can point to them when asked.<br />
- Like rhymes and jingles.<br />
- Imitates simple words and sounds.<br />
15-20 months.<br />
- Can follow simple directions.<br />
- Recognizes hair, nose, eyes and other parts of the body when named.<br />
- Asks for familiar objects by name: blanket, cookie, teddy bear.<br />
20-24 months.<br />
- Begins combining words: more juice; mommy home.<br />
- Refers to self by name.<br />
- Enjoys being read to.<br />
- Shows interest in radio and TV.<br />
24-36 months.<br />
- Vocabulary-at 24 months-of about 270 words, which increases each day.<br />
- Expresses needs, interests and experiences.<br />
36 months.<br />
- Vocabulary of 1000 words, 80 percent of which should be intelligible to strangers.</p>
<p>THREE EASY CURES FOR A TOOTHACHE</p>
<p>If a toothache strikes someone in your family, your first step should be to dial a dentist.  Toothaches indicate a problem that likely won&#8217;t go away &#8211; a lost filling, a cavity, or a serious infection.  After you&#8217;ve made an appointment, try these home remedies to deal with the pain.<br />
PEPPERMINT TEA: Because of its anti-inflammatory compounds, peppermint has a soothing ability.  Make a cup of the tea, let it cool to room temperature, take a sip, then swish as needed.  Another kitchen-cupboard option is cloves.  For decades, clove oil was a mainstay in dentists offices for numbing pain.  Take three to five whole cloves and tuck the between the gum and the sore tooth.  A pinch of ground cloves also works.<br />
ICE: Canadian researchers found that rubbing an ice cube on people&#8217;s hands can dull the pain of a toothache in about half of those tested. Wrap the ice in a thin washcloth and rub it into the fleshy part between your thumb and forefinger.  The sensation seems to crowd out the pain messages going to your brain from your tooth.<br />
CHEWING GUM:  If you&#8217;ve lost a filling or cracked a tooth, fill the exposed area with a piece of softened sugarless chewing gum. This will protect the sensitive area until you get the tooth fixed.</p>
<p>TREATED YOUR WOUNDS</p>
<p>Many peoples consider that alcohol shouldn&#8217;t be used to disinfect cuts and scrapes.  Is hydrogen peroxide a better choice?  The answer is no, says Dr. Arlene Brown, a physician in private practice in Ruidoso, New Mexico, and a member of the board of the American Academy of Family Physicians.  Hydrogen peroxide is great for sterilizing medical instruments as well as bleaching hair and teeth, but like alcohol, it can damage living tissue.  Continued application of the powerful disinfectant can lead to a wound that heals slowly or, in some cases, not at all.<br />
That doesn&#8217;t mean you should leave minor wounds untreated.  &#8220;Soap and water is your best bet,&#8221; says Brown.  A warm compress can also help increase circulation to the area, spreeding healing and reducing pain.  A dab of petroleum jelly applied twice a day keeps dirt and germs out of the wound.  If you&#8217;re still concerned about infection, consider a triple-antibiotic cream such as Neosporin.  Bear in mind that an increasing number of people seem to be developing an allergy to one of the ingredients in triple-antibiotic creams-bacitracin.  An allery to bacitracin can cause slow healing or a rash.</p>
<p>FOODS THAT BITE BACK</p>
<p>If a taste of ice cream makes you wince in pain, you may have a little-known, yet widespread, condition called dental erosion.  Erosion, which is the gradual destruction of tooth enamel, can cause pain when eating hot or cold food, discoloration, and tooth loss.<br />
&#8220;There is a growing amount of evidence that points to soft drink consumption as the main cause,&#8221; says Paula Moynihan, Ph.D., a dietitian at the School of Dental Sciences at the University of Newcastle upon Tyne.  Much of the recent research on dental erosion, including Moynihan&#8217;s hails from Britain, where soft drink consumption is now 800 times that of the 1950&#8217;s.  In the United States, it has risen, 1100 percent in 20 years.<br />
In a recent study involving 1753 British 12 years olds, 59.7 percent already had signs of erosion.  A few even had exposed dentin (the layer underneath the hard outer enamel),a condition typically found only in adult teeth.  Erosion was strongly associated with frequent soft drink consumption. While all acidic foods can cause dental erosion, soda is particularly harsh because of such ingredients as phosporic acid.<br />
&#8220;It wouldn&#8217;t surprise me at all to find this in American children,&#8221; says Kenneth Burrell, D.D.S., senior director of the American Dental Association&#8217;s Council of Scientific Affairs.  Burrell hopes the British studies will alert U.S. dentists to the problem and prompt further research.<br />
The solution is not to ban soda altogether, although limiting soda consumption is good for both waistlines and teeth.  Instead, try these tips.<br />
DON&#8217;T BRUSH AFTER MEALS.  Because the tooth surface is weakest after direct contact with acid, the abrasions of a toothbrush can damage softened enamel.  In the morning, brush before breakfast.  At night, wait at least an hour after your last drink or meal before brushing.<br />
USE STRAW. Straw minimize fluid contact with the teeth.<br />
HAVE SOME MILK.  Pair acidic foods with those rich in calcium.  Add some skim milk to your tea. A calcium-based antacid (such as TUMS) after an acidic meal also helps.<br />
CHEW SUGARLESS GUM.  Saliva provides a buffer for your teeth and has trace amounts of minerals to preserve them.  Gum helps stimulate salive production.</p>
<p>TOO MUCH SHAKING GOING ON</p>
<p>The Institute of Medicine (IOM) &#8211; the group that sets the recommended daily allowance for nutrients &#8211; recently told salt-loving Americans that they should reduce their sodium intake to 1500 milligrams or less per day.  That&#8217;s roughly a half teaspoon.  The previous level was 2400 milligrams.<br />
According to Eva Obarzanek, Ph.D., a National Institutes of Health researcher and expert in diet and high blood presure, the IOM&#8217;s decision was based on strong evidence that &#8220;reducing sodium intake to 1500 milligrams give twice the blood presure reduction as 2400 milligrams.&#8221;  This is a bit of a pickle because Americans eat closer to 4000 milligrams each day.  High blood pressure affects 1 in 4 adults and can lead to heart attacks and strokes.  Here are some suggestions to help you reach the new level.<br />
READ THE LABEL.  Although taking it easy with the salt shaker is a good idea, most Americans get 77 percent of their sodium from prepared and processed food.  Read the &#8220;Nutrition Facts&#8221; label and choose products that contain less than 5 percent of the daily value for sodium per serving.<br />
USE FRESH HERBS.  A few weeks of forgoing table salt is all it takes to lose your taste for it.  Try basil on tomatoes and other summer vegetables such as squash, green beans, and eggplant.  Chives perk up baked potatoes.  Thyme rubbed into beef or chicken before roasting adds delectable flavor.  Combine equal parts dried thyme, oregano, basil, and parsley and sprinkle on soups and casseroles.<br />
EAT MORE FRESH FRUITS AND VEGETABLES.  Adding more produce to your family&#8217;s diet can reduce your chances of hypertension.  Many fruits and veggies are high in potassium, a nutrient that can counter the negative effects of sodium. Foods that are potassium-rich include broccoli, cantaloupe, spinach, oranges, avocados, mushrooms, and sweet potatoes.</p>
<p>STOP SMOKING HABITS</p>
<p>Imagine a drug that helps you both quit smoking and lose weight-at the same time. Sound like a pipe dream?  May be not.  A drug called rimonabant is now available in drug store.  Researchers recently reported results showing it doubled the chance of quitting smoking.  As a diet drug, rimonabant led study participants to average 20-pound weight loss over a year.  Side effects were extremely mild.</p>
<p>KIDS GARDENING</p>
<p>Your children may moan and groan about having to help in the garden, but you should still insist that they partake. Not only will they develop a lifelong love a things that grow, they will have you to thank for a healthier diet.<br />
Researchers at the University of California, Davis, had fourth-graders learn about gardening by doing things such as planting seeds indoors and outdoors, spending time recognizing types of weeds, and studying proper harvest techniques.  After 17 weeks of gardening, the children made a surprising discovery-they liked many vegetables that kids are renowned for loathing.  Among the vegetables the children grew to love: carrots, broccoli, snow peas, and zucchini.  Now that&#8217;s the miracle of gardening.</p>
<p>GARDENING FOR YOUR HEALTH</p>
<p>There is more in your garden than plants and soil.  The opportunity for renewed mental and physical health grows there too.  For all of recorded history, gardens have been viewed as places of wonder, capable of restoring health and peace to those who entered.  Physicians in pharaoh ruled Egypt prescribed walks through gardens to improve mental well-being.  Monks of yore used their gardens to soothe world-weary travelers.  And one of the seven wonders of the ancient world-the hanging gardens of Babylon &#8211; was built by King Nebuchadnezzar to heal his wife, Amytis, of homesickness and depression.  Today, research and insights are bearing out an age-old truth-the natural world influences the mind, body, and soul in remarkably complex ways. &#8220;Gardening is a wonderful means to improve physical fitness and mental outlook,&#8221; says Diane Roberts Stoler, an avid gardener and health psychologist who practices in Boxford, Massachusetts.  Here&#8217;s a look at how you and your family can improve your health, garden style.<br />
CULTIVATE HEALTHY MINDS<br />
Multiple studies show that a plant-filled environment helps people relax, raises pain tolerance for people with chronic disorders, and improves moods.  One of these studies, published in the Journal of Environmental Psychology, found that regular exposure to natural environments such as gardens helps people recover from the ill effects of stress more quickly.<br />
Why is that? &#8220;Gardens surround us with sensory feedback very different from that of the urban scene,&#8221; says Maria Gabaldo, a horticultural therapist at the Chicago Botanic Garden.  Horticultural therapists use plants to promote health, well-being, and social contact among people recovering from disabilities, substance abuse, illness, and other problems.<br />
Research from Kansas State University&#8217;s Department of Horticulture finds that colorful flowers work more effectively that green foliage alone to reduce tension.<br />
&#8220;Flowers are symbolically and emotionally integrated with human life,&#8221; says Eunhee Kim, the research assistant professor at Kansas State who led the studies.  Seeing them can be a powerful distraction from stressful thoughts.<br />
Gardening may also delay the onset of Alzheimer&#8217;s disease, says Paul Nussbaum, a clinical neuropsychologist from Pittsburgh and author of Brain Health and Wellness.  &#8220;It&#8217;s an excellent mental workout because it requires sophisticated brain activity,&#8221; he explains.  &#8220;Learning a new skill, like gardening, helps plow and nurture new neural connections in the brain.&#8221;<br />
Pat Davis has been gardening at her Massachusetts home for more than 30 years.  When she had a mild stroke at the age of 53, she could barely move, let alone tend to her flowers. But during physical therapy, she figured out how to replicate the exercises in her garden.  Instead of pinching Silly Putty to improve her dexterity, she peeled the seedpods on her Money plants. &#8220;It was very therapeutic,&#8221; says Pat, who is now fully recovered.<br />
LET YOUR BODY GROW.<br />
Tamara Dorris used her Sacramento County, California, plot to treat an ailing body.  In 2002, she was diagnosed with chronic pancreatitis, an illness that nearly killed her.  She schooled herself in the theory that nutrition is vital to healthing and gives most of the credit for her full recovery to her strict disease-fighting diet of whole foods.  &#8220;I also believe the act of watering and pulling weeds and picking foods from the garden was meditative and helpful in my overall recovery,&#8221; says Tamara, who wrote a book about her experience titled Get Well Now!<br />
Gardens are good for bodies in other ways as well, such as motivation for regular exercise. &#8220;Since so many people enjoy yard work, they are more likely to continue doing it for many years,&#8221; says Lori Turner, associate professor of health science at the University Arkansas in Fayetteville.  New findings uncovered by Turner and her research team indicate that gardening is second only to weight training as an activity most likely to ward off osteoporosis.  All that pulling, lifting, and digging is a great way to expend calories too.  A person weighing around 180 pounds will burn about 200 calories after 30 minutes of gardening.  More and more, evidence shows that people who consume diets rich in fruits and vegetables and get at least 30 minutes of moderate physical activity every day or so are less likely to develop a host of illnesses, including heart disease.<br />
Best yet, all this bounty is no farther than your backyard.  And the garden-fresh taste of homegrown veggies is out of this world compared to ones that have often been shipped thousands of miles to your grocer.<br />
SOW SOULFULLY<br />
&#8220;Quality of life is directly related to the ability to closely connect to the natural world,&#8221; says Nancy Easterling, president of the American Horticultural Therapy Association.  As gardening brings nature to us, it inspires patience and contemplation.  Being responsible for the care of another living thing &#8220;can be very powerful for feeling good about oneself.  We all need to be needed, to feel useful.  Our sense of confidence grows in a garden,&#8221; says Rebecca Haller, director of the Horticultural Therapy Institute in Denver.<br />
An example of that philosophy in action can be seen at the Avon Comprehensive Breast Cancer Center at San Francisco General Hospital.  There, you will find Sanctuary Gardens, created by garden architect Topher Delaney as a way to nurture wounded psyches and offer a safe, serene place for patients.  &#8220;Gardens are about faith in the future,&#8221; says Delaney.  &#8220;They are magical and miraculous healers of the spirit.&#8221;</p>
<p>WHAT WOMEN SHOULD KNOW ABOUT ASTHMA</p>
<p>Researchers are finding that asthma hits women differently. Here&#8217;s how.<br />
Maria Teresa Campoli lived with undiagnosed asthma for eight years.  Her doctor assumed she had bronchitis and prescribed rounds of antibiotics.  As her symptoms worsened, she began to stay indoors in cold and humid weather. By her mid-30s, she&#8217;d been forced to give up gardening and singing-two of her favourite activities.<br />
Soon after she finally saw a specialist, Campoli suffered an asthma attack that shook her with coughing so severe she was carried through the front doors of the hospital. &#8220;I thought I&#8217;d die,&#8221; she recalls.  Had she not gone to the ER, she might well have.  Campoli spent three days in the hospital struggling to breathe, three weeks at home in bed recuperating and then seven years working with an asthma specialist to get the disease under control.  Had Campoli been diagnosed earlier, her asthma might never have progressed to such a state.  Despite the classic signs-breathing problems, coughing struggles-her doctor hadn&#8217;t considered asthma because she didn&#8217;t fit the profile. Asthma is still considered a childhood illness that affects mainly boys.  In fact, more women than men in Canada have asthma-8.5 percent versus 6.5 percent for men. And more women than men develop symptoms later in life-sometimes not until well into adulthood.<br />
By the early 1990s, researchers had begun noticing gender differences in the disease.  Since then, evidence has been mounting that asthma hits women harder.  Not only do they experience more debilitating symptoms and more troublesome side effects from drugs, they also account for 60 percent of all asthma deaths, according to Statistics Canada data.<br />
Now the Women and Asthma Program at Toronto&#8217;s Sunnybrook &amp; Women&#8217;s College Health Sciences Centre-the only such program in North America-is championing equal-opportunity care. &#8220;We&#8217;re at the same point that cardiovascular disease research was ten years ago,&#8221; says Dr. Anna Day, a respirologist who founded the program in 1999. Cardiovascular disease was often misdiagnosed in women because drug testing and treatments focused on male patients and didn&#8217;t take into account women&#8217;s hormonal surges.<br />
Day&#8217;s goal is customized asthma care that responds to women&#8217;s need as well as to biological differences.  But first she and like-minded doctors must raise awareness in the medical community and among women themselves that the problem deserves attention and more study.<br />
If there&#8217;s been little research into women&#8217;s asthma, there are also big blanks in our knowledge of asthma in general.  As far as we know, it&#8217;s a disease that inflames the airways, restricting airflow in and out of the lungs-sometimes so severely that sufferers die.  And doctors still don&#8217;t know what causes asthma or why asthma rates are rising in both children and adults.  In fact, only recently have doctors stopped defining the disease as a sudden, severe breathing problem and begun calling it a chronic disease that requires constant vigilance and care-daily drugs in all but the mildest cases.<br />
Most physicians don&#8217;t realize that women&#8217;s asthma is different.  And yet when women get asthma, they seem to suffer more serious attacks.  A 1998 study by Day showed that women were three times more likely than men to be hospitalized for asthma between 1985 and 1995.  In 1999 a study published in Archives of Internal Medicine discovered that almost twice as many women as men went to the emergency department suffering from acute asthma, and women were more likely to be admitted to hospital.  Day&#8217;s conclusion: Either women have worse asthma than men or the medicines commonly prescribed to control attacks-inhaled steroids-don&#8217;t work as well for them.<br />
The disease may also feel worse for women.  A study of more than 900 people in the American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine in 1998 found that the women reported worse symptoms, more pain and lower quality of life even though doctors rated their disease on a par with men&#8217;s.  These women took more medication and went to their doctors more often.<br />
If some doctors recognize that women experience asthma more severely, they&#8217;re also coming to realize that different causes and triggers are at play.  A recent University of Ottawa study  concluded that smoking may cause higher asthma rates in women smokers but not in men.<br />
Cigarette smoke may even trigger the illness. That&#8217;s what happened to Christie-Anna MacLachlan.  The 21-year-old from London, Ontario, had no trace of the disease until she began working in a tobacco-clouded doughnut shop.  When she went to her doctor with breathing problems, she says, she didn&#8217;t even have any air to blow into a peak-flow meter, which measures your ability to expel air.<br />
Hormonal sways and shifts lead women to experience many diseases differently, including epilepsy, diabetes and depression.  Now medical research suggests that pre-menstrual asthma (PMA) plagues at least 30 to 40 percent of women asthmatics,  In a 1997 study published in the journal Pharmacotherapy, pharmaceutical researcher Mary H.H. Ensom of the University of British Columbia looked at 14 women whose asthma got at least 20 percent worse before their periods.  Subjects who received estrogen supplements prior to menstruation reported that their breathing and lung function improved.  Some women who take birth control pills may notice the same thing.<br />
PMA may not be recognized by all doctors and women, yet physicians have long known that pregnancy can affect the disease-for better or worse.  A study published in the British Medical Journal found that women who bore boys generally saw their asthma improve or at least stay the same, while moms of girls were more likely to feel worse or stay the same.  It seems that a fetus&#8217;s male hormones may help the mother&#8217;s asthma.<br />
A woman&#8217;s last hormonal hurrah can also affect asthma.  Menopause, for some lucky women, brings a decrease in symptoms or even a mysterious end to it all.  But many find the hormonal swings bring on more severe wheezing and coughing.<br />
The treatment of asthma poses special problems for women. Daily use of corticosteroids, our best asthma drugs so far, brings worisome side effects.  Oral corticosteroids (administered in pill form) have been proven to lead to declining bone density and eventually osteoporosis.  While many physicians try to keep women off these drugs to protect their bones, others continue to prescribe them for women who have severe asthma.<br />
Inhaled corticosteroids provide a safer-but not foolproof-choice.  One Toronto teacher took a heavy dose twice daily for 15 years. Today, the 54&#8242;years old&#8217;s bone density measures dangerously low for her age.  Indeed, after studying inhaled steroids and bone density, Dr. Kenneth Champman, director of the Asthma Centre of Toronto Western Hospital, concluded in the Journal of Allergy and Clinical Immunology that there was a relationship between the amount of steroid inhaled and the risk of decreased bone density, and that reducing dosage meant reducing risk.<br />
Treatment of asthma gets particularly complicated during pregnancy.  &#8220;Women are told by a doctor or pharmacist that they should stop all their medication because it will cause birth defects, and that&#8217;s wrong,&#8221; says Dr. Caroline Despard of London, Ontario, a founding member of the Family Physician Asthma Group of Canada.  An asthma attack during pregnancy can reduce the oxygen supply to the baby, which can cause growth problems, premature labour and its consequences.  Bolstering Despard&#8217;s pro-drug argument is recent data from the U.S. Registry for Asthmatic and Allergic Pregnant Patients that showed children born to 182 women taking inhaled steroids had the same incidence of low birth weight, preterm birth and defects as women in the general population not taking the drugs.<br />
Their own experience has convinced Maria Teresa Campoli and Christie-Anna Mac Lachlan that women&#8217;s asthma is different from what so many doctors told them.  Asthmatics like them-and those yet undiagnosed-need to know more about this disease and how it changes with their hormonal shifts.  More doctors need to learn how to treat women asthmatics, so they don&#8217;t refuse drugs during pregnancy and take care with oral steroids, which will eat away at female bones. And we need to discover more about gender differences in the disease and develop women-specific drugs that will be able to withstand to slings and arrows of fluctuating hormones.  Then we can all breathe more easily.<br />
ASTHMA ALERT<br />
Asthma can start at any age. While boys usually start wheezing on the playground, girls are more likely to come down with their fist symptoms in their teens or early 20s.  But asthma can also hit later in life, especially if you breathe in a lot of smoke or chemicals at work or at home.  Many people have asthma and don&#8217;t know it.  Are you one of them? See your doctor if you:<br />
- get colds that linger in your chest.<br />
- wake up at night with difficulty breathing.<br />
- experience any or all of the following on a regular basis: wheezing, chest tightness, shortness of breath, coughing, phlegm in the throat.<br />
- find your breathing becomes strained when exposed to pets, cigarette smoke, pollen, cold air, exercise, changes in the weather.<br />
- have breathing problems and a family history of asthma or allergies.</p>
<p>HELP FOR HEADACHES</p>
<p>Caffeine lovers know that missing their morning coffee or having too much can trigger a raging headache.  Now new research by Dr. Seymour Diamond of the Diamond Headache Clinic in Chicago shows that a dose of caffeine may also help treat tension headaches, the most common kind.  In a study of 301 sufferers, researchers found that a combination of ibuprofen and caffeine bested either drug alone in relieving pain. In addition, patients who got the combo therapy, given in capsule form, had belief nearlyu an hour sooner than those taking only ibuprofen.<br />
Caffeine appears to give an early boost to the effects of ibuprofen, says Diamond.  And the caffeine need not come in a capsule.  A large cup of coffee, he says, might do the trick.</p>
<p>TIPS FOR HYPERTENSION</p>
<p>For years, the common belief has been that it&#8217;s the bottom number in a blood-pressure reading-the diastolic pressure-that&#8217;s most significant in determining hypertension.  The upper, or systolic, figure was underemphasized.  But officials at the U.S. National Heart, Lung and Blood Institute (NHLBI) have announced that systolic blood pressure is a reliable sign of hypertension, and as people age, it is the best indicator.  The NHLBI has issued an advisory suggesting that doctors focus on systolic pressure in middle-aged and older adults. New guidelines recommend blood pressure for people of all ages be kept below 140/90 (130/85 for hypertensives with diabetes) and as low as possible for patients with heart or kidney failure.</p>
<p>THE CHEMO EFFECT</p>
<p>According to a Dartmouth Medical School study, chemotherapy may leave some patients with poor memory and concentration problems.  Psychologist Tim A. Ahles found that people who got standard chemo for breast cancer or lymphoma appeared to be twice as likely as those having surgery, local radiation or both to score poorly on memory and concentration tests.  And effects were present an average of ten years after treatment.<br />
Commenting on the study, Dr. William Wood, chairman of the department of surgery at Atlanta&#8217;s Emory  University, notes that patients with early-stage disease often opt for aggressive chemo,  even though statistically it offers an improvement in survival of only a few percentage points.  &#8220;This may give second thoughts to people who really would not get much benefit&#8221; from the treatment.</p>
<p>C-SECTION A PLUS</p>
<p>A recent study has proven that cesarean section is the safest method of delivering fullterm breech babies.  Led by Dr. Mary Hannah, professor of obstetrics and gynecology at Sunnybrook and Women&#8217;s College Health Science Center, University of Toronto, the study included 2,088 women from 121 hospitals in 26 countries and was conducted over three years. The results showed that breech babies delivered by C-section were three our four times less likely to die or to have serious problems in the first six weeks of life than those delivered vaginally. In Canada, some 14,000 women will deliver a baby in breech presentation at term every year.</p>
<p>DIABETES ADVANCE</p>
<p>Fifteen diabetic patients have been freed from dependence on injected insulin thanks to a transplant of insulin-secreting pancreatic islets along with a new combination of antirejection drugs. A research team headed by Dr. James Shapiro, director of the Clinical Islet Transplant Program at the University of Alberta, performed the procedure, in which a catheter was inserted into the patient&#8217;s abdoment with the aid of a needle.  Then purified islets (taken from cadaver pancreases) were infused into the portal vein leading to the liver.  They lodged in that organ and began producing insulin  in response to sugars in the patient&#8217;s blood. Thirteen of the 15 patients have not required insulin for more than a year.<br />
Additional studies of the procedure are continuing.  For example, the U.S. National Institutes of Health and the Juvenile Diabetes Foundation International (JDF) have funded the Immune Tolerance Network, which is overseeing trials in at least ten institutions.<br />
Researchers caution, however, that recipients must take immune-supressing drugs for the rest of their lives, which possibly places them at increased risk of infections and certain cancers.  Also, the technique&#8217;s long-term safety and effectiveness have yet to be established. Nonetheless, says JDF scientific director Dr. Richard Furlanetto, &#8220;This is perhaps the most important finding in Type 1-diabetes research in the past decade.&#8221;</p>
<p>WHEN THE POT THICKENS</p>
<p>Middle-aged men with waists 90 centimeters (36 inches) or more carry an increased risk of developing coronary heart disease, according to new Canadian findings.  Jean Pierre Despres, head of research at the Quebec Heart Institute and a professor of medicine and nutrition at Laval University in Quebec City, says a high concentration of triglyceride fats places men with thick waists in an even higher risk category for cardiovascular disease, the leading cause of death in Canada.<br />
Despres presented his findings at the European Society of Cardiology&#8217;s Annual Congress in August 2000.  At a symposium on obesity, Despres explained that giving men with waistlines beyond 90 centimetres a simple blood test to measure triglyceride levels is an effective and early way for family doctors to identify patients at risk. &#8220;Physicians can the work with them on prevention, rather than treating heart disease after the fact,&#8221; he said.</p>
<p>WHY YOU NEED VITAMIN E</p>
<p>Alvin C. Chan, a professor of biochemistry at the university of Ottawa, has taken vitamin E every day for the last 25 years.  For the past 15 years, so has his mother, who at 80 walks regularly, practises tai chi and does her own shopping, cooking and house cleaning.<br />
Chan&#8217;s interest in the supplement began in the mid-&#8217;70s, when his professor of epidemiology at the University of Toronto told him about the potential of antioxidants like vitamin E for reducing heart disease and other illnesses.  Chan then began to study E&#8217;s role in combatting atherosclerosis, a type of artery hardening that can lead to heart attack and stroke.<br />
Chan had a special reason for wanting to look into the possible benefits of vitamin E: All four of his grandparents had died from strokes, some at a relatively young age.  &#8220;Because of my family background, I decided to look into the mechanisms that cause atherosclerosis.&#8221;<br />
Now 59, Chan is convinced his own blood pressure is still normal thanks to the 200 milligrams of vitamin E he takes twice a day.  His mother also thinks the supplements is why she&#8217;s still so alert and active.<br />
Back in the 1930s, Evan and Wilfrid Shute &#8211; two brothers from London, Ontario, both obstetricians &#8211; were the first to realize that vitamin E had a variety of healing properties. A wealth of research done since then backs that up.  For example, a study of 2313 men aged 45 to 70, conducted at Quebec City&#8217;s University Hospital Centre, found that whose who took a five vitamin supplement including E had a 70-percent reduction of death due to ischemic heart disease. Other studies done suggest that vitamin E may help prevent atherosclerosis, limit damage from cigarette smoking, ward off cataracts, reduce leg cramps, ease arthritic symptoms and delay the ravages of Alzheimer&#8217;s.<br />
But don&#8217;t most of us get sufficient vitamin E from diet alone?&#8221; No, we don&#8217;t, says Dr. Ranjit Chandra, an authority on immunology and nutrition and professor of medicine at Memorial University in St. John&#8217;s Nfld.  &#8220;And the need for a supplement is even greater in people over 55 who don&#8217;t eat properly.&#8221; Protective levels of E are far higher than what you typically get from foods &#8211; such as wheat germ, sunflower oil, nuts and seeds &#8211; with the highest E concentrations.  To consume just 100 IUs (International Units), the minimum dose in most supplements, you&#8217;d have to eat two kilograms of spinach or more than 580 grams of peanuts.<br />
If even half the early findings about E are proved in continuing research, this vitamin could indeed be a boon to overall health care.  Here&#8217;s evidence of how it may help you.<br />
VITAMIN E BOOST YOUR IMMUNE SYSTEM<br />
According to Jeffrey Blumberg, a human nutrition researcher at Tufts University in Boston, supplementing a healthful diet with vitamin E may offer many benefits.  &#8220;We think you could be safer from infectious diseases-colds, flu, tuberculosis.&#8221;<br />
Researchers at Tufts tested the effects of vitamin E on the immune systems of healthy older people in four-mounth study, theorizing that with vitamin E they might boost those immune defenses to more effective levels.  Each of 88 volunteers, 65 and older, was assigned to one of four groups.  Members of the first group got 60 IUs of vitamin E a day; a second group got 200 IUs; a third got 800; and the fourth got placebos.<br />
What they discovered was startling.  Normally, immune cells become less efficient as we age and don&#8217;t protect our body as much against disease.  But the cells of the vitamin E groups didn&#8217;t act their age. &#8220;The responses of 65 and 70 year olds looked more like those of 40 year olds,&#8221; says Blumberg.<br />
Subjects taking 200 IUs got a bigger immune system boost than the ones who got only 60.  But the 200 IUs group also fared better than those on 800 IUs.  Why?  The researchers suspect 200 IUs may be the optimal dose for immune system benefits.  &#8220;With supplements, it&#8217;s preferable to take modest amounts instead of megadoses,&#8221; warns Dr. Tapan K. Basu, professor of nutritional biochemistry at the University of Alberta and editor of Antioxidants in Human  Health and Diseases journal.<br />
VITAMIN E MAY CUT CARDIAC RISK<br />
Dr. Ishwarlal Jialal of the University of Texas South Western Medical Centre in Dallas has found signs of heart protective effects in his research on vitamin E.  More interesting, his results hint at reasons why vitamin E cuts cardiac risk. For his study, he gave 21 healthy people far more than the usual dose: 1200 IUs per day for eight weeks.  He found that vitamin E reduced oxidation of LDL (low density lipoprotein, the &#8220;bad&#8221; cholesterol), which helps form plaque in coronary arteries.  In addition, he found vitamin E impaired the function of plaque-producing cells in those arteries.  These findings mean that vitamin E may help prevent atherosclerosis.<br />
But the final verdict is not in.  The on going HOPE study, led by researchers in Hamilton, has found no evidence that vitamin E reduces the incidence of stroke or heart attack, while several other large studies have suggested cardiac benefits with vitamin E.  One such study, conducted recently in Great Britain on 2002 patients with coronary heart disease, revealed that those who took vitamin E had a 77 percent lower risk of a repeat, nonfatal heart attack.  &#8220;People at high risk for heart disease should definitely take the vitamin,&#8221; Dr. Chandra says.<br />
VITAMIN E MIGHT FIGHT CANCER<br />
When testing E against cancer, scientist have come up with contradictory findings. Some studies found no change in the incidence of cancer but others recorded lower rates of cancer among people taking vitamin E.<br />
A four year study of 1070 people at Montreal&#8217;s Hotel Dieu Hospital revealed that those who had a diet rich in vitamin E reduced their risk of colon cancer by 47 percent.  Scientist have long suspected that a diet low in vitamin E increases the risk for developing cancer, while higher levels are associated with lower risk.<br />
A study of 27000 male Finnish smokers, aged 50 to 69, showed benefits with just 50 IUs of the nutrient.  Among those taking vitamin E instead of a placebo, the men had 32 percent fewer cases of prostate cancer.  More impressive, there were 41 percent fewer prostate-cancer deaths.<br />
Another study now under way at Quebec City&#8217;s Laval University Cancer Research Centre on 540 patients with early stage head and neck cancer theorizes that those taking high doses of vitamin E will significantly reduce the occurrence of further cancers.<br />
&#8220;There has been quite a lot of evidence from test-tube studies that shows vitamin E can prevent certain types of cancer,&#8221; Dr. Basu says.  Other studies are currently testing the vitamin&#8217;s effects on colon, lung and breast cancers.<br />
VITAMIN E MAY SLOW ALZHEIMER&#8217;S<br />
In years past, Carl Cotman of the University of California, Irvine, regretted having to announce at medical conferences that researchers like himself still had no strategy to slow the horrible progression of Alzheimer&#8217;s. Then, one day in his laboratory, Cotman saw under the microscope what he thought might be the beginning of an answer.  When he took neurons and added beta amyloid (the substance that accumulates in the brain of an Alzheimer&#8217;s patient), the brain cells committed &#8220;cell suicide&#8221; by disintegrating.  But when vitamin E was added, the &#8220;suicide&#8221; never occurred.  Cells stayed healthy.<br />
Could the vitamin&#8217;s protective effect be replicated in the living brain?<br />
In a nine year study in the Netherlands of 5395 dementia-free men and women over 55, researchers assessed participants intake of dietary and supplemental antioxidants and subsequent incidence of dementia from Alzheimer&#8217;s disease by about 25 percent.<br />
Though hardly a cure, researchers have finally seen something that slows the disease.  A three-year National Institute on Aging Study of 720 Canadians and Americans with memory problems is currently testing the effects of vitamin E in preventing or delaying the onset of Alzheimer&#8217;s.<br />
OTHER BENEFIT OF VITAMIN E<br />
This vitamin may offer a range of everyday advantages as well. A study in Italy showed that a combination of vitamin E and silicone gel significantly decreased wound healing time and scarring.  Other studies found that topical applications of vitamin E and C improve resistance to sunburn. And a number of studies suggest the vitamin&#8217;s effectiveness in cataract prevention.<br />
Event if you&#8217;re in perfect health, exercise regularly, keep stress to a minimum and eat a balanced diet, you can still benefit from vitamin supplements, doctors say.<br />
How much should you take?<br />
&#8220;Four hundred IUs on top of what we get from food should help protect against a number of diseases,&#8221; Dr. Basu says.  Because vitamin C is necessary to maintain vitamin E&#8217;s healing quality, experts suggest adding 100 milligrams of C to your daily diet.  Like any supplement, however, E may be less safe at extremely high doses and may throw off the balance of other nutrients in your body.<br />
Considering the benefits of vitamin E, there&#8217;s every reason to give it a try, says Chan, who calls the supplement the heart vitamin.<br />
IS VITAMIN E ALWAYS SAFE?<br />
Supplements of this micronutrient are safe for most people (up to about 1000 IUs), but there are caveats.  If you drink a lot of tea, take aspirin to protect against heart disease or take any other prescription drug, check with your doctor.  Vitamin E, like tea and aspirin, is a blood thinner, so your physician may want to adjust how much you take.  Also, because vitamin E may promote bleeding, don&#8217;t take it prior to surgery or if you use anticoagulant drugs.<br />
Dr. Parviz Ghadirian, director of the Epidemiology Research Unit at the University of Montreal&#8217;s Hospital Centre, has been studying the role of nutrition and cancer for more than 30 years.  He cautions overweight people to be careful with the supplement.<br />
&#8220;Because vitamin E is a fat-soluble compound that is stored in fatty tissues, it can become toxic in the long run if too much is absorbed,&#8221; he says.  Vitamin E should also be used cautiously if you have high blood pressure, an overactive thyroid or rheumatic heart disease.</p>
<p>THE ULTIMATE LIFT</p>
<p>In their mid-30s, women begin to lose about a third of a pound of muscle every year. By the age of 35, they start losing as much as one percent of their bone mass every two years, and this gets worse at menopause. It adds up-one tendency leads to fat, and the other can lead to osteoporosis. But you can slow the process down-in just 40 minutes a week.  Researchers have known for a long time that strength training can delay bone and muscle loss, but now they have discovered that the workouts can also be minimal.<br />
Strength training helps keep your weight down because muscle burns more calories than does fat. Bones need regular, varied stress to promote growth. Improving bone strength takes somewhat longer than building up muscles, says Boston&#8217;s Tufts University scientist Miriam E. Nelson, author of Strong Women, Strong Bones: Everything You Need to Know to Prevent, Treat, and Beat Osteoporosis.<br />
In 1994 study, Nelson compared the bone density of women in a control group with that of women on a simple strength-training program.  After a year the control group had lost about two percent of their bone density, but the women who lifted weights had gained an average of one percent.  The difference is small-but highly significant for preventing osteoporosis, Nelson says.<br />
What&#8217;s even more encouraging is that recent research shows that building up enough muscle to make a substantial health difference takes far less time and effort than previously thought. For instance, in most strength-training programs, exercises are done in three sets of eight to 12 repetitions each.  But it turns out that you can do yourself almost as much good with just one set per exercise.<br />
&#8220;When researchers compare people on three-set and one-set programs, they find that novice exercisers get about 90 percent of the strength and endurance benefit simply by doing the first set,&#8221; says Barry Franklin, coauthor of the American Heart Association&#8217;s recent advisory on strength training. &#8220;To get the most benefit in the least amount of time, do one set each of eight to ten different exercises twice a week.&#8221;<br />
To make the most of your 20 minutes twice a week, however, you need to observe some rules.<br />
- Start small. &#8220;Keep your program simple, something you can do for a lifetime,&#8221; says Wayne Westcott, fitness research director for the South Shore YMCA in Quincy, Massachusets.<br />
- Begin with a weight that you find somewhat challenging.  Lift slowly-two seconds raising the weight, four lowering it.  At the end of a set, you should feel tired.<br />
- Keep progressing. As the exercises become easier to handle, move to the next heavier weight.<br />
- Combine the workout with something you like, suggests Nelson, such as music or TV.<br />
Finally, just try it.  &#8220;Withing three weeks, you will feel so different,&#8221; Nelson says. &#8220;The transformation is amazing.&#8221;<br />
THE TWO MINUTE WORKOUT<br />
This bare-bones workout is a great start to slowing bone and muscle loss. It requires only dumbbells, a chair, and a carpeted area to lie on.  Go through the routine twice a week on nonconsecutive days.<br />
Unless noted, do one set of eight to 12 repetitions for each exercise (ten to 15 reps if you are over 50). Be sure to warm up with five minutes of stretching brisk walking or jogging in place.  Consult your doctor before starting any exercise program.<br />
Dumbbell Squat.<br />
Stand holding two dumbbells at your sides.  Bend your knees as if you were about to sit down on a chair.  Do not allow your knees to extend beyond your toes. Pause when your thighs are almost parallel to the floor, and slowly rise back to the starting position.<br />
Alternating Lunge.<br />
Stand holding two dumbbells at your sides. Take a long step forward with your right foot.  Your right thigh should be almost parallel to the floor, and your left knee should poingt at the floor.  Don&#8217;t let your right knee extend beyond your toes. Return to starting position and repeat with other foot.  Do eight to 12 reps on each side.<br />
Shoulder Press.<br />
Stand holding two dumbbells slightly in front of your shoulders. Lift the dumbbells straight over your head until your arms are fully extended.  Pause and lower the weights back to shoulder level.<br />
Dumbbell Row.<br />
Stand alongside a chair, left foot in front of your right foot, and a dumbbell in your right hand.  Bend over, holding the chair with your left hand to support, and drop your right hand towards the floor.  Pull the dumbbell up until it is tucked into your side. Lower the weight, do eight to 12 reps, and repeat with your left arm.<br />
Triceps Extension.<br />
Stand with arms extended straight up, a dumbbell in each hand. Bend your elbows to lower the dumbbells in back of you. Do not allow your elbows to move forward or backward, and lower the weight only until your forearms are parallel to the floor.  Pause and lift the dumbbells to the starting position.<br />
Biceps Curl.<br />
Stand with elbows tucked into your sides, a dumbbell in each hand.  Raise the right dumbbell by bending your elbow until your arm muscle is fully contracted, then lower the weight.  A set consists of eight to 12 reps on each arm.<br />
Lower-Back Extension.<br />
Lie flat on your stomach with your legs straight.  Place your right arm along your side and your left arm straight forward.  Raise both your right leg and left arm several centimetres off the floor, keeping your leg straight.  Slowly return to the starting position.  Do eight reps, then eight with the other arm and leg.<br />
Abdominal Crunch.<br />
Lie on your back with your knees bent.  With both hands behind your neck for support, contract your abdomen and raise your shoulder blades several centimetres off the floor.  Slowly lower your shoulders and repeat.</p>
<p>HERBAL REMEDIES THAT REALLY WORK</p>
<p>&#8230;Splitting headache? Down in the dumps? Stuck in hot-flash hell? Why don&#8217;t you try these herbal remedies.</p>
<p>Most people hate drugs. Some times they&#8217;ve got to have a headache the size of Texas before they&#8217;ll even take Aspirin.  When allergies, PMS (for women) and fatigue had them longing for the couch most of the day, they just bought more coffee and tissues.<br />
These weren&#8217;t the cure-all they&#8217;d hoped for. So, most people usually visiting a traditional Chinese doctor (sinshe) and more surprising, actually following his instructions.<br />
So, why most people, have to trust his earthy-smelling concoctions? For one thing, he quizzed everybody about every aspect of their life and explained his treatment plan in detail.  What&#8217;s more, his mysterious liquids seemed to work.  In fact, many people don&#8217;t tell their doctors that they use herbs.  Yet these remedies can be powerful stuff.<br />
&#8220;Natural is not the same as safe,&#8221; advises V. Srini Srinivasan of the United States Pharmacopeia, an agency that develops standards for drugs and supplements.  &#8220;Generally, you should treat herbs and herbal supplements more like drugs. Be cautious.&#8221;<br />
People must educate themselves about that works, what doesn&#8217;t and what&#8217;s downright dangerous.  Here&#8217;s what the herbal experts say about six key health concerns.<br />
SPLITING HEADACHE<br />
Try feverfew. Prized since the days of the Roman Empire as a healing herb, feverfew is believed to reduce pounding in the head by influencing the way blood vessels contract. Interest was revived more than a decade ago when British studies found it decreased the number and severity of migraines.  Research since has been less favourable, but Varro Tyler, coauthor of Tyler&#8217;s Honest Herbal, insists: &#8220;It&#8217;s highly regarded as a prevention for migraines.&#8221;<br />
Feverfew shoud not be combined with drugs or supplements that thin the blood, such as aspirin or warfarin (Coumadin), since the herb can slow clotting.<br />
RULES OF THUMB.<br />
- Avoid multiherb pills altogether.<br />
- Stop all suplements two to three weeks before surgery.<br />
- Buy from a reliable source.<br />
- Clue in your doctor and pharmacist about your herbs.<br />
- Children, pregnant women and nursing mothers should not take herbs without a doctor&#8217;s advice.<br />
FEELING LETHARGIC?<br />
Try some ginseng. Among herbs, ginseng leads as a safe energy promoter.  Usually thought of as a male aphrodisiac, it is also used by the Chinese to ease fatigue.  Look for the Asian form, Panax ginseng: Scientist theorize that it activates the adrenal gland, which in turn stimulates metabolism and endocrine function.  In Swedish and Mexican studies, people who took ginseng for 12 weeks said their quality of life improved more than those who popped a vitamin or placebo.  Ginseng also helped the vigour of a group of 36 people with noninsulin-dependent diabetes.  But since ginseng reduces glucose levels, it can effect the action of blood-sugar-lowering drugs like insulin and glipizide (Glucotrol).<br />
Some experts advise avoiding ginseng if you have hypertension (it may raise blood pressure) and note that some psychiatrists worry about potential interactions with antidepressants that are monoamineoxidase (MAO) inhibitors, like Parnate and Nardil.  Ginseng shouldn&#8217;t be combined with drugs or supplements that thin the blood.<br />
IN A FUNK?<br />
Try St. John&#8217;s wort. A 1996 review of 23 studies found that this herb chased away mild to moderate depression as effectively as some prescription drugs.  Patients taking Hypericum perforatum also seemed to have fewer side effects than those on the prescribed antidepressants.<br />
Recently, however, researchers have found that the herb&#8217;s interaction with certain drugs can have serious consequences-so much so that some manufacturers now put warnings on labels. St. John&#8217;s wort may weaken the effects of some drugs, including theophylline (for asthma), digoxin (for congestive heart failure) and indinavir (for HIV infection).  Women on the Pill could have irregular bleeding and risk their contraception failing. And the herb may intensify the power of prescription antidepressants, leading to an increase in side effects such as dizziness.<br />
Though St. John&#8217;s wort still holds first place on the experts list of alternative mood brighteners, if you&#8217;re on long-term medication or suffer from a chronic disease, you should consult a physician before using it.<br />
STARTING TO SNIFFLE?<br />
Try echinacea.  To stop a cold before it stop you, echinacea is still your best bet. Studies show that this botanical from the purple coneflower can stop sniffles and soothe a sore throat (or at least shorten your agony by a few days).<br />
Swallow echinacea at the first sign of a cold. But since the herb is a member of the same family as ragweed, people who suffer from hayfever may find what it worsens their symptoms.  As well, skip it if you have an autoimmune disease, as some experts think it could overstimulate your immune system and work against your medications.<br />
STRESSED-OUT?<br />
Try kava kava. In Polynesia this muscle relaxant and anxiety reducer from the roots of pepper-family plant has a long history as a potion to induce calm. Unlike most tranquillizers, Piper-methysticum extract seems to take the edge off without spacing you out.  British scientists recently reviewed seven small but well-designed studies and decided the herb is relatively effective against mild anxiety.  It can also help you sleep. But stay away from other herbs that have a depressive or sedative effect, as well as alcohol and prescription antianxiety drugs.<br />
IN HOT-FLASH HELL?<br />
Try black cohosh.  Native Americans have long used Cimicifuga racemosa to treat women&#8217;s gynecological ailments. Science is now catching up. In one study, German researchers found black cohosh just as effective as estrogen in treating the sudden sweats and low spirits associated with menopause.  A review of eight studies led University of Bridgeport, Conn., nutrition scientist Shari Lieberman to conclude the extract is both safe and effective.<br />
Before taking any plant-based remedy, consult a doctor or pharmacist who can point you towards reliable brands and help you avoid allergic reactions or dangerous combinations. The amount of active ingredient may vary from brand to brand, so follow the dosage on the label.</p>
<p>NERVE REGENERATION</p>
<p>Serious accidents that damage the spinal cord and impair a patient&#8217;s ability to feel and move often lead to a lifetime of disability.  Until recently it was thought that damaged nerves would never regenerate.<br />
But in a study published in the journal Neuron, Samuel David, a neuroscientist, Peter Braun, a biochemist, Da Wei Huang, a post doctoral fellow of McGill University, and Lisa McKerracher, a neuroscientist from the University of Montreal, report that a new vaccine can stimulate nerve growth after a spinal cord injury.  The researchers focused on the myelin sheath, which insulates and wraps around the nerve fibres in the spinal cord.<br />
This myelin sheath contains molecules that inhibit nerve regeneration. Made of purified myelin, the vaccine initiated a response in the immune systems of disabled mice, which began producing antibodies to the inhibitors in the myelin.  The result was regeneration of motor neurons and the recovery of some limb function.<br />
David cautions that much work remains before a vaccine is tested on humans.</p>
<p>DRUG ALERT</p>
<p>After months of debate, the U.S. Food and Drug Administration (FDA) has announced stricter controls on the diabetes drug troglitazone (Rezulin), saying doctors should use it only for patients who don&#8217;t respond to other therapies and only in conjunction with other diabetes drugs such as insulin.  The FDA&#8217;s move comes after an advisory committee investigated a link between the drug and about 40 cases of liver failure, including 28 deaths.  Under new regulations, doctors will be required to monitor all troglitazone patients monthly for the first year and every three months thereafter for potential liver damage. So, be careful!</p>
<p>STAY THE COURSE</p>
<p>Don&#8217;t be alarmed if osteoporosis drugs designed to improve your bone-mineal density (BMD) don&#8217;t do so the first year that you take them. By year two, they probably will. Researchers analyzing data from studies involving more than 10,000 women who took alendronate (Fosamax) or raloxifene (Evista) found that a very small percentage of the women appeared to lose BMD over the first year.  But 92 percent of the alendronate group and 79 percent of those treated with raloxifene showed gains during the second year.</p>
<p>NUTRITION FACTS</p>
<p>The survey showed that at least 1/4 of the calories we now eat come from high calorie, high fat and/or high-sugar foods with little nutritional value.  In other words, foods like soft drinks, cookies, chips, salad dressings and oils are now the largest source of calories (as well as fat for that matter) in the average Canadian diet.  Want to lose weight? Relegating these foods to &#8220;treat&#8221; status will help. Also, try increasing your activity level, e.g. more walking, less driving.<br />
ON MEAT &amp; ALTERNATIVES<br />
Close to half of women and 1 in 4 men don&#8217;t eat the minimum 2 daily servings of meat and alternatives. Action tips: when eating salads, add some meat, fish or chick peas.<br />
ON MILK PRODUCTS<br />
More than half surveyed didn&#8217;t eat even the minimum recommended 2 daily servings of milk products.  So it&#8217;s no surprise that most women and many men don&#8217;t meet their daily calcium needs.  Action tips: A simple glass of milk, or slice of cheese, at mealtimes makes a big difference.<br />
ON VEGETABLES &amp; FRUIT<br />
More than half the population doesn&#8217;t eat the minimum 5 daily servings of vegetables and fruit.  Action tips: toss some dried fruit into your morning cereal and nibble on some baby carrots while cooking dinner &#8211; that could be 2 more servings right there.<br />
ON GRAIN PRODUCTS<br />
Half of women and a third of men don&#8217;t eat the minimum 5 daily servings. Action tip: Have at least one grain product with every meal, like whole multigrain cereal at breakfast, whole grain bread at lunch and rice at dinner.<br />
For your information, milk and cheese contain calcium that you need for your bones, vegetables and orange juice contain folacin, red meat contain zinc, breakfast cereals and meat contain iron.  So be wise in choosing your meals.</p>
<p>LACTOSE INTOLERANT? DON&#8217;T GIVE UP THE GOODNESS OF MILK</p>
<p>Lactose intolerance is the body&#8217;s inability to digest lactose, the natural sugar found in milk and milk products.  Lactose is a natural part of the milk of all mammals, including human, cows and goats milk.  It is also used as a sweetener in many processed foods.  Our bodies produce an enzyme called lactase, which breaks down the lactose into simpler sugars which can be easily digested. People with lactose intolerance do not produce enough lactase to digest all the lactose in their food.  There are varying degrees of lactose intolerance, where some people can tolerate more lactose than others, but all tend to experience symptoms like gas, bloating, cramps and diarrhea after consuming milk or milk products.<br />
SHOULD YOU GIVE UP MILK?<br />
No matter what your age, milk is an essential part of a well-balanced diet. It provides energy plus 15 essential nutrients including calcium, phosphorus, magnesium, protein and vitamins A and D &#8211; all of which are essential in building healthy bones and teeth.<br />
Rather than forego the healthful advantages provided by milk and milk products, there are some simple measures that people with lactose intolerance can take to enable them to better tolerate milk and maximize its benefits.<br />
MAKE MILK MORE TOLERABLE.<br />
Here some tips for you:<br />
- Drink small amounts of milk throughout the day, 1/4-1/2 cup/75-125 ml servings.<br />
- Drink milk during meals.  Food slows the passage of lactose through the small intestines, giving the enzyme lactase more time to digest it/<br />
- Drink whole milk or add chocolate to milk, both of which improve lactose digestion.<br />
- Eat yogurts with active bacteria which help to digest lactose.<br />
- Eat hard aged cheeses (e.g. Cheddar, Edam, Swiss) which have low levels of lactose.<br />
- Drink lactose-reduced milk or add lactose drops to regular milk before you drink it.<br />
- Swallow or chew lactase tablets before eating milk or milk products.<br />
For taste and good nutrition, enjoy 2 to 4 servings of milk products every day.<br />
If you can&#8217;t digest dairy foods, but wish you could, take Lactaid Ultra (available in many drugstore). It&#8217;s a natural solution for lactose intolerance in the only ultra convenient format. Just one caplet or chewable tablet is often enough to prevent the digestive upset experienced after eating dairy foods.</p>
<p>EATING LESS MEAT?</p>
<p>A well-planned vegetarian diet has many health benefits to offer. Perhaps that&#8217;s why the number of vegetarians has grown from an estimated 2.3 million in 1997 to over five million in 2008.<br />
Many people, including growing numbers of teens and young children, become vegetarians by simply pushing their steak or satay aside and eating the remaining garnishes-perhaps potato salad, a roll or three, and a bowl of lettuce doing the backstroke in dressing. Great news if you have stock in starch and fat; bad news if you eat like this.<br />
&#8220;Good intentions gone awry,&#8221; says Ann Grandjean, executive director of the nonprofit Centre for Human Nutrition in Omaha, Nebraska.  &#8220;Plenty of vegetarians eat a healthy, well-planned diet.  But plenty of others don&#8217;t do their homework. And that get you into trouble.&#8221;<br />
THE POWER OF PLANTS.<br />
There is good reason to move towards a plant-centred diet. Science has found a simple cause-and-effect relationship: Reduce the amount of animal fat you eat, and you&#8217;ll reduce the fat clinging to your arteries. You&#8217;ll also enjoy a decreased risk of heart disease and possibly lower your odds of developing diabetes, high blood pressure, obesity, and certain cancers. Some doctors are recommending that people already fighting these illness take up a vegetarian lifestyle to combat their symptoms.<br />
FOUR WAYS TO GO.<br />
Experts classify vegetarians into various categories. The semivegetarians dump red meat but still eat chicken, fish and dairy products. Lacto-ovo-vegetarians eschew meat, fish and poultry, but consume dairy products and eggs.  Lacto-vegetarians go a step further and eliminate eggs. At the end of the line, vegans-the pure vegetarians-stick to all-vegetable diets bereft of animal foods, dairy products and eggs.<br />
But as you move from the semivegetarian to the vegan, foods fall away. And as tehy do, you must be increasingly vigilant.<br />
When you drop red meat from your diet, you lose a reliable source of vitamin B-12, iron, protein and zinc. Drop dairy products, and there go your most common calcium sources.<br />
Vegetarian substitutes for these nutrients exist. For example, 250 millilitres of cooked soybeans contain the protein equivalent of 110 gram hamburger or half a litre of milk. For many people, however, the vegetable world is uncharted territory. To get calcium, most people would drink a glass of milk; they wouldn&#8217;t think to eat calcium-rich bok choy or collard greens.<br />
&#8220;It&#8217;s simple,&#8221; says Grandjean. &#8220;Good nutrition is about variety-any time you start leaving out entire groups of foods, you lose that variety.  The more restrictive the diet, the more you need to think about your food choices.&#8221;<br />
CAUTIONARY TALES.<br />
Being misinformed can lead to deficiencies and serious problems. Subsist on bread and salad alone, as some weight-watching teens are known to do, and you deny your bones the calcium they need to stay strong, gradually increasing your risk of fracture.<br />
How to prevent such deficiencies? Aspiring vegetarians should make sure their daily consumption includes six to 11 servings of bread and cereals; three to five servings of fruit; up to three servings of milk, yogurt, cheese or other calcium-rich foods; two to three servings of beans, nuts, seeds, eggs, tofu or peanut butter; and sparing use of fats, oils and sweets.<br />
&#8220;Make sure you&#8217;re eating foods from all of these groups every day,&#8221; says Grandjean. &#8220;If you are, you&#8217;re fine. If you&#8217;re not, you&#8217;re at risk.&#8221; While the above guidelines include eggs and dairy products, vegans can still get all their nutrients with wise substitutions.<br />
Another concern: Young vegetarian athletes who train three hours or more, six or seven days a week-college swimmers or marathon runners, for example-need to eat more to replace the calories they burn. If they don&#8217;t, the body starts cannibalizing itself, using protein in muscles for fuel instead of for growth and rebuilding tissue.<br />
But getting enough calories from plant-based foods can be a problem. A baked potato, 250 millilitres of brown rice and lentils, 125 millilitres of carrots and of peas, an lettuce and tomato salad, a banana, an apple, an orange, and six walnuts total only 890 calories. A college swimmer can burn 6000 calories a day.  The solution? Frequent snacking on healtful foods.<br />
The bottom line, say the experts, is that you can stay in tip-top shape on a vegetarian diet as long as you consume enough calories, minerals, proteins and vitamins. Bon appetit!<br />
NO MEAT? NO PROBLEMO!<br />
When you give up meat, you lose a good source of some key nutrients. A vegetarian diet can provide them, you just need to know where to look. See a dietitian to make sure you&#8217;re getting enough of these nutrients.<br />
Calcium: Men and women ages 25 to 50 need 1000 milligrams a day. One serving of almonds (50 ml) has 378 mg; frozen collard greens (250 ml), 357 mg; soybeans (250 ml), 175 mg, broccoli (125 ml), 42 mg.<br />
Iron: Men 25 to 50 need 8 mg a day; women, 18 mg. One serving of dry roasted cashews (18 nuts) has 8 mg, kidney beans (125 ml), 8 mg, lentils (50 ml), 7 mg.<br />
Protein: Strict vegetarian men may need as much as 0,6 grams per pound of body weight; women 0,5 grams. One serving of soybeans (250 ml) has 29 grams; one meatless burger, 15 grams; chickpeas (125 ml), 15 grams; yogurt (250 ml), 14 grams; peanut butter (30 ml), 8 grams; sunflower seeds (50 ml), 6 grams.<br />
Zinc: Men 25 to 50 need 15 mg a day; women,12 mg. One serving of toasted wheat germ (50 ml) has 19 mg, bran flakes (300 ml), 5 mg; tofu (125 ml), 2 mg.<br />
Vitamin B-12: Significant amounts of B-12 are found only in animal products. Strict vegetarians can get this vitamin from fortified nutritional yeast, B-12-fortified soy milk or B-12 tablets.</p>
<p>COMPLEx CARBOHYDRATE INTOLERANCE &#8211; CCI ?</p>
<p>Prevention of bloating, gas pain, or discomfort caused by CCI, begins with the missing enzyme.<br />
More and more people are realizing the importance of healthy eating. Unfortunately, many of us find that some of the same foods that are so good for us can often cause gas, bloating and considerable discomfort.<br />
Foods like vegetables, legumes, grains, cereals, nuts and seeds contain complex carbohydrates. If bloating and discomfort occur from eating these foods, it is often a condition called Complex Carbohydrate Intolerance (CCI).<br />
CCI occurs because we lack the enzyme necessary to digest these complex carbohydrates. Undigested carbohydrates pass into the lower intestine causing gas. The build up of gas results in discomfort, bloating and sometimes pain.<br />
HELP STOP THE DISCOMFORT BEFORE IT STARTS!<br />
Fortunately, there is a product that can help prevent the symptoms of CCI by providing the missing enzyme needed to fully digest foods containing complex carbohydrates. This missing enzyme is contained in a natural sourced product called BEANO (available in many drugstore).<br />
BEANO contains an enzyme that work with your body&#8217;s digestion. When you take BEANO with your first mouthful of gas producing food, it breaks down the complex carbohydrates into simple sugars which your body can easily digest. This helps prevent the bloating and discomfort before it starts.</p>
<p>DEADLY ALLERGY</p>
<p>Four times in her 13 years, Aly Rush has been raced to the hospital with a life-threatening reaction to peanuts. Now she is participating in a groundbreaking experiment: getting once-a month shots of an antibody dubbed Hu-901. It&#8217;s hoped this drug can block the body&#8217;s immunoglobulin E (IgE), which sensitizes immune cells to release chemicals such as histamines when exposed to peanuts.<br />
Dr. Donald Leung, pediatric allergy chief at the National Jewish Medical and Research Centre in Denver, says that a few patients tested so far have had significant improvement in symptoms. Leung is very optimistic. In addition to the Denver site, studies are being conducted at six other U.S. centres.<br />
For more information, visit www.peanutallergyresource.com</p>
<p>HERB INTERACTION</p>
<p>The anticoagulant warfarin, used to prevent blood clots and to reduce the risk of stroke or heart attack, should not be mixed herbal remedies before a health-care professional has been consulted.<br />
Researchers have identified 38 herbs, including chamomile, ginko and licorice root, that have chemical properties that can either block or enhance warfarin&#8217;s effects. In the latter case, there is an increased risk of bleeding.<br />
In a review article published in the American Journal of Health System Pharmacy, Amy Heck,Ph.D. in pharmacy, and colleagues at Purdue University and Wishard Memorial Hospital in Indianapolis, Ind, wrote, &#8220;More food and drug interactions have been reported tof warfarin than for any other prescription medication.&#8221;<br />
Further study is needed to clarify just what the risk are.  Meanwhile, doctors should find out all they can about what herbal remedies their patients are using.</p>
<p>EXPERIMENTAL LEUKEMIA DRUG</p>
<p>Roughly 400 Canadians are diagnosed each year with chronic myelogenous leukemia, a cancer of the blood; most survive four to six years after diagnosis. The standard treatment is a bone-marrow transplant, but only a third of patients find a matched donor.  Currently the drug interferon is used to prolong life, but it has unpleasant side effects.<br />
But now an experimental drug ST1571, has proved 98 percent effective in regulating patient&#8217;s blood counts.<br />
In chronic myelogenous leukemia, something causes the DNA in bone-marrow cells to mutate. This causes overproduction of an enzyme that triggers the cancer. &#8220;This drug inhibits enzyme activity and prevents uncontrolled cell growth,&#8221; says Dr. Brian Drucker, a professor of medicine at the Oregon Health Sciences University in Portland, where some of the trials were conducted.<br />
While blood cell counts of patients daily taking the drug returned to normal, the genetic mutation that triggers the disease does not always disappear. But &#8220;what I can say is ST1571 has restored a quality of life and health that is remarkable.&#8221; Clinical trials are being conducted at several hospitals across Canada.</p>
<p>ALZHEIMER DISEASE &#8211; EARLY DIAGNOSIS IS KEY</p>
<p>The first thing to know is that Alzheimer&#8217;s disease is a form of dementia, a disease of the brain. Normally, the brain sends messages and instructions through the complex network of cells to all parts of the body and throughout the brain itself. These communications are sent via chemical messengers called neutrotransmitters. Researchers believe that one important neurotransmitter, acetylcholine, is involved in the memory process. since people with Alzheimer&#8217;s disease have less acetylcholine in their brains, the brain cells have trouble communicating.  One of the goals of treatment for Alzheimer&#8217;s disease is to increase the amount of acetylcholine in the brain.<br />
Alzheimer&#8217;s disease affects a person&#8217;s memory, emotions, mood, behaviour and physical capacities. People with Alzheimer&#8217;s disease have trouble thinking properly and remembering people, places and things. It becomes harder for them to make judgements and to communicate with others, and it may make simple activities difficult. The symptoms of this disease get worse over time, and can include:<br />
- Memory loss that affects day-to-day function<br />
- Difficulty performing familiar tasks<br />
- Problems with language<br />
- Disorientation regarding time and place<br />
- Poor or decreased judgement<br />
- Difficulty with abstract thinking<br />
- Misplacing things<br />
- Changes in mood or behaviour<br />
- Changes in personality<br />
- Loss of interest or initiative<br />
Fortunately, if the warning signs of Alzheimer&#8217;s disease are recognized early, they can be treated with proven oral medication. And be sure to speak to your family and doctors immediately.<br />
Alzheimer&#8217;s disease could be staring you in the face. But there is still hope. It comes in the form of proven treatments for the symptoms of mild to-moderate Alzheimer&#8217;s disease. And since these oral medications became available over ten years ago, many people have been helped to lead better lives.  It could mean the difference between fearing the future and facing it. See your local doctors now for more information.</p>
<p>GOOD FAT BAD FAT</p>
<p>Is margarine bad for you? Are hydrogenated fats in margarine harmful? Is butter better? These are all important questions. News stories based on recent research studies have seriously confused the issue. Should we be concerned about hydrogenated fats as occur in many commercial margarines, referred to as &#8220;trans-fatty acids&#8221;?<br />
The problem is more complex than just saying &#8220;hydrogenated&#8221; fats, because there are many different margarines, made with many different fatty acids. Hydrogenation of one fatty acid does not produce the same effect as hydrogenationh of other fatty acids.<br />
What does hydrogenation mean? It is related to the division of fatty acids into saturated, monounsaturated, polyunsaturated and highly polyunsaturated fatty acids. Fatty acids are attached to glycerol to form fat, whether it is in your body or in your food. Triglycerides measured in your bloodstream are simply three fatty acids attached to glycerol (glycerine).<br />
A saturated fatty acid is a long carbon chain and each spot on the chain that can hold a hydrogen atom has one.  There is no room to attach more hydrogen atoms so it is saturated.<br />
Unsaturated fatty acids have at least one area where two adjacent carbon atoms are not attached to the hydrogen atoms- &#8220;there is an empty seat on the bus.&#8221; When one pair of seats is empty, it is a monounsaturated fatty acid. If two or more pairs are empty, it is a polyunsaturated fatty acid. Some fatty acids, particularly those found in cold-water fish oil, may have five or six pairs of empty seats on the bus, and these are now designated as highly polyunsaturated fatty acids.<br />
Hydrogenation simply means filling one or more empty seats on the bus. If you did this to a monounsaturated fatty acid, you would convert it to a saturated fatty acid. That is considered bad if you want to limit your saturated fat intake. But if you add hydrogen to only one pair of carbon atoms in a polyunsaturated fat, you still have an empty pair of seats on the bus and it is a monounsaturated fatty acid, not a saturated fatty acid. That can happen when soybean oil is hydrogenated.<br />
It is misleading to state that hydrogenating unsaturated fatty acids convert them to saturated fatty acids. It depends entirely on which unsaturated fatty acids are hydrogenated. In terms of margarine that means partially  hydrogenated fatty acids in some oils used in making margarine will be decidedly different from margarines made using different fatty acids &#8211; for example, whether the margarine was made with hydrogenated corn oil or soybean oil and how much was converted.<br />
Obviously, you could hydrogenate one spot on a highly polyunsaturated fatty acid and it would still be a polyunsaturated fatty acid. The glib general statement that hydrogenating oils used to make margarine is bad for you lacks specificity.<br />
SOLID FACTS<br />
Why would food companies want to hydrogenate unsaturated fatty acids? In the case of margarine, converting some of the unsaturated fatty acids to hydrogenated fatty acids makes it solid instead of liquid. It is possible to spread the margarine on bread. The Italians solve this problem by dipping bread into olive oil or pouring a bit of olive oil on their bread. The olive oil is seasoned to taste.<br />
You have probably also read that unsaturated fats are liquid and saturated fats are solid. That is not true at all. While hydrogenating unsaturated fatty acids can be done to make a fat, as in margarine, more solid, the most highly saturated fatty acids &#8211; and the worst in terms of causing adverse changes in fatty-cholesterol levels-are liquid. Coconut oil is the prime example and not far behind are palm kernel oil and palm oil. These tropical oils must be avoided if you want to limit your saturated fat intake.<br />
On the other hand, most animal fat is solid, even if it contains a significant amount of unsaturated fat. Chicken fat, which is solid, is only 31% saturated fat. The rest is all unsaturated fat. Pork fat &#8211; lard- is 41% saturated fat while beef tallow is 52% saturated fatty acids. If you are interested in limiting your saturated fat intake, your order of preference would be chicken, and beef. However, the amount of total fat of all kinds, and associated calories, are also a consideration.<br />
It is not true that there are no advantages in using poultry versus beef if you want to be on a low-saturated fat diet, as many have been led to believe by some published statements. It is true that there is very little difference in the cholesterol content of the beef, poultry and pork. A skinned chicken breast is very low in fat of any kind, and provides even less saturated fat.<br />
The amount of saturated fat in a food item is often more important than its cholesterol content. Some of the statements comparing poultry to beef are reminiscent of the claim by tropical oils that they contain &#8220;no cholesterol&#8221;. That is true since cholesterol occurs only in animal products, but such products as coconut oil will stimulate your body to produce an excess amount of cholesterol.<br />
TRANSITORY CHANGES<br />
Many research studies reported by the news media on the effects of fat in the diet are not applicable to the health of the majority of the general public that needs to know how to control abnormal fatty-cholesterol levels. It takes a minimum of six months on a new diet to be certain what its effects really on a transitory change, not necessarily a permanent change.<br />
It is true that when many people lose weight, their total cholesterol will go down, but as they maintain their diet and stabilize their weight, the cholesterol may start to rise again. The body has learned to adapt to the new situation and produce the previously high levels of cholesterol. Nevertheless, short-term studies are constantly reported, and then, without critical analysis, duly reported on the evening news.<br />
Other studies on cholesterol levels are done in perfectly healthy, young individuals who have quite normal cholesterol levels to begin with. Diets in these individuals will not reveal the affects that occur in a person who has abnormal cholesterol levels, such as a high total cholesterol level or a low HDL level. They are essentially meaningless in deciding what a person with such health problems needs to do.<br />
It is analogous to putting a person with normal blood glucose levels on a diabetic diet and not seeing any effect, while in a diabetic, the limitation of sugars, sweets and weight reduction can have significant effects. These are some of the reasons for the confusion, both in the research community and in the news media regarding what is good and what is bad fat.<br />
WHAT YOU CAN DO<br />
Some generalizations can safely be made and serve as guidelines as to what you can and should do. First, find out if you have any reason to need to be concerned about your cholesterol levels, blood pressure, blood glucose or having excess weight. Diets are intended to correct problems.<br />
1. If you have no health problems, it is best to follow a well-balanced mixed diet and enjoy yourself. Eat well and stay in shape. What needs to be done should be determined on an individual basis related to your personal health status, such as your cholesterol levels and blood pressure levels.<br />
2. If you have a need to be concerned about the fat in your diet, then pay attention to the known facts. To lose bodyfat, limit fat intake of all types because all fats are high in calories. It doesn&#8217;t matter whether it is saturated or unsaturated, you will need to limit your fat intake. You should limit some carbohydrates too, such as sweets and starches.<br />
3. If you need to limit saturated fat, limit your butter fat intake. You are better off to subtitute margarine because most commercially  available brands are far better in terms of the body&#8217;s response to cholesterol production than butter. Butterfat is 66% saturated fat. That doesn&#8217;t meant the tub and stick margarines are outstanding choices, but they are not as bad as butter in these terms. They are also cholesterol free.<br />
4. Do use one of the cooking oils for food preparation, such as corn oil, canola oil, soybean oil, safflower oil or olive oil &#8211; oils low in saturated fat. If you want to take a page from the Italians, you may learn to dip your bread in olive oil or spread olive oil, seasoned to taste, on it. Or you could use another low saturated fat oil of your choice. Remember the calories, though.<br />
5. When thinking of individual foods, remember that the entire diet, not specific items, must be considered. In most instances, using a suitable margarine for some things while using unsaturated oils for the rest of food preparation will meet the requirements to limit saturated fat intake. Liquid margarines in squeeze bottles contain less hydrogenated fatty acids than tub or stick margarine.<br />
6. The next step is to see how such diet modifications work in your individual situation on a long-term basis, not just six weeks. If the diet changes are not adequate, further changes may be needed, more exercise may be required or you may need one of the medicines needed to improve blood cholesterol levels. What counts is what happens in your case, remember everybody diet is different. Individualize, don&#8217;t generalize.</p>
<p>BREAKFAST BARS, IS IT GOOD FOR HEALTH?</p>
<p>Today, grabbing breakfast is easier than ever before. As you dash down the stairs with briefcase in hand, you grab the car keys and your breakfast &#8211; a prepackaged cereal bar. But does a bar take the place of a complete breakfast?<br />
With almost a whole grocery aisle to choose from, nutritional value depends on which bar you choose. Some bars contain a good deal of fiber with little or no fat. Others include added vitamins and minerals. But, unfortunately, most more closely resemble candy bars and contain refined sugar and plenty of fat &#8211; hardly nominees for complete breakfast choices.<br />
The perfect breakfast might include a high fiber source (like whole-grain cereal), skim milk and a piece of fruit. But on those days when you&#8217;re running late (and you know breakfast is your most important meal), you&#8217;re better off grabbing something than doing without. Go ahead and reach for that breakfast bar, just remember to choose a bar that includes at least 2 grams of fiber and no more than 3 grams of fat.<br />
Before you buy, check the label carefully for sugars (some of which are hidden under names like high-fructose corn syrup, honey and brown sugar), which can quickly add empty calories with few nutrients. Also consider other made-for the-road options: bagels, nonfat muffins, bananas and other fruits.<br />
ALUMINIUM AWARENESS<br />
Most calcium supplements contain calcium citrate, which is recognized for its fast absoption and nonconstipating properties. A recent study at the university of Colorado Medical Center in Denver, however, shows that the use of calcium citrate increases the body&#8217;s absorption of aluminium. Ironically, raised aluminium levels are tied to bone loss and, possibly, to Alzheimer&#8217;s disease, though follow-up research is necessary.<br />
The Colorado study looked at 30 healthy women ages 21-45 who supplemented with 800 mg of calcium (which contained calcium citrate) daily. After an average of 38 days, the amount of aluminium in the women&#8217;s blood and urine doubled.<br />
Aluminium is not normally easily absorbed by the body, but calcium citrate opens pathways between cells so that aluminium can rapidly penetrate the body.<br />
Don&#8217;t stress out just yet: More pieces to the puzzle are needed. What you can do now, however, is to take note of the aluminium you consume (rather than calcium citrate) whenever possible. Aluminium is found in pickles, nondairy creamers, some teas and antacids. The metal can also seep into food from aluminium pots and pans.</p>
<p>VITAMIN C FOR FERTILITY<br />
Among its many roles, vitamin C is important in reproduction. As Health Media communications Nutrition Report notes, &#8220;Some studies have found that dietary treatment with ascorbic acid (Vitamin C) has improved sperm quality.&#8221; For women, the vitamin is involved not only in ovum development but in pregnancy. &#8220;Large quantities of ascorbic acid are utilized during human conception and are necessary to maintain the integrity of fetal membranes,&#8221; says the scientific newsletter. &#8220;A daily supplement of 500 mg Vitamin C, early in pregnancy, might reduce birth defects.&#8221; Of course, women should check with their doctors about preconception and prenatal vitamins and should avoid overdosing. Another vitamin, folic acid, is already considered a preventive of certain developmental defects.</p>
<p>JUMP &#8211; How one rope and the right techniques can make for the toughest workout of your life</p>
<p>Gym teachers loved jump ropes because they were both cruel and cheap &#8211; even the fittest high school jock would belly over after a fast fifteen minutes. The same is true today. Far from being an effete workout, jumping rope, when done properly, is a ball-buster. Because it incorporates all of your muscles simultaneously, it&#8217;s more physically demanding than running, cycling or tennis.<br />
According to various sports and medical journals, a steady jump provides the same aerobic activity as running at 5,7 mph. And, says Dr. Gerald Fletcher, a cardiologist at Emory University and a member of the American Heart Association, skipping rope significantly increases speed, flexibility and cardiovascular strength, without the joint stress caused by other, similarly beneficial activities, such as running (provided you&#8217;re wearing the proper shoes).<br />
An intense workout in a simple package is what draws so many professional athletes to ropes skipping. &#8220;Some men think rope jumping is wimpy. It stems back to seeing little girls do it,&#8221; says Michael Olajide Jr., a middleweight boxing champion until a torn retina ended his career. &#8220;But jumping rope demands explosive power; arm, chest and leg strength; and a well-oiled cardiovascular system. Boxers do it to learn how to stay controlled at a level of extreme discomfort. And I don&#8217;t think you&#8217;ll find many men who call boxers wimpy.&#8221;<br />
Michael Chang, Jimmy Connors, Jerry Rice, Hershel Walker, Mike Tyson, Marvin Hagler, George Foreman, Arnold Schwarzenegger, Kareem Abdul Jabbar &#8211; all skip rope, as do collegiate wrestlers and most professional wide receivers. Even  ever serious method actor Daniel Day Lewis has embraced skipping rope as a suitably torturous form of exercise.<br />
It&#8217;s combination of muscle control and aerobic activity that makes rope jumping so effective. Most aerobic exercise happens when your body is somewhat loose. But for you to skip successfully, your body needs to stay rigid and disciplined. &#8220;Even though (jumping requires) minimal movement, your whole body is coordinated and semitense,&#8221; says Olajide, whose Aerojump classes (in which rapid, technical rope jumping is combined with push ups and sit ups) were once tested on the New York Jets. &#8220;Your muscles work faster, both in the upper and lower body. It&#8217;s very tight, very controlled. You get arm and leg definition quickly.&#8221; You also thrust your body into an anaerobic state &#8211; so keep your paper bags handy.<br />
Rope work &#8220;tests every aspect of your physical game &#8211; strength, agility, speed, endurance,&#8221; says Olajide. &#8220;It can make you feel queasy and high simultaneously.&#8221; Like witnessing a bris, only you sweat more.<br />
To avoid gasping like a hooked flounder, start by jumping for up to fifteen minutes a day, aiming for ninety revolutions per minute. Hop only once per revolution, to establish a rhythm and keep up your speed. Land on the balls on your feet. In the beginning, remember to take frequent breaks, walking around the room to keep moving. Otherwise you run the risk of cramped calves or cardiovascular meltdown. Once you&#8217;re swift enough to double Dutch with the neightborhood kids, add more time and speed-reaching up to 130 revolutions per minute. Feeling invicible? Add a set of push-ups or squats every three minutes.<br />
Technique is critical. You&#8217;ll want to swing the rope close enough to nearly tap your feet, then jump so it slides smoothly underneath you.  Keep your arms taut and down by your hips. Your wrists are all that rotate &#8211; anything else and the rope will rise, snagging your feet like a seine net. Do not jump more than once per revolution. If you can, you&#8217;re moving the rope too slowly.<br />
Buy either a leather or a nylon and plastic rope. Leather is traditional and has more heft, while nylon cuts a cleaner line and moves faster. Rope length also, ahem, matters. How long is too long? Stand on the middle. The ends of the rope should come up to your pecs. So if you&#8217;re six feet, you&#8217;ll want a nine and a half &#8211; to ten foot rope. Any longer and you&#8217;ll have too much cord to whip around (it&#8217;s not as much fun as it sounds). Any shorter and you&#8217;ll have to explain where you got those leather burns on your shins.<br />
Just jumping up and down is only the shallow waters of it. It gets a lot deeper.</p>
<p>HANDS ON HELP FOR EAR INFECTIONS</p>
<p>Few years ago, two prominent medical groups &#8211; the Academy of Pediatrics and the American Academy of Family Physicians &#8211; issued new guidelines to doctors urging them to think twice before prescribing antibiotics fro children over 2 with ear infections. Instead, parents are asked to treat the pain with acetaminophen or ibuprofen and wait to see whether the infection clears up on its own.<br />
Why the new recommendation? Doctors are trying to slow the spread of antibiotic-resistant germs. But parents can be forgiven for wanting to part with science when they have a crying, hurting toddler to contend with at 2 a.m. Fortunately, there&#8217;s an alternative.<br />
If your child suffers from recurrent ear infections, a doctor of osteopathy (D.O.) may be able to help. Doctors of osteopathy hold the same unrestricted license to practise medicine as medical doctors (M.D.), and they receive training in osteopathic manipulation.  In a multiyear study of 57 children who suffered from ear infections, those who received osteopathic manipulation experienced significantly fewer ear infections and were less likely to need antibiotics or surgery than children who received routine pediatric care. A larger study is now underway to confirm the results.<br />
In a typical manipulation, an osteopathic physician palpates areas of the head, neck, and chest.  &#8220;We feel for areas that are tight, that the child says are sore, or where there is restriction of motion,&#8221; says lead study author Dr. Miriam V. Mills, a clinical professor of pediatrics at Oklahoma State University&#8217;s College of Osteopathic Medicine in Tulsa.<br />
The D.O. relieves pressure in the eustachian tube, the canal that connects the middle ear to the back of the nose. When restricted, the eustachian tube can allow bacteria to grow in the pea-size middle ear.  A manipulation lasts from 15 to 45 minutes. Not all osteopathic physicians, however, will take the time to do an adjustment.</p>
<p>THE MELATONIN MIRACLE &#8211; THE SIMPLE WAy To COPE JET LAG</p>
<p>Time zone traveller who suffer from jetlag can now reset their biological clock by topping up doses of a naturally-produced sleep hormone that is now available in pill form and has been hailed as the Melatonin Miracle.<br />
It has been touted as a wonder product that can treat everything from insomnia and osteoporosis to Parkinson&#8217;s Disease and cancer while combating ageing and boosting your sex drive all at the same time.  While the initial melatonin mania has been tempered by the fact that not all these claims have been conclusively proved scientifically, research into its use in counteracting jet lag suggests that long haul business travellers of the future will not want to leave home without a little bottle of melatonin tablets in their soap bag to help them cope with that morning-after-the-time-zone-before feeling.<br />
In fact, melatonin is not a drug, which makes it so much more acceptable than other types of sleeping pill. In its natural form it is produced by the pineal gland at the base of the brain and is believed to play a vital part in inducing sleep.  Its level are light regulated with more being produced during hours of darkness and less in daylight.  Small top-up doses have been shown in laboratory tests to accelerate the onset of sleep without harmful side effects or the withdrawal systems of drowsiness, memory loss and performance problems that often result from taking other synthetic types of sleeping pill, making melatonin ideal for the business traveller who needs to hit the ground running.<br />
RESETTING THE BODY CLOCK.<br />
For years, jet lag was considered a state of mind but studies have shown that the condition actually results from an imbalance in the body&#8217;s natural biological clock caused by travelling to different time zones.  This is because the body works on a 24 hour cycle called the circadian rhythm, measured by the distinct rise and fall of body temperature and levels of certain hormones, melatonin being one of them. All of these are influenced by exposure to sunlight and help determine when people sleep and wake.<br />
When travelling to a different time zone, the circadian rhythm is slow to adjust from home time to new time and remains on its original setting for several days so that the body is often preparing to shut down for sleep in the afternoon and firing on all cylinders in the middle of the night.  In addition, the higher the altitude, the greater the sleep disturbance, believed to be caused by diminished oxygen levels and accompanying changes in respiration.<br />
A recent survey by America&#8217;s National Sleep Foundation found that about 50 percent of all business travellers experience jet lag and say their performance and productivity are negatively affected. The problem appears to be worse for women than for men and for older people rather than younger. The body&#8217;s natural production of melatonin reduces with age which is why scientists believe older people have more difficulty sleeping in general.  In a study of people over the age of 65, all reported more sleep and better next-day alertness after two weeks of melatonin use.  Melatonin can also help against two other common travel-related stress conditions known as the First Night Effect &#8211; trying to sleep in a new or unfamiliar environment &#8211; and the On-Call Effect, caused by the worry of being awoken by something &#8211; the phone or other disturbances.<br />
Because it is a naturally secreted hormone, melatonin is not a controlled drug and can be bought over the counter at pharmacies and health stores.  However in most cases, such as with Millenium Melatonin, supplied by the Andorra-based Farmacia Meritxell, specialists in the importation of the very latest pharmaceuticals from America and Europe, the pill form is constituted from synthesised vegetable proteins rather than animal proteins.  This is for the obvious reason that the animal version could contain viruses which are harmful to the human immune system such as CJD.  The synthetic form has exactly the same mollecular structure as naturally produced melatonin in humans.<br />
For imsomnia, manufacturers recommend that melatonin should only be taken at night, around 30 minutes before going to bed.  Long haul air travellers can, if they like, take a pill in low dose form before boarding the aircraft and, on arrival at their destination, a 3 mg pill before going to bed.<br />
Melatonin may have many other benefits. As well as further research into its potency in regulating other types of sleep disorder such as Delayed Sleep Phase Syndrome, common in adolescents who can only fall asleep late at night or early in the morning, tests are now underway to determine its effectiveness as an antioxidant and a weapon against cancer.<br />
Meanwhile, in experiments with laboratory mice, those given melatonin were found to have a life expectancy 20 percent greater than the control mice. This is thought to be because melatonin may reduce the damage caused to the body by free radicals, stimulate the immune system and protect the cardiovascular system by maintaining a youthful rhythm. Experiments on mice have also shown that melatonin boosts levels of testosterone and so may be able to prolong the sex life.  Who knows, perhaps one day it will be proved that melatonin really is a ready made miracle produced by man himself &#8211; his own centuries-old well-kept secret of eternal youth.<br />
FIVE TIPS FOR AVOIDING JET LAG.<br />
- Try to select a flight arriving early in the evening and stay up until 10pm local time. If you must take a daytime nap, make it no longer than two hours.<br />
- Anticipate the time change for trips by getting up and going to bed earlier several days prior to an eastward trip or later for a westward trip.<br />
- Always change your watch to the destination time zone on boarding the plane<br />
- Avoid alcohol, caffeine and heavy meals three to four hours before bed time (or forever not consume alcohol) as they are stimulants.<br />
- Get out into the sunlight whenever possible. Daylight is a powerful tool for regulating the biological clock while staying indoors prolongs jet lag.</p>
<p>SHOULDERING THE PAIN &#8211; COMMON SHOULDER INJURIES</p>
<p>&#8211; The rotator cuff region is a common area of injury for many athletes&#8230;<br />
In sports, the shoulder girdle is a common site of injury. In fact, it is second only to the knee as a chronic site of prolonged disability. A serious shoulder injury can be highly debilitating and can easily ruin a promising sports career. Today, I will discuss the basic anatomy of the shoulder joint, describe some of the most common shoulder joint injuries and outline a plan for the management of shoulder injuries.<br />
The shoulder girdle is comprised of four joints: gleno-humerol; acromio-clavicular (A-C joint); sterno-clavicular; and scapulo-thoracic. Each of these joints are supported by various ligaments and muscles which help to stabilize the region. Stability of the shoulder is derived entirely from these soft-tissue and joint structures, there is less stability in comparison to other joints in the body.<br />
Consequently, the shoulder joint is more vulnerable to various injuries.<br />
The soft-tissue structures which afford the shoulder region tremendous range of motion and strength are the rotator cuff muscles.  The rotator cuff region is comprised of the following five muscles: supraspinatus; infraspinatus; teres minor; sub-scapularis; and teres major. The rotator cuff muscles blend together to form a common tendon called the rotator cuff tendon. The rotator cuff region is a common area of injury for many athletes (from performing military and bench presses, for instance).<br />
There have been found that the most common sources of shoulder pain are the result of three things: (1) shoulder tendinitis; (2) shoulder impingement syndrome; and (3) cervical subluxation complex with radiculitis.<br />
Shoulder tendinitis is characterized by pain on the lateral aspect of the shoulder. This can then refer pain to the elbow as well. A person can feel sharp twinges of pain with various movements such as putting on a coat jacket or reaching for something above the shoulder level. The onset of pain is gradual, usually over the course of a few weeks to months.<br />
Shoulder impingement syndrome is characterized by pain on abduction (raising the arm from the side) above 90 degrees. The rotator cuff is &#8220;impinged&#8221; or pinched in the roof of the shoulder girdle (acromion process). An individual suffering from this ailment will have difficulty performing movements which require raising the arm above 90 degrees. Doing so will result in pain and weakness.<br />
Finally, cervical subluxation results in a pain felt in the shoulder, upper arm and even elbow and forearm. This condition actually originates in the neck which then refers pain into the shoulder and arm region.  The condition is further characterized by misaligned vertebrae in the neck and/or abnormal movement patterns which irritate the nerves in the neck which then migrate to the shoulder and arm region.<br />
Managing most shoulder injuries is as simple as rest and ice. Rest is essential for healing. In order for the body&#8217;s normal recuperative repair process to take over, you need to avoid those activities which cause pain.  Though the amount of time varies, as a rule of thumb, three to seven days should be sufficient to begin the repair process.<br />
During this period of inactivity, ice should be applied to the shoulder region.  Three applications of thirty minutes each per day should be sufficient for the first two to four weeks. Ice packs will reduce inflamation, reduce pain and enhance the healing process.<br />
In some cases, rest and ice will not be enough. If, over time, the shoulder pain does not diminish or grows worse, a professional should be consulted.  The best option is to see a chiropractor or osteopathic specialist. This specialist will be able to better diagnose the problem and offer a timely solution, whether in the form of treatment, an exercise regimen or both.</p>
<p>ANNOYING ACNE: GOT ACNE IN THE LATE 30 &#8211; IS IT NORMAL?</p>
<p>If you never had a zit as a teen, consider yourself lucky. Dr. Lawrence Schachner, a dermatologist in Miami says, &#8220;Between the ages of 9 and 17, almost the entire universe will have some acne.&#8221; Now that you&#8217;re beginning to experience something most people have dealt with earlier in life, don&#8217;t be alarmed. Schachner says that 10 percent of people in their thirties and forties suffer from this supposedly adolescent affliction.  In fact, some individuals over the age of 60 still experience acne outbreaks.<br />
Since all pimples are not created equal, there are several possible reasons forthe appearance of the skin condition now. Dr. Robert Auerbach, a dermatologist in New York City, says that steroids have been known to cause acne, as have iodides and bromides, found in seaweed and kelp.  Another possible culprit is a medication such as lithium.<br />
As for treatment, Schachner and Auerbach both say you should consult a dermatologist. Auerbach states that it&#8217;s important first to be sure what you&#8217;re seeing is acne. Even if you think you may be able to deal with your pimples by yourself, Auerbach bluntly states that &#8220;none of the at-home stuff works.&#8221; Although his opinion is not quietly fault, but many people in Indonesia region usually take some traditional treatment to deal with acne. Many people in Indonesia use wetted corn flour masker. Corn flour mixed with a little bit of mineral water or rose water then applied to the face or the acne area. Some other usually get used to clean and rub their face with &#8220;Sirih Merah&#8221; leaf (Piper betle L. var. Rubrum) that have been cleaned with water and then mashed until it can be easily applied as a masker on your face (skin area that full of acne). Other people also applied a masker made from mashed garlic mixed with mashed &#8220;Lidah Buaya&#8221; leaf (Aloe Vera). Please be careful that many Asian type of skin (Indonesian skin) rather different with many American and European&#8230;so, if you want to try, just try a little bit first. Many Indonesian also applied some traditional masker in order to scrub &#8220;bad skin and acne&#8221; &#8211; which is known as &#8220;Lulur&#8221;, and in order to make your facial or skin smooth as baby, many Indonesian usually use traditional masker known as &#8220;Mangir&#8221;. Those both Lulur and Mangir made from many herbs and have been proven as best traditional treatment ever since for hundreds of years ago.</p>
<p>BAKING SODA TOOTHPASTE &#8211; IS IT RECOMMENDED?</p>
<p>There once was a time when the only selling point for a toothpaste was that it contained fluoride. Today when you got to the drugstore, you&#8217;re confronted with tartar control, tooth whiteners and the choice of gel of paste, tube or pump, flip-cap or no flip-cap. Add to the variety the option of baking soda and you are right to feel a bit confused by the new ingredients and styles.<br />
According to Chris Martin, a spokesman for the American Dental Association, &#8220;The ADA hasn&#8217;t seen any studies that show there are any therapeutic benefits&#8221; to brushing with a baking soda toothpaste. &#8220;But,&#8221; he quickly adds, &#8220;there are products with baking soda in them that have the ADA Seal of Acceptance.&#8221; Martin explains that while no proof exists that baking soda fights gum disease or tooth decay, it&#8217;s safe ingredient for your mouth. In fact, if a toothpaste does carry the ADA Seal of Acceptance, you&#8217;ll notice it makes no claims as to the oral-hygiene benefits of baking soda.<br />
So why do people use baking soda toothpaste? Martin theorizes that &#8220;many people might like the way it their mouth. They feel as if their mouth is cleaner after brushing.&#8221; Also, there&#8217;s also history of using baking soda as a hygiene product, not just for oral health.  But if you&#8217;ve chosen baking soda because you think it is going to whiten, brighten or freshen your mouth, you&#8217;re mistaken.  Nothing yet has taken a bite out of fluoride&#8217;s dominance as the number-one toothpaste ingredient.</p>
<p>NUTRITION HEALING</p>
<p>&#8220;You are what you eat,&#8221; as the old saying goes.  If you eat smart, the food choices you make will keep you healthy, stave off disease and possibly even reverse illness. Unwise food decisions can cause an allergic response, put your body in a state of disrepair and leave you vulnerable to disease.<br />
A DOSE OF NUTRICEUTICALS<br />
Nobody likes to take medicine, but everybody loves to eat, so it&#8217;s encouraging to know that modern medical research is finally pointing to the same conclusion that folklore has touted for centuries: Many foods have medicinal properties.<br />
Remember when your mother used to tell you to drink your milk so your bones would be strong? You never stopped to wonder why milk had such a magical effect on your bones. You just did what you were told and it worked.<br />
Now scientific investigations by the government, various universities and the medical industry are under way to discover just what it is about certain foods that provides health benefits.  Recently, someone even came up with a fancy term &#8211; nutriceutical &#8211; to define &#8220;Any substance that may be considered a food or part of a food providing medical or health benefits, including the prevention and treatment of disease.&#8221; Nutriceuticals run the gamut from isolated nutrients to dietary supplements, herbal products, genetically engineered &#8220;designer&#8221; foods, and processed foods such as cereals.<br />
One example of an isolated nutrient used to change the nutritive value of a food to combat disease is niacin (vitamin B3).  In the 1920s, pellagra, caused by a deficiency of niacin, was the leading cause of death in eight Southern states of USA. After only two years of fortifying the traditional diet of cornmeal with niacin, pellagra was virtually eliminated.<br />
Another exciting, more recent medical finding is that folic acid, a widely available, water-soluble vitamin, can prevent spina bifida, a neural-tube birth defect. In 1993 an article in the Journal of the American Medical Association concluded that pregnant women&#8217;s intake of an over-the-counter multivitamin containing folic acid reduces the risk of this serious birth defect by 60%.  The latest good news about folic acid is that it may help prevent heart attacks.<br />
Plain old chicken soup, a natural antihistamine, is a good example of a &#8220;feel better&#8221; food with nutriceutical properties. Commonly known as Jewish penicillin, this traditional remedy is as old as ancient times.<br />
A daily cup of chicken collagen &#8220;soup&#8221; may also be just what the doctor ordered for rheumatoid arthritis (RA) sufferers. A team led by rheumatologist David E. Trentham, MD, of Harvard Medical School fed 30 patients liquid doses of the homey-sounding nostrum daily.  After three months, all experienced a 25 &#8211; 30% reduction in joint pain and swelling.<br />
LIST IS ENDLESS<br />
Phytochemicals offer the same therapeutic dietary benefits as nutriceuticals, the difference being that phytochemicals are completely natural compounds found in plants, fruits, vegetables, grains, and legumes, while nutriceuticals can also include vitamins and supplemental additives as well as foods.<br />
Chris Beecher, PhD, an assistant professor of medicinal chemistry at the University of Illinois at Chicago, has cataloged 900 of these phytochemicals, including sterols (these from cucumbers) to enhance cholesterol excretion from the body, polyacetylenes (from parsley) to buffer a potent cancer-causing agent, quinones (from rosemary) to induce the body to produce detoxifying enzimes, and cancer-fighting ingredients such as indoles (found in the cabbage family) to deactivate estrogens.<br />
Hundreds of other phytochemicals affect our health in various ways by protecting our DNA from being damaged, regulating our hormones, and triggering the release of various neurotransmitters (chemical messengers between nerves) that are critical to emotional well-being.<br />
We all know that athletes or bodybuilders have special nutritional needs that aren&#8217;t met by the usual recommended nutrition values.  For starters, one study showed that weightlifters who train hard burn 21% more calories daily than a person who does not perform heavy work. That&#8217;s why athletes and bodybuilders can consume more food more often throughout the day than most people, they sometimes fail to eat the variety of foods needed for optimum health, growth and repair.  Supplements can help make up for some nutritional deficiencies, but they should be used mainly to augment the diet. In many cases, certain beneficial phytochemicals have yet to be extracted and packaged in pill form because they occur as complexes.  When the components of these complexes are isolated, they no longer produce the same benefits.<br />
You must realize that vitamin pills and supplements are fine, but nutritional needs are best met with real food.<br />
It wasn&#8217;t long ago that a salable food product was one that just looked, smelled and tasted good. But today, a health and wellness trend is in full swing that bodybuilders exemplify. As consumers, you are fortunate to be offered a broad spectrum of foods with outstanding taste, convenience, value and variety that also make you healthy.  Here are some of the delicious items that should be on everybody diet.<br />
YAM AND SWEET POTATOES DIET<br />
Yams and sweet potatoes as regular items in healthy diets, and for very good reason. Both are virtually fat free and excellent sources of complex carbs. Pumped up with more beta-carotene power than carrots, the delicious tuberous roots also carry the punch of vitamins C and E, making them one of nature&#8217;s most nutritious contributors of important cancer-fighting substances. Today, the most popular commercial birth-control pill in the world is derived from yams. Wild Mexican yam is also an important ingredient in a natural progesterone cream used to treat menopausal women.  Many researchers now believer that the progesterone derived from yams may aid in normal bone building in females &#8211; good news for women concerned about osteoporosis.<br />
THE HEALTHY STINKING GARLIC<br />
Garlic has been used since ancient times to treat all sorts of ailments, including dysentery during World War I. A member of the onion family, this herb contains lots of potassium, fluorine, sulfur, phosphorus and vitamins A and C. Garlic also contains the bioflavonoid quercetin, which has been found to block allergic and inflammatory reactions. Chemicals in garlic are also believed to protect the liver from damage caused by large doses of acetaminophen (found in certain painkillers and cold medications).<br />
Even more good news: A study by the National Cancer Insitute showed that those with diets high in allium vegetables, such as onion and garlic, suffer fewer incidences of stomach cancer. Both contain sulfides, which probably explains their actions as strong disinfectants.<br />
SEAFOOD<br />
Seafood (especially oysters) contains immune-boosting zinc, another important trace mineral for body health. Zinc is vital for growth and development of muscle tissue, bone and sexual organs. Touted as an aphrodisiac for years (&#8220;oysters down it Oysters Bay do it&#8221;), these tasty mollusks are really a treat.  For the less adventurous, other food sources of zinc are organ and red meats, whole wheat and rye, seeds and nuts, peas, carrots, green beans and potatoes. Fish wins again with sardines packing the biggest punch of coenzyme Q10 (or ubiquinone) &#8211; a vitaminlike substance that resembles vitamin E. An antioxidant, coenzyme Q10 declines with age and should be supplemented in the diet because it plays a crucial role in the effectiveness of the immune system and in slowing the aging process. Administration of coenzyme Q10 for 12 weeks to heart patients significantly increased their hearts ability to pump, reduced shortness of breath, and increased muscle strength, an improvement that should be of special interest to the athletes and sportmen.  Coenzyme Q10 protects the stomach lining and may help heal duodenal ulcers. It has the ability to counter histamine and is valuable to allergy and asthma sufferers.<br />
IRON<br />
Beans are rich in iron and should be one of the mainstays in any athletes diet. Iron is an important part of the compounds necessary for transporting oxygen to the cells and making use of oxygen when it arrives. Significant amounts of iron can leave the body through a loss of blood &#8211; the reason women of childbearing age have the greatest need for dietary iron, especially if they exercise.  Iron deficiency anemia causes a general lack of energy and a tendency toward fatigue.  Because of their extra needs, women need to boost their hemoglobin by making sure they eat foods that are good sources of iron like eggs, fish, liver, meat, poultry, green leafy, vegetables, whole grains, enriched breads and cereals, almonds, avocados, beets, blackstrap molasses, parsley, peaches, pears, pumpkins, raisins, rice, soybeans, and of course, lentils.<br />
CALCIUM FOR BONES<br />
Dairy products, including parmesan cheese, mozzarella, ricotta, skimmed milk, and plain, low-fat or nonfat yogurt are good sources of calcium.  Athletes and even you need this important player for strong bones and teeth.  Calcium is also important in the fight against heart disease. It maintains regular heartbeat and the transmission of nerve impulses, is essential in blood clotting, helps prevent colon cancer, and prevents bone loss associated with osteoporosis. This important mineral is also needed for muscle growth and contraction and for the prevention of muscle cramps. Calcium provides energy and participates in the protein structuring of RNA and DNA. Other good food sources are salmon, sardines, green leafy vegetables, broccoli, cabbage, asparagus, blackstrap, molasses, brewer&#8217;s yeast, tofu, collards, kale, kelp and mustard greens, almonds and prunes.<br />
THE AVE VITAMIN FOODS<br />
Vitamin A, C, and E are all important antioxidants. Foods containing these vitamins should be an important part of everybody daily menu plan. Vitamin C helps prevent heart disease and cancer and builds immunities against infections, including the common cold. It aids would healing, helps the body release energy from carbohydrates during metabolism and also plays a vital role in the normal functioning of the nervous system. Good vitamin C food sources are citrus fruits, red and green bell peppers, kiwi, strawberries, honeydew melon, broccoli, brussels sprouts, parsley, and red cabbage. Vitamin E is needed for a healthy heart and skeletal muscles. It helps form red blood cells and protects against heart disease and cancer. It may also be beneficial in the treatment of arthritis and certain skin problems. Good food sources of Vitamin E are wheat germ oil, sunflower seeds, vegetable oils, almonds, peanuts, peanut butter, peaches and prunes.  Vitamin A is involved in the formation and maintenance of healthy skin, hair and mucous membrane. It&#8217;s necessary for proper bone growth, tooth development, and reproduction. It may help prevent certain cancers and be useful agains problems of skin aging. Beta-carotene, its precursor, is under study as a nutriceutical to ward off cancer and heart disease and to delay cataracts.  Good food sources of vitamin A are pumpkin, carrots, spinach, winter squash, red bell pepper, red chili pepper, apricots, broccoli, egg yolk and liver.<br />
FIBER FOR YOUR HEALTH<br />
Fiber not only helps fill you up but helps prevent cancer, heart disease and other ailments. Fibers are generally classified by whether they dissolve in water. Insoluble fibers (once called roughage) pass through the digestive tract without being absorbed and have an intestinal cleansing action, keeping the digestive tract clean. They take with them many toxic substances, lessening the time such substances remain in contact with the intestine.<br />
Soluble fibers (such as pectin) aid in digesting and absorbing foods. Combined with a low-fat diet, they may help lower cholesterol levels. Insoluble fiber is found in vegetables, whole grain and wheat, corn and rice bran. soluble fiber is found mainly in oats and barley, citrus fruits and oat bran. Dried beans and other legumes have both types of fiber.<br />
HEALTHY COOKING<br />
Unless you eat it raw, it does matter how you slice it&#8230;or at least how you cook it. Different home-cooking methods can affect both the nutritional value and taste of meat and vegetables.<br />
- Avoid overcooking vegetables. They should be steamed over water, not boiled in water, until tender/crisp. Test with the point of a knife for doneness.<br />
- Try a chicken stir-fry with vegetables and tender strips of chicken cooked together quickly in a wok.<br />
- Avoid charcoal-grilled meats because they are potentially carcinogenic.<br />
- Quickly stir frying beef strips retains more of beef&#8217;s essential nutrients than oven broilling and barbecuing. Stir-frying also brings out more of the beef&#8217;s flavor.<br />
- Avoid undercooking poultry. Chicken should be cooked thoroughly to an internal temperature of 180 degrees Fahrenheit or 82 degrees Celcius so that the juices run clear an the meat is no longer pink.<br />
- When stir-frying, use pan or some other cooking spray or a quality, nonstick wok or skillet.<br />
- Contrary to popular belief, some vegetables, like carrots, are more nutritious (and tastier) after they&#8217;ve been steamed. The cooking process breaks down cellulose fibers, releasing the nutrients.</p>
<p>TOP 25 HEALING FOODS<br />
Garlic, soybeans, yams/sweet potatoes, kiwi, bananas, beans (dry and green), broccoli, tuna (water-packed), turkey (skinless breast), oat bran, potatoes (baked), bell peppers (red and green), carrots, papaya, cantaloupe, rice (brown), greens (spinach, kale, turnip greens, swiss chard, curly endive), onions, yogurt (nonfat), apricots, garbanzos, oranges, lamb, pasta (whole-wheat), tomatoes.</p>
<p>25 FOODS TO AVOID<br />
Soft cheeses, ice cream, peanuts (salted/roasted), fried or pickled eggs, alcohol, bacon, processed lunch meats, pork, gravies, saturated fat, canned soups, white, brown or raw sugar, white rice, processed/sweetened oatmeal/cereals, canned, bottled or frozen fruit with sweeteners, yogurt with fruit/syrup, tuna (canned in oil), vegetables (canned or frozen with salt or additives), anchovies, soft drinks, chocolate, white vinegar, processed-cheese products, white-flour products, and fried foods.</p>
<p>DIET FOR BODYBUILDERS</p>
<p>&#8220;Eat more fat!&#8221; It sounds like anathema to our bodybuilding lifestyle, but that&#8217;s what Mauro Di Pasquale, MD, advises to help shift the body into a more anabolic mode.  His approach is far too experimental for us to advocate, especially with our concerns involving dietary fat and health.  So we&#8217;re not endorsing this program, just presenting it to keep you readers informed about hot topics in the bodybuilding community. We will say, at least, that high-carb diets aren&#8217;t best for everyone, and that bodybuilders should be sure to get adequate protein and the right kinds of fats in their diets.  Stay tuned for continuing updates on the high-fat diet programs.<br />
The high-carbohydrate diet, long considered the athlete&#8217;s best friend, may not be ideal for everyone.  Though performance in some sports is arguably linked to consumption of high-carbohydrate meals, success in bodybuilding may well be an exception.  Today, more and more athletes are experimenting with fat-based diets,both precontest and off-season, to achieve muscular and strength gains.<br />
Exercise is the most potent catabolic and anabolic agent known, but it&#8217;s not the only one.  By maximizing the other factors, you can attain your bodybuilding goals more quickly.<br />
Diet, however, is where a great deal of debate today centers. The high-carbohydrate/medium-protein/low-fat diet remains the most common and specialized diet for the bodybuilder.  This diet has a number of advantages: It&#8217;s easy to understand and simple to initiate, and it&#8217;s relatively inexpensive.  The chief disadvantage: It may not be the best bodybuilding diet.  Let me repeat: The popular high-carb diet that most bodybuilders follow is not the optimal nutrition plan.<br />
DIETARY FAT &amp; THE BODYBUILDER<br />
In my opinion, the best bodybuilding diet is the high-fat/high-protein/low-carbohydrate diet.  This diet creates a hormonal environment in the body that is conducive to putting on muscle mass. In the high-fat diet, testosterone and growht hormone are naturally stimulated, while insulin, which can run wild in a high-carb diet and promote greater bodyfat, is controlled.  The high-carb diet can also slow down muscular growth &#8211; or even tear down muscle tissue &#8211; especially during precontest dieting in which the aim is to eliminate all subcutaneous bodyfat. In my opinion, the high-fat diet limits the accumulation of bodyfat while maximizing muscle gain by increasing anabolic drive (hormone production) and protecting muscle protein.  That&#8217;s why I call the high-fat/high-protein/low-carbohydrate diet the Anabolic Diet.<br />
In the anabolic diet, you go through a kind of metabolic shift where your body begins to burn free fatty acids and stored bodyfat for energy.  When carbohydrates make up the bulk of your diet, you instead burn glucose for energy.  Insulin secreted by the pancreas turns whatever glucose is not used for energy or stored in the liver or muscles into triglycerides to be stored as bodyfat.<br />
Insulin (released in response to high-carb diets) activates the lipogenic (fat-producing) enzymes in the body while decreasing the activity of the lipolytic (fat-burning) enzymes.  The exact opposite occurs with the high-fat diet.  With limited amounts of glucose and glycogen in the body, you&#8217;re burning fat as your primary fuel and sparing precious muscle protein for energy.  Once immediate energy stores are exhausted, you burn off bodyfat for energy as needed.<br />
Many experience on bodybuilders with the anabolic diet has also shown that they don&#8217;t suffer the mood swings and fluctuations in strength levels common to those on high-carb diets.  Consuming a large amount of protein, often hard to do on a high-carb diet, is not nearly as difficult on the anabolic diet because protein-rich red meat is eaten in abundance.  And those extreme swings in body weight common on the high-carb diet are limited on the fat-burning anabolic diet.<br />
On the high-carb diet, you may find yourself not gaining any lean body mass from one attempt at cutting to another.  Bodybuilders who&#8217;ve been on the same carb-based diet for five years find they haven&#8217;t gained 5 pounds.  With the anabolic diet, where bodyfat is limited and lean mass naturally hormonally stimulated, some bodybuilders can make gains of 5-15 pounds a year.  Meanwhile, you&#8217;ll be just as defined, if not more so, than you were previously.<br />
The anabolic diet may be a bit more expensive than the carbobased diet because of its reliance on meat an dairy products.  Bodybuilders on a tight budget may find this a limiting factor.  Likewise, if you find that a dietary change prompts significant stress, you may want to reconsider changing you diet.<br />
Based on what I&#8217;ve found, the anabolic diet will get you more muscle with less accumulation of bodyfat quicker than dietary alternatives.  If you&#8217;re serious about bodybuilding, you will want to carefully consider the options.<br />
SAMPLE STARTER DIETS<br />
In the anabolic diet, I describe sample eating plans that give you an idea of how a fat-based diet works.  The sample meal plan is based on a 3000 calorie diet (which can be adjusted upward or downward depending on bulking-up or cutting-up phases and your individual needs). The diet consists of 33% of calories from protein, 66% from fat and just 1% from carbohydrates during the week (Monday through Friday), and 19% protein / 20% fat / 61% carbs during the weekend carb loading.  This introductory diet is more pronounced in terms of fat and carb percentages as a way of speeding up the &#8220;metabolic shift&#8221; you&#8217;ll be going throughon your way to setting up a &#8220;fat burning&#8221; metabolism.  Long-term, the diet is less extreme.<br />
Use the information provided in these charts to customize your diet at various caloric levels. Just ensure that you limit your intake of carbohydrates to 30 grams each day during the week.<br />
A few reminders:<br />
- Watch for hidden carbohydrates such as found in ketchup, nuts, BBQ sauce, dressings, etc. Read those labels!<br />
- When eggs are mentioned, use the whole egg, not just the whites.<br />
- Weigh food. Ounces are important in the caloric breakdown of the diet.<br />
- Breaded meats, like fried chicken and fish sticks, are loaded with carbs.  Allow for this when you eat them.<br />
- Try to drink only coffee, tea, sugar-free soft drinks and water during the weekdays.<br />
- Check labels to get breads that are the lowest in the carbs.<br />
- These diet are stricter than the diets you&#8217;ll generally be on as a way of aiding the &#8220;metabolic shift&#8221; and lopolytic properties  of the diet.  Usual diet operating parameters are:<br />
Weekdays: 55-60% calories from fat, 30-35% from protein, 5-8% from carbohydrates.<br />
Weekend Carb loading: 30-40% calories from fat, 10-15% from protein, 45-60% from carbohydrates.<br />
- Always check carb grams, as the total carb intake for any given weekday shouldn&#8217;t be more than 30 grams.</p>
<p>SAMPLE 3000 CALORIE STARTER DIET (WEEKEND)</p>
<p>Breakfast<br />
3 pancakes (no butter, lite syrup) 314 calories<br />
1 banana                           105 calories</p>
<p>Snack<br />
6 graham crackers                  480 calories<br />
1 cup fruit juice                  100 calories</p>
<p>Lunch<br />
1/2 cup steamed rice               246 calories<br />
10 oz Hormel Chili Beans           260 calories<br />
2 pieces bread with butter         140 calories</p>
<p>Snack<br />
1 bagel with jelly (no butter)     221 calories</p>
<p>Dinner<br />
1 Turkey sandwich                  200 calories<br />
2 slices wheat bread, 1 oz Turkey, 1 tbsp Lite Mayo, Mustard, Lettuce</p>
<p>2 cups Yams in Lite syrup          440 calories<br />
1 cup canned corn                  160 calories</p>
<p>Snack<br />
1 Cake (large slice)               260 calories<br />
1 cup strawberries with 1 tbsp cool whip   66 calories</p>
<p>Total calories                     2992 calories</p>
<p>NB: Calories from: Carbohydrates 61%, protein, 19%, fat 20%</p>
<p>**************************************************</p>
<p>SAMPLE 3000 CALORIE STARTER DIET (WEEKDAY)</p>
<p>Breakfast<br />
5     hard boiled eggs                385 calories<br />
6 oz. smoke beef                      374 calories</p>
<p>Snack<br />
1/2 cup cottage cheese                120 calories</p>
<p>Lunch<br />
8 oz. corned beef                     320 calories<br />
2 oz. cream cheese                    200 calories<br />
1     breadstick                       41 calories</p>
<p>Snack<br />
6 oz. jack cheese                     660 calories</p>
<p>Dinner<br />
8 oz.    chicken                      538 calories<br />
2 tbsp.  salsa                         16 calories<br />
1       corn tortilla                  45 calories</p>
<p>Snack<br />
1 oz.    pistachio nuts               164 calories<br />
2 slices American cheese              220 calories</p>
<p>Total calories                       3083 calories<br />
Calories from carbohydrates 1%, protein 33%, and fat 66%</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>BREAKFAST BARS, IS IT GOOD FOR HEALTH?</p>
<p>Today, grabbing breakfast is easier than ever before. As you dash down the stairs with briefcase in hand, you grab the car keys and your breakfast &#8211; a prepackaged cereal bar. But does a bar take the place of a complete breakfast?<br />
With almost a whole grocery aisle to choose from, nutritional value depends on which bar you choose. Some bars contain a good deal of fiber with little or no fat. Others include added vitamins and minerals. But, unfortunately, most more closely resemble candy bars and contain refined sugar and plenty of fat &#8211; hardly nominees for complete breakfast choices.<br />
The perfect breakfast might include a high fiber source (like whole-grain cereal), skim milk and a piece of fruit. But on those days when you&#8217;re running late (and you know breakfast is your most important meal), you&#8217;re better off grabbing something than doing without. Go ahead and reach for that breakfast bar, just remember to choose a bar that includes at least 2 grams of fiber and no more than 3 grams of fat.<br />
Before you buy, check the label carefully for sugars (some of which are hidden under names like high-fructose corn syrup, honey and brown sugar), which can quickly add empty calories with few nutrients. Also consider other made-for the-road options: bagels, nonfat muffins, bananas and other fruits.<br />
ALUMINIUM AWARENESS<br />
Most calcium supplements contain calcium citrate, which is recognized for its fast absoption and nonconstipating properties. A recent study at the university of Colorado Medical Center in Denver, however, shows that the use of calcium citrate increases the body&#8217;s absorption of aluminium. Ironically, raised aluminium levels are tied to bone loss and, possibly, to Alzheimer&#8217;s disease, though follow-up research is necessary.<br />
The Colorado study looked at 30 healthy women ages 21-45 who supplemented with 800 mg of calcium (which contained calcium citrate) daily. After an average of 38 days, the amount of aluminium in the women&#8217;s blood and urine doubled.<br />
Aluminium is not normally easily absorbed by the body, but calcium citrate opens pathways between cells so that aluminium can rapidly penetrate the body.<br />
Don&#8217;t stress out just yet: More pieces to the puzzle are needed. What you can do now, however, is to take note of the aluminium you consume (rather than calcium citrate) whenever possible. Aluminium is found in pickles, nondairy creamers, some teas and antacids. The metal can also seep into food from aluminium pots and pans.</p>
<p>VITAMIN C FOR FERTILITY<br />
Among its many roles, vitamin C is important in reproduction. As Health Media communications Nutrition Report notes, &#8220;Some studies have found that dietary treatment with ascorbic acid (Vitamin C) has improved sperm quality.&#8221; For women, the vitamin is involved not only in ovum development but in pregnancy. &#8220;Large quantities of ascorbic acid are utilized during human conception and are necessary to maintain the integrity of fetal membranes,&#8221; says the scientific newsletter. &#8220;A daily supplement of 500 mg Vitamin C, early in pregnancy, might reduce birth defects.&#8221; Of course, women should check with their doctors about preconception and prenatal vitamins and should avoid overdosing. Another vitamin, folic acid, is already considered a preventive of certain developmental defects.</p>
<p>JUMP &#8211; How one rope and the right techniques can make for the toughest workout of your life</p>
<p>Gym teachers loved jump ropes because they were both cruel and cheap &#8211; even the fittest high school jock would belly over after a fast fifteen minutes. The same is true today. Far from being an effete workout, jumping rope, when done properly, is a ball-buster. Because it incorporates all of your muscles simultaneously, it&#8217;s more physically demanding than running, cycling or tennis.<br />
According to various sports and medical journals, a steady jump provides the same aerobic activity as running at 5,7 mph. And, says Dr. Gerald Fletcher, a cardiologist at Emory University and a member of the American Heart Association, skipping rope significantly increases speed, flexibility and cardiovascular strength, without the joint stress caused by other, similarly beneficial activities, such as running (provided you&#8217;re wearing the proper shoes).<br />
An intense workout in a simple package is what draws so many professional athletes to ropes skipping. &#8220;Some men think rope jumping is wimpy. It stems back to seeing little girls do it,&#8221; says Michael Olajide Jr., a middleweight boxing champion until a torn retina ended his career. &#8220;But jumping rope demands explosive power; arm, chest and leg strength; and a well-oiled cardiovascular system. Boxers do it to learn how to stay controlled at a level of extreme discomfort. And I don&#8217;t think you&#8217;ll find many men who call boxers wimpy.&#8221;<br />
Michael Chang, Jimmy Connors, Jerry Rice, Hershel Walker, Mike Tyson, Marvin Hagler, George Foreman, Arnold Schwarzenegger, Kareem Abdul Jabbar &#8211; all skip rope, as do collegiate wrestlers and most professional wide receivers. Even  ever serious method actor Daniel Day Lewis has embraced skipping rope as a suitably torturous form of exercise.<br />
It&#8217;s combination of muscle control and aerobic activity that makes rope jumping so effective. Most aerobic exercise happens when your body is somewhat loose. But for you to skip successfully, your body needs to stay rigid and disciplined. &#8220;Even though (jumping requires) minimal movement, your whole body is coordinated and semitense,&#8221; says Olajide, whose Aerojump classes (in which rapid, technical rope jumping is combined with push ups and sit ups) were once tested on the New York Jets. &#8220;Your muscles work faster, both in the upper and lower body. It&#8217;s very tight, very controlled. You get arm and leg definition quickly.&#8221; You also thrust your body into an anaerobic state &#8211; so keep your paper bags handy.<br />
Rope work &#8220;tests every aspect of your physical game &#8211; strength, agility, speed, endurance,&#8221; says Olajide. &#8220;It can make you feel queasy and high simultaneously.&#8221; Like witnessing a bris, only you sweat more.<br />
To avoid gasping like a hooked flounder, start by jumping for up to fifteen minutes a day, aiming for ninety revolutions per minute. Hop only once per revolution, to establish a rhythm and keep up your speed. Land on the balls on your feet. In the beginning, remember to take frequent breaks, walking around the room to keep moving. Otherwise you run the risk of cramped calves or cardiovascular meltdown. Once you&#8217;re swift enough to double Dutch with the neightborhood kids, add more time and speed-reaching up to 130 revolutions per minute. Feeling invicible? Add a set of push-ups or squats every three minutes.<br />
Technique is critical. You&#8217;ll want to swing the rope close enough to nearly tap your feet, then jump so it slides smoothly underneath you.  Keep your arms taut and down by your hips. Your wrists are all that rotate &#8211; anything else and the rope will rise, snagging your feet like a seine net. Do not jump more than once per revolution. If you can, you&#8217;re moving the rope too slowly.<br />
Buy either a leather or a nylon and plastic rope. Leather is traditional and has more heft, while nylon cuts a cleaner line and moves faster. Rope length also, ahem, matters. How long is too long? Stand on the middle. The ends of the rope should come up to your pecs. So if you&#8217;re six feet, you&#8217;ll want a nine and a half &#8211; to ten foot rope. Any longer and you&#8217;ll have too much cord to whip around (it&#8217;s not as much fun as it sounds). Any shorter and you&#8217;ll have to explain where you got those leather burns on your shins.<br />
Just jumping up and down is only the shallow waters of it. It gets a lot deeper.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=50&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/05/08/health-articles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial Windows</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/05/08/tutorial-windows/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/05/08/tutorial-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 23:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer/IT]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial windows xp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[BEBERAPA HAL YANG PERLU ANDA KETAHUI TENTANG WINDOWS
Oleh: Haryo Bagus Handoko

Berikut ini disajikan beberapa tutorial mengenai Windows sekedar sebagai pengetahuan dan untuk meningkatkan ketrampilan Anda, khususnya mengenai sistem operasi Windows yang telah banyak digunakan secara luas.  Semoga tulisan ini dapat berguna dan menambah perbendaharaan pengetahuan Anda.
BEBERAPA LANGKAH UNTUK MEMPERBAIKI WINDOWS
Bagi Anda yang sering banget menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=49&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>BEBERAPA HAL YANG PERLU ANDA KETAHUI TENTANG WINDOWS<br />
<em>Oleh: Haryo Bagus Handoko<br />
</em><br />
Berikut ini disajikan beberapa tutorial mengenai Windows sekedar sebagai pengetahuan dan untuk meningkatkan ketrampilan Anda, khususnya mengenai sistem operasi Windows yang telah banyak digunakan secara luas.  Semoga tulisan ini dapat berguna dan menambah perbendaharaan pengetahuan Anda.</p>
<p>BEBERAPA LANGKAH UNTUK MEMPERBAIKI WINDOWS<br />
Bagi Anda yang sering banget menggunakan PC, baik untuk belajar atau kerja, hingga berjam-jam, jelas membuat jam kerja PC lumayan cukup tinggi.  Apalagi kalau sering digunakan juga untuk main game yang menarik, tentu betah berlama-lama di depan PC.  Setiap selesai dengan PC, Anda selalu mematikan PC, dan hal ini tentu saja dilakukan secara berulang-ulang.  Dari sekian waktu, mungkin Anda pernah mengalami satu kejadian dimana saat menyalakan PC seperti biasa tiba-tiba PC tidak berjalan seperti biasanya, dimana standar screen saat Windows XP loading tidak muncul, malah yang muncul satu pesan ERROR seperti:</p>
<p>Windows could not start because the following file is missing or corrupt : \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM.<br />
You can attempt to repair this file by starting Windows setup using the original setup CD-ROM.  Select ‘R’ at the first screen to start repair.</p>
<p>Dari pesan error tadi,  jelas menandakan bahwa PC tidak bisa masuk dalam prosesor standar boot dari Windows XP.  Kemudian Anda coba masuk ke dalam “Safe Mode”, tetapi tetap tidak ada hasilnya.  Saat masuk “Safe Mode” tidak berhasil, biasanya seseorang akan berpikir dan mencoba dengan perintah FIXBOOT dan FIXMBR yang terdapat pada Windows Recovery Console.  Tapi setelah menggunakan perintah tersebut dan melakukan beberapa reboot, ternyata hasilnya sama-sama menjengkelkan dan PC malah menampilkan blue screen.  Mungkin setelah menjalankan perintah FIXBOOT dan FIXMBR,  PC akan menampilkan :</p>
<p>Windows NT could not start because the below file is missing or corrupt : X:\ WINNT\System32\ Ntoskrnl.exe<br />
Windows NT could not start because the below file is missing or corrupt : X:\WINNT\System32\ HAL.dll</p>
<p>NTLDR is missing<br />
Press any key to restart</p>
<p>Invalid boot.ini<br />
Press any key to restart</p>
<p>Melihat dari kerusakan yang terjadi seperti di atas tadi, jelas sistem Windows XP nya yang rusak.  Nah, kalau sudah begini seseorang sering mengalami kepanikan, hingga mensudahi proses perbaikan dan menginstal ulang sistem Windows XP.  Padahal kalau menginstal ulang Windows XP, jelas akan kehilangan semua program aplikasi yang terinstal saat itu.<br />
Bila beberapa cara sudah dilakukan, dan tidak berhasil, Anda bisa melakukan perbaikan yang masih memanfaatkan Windows Recovery Console.  Proses perbaikan ini bisa dibilang relatif mudah, tapi sering terlewatkan.  Tujulah Windows Recovery Console, dimana fasilitas tadi terdapat pada CD instalasi Windows XP.  Navigasikan ke arah direktori C: (C: merupakan master dimana Windows mulai bekerja) lalu reboot.<br />
Perintah pertama dari proses ini adalah menggunakan perintah “BOOTCFG /Rebuild” yang mana perintah ini akan mendiagnosa secara lengkap  saat sistem operasi melakukan loading dalam recovery console.  Beberapa file yang akan terdeteksi adalah :<br />
- Windows Hardware Abstraction Layer (HAL)<br />
- Corrupt registry hives (\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\xxxxxx)<br />
- Invalid BOOT.INI files<br />
- A corrupt NTOSKRNL.EXE<br />
- A missing NT Loader (NTLDR)<br />
Pada proses perintah tadi, kemungkinan diaplikasikan ke blue screen atau Hive/HAL/INI/EXE/DLL<br />
Menghubungkan ke pesan kesalahan.  Untuk memulai perbaikannya ikuti petunjuk langkah demi langkah berikut.<br />
1. Masukkan CD Windows XP ke dalam drive CD-ROM.  Tapi jangan lupa, pastikan PC Anda untuk melakukan booting pertama pada CD<br />
2. Pada saat pertama boot dari CD, jangan pilih option yang ditawarkan.  Tekan tombol F2 untuk menginisialisasikan ke tool Automated System Recovery (ASR).  Tunggu proses sampai terlihat screen alur, di sini Anda bisa menekan “R” untuk masuk ke Recovery Console :<br />
Setelah Anda mempunyai pilihan pada langkah kedua, Anda bisa melihat tampilan di mana lokasi Windows terinstal (ketik angka 1) dan tekan enter.  Di sini Anda harus mengisi administrator password untuk administrator account dan tekan enter.  Sekarang Anda telah masuk ke dalam screen dan recovery console siap digunakan.</p>
<p>Proses dengan Fungsi Repair<br />
- Dari delapan command (perintah), Anda harus masuk ke dalam beberapa urutan untuk memperbaiki masalah tersebut.  Di bawah ini akan ditampilkan hasil dari kelanjutan enam langkah.  Urutan dari command tadi adalah :<br />
C:  CD                 C:\&gt; CD<br />
C:  ATTRIB  -H  C: \boot.ini     C:\&gt;  ATTRIB  -H  C: \boot.ini<br />
C:  ATTRIB   -S  C: \boot.ini     C:\&gt;  ATTRIB   -S  C: \boot.ini<br />
C:  ATTRIB   -R  C: \boot.ini     C:\&gt; ATTRIB   -R  C: \boot.ini<br />
C:  del boot.ini         C:\&gt; del boot.ini<br />
C:  BOOTCFG  /Rebuild         C:\&gt; BOOTCFG  /Rebuild<br />
C:  CHKDSK  / R / F         C:\&gt; CHKDSK  / R / F<br />
C:  FIXBOOT             C:\&gt; FIXBOOT<br />
- Pada setiap langkah naik ke sebuah direktori, akan membawa ke direktori sebelumnya dimana posisi awal keberadaan Anda. Misalnya, Anda berada pada direktori C: WINDOWS SYSTEM 32, kemudian ingin masuk ke direktori WINDOWS, Anda tinggal mengetikkan command “CD..” maka Anda akan meninggalkan folder SYSTEM 32 dan naik ke level WINDOWS.  Hal serupa dilakukan bila ingin masuk ke root direktori (C:) dari folder WINDOWS, dimana Anda tinggal mengetikkan command “CD..” maka secara otomatis akan masuk ke root direktori atau ke C:<br />
- Setelah masuk ke root direktori (C:), Anda bisa melakukan proses perbaikan pada sistem operasi yang bermasalah tadi, dan mulai memodifikasi atribut dari file BOOT.INI.  Perlu diketahui, bahwa file BOOT.INI lah yang mengontrol sistem operasi, dengan begitu Anda bisa melihat proses booting dari Windows, mulai dari bagaimana me-loadnya serta dimana menempatkannya pada disk Anda.  Karena file BOOT.INI terhidden, maka Anda tidak akan melihat posisi file tersebut.  Selain terhidden, file ini juga masuk dalam atribut only read.  Artinya selain tersembunyi, file ini juga tidak bisa diedit, alias hanya bisa dibaca saja. Untuk menghilangkan atribut tersebut, Anda bisa menggunakan tiga command :<br />
C:\&gt;  ATTRIB  -H  C:\ BOOT.INI<br />
C:\&gt;  ATTRIB  -R  C:\ BOOT.INI<br />
C:\&gt;  ATTRIB  -S   C:\ BOOT.INI<br />
Dengan command di atas, berarti Anda telah menghilangkan atribut Hidden, System dan Read Only<br />
- Setelah menghilangkan atribut file BOOT.INI, Anda bisa mulai melakukan  modifikasi pada file tersebut, atau langsung menghapusnya.      Command yang digunakan untuk menghapus          {DEL | FILE NAME} atau seperti C: DEL BOOT.INI .  Maka file BOOT.INI akan terhapus.<br />
- Langkah selanjutnya merupakan langkah yang cukup penting, yaitu proses BOOTCFG /REBUILD.  Penggunaan command ini adalah untuk mencari lokasi sebelum proses instalasi Windows XP dan membangun ulang semua esensial dari komponen-komponen sistem operasi Windows serta meng-compile ulang file BOOT.INI dan memeriksa satu rangkaian error dari Windows.  Cukup penting untuk diperhatikan dari satu atau keduanya. Pertama setiap pemilik Windows XP harus menggunakan /FASTDETECT sebagai salah satu “OS Load Option” bila proses rebuild telah final.  Kedua bila Anda menggunakan CPU yang punya fitur buffer overflow protection pada Intel XD atau AMD NX, berarti Anda harus menggunakan /NOEXECUTE=OPTIN sebagai OS Load Option.  Anda bisa menggunakan command di atas, tapi jangan set “NOEXECUTE” sebagai Load option bila Anda tidak mempunyai CPU seperti yang disebut di atas.  Sedangkan untuk “Enter Load Identifier”, Anda bisa mengisikan “Microsoft Windows XP Home Edition” sebagai identifier.<br />
- Langkah berikutnya adalah verifikasi harddisk yang berisikan instalasi Windows XP.  Bila proses ini tidak ada fungsi-fungsi yang diperlukan lagi, itu berarti secara fisik drive masih bisa menjalankan Windows yang berarti juga tidak terdapat bad sector atau corrupt pada fisik hard disk.  Untuk memastikannya, Anda bisa menggunakan command CHKDSK / R / F pada prompt C:&gt;    Tunggulah beberapa saat untuk proses tersebut, paling lama sekitar 30 menit.  Bila selesai, Anda bisa menuju pada langkah terakhir.<br />
- Pada langkah terakhir ini, Anda hanya membutuhkan satu command saja.  Pada C:&gt; prompt, ketik FIXBOOT.  Dengan perintah ini, berarti akan menuliskan sebuah boot sector baru pada harddisk dan membersihkan semua yang rusak serta membuat file BOOT.INI yang baru dan system file.  Selanjutnya Windows Recovery Console akan menanyakan “Sure you want to write a newbootsector to the partition C:  ?   cukup tekan “Y” dan enter untuk menjawab konfirmasi tersebut.  Setelah beres, ketik EXIT pada Windows Recovery Console lalu reboot PC Anda.  Bila berhasil maka PC akan kembali booting secara normal, dan file-file yang rusak seperti DLL, Hive, Exe, dan NTLDR tidak akan ada lagi.  Selamat mencoba.</p>
<p>Menghapus file INDEX.DAT (Windows 2000 dan Windows XP)<br />
File INDEX.DAT berisi catatan semua situs yang telah Anda kunjungi.  Jika Anda tidak ingin orang lain mengetahui catatan tersebut, Anda bisa menghapusnya dengan trik berikut.  Tutup semua aplikasi yang sedang berjalan.  Klik Start &gt; Run lalu ketikkan CMD.EXE atau jalankan Command Prompt.  Masuk ke C:\Documents and Settings\username\Local Settings\Temporary Internet Files\Content.IE5 (username harus anda ganti dengan nama user yang log on pada komputer Anda).  Jalankan Task Manager (Ctrl+Shift+Esc).  Klik pada tab Processes.  Pilih EXPLORER.EXE lalu klik End Process.  Layar akan blank kecuali pada jendela command prompt.  Hapus file INDEX.DAT.  Kembali ke Task Manager. Klik File &gt; Run &gt; Explorer untuk mengembalikan desktop ke tampilan semula.</p>
<p>Membersihkan Temporary Internet Files secara Otomatis<br />
Anda dapat menghapus file temporary secara otomatis dari Internet Explorer setiap kali Anda menutup program tersebut. Selain untuk menambah ruang hard disk, hal tersebut juga akan menjaga privasi Anda agar tidak ada orang lain yang dapat melihat situs apa saja yang telah Anda kunjungi.  Caranya buka Internet Explorer.  Klik Tools menu, lalu klik Internet Options.  Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Advanced.  Scroll ke bawah sampai pada bagian Security, lalu beri pilihan pada kotak Empty Temporary Internet Files folder when browser is closed.</p>
<p>MENGAKALI ANEKA FUNGSI  INTERNET EXPLORER DAN KEMUDAHAN BERSELANCAR DI INTERNET</p>
<p>Internet Explorer merupakan salah satu program bawaan Windows yang merupakan gerbang menuju dunia maya yang nota bene tak ada batasannya.  Demi keamanan komputer Anda, sebaiknya Anda digunakan beberapa cara manipulasi berikut. Untuk menggunakan manipulasi tersebut, Anda tinggal membuat value dengan jenis dan nama value sesuai dengan yang saya berikan. Jangan lupa meletakkannya pada key yang sesuai.  Isikan data value sesuai manipulasi yang Anda inginkan. Selamat mencoba !<br />
Pilihan Close Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoBrowserClose<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Pilihan Save As Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoBrowserSaveAs<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Pilihan New Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoFileView<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data         : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Menu Favorites Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoFavorites<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Pilihan View Source Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoViewSource<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Pilihan Full Screen Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoTheaterMode<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Pilihan Open Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoFileOpen<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 =menyembunyikan</p>
<p>Internet Options Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoBrowserOptions<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Tip of The Day [Help]<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer<br />
Value Name    : Remove Tip Of The Day<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Icon Network Neighbourhood<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoNetHood<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>For Netscape Users [Help]<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer<br />
Value Name    : Remove Netscape Help<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Pilihan Tour Internet Explorer [Help]<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer<br />
Value Name    : Remove Tutorial<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Pilihan Send FeedBack [Help]<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer<br />
Value Name    : Remove Feedback<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Expanded New [Menu File]<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoExpandedNewMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Kustomisasi ToolBar<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoToolBarCustomize<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Akses File URL<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoFileURL<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Search Customize<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Infodelivery\Restrictions<br />
Value Name    : NoSearchCustomization<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Pilihan Entire Network<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : NoEntireNetwork<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Pilihan WorkGroup<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : NoWorkGroupContents<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Setting Network<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : NoNetSetup<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Password Caching<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : DisablePwdCaching<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Share Password<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : HideSharePwds<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Network Identification<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : NoNetSetupIDPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Network Access<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : NoNetSetupSecurityPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Pembatas Panjang Password<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : MinPwdLen<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab General Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : General Tab<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Security Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Security Tab<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Content Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : ContentTab<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Connections Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : ConnectionsTab<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Programs Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : ProgramsTab<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Advanced Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : AdvancedTab<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Colors Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Colors<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Links Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Links<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Font Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Fonts<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Languages Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Languages<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Connection Settings Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Connection Settings<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Home Page Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : HomePage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>History Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : History<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Messaging Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Messaging<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Certificates Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Ratings<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Certi Pers Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : CertifPers<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Certi Site Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Certificates<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Cert Pub Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : CertifPub<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Cache Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Cache<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>AutoConfig Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : AutoConfig<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Accessibility Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Accessibility<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Sec Change Settings Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : SecChangeSettings<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Sec Add Site Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : SecAddSites<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Profiles Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Profiles<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Form Suggest Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : FormSuggest<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Form Suggest Password Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : FormSuggest Password<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Wallet Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Wallet<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Connection Wizard Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Conwiz Admin Lock<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Calendar Contact Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : CalendarContact<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Settings Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Settings<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Reset Web Settings Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : ResetWebSettings<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Check If Default Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\InternetExplorer\Control Panel<br />
Value Name    : Check_If_Default<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>File Open Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoFileOpen<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>File New Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoFileNew<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>SaveAs Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoBrowserSaveAs<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Internet Options<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoBrowserOptions<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Favorites Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoFavorites<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Pemilihan Directory Download Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoSelectDownloadDir<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Menu Konteks Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoBrowserContextMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Penutupan Browser Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoBrowserClose<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Find Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoFindFiles<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Full Screen Browser F11 Internet Browser<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    : NoTheaterMode<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>FTP Basis DOS<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions<br />
Value Name    :<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Update Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main<br />
Value Name    : NoUpdateCheck<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Script Debugger Internet Explorer<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main<br />
Value Name    : Disable Script Debugger<br />
Data Type    : StringValue<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Recent Sites<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main<br />
Value Name    : FavIntelliMenus<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : Yes = aktif, No = nonaktif</p>
<p>Proxy-LAN Settings<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel<br />
Value Name    : Proxy<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Selective Acknowledgements in RFC 2018<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\MSTCP<br />
Value Name    : SackOpts<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi UNIX Operation in TCP/IP Data<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\MSTCP<br />
Value Name    : BSDUrgent<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>WhiteBoard 1.0-2.x NetMeeting Windows<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies<br />
Value Name    : NoOldWhiteBoard<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Pilihan Advanced Calling NetMeeting Windows<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies<br />
Value Name    : NoAdvancedCalling<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab General NetMeeting Windows<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies<br />
Value Name    : NoGeneralPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Security NetMeeting Windows<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies<br />
Value Name    : NoSecurityPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Audio NetMeeting Windows<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies<br />
Value Name    : NoAudioPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Pilihan Full Duplex NetMeeting Windows<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies<br />
Value Name    : NoFullDuplex<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Tab Video NetMeeting Windows<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies<br />
Value Name    : NoVideoPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Memperbaiki dan Menambahkan Komponen pada IE6<br />
Untuk memperbaiki atau menambahkan fitur pada Internet Explorer6,  berikut langkahnya.  Pastikan Anda memiliki file sumber dari lokasi yang sama dengan tempat dimana IE6 terinstall.  Klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, tuliskan rundll32 setupwbv.dll,IE6Maintenance.  Klik OK.  Anda akan diberi option untuk melakukan penambahan atau perbaikan komponen.</p>
<p>Hyperlinks Tidak Bekerja<br />
Jika Anda melakukan klik pada sebuah hyperlink pada halaman web dan yang muncul hanyalah sebuah jendela kosong, mungkin trik di bawah ini dapat membantu masalah tersebut.  Klik Star, lalu klik Run.  Pada kotak Run, tuliskan regsvr32 urlmon.dll.  Lalu klik OK.</p>
<p>Menutup Beberapa Jendela Sekaligus<br />
Suatu saat Anda mungkin pernah membuka beberapa halaman web sekaligus.  Trik di bawah ini dapat Anda gunakan untuk menutup semua jendela web yang sedang terbuka dengan lebih cepat dibandingkan jika Anda harus menutup jendela tersebut satu persatu.  Anda dapat menekan tombol Alt + F4, tetapi menekan tombol Ctrl + W akan memberikan hasil yang lebih baik.</p>
<p>Melihat Favorites pada Desktop<br />
Anda dapat membuat sebuah jendela pada desktop yang akan menampilkan Favorites pada Internet Explorer.  Untuk membuat jendela tersebut, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan iexplore –channelband.  Klik OK.  Sebuah jendela baru akan muncul pada desktop Anda.</p>
<p>Selalu Menyimpan Gambar dalam Format JPG<br />
Anda dapat mengatur agar setiap gambar yang Anda simpan atau download dari internet pada Internet Explorer agar menggunakan format JPG dengan cara pada Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Options.  Klik pada tab Advanced.  Pada bagian Security yang berada di bagian bawah, hilangkan pilihan pada kotak Do not save encrypted pages to disk.</p>
<p>Mengubah Setting Cookies<br />
Anda dapat mengubah bagaimana Internet Explorer akan memperlakukan cookies yang mungkin membuat Anda merasa tidak nyaman.  Untuk melakukan pengaturan tersebut, lakukan langkah berikut. Pada Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Internet Options.  Klik pada tab Privacy.  Klik pada tombol Advanced.  Atur settingan cookies yang Anda inginkan.<br />
Mengatur Halaman Web Pertama yang Akan Terbuka<br />
Jika Anda sering membuka halaman web tertentu, sebaiknya Anda atur agar halaman web tersebut menjadi halaman web pertama yang akan terbuka begitu Anda terkoneksi dengan internet dan membuka IE Anda.  Hal tersebut akan menghemat waktu dan biaya online Anda.  Untuk mengatur agar web favorit Anda menjadi web yang akan terbuka pertama kali, berikut langkah-langkahnya.  Buka halaman web yang Anda inginkan. Klik Tools, lalu klik Internet Options. Pada tab General, pada bagian Home Page, klik pada tombol Use Current.</p>
<p>Mempercepat Koneksi IE Jika Tidak Ada Proxy Server yang Terinstall<br />
Jika pada komputer Anda tidak terpasang proxy server, Anda dapat mengatur berapa lama Internet Explorer membutuhkan waktu untuk diload.  Berikut langkahnya.  Buka Internet Explorer.  Klik Tools, lalu klik Internet Options.  Klik tab Connections.  Klik tombol LAN Settings.  Hilangkan pilihan pada kotak Automatically detect settings.</p>
<p>Menonaktifkan Fitur Script Debugging<br />
Anda dapat menghilangkan munculnya jendela pada Internet Explorer ketika sebuah script error ditemukan pada sebuah halaman web dengan cara.  Buka Internet Explorer.  Klik Tools, lalu klik Internet Options. Klik pada tab Advanced. Di bawah bagian Browsing, beri pilihan pada kotak Disable Script debugging.  Hilangkan pilihan pada kotak Display notification about every script error.</p>
<p>Mengubah Suara Default pada Internet Explorer<br />
Anda bisa mengubah suara default yang terdengar ketika Anda membuka halaman baru pada Internet Explorer dengan cara mengklik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan Regedit lalu klik OK.  Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\Navigating\.current<br />
Ubahlah nilai default untuk file wav yang ingin Anda gunakan. Mengosongkan nilai default berarti akan menonaktifkan suara.  Catatan : Settingan di atas juga akan mengubah suara default ketika Anda melakukan navigasi pada Windows Explorer.</p>
<p>Menggunakan Style Sheet Sendiri untuk Menampilkan Halaman Web<br />
Anda dapat menampilkan halaman web yang terbuka pada Internet Explorer dengan style sheet dan pemformatan yang Anda buat sendiri.  Trik ini dapat meningkatkan kenyamanan Anda saat melakukan browsing karena tampilan halaman web akan sesuai dengan selera Anda.  Caranya, buka Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Internet Options. Pada tab General, klik tombol Accessibility.  Beri pilihan pada kotak Format documents using my style sheet.  Cari lokasi di mana style sheet yang ingin Anda gunakan berada.  Sekarang tampilah halaman web Anda dakan sesuai dengan style sheet yang Anda pilih.</p>
<p>Menampilkan Internet Connection Wizard<br />
Jika Anda menginginkan Internet Explorer menampilkan Internet Connection Wizard sekali lagi, lakukan langkah berikut.  Klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Connection Wizard\Completed<br />
Atur nilainya menjadi 0 melalui Edit Binary Value, caranya klik pada Completed, lalu klik Edit, lalu klik Edit Binary Value.</p>
<p>Mendownload Lebih dari Empat File Secara Bersamaan pada IE 6<br />
Normalnya Anda hanya dapat mendownload empat file secara bersamaan pada Internet Explorer.  Anda dapat mendownload lebih dari empat file dengan cara klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\InternetSettings<br />
Ubahlah nilai pada MaxConnectionsPer1_0Server ke angka yang Anda inginkan dan ubahlah nilai pada MaxConnectionPerServer ke angka yang Anda inginkan.</p>
<p>Cara Mudah Melakukan Scrolling pada Halaman Web<br />
Trik di bawah ini akan membantu Anda untuk dapat melakukan scrolling dengan mudah pada saat Anda membuka halaman web dengan menggunakan keyboard.  Tombol spacebar untuk melakukan scrolling ke bawah. Tombol Shift-spacebar untuk melakukan scrolling ke atas.</p>
<p>Menambahkan Administrative Tools pada Start Menu<br />
Jika Anda adalah seorang administrator, Adna akan sangat berkepentingan dengan peralatan administrasi pada komputer Anda.  Anda dapat menempatkan peralatan administrasi pada start menu untuk mempercepat akses dibandingkan jika Anda harus mengaksesnya melalui Control Panel yang membutuhkan waktu lebih lama.  Caranya, klik kanan Start menu, lalu klik Properties.  Pada tab Start menu, klik Customize.  Klik tab Advanced, dan dibawah Start menu, arahkan ke System Administrative Tools.  Klik Display on the All Programs and the Start menu.</p>
<p>Mengakses Account Administrator dari Welcome Screen<br />
Ketika Anda berada pada Welcome Screen dan ingin melakukan log on dengan account Administrator tetapi account tersebut tidak terlihat pada daftar, tekan Ctrl+Alt+Del dua kali untuk membuka jendela log on Windows 2000, yang akan mengijinkan Anda untuk melakukan log on sebagai Administrator. Log on pada Welcome Screen tidak terlihat jika komputer Anda menjadi bagian dari sebuah domain.</p>
<p>Mengubah Huruf Drive pada Windows XP<br />
Ketika Anda menambahkan drive ke komputer Anda, misalnya harddisk tambahan, CD drive, atau media penyimpanan lain, secara otomatis Windows akan menentukan huruf tertentu untuk drive tersebut (Anda dapat melihatnya pada Windows Explorer).  Anda bisa mengubah huruf tersebut dengan cara klik kanan My Computer, lalu klik Manage.  Di bawah Computer Management, klik Disk Management.  Pada jendela sebelah kanan, Anda akan melihat daftar drive yang ada. CD-ROM drive biasanya berada di bagian bawah jendela.  Klik kanan drive atau peralatan yang ingin Anda ubah, lalu klik Change Drive Letter and Paths.  Klik Change, klik Assign the following drive letter, klik huruf drive letter yang ingin Anda ubah, lalu klik OK.  Catatan  :  Jangan mengubah huruf drive tempat di mana boot atau sistem berada. Beberapa program telah menentukan drive tertentu untuk menempatkan file-file mereka, jika Anda mengubah huruf drivenya kemungkinan program-program tersebut tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.</p>
<p>Menjadi Administrator Sementara<br />
Banyak program yang mengharuskan Anda untuk menjadi seorang administrator agar dapat membuka program tersebut.  Hal tersebut tentu menjadi masalah ketika Anda bukan seorang administrator atau melakukan log on sebagai user biasa.  Trik berikut dapat digunakan untuk melewati prosedur di atas meskipun Anda adalah user biasa. Berikut langkah-langkah yang harus ditempuh.  Klik kanan pada file setup program yang Anda inginkan (file setup biasanya memiliki ekstension .exe).  Klik Run as.  Ketikkan username dan password pada area yang tersedia.  Catatan : Trik ini juga dapat Anda aplikasikan pada program yang berada pada start menu.</p>
<p>Memastikan Layanan dan Program Tetap Dapat Bekerja Melalui Internet Connection Firewall<br />
Ketika beberapa user mengalami kesulitan ketika ingin mendapatkan layanan atau menjalankan program tertentu setelah Anda mengaplikasikan Internet Connection Firewall (ICF) pada komputer Anda, maka Anda bisa mengatur agar layanan dan program tersebut dapat diakses seperti sebelum Anda mengaplikasikan Internet Connection Firewall (ICF), ikuti langkah-langkah berikut ini.  Klik Control Panel, lalu klik Network and Internet Connections, lalu klik Network Connections.  Klik kanan koneksi internet yang Anda miliki, lalu klik Properties.  Klik tab Advanced pada kotak dialog Properties.  Klik Settings, dan kotak dialog Advanced Settings akan terbuka.  Pilih layanan dan program yang ingin Anda atur dengan melakukan klik, atau jika Anda ingin menambahkan program atau layanan, klik tombol Add lalu cari layanan dan program yang Anda inginkan.</p>
<p>Membuat Desktop Shortcut untuk Mengunci Komputer<br />
Anda dapat mengamankan komputer Anda dengan menguncinya dimanapun ketika Anda sedang meninggalkan komputer tersebut.  Jika komputer Anda menjadi bagian dari sebuah domain, dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete lalu klik pada Lock Computer, akan mencegah orang lain untuk dapat mengakses komputer Anda.  Hanya Anda dan Administrator group yang dapat membuka komputer tersebut (untuk membuka komputer tersebut, prosedur biasanya adalah dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete, ketikkan password, lalu klik OK).  Anda dapat membuat shortcut yang akan mempercepat proses pengamanan komputer dan meletakkannya pada desktop dengan cara mengklik kanan pada area kosong pada desktop, arahkan ke New, lalu klik Shortcut.  Pada kotak Location, ketikkan<br />
%windir%\System32\rundll32.exeuser32.dll,Lock-WorkStation<br />
Klik Next, pada kotak Name ketikkan nama untuk shortcut yang Anda buat, misalnya KUNCI PENGAMAN, lalu klik Finish.  Catatan : Shortcut tersebut akan segera ditampilkan pada desktop Anda.  Anda dapat segera keluar dari ruang kerja ke Welcome Screen dengan hanya klik dua kali pada shortcut tersebut.  Untuk melakukan log on, Anda harus memasukkan password Anda kembali.</p>
<p>Menampilkan System Data<br />
Buka System Information.  Klik dua kali salah satu kategori pada pohon kategori, lalu klik salah satu item atau subkategori untuk menampilkan informasi pada jendela details.  Catatan :  Untuk membuka System Information caranya klik Start, lalu klik Help and Support, kemudian klik tombol Support pada toolbar.  Di bawah Tools and Links di sisi kiri jendela, klik Advanced System Information.  Pada jendela details, klik View detailed system information.</p>
<p>Melihat Ruang Tersisa pada Harddisk<br />
Buka My Computer.  Arahkan pointer pada disk yang Anda inginkan.  Total kapasitas harddisk dan ruang yang tersisa pada disk akan terlihat pada tool tip.  Catatan : Untuk membuka My Computer, klik Start, lalu klik My Computer.  Jika status bar pada jendela explorer terlihat, jumlah ruang disk yang tersisa akan terlihat pada status bar pada bagian bawah layar.  Jika Anda tidak dapat melihat jumlah ruang tersisa, drag bagian kanan jendela untuk memperbesar tampilannya.  Untuk melihat status bar, pada menu View, klik Status Bar.  Anda juga bisa melihat jumlah ruang sisa pada disk dengan melakukan klik kanan pada disk yang Anda inginkan lalu klik Properties.</p>
<p>Menghilangkan Icon yang Tidak Berguna pada Desktop<br />
Buka Display pada Control Panel.  Pada tab Desktop, klik Customize Desktop.  Di bawah Desktop cleanup, klik Clean Desktop Now.  Ikuti petunjuk yang muncul pada Desktop Cleanup Wizard.  Catatan : Untuk membuka Display, klik Start, klik Control Panel, klik Appearance and Themes, lalu klik Display.  Desktop Cleanup Wizard akan menampilkan daftar icon pada desktop yang tidak pernah Anda gunakan selama 60 hari atau lebih. Hilangkan pilihan pada kotak Run Desktop Cleanup Wizard every 60 days jika Anda tidak menginginkan wizard berjalan secara otomatis setiap dua bulan.  Anda bisa menghilangkan icon secara manual dengan melakukan klik kanan pada icon yang Anda inginkan lalu pada menu pop up yang muncul, klik Delete.  Untuk membuat atau menghilangkan icon My Documents, My Computer, My Network, My Network Places, atau Internet Explorer, beri atau hilangkan pilihan item-item tersebut di bawah Desktop Icons.</p>
<p>Menggunakan Disk Cleanup<br />
Disk Cleanup membantu Anda untuk mendapatkan ruang tambahan untuk hard disk Anda.  Disk Cleanup akan melakukan pencarian pada drive, lalu menampilkan file temporary, file internet cache, dan file program yang tidak berguna yang dapat Anda hapus dengan aman.  Membuka Disk Cleanup :  Untuk menjalankan Disk Cleanup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Disk Cleanup.</p>
<p>Menggunakan Backup<br />
Utility Backup membantu Anda untuk membuat sebuah copy tentang informasi pada hard disk Anda.  Pada kasus dimana data asli yang Anda miliki secara tidak sengaja terhapus atau tertumpuk, atau menjadi tidak berfungsi karena adanya gangguan pada hard disk, Anda bisa menggunakan copy tersebut untuk mengembalikan data yang hilang atau rusak tersebut.  Untuk menjalankan Backup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Backup.</p>
<p>Mendeteksi dan Memperbaiki Kerusakan Harddisk<br />
Anda bisa menggunakan peralatan pendeteksi kerusakan untuk melakukan pengecekan kesalahan system file dan adanya bad sectors pada hard disk Anda.  Langkah yang ditempuh yaitu dengan membuka My Computer, lalu pilih salah satu hard disk / drive yang ingin Anda periksa. Pada File menu, klik Properties.  Pada tab Tools, di bawah Error-checking, klik Check Now.  Dibawah Check disk options, beri pilihan pada kotak Scan for and attempt recovery of bad sectors.  Catatan :  Untuk membuka My Computer, klik Start, lalu klik My Computer.  Anda harus menutup semua file saat menjalankan proses ini.  Jika file dan hard disk sedang berjalan, sebuah kotak pesan akan muncul memberi peringatan dan tawaran kepada Anda apakah Anda ingin melakukan schedul ulang untuk pemeriksaan harddisk lain kali saat Anda merestart komputer Anda.  Jika hard disk Anda diformat sebagai NTFS, Windows secara otomatis akan mengganti bad clusters dan meletakkan copy informasi untuk semua file pada sistem NTFS.</p>
<p>Menggunakan Disk Defragmenter<br />
Anda harus log on sebagai administrator untuk bisa menjalankan beberapa prosedur berikut.  Sudah menjadi bawaan Windows XP jika susunan file dan folder pada hard disk menjadi berserakan terutama pada komputer yang sering dipakai.  Hal ini salah satunya disebabkan oleh terbentuknya file temporary dan adanya aktifitas penghapusan file pada hard disk.  Susunan file dan folder yang berserakan menyebabkan komputer berjalan lambar karena lambatnya akses yang dapat dilakukan oleh sistem komputer pada file dan folder yang ada pada hard disk.  Disk defragmenter mengatur susunan file dan folder yang berserakan sehingga menjadi tersusun secara berurutan pada hard disk Anda.  Hasilnya, sistem komputer Anda dapat mengakses file dan folder dengan lebih cepat dan efisien.  Catatan :  Untuk membuka Disk Defragmenter, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Disk Defragmenter. Untuk keterangan lebih lanjut tentang cara menggunakan Disk Defragmenter, pada menu Action pada Disk Defragmenter, klik Help.</p>
<p>Menggunakan System Properties<br />
Anda harus log on sebagai administrator untuk bisa menjalankan beberapa prosedur di bawah ini.  System properties adalah salah satu peralatan yang menjadi bagian dari Windows Management Instrumentation (WMI) yang mengijinkan Anda untuk melihat dan mengubah system properties pada komputer jaringan dan komputer lokal.  Dengan menggunakan System Properties, Anda bisa merestart sebuah komputer yang terhubung ke jaringan untuk mengaplikasikan perubahan setting atau untuk mendeteksi adanya  hardware baru, melihat nama komputer dan informasi domain komputer lain yang berada pada jaringan, dan mengubah settingan virtual memory pada komputer lain yang mungkin sedang menjalankan program yang membutuhkan memory tambahan.  Untuk membuka System Properties, caranya dengan membuka Computer Management (komputer lokal).  Pada console tree, klik kanan Computer Management (Local) lalu klik Properties.  Catatan :  Untuk membuka Computer Management, klik Start, lalu klik Control Panel.  Klik Performance and Maintenance, klik Administrative Tools, lalu double klik Computer Management.  Untuk keterangan lebih lanjut tentang cara menggunakan System Properties, pada Computer Management, klik Help pada Action menu.</p>
<p>Mengubah Ukuran Virtual Memory Paging File<br />
Anda harus log on sebagai administrator atau anggota pada grup Administrator untuk dapat menjalankan prosedur ini.  Jika komputer Anda terhubung pada jaringan, setting aturan pada jaringan mungkin akan mencegah Anda untuk melakukan prosedur ini.  Berikut langkah-langkahnya.  Buka System pada Control Panel.  Pada Advanced tab, di bawah Performance, klik Settings.  Pada Advanced tab, di bawah Virtual Memory, klik Change.  Di bawah Drive [Volume Label], klik hard disk yang berisi paging file yang ingin Anda ubah.  Di bawah Paging file size for selected drive, klik Custom size, dan ketikkan ukuran paging file yang baru pada satuan megabytes pada kotak Initial size (MB) atau Maximum size (MB) lalu klik Set.  Jika Anda mengurangi ukuran page file, Anda harus merestart komputer Anda untuk melihat efek dari perubahan yang Anda buat.  Jika Anda menambah ukuran Page File, Anda tidak perlu melakukan restart untuk melihat perubahan yang terjadi.  Catatan :  Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, lalu klik System.  Jika Anda menginginkan Windows XP melakukan pengaturan sendiri untuk mendapatkan ukuran paging file yang terbaik, klik System managed size.  Untuk hasil terbaik, jangan mensetting ukuran kurang dari ukuran minimal yang direkomendasikan yang dapat Anda lihat dibawah Total paging file size for all drives.  Ukuran yang direkomendasikan adalah 1,5 kali jumlah RAM yang ada pada sistem komputer Anda.  Biasanya Anda bisa menggunakan ukuran yang direkomendasikan tersebut tanpa perlu melakukan perubahan, kecuali Anda secara rutin menjalankan program yang membutuhkan memori tambahan.  Microsoft dengan tegas merekomendasikan agar Anda tidak menghapus paging file.</p>
<p>Mengubah Performa Foreground dan Background Program<br />
Buka System pada Control Panel.  Pada Advanced tab, dibawah Performance, klik Settings.  Pada Advanced tab, dibawah Processor scheduling, lakukan salah satu langkah berikut :<br />
- Klik Programs untuk mengalihkan lebih banyak sumber dari prosesor ke foreground program daripada ke background program.<br />
- Klik Background services untuk menyalurkan sumber daya prosesor secara merata ke semua program.<br />
Catatan : Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance lalu klik System.  Pilih option Programs untuk mendapatkan hasil yang lebih halus dan respon yang lebih cepat untuk foreground program.  Jika anda menginginkan sebuah perintah untuk background, seperti Backup utility, agar dapat berjalan lebih cepat, pilih option Background services.<br />
Keterangan :  Background Program adalah sebuah program yang berjalan sementara user sedang bekerja dengan program yang lain.  Pada kondisi tersebut, prosesor komputer akan memberikan lebih sedikit sumber daya kepada background programs daripada kepada foreground program.  Foreground Program adalah program yang sedang berjalan pada jendela yang sedang aktif (jendela paling atas dengan title bar yang tampil paling cerah).</p>
<p>Menentukan Sistem Operasi untuk Startup<br />
Caranya yaitu dengan membuka System pada Control Panel.  Pada Advanced tab, dibawah Startup and Recovery, klik Settings.  Dibawah System startup, pada daftar Default sistem operasi, klik sistem operasi yang Anda inginkan.  Beri pilihan pada kotak Display list of sistem operation for, lalu ketikkan jumlah waktu dalam detik yang Anda inginkan untuk daftar yang tampil sebelum sistem operasi mulai dijalankan secara otomatis.  Catatan : Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, lalu klik System.  Untuk mengedit file boot option secara manual, klik Edit.  Microsoft dengan tegas menyarankan kepada Anda agar tidak melakukan modifikasi pada file boot option (boot. ini).</p>
<p>Menggunakan Backup<br />
Backup utility akan membantu Anda untuk membuat sebuah copy berisi informasi yang ada pada harddisk Anda.  Pada kondisi di mana data asli yang ada pada hard disk secara tidak sengaja terhapus atau tertumpuk dengan data lain, dan mengakibatkan sistem tidak dapat diakses karena hard disk tidak berfungsi, Anda dapat menggunakan hasil copy tersebut untuk mengembalikan data yang hilang atau rusak tersebut.  Untuk menggunakan backup utility, ikuti langkah-langkah berikut.  Untuk memulai proses Backup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Backup.  Kotak dialog Backup or Restore Wizard akan muncul.  Klik Next. Kotak dialog selanjutnya menawarkan pilihan kepada Anda (backup atau restore), beri pilihan pada Backup file Anda setting untuk melakukan backup lalu klik Next.  Pada kotak dialog yang muncul, tentukan apa yang ingin Anda backup lalu klik Next.  Selanjutnya, pilih tempat dimana Anda akan meletakkan hasil backup.  Ikuti langkah-langkah selanjutnya yang muncul pada wizard.  Catatan : Untuk memperbaiki sistem jika mengalami kerusakan, Anda bisa menggunakan Automated System Recovery Wizard pada the Backup Utility.</p>
<p>Menggunakan Microsoft Management Console<br />
Microsoft Management Console (MMC) adalah peralatan yang digunakan untuk membuat, menyimpan, dan membuka koleksi administrative tools, yang dinamakan consoles. Consoles berisi item-item yang dapat digunakan untuk mengatur hardware, software, dan komponen jaringan pada sistem Windows XP yang Anda miliki.  Untuk membuka MMC, klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run ketikkan mmc.  Untuk informasi mengenai cara menggunakan MMC, pada Action menu, klik Help.</p>
<p>Menginstal Recovery Console sebagai Option Startup<br />
Anda dapat menginstal Recovery Console sebagai sebuah option pada startup menu dan menggunakannya untuk memperbaiki sistem jika safe mode dan option startup lainnya gagal bekerja.  Recovery Console adalah peralatan yang dirancang untuk pengguna tingkat lanjut.  Untuk menginstal Recovery Console sebagai option Startup, lakukan langkah berikut.  Masukkan CD setup Windows XP pada CDROM drive, lalu klik Exit ketika kotak dialog instalasi muncul.  Klik Start, klik Run, lalu ketikkan<br />
G:\i386\winnt32.exe /cmdcons.  Dimana G: adalah tempat dimana CD-ROM berada, lalu tekan Enter (perhatikan bahwa ada spasi antara .exe dan slash).  Ikuti instruksi yang muncul pada layar untuk menginstal Recovery Console, dan setelah proses instalasi selesai, restart komputer Anda.  Recovery Console akan terlihat pada daftar sistem operasi yang tersedia pada Startup menu.  Anda harus menjadi administrator agar dapat menggunakan Recovery Console.</p>
<p>Memodifikasi Boot.ini<br />
Windows XP menggunakan file Boot.ini untuk menentukan option sistem operasi yang ditampilkan selama proses startup (boot). Boot.ini diatur sebagai hidden file  dan sebagai file sistem serta ditandai sebagai file read-only.  Anda bisa menggunakan command-line tool, Bootcfg.exe ,  untuk dapat mengedit file Boot.ini dengan cepat.  Anda bisa memodifikasi, misalnya lama waktu yang dibutuhkan oleh komputer untuk memilih sistem operasi yang akan digunakan dan menambahkan masukan yang lain.  Untuk membuka Bootcfg.exe , caranya yaitu klik Start, klik Run, lalu ketikkan cmd.  Ketikkan bootcfg.exe .  Ketikkan bootcfg.exe /? Untuk mengetahui option lainnya yang dapat Anda gunakan untuk melakukan modifikasi.</p>
<p>Mempercepat Munculnya Menu<br />
Anda dapat menggunakan tip berikut untuk mempercepat bagaimana menu akan tampil pada Windows XP.  Klik Start, klik Control Panel, klik  Performance and Maintenance, lalu klik System.  Klik tab Advanced, dan dibawah Performance, klik tombol Settings.  Hilangkan pilihan pada kotak Fade or slide menus into view, lalu klik OK.</p>
<p>Mengkompresi File dan Folder<br />
Salah satu tool yang berguna untuk menambah ruang harddisk Anda adalah zip compression utility yang dapat mengkompresi file dan folder.  Untuk mengkompresi file dan folder pada hard disk Anda, berikut langkah-langkahnya.  Klik kanan file atau folder.  Arahkan ke Send to,  lalu klik Compressed (zipped) folder.</p>
<p>Mengubah Setting untuk Meningkatkan Performa Komputer<br />
Windows menggunakan waktu prosesor untuk menangani performa sistem sesuai dengan settingan standardnya, tetapi Anda masih dapat mengubah settingan tersebut agar sesuai dengan kebutuhan komputer Anda.  Tip berikut dapat Anda gunakan menambah performa komputer dengan mengubah beberapa settingan.  Klik kanan My Computer, lalu klik Properties.  Klik tab Advanced, dan pada area Performance klik Settings.  Pada tab Visual Effects, klik tombol Custom, lalu hilangkan pilihan pada fitur yang tidak Anda perlukan.  Catatan : Anda harus log on sebagai Administrator untuk dapat menjalankan prosedur di atas.  Mengaplikasikan settingan di atas dapat mengubah desktop theme yang sedang Anda pakai saat ini.</p>
<p>Memperbaiki Instalasi Windows<br />
Bagaimanakan cara memperbaiki instalasi pada Windows XP, jika suatu saat Windows XP Anda bermasalah ?  Langkah pertama adalah dengan mengatur settingan BIOS agar komputer dapat berjalan dari CD-ROM drive.  Kemudian masukkan CD setup Windows XP, lalu restart komputer Anda.  Langkah selanjutnya adalah ketika pesan Press Any Key to Boot from CD muncul pada layar, tekan sembarang tombol pada keyboard untuk menjalankan komputer dari CD Windows XP.  Tekan ENTER ketika muncul pesan To Setup Windows XP now, lalu tekan ENTER yang terlihat pada layar Welcome to Setup. Jangan memilih option untuk menekan tombol R (yang berarti memilih untuk menggunakan Recovery Console).  Pada Windows XP Licencing Agreement, tekan F8 untuk memberi persetujuan.  Pastikan bahwa kotak Windows XP yang terinstal dalam keadaan terseleksi, lalu tekan R untuk mulai melakukan perbaikan Windows XP.  Ikuti instruksi yang muncul pada layar.</p>
<p>Membuat Restore Point Sendiri<br />
Pada saat Anda melakukan perubahan pada komputer Anda, misalnya melakukan instalasi program baru, menambahkan hardware atau melakukan perubahan pada registry, Windows XP secara otomatis akan membuat sebuah restore points, disebut juga system chechpoints.  Sistem ini berfungsi sebagai titik akhir kondisi sistem sebelum dilakukan perubahan, jadi jika sistem Anda mengalami masalah setelah terjadi perubahan, Anda bisa dengan mudah kembali ke restore points dan bekrja pada sistem seperti sebelum mengalami perubahan.  Jika Anda ingin membuat sebuah restore points sendiri, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, arahkan pada All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik System Restore.  Pada kotak dialog System Rstore, klik Create a restore point, lalu klik Next.  Ketikkan kalimat yang akan mendeskripsikan restore point Anda, misalnya “titik aman” lalu klik Create.  Catatan : Sekarang, jika sistem Anda bermasalah setelah Anda melakukan perubahan, tekan F8 pada boot menu, lalu klik konfigurasi terbaik yang Anda ketahui.</p>
<p>Format Backup Hard Drive dengan NTFS<br />
Apakah Anda berencana untuk membackup data komputer Anda dengan menggunakan Automated System Recovery Wizard atau Backup Utility pada Windows XP Profesional ?  Jika ya, pastikan bahwa tempat yang akan Anda gunakan sebagai tempat backup diformat dengan menggunakan sistem file NTFS, karena sistem file FAT32 tidak dapat menampung sebuah file yang berukuran lebih besar dari 4 Gigabytes.  Sedangkan file sistem NTFS tidak memiliki batasan untuk dapat menampung sebuah file.  Untuk mengkonversi drive tujuan ke sistem file NTFS, berikut langkah-langkahnya.  Klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, klik Administrative Tools, lalu klik dua kali Computer Management.  Klik Disk Management.  Klik kanan disk yang ingin Anda format (atau format ulang), lalu klik Format, Pilih option yang Anda inginkan lalu klik OK.</p>
<p>Menghilangkan System Restore Points untuk Meningkatkan Performa<br />
Untuk menjaga agar sistem komputer Anda tetap bersih, bersihkan folder Temp dan Temporary Internet files.  Tetapi masih ada option lain yang dapat Anda buang selain dua folder di atas yaitu System Restore Points.  Secara default, Windows XP membuat sebuah restore point setelah Anda menginstal installing Windows XP, setiap 10 jam tiap kali Anda menjalankan Windows XP atau tiap 24 jam.  Windows XP juga membuat sebuah restore point ketika Anda menginstal program baru, atau mengupdate Windows XP.  Anda juga bisa membuat sebuah restore points secara manual kapanpun Anda inginkan.  Anda bisa membatasi jumlah restore points dan menghemat ruang pada hard disk Anda sampai 2 MB untuk tiap restore points.  Untuk menghilangkan restore pint, pastikan terlebih dahulu bahwa sistem pada kompuer Anda berjalan dengan stabil lalu ikuti langkah berikut.  Klik Start, klik All Programs, klik Accessories, klik System Tools, lalu klik System Restore.  Pada kotak dialog Restore Point, klik pada System Restore Settings.  Pada kotak dialog yang muncul, beri pilihan pada kotak di sebelah Turn off System Restore on all Drives, lalu klik Apply.  Ketika muncul peringatan bahwa semua Restore Points yang ada akan dihapus, klik Yes untuk menghapus semua restore point yang ada.</p>
<p>Membuat Restore Point secara Manual<br />
Klik Start, klik All Programs, klik Accessories, klik System Tools, lalu klik System Restore.  Klik Create a Restore Point, lalu klik Next.  Beri nama restore point yang akan Anda buat, lalu klik tombol Create.</p>
<p>Menonaktifkan Laporan  Kesalahan<br />
Klik Start, lalu klik Run.  Ketikkan msconfig untuk membuka System Configuration Utility.  Klik tab Services.  Hilangkan pilihan pada kotak Error Reporting Service, lalu klik OK. Tekan Restart untuk merestart komputer Anda.</p>
<p>Mereview Laporan Upgrade<br />
Setelah mengupgrade sistem operasi terkadang masih menyisakan beberapa masalh, misalnya adanya beberapa program yang tidak mau berjalan. Anda bisa melihat laporan upgrade untuk melakukan review dan melihat kesalahan yang terjadi dengan cara klik Start, lalu klik Run.  Ketikkan upgrade.txt untuk melihat laporan proses upgrade.  Dokumen upgrade.txt ini tersimpan pada lokasi C:\WINDOWS</p>
<p>Kembali ke Versi Driver Sebelumnya<br />
Dengan menginstal driver terbaru kita berharap akan mendapatkan performa kerja yang lebih baik, tetapi kadang-kadang menginstal driver justru menyebabkan sistem komputer menjadi tidak stabil.  Jika Anda mendapatkan masalah tersebut sebaiknya Anda kembali menggunakan versi driver sebelumnya.  Anda dapat melakukan hal tersebut dengan cara mengklik Start, lalu klik Control Panel.  Klik Performance and Maintenance, lalu klik Administrative Tools.  Klik dua kali Computer Management, lalu klik Device Manager pada jendela sebelah kiri.  Klik kanan pada peralatan yang ingin Anda kembalikan versi drivernya, lalu klik Properties.  Pada tab Driver pada kotak dialog Properties, klik Roll Back Driver, dan ikuti instruksi yang muncul. Anda harus menjadi Administrator untuk dapat menjalankan prosedur di atas.</p>
<p>Membuat MS-DOS Startup Disk<br />
Anda dapat dengan mudah membuat sebuah bootable floppy disk dengan cara memasukkan floppy disk kosong ke dalam floppy disk drive.  Klik Start, lalu klik My Computer.  Klik kanan pada floppy disk drive, lalu klik Format pada menu yang muncul.  Klik Create an MS-DOS startup disk, lalu klik Start.</p>
<p>Membuat Password Reset Disk<br />
Ketika Anda menjadi local user pada sebuah workgroup, Anda bisa membuat password reset disk untuk melakukan log on ke komputer ketika Anda lupa pada password Anda.  Untuk membuat disk tersebut, ikuti langkah-langkah berikut. Klik Start, klik Control Panel, lalu klik User Accounts.  Klik nama account Anda.  Di bawah Related Tasks, klik Prevent a forgotten password.  Ikuti petunjuk selanjutnya dari Forgotten Password Wizard untuk membuat password reset disk.  Catatan : Simpan disk yang telah Anda buat pada tempat yang aman, karena siapapun dapat menggunakan disk tersebut untuk mengakses account Anda.</p>
<p>Menghilangkan icon USB<br />
Jika Anda memiliki peralatan USB yang terhubung pada komputer, Anda akan menjumpai icon USB pada area tertentu pada layar Anda.  Ketika Anda mengklik icon tersebut, Anda akan melihat option yang memberikan kesempatan pada Anda untuk menghentikan layanan hardware tersebut sebelum Anda mencabutnya dari komputer.  Hal tersebut akan sangat berguna untuk kasus tertentu, tetapi Adna masih bisa menghilangkan icon tersebut dengan cara sebagai berikut.  Klik kanan pada area tempat di mana icon USB tersebut berada, lalu klik Properties.  Pada kotak dialog Display Properties, klik tab Appearance, lalu klik Advanced.  Pada tab Taskbar, klik Customize.  Pilih Safely Remove Hardware, dan pada kolom Behavior, klik Always Hide.  Catatan :  Anda juga bisa menyembunyikan icon tersebut dengan cara mengklik kanan pada icon USB yang berada pada taskbar lalu klik Hide Icon.</p>
<p>Memperlancar Instalasi Windows XP dengan Mencabut Beberapa Peralatan<br />
Ketika Anda melakukan instalasi Windows XP, baik melakukan upgrade atau menginstal baru, lepaskan semua peralatan yang terhubung pada komputer lalu lakukan instalasi sistem operasi terlebih dahulu.  Setelah proses instalasi selesai, pasang kembali semua peralatan tersebut secara bersamaan, Windows XP akan  segera mengenali peralatan tersebut dan segera melakukan proses instalasi untuk menyesuaikan drivernya.  Langkah diatas  akan membantu menstabilkan komputer Anda dan mengurangi banyak waktu ketika Anda melakukan instalasi sistem operasi, dibandingkan jika Anda melakukan instalasi ketika semua peralatan tersebut dalam keadaan terhubung pada komputer.</p>
<p>Membakar CD<br />
Dengan menggunakan Windows XP, Anda tidak perlu memasang software tambahan untuk membakar CD Anda (seperti Nero), karena Windows XP memiliki fitur tambahan yang mengijinkan Anda untuk melakukan pembakaran CD dengan proses yang mirip debgab orises pengcopyan file antar hardisk atau floppy disk.  Untuk membakar CD pada Windows XP, lakukan langkah-langkah sebagai berikut :<br />
- Masukkan CD kosong ke dalam CDRW Anda.  Sebuah kotak dialog akan terbuka dengan beberapa option yang dapat Anda pilih.  Pilih Open a Writable CD folder lalu klik OK.<br />
- Pada Start Menu, klik My Computer, lalu cari tempat di mana file atau folder yang ingin Anda copy atau Anda tempatkan pada CD.<br />
- Seleksi file atau folder tersebut, lalu lakukan drag/drop atau copy/paste ke drive tempat di mana CD kosong Anda berada.<br />
- Pada jendela folder CD sebelah kiri, klik Write These Files to CD.<br />
Catatan : Pada taskbar juga akan muncul balon berisi teks yang memberitahukan bahwa ada file yang siap untuk ditulis pada CD.</p>
<p>Mengatur Zip Drive<br />
Jika USB Zip drive Anda berjalan dengan lambat ketika Anda melakukan copy file dari komputer yang berjalan di bawah sistem operasi Windows XP, sebaik mencoba beberapa tips berikut.  Buka My Computer (klik Start dan kemudian klik My Computer).  Klik kanan pada icon Zip drive, lalu klik Properties.  Pada kotak dialog yang muncul, Anda dapat mengatur settingan performa untuk Zip tersebut.  Klik pada tab Hardware, klik tombol Properties, lalu klik tab Policies.  Klik Optimize for Performance.  Klik OK.</p>
<p>Mengaktifkan Fitur Sticky Keys<br />
Ketika sebuah shortcut meminta kombinasi tombol, fitur Sticky Keys mengijinkan Anda untuk memodifikasi tombol tertentu pada keyboard, misalnya tombol Shift, Ctrl, Alt, atau logo Windows.  Untuk mengaktifkan fitur Sticky Keys, lakukan langkah-langkah berikut.<br />
Cara 1 : Tekan tombol Shift sebanyak lima kali.  Sebuah kotak dialog akan terbuka dengan instruksi bagaimana mensetting fitur Sticky Keys.  Jika Anda mengklik OK, sebuah icon (sekumpulan bujursangkar) akan muncul.<br />
Cara 2 :  Klik Start, klik Control Panel, lalu klik Accessibility Options.  Klik tab Keyboard, dan di bawah StickyKeys, beri pilihan pada kotak Use StickyKeys.<br />
Catatan :  Untuk menonaktifkan fitur StickyKeys, tekan tombol Shift sebanyak lima kali.</p>
<p>Mengakali Hardware Komputer lewat Registry Windows<br />
Mengakali Speaker<br />
Akan sangat menjengkelkan bila speaker komputerAnda selalu mengeluarkan bunyi bip atau desah.  Apalagi jika Anda tidak dapat menemukan cara untuk mematikannya.  Penggunaan manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.<br />
Key:        HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Sound<br />
Value Name    : Beep<br />
Data Type    : String Value<br />
Data        : No = nonaktif, Yes = Aktif</p>
<p>Mengakali Auto Run CD-ROM<br />
CD yang dimasukkan ke dalam CD-ROM akan berjalan secara otomatis.  Hal tersebut lebih dikenal dengan istilah AutoRun.  Manipulasi berikut dapat menghilangkan fungsi tersebut.<br />
Key1:<br />
HKEY_ _CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Key2:<br />
HKEY_ _LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoDriveTypeAutoRun<br />
Data Type    : Binary Value<br />
Data        : 0000 95 00 00 00</p>
<p>Mengakali FastDRAM<br />
Manipulasi berikut berguna untuk mempercepat kinerja komputer Anda.  Anda bisa mengaktifkan manipulasi berikut dan melihat perbedaan dengan yang sebelumnya.<br />
Key:   HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\BIOS<br />
Value Name    : FastDRAM<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Mengakali 32-Bit Protected Mode IO Drivers<br />
Tujuan manipulasi berikut adalah untuk mengamankan IO Drivers komputer Anda.  Hal tersebut sangat berguna bagi kelangsungan Hardware komputer Anda.  Oleh karena itu, gunakanlah manipulasi berikut.<br />
Key:   HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem<br />
Value Name    : ForceRMIO<br />
Data Type    : Binary Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Mengakali Write Behind Caching<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Write Behind Caching pada komputer Anda sehingga sangat berguna bagi kelangsungan Hardware komputer Anda.  Oleh karena itu, sebaiknya Anda menggunakan manipulasi berikut agar tidak semua orang dapat melihatnya.<br />
Key:   HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem<br />
Value Name    : DriveWriteBehind<br />
Data Type    : Binary Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Mengakali  Scandisk<br />
Untuk mempertahankan supaya kinerja Windows tetap OK, tentunya kita harus merawatnya dengan baik.  Salah satu yang harus Anda lakukan adalah defragment dan scandisk.  Manipulasi berikut menambahkan context menu pada drive.  Jadi, saat Anda membuka Windows Explorer dan mengklik kanan pada drive akan muncul menu “Scandisk drive ini”.<br />
Key:       HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\Shell<br />
Value Name    : Scandisk<br />
Data        : &amp;Scandisk Drive berikut (pada bagian default)<br />
Buat subkey baru di bawah Defrag dengan kriteria :<br />
Value Name    : Command<br />
Data        : scandskw.exe  /n.  (pada bagian default)</p>
<p>Mengakali Interrupt ROM<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Interrupt ROM  pada komputer Anda sehingga sangat berguna bagi kelangsungan Hardware komputer Anda.  Untuk itu, gunakanlah manipulasi berikut:<br />
Key:   HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem<br />
Value Name    : VirtualHDIRQ<br />
Data Type    : Binary Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Mengakali Klik Kanan pada Taskbar<br />
Jika manipulasi berikut Anda enable, maka tidak akan muncul menu sewaktu melakukan klik kanan pada Start Menu, Tab Control dan Clock.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoTrayContextMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = disabled, 1 = enabled</p>
<p>Mengakali PCI<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan PCI komputer Anda sehingga tidak semua orang dapat melihatnya.  Hal tersebut dilakukan demi keamanan Hardware komputer Anda.  Untuk itu, gunakanlah manipulasi berikut.<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\BIOS<br />
Value Name    : PCIConcur<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Mengakali AGP Concur<br />
AGP Concur merupakan salah satu fasilitas bios yang dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kinerja komputer Anda.  Sebaliknya, jika Anda salah dalam menggunakannya ia akan memberikan dampak negatif bagi komputer Anda.  Untuk itu, gunakanlah manipulasi berikut demi keamanan komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\BIOS<br />
Value Name    : AGPConcur<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Menonaktifkan Fitur Autoplay untuk CD Program<br />
Ketika Anda memasukkan CD program ke dalam CD-ROM biasanya akan muncul kotak dialog mengenai program tersebut.  Hal ini bisa membantu atau mengganggu kenyamanan Anda.  Anda bisa menghilangkan fitur yang memainkan CD secara otomatis tersebut dengan cara sebagai berikut.  Klik Start, klik Run.  Pada kotak dialog Run yang muncul, ketikkan GPEDIT.MSC lalu klik OK.  Langkah ini akan membuka Group Policy pada Microsoft Management Console.  Klik dua kali Computer Configuration, klik dua kali Administrative templates, klik dua kali System, lalu klik Turn off Autoplay.  Instruksi pada layar Anda berisi keterangan tentang bagaimana mengkonfigurasi settingan tersebut.  Klik Properties untuk menampilkan kotak dialog setting.  Klik Enabled, dan pilih CD-ROM drives, lalu klik OK, untuk menghentikan fitur yang akan memainkan CD secara otomatis.  Catatan : Settingan yang Anda lakukan tidak akan berfungsi untuk CD musik.</p>
<p>Mengaktifkan ToggleKeys<br />
ToggleKeys didesain untuk pengguna yang memiliki masalah penglihatan.  Ketika fitur ToggleKeys aktif, komputer akan mengeluarkan suara apabila tombol CAPS LOCK, NUM LOCK, atau SCROLL LOCK ditekan.  Suara tinggi akan terdengar ketika tombol-tombol tersebut diaktifkan dan suara dengan volume rendah akan berbunyi ketika tombol-tombol tersebut dinonaktifkan.  Untuk mengaktifkan fitur ini, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, klik Control Panel, lalu klik Accessibility Options.  Klik tab Keyboard, dan di bawah ToggleKeys, beri pilihan pada kotak Use ToggleKeys.  Untuk menggunakan keyboard shortcut yang akan mengijinkan Anda untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ToggleKeys dengan menekan tombol NUM LOCK untuk waktu lima detik, pada tab Keyboard, di bawah ToggleKeys, klik Settings.  Jika kotak Use Shortcut pada kotak dialog Setting for ToggleKeys dalam keadaan terseleksi, Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ToggleKeys dengan menekan tombol NUM LOCK untuk waktu lima detik.</p>
<p>Mengaktifkan High Contrast<br />
High Contrast didesain untuk pengguna yang memiliki masalah dengan penglihatan.  Dengan warna kontras yang tinggi, layar monitor akan lebih mudah dilihat oleh beberapa pengguna tertentu yang memiliki masalah dengan penglihatan.  Beberapa option yang lain mengijinkan Anda untuk mengubah ukuran font agar lebih mudah dibaca.  Untuk mengaktifkan fitur ini, lakukan langkah-langkah berikut.  Klik Start, klik Control Panel, lalu klik Accessibility Options.  Pada tab Display, di bawah  High Contrast, beri pilihan pada kotak Use High Contrast.  Catatan : Untuk mematikan fitur High Contrast, hilangkan pilihan dari kotak Use High Contrast.  Jika kotak pilihan Use Shortcut pada kotak dialog Settings for High Contrast dalam keadaan terseleksi, Anda bisa mengaktifkan atau menonaktifkan fitur High Contrast dengan menekan tombol ALT kiri + SHIFT kiri + PRINT SCREEN (tergantung dari setting lain yang Anda pilih pada kotak dialog Accessibility Options).  Untuk membuka kotak dialog Settings for High Contrast, buka Accessibility Options, klik tab Display, lalu di bawah High Contrast, klik Settings.  Jika Anda mencoba untuk mengubah tampilan visual untuk jendela dan tombol dengan menggunakan option performance pada System tool, Windows XP kemungkinan tidak akan mengaplikasikan perubahan yang Anda buat.</p>
<p>Menggunakan Keyboard untuk Menggantikan Beberapa Fungsi Mouse<br />
Suatu saat mungkin Anda pernah mengalami kegagalan fungsi mouse ketika komputer Anda sedang aktif.  Hal tersebut bisa menjadi masalah ketika Anda ingin mematikan komputer dengan prosedur yang benar.  Trik berikut ini dapat Anda gunakan untuk mengatasi masalah di atas.  Tekan tombol logo Windows.  Tekan tombol panah atas untuk mengarahkan ke Shut Down, lalu tekan Enter.  Tekan tombol panah atas dan panah bawah untuk menseleksi Shut Down dari menu, lalu tekan Enter.  Gunakan tombol Esc untuk membatalkan perintah.</p>
<p>Mengubah Nama Sekumpulan File Gambar<br />
Gambar-gambar yang Anda ambil dengan menggunakan kamera digital biasanya memiliki nama tanpa deskripsi untuk mewakili gambar, misalnya 00000001.jpg dan seterusnya.  Anda bisa dengan mudah mengubah nama file tersebut secara manual, tetapi akan menjadi masalah jika file gambar yang ingin Anda ubah berjumlah puluhan bahkan ratusan.  Dengan trik di bawah ini Anda bisa dengan mudah mengubah nama file-file tersebut dengan beberapa langkah mudah.  Klik Start, lalu klik My Pictures atau pada folder lain tempat dimana Anda menyimpan file gambar Anda.  Aturlah view pada folder tersebut menjadi thumbnail view dengan cara mengklik tombol Views pada toolbar lalu pilih Thumbnail.  Seleksi semua gambar yang ingin Anda ubah namanya.  Klik kanan pada gambar pertama, lalu klik Rename.  Ubah nama gambar pertama tersebut (misalnya menjadi gambarku.jpg), lalu klik pada ruang kosong di sebelah gambar. Semua gambar yang Anda seleksi akan berubah namanya menjadi gambarku90.jpg, gambarku90(1).jpg, gambarku90(2).jpg, dan seterusnya.  Catatan : Tips ini juga dapat Anda aplikasikan untuk jenis file lain, bukan hanya file gambar.</p>
<p>Menentukan Folder untuk Gambar Hasil Download<br />
Ketika Anda menjalankan komputer dengan sistem operasi Windows XP, Anda  dapat memilih option yang secara otomatis akan menempatkan file gambar dari kamera digital pada folder yang Anda inginkan.  Windows XP memiliki dukungan pada fitur picture transfer protocol (PTP).  Ketika menggunakan kamera Plug and Play yang mendukung PTP atau memiliki driver Windows image acquisition (WIA), ikuti langkah-langkah berikut untuk menempatkan gambar pada folder tertentu.  Buka My Computer, klik kanan icon kamera lalu klik Properties.  Pada kotak dialog Properties, klik tab Events.  Klik tombol Save all pictures to this folder, lalu tentukan folder yang Anda inginkan dari daftar yang ada atau klik tombol Browse lalu cari folder yang ingin Anda gunakan.</p>
<p>Mengubah Ukuran Foto dengan Cepat<br />
Fitur untuk mengubah ukuran foto yang bernama Image Resizer dulunya dikenal sebagai PhotoToys (versi terdahulu dari PowerToys).  Setelah Anda menginstall Image Resizer, jika Anda melakukan klik kanan pada semua file gambar, Anda akan menemukan option Resize Picture pada daftar menu yang muncul.  Klik option tersebut, maka Anda akan menjumpai berbagai option pengaturan ukuran gambar.  Yang dapat dilakukan oleh fitur ini adalah membuat duplikat gambar dari gambar yang Anda ubah ukurannya.  Anda bisa mengubah ukuran beberapa gambar sekaligus pada saat bersamaan.  Catatan : Anda dapat mendownload Image Resizer dan PowerToys yang lain pada website Windows XP di   www.Microsoft.com</p>
<p>Mengatur Layout Ketika Mencetak Foto<br />
Apakah layout yang tersedia pada Photo Printing Wizard sesuai dengan kebutuhan Anda ? Jika tidak Anda dapat mengatur sendiri printing layout dengan memasukkan foto yang Anda inginkan ke dalam program pengolah kata terlebih dahulu sebelum mencetaknya.  Salah satu program pengolah kata yang dapat Anda gunakan adalah Microsoft Word.  Untuk memasukkan gambar ke program ini,  caranya, buka blank document pada Microsoft Word, pada Insert menu, arahkan ke Picture, lalu klik From File.  Cari foto yang Anda inginkan pada kotak dialog Insert Picture, lalu klik dua kali file foto tersebut.  Foto akan segera masuk pada dokumen tersebut.  Ulangi langkah pertama tadi untuk menambahkan foto.  Pada dokumen Word, klik pada foto untuk menseleksinya lalu aplikasikan option penformatan seperti borders, menambahkan teks atau judul dan mengubah ukuran gambar.  Klik Print untuk memulai pencetakan foto.</p>
<p>Mengirimkan Foto Melalui E-mail<br />
Suatu saat Anda mungkin menginginkan foto Anda dapat dilihat oleh orang lain, Windows XP menyediakan banyak option yang akan membantu Anda untuk memperlihatkan foto yang Anda miliki kepada teman atau kerabat Anda.  Anda bahkan bisa mengirimkan foto yang Anda miliki hanya dalam hitungan detik saja dengan mengirimkannya melalui e-mail, caranya yaitu dengan mengklik Start, lalu klik My Pictures.  Klik foto yang ingin Anda kirimkan.  Dibawah perintah File and Folder, klik E-mail this file.  Windows XP secara otomatis akan mengkompresi file foto untuk mempercepat proses pengiriman.</p>
<p>Mencetak Foto<br />
Pada Windows XP Anda dapat dengan mudah mencetak foto melalui sebuah wizard yang akan membantu Anda untuk melakukan berbagai pengaturan. Ikuti langkah-langkah berikut. Klik Start, lalu klik My Pictures. Klik foto yang ingin Anda cetak.  Anda bisa memilih beberapa foto sekaligus. Dibawah Picture Tasks, klik Print This Picture, lalu ikuti petunjuk yang muncul pada layar.  Untuk mendapatkan hasil terbaik saat melakukan printing sebuah gambar, ada baiknya perhatikan beberapa tips berikut.  Gunakan kertas glossy berkualitas tinggi (high-quality glossy paper) yang memang dirancang sebagai media cetak gambar.  Beberapa perusahaan printer juga membuat kertas khusus yang dirancang untuk printer mereka.  Pastikan printer Anda telah Anda atur pada posisi highest resolution.  Biasanya, semakin tinggi resolusi akan menghasilkan kualitas cetak yang semakin baik.  Tetapi settingan ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk proses pencetakan (dan juga lebih boros tinta).  Pastikan cartridge printer Anda ada pada posisi yang benar.</p>
<p>Mencetak Foto Secara Online<br />
Dengan menggunakan Windows XP, jika Anda tidak memiliki printer dan ingin mencetak foto Anda, Anda bisa mengirimkan foto-foto tersebut  ke layanan pemrosesan foto berbasis web. Layanan tersebut akan mencetak ofot yang anda kirimkan lalu mengirimkannya ke alamat yang telah Anda tentukan.  Untuk melakukan hal tersebut, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, lalu klik My Pictures.  Klik foto yang ingin Anda cetak.  Anda bisa memilih beberapa foto sekaligus.  Di bawah Picture Tasks, klik Order prints online, lalu ikuti petunjuk yang muncul pada layar.</p>
<p>Mempublikasikan Foto ke Web<br />
Dengan Windows XP, Anda dengan mudah dapat mengirimkan koleksi foto yang Anda miliki dan menempatkannya pada website dimana teman dan kerabat Anda dapat dengan mudah melihat koleksi foto tersebut dimanapun mereka berada, asalkan mereka memiliki akses internet pada komputernya. Caranya, klik Start, lalu klik My Pictures.  Klik foto yang ingin Anda publikasikan, Anda bisa memilih lebih dari satu foto (dengan mengklik + Ctrl foto-foto yang ingin dipilih).  Dibawah File and Folder Tasks, klik Publish this file to the web, lalu ikuti petunjuk yang muncul pada layar.  Jika Anda menseleksi lebih dari satu foto, klik Publish the selected items to the web.  Kemudian ikuti saja petunjuk yang muncul pada layar.</p>
<p>Membuat Screen Saver dari Koleksi Foto<br />
Pilih foto yang akan muncul sebagai screen saver ketika Anda sedang tidak melakukan kegiatan apapun pada komputer.  Untuk membuat screen saver yang berisi koleksi foto, ikuti langkah-langkah berikut.  Klik Start, lalu klik Control Panel.  Klik Appearance and Themes.  Di bawah Pick a task, klik Choose a screen saver.  Kemudian pada tab Screen Saver, pada daftar Screen Saver, klik My Pictures Slideshow.  Lalu klik Settings.  Pada kotak dialog My Pictures Screen Saver Options, klik Browse lalu cari folder yang berisi koleksi foto yang ingin Anda gunakan sebagai screen saver.</p>
<p>Menghiasi Desktop dengan Foto<br />
Anda dapat menggunakan foto Anda sebagai background pada desktop (wallpaper), caranya klik Start, lalu klik My Pictures.  Klik foto yang ingin Anda jadikan wallpaper.  Di bawah Picture Tasks, klik Set as desktop background.</p>
<p>Menyimpan Foto pada CD<br />
Untuk menjalankan prosedur ini, Anda harus memiliki CDRW dan juga satu atau beberapa CD kosong. Cara yang harus dilakukan yaitu, pada folder My Pictures, cari lokasi foto atau folder yang berisi foto yang ingin Anda simpan pada CD, lalu klik kanan pada foto atau folder tersebut, arahkan ke Send To, lalu klik Writable CD.  Kemudian ikuti saja petunjuk yang muncul di layar.  Catatan : Jangan mengcopy file ke CD melebihi daya tampung CD. CD standart memiliki daya tampung sampai 650 MB.  High capacity CD memiliki daya tampung sampai 850 MB.  Pastikan bahwa Anda memiliki ruang harddisk yang cukup untuk menyimpan file temporary yang dibuat oleh Windows selama proses penulisan ke CD.  Untuk CD standard, Windows membutuhkan ruang sampai 700 MB.  Untuk high capacity CD, Windows membutuhkan sampai 1 GB.  Setelah proses penulisan CD selesai, lihatlah isi CD Anda untuk memastikan bahwa proses penulisan telah berjalan sesuai dengan keinginan.</p>
<p>Mengatur Gambar<br />
Anda bisa mengatur sekaligus berbagi foto dan gambar dengan pemilik account lain pada komputer Anda atau dengan orang lain di internet dengan menggunakan folder My Pictures.  Ketika Anda menyimpan gambar dari kamera digital atau scanner, secara default Windows akan menyimpan gambar-gambar tersebut pada folder My Pictures.  Folder ini berisi link ke perintah yang berhubungan dengan gambar, seperti melakukan printing gambar dan perintah printing dari internet, yang akan membantu Anda untuk mengatur file foto dan gambar Anda.</p>
<p>Mengorganisasi Gambar<br />
Windows menyediakan banyak cara untuk mengorganisasikan dan melihat gambar. Anda bisa menyimpan semua gambar pada folder My Pictures, atau Anda juga bisa membuat folder untuk album foto Anda sesuai dengan jenis foto dan gambar yang Anda miliki sehingga mengurangi jumlah file gambar pada satu folder tertentu.  Hal ini sangat berguna saat Anda menginginkan suatu gambar tertentu terpisah dari gambar lainnya sesuai dengan momen atau kejadian menyangkut gambar tersebut.  Anda bisa menampilkan file foto dan gambar sebagai sebuah slide show layaknya sebuah potongan film.  Pada tampilan ini, gambar Anda akan tampil pada sebuah baris yang berisi thumbnail dari koleksi gambar Anda.  Anda bisa melakukan scrolling gambar Anda dengan menggunakan panah kiri dan kanan pada keyboard Anda.  Jika Anda melakukan klik pada sebuah thumbnail, maka versi besar dari thumbnail tersebut akan tampil di atas gambar yang lain.  Anda bisa melakukan klik dua kali pada sebuah gambar untuk mengedit, mencetak atau menyimpan gambar tersebut pada folder yang lain.</p>
<p>Mendapatkan Gambar dari Scanner atau Kamera Digital<br />
Pasang kamera atau scanner ke komputer Anda.  Jika kamera atau scanner Anda memiliki fasilitas Plug and Play, maka dialog Wizard untuk kamera dan scanner akan muncul atau jika kamera Anda tidak memiliki fasilitas Plug and Play atau Anda menggunakan scaner, klik kanan pada kamera atau scanner lalu klik option yang muncul untuk peralatan Anda.  Ikuti petunjuk yang muncul pada layar Anda.  Catatan :  Untuk membuka scanner dan kamera, klik Start, klik Control Panel, lalu klik dua kali Scanners and Cameras.  Untuk bekerja secara langsung dari kamera, klik advanced users only pada halaman pertama dari Scanner and Camera Wizard.  Untuk mendapatkan gambar, scanner atau kamera harus terinstall terlebih dahulu pada komputer, nyalakan, lalu hubungkan dengan komputer.  Untuk melakukan preview sebuah gambar setelah Anda mendownloadnya, klik dua kali pada gambar tersebut untuk membukanya pada Windows Picture and Fax Viewer.</p>
<p>Melihat Gambar sebagai Potongan Film<br />
Folder My Picture menyediakan beberapa option agar Anda dapat melihat koleksi foto dan gambar dengan beberapa cara.  Salah satu option yang dapat Anda pakai adalah Filmstrip, yang dapat Anda lakukan dengan cara membuka My Pictures, kemudian pada menu View, klik Filmstrip.  Anda bisa menggunakan tombol filmstrip pada toolbar untuk memilih gambar sebelumnya atau sesudah gambar yang sedang Anda lihat.  Untuk membuka My Pictures, klik Start, lalu klik My Pictures.  Klik sebuah gambar untuk memilihnya.  Klik dua kali gambar untuk melakukan preview gambar tersebut pada Windows Picture and Fax Viewer.  Ana bisa melihat gambar sebagai sebuah potongan film (filmstrip) pada folder My Pictures, semua subfolder My Pictures dan semua folder yang telah Anda atur sebagai folder gambar.</p>
<p>Mengakses Drive C dari Taskbar<br />
Drive C yang ada dalam harddisk  biasanya berisi file-file sistem yang sangat penting untuk “kelangsungan hidup” Windows XP Anda.  Selain itu, beberapa aplikasi bebas (yang dapat dijalankan tanpa perlu menginstalnya ke dalam sistem) sering juga diletakkan dalam drive C ini.  Untuk mengakses drive C, kebanyakan pengguna Windows XP menggunakan fasilitas Windows Explorer.  Sebenarnya, ada banyak cara untuk melihat dan menjalankan salah satu aplikasi yang ada di drive C ini.  Salah satunya melalui toolbar.  Pada trik kali ini, kita membuat toolbar khusus yang bentuknya seperti menu Start Windows. Toolbar ini dapat menampilkan seluruh isi drive C.  Untuk menjalankan trik ini, Anda hanya perlu mengubah susunan registry. Caranya : Pertama-tama, klik kanan tasbar Windows XP. Dalam option yang muncul, pilih “Toolbar &gt; New Toolbar”.  Di jendela “New Toolbar”, arahkan  pilihan Anda pada “My Computer &gt; Local Disk (Drive C)”.  Jika sudah, klik OK untuk mengkonfirmasinya.  Tunggu beberapa saat sampai sebuah  option muncul dalam Taskbar.  Jika  toolbar baru (Local Disk) sudah muncul, coba klik toolbar tersebut dengan mouse.  Perhatikan dengan seksama, folder dan file dalam drive C ditampilkan dengan rapi seperti menu Start Windows XP. Apabila ada salah satu aplikasi bebas yang ingin Anda buka, Anda tinggal mengklik aplikasi yang bersangkutan.</p>
<p>Mengubah Warna untuk Highlight Text<br />
Apabila Windows XP yang Anda gunakan menggunakan theme Luna, maka jika Anda menyorot beberapa teks, teks  akan berwarna putih dengan warna background biru.  Melalui paduan warna tersebut, Anda dengan mudah dapat membaca teks yang disorot tadi.  Namun banyak juga pengguna Windows XP yang ingin PC mereka tampil beda. Mereka mengubah warna teks tadi menjadi warna lain, tetapi dengan background biru.  Kali ini kita menggunakan registry untuk mengubah warna teks tersebut menjadi warna biru.  Anda tidak perlu khawatir warna tersebut bertabrakan dengan warna background karena warna biru untuk teks ini lebih gelap daripada warna background.  Dengan begitu, ketika ada bagian teks yang Anda sorot, teks masih terlihat dengan jelas.  Untuk melakukannya, ketik regedit dari menu Start &gt; Run.  Setelah jendela program registry editor muncul dilayar monitor, arahkan perhatian Anda ke dalam HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\Color<br />
Perhatikan entry-entry yang terdapat pada bagian kanan.  Klik ganda pada pilihan “Hilight Text”.  Ketika jendela hilight text terbuka, ubah nilai yang ada di Value Data. Ketikkan “0 0 255” untuk mengganti nilai yang lama, selanjutnya klik OK untuk menyetujuinya.  Setelah langkah-langkah tadi selesai Anda lakukan, tutup registry editor tersebut dan restart PC Anda.</p>
<p>Otomatis Menghapus Folder Temp<br />
File-file temporary menyita banyak space, dan Anda bisa menimbun banyak fragmentasi yang ujung-ujungnya mengganggu kinerja disk.  Untuk itu, jalankan gpedit.msc pada Run dari menu Start.  Pada Windows yang muncul, pilih Computer Configuration &gt; Administrative Templates &gt; Windows Components &gt; Terminal Services &gt; Temporary Folder.  Klik kanan ke Do Not Delete Temp Folder Upon Exit dan pilih Properties ke Disable.</p>
<p>Mematikan Updating Otomatis<br />
Bebaskan memory dan tenaga CPU Anda secara manual dengan cara mematikan auto updates, caranya pergi ke Control Panel &gt; Performance and Maintenance &gt; System dan pilih Turn Off Automatic Updating.</p>
<p>Instal Ulang System Restore<br />
Untuk melakukan instal ulang pada System Restore ini ikuti beberapa langkah berikut.  Klik Start &gt; Run dan ketik %Windir% \INF  . Carilah file dengan nama SR.INF .  Sebaiknya dilakukan dengan teliti, karena banyak sekali file yang ditampilkan dengan nama SR, jadi sebaiknya konfigurasikan Windows Explorer untuk menampilkan file-file yang terhidden sehingga bisa ditampilkan nama file berikut ekstensionnya.  Untuk menampilkan ekstension file caranya, pada menu di dalam My Computer, klik folder Options, lalu klik View tab, kemudian hilangkan tanda cawang pada check box “Hidden extensions for known filetypes”.  Kemudian klik kanan file SR.INF dan pilih Install.  Maka Windows akan mulai melakukan instal ulang pada System Restore dan mengembalikan pada seting semula.</p>
<p>Menampilkan Komponen Windows XP<br />
Apakah Anda ingin menampilkan komponen Windows yang tidak ditampilkan dalam box “Add/Remove Windows Components”.  Karena pada kenyataan banyak sekali komponen Windows XP yang disembunyikan.  Nah dengan sedikit trik di bawah ini, maka Anda bisa menampilkan komponen-komponen XP yang tersembunyi tadi. Sebelum melakukan trik di bawah ini sebaiknya Anda backup dulu file aslinya sebelum mengotak atiknya.  Ikuti langkah-langkah berikut.  Buka Windows Explorer dan tujulah folder C:\Windows\inf\    Bila tidak ketemu, ketik %Windir% \INF ke dalam kotak Run.  Sekarang backup dulu file sysoc.inf.  Copy dan letakkan file backup ke tempat atau folder yang aman.  Setelah itu, Anda buka file sysoc.inf tadi menggunakan notepad.  Pada notepad tadi, buka menu Edit, dan pilih “Replace”.  Dalam kotak “Replace” tadi ketik hide pada box “Find What” dan isilah pada box “Replace With” dengan spasi saja. Sekarang klik tombol “Replace All”.  Sekarang bukalah “Add/Remove” dan pilih”Add/Remove Windows Components”, maka Anda akan melihat banyak komponen XP yang ditampilkan.</p>
<p>Sembunyikan Tray Ikon Windows XP Otomatis<br />
Bila Anda ingin membuat sistem Windows XP otomatis menyembunyikan ikon sistem tray adalah dengan membuat sebuah nilai DWORD, atau memodifikasi nilai yang eksis, seperti “Enable Autotray”.<br />
Caranya, setting key seperti berikut ini.<br />
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer]<br />
Ketikkan entry baru pada Value Name : Enable Autotray<br />
Data type : REG_DWORD (DWORD Value)<br />
Data type : (0 = Display inactive icons , 1 = hide inactive icons)<br />
Setelah itu restartlah komputer Anda untuk melihat perubahannya.</p>
<p>Mengatur Tampilan Monitor<br />
Windows XP memiliki banyak setting dan fitur tersembunyi yang mungkin saja belum Anda ketahui.  Salah satunya adalah setting tersembunyi yang mengatur tampilan monitor lengkap dengan refresh rate, warna dan resolusi yang didukung oleh graphic card Anda.  Ikuti tips berikut.  Klik kanan di desktop dan pilih menu Properties. Di Windows “Display Properties” pilih tab “settings”. Pilih tombol “Advanced” yang terdapat di pojok kanan bawah dan klik tab “Adapter”.  Pilih tombol “List all modes” yang ada di pojok kiri Windows. Pada Windows baru yang muncul, pilih resolusi, kedalaman warna dan refresh rate yang diinginkan.  Tekan tombol OK jika Anda sudah menemukan setting yang sesuai.</p>
<p>Menggunakan Console / Command Run<br />
Anda suka bermain dengan console ? Windows XP memiliki beberapa console yang berguna untuk mengatur device, service dan setting lainnya pada komputer. Ikuti langkah berikut untuk menjalankannya.  Pilih Start &gt; Run atau Anda dapat menekan kombinasi    + R di keyboard.  Ketikkan salah satu dari perintah berikut ini  (tanpa tanda kutip) untuk menjalankan console yang diinginkan.  Setelah itu tekan tombol OK.<br />
Computer Management            :  compmgmt.msc<br />
Disk Management                :  diskmgmt.msc<br />
Device Manager                : devmgmt.msc<br />
Disk Defrag                :  dfrg.msc<br />
Event Viewer                :  eventvwr.msc<br />
Shared Folders                :  fsmgmt.msc<br />
Group Policies                :  gpedit.msc<br />
Local Users and Groups            :  lusrmgr.msc<br />
Performance Monitor            :  perfmon.msc<br />
Resultant Set of Policies        :  rsop.msc<br />
Local Security Settings            :  secpol.msc<br />
Services                :  services.msc<br />
Component Services            :  comexp.msc<br />
Accessibility Controls            :  access.cpl<br />
Add Hardware Wizard            :  hdwwiz.cpl<br />
Add/Remove Programs            :  app-wiz.cpl<br />
Administrative Tools            :  control admin tools<br />
Automatic Updates            :  wuaucpl.cpl<br />
Bluetooth Transfer Wizard        :  fsquirt<br />
Calculator                :  calc<br />
Certificate Manager            :  certmgr.msc<br />
Character Map                :  charmap<br />
Check Disk Utility            :  chkdsk<br />
Clipboard Viewer            :  clipbrd<br />
Command Prompt                :  cmd<br />
Component Services             :  dcomcnfg<br />
Computer Management            :  comp-mgmt.msc<br />
Date and Time Properties        :  time-date.cpl<br />
DDE Shares                :  ddeshare<br />
Device Manager                :  devmgmt.msc<br />
Direct X Control Panel (if installed)*    :  directx.cpl<br />
Direct X Troubleshooter            :  dxdiag<br />
Disk Cleanup Utility            :  cleanmgr<br />
Disk Defragment                :  dfrg.msc<br />
Disk Management             :  diskmgmt.msc<br />
Disk Partition Manager            :  diskpart<br />
Display Properties            :  control desktop<br />
Display Properties            :  desk.cpl<br />
Display Properties (Without Appearance Tab Preselected)  :  control color<br />
Dr. Watson System Troubleshooting Utility       :  drwtsn32<br />
Driver Verifier Utility                :  verifier<br />
Event Viewer                    :  eventvwr.msc<br />
File Signature Verification Tool        :  sigverif<br />
Find Fast                    :  findfast.cpl<br />
Folders Properties                :  control folders<br />
Fonts                        :  control fonts<br />
Fonts Folder                    :  fonts<br />
Free Cell Card Game            :  freecell<br />
Games Controllers            :  joy.cpl<br />
Group Policy Editor (XP Prof)        :  gpedit.msc<br />
Hearts Card Game            :  mshearts<br />
Iexpress Wizard                :  iexpress<br />
Indexing Service            :  ciadv.msc<br />
Internet Properties            :  inetcpl.cpl<br />
IP configuration (menampilkan konfigurasi koneksi)       :  ipconfig /all<br />
IP configuration (menampilkan isi DNS cache)        :  ipconfig /displaydns<br />
IP configuration (menghapus isi DNS cache)        :  ipconfig /flushdns<br />
IP configuration (mengembalikan semua koneksi)    :  ipconfig /release<br />
IP configuration (memperbaharui semua koneksi)    :  ipconfig /renew<br />
IP configuration (refresh DHCP &amp; Re-Registers DNS)    :  ipconfig /registerdns<br />
IP configuration (menampilkan DHCP Class ID)    :  ipconfig /showclassid<br />
IP configuration (modifikasi DHCP Class ID)        :  ipconfig /setclassid<br />
Java Control Panel (jika terinstal)            :  jpicpl32.cpl<br />
Java Control Panel (jika terinstal)            :  javaws<br />
Keyboard Properties                    :  control keyboard<br />
Local Security Setting            :  secpol.msc<br />
Local Users and Groups            :  lusrmgr.msc<br />
Logs You Out of Windows            :  logoff<br />
Microsoft Chat                :  winchat<br />
Minesweeper Game            :  winmine<br />
Mouse Properties            :  control mouse<br />
Mouse Properties            :  main.cpl<br />
Network Connections            :  control net connections<br />
Network Connections            :  ncpa.cpl<br />
Network Setup Wizard            :  netsetup.cpl<br />
Notepad                    :  notepad<br />
Nview Desktop Manager (if installed)    :  nvtuicpl.cpl<br />
Object Packager                :  packager<br />
ODBC Data Source Administrator        :  odbccp32.cpl<br />
On Screen Keyboard            :  osk<br />
Opens AC3 Filter (if installed)        :  ac3filter.cpl<br />
Password Properties            :  password.cpl<br />
Performance Monitor            :  perfmon.msc<br />
Performance Monitor            :  perfmon<br />
Phone and Modem Options        :  telephon.cpl<br />
Power Configuration            :  powercfg.cpl<br />
Printers and Faxes            :  control printers<br />
Printers Folder                :  printers<br />
Private Character Editor        :  eudcedit<br />
Quicktime (if installed)        :  Quicktime.cpl<br />
Regional Settings            :  intl.cpl<br />
Registry Editor                :  regedit<br />
Registry Editor                :  regedit32<br />
Remote Desktop                :  mstsc<br />
Removable Storage            :  ntmsmgr.msc<br />
Removable Storage Operator Request    :  ntmsoprq.msc<br />
Resultant Set of Policy (XP Profesional):  rsop.msc<br />
Scanners and Cameras            :  sticpl.cpl<br />
Scheduled Tasks                :  control schedtasks<br />
Security Center                :  wscui.cpl<br />
Services                :  services.msc<br />
Shared Folders                :  fsmgmt.msc<br />
Shutdown Windows            :  shutdown<br />
Sounds And Audio            :  mmsys.cpl<br />
Spider Solitaire Card Game        :  spider<br />
SQL Client Configuration        :  cliconfg<br />
System Configuration Editor        :  sysedit<br />
System Configuration Utility        :  msconfig<br />
System File Checker Utility (scan immediately)            :  sfc /scannow<br />
System File Checker Utility (scan sampai boot berikutnya)    :  sfc /scanonce<br />
System File Checker Utility (scan setiap boot)            :  sfc /scanboot<br />
System File Checker Utility (mengembalikan ke setting default)     :  sfc /revert<br />
System File Checker Utility (membersihkan file cache)        :  sfc /purgecache<br />
System File Checker Utility (menset ukuran cache, x=ukuran cache):  sfc /cachesize = x<br />
System Properties            :  sysdm.cpl<br />
Task Manager                :  taskmgr<br />
Telnet Client                :  telnet<br />
User Account Management            :  nusrmgr.cpl<br />
Utility Manager                :  utilman<br />
Windows Firewall            :  firewall.cpl<br />
Windows Magnifier            :  magnify windows management<br />
Infrastructure                :  wmimgmt.msc<br />
Windows System Security Tool        :  syskey<br />
Windows Update Launches            :  wupdmgr<br />
Windows XP Tour Wizard            :  tourstart<br />
Wordpad                    :  writ</p>
<p>Mengubah Asosiasi File<br />
Terkadang Windows XP atau program yang baru diinstall mengambil alih default program yang akan digunakan untuk membuka suatu file.  Untuk mengganti default program yang digunakan, Anda dapat mengaturnya dengan cara membuka Windows Explorer lalu masuk ke Tools &gt; Folder Option &gt; File Types dan pilih Format file yang ingin Anda ubah.  Kemudian pilih tombol Change untuk mengganti program yang akan dipakai.  Setelah selesai, klik tombol OK.</p>
<p>Shortcut Program di Menu Start<br />
Anda mempunyai program yang sering dijalankan ? Jika Anda belum membuat shortcut, Anda pasti harus menjalankannya melalui Start &gt; All Program lalu mencari programnya.  Berikut cara mensiasati agar waktu Anda tidak percuma hanya untuk mencari program.  Pilih menu “Start &gt; All Programs. Tentukan program yang ingin Anda buat shortcutnya di menu Start.  Klik kanan pada program yang ingin dibuat shortcut dan pilih “Pin to Start Menu”.  Anda dapat membuat shortcut program sebanyak mungkin yang Anda inginkan selama resolusi monitor Anda mendukungnya.</p>
<p>Membackup Password<br />
Windows XP memberikan fitur password yang akan melindungi akses terhadap komputer Anda oleh orang lain. Namun, bagaimana jika Anda lupa dengan password ketika ingin login ke komputer ?  Kondisi seperti ini tidak perlu dikuatirkan bila sebelumnya telah dibuat Password Reset Disk.  Caranya, masuk ke Start &gt; Control Panel &gt; User Accounts dan klik account yang ingin dibackup passwordnya.  Pada bagian “Related Tasks” pilih “Prevent a forgotten password”.  Ikuti langkah-langkah yang ada di layar untuk membuat password reset disk.  Pastikan Anda memiliki floppy disk atau removable disk untuk membuat password reset disk.</p>
<p>Mengetahui IP Address<br />
Sama halnya seperti manusia yang mempunyai identitas unik yang berbeda satu sama lain, komputer yang terhubung ke jaringan juga mempunyai identitas unik yang disebut Internet Protocol (IP) Address.  IP Address ini berguna agar Anda dapat dikenali di jaringan TCP/IP. Semua jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP memakai format berbasis 32 bit yang berupa angka dan dipisahkan oleh tanda titik.  Setiap angka IP Address mempunyai range antara 0 s/d 255 (misalnya ; 192.168.0.29).  Untuk mengetahui IP Address yang dimiliki komputer Anda, ikuti langkah berikut.  Klik ikon Local Area Connection yang biasanya terdapat di sistem tray. Pada Windows Local Area Connection Status, pilih tab “Support”.  Pada tulisan IP Address inilah terlihat identitas unik yang dimiliki komputer Anda.  Jika Anda terhubung ke internet dengan menggunakan modem dialup, IP Address yang dimiliki komputer Anda akan senantiasa berubah-ubah.  Hal ini karena Anda terhubung ke server yang berbeda-beda setiap waktu.  Ini berbeda dengan koneksi kabel atau broadband yang memiliki IP yang tetap.</p>
<p>Seputar Hardware<br />
CD Tetap Kosong Setelah Selesai Direkam<br />
Problem :  Disk yang telah selesai direkam ternyata tetap kosong, padahal hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya.  Perlukah software diinstal ulang ?  Solusi :  Driver yang bernama Advanced SCSI Programming Interface (ASPI) telah terhapus atau rusak dari PC tersebut. ASPI digunakan oleh beberapa program untuk mengakses data pada drive.  Walau driver tersebut dirancang untuk digunakan pada SCSI, ASPI juga diperlukan untuk peralatan non-SCSI, yang berguna untuk proses Rip dari DVD dan CD.  Menginstal ulang software perekam dapat menggantikan driver ASPI. Bila cara ini tidak berhasil, download driver ASPI dari www.adaptec.com.  Cari Windows ASPI, simpan ke desktop Anda dan klik ganda file ASPIINST.exe untuk menginstal file tersebut ke dalam  PC Anda dan reboot komputer.<br />
Windows Tidak Mengenali IDE Drive yang Baru<br />
Problem :  Windows tidak mendeteksi writer CD/DVD IDE baru atau meng-assign drive (D:) atau (E:) untuk alat itu.  Solusi : Masalah ini mungkin terjadi karena pengaturan jumper dibagian belakang drive belum diatur ulang atau disesuaikan dengan benar.  Pastikan jumper dari CD writer tersebut diatur menjadi master (dituliskan sebagai MA dibelakang  CD writer) atau Slave (ditulis SL).  Hubungkan CD writer pada konektor bagian tengah di kabel IDE dan hubungkan ke komputer Anda.  Bila jumper drive adalah CS cable Select, Anda harus mengganti pengaturan jumper dari CD writer ke Cable Select (CS atau CSEL). Ingat, gunakan saja kabel IDE yang ada pada komputer Anda.  Sebaiknya Anda jangan menggunakan kabel IDE yang disertakan dalam paket penjualan CD writer. Hubungkan CD writer ke konektor tengah dari kabel IDE.  Sebuah jumper dapat menghubungkan 2 pin kecil yang ada di bawah CS, SL atau MA. Berhati-hatilah ketika menangani jumper. Jumper agak sulit dilepas karena ukurannya yang kecil.  Gunakan ujung jari atau tang kerucut.<br />
Windows Tidak Dapat Menemukan File Driver<br />
Problem :  Windows mengeluarkan pesan error ketika proses instalasi writer external USB.  Solusi :  Masalah ini bisa terjadi bila Windows mencari driver di tempat yang salah.  Setelah Anda menghubungkan peralatan USB ke port USB, Windows akan berusaha untuk menemukan driver dari peralatan itu di database Windows.  Bila Windows tidak dapat menemukan driver tersebut, Anda akan diminta untuk memasukkan CD Windows atau menentukan secara manual lokasi dari driver yang digunakan.  Setelah lokasi file driver yang benar diberikan dan dimasukkan ke data base, Windows biasanya tidak akan menanyakan lokasi file tersebut  untuk yang kedua kalinya.  Menyelesaikan masalah ini bukanlah sebuah pekerjaan yang sulit.  Yang perlu Anda lakukan hanya menentukan lokasi yang tepat untuk file driver yang diperlukan.  Masukkan CD Windows dan pilih pencarian secara otomatis dari CD atau pilih lokasi CD-ROM:\i386 dengan memilih “Install from a list or spesific location”  Kemudian “Search Removable Media”.  Setelah driver ditemukan, mereka akan langsung diinstall.</p>
<p>Cara Mudah Melihat CD Key Office 2000/XP<br />
Nomor kode instaler, atau sering disebut “CD Key” ini memang cukup penting, tapi kebanyakan user sering meremehkannya. Jadi biasanya setelah proses instal selesai maka “CD key”-nya pun juga terlupakan.  Kemudian baru ingat lagi bila ada masalah pada Windows XP atau MS Office  sehingga dibutuhkan reinstall.  Nah, kalau “CDKey” nya tidak ada, sudah dipastikan program tidak akan bisa di reinstal lagi.  Untuk mengetahui nomor “CD Key”  secara manual cukuplah ribet, karena Anda harus melacaknya, didalam registry yang isinya bejibun. Nah, ada cara mudah untuk mengetahui nomor “CD Key” ini yaitu dengan menggunakan program “Magical Jelly Bean Keyfinder”.  Program ini cukup kecil hanya 251 kb saja dan dapat didownload gratis di www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.  Untuk menjalankannya cukup dengan mengklik ikon keyfinder, maka CD key-nya akan ditampilkan.</p>
<p>Transfer Setting Sistem Windows XP antar PC<br />
Anda ingin memindah dari satu mesin ke yang lain atau baru saja menambahkan hard drive baru tapi khawatir kehilangan setting dan aplikasi lama ?  Berikut cara mudah mentransfer semua setting desktop dan aplikasi dari satu PC ke yang lain.  Benar !  Masalah ini sering terjadi saat membeli sebuah PC atau harddisk tapi enggan melakukan instalasi ulang karena takut kehilangan semua setting yang ada pada PC yang sudah Anda miliki sebelumnya.  Sebenarnya, tidak perlu khawatir karena Anda bisa menyimpan file-file itu dan mentransfer semuanya ke PC (harddrive) baru.  Cara mudah yaitu dengan menggunakan “File and Settings Transfer Wizard”, fasilitas yang terpasang secara built-in pada Windows XP.  Fitur ini mengijinkan Anda menyimpan dan mentransfer file-file dan setting dari satu PC ke PC lain, bahkan Anda bisa bisa memilih media yang Anda gunakan untuk mentransfer data itu.  Anda juga bisa menghubungkan 2 PC secara langsung menggunakan sebuah kabel Cross Ethernet atu kabel serial.  Atau juga Anda bisa menyimpannya pada sebuah floppy atau hard drive eksternal yang selanjutnya menghubungkannya ke PC baru dan mentransfer setting beserta datanya.  Setting itu tidak hanya untuk jaringan dan setting outlook tapi juga lebih detil seperti Screen Saver dan penempatan ikon-ikon desktop.  Sepluluh step berikut akan melakukan semua itu.<br />
Step 1.  Wizard ini akan membantu Anda mengumpulkan data yang ingin ditransfer.  Untuk menjalankan wizard itu arahkan ke Program Files &gt; Accessories &gt; System Tools &gt; File and Settings Transfer Wizard.<br />
Step 2. Klik Next pada layar pertama sehingga anda akan ditanyai untuk memilih PC lama dan yang baru, yang digunakan untuk transfer setting itu.  Pilih saja “Old Computer”.<br />
Step 3.  Pilih cara yang digunakan untuk transfer data diantara 2 PC itu.  Di sini, Anda bisa menggunakan  sebuah USB Flash drive, misalnya Flash Disk.<br />
Step 4.  Anda bisa  memilih untuk menyalin file-file atau setting saja, atau keduanya.  Beri tandacek box pada “Let me select the custom list &#8230;.settings&#8230;..” lalu tekan Next.<br />
Step 5.  Di sini, Anda bisa tetapkan file dan setting untuk dibackup atau ditransfer,  Semua tipe dari file dan setting bisa ditambahkan pada daftar ini.  Klik Next setelah menyiapkan disk back-up.<br />
Step 6.  Selanjutnya, Anda harus mentransfer file dan setting backup ke PC baru.  Ulangi langkah yang sama seperti pada step 2 dengan memilih “New Computer”.<br />
Step 7.  Disini, pilih opsi terakhir yang mengatakan “I dont neet the wizard, &#8230;.files and settings from my old computer”<br />
Step 8. Beri path dari drive, dimana Anda menyimpan salinan dari file dan setting dalam hal ini, flash disk sudah harus siap.<br />
Step 9. Setelah path diberikan, klik saja Next sampai wizard segera menjalankan salinan file dan setting itu ke PC baru.<br />
Step 10.  Klik Finish hingga Anda akan diminta unutk login ulang.  Setelah Anda melakukan itu, setting dan file lama itu akan ditempatkan.  Selesai.</p>
<p>Mensetup Explorer untuk Menampilkan “Details File”<br />
Bagi pengguna Windows XP, mungkin sudah tidak asing lagi dengan Windows Explorer dan segala macamnya.  Tapi tahukan Anda bahwa pada Windows Explorer, file gambar tersebut bisa diurutkan dengan berdasarkan 32 kriteria. Biasanya user hanya mengurutkan file gambar tersebut berdasarkan Name, Size (ukuran file) atau tipe filenya saja, padahal kriteria tersebut bisa lebih dari itu.  Misalnya diurutkan berdasarkan pengaksesan terakhir, jadi Anda akan bisa melihat gambar apa saja yang paling akhir diakses/dilihat.  Nah, untuk bisa menentukan detail yang lebih dari sebuah file gambar, ikuti beberapa langkah dan tips berikut.  Buka Explorer, dan tentukan folder yang memuat file gambar.  Di dalam folder gambar tadi pastikan pada posisi “detail”.  Untuk menentukan posisi “detail”, pada menu View, pilih “Details”.  Klik kanan pada area boder atas yang bertuliskan “Name, Size, Type &#8230;.” maka akan muncul menu pop-up.  Pada menu pop-up tadi Anda bisa langsung menentukan detail lain sesuai keinginan.  Bila dirasa kurang puas, Anda bisa memilih “More” pada menu pop-up tadi.  Selanjutnya akan ditampilkan jendela “Choose Details”.  Di sini Anda bisa menandai checkbox untuk detail yang diinginkan.  Klik OK bila sudah menentukan pilihan “Details”.  Sekarang perhatikan lagi folder foto tersebut, disitu banyak sekali detail yang ditampilkan.</p>
<p>Uninstall dan Reinstall Komponen pada Windows XP<br />
Banyak sekali komponen XP yang disediakan, misalnya paint brush, game dan banyak lagi.  Bila Anda ingin menguninstall atau mereinstall komponen tadi caranya cukup mudah.  Khusus untuk mereinstal komponen XP, maka diperlukan CD Windows XP.  Ikuti beberapa langkah berikut untuk menguninstall komponen XP, misalnya menguninstall “Paint”.  Berikut tahapannya.  Ketik pada box Run<br />
Control appwiz.cpl,,2<br />
atau klik ikon  Add/Remove Windows Components pada Control Panel.  Lalu klik dua kali Accessories and Utilities.  Klik dua kali Accessories.  Hilangkan tanda cawang pada box paint dan klik OK, lalu klik Next.  Maka Windows akan menguninstall Paint Brush.  Lakukan langkah yang sama untuk menguninstalnya, tapi gunakan CD Windows XP.</p>
<p>Mengembangkan Disk Space Lewat Folder Kosong<br />
Anda bisa menambah space disk dengan mengangkat “sampah-sampah” yang sudah tidak dipakai Windows secara aman.  Artinya, tanpa mengganggu beberapa partisi disk yang ada atau bahkan menghapus file-file yang ada di dalamnya.  Bahkan Anda mungkin pernah diingatkan dengan pesan yang menyatakan “Insufficient disk space” saat bekerja dengan Win XP/2000/2003.  Artinya drive C:\ hampir penuh !  Bukankah Anda langsung menghapusi beberapa file atau bahkan melakukan uninstall beberapa program yang sekiranya tidak perlu.  Tapi bagaimana bila partition C:\ itu sudah mencapai batas ?  Jalan keluarnya adalah dengan meminta bantuan free space dari partisi yang lainnya.  Buat saja sebuah folder pada partisi itu, dan ikuti instruksi berikut.  Selanjutnya, folder kosong ini akan muncul sebagai sebuah bagian dari partisi C:\ dan Anda bisa menggunakannya untuk menginstall program baru atau menyimpan data-data Anda.  Berikut langkah yang perlu dilakukan.   Buat folder kosong dalam format NTFS yang memiliki banyak space.  Folder ini bisa berada pada drive yang sama, atau pada drive yang secara fisik terpisah.  Jalankan diskmgmt.msc dari menu Start &gt; Run.  Setelah itu klik kanan drive yang diinginkan itu, lalu pilih “Change Drive Letter or Partition” dan klik Add.  Dari Window “Add Drive Letter Path”, pilih “Mount the Following Empty NTFS Folder” dan arahkan path itu ke folder NTFS kosong itu.  Seperti yang terlihat, Folder Empty akan dikonversi ke dalam  sebuah “drive” dan jadi aliran salinan dari drive yang ingin dikembangkan itu.</p>
<p>Mengubah Lokasi Folder “My Documents”<br />
Secara default, Windows XP selalu menyimpan data-data pada folder  My Document.  Hal ini tentunya akan menghabiskan space pada drive C:\, karena letak dari folder My Document pada folder %userprofile% (lihat dengan mengetikkannya pada box Run). Misalnya, C:\Documents and Settings\Panas Dalam, dengan asumsi Panas Dalam adalah user accountnya.  Bila Anda mempunyai space tambahan, baik dalam bentuk partisi atau hard disk lain, Anda bisa memindahkan atau mengarahkan penyimpanan data yang semula pada folder My Document ke folder yang diinginkan.  Ikuti beberapa langkah berikut.  Buatlah folder pada drive yang berbeda (selain drive C:\).  Berikan prioritas pada folder tadi (folder permissions).  Buka jendela My Computer.  Dari jendela Common Task, klik kanan My Documents dan pilih Properties.  Ketik target folder yang diinginkan, dan klik Apply.</p>
<p>Menggabungkan File Pekerjaan ke File Jaringan<br />
Di kebanyakan organisasi atau perusahaan, karyawan ikut menjaga file-file dan dokumen penting yang berada dalam server file jaringan dan membaginya (share) file-file untuk kepentingan bersama.  Masalahnya, bila seseorang darinya keluar kantor tapi tetap kerja (butuh file-file kerja yang ada di server), sangat sulit mengkonfigurasinya tanpa menggunakan tool berbasis web atau FTP.  User tersebut harus terhubung ke internet, login, baru bisa mengakses file-file itu.  Salah satu cara adalah membuat salinan file-file itu dan bila sudah, baru menyimpannya kembali ke server.  Sayangnya, cara-cara ini bukan hanya tidak praktis karena bisa jadi perubahan yang dilakukan jadi tidak sinkron lagi.  Untungnya Windows XP punya fitur bernama synchronize, yang mengijinkan Anda membuat otomasi masalah itu.  Fitur ini bakal membuat salinan (secara offline) file-file yang Anda tentukan pada mesin lokal.  Nah, kapan pun Anda terhubung ke jaringan itu, Windows XP segera melakukan sinkronisasi file-file itu ke server (data induk misalnya) secara otomatis, tanpa khawatir keliru.  Caranya dengan mengkonfigurasikannya menurut cara berikut.  Dalam My Computer arahkan ke menu File dan pilih Tools &gt; Folder Options.  Sampai di sini, pilih Tab “Offiline Files” dan jangan pasang tanda cek pada “Enable Offline Files” lalu klik OK.  Buka “My Network Places” lalu dobel klik pada lokasi jaringan, dimana target tersebut berada.  Klik kanan padanya lalu pilih “Make Available Offline”.  File-file akan disalin ke PC Anda.  Pesan error synchronisasi akan muncul bila beberapa dari mereka menggunakannya.  Tidak usah khawatir, biarkan saja pesan itu.  Untuk mengatur synchronisasi-nya, arahkan saja ke Start &gt; Programs &gt; Accessories &gt; Synchronize, lalu klik “Setup” dan “On Idle”.</p>
<p>Menghilangkan Shortcut pada Start Menu<br />
Ketik regedit pada kotak Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Pada jendela bagian kanan buatlah entry baru dengan nama “NoInstrumentation” dengan mengklik kanan mouse Anda dan memilih “New | DWORD Value”.  Kemudian klik ganda entry baru tersebut.  Pada kotak kosong “value data” diisi dengan angka 1 lalu tekan OK.  Tutup registry editor lalu restart.</p>
<p>Menstabilkan Desktop<br />
Ketik regedit pada kotak Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer<br />
Pada bagian kanan Anda tambahkan entry baru “New | DWORD Value”.  Ganti nama defaultnya dengan “Desktop Process”.  Klik ganda entry baru tersebut.  Di kotak kosong “value data” isilah dengan angka “1” agar entry baru tersebut aktif.  Klik OK, lalu tutup registry dan restart.</p>
<p>Menyembunyikan Keberadaan My Computer<br />
Ikon My Computer dari desktop bisa disembunyikan termasuk menghilangkan My Computer dari Start  Menu. Caranya, ketik regedit pada kotak Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\NonEnum<br />
Buat atau ubah DWORD value bernama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30-309D} dan beri nilai 1 agar ikon tersebut tidak terlihat.</p>
<p>Memasukkan Notepad ke Dalam Konteks Menu (Menu Klik Kanan)<br />
Cara memasukkan notepad ke dalam konteks menu (menu klik kanan) yaitu, ketik regedit pada kotak Run, lalu masuk ke    HKEY_CLASSES_ROOT \*\shell\Notepadkontext<br />
Name: “(default!) [reg_sz] = “&amp;Notepad”<br />
HKEY_CLASSES_ROOT *shell\Notepadkontext\command<br />
Name: “(default!) [reg_sz] = “notepad.exe “%1””<br />
(perhatikan, jangan lupa memasukkan tanda petik dalam (“%1”)!)<br />
Penempatan editor notepad ke dalam Contextmenu ini ditunjukkan lewat klik kanan mouse pada beberapa ikon file.</p>
<p>Cara Membuat CD Bootable<br />
Berikut diterangkan cara membuat CD Bootable untuk berbagai versi Windows, mulai Windows 98 hingga Windows XP.<br />
1.    Start up untuk Windows 98.  Siapkan disket kosong 1,44 Mb yang telah diformat, masukkan ke dalam floppy drive.  Setelah itu, kliklah menu [Start][Setting][Control Panel][Add/Remove Programs] sehingga memunculkan boks Add/Remove Programs Properties. Boot CD untuk Windows 98. javascript:MM_OpenBrWindow (‘view.asp?path=/artikel/2002/39/images/4003.jpg’,’barang2a’,’401’,’502’)   Klik tab [Startup Disk] sehingga tampil ke muka, lalu klik tombol [Create Disk].  Setelahnya akan muncul boks peringatan agar Anda memasukkan CD Installer Windows 98.  Masukkan CD Windows 98 ke dalam CD-ROM, sistem akan menyiapkan proses pembuatan start-up disk.  Sebaiknya Anda mengcopykan file cabinet Windows ke dalam hard disk Anda, sehingga tidak perlu memasukkan CD Installer lagi.  Selanjutnya, sistem akan membaca floppy drive dan mengcopy file sistem ke dalam disket. Setelah selesai, tutuplah boks Add/Remove Programs properties dan bukalah Windows Explorer.  Kliklah drive [A:] dan lihatlah sekarang, semua file yang dibutuhkan telah tercopy di dalamnya.  Berilah label dan namailah disket tersebut dengan nama Startup Disk Windows 98.  Simpanlah, karena sewaktu-waktu bisa Anda gunakan dalam keadaan darurat ; misalnya ketika komputer tidak mau menjalankan Windows.<br />
2.    Startup untuk Windows 2000. Kliklah menu [Start][Programs][Accessories][System Tools][Backup].  Klik OK, apabila baru pertama kali menggunakan back up.  Selanjutnya klik pilihan “Emergency Repair Disk”.  Pastikan Anda telah mencentang “Back up the Registry”.  Masukkan Floppy Disk dan klik OK.  Setelah selesai, tutuplah Backup dan keluarkan disket dari drive.<br />
3.    Startup untuk Windows XP.  Cara membuatnya tinggal masukkan disket kosong 1,44 Mb ke Floppy drive, lalu klik menu [Start][My Computer]. Klik kanan pada drive [A:] sehingga muncul menu pop up, pilih format.  Selanjutnya pilih “Create an MS-DOS Start-up Disk” dan kliklah [Start].  Copykan file dari C: yaitu file Boot.ini, NTLDR, Ntdetect.com.  Apabila bootsect.dos atau Ntbootdd.sys terdapat di drive C, copykan juga ke disket.<br />
4.    Penyelesaian.  Buatlah CD boot dari disket yang sudah ada tadi.  Caranya, pakai software NERO burning ROM, pada jendela “New Compilation” pilih CD ROM (Boot).  Tapi sebelum itu siapkan sebuah disket (disket yang telah dibuatkan start up dan boot-nya tadi) kemudian masukkan ke drive A:\  selanjutnya ikuti langkah-langkah membuat CD ROM bootable seperti yang dituntunkan oleh Wizard/petunjuk dari software NERO.</p>
<p>Mempersingkat Kehadiran Balloon Tip<br />
Balloon tips biasanya muncul jika Anda memasang perangkat tambahan dalam sistem PC Anda.  Namun, balloon tips juga sering muncul jika sistem mengalami masalah saat beroperasi. Fasilitas dari Windows ini sebenarnya dapat membantu Anda mengetahui informasi kesalahan sistem dengan cepat.  Sayangnya kemunculan balloon tips ini juga sering mengganggu kerja Anda karena waktu kemunculannya di dalam systray yang cukup lama.  Oleh karena itu, akan diberikan sedikit trik untuk mempersingkat kehadiran balloon tips dalam systray.  Untuk mengubah waktu tampil balloon tips, berarti Anda berurusan dengan file-file registry.  Oleh karena itu, pertama-tama Anda harus membuka tool registry bawaan Windows XP.  Klik Start &gt; Run, kemudian ketikkan regedit dalam kotak Run lalu klik OK.  Setelah jendela utama registry editor terbuka, sebaiknya Anda backup registry terlebih dahulu agar bila terjadi sesuatu setelah trik ini Anda jalankan, Anda bisa mengembalikan keadaannya seperti semula.  Untuk backup ini, klik File &gt; Export.  Berikan nama untuk file backup Anda lalu klik “Save”.  Setelah Anda membuat backup, masuklah ke dalam key<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Tray Notify.<br />
Sekarang perhatikan jendela bagian kanan, klik ganda “Balloon Tip”.  Ubah nilai “Value Data” menjadi 0000000a lalu klik OK.   Tutup registry lalu restart, lihat perubahannya.</p>
<p>Mengunci Menu Start dan TaskBar<br />
1.    Mengunci Start Menu, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.<br />
Buat entry baru di sebelah kanan (jika belum ada), caranya klik kanan, pilih NEW &gt; DWORD value dan beri nama NoChangeStartMenu  , kemudian klik ganda pada entry yang baru tadi.  Di bagian Value data beri nilai 1 lalu klik OK.  Tutup program registry editor dan restart komputer Anda.<br />
2.    Mengunci TaskBar, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.<br />
Buat entry baru di sebelah kanan (jika belum ada), caranya klik kanan, pilih NEW &gt; DWORD value dan beri nama TaskbarSizeMove  , kemudian klik ganda pada entry yang baru tadi. Di bagian value data beri nilai 1, lalu klik OK.  Tutup registry editor dan lalu restart  komputer Anda.</p>
<p>Menampilkan Pesan Sebelum Login<br />
Untuk menampilkan pesan sebelum login agar kelihatan menarik, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon<br />
Klik pada winlogon, lalu lihat ke kotak kanan yang menampilkan binary dari winlogon.  Disini yang perlu kita cari adalah nama file yang bernama LegalNoticeCaption dan LegalNoticeText.  Klik ganda pada file bernama LegalNoticeCaption.  Pada Value data ketikkan judul dan tampilan dari kotak box yang akan ditampilkan pada jeda antara loading Windows dengan login.   Klik ganda pada LegalNoticeText.  Pada Value data ketikkan kalimat pesan yang Anda inginkan untuk ditampilkan sebelum login.  Biasanya jika komputer Anda pernah terserang virus, kedua file tersebut akan dihapus atau diubah dalam bentuk lain oleh virus tersebut, bahkan bisa saja dihapus manakala antivirus mendeteksinya.  Jika ternyata file LegalNoticeCaption dan LegalNoticeText tidak ada pada register Anda, maka disini Anda harus membuat 2 file (dengan tipe “String Value”) baru yang diberi nama seperti persis kedua file tersebut.  Lalu lakukan langkah seperti tadi.  Setelah semua langkah dilakukan, sekarang keluar dari registry editor dari Windows, lalu restart komputer untuk melihat hasilnya.</p>
<p>Menyingkirkan Entry-Entry Tersembunyi dalam Registry<br />
Entry-entry tersembunyi tidak dapat ditampilkan dengan regedit maupun disingkirkan dengan cleaning tool seperti Regseeker.  Kabarnya, tool anti spyware yang canggih seperti Hijack This, juga gagal pada entry-entry registry yang lebih panjang dari 256 karakter dan rangkaian karakter ANSI 8 bit yang berakhiran 0.  Untuk membersihkan folder Autoexec dengan tuntas, Anda membutuhkan baris perintah internal Windows.  Jalankan regedit atau tool seperti RegSeeker dan bersihkan kunci HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run     dari semua entry yang tidak diperlukan seperti biasa.  Selanjutnya klik Start &gt; Run dan buka DOS-box dengan perintah cmd<br />
Untuk menemukan entry-entry tersembunyi ketikkan perintah berikut.<br />
reg query HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run  /s<br />
Jika Anda menemukannya, hapus dengan perintah berikut.<br />
reg delete HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run  \Nilai tersembunyi<br />
Catatan : Perintah “reg” menawarkan banyak fungsi yang penjelasannya dapat Anda baca dengan mengetikkan perintah berikut :   Reg  /?</p>
<p>Menambahkan Kecepatan Menu<br />
Untuk menambah kecepatan supaya tampilan menu segera muncul, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke  HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop<br />
MenuShowDelay [reg_sz] = 0<br />
Cepat pelannya tayangan submenus yang muncul saat mouse melintasi sebuah menu, bergantung nilai yang ditetapkan pada MenuShowDelay.  Untuk mempercepat jalannya menu itu, kurangi saja rentang delay atau jeda itu.  Nilai diantara 65535 (super pelan) dan “0” (tanpa ada jeda).</p>
<p>Cara Shutdown Lebih Cepat<br />
Bila ingin agar waktu yang dibutuhkan saat shutdown lebih cepat, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\ControlSet001\Control<br />
WaitToKillServiceTimeOut [reg_sz] = 2000<br />
Setelah tombol Shutdown diklik, Windows menunggu 20000 milidetik (20 detik ; default) sebelum ia melakukan shutdown beberapa proses atau task. Agar proses boot ini bekerja dengan baik, disarankan mengubahnya ke 2000.  Cara lain yaitu masuk ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop<br />
AutoEndTask [reg_sz] = 1</p>
<p>Menutup Aplikasi yang Tidak Bisa Direspon<br />
Untuk menutup segera aplikasi yang tidak bisa direspon,  caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke     HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop<br />
HungAppTimeOut [reg_sz] = 2500 (defaultnya 5000 miliseconds).  Terkadang Windows menunggu terlalu lama (bahkan lebih dari 1 menit) untuk berhasil menjawab program tertentu yang biasanya dinyatakan sebagai not responding.  Nilai baru yang bagus sebaiknya antara 2000 s/d 2500.</p>
<p>Modifikasi Cache Harddisk<br />
Untuk memodifikasi cache harddisk, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement<br />
Large System Cache [dword] = 1<br />
Windows XP Pro dan Windows 2000 Pro melakukan cache file hanya sampai ukuran file yang ditetapkan. Anda bisa menambah performa ini bila Anda memiliki lebih dari 128 MB dan ingin melakukan cache file lebih besar lagi.</p>
<p>Memperbaiki Cache Level – 2<br />
Untuk memperbaiki Level-2, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management<br />
Second Level Data Cache [dword] = sesuai kebutuhan ; bila Windows 2000 / Windows XP tidak membaca ukuran cache level-2 dengan benar (P2, P3, K6-11, Athlon), ia akan membuat sebuah nilai secara default :<br />
Default value “0” = 256 KB<br />
Xx KB L2 Cache Value (hex)<br />
- 256 KB L2-cache = 0        1024 KB L2 cache = 400<br />
- 512 KB L2-cache = 200<br />
Untuk tahu persis berapa nilai cache-values sebuah PC, Anda bisa menggunakan tool gratisan bernama ctp2 info (Wind/Dos) di ftp://ftp.heise.de/pub/ct/ctsi/ctp2info.zip atau lewat search engine</p>
<p>Memperbaiki Cache File System<br />
Untuk memperbaiki Cache File System, caranya ketik regedit di kotak Run pada menu Start &gt; Run, lalu masuk ke<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management<br />
Pada IoPageLockLimit [dword] = isi sesuai kebutuhan.<br />
Windows NT mencadangkan 512 Bytes cache untuk operasi-operasi file system.  Setting ini tidak dinyatakan dalam Windows 2000 dan Windows XP atau diset ke “0” .  Dan performa ini bisa ditambahkan dengan mengikuti aturan :<br />
xx MB RAM Value (decimal) :<br />
32 MB RAM 4096<br />
64 MB RAM 8192<br />
128 MB RAM 16384<br />
256 atau lebih tinggi 65536</p>
<p>Beberapa Trik untuk Mengakali Windows</p>
<p>Manipulasi Folder Options<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan menu Folder Options pada Windows Explorer komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoFolderOptions<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = tampilkan, 1 = sembunyikan</p>
<p>Manipulasi Install Font<br />
Untuk menginstall font biasanya kita harus mengikuti langkah yang panjang: Start &gt; Settings &gt; Control Panel &gt; Font.  Lalu, dari situ Anda harus mengklik File &gt; Install New Fonts.  Cara tersebut tentunya sangat menjengkelkan.  Sebenarnya ada cara yang lebih mudah, yaitu:<br />
1.    Buka registry editor.<br />
2.    Pindah ke key HKEY_CLASSES_ROOT\TTFFILE\SHELL<br />
3.    Pilihlah perintah Edit &gt; New &gt; Key dan berikanlah nama Install Fonts pada key yang baru diletakkan tadi.<br />
4.    Klik ganda pada bagian jendela kanan pada entry (Default)<br />
5.    Berikan nilai Value Install Font dan konfirmasikan perubahan tersebut dengan mengklik OK.<br />
6.    Tandai sekali lagi subkey Install Font serta dalamnya dengan menggunakan perintah Edit &gt; New &gt; Key.<br />
7.    Buatlah sebuah subkey baru yang dinamakan command.<br />
8.    Klik ganda pada (Default), berikan pada Valuenya perintah c:\Windows\command\xcopy32.exe%1 c:\Windows\fonts.<br />
Selanjutnya, jika Anda mengklik kanan pada file *.ttf akan muncul menu Install Fonts.  Jika Anda memilih menu  tersebut, maka file font tersebut akan dicopy ke dalam Windows Anda.</p>
<p>Manipulasi Info Tip Text<br />
Manipulasi berikut akan menyembunyikan Info Tip Text pada Windows Explorer.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced<br />
Value Name    : ShowInfoTip<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Kolom Attribut File<br />
Jika Anda ingin memberikan ruang pada tampilan Windows Explorer komputer Anda, gunakan manipulasi berikut untuk menyembunyikan kolom attribut file pada Windows Explorer sehingga tampilan Windows Explorer Anda kelihatan lebih lapang.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced<br />
Value Name    : ShowAttribCol<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tombol Map Network Drive<br />
Manipulasi berikut akan menyembunyikan tombol Map Network Drive pada komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced<br />
Value Name    : MapNetDrvBtn<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi File Extention<br />
File Extention sering merepotkan Anda dalam penyimpanan file.  Penggunaan manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat menyembunyikan file extention pada Windows Explorer.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced<br />
Value Name    : HideFileExt<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Menu File<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan menu File pada Windows Explorer.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoFileMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Menu Konteks<br />
Windows Explorer memiliki Menu Konteks yang jarang digunakan yang sebaiknya kita sembunyikan saja.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Menu Konteks pada Windows Explorer.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoViewContextMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Control ToolBar<br />
Manipulasi berikut bertujuan menonaktfikan Control ToolBar pada Windows Explorer sehingga tidak dapat digunakan.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoBandCustomize<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Text Label Choice<br />
Text Label Choice pada Windows Explorer jarang diketahui oleh pengguna komputer sehingga Anda dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.  Manipulasi berikut bertujuan menampilkan dan menyembunyikan Text Label Choice.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : LockIconSize<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Customize This Folder Choice<br />
Anda pasti sudah mengerti kegunaan Customize This Folder.  Alangkah baiknya jika dia disembunyikan sehingga hanya Anda saja yang dapat memanfaatkannya.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoCustomizeWebView<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Full Path on Title Bar<br />
Anda dapat memanfaatkan fasilitas Full Path pada Title Bar Windows Explorer.  Manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat memunculkan dan menyembunyikan Full Path tersebut.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\CabinetState<br />
Value Name    : FullPath<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Menu Document pada Start Menu<br />
Setting manipulasi berikut dapat menyembunyikan folder atau menu Document yang terdapat pada Start Menu.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoRecentDocsMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Fungsi Klik Kanan Pada Desktop<br />
Fungsi klik kanan pada Desktop sangat berperan aktif.  Misalnya, untuk merefresh komputer, mengubah wallpaper, dan lain sebagainya.  Bagaimana jika klik kanannya kita nonaktifkan? Manipulasi berikut berfungsi menonaktifkan klik kanan pada Desktop.<br />
Key :<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoViewContextMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi Icons<br />
Anda sering melihat begitu banyak icons pada desktop komputer Anda.  Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan manipulasi berikut untuk menyembunyikan icon tersebut.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced<br />
Value Name    : HideIcons<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Icon My Document pada Desktop<br />
Setiap komputer memiliki icons My Document, Recycle Bin, Internet Explorer, dan My Computer.  Icon tersebut merupakan icons bawaan dari setiap komputer, begitu juga dengan komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Icon My Document pada Desktop komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Documents<br />
Value Name    : HideMyDocsFolder<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan<br />
Manipulasi Icon Internet Explorer<br />
Setiap komputer memiliki icon My Document, Recycle Bin, Internet Explorer, dan My Computer.  Icon-icon tersebut merupakan icon bawaan dari setiap komputer, begitu juga dengan komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Icon Internet Explorer pada Desktop komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoInternetIcon<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tombol New pada Tab Web Display Properties<br />
Setting manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan tombol New pada Web Display Properties komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop<br />
Value Name    : NoAddingComponents<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi Tombol Delete pada Tab Web Display Properties<br />
Tujuan dari manipulasi berikut adalah menonaktifkan tombol Delete pada Web Display Properties komputer Anda sehingga Anda tidak dapat menghapus Web Display komputer anda.  Hal tersebut dilakukan demi keamanan komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop<br />
Value Name    : NoDeletingComponents<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi Tombol Reset All pada Tab Web Display Properties<br />
Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan tombol Reset All pada Web Display Properties komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop<br />
Value Name    : NoEditingComponents<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi Defrag<br />
Untuk mempertahankan supaya kinerja Windows tetap OK, tentunya kita harus merawatnya dengan baik.  Salah satu hal yang harus Anda lakukan adalah defragment dan scandisk.  Manipulasi berikut menambahkan context menu pada drive. Jadi saat Anda membuka Windows Explorer dan mengklik kanan pada drive akan muncul menu “Defrag drive ini.”<br />
Key:<br />
HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\Shell<br />
Value Name    : Defrag<br />
Data        : &amp;Defragment Drive ini (pada bagian default)<br />
Buat subkey baru di bawah Defrag dengan kriteria:<br />
Value Name    : Command<br />
Data        : defrag.exe  “%1”  /noprompt (pada bagian default)</p>
<p>Manipulasi Pilihan Active Desktop<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan pilihan Active Desktop pada komputer Anda sehingga orang lain tidak dapat melihatnya tanpa sepengetahuan Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoSetActiveDesktop<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Setting Display Properties<br />
Untuk mengubah tampilan komputer pada Display Properties, Anda dapat menggunakan manipulasi berikut sehingga orang lain tidak dapat mengubah Setting Display Properties komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan Setting Display Properties komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoDispCPL<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi Tab Web Display Properties<br />
Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan tab Web Display Properties komputer Anda sehingga orang lain tidak dapat memasukinya dengan mudah.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop<br />
Value Name    : NoComponents<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi Panah pada Shortcut<br />
Pada saat kita membuat shortcut dari suatu aplikasi atau directory pasti akan terlihat sebuah panah kecil.  Dari segi penampilan, panah yang menutupi sebagian icon tersebut sangat menjengkelkan.  Apalagi jika kita ingin menonjolkan gambar icon tersebut.  Oleh karena itu, ada sebuah cara untuk menghapus panah tersebut sehingga penampilan icon lebih menarik.<br />
Key:<br />
HKEY_CLASSES_ROOT\piffile<br />
Value Name    : IsShortcut<br />
Data Type    : String Value<br />
Sekarang, delete string value IsShortcut tersebut.</p>
<p>Manipulasi HTML Wallpaper<br />
Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan HTML Wallpaper pada komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop<br />
Value Name    : NoHTMLWallpaper<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi Change Wallpaper<br />
Anda pasti memiliki selera Wallpaper yang berbeda dengan teman Anda.  Manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat mempertahankan Wallpaper sesuai dengan selera Anda.  Dengan kata lain, Wallpaper komputer Anda tidak dapat diubah oleh siapapun kecuali oleh Anda sendiri.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop<br />
Value Name    : NoChangingWallpaper<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data         : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Pilihan Close pada Pilihan Active Desktop<br />
Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan pilihan Close pada pilihan Active Desktop komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop<br />
Value Name    : NoClosingComponents<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = aktif, 1 = nonaktif</p>
<p>Manipulasi Nama pada Recycle Bin<br />
Bosan dengan nama Recycle Bin ? Segera ganti dengan nama yang Anda inginkan dengan masuk ke<br />
Key:<br />
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}<br />
Anda bisa mengganti isi default value dengan nama yang Anda inginkan.</p>
<p>Manipulasi Pilihan Windows Update<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan pilihan Windows Update pada komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoWindowsUpdate<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan<br />
Manipulasi Auto Stretch Wallpaper<br />
Setiap Wallpaper memiliki ukuran yang berbeda-beda.  Jika Anda mengganti Wallpaper yang besar dengan ukuran yang lebih kecil, maka tampilan pada Desktop akan kelihatan kurang menarik.  Oleh karena itu, gunakanlah manipulasi berikut untuk melebarkan ukuran Wallpaper sehingga sama seperti ukuran Desktop komputer Anda. Jadi berapapun ukuran Wallpaper yang ingin Anda ganti, ukurannya akan sama dengan Desktop Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop<br />
Value Name    : WallPaperStyle<br />
Data Type    : String Value<br />
Data        : 2 = menampilkan, 0 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Versi Windows on Desktop<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Versi Windows pada Desktop komputer Anda sehingga orang lain tidak dapat melihatnya.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop<br />
Value Name    : PaintDesktopVersion<br />
Data Type    : String Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Menu Run<br />
Pada Start Menu terdapat menu Run yang berfungsi mempercepat pengaktifan program.  Pada manipulasi berikut kita akan menyembunyikan menu Run tersebut.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced<br />
Value Name    : StartMenuRun<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Menu Favorites<br />
Setting berikut bertujuan menyembunyikan dan memunculkan Menu Favorites.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoFavoritesMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Menu Help<br />
Anda pasti sering melihat Menu Help pada Start Menu.  Karena Menu Help kurang begitu sering dipergunakan, ada baiknya kita menyembunyikannya.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Menu Help tersebut.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoSMHelp<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Menu Find<br />
Jika Anda meng-enable setting berikut, maka Find yang terdapat pada Start Menu akan hilang.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoFind<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Menu Documents<br />
Setiap kali Anda menyimpan suatu data, maka data yang Anda simpan tadi akan berada pada Document Start Menu.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Menu Document pada Start Menu komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoRecentsDocMenu<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Catat Daftar File Recent Pada Submenu Documents<br />
Setiap kali Anda menyimpan suatu file, maka file yang Anda simpan tadi terdaftar (terlist) pada Document Start Menu.  Bagaimana caranya agar data tersebut tidak terdaftar pada Menu Document? Manipulasi berikut bertujuan membersihkan list file pada Menu Document komputer Anda.  Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoRecentDocsHistory<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Auto Delete File Recent Ketika Booting<br />
File-file Recent sangat mengganggu kinerja komputer Anda.  File tersebut kurang berguna bagi Anda.  Alangkah baiknya jika Anda membersihkan file tersebut sewaktu Booting Windows.  Manipulasi berikut bertujuan mendelete file Recent secara otomatis.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : ClearRecentDocsOnExit<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Pilihan Control Panel<br />
Control Panel, sudah tidak asing lagi bagi Anda, merupakan jalan pintas menuju ke sistem komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Menu Control Panel pada Start Menu komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoControlPanel<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Pilihan TaskBar &amp; Start Menu<br />
Setting manipulasi berikut berguna untuk menyembunyikan TaskBar dan Start Menu.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoSetTaskbar<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Pilihan Log Off<br />
Sebelum mematikan komputer, Anda pasti akan me-Log Off-kan terlebih dahulu komputer Anda. Apa jadinya jika Anda menonaktifkan Log Off pada Start Menu komputer Anda ? Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan Log Off pada Start Menu komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoLogOff<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Pilihan Shut Down<br />
Sebelum mematikan komputer, Anda pasti akan men-Shut Down-nya terlebih dahulu.  Apa jadinya jika Anda menonaktifkan Shut Down pada Start Menu komputer Anda ?  Manipulasi berikut bertujuan menonaktifkan Shut Down pada Start Menu komputer Anda.   Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoClose<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan<br />
Sekarang apa yang harus Anda lakukan jika terjadi error pada Registry ? Baik error yang disebabkan ulah orang lain, virus, atau mungkin kesalahan Anda dalam melakukan perintah (oprek registry), Anda tentu saja harus mengembalikan Registry Windows seperti semula.   Caranya: Anda masuk ke DOS-Prompt.  Kemudian, ketik perintah berikut :       scanreg/restore<br />
Setelah selesai, restart komputer Anda.  Walau saat ini telah banyak pula software kecil untuk keperluan back up registry yang dapat Anda peroleh dari internet, namun hal-hal yang kelihatannya sepele seperti ini perlu juga Anda ketahui sebagai bahan pengetahuan.</p>
<p>Uninstall Games Bawaan Windows (untuk Software Hidden)<br />
Untuk menguninstall software games yang terhidden pada Windows, masuklah ke Control Panel, lalu masuk ke Add/Remove Windows Components.<br />
Folder C:/Windows/inf (untuk windows 2000 pada C:/WINNT/Inf/) kemudian cari file bernama sysoc.inf , kemudian buka file sysoc.inf , lalu hapuslah semua bentuk yang terhidden dengan sebuah koma (HIDE, ) di dalam file.  Ingat backup dulu file tersebut.  Sekarang tutup file tadi, simpan pengubahan tersebut.  Kembali pada Add/Remove Programs, klik pada tombol yang sama Add/Remove Windows Components, maka Windows Components Wizard sekarang akan menampilkan beberapa kategori baru.  Cari kategori Accessories dan Utilities, klik Next maka Anda akan melihat beberapa kategori.  Lalu check pada bagian games.  Nah Anda akan menemukan software games yang akan Anda uninstall.  Remove/Uninstall beberapa games dengan menghilangkan tanda pada checkbox, lalu klik OK.  Sebelum keluar, perhatian pada bagian multimedia.</p>
<p>Mengembalikan Kondisi Registry Seperti Semula<br />
Sebelum menjalankan oprek terhadap registry, sebaiknya Anda melakukan backup pada sistem registry Anda, sehingga jika kelak terjadi kesalahan, Anda dapat mengembalikan setingan semula.  Ada dua alternatif yang dapat dilakukan untuk mengembalikan setingan registry seperti semula, yaitu dengan melakukan backup registry atau dapat juga dengan menggunakan tool backup.<br />
1.    Melakukan backup registry<br />
Pertama, klik Start lalu klik Run.  Kemudian pada kotak Run, tuliskan REGEDIT.  Kotak registry editor akan terbuka.  Klik pada My Computer, kemudian klik menu File, lalu klik Export.  Pada kotak dialog Save as, beri nama dan tentukanlah lokasi untuk menyimpan file.  File Anda akan tersimpan sebagai file .Reg.  Suatu saat jika sistem komputer Anda mengalami gangguan karena kesalahan pengaturan registry, cari file .Reg tersebut lalu klik dua kali untuk mengeksekusi dan mengembalikan sistem registry Anda.<br />
2.    Menggunakan tool backup<br />
Buka tool backup.  Backup or Restore Wizard akan terbuka.  Klik tombol Advanced Mode pada Backup Utility Wizard.  Kotak dialog Backup Utility akan terbuka.  Kemudian klik pada tab Welcome, lalu pada Backup Wizard (Advanced).  Pada kotak dialog yang muncul, beri pilihan pada Backup everything on this Computer.  Klik Next.  Pilih lokasi dan beri nama file Backup.  Klik Next.  Kotak dialog terakhir akan muncul.  Klik Finish untuk mulai membuat backup.  Pada langkah ini Anda telah menempatkan dan menyimpan sebuah sistem dari sistem yang saat ini sedang aktif dan disebut sebagai System State pada tempat yang telah Anda tentukan.  Suatu saat jika sistem Anda mengalami gangguan, kembalikan ke sistem semula pada System State yang barusan Anda buat.  Untuk menjalankan prosedur di atas, Anda harus menjadi administrator atau backup operator.  Untuk menjalankan tool backup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Backup.  Anda dapat juga menggunakan Backup or Restore Wizard untuk mengembalikan System State dengan melakukan klik pada menu Tools, lalu klik Restore Wizard.  Anda hanya  dapat mengembalikan System State  pada komputer lokal.  Anda tidak dapat melakukan hal tersebut pada sebuah komputer remote.</p>
<p>Menghilangkan Konfirmasi Recycle Bin<br />
Saat menghapus file, meskipun hanya beberapa detik, konfirmasi dari recycle bin terkadang mengganggu, apalagi jika kita merasa yakin tidak akn membutuhkan file atau data tersebut.  Anda bisa menghilangkan konfirmasi tersebut jika Anda inginkan.  Caranya, klik kanan pada icon Recycle Bin pada desktop Anda, lalu klik Properties.  Pada kotak dialog Recycle Bin Properties, hilangkan tanda pilihan pada kotak Display delete confirmation dialog, lalu klik OK.  Jika Anda tidak menginginkan file yang Anda hapus “mampir” ke recycle bin, pada kota dialog Recycle Bin Properties, beri tanda pilihan pada kotak Do not move files to the Recycle Bin. Remove files immediately when deleted.  Lain kali jika Anda  menghapus file, Anda tidak akan lagi menjumpai konfirmasi, “Are you sure you want to send FILENAME to the Recycle Bin?”</p>
<p>Mempercepat File System pada Windows 2000<br />
Windows 2000 mengkompres (secara default) ke sejumlah system files.  Cara ini bisa mengurangi performa karena file-file itu harus kembali dilakukan decompress setiap kali sistem mengeksekusinya.  Pilih semua files/folder pada Windows drive dan klik kanan untuk membuka contextmenu dan memilih option : Properties / Advanced, lalu menonaktifkan file Compression (dan file encoding) itu.</p>
<p>Berpindah Antar Pengguna (User Name) dengan Cepat<br />
Dengan prosedur standart Windows XP dan Windows Server 2003, berpindah pengguna dari satu pemilik account ke pemilik account yang lainnya terasa lama.  Dengan trik berikut, berpindah pengguna akan menjadi sangat cepat.  Cukup dengan menekan logo Windows   + L, Windows Anda akan segera berpindah ke tampilan welcome screen dan siap dipakai oleh pengguna lain.</p>
<p>Fungsi Logo Windows pada Keyboard<br />
Tombol logo Windows yang biasanya terletak di bagian kiri bawah keyboard sebenarnya memiliki fungsi-fungsi unik yang dapat mempermudah dan mempercepat kerja kita.  Berikut ini adalah perintah-perintah yang dapat Anda lakukan dengan tombol tersebut:<br />
1.    Logo Windows   untuk menampilkan Start Menu.<br />
2.    Logo Windows   + D untuk meminimize atau merestore semua jendela yang sedang aktif.<br />
3.    Logo Windows   + E untuk menampilkan Windows Explorer.<br />
4.    Logo Windows   + F untuk menampilkan Search for Files.<br />
5.    Logo Windows   + Ctrl + F untuk menampilkan Search for computer.<br />
6.    Logo Windows   + F1 untuk menampilkan Help and Support Center.<br />
7.    Logo Windows   + R untuk menampilkan kotak dialog Run.<br />
8.    Logo Windows   + break untuk menampilkan kotak dialog System Properties.<br />
9.    Logo Windows   + shift + M  untuk membatalkan perintah minimize semua jendela.<br />
10.    Logo Windows   + L untuk mengunci Workstation.<br />
11.    Logo Windows   + U untuk membuka Utility Manager.<br />
Sekarang Anda telah mengetahui fungsi tombol tersebut dan dapat memaksimalkan semua sumber daya pada komputer Anda.</p>
<p>Menjalankan Aplikasi secara Bersama<br />
Saat bekerja dengan beberapa program secara bersamaan pada Windows XP dan Windows Server 2003, Anda bisa mengelompokkan mereka menjadi cascade, tile, minimize, atau menutup semua program secara bersamaan.  Berikut caranya.  Klik beberapa item pada taskbar sambil menekan tombol CTRL.  Sesudah item-item yang Anda kehendaki terseleksi, klik kanan pada salah satu item.  Ini akan mengaktifkan group options pada short cut menu antara lain : Cascade, Tile Horizontally, Tile Vertically, Minimize Group, dan Close Group.  Untuk menutup semua aplikasi secara bersamaan, Anda bisa mengklik Close Group.  Sedangkan untuk menutup semua aplikasi, Anda juga bisa memanfaatkan Task Manager.  Caranya, tekan Ctrl + Alt + Delete untuk membuka Windows Task Manager.  Kemudian pada tab Applications, lakukan seleksi pada aplikasi yang Anda inginkan sambil menekan tombol CTRL lalu klik End Task.</p>
<p>Menghilangkan Highlight pada Program Terbaru<br />
Mungkin Anda merasa bosan pada jendela pop up yang selalu muncul setiap sebuah program baru terinstall.  Jendela pop up ini bermaksud untuk memberitahu Anda tentang keberadaan program tersebut.  Jika Anda merasa bosan dan ingin menghilangkannya, berikut caranya.  Klik Start, klik kanan pada ruang atas tempat nama  account Anda berada.  Akan muncul kotak properties, klik Properties.  Pada kotak dialog Taskbar and Start Menu Properties, pada tab Start Menu, klik Customize.  Pada tab Advanced, hilangkan tanda centang pada kotak Highlight newly installed programs.  Klik OK, lalu klik OK sekali lagi.  Sekarang setiap kali Anda menginstall sebuah program baru, Anda akan terbebas dari jendela pop up dan highlight tersebut.</p>
<p>Menggunakan OnScreen Keyboard<br />
Fitur On-Screen keyboard adalah fitur yang menampilkan keyboard pada layar monitor dan Anda dapat mengakses keyboard tersebut menggunakan mouse.  On-Screen keyboard akan sangat berguna saat Anda menggunakan tablet PC atau keyboard Anda sedang bermasalah.  Untuk membuak On-Screen keyboard, lakukan langkah-langkah sebagai berikut.  Klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketik osk.  Lalu klik OK.  Keyboard akan segera terbuka pada layar monitor Anda.  Ada tiga mode penulisan yang dapat Anda pakai untuk memasukkan data yaitu :<br />
?    Clicking mode, Anda dapat menggunakan mouse untuk mengklik tombol pada keyboard.<br />
?    Scanning mode, Anda dapat menggunakan input device untuk menandai kareakter yang ada pada keyboard untuk melakukan penulisan.<br />
?    Hovering mode, Anda dapat menggunakan mouse atau joystick untuk menunjuk tombol pada keyboard dan memasukkan karakter tersebut ke komputer.<br />
Untuk membuat icon shortcut pada desktop pada On-Screen keyboard caranya, klik kanan pada desktop.  Arahkan ke New, lalu klik Shortcut.  Pada kotak dialog Create Shortcut, ketikkan %windir%\System32\osk.exe atau osk, klik Next.  Beri nama untuk shortcut, lalu klik Finish.</p>
<p>Memodifikasi Text Service dan Input Language<br />
Bagi Anda yang sering menggunakan istilah atau bahasa asing dan sering membutuhkan karakter tertentu seperti ã, ê, í, ò, u, Anda perlu mensetting Windows XP dan Windows Server 2003 Anda untuk menampilkan karakter yang Anda butuhkan.  Untuk mensetting text services pada Windows XP dan Windows Server 2003, ikuti langkah-langkah berikut:<br />
1.    Pada Control Panel, klik dua kali Date, Time, Language, and Regional Options, lalu klik dua kali pada Regional and Language Options.<br />
2.    Klik tab Languages, lalu klik Details.<br />
3.    Pada daftar installed services, klik Add, lalu pilih input language yang Anda inginkan.  Hati-hati dengan settingan IME, Anda tidak perlu mengubahnya kecuali Anda memahami keyboard Anda.<br />
4.    Pada area Default input languages, pilih bahasa yang Anda inginkan ketika membuka komputer.<br />
5.    Klik Language Bar, pilih option yang Anda inginkan lalu klik OK.</p>
<p>Membuat Pesan Logon Pribadi<br />
Untuk membuat sebuah pesan yang tampil saat Anda logon, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini, tetapi perlu diingat bahwa langkah-langkah di bawah ini akan berhubungan dengan registry, jadi berhati-hatilah dan sebaiknya backup registry Anda sebelum menggunakan langkah-langkah berikut.<br />
1.    Klik Start &gt; Run, ketik regedit, lalu klik Ok.<br />
2.    Pada registry editor, carilah lokasi      HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon<br />
3.    Klik kanan LegalNoticeCaption, klik Modify, ketik My Windows XP Machine lalu klik OK.<br />
4.    Klik kanan LegalNoticeText, klik Modify, lalu ketikkan pesan yang ingin Anda tampilkan.<br />
5.    Tutup registry editor.  Pesan Anda akan muncul setiap kali Anda logon.<br />
Tips di atas berlaku bagi komputer yang terhubung pada domain, jika komputer Anda tidak terhubung ke jaringan, pesan yang Anda buat akan tampil tepat sebelum welcome screen.  Komputer yang terhubung ke jaringan memerlukan administrator account untuk bisa mengutak-atik registry.</p>
<p>Mengatur Program pada Menu agar Urut sesuai Abjad<br />
Urutan program pada menu program bawaan Windows XP terlihat acak dan berantakan.  Anda bisa mengatur agr program pada menu program berurutan sesuai abjad, hal ini akan  membantu Anda untuk lebih cepat menemukannya. Berikut langkah-langkahnya. Pertama-tama klik Start, kemudian klik All Programs, lalu klik kanan pada folder atau icon. Kemudian klik Sort by Name.  Selanjutnya Anda akan melihat program pada menu program Anda berurutan sesuai abjad, Anda akan lebih mudah menemukan program yang Anda inginkan.  Tip ini akan sangat berguna jika pada komputer Anda terdapat banyak program.</p>
<p>Mengatur Ruang Vertikal di Antara Ikon<br />
Pengaturan icon oleh Windows XP tergantung pada resolusi layar yang Anda setting.  Sebagai contoh, jika Anda mensetting resolusi pada 800&#215;600 pixel, maka akan ada 7 icon pada tiap kolomnya.  Anda bisa mengubah sistem pengaturan tersebut, misalnya menambah icon pada tiap kolom tanpa perlu mengubah resolusi layar Anda. Caranya, klik kanan ruang kosong pada desktop, lalu klik Properties.  Pada kotak dialog Display Properties, klik tab Appearance, lalu klik Advanced.  Pada kotak Item, klik Icon Spacing (Vertical).  Kurangi ukurannya, klik OK, lalu klik Apply untuk melihat hasilnya pada layar.  Ulangi sampai Anda mendapatkan tampilan yang Anda sukai.</p>
<p>Mengubah Gambar pada Welcome Screen<br />
Jika Anda bosan atau ingin mengganti gambar pada  welcom screen, Anda bisa menggantinya dengan gambar Anda sendiri.  Tidak peduli berapa ukuran gambar yang Anda punya, ukuran gambar Anda akan disesuaikan dengan kotak pada welcome screen. Caranya, klik Start, klik Control Panel, lalu klik User Accounts.  Klik account Anda, lalu klik Change My Picture.  Pilih gambar yang Anda sukai yang telah disediakan oleh Windows XP lalu klik Change Picture.  Jika Anda ingin mengganti dengan gambar Anda sendiri, kllik Browse for more pictures, pilih gambar Anda lalu klik Open.</p>
<p>Menampilkan Ikon Volume Control pada Taskbar<br />
Jika musik selalu menemani kerja Anda saat berkomputer, tip berikut ini akan membantu Anda untuk bisa mengatur volume dengan lebih cepat.  Dengan menempatkan icon volume control pada taskbar, Anda tidak perlu repot-repot untuk membuka sound and audio device pada control panel. Jika ingin mengatur volume suara.  Caranya, klik Start, lalu klik Control Panel.  Klik Sound, Speech, and Audio Devices.  Di bawah Pick a task, klik Change the speaker settings.  Pada kotak dialog Sounds and Audio Devices Properties, pada tab Volume, pilih pada kotak Place volume icon in the taskbar, lalu klik OK.</p>
<p>Mengubah Tampilan Start Menu<br />
Tampilan start menu pada Windows XP memang memiliki grafis dan tampilan yang menarik, tetapi terkadang justru mengganggu karena ukurannya yang terlalu besar.  Anda bisa mengganti tampilan start menu tersebut dengan tampilan lain. Caranya, klik kanan pada tombol Start, lalu klik Properties.  Klik Classic Start Menu.  Klik tombol Customize untuk memilih item yang akan tampil pada start menu.  Setelah Anda melakukan langakh-langkah tadi, tampilan start menu Anda akan telihat seperti tampilan start menu pada Windows versi sebelumnya yang mungkin lebih akrab bagi Anda.  Secara default, dengan memilih tampilan classic start menu maka pada desktop Anda akan diletakkan icon My Document, My Computer, My Network dan Internet Explorer.</p>
<p>Menambahkan Tombol Map Drive pada Toolbar<br />
Ada dua cara untuk menambahkan tombol map drive pada toolbar, berikut penjelasannya.<br />
1.    Langkah pertama.  Klik Start, klik My Computer, klik kanan pada toolbar, jangan lakukan lock pada toolbars.  Klik kanan lagi pada toolbar, lalu klik Customize.  Di bawah Available toolbar buttons, cari Map Drive, lalu drag ke posisi yang Anda inginkan pada kanan bawah Current toolbar buttons.  Klik Close, klik OK, lalu OK sekali lagi.<br />
2.    Langkah kedua.  Klik Start, lalu klik kanan My Computer.  Klik Map Network Drive.</p>
<p>Mengembalikan Ikon Lama pada Desktop<br />
Secara default, Windows XP menghilangkan beberapa icon versi Windows sebelumnya dari desktop Anda.  Anda bisa menampilkan beberapa icon lama yang mungkin Anda perlukan karena telah terbiasa menggunakannya pada versi Windows sebelumnya.  Caranya, klik kanan ruang kosong pada desktop, lalu klik Properties.  Klik tab Desktop lalu klik Customize Desktop.  Beri tanda centang pada kotak My Document, My Computer, My Network Places, atau Internet Explorer, untuk menampilkan kembali icon-icon tersebut.</p>
<p>Menampilkan Quick Launch Toolbar<br />
Jika quick launch toolbar tidak tampak pada taskbar Anda, lakukan langkah berikut untuk menampilkannya kembali.  Klik kanan ruang kosong pada taskbar, klik toolbar lalu klik quick launch.  Jika Anda ingin menambahkan sebuah icon program pada quick launch bar, klik icon program yang Anda inginkan lalu drag menuju quick launch bar.</p>
<p>Menampilkan Program Favorit pada Tempat Teratas di Start Menu<br />
Jika Anda memiliki sebuah program yang sering Anda gunakan, langkah di berikut ini akan mempercepat Anda untuk menemukan program tersebut.  Caranya, klik Start lalu cari program favorit Anda.  Klik kanan program tersebut, lalu klik Pin tos Start Menu.  Program yang telah Anda pilih akan ditempatkan pada posisi atas pada Start Menu, hal ini akan mempermudah Anda untuk menemukan program tersebut.</p>
<p>Menggunakan Address Bar untuk Menjalankan Program atau Halaman Web<br />
Address bar pada Windows XP membantu Anda untuk  mempercepat membuka sebuah program.  Sebagai contoh, jika Anda ingin membuka notepad, cukup ketikkan notepad lalu tekan enter maka program notepad akan terbuka.  Selain itu, address bar juga mengijinkan untuk mengakses internet dengan cara menuliskan alamat web yang Anda inginkan.   Caranya, klik kanan daerah kosong pada taskbar. Arahkan ke Toolbars, lalu klik Address.  Buka Address bar dengan cara klik dua kali.  Jika address bar Anda tidak bisa diakses, kemungkinan taskbar Anda ada pada posisi lock.  Lakukan unlock, caranya klik dua kali taskbar lalu hilangkan tanda centang pada lock  the taskbar.</p>
<p>Melakukan Unlock untuk Mengatur Toolbar<br />
Windows XP memiliki feature penguncian (locking) pada toolbar, hal ini untuk menghindari terjadinya perubahan yang tidak Anda inginkan.  Jika feature ini aktif, Anda tidak akan bisa melakukan perubahan terhadap toolbar.  Jika Anda ingin melakukan perubahan pada toolbar anda harus menonaktifkan feature ini. Berikut ini cara menonaktifkan feature ini.  Klik kanan pada toolbar, lalu klik Lock the Taskbar untuk menghilangkan tanda centang.  Klik kanan pada toolbar, lalu klik Customize.  Selanjutnya Anda bisa melakukan perubahan sesuai dengan keinginan Anda.  Jika telah selesai melakukan perubahan, klik kanan pada toolbar lalu beri tanda centang pada Lock the Toolbars agar perubahan yang telah Anda buat aman terhadap perubahan.</p>
<p>Menggunakan Tampilan Windows Klasik<br />
Bagi Anda yang merasa lebih nyaman dengan tampilan Windows versi lama, Anda dapat mengganti tampilan Windows XP dengan tampilan Windows versi sebelumnya. Caranya, klik kanan pada desktop Anda, lalu klik Properties.  Klik tab Appearance.  Pada menu Windows and Buttons, pilih Windows Classic lalu klik OK.  Tampilan Windows klasik akan Anda lihat pada komputer Anda.</p>
<p>Menambahkan Gambar pada Folder<br />
Mungkin Anda merasa bosan dengan icon yang mewakili folder pada Windows explorer Anda.  Anda bisa mengubah icon lama Anda dengan icon yang sesuai dengan keinginan Anda.  Tetapi jika folder tersebut berisi gambar, trik berikut ini tidak dapat Anda aplikasikan.  Untuk melihat icon folder, Anda harus melihatnya pada Thumbnails view.  Untuk mengganti gambar folder, pertama Anda harus menggunakan Thumbnail View untuk melakukan prosedur ini.  Untuk berganti ke Thumbnails view, pada menu View, klik Thumbnails.  Klik kanan pad folder yang Anda inginkan, lalu klik Properties.  Klik tab Customize, lalu klik Choose Picture.  Pilih gambar yang Anda inginkan dari komputer Anda, lalu klik OK.  Anda dapat memanfaatkan gambar folder untuk menandai isi folder tersebut.  Misalnya jika folder tersebut berisi file-file laporan keuangan, Anda bisa menggunakan gambar simbol dollar sebagai gambar folder.</p>
<p>Mengatur Detil Foto<br />
Ketika Anda melakukan browsing untuk melihat foto digital pada folder My Pictures pada Windows XP, Anda bisa memilih lebih dari 30 cara untuk menampilkan gambar Anda.  Dengan menggunakan Details View pada folder My Pictures, Anda bisa menampilkan detil terkait tentang gambar yang Anda miliki seperti dimensi dan resolusi gambar, tanggal foto diambil, jenis kamera yang digunakan untuk mengambil foto dan informasi lainnya yang terkait.  Untuk memodifikasi detil gambar yang akan ditampilkan pada folder, ikuti langkah-langkah berikut.  Buka folder My Pictures atau salah satu subfoldernya (klik Start, laluklik My Pictures).  Pada View menu, klik Details.  Pada View, klik Choose Details.  Pada kotak dialog Choose Details, pilih detil file yang ingin Anda tampilkan pada folder, lalu klik OK.  Untuk menampilkan detil foto pada kategori baru, klik pada bar berwarna abu-abu yang berada di sebelah atas kolom.  Misalnya untuk menampilkan foto berdasarkan nama, klik bar abu-abu di sebelah atas kolom, demikian juga jika Anda ingin menampilkan foto berdasarkan tanggal pembuatan.  Untuk memilih atau mengubah detil gambar yang ingin anda tampilkan, klik kanan padabar abu-abu di sisi atas sembarang kolom, lalu klik kategori yang ingin Anda tampilkan atau hilangkan.</p>
<p>Menambahkan Kolom Baru untuk Details View pada Windows Explorer<br />
Anda bisa menambahkan kolom baru pada Detail View file yang menjadi isi dari sebuah folder pada Windows Explorer seperti Comments, Description, Category dan detil lainnya.  Untuk menambahkan kolom baru, ikuti langkah-langkah berikut ini.  Klik kanan pada kepala kolom (kolom yang biasanya berisi semacam teks navigasi Name, Size, Type dll) pada daftar file, lalu klik salah satu item pada daftar yang muncul, atau klik More. Pada kotak dialog Choose Details, Anda bisa mengatur ulang tampilan dan perintah yang akan ditampilkan pada column headers, menentukan lebar kolom dan menambahkan kolom yang akan ditampilkan detil file pada folder tersebut.</p>
<p>Menggunakan Salah Satu Jenis Folder Sebagai Template<br />
Setiap folder pada Windows XP menyediakan daftar yang menghubungkan perintah yang sesuai dengan jenis folder yang berada di sebelah isi folder.  Sebagai contoh, jenis folder gambar berisi perintah yang terhubung dengan perintah  untuk mencetak secara online dan pencetakan gambar.  Jika Anda menggunakan jenis folder tertentu sebagai template untuk folder yang Anda inginkan, ikuti langkah berikut.  Klik kanan pada folder terbaru yang telah Anda buat, lalu klik  Properties. Kemudian klik tab Customize.  Pada daftar Use this folder type as a template, klik jenis template yang ingin Anda aplikasikan, lalu klik OK.  Sekarang setiap kali Anda membuka folder tersebut, folder tersebut akan memiliki daftar perintah yang terhubung seperti jenis folder yang Anda pilih sebagai template.</p>
<p>Mengubah Folder Default yang Terbuka Pertama Kali pada Windows Explorer<br />
Ketika Anda membuka Windows Explorer, secara default folder pertama yang ditampilkan adalah folder My Documents.  Jika Anda terbiasa bekerja pada folder yang lain, hal ini akan memperlambat waktu Anada karena harus melakukan beberapa klik untuk sampai pada folder yang Anda inginkan.  Anda bisa mengubah folder default tersebut dengan cara berikut.  Klik Start, arahkan ke Programs, arahkan ke Accessories, lalu klik kanan Windows Explorer, lalu klik Properties.  Di sebelah area Target, dimana tertulis %SystemRoot%\explorer.exe, tambahkan tulisan sehingga terbaca seperti ini %SystemRoot%\explorer.exe /select, C:\   lalu klik OK.  Trik tadi akan menjadikan folder My Computer yang  menjadi folder pertama yang terbuka ketika Anda meluncurkan Windows Explorer.</p>
<p>Mengenkripsi Sistem File<br />
Jika Anda memiliki data penting pada hardisk. Anda dapat  melindungi data tersebut dengan aman.  Bahkan jika komputer dan data di dalamnya hilang atau dicuri, data rahasia Anda tetap akan aman dari orang lain.  Dengan menggunakan Encrypting Files System (EFS), Anda dapat mengenkripsi semua file dan folder NTFS.  EFS secara otomatis akan mendeskripsi (kebalikan dari enkripsi) file-file tersebut ketika Anda menggunakannya dan segera mengenkripsinya kembali setelah Anda selesai menggunakan file-file tersebut.  Sekali Anda mengenkripsi file atau folder, selanjutnya Anda akan dapat bekerja dengan file dan folder tersebut seperti halnya ketika Ana bekerja dengan file dan folder biasa, ini berarti Anda tidak perlu melakukan deskripsi ketika menggunakan file dan folder tersebut.  Tetapi jika ada orang lain yang mencoba untuk membuka, mencopy, memindahkan atau mengganti nama  file dan folder yang telah anda ekripsi, maka akan muncul pesan penolakan terhadap akses yang mereka lakukan.  Hal-hal yang perlu Anda lakukan ketika Anda bekerja dengan file dan folder yang terenkripsi adalah :<br />
- Hanya user yang melakukan enkripsi yang dapat membuka file atau folder tersebut.<br />
- Anda tidak dapat mengenkripsi file atau folder yang terkompres, Anda harus mengurai terlebih dulu file dan folder tersebut sebelum melakukan enkripsi.<br />
- Hanya file dan folder pada NTFS volumes yang dapat dienkripsi.<br />
- Anda tidak dapat melakukan share (bagi pakai) file dan folder yang telah dienkripsi dengan user lain.  Fitur EFS memang ditujukan untuk mencegah distribusi data pribadi.<br />
- File dan folder yang telah terenkripsi akan terdeskripsi ketika Anda mencopy atau memindahkannya ke tempat yang bukan NTFS volume.<br />
- Gunakan cut dan paste untuk memindahkan file ke folder yang terenkripsi.  Jika Anda menggunakan drag and drop untuk memindahkan file, maka file yang Anda pindahkan tidak akan dienkripsi secara otomatis pada folder tersebut.<br />
- System files tidak dapat dienkripsi.<br />
Saran yang perlu diperhatikan :<br />
- Lakukan enkripsi terhadap folder temporary (folder Temp) sehingga file temporary yang secara dibuat oleh program secara otomatis akan dienkripsi.<br />
- Lakukan enkripsi terhadap folder tempat dimana file yang sering Anda edit berada sehingga ketika program membuat file temporary selama proses pengeditan, file temporary tersebut secara otomatis akan terenkripsi.<br />
- Lakukan enkripsi pada folder My Documents jika Anda sering menggunakan folder ini untuk menyimpan dokumen penting Anda.<br />
- Untuk sertifikat dari file terenkripsi, gunakan perintah Export Certificates pada Microsoft Management Console (MMC), buat copy backup pada floppy disk atau CD untuk sertifikat dan file enkripsi dan simpan floppy disk atau CD tersebut pada tempat yang aman.  Suatu saat jika Anda kehilangan sertifikat dari file terenkripsi tersebut (misalnya karena kerusakan hardisk) Anda dapat mengembalikan sertifikat file terenkripsi tersebut dari floppy disk ke hardisk dengan menggunakan perintah Import Certificates pada MMC.<br />
Prosedur mengenkripsi file dan folder :<br />
Mengenkripsi atau mendeskripsi file dan folder dapat Anda lakukan seperti ketika Anda mengatur atribut file dan folder yang lain seperti read-only, compressed, atau hidden.  Jika Anda mengenkripsi folder, maka semua file dan subfolder yang berada di dalamnya secara otomatis akan ikut terenkripsi.  Untuk melakukan enkripsi atau deskripsi pada file dan folder, ikuti langkah-langkah berikut.  Pada  Windows Explorer, klik kanan file atau folder yang ingin Anda enkripsi, lalu klik Properties.  Pada tab General, klik Advanced.  Beri pilihan pada kotak Encrypt contents to secure data.  Sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi jika data pribadi dan rahasia yang ada pada komputer Anda akan dicuri orang.</p>
<p>Menghilangkan Item pada Option Klik Kanan<br />
Ketika Anda melakukan klik kanan pada file atau folder pada Windows Explorer, akan muncul sebuah daftar option untuk file atau folder tersebut.  Anda dapat menghilangkan item dari daftar option tersebut dengan cara : Catat item yang ingin Anda hilangkan dari option klik kanan (disebut sebagai : context menu).  Buka kotak dialog registry, caranya klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka. Beralihlah ke bagian registry seperti di bawah ini dan hapus subkey dengan string seperti yang telah Anda catat pada langkah pertama.<br />
HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell<br />
HKEY_CLASSES_ROOT\file<br />
HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell</p>
<p>Mengubah Suara default pada Windows Explorer<br />
Suara bawaan Windows yang kita dengar saat melakukan navigasi pada folder di Windows Explorer dapat membuat bosan telinga, apalagi jika didengarkan berulang-ulang setiap saat.  Anda dapat mengubah suara bawaan Windows tersebut dengan cara : Buka kotak dialog registry yaitu dengan mengklik Start lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka.<br />
Beralihlah ke HKEY_CURRENT_USER\AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\Navigating\.current<br />
Ubah nilai default file WAV yang ingin Anda gunakan.  Dengan mengosongkan nilai defaultnya akan menonaktifkan suara.  Prosedur diatas juga akan mengubah suara default ketika Anda membuka halaman web pada Internet Explorer.</p>
<p>Mengubah Icon Drive pada Windows Explorer<br />
Mengubah tampilan icon pada drive akan menghasilkan tampilan yang lebih menarik apalagi jika icon yang Anda pilih sesuai dengan tampilan Windows Explorer.  Untuk mengubah icon drive pada Windows Explorer, ikuti langkah-langkah berikut.  Buka kotak dialog registry dengan mengklik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka.  Beralihlah ke<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer<br />
Buat key dengan nama DriveIcons.  Di dalam key DriveIcons, buat key yang lain dengan huruf drive yang ingin Anda ubah (misalnya: ..\DriveIcons\F).  Buat key di dalam key huruf drive dengan nama DefaultIcon.  Atur nilainya sesuai dengan icon yang ingin Anda gunakan.  Jika Anda memiliki file yang memiliki lebih dari satu icon, seperti file DLL file, gunakan C:\full_path\icon_file.dll,x dimana x adalah jumlah icon yang dimiliki oleh file icon_file.dll.</p>
<p>Mengubah Label Drive pada Windows Explorer (Windows 2000 dan XP)<br />
Secara default, Windows Explorer akan menampilkan label Drive seperti “Compact Disk” atau “Removable Disk”.  Anda bisa mengubah tampilan label default tersebut untuk drive tertentu dengan cara berikut.  Buka kotak dialog registry, caranya klik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka.  Beralihlah ke  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer<br />
Buat key baru dengan nama  DriveIcons.  Di dalam key DriveIcons yang telah Anda buat, buat key  baru dengan huruf drive yang ingin Anda ubah (misalnya:  ..\DriveIcons\F) .  Buat key baru pada drive  dengan nama DefaultLabel.  Beri Default Value untuk key tersebut dengan label sesuai dengan teks yang ingin Anda tampilkan (misalnya Jazz Drive.dll).  Restart komputer Anda.</p>
<p>Mengatur Nama File dengan Huruf Besar atau Huruf Kecil<br />
Untuk mencegah agar Windows tidak mengubah nama file Anda menjadi huruf besar atau huruf kecil, lakukan langkah berikut.  Buka kotak dialog registry, dengan mengklik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.  Kotak dialog registry akan terbuka.  Beralihlah ke<br />
HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced<br />
Klik dua kali DontPrettyPath (atau buat key baru dengan mengetikkan REG_DWORD jika key tersebut belum ada.  Atur nilainya menjadi 1 untuk menjaga agar nama file sesuai dengan yang Anda buat, atau atur nilainya menjadi 0 jika Anda menginginkan nama file sesuai dengan aturan Windows Explorer.  Klik OK.  Tutup kotak dialog registry.</p>
<p>Berpindah di Antara Directory<br />
Dengan trik di bawah ini, Anda dapat berpindah dengan cepat di antara directory dengan menggunakan keyboard.  Untuk berpindah satu direktori ke bawah, tekan tombol panah kanan.  Untuk berpindah satu direktori ke bawah tekan tombol panah kanan.  Untuk berpindah satu direktori ke atas tekan tombol panah kiri.<br />
Menyembunyikan File Menu pada Windows Explorer<br />
Jika Anda tidak menginginkan perintah yang ada pada file menu terlihat (mungkin untuk menghindari terjadinya pengubahan file karena perintah-perintah tersebut), Anda dapat menyembunyikan File Menu dengan cara buka kotak dialog registry, dengan mengklik Start, lalu klik Run.  Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK.<br />
Kotak dialog registry akan terbuka.<br />
Beralihlah ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Buat Binary Value baru.  Beri nama NoFileMenu.  Beri nilai 01 00 00 00, lalu restart komputer Anda.</p>
<p>Mengatur Lebar Kolom Panel Sebelah Kanan secara Otomatis<br />
Lebar kolom yang berada di sebelah kanan Windows Explorer seringkali tidak mencukupi untuk menampilkan semua informasi file yang Anda inginkan.  Anda dapat mengatur agar lebar pada kolom tersebut sesuai dengan informasi yang dimiliki oleh file dengan cara klik di sembarang tempat di sisi kanan panel.  Klik Ctrl dan tombol -+ pada keyboard.  Lebar kolom Name, Size, Type and Modified secara otomatis akan menyesuaikan dengan informasi file yang ditampilkan.</p>
<p>Memasukkan Nama Sebuah File ke Dalam Dokumen<br />
Anda dapat memasukkan nama sebuah file ke dalam suatu dokumen persis seperti nama file tersebut.  Dengan trik di bawah ini, Anda dapat memasukkan nama file tersebut tanpa perlu takut terjadi kesalahan ketik. Caranya, buka Windows Explorer.  Klik kanan pada file yang Anda inginkan.  Pilih Rename.  Tampilan file berubah dengan nama file dalam keadaan diblok dan garis empat persegi mengelilingi nama file.  Klik kanan lagi pada file tersebut lalu pilih Copy. Sekarang beralihlah ke dokumen yang Anda inginkan lalu klik Paste dari fasilitas yang ada pada program tempat di mana dokumen tersebut Anda buka.</p>
<p>Mencari File dari Windows Explorer<br />
Selain hanya menampilkan file dan folder serta isi hardisk Anda, Windows Explorer juga dapat Anda gunakan untuk melakukan pencarian file dan folder.  Trik ini akan mempercepat kerja Anda untuk mencari file atau folder daripada harus membuka kotak dialog Search terlebih dahulu.  Untuk melakukan pencarian file atau folder dari Windows Explorer lakukan langkah-langkah berikut.  Buka Windows Explorer.  Beralihlah ke directory yang Anda inginkan.  Tekan tombol F3 pada keyboard Anda.  Kotak dialog Find File akan terbuka dan Anda dapat menggunakan kotak dialog tersebut untuk melakukan pencarian file.</p>
<p>Membuat Print Directory dari Windows Explorer<br />
Untuk membuat option dari klik kanan pada Windows Explorer lakukan langkah berikut.  Pada Windows Explorer, klik Tool, lalu klik Options, lalu klik tab File Types.  Klik pada Folder (bukan File Folder).  Klik pada tombol Advanced. Klik pada tombol New.  Pada kotak Action, ketikkan &amp;Print Dir.  Pada kotak Application use to perform action ketikkan :<br />
C:\WINDOWS\COMMAND.COM/C DIR %1 /S /A /O:N &gt; PRN</p>
<p>Membuka Windows Explorer dan System Properties dari My Computer<br />
My Computer dapat Anda gunakan untuk membuka kotak dialog System Properties dan menampilkan My Computer pada Windows Explorer dengan cara yang berbeda dari yang biasa Anda lakukan.<br />
- Tekan dan tahan tombol Shift pada keyboard sambil melakukan klik dua kali pada My Computer, maka Anda akan membuka Explorer View dari folder My Computer.<br />
- Tekan dan tahan tombol Alt pada keyboard sambil melakukan klik dua kali pada icon My Computer akan memunculkan kotak dialog System Properties dari Control Panel.</p>
<p>Membatalkan Perintah Terakhir pada Windows Explorer<br />
Ketika Anda  menggunakan Windows Explorer untuk melakukan Copy, memindahkan, mengubah nama atau menghapus file dan folder, Anda bisa membatalkan perintah terakhir tersebut dengan menekan tombol Ctrl Z.</p>
<p>Cara Lain Mengcopy File pada Windows Explorer<br />
Ada beberapa cara untuk melakukan copy file atau folder pada Windows Explorer.  Trik berikut ini dapat Anda pakai untuk mengcopy file dan folder dengan lebih cepat dibandingkan jika Anda  harus menggunakan cara biasa.  Klik file yang ingin Anda copy.  Klik kanan mouse Anda pada file tersebut.  Pilih Copy.  Pada Windows Explorer, beralihlah ke direktori target.  Klik kanan mouse Anda.  Pilih Paste.  File segera tercopy ke tempat yang baru.</p>
<p>Membuka Semua Subfolder pada Windows Explorer<br />
Ada cara yang mudah dan cepat untuk membuka semua subfolder pada sebuah folder.  Trik berikut ini dapat Anda gunakan untuk membuka semua subfolder yang berada di dalam sebuah folder.  Klik pada folder yang Anda inginkan.  Tekan tombol asterisk (*) yang berada pada numeric keypad.  Tunggulah beberapa saat sampai semua subfolder pada folder yang Anda pilih terbuka.  Windows Explorer membutuhkan beberapa waktu untuk membuka semua subfolder, tergantung jumlah subfolder yang ada pada folder yang Anda pilih.</p>
<p>Keyboard Shortcut pada Windows Explorer<br />
- END : menampilkan bagian paling bawah dari jendela yang sedang aktif.<br />
- HOME : menampilkan bagian paling atas dari jendela yang sedang aktif.<br />
- NUM LOCK + ASTERISK pada numerci keypad (*) : menampilkan semua subfolder pada folder terseleksi.<br />
- NUM LOCK + tanda PLUS pada numeric keypad (+) : menampilkan isi dari folder yang terseleksi.<br />
- NUM LOCK + tanda MINUS pada numeric keypad (-) :  menutup folder terseleksi.<br />
- PANAH KIRI : menutup seleksi yang sdang terbuka  atau memilih folder induk.<br />
- PANAH KANAN :  membuka folder jika sedang dalam keadaan tertutup, atau menseleksi subfolder pertama.<br />
- F4 : menampilkan kotak Addresses.<br />
- F5 : merefresh layar.<br />
- Ctrl + G : beralih ke direktori tertentu.<br />
- Backspace : beralih ke satu direktori di atas.</p>
<p>Menjalankan Program Lama<br />
Kebanyakan program berjalan dengan baik pada Windows XP.  Kecuali pada beberapa game lama yang dirancang untuk berjalan pada versi Windows sebelumnya.  Jika Anda mempunyai program lama dan bermasalah pada saat berjalan pada Windows XP, alternatif berikut bisa membantu Anda.  Alternatif pertama, jalankan Compatibility Wizard, Anda bisa memilih sistem operasi yang bisa menjalankan program lama Anda.  Alternatif kedua, update program, drivers atau hardware Anda.  Compatibility Wizard adalah fitur baru dari Windows XP yang memberikan alternatif sistem operasi untuk program lama Anda.</p>
<p>Compatibility Wizard<br />
Compatibility Wizard mengijinkan Anda untuk melakukan test pada program Anda untuk berjalan pada lingkungan sistem operasi yang berbeda dengan beberapa setting.  Sebagai contoh, jika Anda memiliki program yang dirancang untuk berjalan pada lingkungan Windows 95, setting Compatibility Wizard  ke lingkungan Windows 95 dan coba untuk menjalankan program tersebut. Jika berhasil, maka program tersebut akan start pada mode Windows  95 setiap kali dijalankan.  Compatibility Wizard juga mengijinkan Anda untuk mencoba settingan yang berbeda, seperti mengubah setting warna menjadi 256 warna atau resolusi 640&#215;480 pixels.  Jika masalah compatibility wizard menghalangi Anda  untuk melakukan instalasi program pada Windows XP, jalankan Compatibility Wizard pada file setup pada program tersebut.  Nama file setup biasanya Setup.exe atau yang sejenis.  Prosedur untuk menjalankan compatibility wizard yaitu jalankan program Compatibility  Wizard dengan cara mengklik Start &gt; Help and Support &gt; Find compatible hardware and software for Windows XP lalu di bawah See Also pada panel navigasi, klik Program Compatibility Wizard.  Ikuti perintah pada layar Anda.</p>
<p>Mengatur Compatibility Wizard dengan Cara Manual<br />
Sebagai alternatif, Anda bisa menjalankan Compatibility properties untuk program Anda secara manual.  Settings tersebut sama dengan option pada Program Compatibility Wizard.  Prosedurnya yaitu :<br />
1.    Klik kanan pada icon program pada  desktop Anda atau klik kanan pada shortcut program pada Start menu, lalu klik Properties.<br />
2.    Klik tab Compatibility, dan ubah settingan yang sesuai untuk program Anda.<br />
Catatan :  Untuk mendapatkan informasi lain tentang option pada Compatibility Wizard, klik tab Compatibility, klik kanan option lalu klik What’s This.</p>
<p>Mengupdate Program dan Driver<br />
Jika program Anda masih belum bisa berjalan dengan baik setelah menggunakan Compatibility Wizard, cobalah beberapa alternatif berikut :<br />
- Periksa pada website pembuat program anda untuk melihat update atau patch terbaru program tersebut.<br />
- Check Windows Update untuk melihat apakah program  perbaikan untuk program tersebut telah tersedia.  Caranya klik Home pada menu bar dari Help and Support Center, lalu klik Windows Update panel sebelah kanan.<br />
- Jika program tersebut adalah game yang menggunakan DirectX, pastikan anda telah menggunakan DirectX versi terbaru.<br />
- Check website dari pembuat video card atau soundcard Anda untuk mendownload driver terbaru.</p>
<p>Menambah Program melalui Add or Remove Programs<br />
Caranya yaitu dengan membuka Add or Remove Programs pada Control Panel.  Kemudian Add New Programs, lalu klik CD or Floppy.  Ikuti instruksi pada layar Anda. Ketika menggunakan Add or Remove Programs, Anda hanya bisa menginstall program yang didesain untuk sistem operasi Windows.</p>
<p>Mengubah atau Menghapus Program<br />
Caranya yaitu dengan membuka Add or Remove Programs pada Control Panel.  Kemudian klik Change or Remove Programs, lalu klik program yang ingin Anda ubah atau Anda hapus.  Untuk mengubah program, klik Change/Remove atau Change.  Untuk menghapus program, klik Change/Remove atau Remove.  Peringatan : Ketika Anda melakukan klik pada Change atau Remove, beberapa program mungkin akan terhapus tanpa memberi konfirmasi terlebih dahulu kepada Anda.  Anda bisa memilih program dengan memilih option yang berbeda dengan Sort by.</p>
<p>Menambah atau Menghapus Komponen Windows<br />
Jika komputer Anda memiliki beberapa account, Anda harus log on sebagai administrator untuk bisa menjalankan prosedur berikut, yaitu :  Buka Add or Remove Programs pada Control Panel. Klik Add/Remove Windows Components.  Ikuti petunjuk selanjutnya yang akan dengan mudah Anda pahami.  Catatan :  Untuk membuka Add or Remove Programs, klik Start &gt; Control Panel &gt; Add or Remove Programs.  Jika ada tanda centang pada kotak di depan Windows Component Wizard, berati program tersebut telah terinstall.  Anda bisa mengkonfigurasi komponen yang Anda inginkan dengan cara klik pada Configure, lalu ikuti instruksi yang muncul.</p>
<p>Menambah Fitur Dari Microsoft Windows Update<br />
Buka Add or Remove Programs pada Control Panel.  Klik Add New Programs, lalu klik Windows Update.  Ikuti petunjuk yang muncul.  Catatan: Untuk membuka Add or Remove Programs, klik Start &gt; Control Panel &gt; Add or Remove Programs.  Anda harus terkoneksi ke internet untuk menjalankan prosedur di atas.  Setelah menekan tombol Windows Update, Anda akan diarahkan ke website Microsoft di URL http://windowsupdate.microsoft.com/</p>
<p>Menambah Program melalui Jaringan<br />
Buka Add or Remove Programs pada Control Panel, caranya klik Start &gt; Control Panel, lalu klik Add or Remove Programs.  Klik Add New Programs.  Jika administrator jaringan Anda mengorganisasikan program berdasarkan kategori, Anda mungkin harus memilih sebuah option yang berbeda pada Category untuk melihat program yang ingin Anda tambahkan.  Pilih program yang ingin Anda tambahkan lalu klik Add.  Ikuti perintah pada layar Anda.</p>
<p>Membuka Program<br />
Prosedur berikut ini mungkin sudah biasa Anda lakukan, tetapi beberapa hal mungkin lepas dari perhatian Anda.  Keterangan-keterangan di bawah ini dapat Anda baca sebagai penambah wawasan Anda. Prosedur yang dapat dilakukan yaitu :  Klik Start, lalu klik program yang ingin Anda buka.  Jika program tersebut tidak ada pada start menu, arahkan panah ke All Programs, lalu cari program tersebut dan klik.  Jika Anda sering membuka program tertentu, maka program tersebut akan ditempatkan pada Start menu (ini adalah fitur baru pada Windows XP).  Setelah program terbuka, akan muncul tombol yang merepresentasikan program tersebut pada taskbar.  Jika Anda membuka beberapa program sekaligus dan ingin berganti secara cepat, klik tombol pada taskbar tersebut.  Jika program tidak terdapat pada Start menu atau submenunya, Anda bisa melakukan pencarian dengan Search atau mencari manual pada Windows Explorer (secara default, file program ditempatkan pada folder Program files).</p>
<p>Memulai Sebuah Program Tiap Kali Anda Membuka Windows<br />
Bagi Anda yang sering menggunakan program tertentu, Anda dapat mengatur agar program tersebut secara otomatis terbuka pada saat Anda mulai menjalankan Windows Anda.  Hal ini akan menghemat waktu dan tenaga Anda.  Untuk mengatur sebuah program secara otomatis terbuka, lakukan langkah-langkah berikut.  Klik kanan tombol Start, lalu klik Properties.  Pada tab Start Menu, klik Classic Start Menu, lalu klik Customize.  Ini akan mengubah penampilan Start Menu.  Klik Advanced.  Pada folder Start Menu, cari shortcut untuk program-program yang Anda inginkan, lalu drag ke folder Startup yang terletak pada folder Programs.</p>
<p>Mengakhiri Sebuah Program<br />
Pada File menu pada program yang sedang aktif, klik Exit, atau klik tanda silang di sebelah kanan atas jendela program.</p>
<p>Pindah di Antara Program yang Sedang Berjalan<br />
Alternatif berganti program yaitu dengan mengklik tombol program pada taskbar.  Untuk berganti ke program terakhir yang terbuka, tekan ALT+TAB. Tekan tombol ALT lalu tekan tab beberapa kali sampai Anda temukan program yang ingin Anda buka.</p>
<p>Membatalkan Perintah Terakhir<br />
Pada Edit menu, klik Undo.  Jika program Anda tidak memiliki fitur Undo, Anda tidak bisa membatalkan perintah terakhir Anda.  Beberapa program seperti Ulead PhotoImpact memiliki fitur Undo sampai beberapa langkah ke belakang, jadi Anda bisa membatalkan, misalnya sepuluh langkah terakhir.</p>
<p>WINDOWS : MEMULIHKAN FASILITAS AUTOPLAY PADA CD-ROM / DVDROM<br />
Dahulu saat komputer PC masih baru dan Windows masih baru saja terinstal, semua kegiatan kita dalam berkomputer ria bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Dahulu Windows dengan segera dan siap mengantisipasi setiap tindakan yang kita lakukan dengan memunculkan wizard setiap kali kita mem-plug / menghubungkan camera digital ke PC atau juga secara otomatis mengaktifkan media player setiap kali kita memasukkan CD / DVD musik ke dalam CD-ROM / DVD-ROM. Namun dengan berjalannya waktu, Windows pada PC kita lama kelamaan menjadi bodoh dan telat mikir. Windows jadi tidak bereaksi apapun saat kita memasukkan CD musik, file foto atau VCD film kesukaan kita. Apa yang terjadi ? Begitu banyak kemungkinan penyebab Windows menjadi bodoh dan tidak bereaksi saat kita sedang menjalankan CD-ROM. Mungkin tanpa kita sadari kita pernah menghapus file tertentu pada sistem, atau pernah menginstal software tertentu yang menyebabkan Windows menjadi error atau crash, dan masih banyak kemungkinan sebab lainnya. Namun yang pasti, tentunya kita ingin agar Windows kita menjadi sepandai dahulu, saat Windows baru saja terinstal di komputer kita. Ada suatu cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi hal ini. Berikut dijelaskan mengenai langkahnya. Klik kanan pada CD-ROM drive atau DVD-ROM drive pada Windows Explorer dan pilih Properties yang kemudian akan membawa kita pada dialog boks properties. Klik tab Autoplay, lalu mulai aturlah pada menu yang tampak, tindakan apa saja yang kita inginkan agar Windows bertindak saat kita memasukkan CD/DVD ke dalam CD-ROM / DVD-ROM. Misalnya jika kita memasukkan CD /DVD musik maka Windows Media Player akan secara otomatis memainkan CD musik kita, atau saat kita memasukkan CD/DVD yang berisi data, maka secara otomatis Windows akan membuka atau menampakkan file-file apa saja yang terdapat dalam CD /DVD data kita, dan masih banyak lagi tindakan otomatis yang bisa dilakukan Windows yang bisa kita atur sendiri dalam tab Autoplay ini. Namun bila ternyata setelah kita atur sedemikian rupa tab Autoplay ini tapi Windows tetap tidak bereaksi saat kita memasukkan CD atau DVD ke dalam drive CD-ROM / DVD-ROM, berarti memang ada sesuatu yang tidak beres dengan Windows kita.  Namun kita tidak perlu panik atau putus asa tergesa-gesa menginstal ulang Windows, karena masih ada alternatif untuk memulihkan atau mengatasi hal ini. Microsoft’s Autoplay Repair Wizard (bisa didownload pada http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=c680a7b6-e8fa-45c4-a171-1b389cfacdad&amp;DisplayLang=en) akan segera memperbaiki hal ini.<br />
Walaupun halaman download Microsoft meminta kita untuk memvalidasi Windows sebelum proses download (munculnya download wizard), namun kita masih bisa mengakalinya dengan melewatkan langkah validasi dan masih bisa mendownload file fix untuk memperbaiki atau memulihkan Autoplay pada CD-ROM atau DVDROM kita. Setelah itu ikuti saja langkah-langkahnya, mulai dari proses download sampai selesai. Kemudian lihat saja hasilnya, Windows kita akan kembali pandai dan sigap seperti dulu.</p>
<p>SEKILAS TENTANG SISTEM RESTORE PADA WINDOWS XP<br />
Walaupun banyak perusahaan software yang menawarkan fasilitas system recovery pada komputer PC, namun peran fasilitas utility “System Restore” (Start – All Programs – Accessories – System Tools – System Restore) pada Windows masih merupakan salah satu pilihan yang murah dan efisien, terutama bagi pengguna awam maupun pelajar pengguna komputer rumahan. Setelah sekian lama menggunakan komputer rumah, komputer sekolah atau pun komputer di kantor, terkadang kapasitas ruang pada drive sistem (drive C:\) semakin lama semakin sedikit dan terkadang muncul teks pop up pada system tray yang memberitahukan bahwa ruang drive sistem tinggal sedikit, biasanya ditandai dengan munculnya tulisan “low disk space” (berarti kondisi drive system atau drive C sudah demikian penuh oleh file program atau back up). Setelah kita periksa mulai dari file-file tua yang kemudian kita hapus (file berekstensi temp, old, dll, gid, dan sebagainya), telah pula mengosongkan folder Prefetch dan juga folder Recent Documents agar kinerja sistem bertambah, serta telah pula melakukan tindakan Disk Cleanup, namun masih juga drive sistem masih dalam keadaan penuh. Telah pula dicoba usaha untuk menguninstal beberapa software lama yang ada di PC, tapi tetap saja belum ada perubahan yang signifikan. Kalau itu terjadi pada PC Anda bisa jadi mungkin karena besarnya ruang yang dipakai oleh System Restore pada drive sistem, karena Anda sering menginstal dan menguninstal software-software baru (mungkin Anda adalah seorang penggemar berat game-game terbaru dan gemar menginstal game dan setelah itu menguninstalnya setelah Anda bosan atau bahkan telah menamatkan game pilihan Anda). Untuk mengembalikan besar ruang pada drive sistem supaya kembali “bernafas lega”, mungkin Anda perlu menghapus seluruh back up (restore points) yang selama ini telah dibuat oleh “System Restore” (yang pada akhirnya begitu menyita ruang pada hard disk atau drive sistem, karena Anda tidak pernah mengutak atik System Restore karena ketidak tahuan Anda). Caranya yaitu dengan mengklik kanan dalam jendela “My Computer” kemudian pilih tab “System Restore”, kemudian Anda akan masuk pada kotak dialog tab “System Restore”.  Pilih atau cek dengan tanda centang pada pilihan “Turn Off System Restore on All Drives” , lalu klik Apply dan kemudian OK. Setelah itu restart komputer Anda. Kemudian saat komputer sudah hidup kembali dan user Anda sudah kembali aktif, arahkan mouse ke Start – All Programs – Accessories – System Tools – System Restore, lalu klik. Tak lama kemudian muncul kotak dialog pemberitahuan bahwa System Restore masih dalam keadaan mati, dan muncul pertanyaan Apakah Anda ingin menghidupkan kembali System Restore, untuk itu Anda pilih “Yes”. Anda kemudian akan dibawa ke sebuah wizard yang disediakan oleh System Restore di mana di dalamnya ada dua pilihan yaitu “Restore my computer to an earlier time” dan “Create a restore point”. Untuk itu Anda pilih “Create a restore point”, lalu klik tombol next, dan setelah itu akan muncul halaman berikutnya yang di dalamnya ada kolom isian untuk memberi nama restore point yang akan dibuat. Anda beri nama restore point itu, lalu klik lagi tombol next, dan selanjutnya ikuti terus petunjuknya hingga selesai. Restore point ini akan berguna sebagai “penyelamat” bila sewaktu-waktu komputer Anda mengalami error setelah misalnya menginstal software baru. Untuk mengembalikan lagi ke kondisi semula ketika sistem sedang berjalan baik, kita tinggal memilih pilihan “Restore my computer to an earlier time” setelah lebih dulu kita mengaktifkan wizard System Restore (Start – All Programs – Accessories – System Tools – System Restore), klik next, pilih/klik tanggal restore point yang dikehendaki dan selanjutnya ikuti petunjuknya hingga selesai, maka komputer akan secara otomatis melakukan restart dan saat hidup kembali, komputer kita sudah kembali ke kondisi saat sistem belum mengalami error atau gangguan setelah sebelumnya System Restore akan melaporkan kesuksesan proses restore. Namun jika nanti sistem ternyata mengalami kegagalan dan tidak bisa masuk ke windows, tekan F8 pada saat boot menu (saat restart), dan klik Last known good configuration. Windows XP akan melakukan restore sistem ke restore point. Cara lain untuk kembali ke suatu restore point yaitu dengan booting ke Safe Mode. Setelah login, yaitu sebelum masuk desktop Windows, terlebih dahulu akan ditawarkan untuk menjalankan System Restore. Bila suatu restore sudah dijalankan namun tetap tidak memperbaiki masalah kita, kita masih tetap bisa melakukan undo terhadap suatu restore yang sudah dilakukan. Apabila kita ingin menghemat ruang hard disk agar System Restore tidak terlalu banyak membuat restore points, kita juga bisa mengubah prosentase jumlah ruang hard disk yang digunakan oleh System Restore pada masing-masing drive. Caranya yaitu dengan mengklik kanan My Computer dan pilih tab System Restore kemudian klik tombol Settings dan setelah masuk ke halaman baru dari kotak dialog akan tampak Disk Space Usage slider (minimum hingga maksimum).  Anda tinggal mengaturnya dengan menggeser atau men-drag slider tersebut ke kiri (ke arah minimum) atau ke kanan (ke arah maksimum) sambil melihat berapa prosentase ruang hard disk pada masing-masing drive yang bisa digunakan oleh System Restore. Perlu diingat, semakin Anda menggeser slider ke arah kiri (minimum) berarti semakin sedikit pula periode waktu Anda dapat kembali ke setting restore point yang telah Anda buat pada waktu terdahulu.  Walaupun jarang terjadi, tapi ada kemungkinan suatu saat ketika kita membutuhkan untuk kembali pada keadaan yang dibuat oleh restore point pada tanggal tertentu (saat sistem masih dalam keadaan baik dan stabil), kita tidak menemukan kalender yang biasa muncul pada wizard System Restore (tampilan kalender pada wizard System Restore menghilang atau tidak muncul) sehingga kita tidak bisa memilih tanggal tertentu dimana kita pernah membuat restore point saat sistem dalam keadaan stabil. Hal ini mungkin saja bisa terjadi bila Hypertext Markup Language Component association (.htc) hilang, rusak atau dalam keadaan corrupt. Untuk memulihkannya sehingga wizard System Restore bisa memunculkan kembali kalender tempat tersimpannya restore point – restore point yang pernah kita buat, Anda perlu menyalin teks berikut ini dan menyimpannya dalam notepad yang kemudian disimpan sebagai file berekstensi .reg. Kemudian Anda tinggal men-dobel klik file berekstensi reg tersebut dan Windows XP akan memasukkan informasi itu ke dalam registry sehingga semuanya bisa pulih seperti semula. Berikut ini teks yang perlu Anda salin untuk disimpan dalam notepad :</p>
<p>[HKEY_CLASSES_ROOT\.htc]<br />
“Content Type”=”text/x-component”<br />
@=”htcfile”<br />
[HKEY_CLASSES_ROOT\MIME\Database\Content Type\text/x-component]<br />
“CLSID”=”{3050f4f8-98b5-11cf-bb82-00aa00bdce0b}”<br />
“Extensi on”=”.htc”<br />
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{3050f4f8-98b5-11cf-bb82-00aa00bdce0b}]<br />
@=”Microsoft Html Component”<br />
[HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{3050f4f8-98b5-11cf-bb82-00aa00bdce0b}\InProcServer32]<br />
@=”C:\\WINDOWS\\System32\\mshtml.dll”<br />
“ThreadingModel”=”A partment”<br />
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\.htc]<br />
“Content Type”=”text/x-component”<br />
@=”htcfile”</p>
<p>Bila tindakan di atas sudah dilakukan namun System Restore masih mengalami error, berarti sudah saatnya dilakukan instal ulang pada System Restore. Caranya yaitu klik Start, kemudian jalankan Run dengan mengetik %Windir%\INF.   Kemudian carilah file yang bernama SR.INF. Sebaiknya perlu diteliti lebih dulu karena memang banyak sekali file yang memiliki nama SR, jadi sebaiknya kita perlu memunculkan ekstensi setiap file yang ditampilkan (pada menu My Computer, klik folder Options, kemudian klik tab View, dan hilangkan tanda centang pada check boks “Hide extensions for known file types”). Kemudian setelah semua ekstensi file muncul, carilah yang bernama file SR dan berekstensi INF. Kemudian klik kanan SR.INF dan pilih Install. Selanjutnya Windows akan mulai melakukan instal ulang pada System Restore dan mengembalikan pada setting semula.</p>
<p>MENEMUKAN MENU BACKUP PADA WINDOWS XP HOME EDITION<br />
Pada Windows XP Profesional terdapat menu utility “backup” yang walaupun terkesan sederhana dan remeh, namun sebenarnya cukup banyak membantu kita terutama pada saat-saat kritis saat kita sedang benar-benar membutuhkan. Pada Windows XP menu utility “backup” ini bisa dengan mudah ditemukan melalui Start – All Programs – Accessories – System Tools. Namun hal ini tidak terjadi pada Windows XP Home Edition. Pada Windows XP Home Edition, menu utility “backup” memang agak tersembunyi dan tidak secara langsung ditampilkan seperti pada Windows XP Profesional. Sebenarnya pada CD instalasi Windows Home Edition di dalamnya juga memiliki fasilitas menu utility “backup”, hanya saja untuk menginstalnya, Anda perlu membrowse CD instalasi yaitu pada folder valueadd\msft\ntbackup, lalu klik kanan pada ntbackup.msi dan kemudian pilih Install.</p>
<p>MENGATASI SYSTEM HANG PADA SAAT START UP WINDOWS XP<br />
Jika sistem pada komputer Anda hang sekitar dua atau tiga menit pada saat start up, dimana Anda tidak dapat mengakses tombol start atau taskbar, itu mungkin terjadi karena ada service (Background Intelligent Transfer) yang sedang berjalan di belakang layar. Untuk mengatasinya, klik Start – Run, dan ketik msconfig kemudian klik OK. Kemudian masuk ke bagian tab “Service”, carilah ‘Background Intelligent Transfer’ service, kemudian buatlah agar service itu disable, kemudian apply the changes dan selanjutnya reboot (Anda restart komputer Anda). Saat hidup kembali, masalahnya sudah akan teratasi.  Problem yang berkaitan dengan service Background Intelligent Transfer ini sudah diperbaiki pada Windows XP service pack 1 dan 2. Bila Anda masih menggunakan Windows XP service pack 0, sebaiknya Anda segera mengupdate sistem Anda ke service pack 2 (terbaru) dan juga perlu mengupdate patch-patch terbaru dari internet.</p>
<p>MEMULAI START WINDOWS LEBIH CEPAT<br />
Pada setiap kali start, Windows akan menyusun ulang file-file start sehingga prosesnya bisa berjalan lebih cepat. Fasilitas ini memang tersedia pada Windows, dan kita bisa memeriksanya apakah fasilitas ini sudah aktif atau belum. Berikut adalah langkah yang perlu dilakukan.  Klik Start, kemudian Run, dan ketik regedit, lalu tekan enter. Kemudian masuklah<br />
ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Dfrg\BootOptimizeFunction.<br />
Ubahlah entry di jendela sebelah kanan dari N (No) menjadi Y (Yes).</p>
<p>MEMPERCEPAT SHUTDOWN WINDOWS XP<br />
Kadang kita kurang sabar saat menunggu shutdown Windows yang cukup lama, padahal kita ingin segera pulang ke rumah (karena ingin menghindari kemacetan di jalan) setelah seharian sibuk di kantor. Atau mungkin ada aplikasi software yang bandel yang tidak merespon sehingga saat kita men-shutdown Windows, prosesnya menjadi lama sekali. Bila kita memang ingin mempercepat proses shutdown pada Windows XP (tentunya dengan berbagai resiko yang kita tanggung sendiri), berikut ini hal yang bisa kita lakukan. Klik Start, kemudian Run, dan ketik regedit, lalu tekan enter. Kemudian masuklah ke HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop.<br />
Ubahlah nilai AutoEndTasks dari nol menjadi 1<br />
Ubahlah nilai WaitToKillAppTimeout dari 20000 menjadi 2000<br />
Ubahlah nilai HungAppTimeout dari 5000 menjadi 1000<br />
Klik OK. Lalu restart untuk melihat perubahannya.<br />
Maka Windows akan lebih cepat dalam proses shutdown, dan kita bisa segera pulang ke rumah. Perlu diperhatikan bahwa trik ini dapat menyebabkan beberapa resiko problem pada sistem. Jika suatu aplikasi sedang dalam proses menyimpan data dan tibatiba servicenya dihentikan secara prematur, maka data tidak akan disimpan dan pada akhirnya semua hasil kerja kita hilang (bila kita sebelumnya tidak menekan tombol save pada aplikasi yang sedang kita jalankan).<br />
Registry merupakan kumpulan dari data windows yang dipakai untuk mengatur jalannya sistem operasi windows. Untuk melakukan perubahan pada windows menggunakan program regedit. Caranya RUN lalu ketik regedit. Akan terlihat 6 root keys yang mempunyai tugas yang berbeda setiap key.<br />
Penjelasan singkat keenam root keys tersebut :<br />
1. HKEY_CLASSES_ROOT menangani semua jenis file yang ada di windows dan menyimpan setting software<br />
2. HKEY_USER menangani semua informasi user yang aktif serta menangani setting control panel pada sistem operasi windows<br />
3. HKEY_CURRENT_USER menangani satu informasi user yang aktif pada sistem operasi windows.<br />
4. HKEY_LOCAL_MACHINE memuat informasi tentang hardware yang dipakai pada komputer tersebut.<br />
5. HKEY_CURRENT_CONFIG untuk mencatat konfigurasi sistem yang ada.<br />
6. HKEY_DYN_DATA untuk mengetahui tingkat kinerja suatu sistem dan dalam jaringan.<br />
Dengan begitu banyaknya manipulasi yang bisa dibuat di registry ini, penulis hanya akan menunjukkan beberapa manipulasi yg mudah dibuat, yang beberapa akan penulis implementasikan dalam bentuk program.<br />
1. Mematikan fasilitas display properties (display settings muncul apabila, klik disembarang desktop pilih properties).untuk melakukan penguncian cari root keys brk :<br />
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system<br />
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NodispCpl (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)<br />
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1<br />
Untuk melihat hasil manipulasi yg dibuat , klik disembarang desktop pilih properties.<br />
2. Mematikan program regedit<br />
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system<br />
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : disableregistrytools (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)<br />
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1<br />
3. Menghilangkan fasilitas RUN<br />
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\<br />
explorer<br />
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NoRun (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)<br />
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1<br />
4. Menghilangkan Fasilitas Find<br />
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\ explorer<br />
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NoFind (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)<br />
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1<br />
5. Menghilangkan Fasilitas Shutdown<br />
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\ explorer<br />
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : Noclose (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)<br />
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1<br />
6. Mematikan pilihan SaveAs pada internet explorer<br />
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\internetexplorer\restrictions<br />
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NoBrowserSaveAs (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)<br />
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1<br />
7. Menghilangkan pilihan Log off<br />
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\ explorer<br />
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : NoLogOff (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)<br />
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1<br />
8. Menghilangkan Pilihan FILE pada windows explorer<br />
HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\ explorer<br />
Buat value baru dengan jenis data DWORD yaitu : Nofilemenu (caranya klik kanan pada bagian kanan program regedit)<br />
Klik 2 kali value baru yg kita buat, isikan nilai 1.  Untuk menormalkan semua perubahan yang dibuat tinggal mengganti nilai 1 menjadi nilai 0.</p>
<p>Beberapa tips dan registry dibawah ini cuma berlaku buat Windows XP.<br />
Sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu.<br />
1. Klik tombol Start &gt; Run.<br />
2. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.<br />
3. Didalam Registry Editor, pilih menu File &gt; Export.<br />
4. Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya.<br />
5. tekan tombol Save.</p>
<p>Mempercepat Update Registry<br />
Tekan tombol Start &gt; Log Off &gt; Log Off.</p>
<p>Mengganti Wallpaper<br />
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop<br />
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.</p>
<p>Mengganti Nama Recycle Bin<br />
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}<br />
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.<br />
Memunculkan Rename Pada Recycle Bin<br />
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder<br />
Klik ganda pada Attributes &gt; Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.</p>
<p>Menyembunyikan Recycle Bin<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Desktop/NameSpace<br />
Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya.<br />
Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}.</p>
<p>Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin<br />
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder<br />
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:<br />
0000 50 01 00 20 &gt; Rename<br />
0000 60 01 00 20 &gt; Delete<br />
0000 70 01 00 20 &gt; Rename &amp; Delete<br />
0000 41 01 00 20 &gt; Copy<br />
0000 42 01 00 20 &gt; Cut<br />
0000 43 01 00 20 &gt; Copy &amp; Cut<br />
0000 44 01 00 20 &gt; Paste<br />
0000 45 01 00 20 &gt; Copy &amp; Paste<br />
0000 46 01 00 20 &gt; Cut &amp; Paste<br />
0000 47 01 00 20 &gt; Cut, Copy &amp; Paste</p>
<p>Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan<br />
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/Shell<br />
Klik menu Edit &gt; New &gt; Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer).<br />
Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit &gt; New &gt; Key dan buat sebuah key baru bernama Command.<br />
Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).</p>
<p>Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths<br />
Pilih menu Edit &gt; New &gt; String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers)<br />
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)</p>
<p>Menyingkirkan File Stored Dari My Computer<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer/NameSpace/DelegateFolders<br />
Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee} dengan menekan tombol Del.</p>
<p>Menyembunyikan My Recent Documents<br />
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer<br />
Klik menu Edit &gt; New &gt; DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.<br />
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.</p>
<p>Menyembunyikan Menu Find<br />
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer<br />
Klik menu Edit &gt; New &gt; DWORD Value dan beri nama NoFind.<br />
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.<br />
Menyembunyikan Help And Support<br />
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer<br />
Buatlah sebuah DWORD Value baru &#8211; Menu Edit &gt; New &gt; DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp.<br />
Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.</p>
<p>Menyembunyikan Menu Run<br />
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer<br />
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.</p>
<p>Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)<br />
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced<br />
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data</p>
<p>Berikut ini beberapa tips lagi yang berhubungan dengan registry Windows<br />
1. menghilangkan tab remote administration<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system&#8221;<br />
Value &#8220;NoAdminPage&#8221;<br />
Tipe data &#8220;DWORD&#8221;<br />
2. menghilangkan tab user profile<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system&#8221;<br />
Value &#8220;NoProfilePage&#8221;<br />
Tipe data &#8220;DWORD&#8221;<br />
3. menghilangkan tab change password<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system&#8221;<br />
Value &#8220;NoPwdPage&#8221;<br />
Tipe data &#8220;DWORD&#8221;<br />
4. Deactive ADD Printer<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer&#8221;<br />
Value &#8220;NoAddprinter&#8221;<br />
Tipe data &#8220;DWORD&#8221;<br />
5. Deactive delete Printer<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer&#8221;<br />
Value &#8220;Nodeleteprinter&#8221;<br />
Tipe data &#8220;REG_DWORD&#8221;<br />
6. Deactive tab general and detail printer<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\explorer&#8221;<br />
Value &#8220;Noprintertabs&#8221;<br />
Tipe data &#8220;DWORD&#8221;<br />
7. hide tab Hardware Profile<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system&#8221;<br />
Value &#8220;NoConfigPage&#8221;<br />
Tipe data &#8220;DWORD&#8221;<br />
8. hide tab device manager<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system&#8221;<br />
Value &#8220;NoDevMgrPage&#8221;<br />
Tipe data &#8220;DWORD&#8221;<br />
9. hide button file system<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system&#8221;<br />
Value &#8220;NoFilesysPage. &#8220;<br />
Tipe data &#8220;DWORD&#8221;<br />
10. hide button Virtual Memory<br />
Key &#8220;hkey_current_user\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system&#8221;<br />
Value &#8220;NoVirtMemPage&#8221;<br />
Tipe data &#8220;REG_DWORD&#8221;</p>
<p>Menghilangkan Password BIOS<br />
Tips ini saya dapatkan dari seorang teman beberapa tahun yang lalu. Mungkin ini bisa membantu rekan yang membutuhkan. Masuk ke mode DOS setelah muncul prompt DOS c:\&gt; ketikkan DEBUG seperti ini<br />
c:\&gt;DEBUG<br />
Untuk selanjutnya ketikkan<br />
o 70 2e<br />
o 71 ff<br />
Q<br />
Pada layar monitor akan terlihat seperti dibawah ini c:\&gt;DEBUG<br />
-o 70 2e<br />
-o 71 ff<br />
-Q<br />
setelah mengetikkan Q anda akan keluar dari debug yang menandakan anda sudah selesai. Selanjutnya restart komputer anda, tekan DEL dan SELAMAT anda sudah bisa masuk ke BIOS.</p>
<p>Hacking Windows NT/2000/XP Administrator Password</p>
<p>Pada artikel ini anda akan belajar bagaimana menghapus password Administrator dan kemudian bisa menggantinya sesuai dengan keinginan anda. Yang kita butuhkan adalah sebuah Bootdisk image yang dapat didownload di http://home.eunet.no/~pnordahl/ntpasswd/bd040116.zip. Setelah didownload segera ekstrak dan jalankan file install.bat, tapi sebelumnya masukkan sebuah disket kosong ke dalam floppy disk drive anda. Ketika file install.bat dijalankan, maka sebuah floppy disk yang bootable akan dibuat. Nah, disket inilah yang akan kita gunakan untuk melakukan hack. Setelah bootdisk selesai dibuat, restart komputer anda dengan membiarkan disket tadi tetap di floppy disk drive. Mungkin anda perlu mengatur boot sequence agar ketika booting yang pertama kali diboot adalah floppy disk drive. Bila disket anda berhasil diboot, maka tinggal ikuti petunjuk saja. Berikut adalah cuplikan dari program tersebut : ( komentar saya akan diawali dengan tanda &#8216;&#8211;&gt;&#8217;)</p>
<p>&#8211;&gt; tampilan yang muncul pertama kali<br />
****************************************************************<br />
* This utility will enable you to change the password of almost<br />
* any user (incl. administrator) on an Windows NT/2k/XP installation<br />
* WITHOUT knowing the old password.<br />
*<br />
* The program is now able to actually parse/follow the internal<br />
* registry structure completely.<br />
* There is now support for adding and deleting keys and values.<br />
* Tested on: NT3.51 &amp; NT4: Workstation, Server, PDC.<br />
* Win2k Prof &amp; Server to SP3. Cannot change AD.<br />
* XP Home &amp; Prof: up to SP1<br />
* Now also works with syskey, read warnings if applicable.<br />
*<br />
* You may either let the scripts try to figure out your configuration,<br />
* or you may do it manually from the shell prompts.<br />
*<br />
* Good luck!<br />
Press return/enter to continue<br />
&#8211;&gt; tekan enter<br />
* In /etc/main.rc&#8230;.<br />
Calling scsi.rc to probe for SCSI controllers<br />
Mounting floppy to fetch drivers from /scsi on it<br />
SCSI-drivers found on floppy:<br />
BusLogic.o.gz aic7xxx.o.gz<br />
Do you have your NT disks on a SCSI controller?<br />
y &#8211; this will autoprobe for the driver<br />
n &#8211; no, skip SCSI, I have IDE drives<br />
or give the scsi-driver modules name (without the .o or .gz)<br />
+ optional parameters to go directly for a known driver<br />
Probe for SCSI-drivers: [n]<br />
&#8211;&gt; tekan enter<br />
Calling part.rc to select partition<br />
Partitions found on the disk(s):<br />
Device Boot Start End Blocks Id System<br />
/dev/hda1 * 1 1859 14932386 7 HPFS/NTFS<br />
Probable NT partitions:<br />
/dev/hda1 * 1 1859 14932386 7 HPFS/NTFS<br />
Wnat partition contains your NT installation?<br />
[/dev/hda1] : Enter<br />
FAT: Did not find valid FSINFO signature.<br />
Found signature1 0&#215;66024a1e signature2 0xc88b6602 sector=4.<br />
VFS: Can&#8217;t find a valid FAT filesystem on dev 03:01.<br />
mount: wrong fs type, bad option, bad superblock on /deb/hda1,<br />
or too many mounted fil systems<br />
/dev/hda1 is NTFS.<br />
Trying to mount as readwrite on /mnt<br />
NTFS volume version 3.0.<br />
Success. Mounted NTFS /deb/hda1 on /mnt<br />
Calling path.rc. to select path<br />
What is the full path to the registry directory?<br />
[winnt/system32/config] :<br />
&#8211;&gt; tekan enter<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 AppEvent.Evt<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 default<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 default.LOG<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 default.sav<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 netlogon.ftl<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SAM<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SAM.LOG<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SecEvent.Evt<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SECURITY<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SECURITY.LOG<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 software<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 software.LOG<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 software.sav<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 SysEvent.Evt<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 system.sav<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 TempLey.LOG<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 userdiff<br />
-rw&#8212;&#8212;- 1 0 0 65536 Jan 15 09:00 userdiff.LOG<br />
Which hives (files) do you want to edit (leave default for<br />
password setting, separate multiple names with spaces)<br />
[sam system security] :<br />
&#8211;&gt; tekan enter<br />
Copying sam system security to /tmp<br />
Now running chntpw<br />
chntpw version 0.99.0 030112, (c) Petter N Hagen<br />
Hive&#8217;s name (from header) (\SystemRoot\System32\Config\Sam)<br />
ROOT KEY at offset: 0&#215;001020<br />
File size 32768 [8000] bytes, containing 7 pages (+ 1 headerpage)<br />
Used, for data: 319/26472 blocks/bytes, unused: 6/1976 blocks/bytes.<br />
Hive&#8217;s name (from header): (SYSTEM)<br />
ROOT KEY at offset: 0&#215;001020<br />
File size 2555904 [270000] bytes, containing 584 pages (+ 1 headerpage)<br />
Used, for data: 44209/2524072 blocks/bytes, unused: 19/9048 blocks/bytes.<br />
Hive&#8217;s name (from header): (SYSTEM)<br />
ROOT KEY at offset: 0&#215;001020<br />
File size 49152 [c000] bytes, containing 11 pages (+ 1 headerpage)<br />
Used, for data: 859/42568 blocks/bytes, unused: 5/2136 blocks/bytes.<br />
Hello, this is SAM!<br />
Failed logins before lockout is : 0<br />
Minimum password length : 0<br />
Password history count : 0<br />
()========() chntpw Main Interactive Menu ()========()<br />
Loaded hives: (sam) (system) (security)<br />
1 &#8211; Edit user data and passwords<br />
2 &#8211; Syskey status &amp; change<br />
- &#8211; -<br />
9 &#8211; Registry editor, now with full write support!<br />
q &#8211; Quit (you will be asked if there is something to save)<br />
What to do? [1] -&gt;<br />
&#8211;&gt; Nah, karena kita akan mengganti password Administrator maka tekan saja enter<br />
==== chntpw Edit User Info &amp; Passwords ====<br />
RID: 03f2, Username: (Administrator)<br />
RID: 03f2, Username: (gandhi)<br />
RID: 03f2, Username: (Guest), disabled or locked*<br />
Select: ! &#8211; quit, . &#8211; list users, 0x(RID) &#8211; User with RID (hex)<br />
or simple enter the username to change: [Administrator]<br />
&#8211;&gt; tekan enter (user Administrator yang akan direset)<br />
RID : 032f<br />
Username: Administrator<br />
fullname:<br />
comment :<br />
homedir :<br />
Account bits: 0&#215;0215 =<br />
[ ] Disabled | [ ] Homedir req. | [ ] passwd not req. |<br />
[ ] Temp. duplicate | [X] Normail account | [ ] NMS account |<br />
[ ] Domain trust ac | [ ] Wks trust act. | [ ] Srv trust act |<br />
[X] Pwd don&#8217;t expir | [ ] Auto lockout | [ ] (unknown 0&#215;08) |<br />
[ ] (unknown 0&#215;10) | [ ] (unknown 0&#215;20) | [ ] (unknown 0&#215;40) |<br />
Failed login count: 0, while max tries is : 0<br />
Total login.count : 7<br />
Account is disabled<br />
Crypted NT pw : 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00<br />
Crypted LM pw : 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00<br />
MD4 hash : 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00<br />
LANMAN hash : 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00<br />
* = blank the password (EXPERIMENTAL! but may fix problems)<br />
Enter nothing to leave it unchanged<br />
Please enter new password: *<br />
-&gt; Anda akan diminta untuk memasukkan password untuk menggantikan password<br />
Administrator, lebih baik anda langsung enter saja, yang berarti passwordnya<br />
ditinggalkan kosong.<br />
Blanking password. This may actually fix things if previous password-preset<br />
did not work. Or it may even make things worse. Happy joy!<br />
Do you really wish to change it? (y/n) [n]<br />
&#8211;&gt; ketik y<br />
Select: ! &#8211; quit, . &#8211; list users, 0x(RID) &#8211; User with RID (hex)<br />
or simple enter the username to change: [Administrator]<br />
&#8211;&gt; ketik !<br />
()========() chntpw Main Interactive Menu ()========()<br />
Loaded hives: (sam) (system) (security)<br />
1 &#8211; Edit user data and passwords<br />
2 &#8211; Syskey status &amp; change<br />
- &#8211; -<br />
9 &#8211; Registry editor, now with full write support!<br />
q &#8211; Quit (you will be asked if there is something to save)<br />
What to do? [1] -&gt;<br />
&#8211;&gt; ketik q<br />
Hives that have changed:<br />
# Name<br />
0 (sam)<br />
Write hive files? (y/n) [n] :<br />
&#8211;&gt; ketik y<br />
Calling write.rc to select write back sam file<br />
About to write file(s) back! Do it? [n]<br />
&#8211;&gt; ketik y<br />
Writing sam<br />
* end of scripts.. returning to the shell..<br />
* Press CTRL-ALT-DELL to reboot now (remove floppy first)<br />
* or do whatever you want from the shell..<br />
* However, if you mount something, remember to umount before reboot<br />
* You may also restart the script procedure with &#8217;sh /scripts/main.rc&#8217;<br />
#<br />
Nah, selamat ! Sekarang restart komputer anda dan anda dapat login dengan username Administrator dengan mengosongkan password.</p>
<p>Membuat Album Foto<br />
Buka My Pictures.  Dibawah File and Folder Tasks, klik Make a new Folder.  Ketikkan nama untuk folder baru tersebut, lalu tekan ENTER.  Klik kanan folder baru tersebut, lalu klik Properties.  Pada tab Customize, di bawah Use this folder type as a template, pilih Photo Album.  Catatan :  Untuk membuka My Pictures, klik Start, lalu klik My Pictures.  Dengan menggunakan Thumbnails view pada folder My Pictures akan membantu Anda untuk mempercepat pemilihan gambar untuk album Anda.  Pada Thumbnail View, empat gambar terakhir yang Anda buka atau Anda modifikasi pada masing-masing folder akan ditampilkan sebagai thumbnail pada icon folder.  Untuk berganti ke Thumbnail view, pada menu bar tekan View, lalu klik Thumbnails.  Album foto sangat baik digunakan untuk mengatur gambar dalam jumlah yang sedikit.</p>
<p>Berbagi Gambar pada Komputer<br />
Buka My Documents.  Klik dua kali pada folder My Pictures. Klik dua kali pada folder yang berisi gambar yang akan Anda bagi dengan user lain. Klik pada gambar atau folder gambar.  Di bawah File and Folder Tasks, klik Move this file atau Move this folder.  Pada kotak dialog Move Items, klik pada folder Shared Documents, lalu klik pada folder Shared Pictures.  Klik Move.  Catatan :  Jika gambar atau folder gambar yang ingin Anda bagi berada pada folder My Pictures, buka npada subfoldernya, pilih padaitem yang ingin Anda bagi lalu seret item tersebut ke Shared Pictures yang berada di bawah Other Places.  Untuk membuka My Documents, klik Start, lalu klik My Documents.  Jika komputer Anda terhubung pada suatu jaringan, maka folder Shared Documents, Shared Pictures dan Shared Music tidak akan tersedia.  Menyeret (melakukan drag) sebuah item ke lokasi yang baru akan menghilangkan item tersebut dari tempat asalnya.  Jika Anda ingin melakukan drag tanpa menghilangkan item tersebut dari tempat asalnya, tekan tombol Ctrl pada keyboard saat melakukan drag.</p>
<p>Mengetahui Kapan Terakhir Kali Sebuah Halaman Web Diupdate<br />
Jika Anda menggunakan Microsoft Internet Explorer, dengan mudah Anda bisa mengetahui kapan terakhir kali suatu halaman web diupdate.  Pada saat online, bukalah salah satu halaman web yang ingin diperiksa.  Pada Address Bar, ketikkan javascript:alert(document.lastModified) , lalu tekan ENTER.  Sebuah kotak pesan akan muncul menampilkan tanggal dan jam saat halaman web tersebut terakhir kali diupdate.</p>
<p>Menghilangkan AutoDial untuk Mengontrol  Koneksi Dial-Up secara Manual<br />
Pada kondisi standart, fitur AutoDial pada Windows XP akan menghubungkan pengguna secara otomatis ke internet ketika sebuah situs diakses pada komputer lokal.  Fitur ini dirasakan sangat berguna bagi beberapa user, tetapi jika Anda ingin mengontrol koneksi dial-up tersebut secara manual, Anda dapat menggunakan langkah berikut.  Buka Control Panel, lalu klik Performance and Maintenance.  Klik Administrative Tools, lalu klik dua kali Services.  Klik dua kali Remote Access Auto Connection Manager.  Klik Stop untuk mematikan fasilitas tersebut, lalu atur Startup type menjadi Disabled, lalu klik OK.  Sekarang komputer Anda tidak akan menghubungkan komputer Anda ke intenet secara otomatis.  Untuk melakukan koneksi secara manual, gunakan koneksi internet yang telah anda buat pada Network Connections.</p>
<p>Mencocokkan Jam Komputer dengan Internet Time Server<br />
Bagi Anda yang sering menggunakan komputer untuk bekerja, kehadiran jam pada komputer akan membantu Anda daripada harus menengok jam dinding, sekaligus untuk mengingatkan Anda untuk sedikit beristirahat.  Tetapi jam pada komputer bisa menunjukkan waktu yang tidak sesuai dengan waktu sesungguhnya.  Jika komputer Anda buka menjadi bagian dari sebuah domain, Anda bisa menyesuaikan waktu pada komputer Anda dengan jam pada server internet.  Caranya, klik dua kali tampilan jam yang biasanya berada pada sisi kanan taskbar.  Klik tab Internet Time.  Pilih time server yang ingin Anda gunakan dan pastikan untuk memberi pilihan pada kotak Automatically synchronize with an internet time server. Klik Update Now untuk mulai mensinkronisasikan jam pada komputer Anda dengan jam pada server internet.  Catatan : Anda harus terhubung ke internet untuk menjalankan prosedur di atas. Pastikan Anda telah mengatur tanggal pada komputer dengan benar sebelum menjalankan prosedur di atas, karena server internet tidak akan mengupdate waktu pada komputer Anda jika tanggalnya tidak sesuai.  Jika Anda menggunakan firewall pada komputer jaringan, Anda harus mengatur agar firewall tidak melakukan blok untuk prosedur di atas.</p>
<p>Menggunakan Narrator untuk Menjelajah Internet<br />
Narrator adalah text to speech utility (fitur pengubah teks menjadi suara) pada Windows XP yang ditujukan untuk para penyandang tunanetra atau bagi pengguna yang memiliki keterbatasan penglihatan.  Narrator dapat membaca halaman web dan perintah yang ada pada browser pada internet explorer.  Tetapi pada kondisi tertentu, Narrator tidak dapat mengenali lay out halaman web dan elemen desain yang biasanya digunakan oleh Narrator sebagai penuntun pembacaan.  Narrator melakukan pembacaan dari kiri ke kanan, dan dari atas ke bawah teks-teks yang terlihat pada halaman web.  Untuk menggunakan narrator, ikuti langkah berikut.  Buka narrator dengan menekan logo Windows   + U.  Buka Internet Explorer dan lakukan browsing pada sebuah halaman web.  Klik pada jendela yang ingin Anda baca, lalu tekan Ctrl+Shift+Spacebar.  Jika memungkinkan, Narrator segera membaca isi yang ada pada jendela halaman web tersebut.  Jika layout halaman web tidak memungkinkan Narrator untuk melakukan pembacaan, klik kanan pada halaman web tersebut, klik Select All, lalu klik Copy.  Buka Notepad, klik kanan di dalam dokumen kosong pada Notepad, lalu klik Paste.  Tekan Ctrl+Shift+Spacebar, dan Narrator akan segera membaca isi halaman tersebut.  Narrator hanya akan membaca 72 kata pertama pada Notepad.  Setelah itu Anda harus menggunakan tombol panah untuk membaca tiap baris secara terpisah, atau Anda dapat menekan Ctrl+Shift+Enter untuk membaca semua file teks tersebut.  Catatan : Anda dapat menyimpan file pada notepad tersebut dan menggunakan narrator untuk membacanya lagi lain kali ketika Anda membukanya.  Untuk membaca seluruh isi pada jendela, klik pada jendela lalu tekan Ctrl+Shift+Spacebar. Untuk mendapatkan informasi tentang item yang sedang aktif, tekan Ctrl+Shift+Enter. Untuk mendapatkan deskripsi yang lebih detil tentang sebuah item, tekan Ctrl+Shift+Insert.  Untuk membaca title bar dari sebuah jendela, tekan Alt+Home.  Untuk membaca status bar dari sebuah jendela, tekan Alt+End.  Untuk menghentikan pembacaan, tekan Ctrl.  Catatan: Narrator didesain untuk bekerja pada Notepad, Wordpad, program pada Control Panel, Internet Explorer, desktop Windows dan Windows setup.  Narrator kemungkinan tidak dapat membaca dengan baik pada program lain.  Narrator menyediakan level minimal untuk fungsinya tetapi kebanyakan user yang memiliki keterbatasan penglihatan akan membutuhkan settingan pada level yang tinggi untuk penggunaan sehari-hari.</p>
<p>Mengatur Toolbar pada Internet Explorer 6<br />
Pada dasarnya Anda dapat mengatur fitur Internet Explorer 6 mana yang akan ditampilkan pada toolbar.  Jika Anda menginginkan tampilan toolbar yang sederhana, Anda dapat menghilangkan icon, mengubah icon menjadi lebih kecil atau menghilangkan teks yang muncul di sebelah icon.  Untuk mengatur toolbar pada Internet Explorer 6, ikuti langkah berikut.  Klik kanan Standard Toolbar, lalu klik Customize.  Pada daftar Text options, pilih No text labels untuk menghilangkan label teks.  Pada daftar Icon options, klik Small icons untuk mengecilkan ukuran icon pada toolbar.  Pada daftar Current toolbar, klik pada icon yang ingin Anda hilangkan lalu klik Remove.  Catatan : Untuk menyimpan hasil perubahan yang telah Anda buat, klik kanan pada toolbar sekali lagi, dan pastikan Anda memberi pilihan pada kotak Lock Toolbars.</p>
<p>Mengubah Ukuran Font pada Halaman Web melalui Mouse<br />
Jika Anda menggunakan scrolling mouse, Anda dapat mengubah ukuran huruf pada halaman web yang sedang terbuka dengan menekan dan menahan Ctrl, lalu scroll down (atau mendekat ke arah Anda) untuk memperbesar ukuran font, atau scroll up (atau menjauhi Anda) untuk mengurangi ukuran font.</p>
<p>Mengatur Internet Explorer 6 untuk Berjalan pada Kiosk Mode<br />
Kiosk mode adalah sebuah fitur yang akan mengatur jendela browser agar ditampilkan secara penuh dan dengan hanya sebuah scroll bar untuk navigasi.  Untuk menempatkan kontrol tambahan, seperti tombol Back, Forward, atau Refresh, Anda bisa mengatur Internet Explorer 6 pada partial kiosk mode, dengan tambahan sebuah toolbar kecil yang ditempatkan pada sebelah atas jendela browser.  Untuk menambahkan tombol Full Screen pada toolbar tersebut, yang memungkinkan Anda untuk berpindah dengan cepat dari full screen view ke jendela standard, lakukan langkah berikut.  Klik kanan pada toolbar yang berada di atas jendela browser, lalu klik Customize.  Pada kotak dialog Customize Toolbar, klik Full Screen di bawah tombol Available toolbar, klik Add, lalu klik Close.  Untuk menyembunyikan semua toolbar yang berada di sebelah atas jendela, lakukan langkah berikut.  Ketika sedang berada pada full screen mode, klik kanan toolbar dan klik Auto-Hide.  Sekarang Anda dapat melihat halaman web pada ukuran penuh tanpa terhalang oleh  tombol-tombol kontrol dan navigasi.  Jika Anda ingin melihat tombol atau toolbar lagi, pindahkan pointer Anda ke bagian atas halaman web.</p>
<p>Menggunakan AutoComplete untuk Memasukkan Alamat Web pada Internet Explorer 6 dengan Cepat<br />
Fitur AutoComplete  pada Internet Explorer 6 telah berisi awalan dan akhiran alamat web, sehingga yang perlu Anda masukkan hanyalah nama web yang Anda inginkan. Tahapan langkahnya yaitu, masukkan nama pada address bar. Tekan dan tahan tombol Control pada keyboard sambil menekan Enter.  Internet Explorer 6 secara otomatis akan menambahkan http://, www. dan .com.  Sebagai contoh, klik pada Address Bar dan ketikkan MSN, lalu tekan dan tahan tombol Ctrl pada keyboard sambil menekan Enter.  Internet Explorer 6 akan segera mengganti tulisan pada address bar dari MSN menjadi http://www.msn.com</p>
<p>Menggunakan Address Bar untuk Meluncurkan Program atau Halaman Web<br />
Address bar pada Windows memiliki fungsi yang dapat Anda gunakan untuk membuka atau meluncurkan sebuah program.  Anda dapat menambahkan Address bar pada taskbar yang berada di bagian bawah desktop Anda, lalu Anda dapat membuka program dengan cara memasukkan nama program tersebut pada Address Bar.  Misalnya jika Anda ingin membuka program kalkulator, Anda tinggal menuliskan enter calc pada Address Bar.  Apapun yang biasanya dapat dibuka dari kotak Run pada Star menu, juga dapat dibuka dari Address Bar.  Dengan Address Bar Anda juga bisa membuka sebuah halaman web saat komputer Anda terhubung ke internet.  Untuk menambahkan Address Bar pada taskbar, ikuti langkah berikut.  Klik kanan area kosong pada taskbar.  Arahkan ke Toolbars, lalu klik Address.  Buka Address Bar dengan klik dua kali.</p>
<p>Mengakali dan Memanipulasi Registri Windows</p>
<p>Manipulasi MS-DOS Prompt<br />
Dos merupakan salah satu pintu masuk sistem komputer.  Oleh karena itu, Anda dapat membatasi siapa saja yang boleh masuk melalui pintu tersebut. Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan DOS Prompt sehingga dapat mencegah seseorang melakukan sesuatu terhadap DOS.<br />
Key :<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies<br />
Value Name    : WinOldApp<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan<br />
Setelah key diaktifkan, pesan akan muncul jika seseorang ingin masuk ke DOS.  Pesan tersebut menyuruh si pemakai untuk menghubungi Anda.  Dengan demikian, DOS Anda akan aman dari pemakai yang tidak dikenal.</p>
<p>Manipulasi Drive<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan drive Anda.  Setiap drive memiliki nomor tertentu.  Untuk itu, saya akan memberi Anda nomor masing-masing drive.  Misalnya, A:1, B:2, C:4, D:8, E:16, F:32, G:64, H:128, I:256, J:512, dan seterusnya.  Nomor drive selanjutnya merupakan kelipatan dari drive sebelumnya.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoDrives<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : Diisi dengan angka drive yang ingin disembunyikan</p>
<p>Manipulasi Setting Printer<br />
Setiap printer memiliki setting yang berbeda.  Manipulasi berikut bertujuan menyimpan setting printer Anda sehingga tidak bisa diubah oleh orang lain.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoPrinters<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Registry Editor<br />
Registry Editor merupakan inti dari sistem komputer Anda.  Alangkah baiknya jika setting registry Anda dijaga dengan baik.  Gunakan manipulasi berikut untuk menyembunyikan registry Anda sehingga orang lain tidak bisa membukanya.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : DisableRegistryTools<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Pasti Anda bertanya, bagaimana cara mengembalikannya seperti semula? Caranya mudah, ikuti saja langkah-langkah berikut :<br />
1.    Dengan menggunakan Notepad, buatlah sebuah file baru.  Lalu, ketikkan isi seperti :<br />
REGEDIT4[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System]”DisableRegistryTools”=dword:00000000<br />
2.    Simpan dengan sembarang nama file, tetapi dengan ekstensi reg. Misalnya, enable_regedit.reg.<br />
3.    Setelah itu, klik file tersebut dua kali untuk mengenable registry editor.</p>
<p>Manipulasi Setting Password<br />
Anda pasti sudah bisa menebak tujuan dari manipulasi tersebut,  Benar ! Manipulasi berikut bertujuan memanipulasi setting password Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoSecCPL<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi AutoClose Program Not Responding<br />
Anda pasti kesal jika program komputer Anda sering Not Responding.  Manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk menutup program yang Not Responding secara otomatis.<br />
Key:<br />
HKEY_USERS\Default\ControlPanel\Desktop<br />
Value Name    : AutoEndtasks<br />
Data Type    : String Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Real Mode<br />
Di dalam DOS, terdapat fungsi tambahan yang bernama Real Mode.  Fungsi tersebut sangat penting bagi komputer Anda.  Usahakan jangan sampai orang lain memakainya.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Real Mode komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WinOldApp<br />
Value Name    : NoRealMode<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Remote Administration<br />
Manipulasi tersebut bertujuan menyembunyikan tab remote Administration sehingga orang lain tidak bisa menggunakannya selain yang Anda kehendaki.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoAdminPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Hardware Profiles<br />
Kriteria hardware Anda dapat dilihat oleh siapapun melalui Tab Hardware Profiles.  Jika Anda ingin menyembunyikannya, gunakanlah manipulasi berikut.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
ValueName    : NoConfigPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Device Manager<br />
Tujuan dari manipulasi berikut adalah untuk menyembunyikan Device Manager komputer Anda sehingga orang lain tidak bisa melihatnya.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoDevMgrPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Appearance Display<br />
Tampilan pertama (muka) komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda. Agar tampilan tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Appearance Display komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoDispAppearancePage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Background Display<br />
Tampilan background komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda.  Agar  tampilan tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Background Display komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoDispBackgroundPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Themes Display<br />
Tampilan themes komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda.  Agar tampilan tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Themes Display komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoDispCPL<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Screen Saver Display<br />
Tampilan Screen Saver komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda.  Agar tampilan tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Screen Saver Display komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoDispScrSavPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Settings Display<br />
Setting komputer setiap orang berbeda, begitu juga dengan Anda.  Agar setting tersebut dapat dipertahankan sesuai selera Anda gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Setting Display komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoDispSettingsPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tombol File System<br />
File System merupakan informasi mengenai kondisi komputer Anda.  Agar seseorang tidak mengetahuinya, sebaiknya file tersebut disembunyikan.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan tombol File System pada komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoFileSysPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab Password Change<br />
Komputer Anda memakai password, tetapi itu saja belum cukup karena sewaktu komputer Anda aktif, orang lain dapat mengubah password Anda.  Oleh karena itu, gunakanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tab Password Change sehingga password Anda tidak bisa diubah oleh orang lain.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoPwdPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tab User Profiles<br />
Setiap komputer memiliki profile user yang berbeda, begitu juga dengan Anda. Seseorang dapat dengan mudah mengubah profile user komputer Anda.  Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Tab User profiles, sehingga orang lain tidak dapat mengubah profile Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoProfilePage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Applet Password<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Applet Password pada komputer Anda sehingga tidak semua orang bisa mengetahuinya.  Hanya Anda yang dapat melihat dan mengubahnya.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoSecCPL<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Tombol Virtual Memory<br />
Virtual Memory sangat berperan dalam kecepatan kinerja komputer Anda.  Walaupun demikian, salah penggunaan akan berakibat fatal.  Alangkah baiknya jika memory tersebut disembunyikan sehingga orang lain tidak bisa mengubahnya.  Demi keamanan komputer Anda,  terapkanlah manipulasi berikut untuk menyembunyikan Tombol Virtual Memory pada komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System<br />
Value Name    : NoVirtMemPage<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Device Manager Update<br />
Device Manager Update sangat berguna jika komputer Anda terkoneksi dengan internet.  Jika tidak, dia kurang begitu berguna.  Apabila Anda salah menggunakannya, akibatnya sangat fatal.  Oleh karena itu, lebih baik Anda menggunakan manipulasi berikut untuk menyembunyikan Device Manager Update pada komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoDevMgrUpdate<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data         : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Simpan Settings<br />
Jika Anda sering mengganti setting komputer maka sebaiknya manipulasi berikut dipergunakan.  Karena dengan menggunakan manipulasi berikut Anda dapat mengatur kapan saja Anda mau mengubah setting komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoSaveSettings<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Setting Folder<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Setting Folder pada komputer Anda sehingga tidak semua orang dapat mengubahnya.  Anda juga dapat menyeting sendiri folder yang Anda inginkan sesuai selera Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoSetFolders<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Penambahan Printer<br />
Jika teman Anda sering menambahkan drive printer pada komputer Anda sehingga komputer Anda kurang bekerja secara maksimal, gunakanlah manipulasi berikut untuk menghilangkan penambahan printer pada komputer Anda supaya kinerja komputer Anda lebih maksimal.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoAddPrinter<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Penghapusan Printer<br />
Anda mungkin sering meng-Uninstall driver printer pada komputer Anda, baik sengaja maupun tidak.  Alangkah baiknya jika anda menggunakan manipulasi berikut untuk mencegah drive printer Anda teruninstall.<br />
Key:<br />
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer<br />
Value Name    : NoDeletePrinter<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Long File Name Support<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Long File Name Support pada komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem<br />
Value Name    : Win31FileSystem<br />
Data Type    : Binary Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Log On Message<br />
Jika komputer Anda termasuk komputer publik, maksudnya komputer yang biasa dipakai beramai-ramai, maka Anda dapat menambahkan log on message sehingga setiap pemakai komputer akan melihat message atau tulisan yang berisi peringatan atau lainnya.<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon<br />
Value Name    : LegalNoticeCaption (untuk judul peringatannya)<br />
Value Name    : LegalNoticeText       (untuk isi peringatannya)<br />
Data Type    : String Value<br />
Data        : Isi dengan text yang Anda inginkan</p>
<p>Manipulasi Synconous Buffer<br />
Manipulasi berikut bertujuan menyembunyikan Synconous Buffer pada sistem komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem<br />
Value Name    : AsyncFileCommit<br />
Data Type    : Binary Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Alphanumerik Password Windows<br />
Password pada Windows merupakan hal yang sangat penting bagi pemilik komputer.  Pemakaian password menjaga data pribadi kita dengan aman.  Oleh karena itu, gunakanlah manipulasi berikut untuk menyeting Alphanumerik Password Windows pada komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network<br />
Value Name    : AlphanumPwds<br />
Data Type    : DWORD Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Auto Refresh Windows<br />
Komputer harus direfresh setiap saat agar komputer bisa segar kembali untuk mengerjakan tugas selanjutnya.  Jika komputer dalam keadaan fresh, maka kinerja komputer tersebut bisa maksimal.  Bagaimana caranya agar kita dapat merefresh komputer kita setiap saat?  Manipulasi berikut memungkinkan kita untuk dapat menyeting komputer sehingga komputer dapat merefresh dirinya sendiri setiap saat.  Dengan demikian kinerja komputer kita akan lebih baik.<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Update<br />
Value Name    : UpdateMode<br />
Data Type    : Binary Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<p>Manipulasi Auto Unload DLL Windows<br />
Manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk mengUnload DLL Windows secara otomatis sehingga berguna bagi kinerja komputer Anda.<br />
Key:<br />
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer<br />
Value Name    : AlwaysUnloadDLL<br />
Data Type    : String Value<br />
Data        : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=49&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/05/08/tutorial-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUTORIAL MENULIS HINGGA MENERBITKAN BUKU</title>
		<link>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/04/21/tutorial-menulis-hingga-menerbitkan-buku/</link>
		<comments>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/04/21/tutorial-menulis-hingga-menerbitkan-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 23:37:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryobagushandokonews</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://haryobagushandokonews.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[*Tulisan tutorial ini disadur dan dikompilasi dari berbagai sumber (buku panduan menulis, majalah, situs atau blog pribadi para penulis, hingga beberapa sumbangan tulisan), dengan sedikit tambahan dan revisi di sana-sini. Dengan tanpa mengurangi rasa hormat kepada para penulis aslinya, tulisan ini semata-mata dimaksudkan untuk memotivasi para penulis pemula yang berkeinginan menekuni dunia tulis menulis secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=48&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>*Tulisan tutorial ini disadur dan dikompilasi dari berbagai sumber (buku panduan menulis, majalah, situs atau blog pribadi para penulis, hingga beberapa sumbangan tulisan), dengan sedikit tambahan dan revisi di sana-sini. Dengan tanpa mengurangi rasa hormat kepada para penulis aslinya, tulisan ini semata-mata dimaksudkan untuk memotivasi para penulis pemula yang berkeinginan menekuni dunia tulis menulis secara profesional. Tanpa maksud komersial, tulisan ini murni mengemban misi informatif untuk semata-mata membagi ilmu dan informasi dunia tulis menulis kepada semua orang. Bukankah ilmu akan lebih bermanfaat bila dibagikan serta disebarluaskan kepada semua orang secara cuma-cuma ?</p>
<p>MEMBIASAKAN DIRI MENULIS</p>
<p>Tentu saja Anda dapat menulis di mana saja.  Ciptakanlah suasana nyaman di sekitar tempat Anda menulis sehingga Anda merasa betah berlama-lama bekerja.  Menulis sesungguhnya sama saja dengan mengerjakan pekerjaan lain.  Diperlukan konsentrasi dan stimulus lain supaya kita dapat menghasilkan &#8220;output&#8221; yang baik.  Salah satu keleluasaan yang Anda miliki jika melakukan pekerjaan menulis adalah waktunya bisa kapan saja.  Banyak orang merasa tenang bila menulis setelah lewat tengah malam.  Sepi katanya.  Tetapi banyak pula orang yang suka menulis pada pagi hari, segar, alasannya.  Meskipun sangat bebas, sebaiknya Anda mendisiplinkan diri dalam menulis. Ada beberapa batasan yang dapat Anda pakai guna menjaga produktivitas dan memelihara semangat menulis.  Berilah target kepada diri sendiri berapa halaman tulisan yang harus Anda selesaikan dalam sehari-semalam.   Atau patoklah berapa jam Anda mesti bekerja dalam seminggu.  Dengan demikian Anda sudah belajar menjadi profesional. Menulis di luar ruangan bisa menjadi sensasi yang sangat menyenangkan.  Cobalah menulis di taman atau lokasi alam terbuka lain. Kesannya bisa sangat berbeda dan amat mencerahkan, terlebih-lebih pada saat cuaca memang sedang nyaman-nyamannya (pagi atau petang).  Ditemani makanan kecil atau minuman kesukaan Anda pasti setuju bahwa pekerjaan menulis menjadi betul-betul menggairahkan.  Ada orang yang dapat menulis dalam segala suasana, namun banyak penulis yang mensyaratkan berada dalam keheningan agar dapat menulis dengan tenang.  Ada penulis yang selalu menyetel radio atau tape bahkan menghidupkan bila sedang bekerja.  Masing-masing pribadi memiliki kebiasaannya sendiri.  Beberapa penulis pemula dalam menyelesaikan karyanya biasa tergantung pada &#8220;mood&#8221; atau suasana hati.  Ini kebenaran yang tidak dapat dibantah, namun bila Anda telah mencapai tahap profesional, &#8220;mood&#8221; harus dapat Anda timbulkan setiap saat Anda mau menulis.  Pekerja jurnalistik sering kali dikejar deadline atau tenggat waktu, yaitu batas waktu terakhir suatu tulisan harus masuk untuk naik cetak.  Sebagai profesional Anda perlu mempersiapkan diri mengatasi tenggat waktu ini.  Dalam kondisi terdesak pun Anda harus sanggup menulis dengan baik tanpa harus panik.  Menjadi penulis adalah sebuah pilihan serius.  Sama seperti pekerjaan lain, untuk berhasil, Anda dituntut memiliki integritas penuh dan komitmen seutuhnya terhadap pekerjaan.</p>
<p>TULISAN SEBAGAI EKSPRESI JIWA</p>
<p>Salah satu fungsi tulisan yang terutama dan terpenting adalah menyampaikan gagasan, pikiran dan isi hati. Berbeda dengan berbicara, menulis memungkinkan kita memikirkan, merenungkan, dan menimbang-nimbang terlebih dahulu atas apa yang mau kita tulis.  Ini sebabnya mengapa tulisan ditafsirkan lebih mengandung kedalaman daripada ucapan.  Tulisan yang baik memang hasil kontemplasi (=perenungan) mendalam dan meluas. Orang tidak akan dan tak bisa menulis sesuatu yang tidak dipikirkannya terlebih dahulu.  Selama berpikir, seseorang pun biasa mengembangkan imajinasinya serta mengait-ngaitkan apa yang akan ditulisnya dengan berbagai aspek, sehingga suatu hasil tulis mencerminkan bukan hanya pikiran, melainkan juga sikap dan sifat penulisnya.  Tulisan jelas lebih kompleks dari sekedar kata-kata yang diucapkan karena merupakan hasil olah otak dalam waktu relatif lebih lama daripada bila berkata-kata.  Jika dalam berbicara orang sering memaki-maki, dalam tulisan, kata-kata kasar muncul hanya apabila memang dianggap pantas.</p>
<p>MEMILIH TEMA TULISAN</p>
<p>Untuk belajar menjadi penulis, Anda dapat memulai dengan tema (atau lebih tepatnya sub tema) apa saja yang paling Anda suka.  Jika Anda seorang pelajar, tak ada salahnya memulai menulis tentang tema cinta.  Andaikata Anda mahasiswa fakultas ekonomi, Anda dapat menulis tentang strategi dan taktik pemasaran produk tertentu.  Kalau Anda seorang karyawan, mengapa tidak memulai menulis mengenai ikan hias, bos yang pemarah atau kucing yang jatuh cinta di atap rumah ?  Mereka yang gemar sepakbola silahkan iseng-iseng menulis analisis suatu (bakal pertandingan) atau bakal suatu novel yang bercerita tentang suka duka dan seluk beluk dunia sepakbola dan segala kontroversinya, pasti bakal seru, karena kayaknya belum ada tuh yang nulis novel tentang ini.  Anda guru atau dosen ? Tulislah cerita tentang perilaku anak-anak didik Anda, hal ini yang pernah dilakukan oleh penulis cerita anak-anak terkenal dari Inggris, Enid Blyton yang terkenal dengan karya-karyanya yang terkenal, khususnya &#8220;The Famous Five&#8221; (Lima Sekawan).  Bagi ibu-ibu rumah tangga, silahkan menulis mulai dari cara mengarahkan anak agar mau belajar tertib, taktik menghadapi tetangga yang banyak mulut, teknik menaklukkan suami atau menulis novel yang mengulas tentang kehidupan ibu-ibu di kampung (meniru-niru serial televisi &#8220;Desperate House Wife&#8221;).  Mungkin lebih baik menulis karangan pendek dengan tema sederhana dulu sebelum menggarap tulisan panjang dengan tema lebih kompleks.  Menulis suatu topik secara detil lebih mudah daripada mengait-ngaitkan topik tersebut dengan hal-hal lain.  Supaya tulisan Anda menjadi istimewa, Anda pun perlu mengembangkan tema dengan cara dan pemikiran berbeda dari orang lain.  Jika &#8220;orang miskin&#8221; selama ini diwakili dalam banyak tulisan oleh tukang becak, Anda perlu menemukan kemiskinan dalam wajah lain bila akan menggubah tema &#8220;miskin&#8221;.  Anda bisa menulis bahwa orang kaya yang telah pensiun pun sesungguhnya sangat &#8220;miskin&#8221;, bahkan suatu kali untuk membeli roti saja ia harus meminta uang dari anak-anaknya yang mewarisi kekayaannya.  Tema pun dapat Anda dekati secara kontradiktif.  Contohnya, tema cinta yang sudah sangat sering digarap orang, dapat Anda sorot dari sudut pandang baru yang kontroversial. Cinta katanya indah, Nah, Anda carilah celah untuk membantahnya, sehingga cinta tak tampak indah semata-mata, melainkan juga gombal, penuh intrik dan jorok.  Toh, tema Anda tidak bergeser dari cinta, bukan ?</p>
<p>ANEKA TEMA MENARIK UNTUK TULISAN KITA</p>
<p>Novel-novel dewasa ini banyak mencoba mengolah tema-tema yang lain dari biasanya guna menarik minat baca orang.  Tema drama rumah tangga dianggap sudah menjenuhkan, sehingga pengarang kreatif berpaling mengembangkan tema-tema yang unik dan bahkan aneh. Beberapa tema yang menarik yang bisa dijadikan ide penulisan, antara lain :<br />
1. Alien.  Suatu ketika, setelah orang jenuh menulis tentang flora dan fauna atau kehidupan dan penghidupan manusia di bumi, tiba-tiba ada penulis yang mulai menggarap tema ruang angkasa serta tentang kemungkinan munculnya alien (makhluk asing) yang berkepala besar dan berwarna hijau.  Alien digambarkan ada yang baik dan ada yang jahat.  Alien baik ingin bersahabat dengan manusia, sedangkan alien jahat dilukiskan berhasrat menaklukkan bumi.  Lantas manusiapun bersatu memerangi alien jahat dan seterusnya.<br />
2. Romansa perang. Tema cinta, persahabatan, atau perjuangan yang mengambil latar belakang sejarah perang dunia II cukup banyak digarap.  Asmara dipertentangkan dengan heroisme cinta tanah air.  Kemudian kisah dipelintir menjadi happy ending bersamaan dengan selesainya perang.<br />
3. Paham-paham ekstrem.  Liberalisme, komunisme, dan atheisme pun pernah menjadi bagian dari tema saat paham-paham tersebut secara dominan mengkooptasi kehidupan manusia.  Tetapi penggarapan tema yang mengacu kepada pembeberan paham tertentu harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak menjadi propaganda.  Anda pun perlu pandai-pandai membaca situasi politik sebelum menyinggung suatu paham dalam karya Anda.  Ingat, paham komunisme dilarang di Indonesia, sehingga kalau diadopsi menjadi tema bakal menimbulkan masalah.<br />
4. Tokoh eksentrik. Banyak novel bagus menokohkan seseorang yang hidup eksentrik.  Contohnya : bahwa tokoh tersebut adalah seorang kanibal, maniak atau pembunuh berantai.  Anda pun boleh mencoba menciptakan tokoh imajinatif (seperti Batman yang populer lewat komik) untuk mendukung penyampaian tema.<br />
5. Cerita rakyat. Cerita rakyat atau dongeng fantastis tak ketinggalan muncul sebagai tema besar.  Ternyata apabila dikerjakan dengan bagus, cerita rakyat dan dongeng bisa tampil menjadi kisah hebat pula. Contoh : Yeti manusia raksasa yang konon hidup di pegunungan Himalaya atau naga di Danau Lochness di Eropa.<br />
6. Fabel. George Orwell pernah menampilkan setting kehidupan hewan (atau apa yang selama ini dikenal sebagai cerita fabel yaitu cerita yang menokohkan binatang) dalam karyanya yang cukup ternama &#8220;Animal Farm&#8221;.  Kisah dalam film kartun &#8220;Ice Age&#8221; pun merupakan fabel yang sangat berhasil.  Manusia dapat bercermin dari fabel yang tak lain tak bukan adalah replika hidupnya sendiri.<br />
7. Hantu atau horor.  Ingat hanti pasti ingat film &#8220;Hantu Jeruk Purut&#8221;, bukan ? Cerita film seperti itu bisa berasal dari kisah kejadian nyata, urban legend ataupun berangkat dari sebuah karya tulis (novel). Atau memang khusus karya tulisan skenario (memang dibuat untuk difilmkan). Tema hantu atau horor sebaiknya digarap tanpa sama sekali melupakan akal sehat, sehingga tidak menjadi terlalu khayal (yang terkadang malah mengundang gelak tawa).<br />
8.Metro Life atau Urban Sensation.  Karena sasaran pembaca yang dituju adalah para warga kota, tak heran tema-tema yang berkaitan dengan kehidupan dalam kota besar timbul ke permukaan. Gaya hidup urban atau kota nan gemerlap dan ikon yang berhubungan dengan kasak-kusuk kehidupan metropolitan, seperti laptop, cafe, internet, seks bebas, dsb pun mengemuka.  Anda berada pada suatu titik waktu dan menjadi milik zaman yang bersangkutan.<br />
9. Teenlit.  Terakhir kita mengenal teenlit (teenagers literature) yang mengupas habis tema-tema seputar kehidupan remaja.  Cinta sudah pasti masuk sebagai menu utama subtema.  Kemudian ada pula sub-tema khas anak muda, seperti : pencarian diri, mode, persahabatan, perseteruan antar kelompok, kehidupan seputar sekolah atau kampus, hingga soal jerawat.<br />
10. Seks. Seks pun menjadi sub-tema yang paling diminati pengarang dan pembaca. Seolah-olah tiada karya tanpa pembicaraan tentang seks.  Dalam khasanah karya tulis fiksi Indonesia, seks akhir-akhir ini sangat gamblang ditonjolkan dalam tulisan-tulisan karya novel ataupun cerita pendek di koran-koran.  Bila tergelincir sedikit saja maka karya-karya seperti itu tidak ada bedanya dengan stensilan porno yang akhir-akhir ini juga cukup marak beredar di kota-kota besar (Jakarta, Surabaya).  Penggambaran secara detil tentang alat kelamin dan hubungan intim (yang dulu dianggap sangat tabu) sekarang justru diumbar oleh pengarang buku novel maupun cerpen yang secara kebetulan justru ditulis oleh para penulis wanita negeri ini.  Sepertinya justru hampir tidak ada penulis novel pria yang menulis atau menyisipkan bumbu cerita cabul dalam karya novelnya.  Entah hal ini sebagai gejala semakin liberalnya budaya di negeri ini ataukah pertanda bangkitnya emansipasi wanita yang justru malah salah kaprah malah mencoreng muka sendiri dengan mengumbar hal-hal yang tabu dalam bentuk tulisan ?</p>
<p>Tema-tema baru senantiasa bisa digali sesuai dengan keadaan dan kebutuhan. Banyak penulis besar menulis mengikuti insting atau nalurinya semata-mata. Barulah setelah tulisannya selesai, pembaca atau kritikus ramai-ramai mempersoalkan tema karya tersebut, padahal penulisnya tak pernah merencanakan dan mengarahkan buah penanya pada suatu tema eksklusif.  Jadi kalau Anda punya peluang menulis bebas, jangan risau soal tema.  Curahkan saja apa yang ada dalam benak Anda.  Sebaliknya, ada kalanya memang Anda harus menulis dengan mengikuti panduan tema tertentu.  Berusahalah fokus pada tema tertentu dalam karangan pendek.  Ketika tulisan Anda mulai memanjang, biasanya tema pun dengan sendirinya ikut tertarik melebar.</p>
<p>JENIS KARYA TULIS</p>
<p>Menilik dari panjang pendeknya, sebuah tulisan atau karya tulis dapat dibagi menjadi karangan pendek atau karangan panjang (buku).  Logisnya Anda dianjurkan menulis dalam format pendek dulu sebelum mencoba menulis buku.  Bukannya meremehkan kemampuan Anda, tetapi cuma menunjukkan jalan yang biasa dilalui orang pada umumnya.  Pendek atau panjangnya sebuah tulisan sangat relatif ukurannya. Cerita pendek, sebagai contoh, ada yang hanya terdiri atas tak lebih dari 5000 karakter termasuk spasi (kira-kira 3 halaman kuarto ketik berhuruf ukuran 14 points dan berspasi tunggal), tetapi ada yang panjangnya 10 atau 20 kali lipat dari itu.  Lantas orang mulai memakai tema sebagai ukuran, yaitu bahwa cerita pendek cuma mengisahkan sepenggal kehidupan tokohnya.  Namun batasan terakhir ini pun tidak selalu dapat mengikat.  Bagaimanapun juga Anda perlu mengambil ancang-ancang menentukan panjang tulisan yang hendak Anda hasilkan.  Katakanlah, artikel yang dibuat untuk dikirim kepada surat kabar atau majalah, ketentuan panjang tulisan bisa sangat mengikat.  Bukan apa-apa, penerbitan pun perlu mengatur setiap tulisan sehingga panjangnya pas mengisi halaman yang tersedia. Beberapa acuan berikut bisa menjadi pegangan Anda dalam memperhitungkan panjang tulisan :<br />
1. Karakter huruf sebagai ukuran.<br />
Karakter atau huruf menjadi patokan terpenting dan terakurat dalam membicarakan atau menentukan panjang tulisan.  Tulisan yang pas untuk mengisi satu halaman majalah berukuran kuarto adalah kira-kira 4000 karakter (termasuk spasi antar kata yang dihitung 1 karakter). Artikel populer yang ditulis untuk surat kabar lazimnya terdiri atas 5000-7000 karakter (termasuk spasi antar kata).  Satu halaman buku saku (pocket book) normalnya terdiri atas sekitar 1500 karakter.<br />
2. Kata sebagai parameter.<br />
Kata bisa juga dipakai sebagai penentu panjang tulisan walaupun tidak seakurat penghitungan berdasarkan karakter huruf, sebab ada kata yang terdiri atas sedikit karakter dan ada kata yang terdiri atas banyak karakter.  Dalam bahasa Indonesia, misalnya kata &#8220;ia&#8221; hanya terdiri atas 2 karakter, sedangkan kata &#8220;mempertanggungjawabkan&#8221; terdiri atas 22 karakter.  Tetapi keduanya masing-masing dianggap satu kata.<br />
3. Panjang tulisan berdasarkan halaman.<br />
Buku serius lazimnya memiliki jumlah halaman lebih dari 100 lembar (50 halaman bolak-balik).  Tetapi sesungguhnya jumlah halaman tak dapat dipakai sebagai patokan untuk menilai mutu sebuah buku.  Novel &#8220;Peace and War&#8221; karya Leo Tolstoy terdiri atas lebih kurang 1000 halaman bila dicetak dalam format buku.  Contoh tersebut hanya sebagai motivasi bagi Anda yang ingin menulis secara serius.  Mulailah menulis artikel, berita, atau cerita pendek singkat sepanjang beberapa halaman.<br />
4. Buku dalam beberapa jilid.<br />
Cerita silat terkenal panjang.  Kalau cuma terdiri atas 30 jilid, sebuah judul cerita silat dianggap lumrah saja.  Ensiklopedi terdiri atas banyak jilid, namun ditulis oleh banyak orang pula.  Dalam hal ini sebetulnya Anda tidak ditantang untuk menulis dalam beberapa jilid buku, tetapi didorong untuk menulis dengan bagus.</p>
<p>MEMULAI MENULIS SUATU TULISAN</p>
<p>Semua orang tahu bahwa kisah Harry Potter yang ditulis J.K. Rowling dan menjadi karya best seller dunia itu hanya khayalan semata. Ternyata mutu karya tulis tidak ditentukan oleh apakah ia kisah nyata atau khayalan.  Fakta atau fiksi, keduanya sama-sama bisa menjadi karya tulis nomor satu.  Modal apa yang perlu dimiliki seseorang untuk menjadi penulis cerita atau buku imajinasi atau fiksi jempolan (dalam arti bakal disukai banyak pembaca alias berpotensi menjadi best seller).<br />
1. Buat jalinan cerita yang kompleks.<br />
Kata pepatah &#8220;sudah kepalang basah, ya, mandi saja sekalian !&#8221; Namanyajuga menulis cerita khayalan, rekaan, alias fiksi, ya, tak ada larangan mengarang jalan cerita yang aneh-aneh. Tonton saja banyak-banyak telenovela, sinetron atau drama seri serta FTV di pesawat televisi maupun DVD.  Begitu banyak ide cerita yang bisa digali untuk kemudian dikompilasi menjadi suatu cerita baru yang sama sekali berbeda. Plagiat sah-sah saja kalau kita menggabungkan berbagai ide cerita dari, misalnya, 50 macam cerita mini seri yang pernah kita tonton menjadi satu cerita yang sama sekali baru dengan penambahan atau revisi di sana-sini. Namun memang akan lebih baik bila ide cerita yang kita tulis sama sekali baru dan bukan sekedar mengekor dari berbagai ide cerita yang pernah ada.<br />
2. Ciptakan tokoh berkarakter kuat.<br />
Tokoh cerita rekaan mestilah memiliki karakter kuat.  Kalau jahat, ya, dibuat jahat sekali, sedangkan kalau baik ya, dilukiskan sangat baik.  Usahakan mengikuti keyakinan masyarakat umum atau sama sekali menabraknya (biar jadi cerita kontroversial).  Jangan tanggung-tanggung jangan setengah-setengah.  Fiksi atau cerita rekaan didefinisikan sebagai cerita yang diciptakan dan dikarang oleh penulis, termasuk fiksi ilmiah, dongeng imajinatif, novel picisan dan naskah telenovela.<br />
3. Hadirkan kejutan tak terduga.<br />
Dalam cerita rekaan, tokoh yang sudah &#8220;mati&#8221; tiba-tiba bisa saja diceritakan hidup kembali.  Utarakanlah saja pembenaran-pembenaran (argumen yang masuk akal), misalnya ketika terjatuh ke dalam jurang, sang tokoh tersangkut pada cabang sebuah pohon. Ia kemudian ditemukan dan diselamatkan seorang pertapa tua dan dirawat.  Eh, ternyata pertapa tua itu adalah&#8230;tidak lain tidak bukan ternyata kakek buyutnya !<br />
4. Gunakan gaya bahasa yang istimewa.<br />
Kalau cerita tak membuat perbedaan berarti, giliran bahasa yang memegang peranan dalam menentukan mengapa suatu karya tulis dapat dinilai lebih baik atau lebih jelek daripada karya lain.  Penulis harus memiliki kepekaan bahasa istimewa dan mahir menggunakan bahasa dalam mewujudkan karyanya, termasuk sampai perkara-perkara paling kecil, seperti menyiasati tanda baca.  Anda sangat dianjurkan terus menerus memperdalam kemampuan bahasa Anda.  Rajin membaca karya tulis bermutu dapat mengasah ketajaman bahasa Anda, sekaligus pula bisa memperdalam kemampuan daya ungkap Anda dengan menggunakan bahasa.  Makanya banyak-banyaklah membaca !<br />
5. Kenali calon pembaca karya Anda.<br />
Tentu Anda tidak akan menulis mengenai arwah penasaran atau memasukkan bumbu seks dalam cerita fiksi anak-anak, bukan ? Ya, biarpun namanya cerita khayalan, penulis perlu memiliki tanggung jawab moral untuk tidak sembarangan mengumbar imajinasinya.  Seorang penulis wajib mengetahui siapa kira-kira calon pembacanya dalam hal usia, jenis kelamin, serta budaya.<br />
Bagi beberapa orang, mengarang cerita rekaan ini lebih menyenangkan daripada menulis laporan, atau opini yang harus memperhatikan fakta dan teori.  Sebaliknya, bagi beberapa orang lain, menulis fiksi sama sekali tidak menarik.  Anda termasuk golongan yang mana ?<br />
Salah satu pertanyaan yang sering muncul berbunyi, &#8220;Apakah seseorang harus belajar mulai dari menulis fiksi atau menulis fakta ? Tidak ada jawaban yang pasti terhadap pertanyaan ini,  Pada kenyataannya memang banyak wartawan yang belakangan menulis novel, tetapi seorang penulis dongeng anak-anak pun sebetulnya sanggup menulis berita dengan baik, bila kemudian suatu kali diminta.  Mohon dicatat bahwa hasil ramuan kombinasi antara fakta dan fiksi tetap menjadi fiksi ! Tidak dibenarkan mengarang cerita rekaan tetapi menyebutnya kebenaran faktual walaupun cerita tersebut ditulis berdasarkan inspirasi dari suatu kejadian yang sungguh-sungguh terjadi.  Banyak roman rekaan ditulis dengan mengambil beberapa bagian true story (kisah nyata) sebagai load (pedoman) atau latar waktu.  Anda bisa mengarang fiksi setelah menyaksikan atau mengalami suatu peristiwa.  Perang kemerdekaan (1945-an), tumbangnya menara kembar World Trade Center di New York 11 September 2001 atau bencana tsunami di Aceh (26 Desember 2004) mengilhami banyak cerita fiksi.  Benar, banyak cerita rekaan dihasilkan dengan mengambil latar belakang sejarah.  Sejarahnya sendiri tentu merupakan fakta, sedangkan cerita yang diilhaminya harus tetap disebut fiksi.  Perang Dunia II pun banyak membuahkan lahirnya novel dan roman, mulai dari yang bertema detektif, spionase, sinis, lucu sampai percintaan.  Pernah dengar tentang buku berjudul The Diary of Young Girl ? Ini adalah kumpulan tulisan yang diolah dari catatan harian Anne Frank (1929-1945), seorang gadis kecil Yahudi yang bersembunyi selama 2 tahun menghindari kejaran tentara NAZI Jerman. Buku harian Anne Frank ditemukan pertama kali pada tahun 1947 dua tahun setelah Anne Frank dieksekusi NAZI.  Ada beberapa versi mengenai hal ini, ada sebuah versi yang mengatakan bahwa Anne Frank meninggal karena demam akibat terkena wabah kolera disentri saat musim salju yang dingin, namun ada pula yang mengatakan bahwa ia mati dieksekusi. The Diary of a Young Girl dapat dianggap karya faktual historis hanya untuk bagian yang merupakan kutipan langsung dari catatan harian Anne Frank.</p>
<p>Dengan pengetahuan tentang elemen-elemen dasar dan semangat yang berkobar dan setumpuk kesabaran, tidak terlalu sulit bagi Anda untuk menulis sebuah cerita (baik cerpen maupun novel).  Tidak ada yang memaksa Anda untuk menulis.  Anda menulis karena hanya Anda yang bisa menuliskan cerita yang ada di alam pikiran Anda.  Tapi, bagaimana cara menulis cerita yang hebat ? Apa saja yang harus diperhatikan untuk menulis cerita fiksi (cerpen maupun novel) ?<br />
1. Bacalah.<br />
Membaca sangat penting bagi setiap orang yang ingin menulis.  Demi meningkatkan kemampuan menulis cerita, Anda mula-mula harus banyak membaca.  Ini bukan hanya memberi motivasi dan inspirasi kepada Anda, tetapi juga membantu Anda memahami bagaimana penulis lain memikat pembaca dan bagaimana mereka menerapkan gaya mereka.  Dari sana, Anda membangun gaya bertutur Anda sendiri.<br />
2. Mendapatkan ilham.<br />
Bagi para penulis yang sudah jago, ilham tampaknya datang begitu saja setiap saat.  Bagi penulis baru ? Jangan khawatir, ilham bisa didapat dimana-mana. Inspirasi bagi Anda bisa berupa sebuah benda, seseorang yang membuat Anda terkesan atau mau muntah, atau peristiwa yang tak terlupakan.<br />
3. Rumuskan konsep cerita Anda.<br />
Apa yang ingin Anda sampaikan ? Misalnya Anda ingin menyampaikan cerita tentang seseorang cowok yang jatuh cinta pada peri. Bagaimana mereka bisa bertemu ? Apa menariknya percintaan manusia dan peri ? Bagaimana cara cowok itu apel ? Apakah ia menceritakan kisah cintanya kepada keluarga atau teman-temannya ? Apa keajaiban-keajaiban yang dialami oleh si cowok selama berpacaran dengan peri ? Apakah ada yang sirik terhadap percintaan mereka ? Bagaimana akhir percintaan mereka ?<br />
4.Peristiwa kunci.<br />
Tulislah daftar peristiwa yang akan terjadi dalam cerita Anda. Tulislah karakter-karakter yang akan menghidupkan cerita. Tidak harus detil. Ini hanya sketsa kasar jalan ceritanya.<br />
5. Pahami karakter-karakter tokoh Anda.<br />
Menulis cerita baik cerita pendek maupun novel kira-kira sama dengan  menceritakan sebuah peristiwa yang dialami &#8220;seseorang&#8221; atau &#8220;beberapa orang &#8220;.  Jika Anda kenal betul dengan orang itu, cerita yang Anda buat akan meyakinkan.  &#8220;Seseorang&#8221; dalam cerita Anda  adalah tokoh yang Anda ciptakan.  Kenali tokoh itu sedalam-dalamnya dan Anda akan bisa menuturkan cerita yang menarik tentangnya. Bikinlah tokoh Anda masuk akal tetapi menyimpan misteri.<br />
6. Bangunlah plot yang memikat.<br />
Dari awal, sodorkan peristiwa yang akan segera melahirkan persoalan atau konflik bagi karakter utama.  Perbesar konflik selama cerita berjalan.  Ini akan membuat pembaca dengan senang hati melahap cerita Anda sampai habis.<br />
7. Tulislah cepat-cepat.<br />
Anda harus cepat menyelesaikan cerita Anda sebelum kehilangan mood.  Kalau terlalu lama manyun di satu cerita, Anda sendiri akan bosan dan kelelahan.<br />
8. Buatlah pembukaan yang baik.<br />
Pembukaan harus menarik karena Anda harus memikat pembaca dari awal hingga akhir cerita.  Pelajari paragraf pertama dari banyak cerita yang Anda baca. Apa yang membuat Anda tertarik untuk terus membaca ? Apakah pembukaan itu menyuguhkan misteri kepada Anda atau kalimatnya bagus ?  Anda juga bisa mendapatkan ilham dari kalimat pertama milik orang lain. Pilih kalimat pertama dari sebuah cerita, tutup cerita itu, lanjutkan kalimat pertama itu dengan kalimat-kalimat Anda sendiri. Lihatlah ! Anda menemukan cerita Anda sendiri.  Jika cerita Anda sudah rampung, jangan lupa mengganti kalimat pertama yang Anda pinjam itu.<br />
9. Gunakan dialog.<br />
Dialog penting untuk menghidupkan cerita. Gunakan dialog untuk memperkuat cerita dan menghidupkan karakter. Jangan menggunakannya untuk berpanjang-panjang.<br />
10. Edit dan Revisi.<br />
Cerita Anda sudah selesai. Simpan barang seminggu.  Tulis lagi cerita baru. Setelah kira-kira seminggu, tiba saatnya untuk mengedit cerita yang lama.  Perbaiki sebagus-bagusnya cerita tersebut.  Baik juga  meminta teman untuk membaca cerita Anda.  Mereka biasanya jeli melihat kesalahan. Tidak usah cemberut jika mereka mengkritik.</p>
<p>ALUR CERITA DALAM TULISAN</p>
<p>Jika tulisan atau novel biasa dimulai saat tokohnya remaja dan berakhir ketika sang tokoh meninggal dunia, penulis tertentu kadang-kadang memulai ceritanya sewaktu sang tokoh misalnya, sedang sekarat terbaring di tempat tidur, baru selanjutnya dikisahkan kembali pengalaman hidup tokoh pada masa silam.  Cara bercerita ini dikenal sebagai mengikuti alur mundur.  Di antara banyak tulisan atau buku yang berkisah dalam alur maju, sesuai pergerakan waktu, menulis dengan pola alur mundur (atau maju-mundur) mula-mula dianggap unik atau kreatif.  Namun dengan semakin meningkatnya jumlah dan beragamnya karya yang ditulis beralur mundur, metode ini pun kini bukan lagi termasuk suatu inisiatif luar biasa.  Teknologi tulis-menulis dengan komputer sekarang juga sangat mempermudah seorang penulis mengacak-acak tulisannya, memajukan atau memundurkan sebagian segmen isi, dan menyelipkan tambahan atau perubahan di sana-sini untuk menghasilkan karya rekaan atau fiksi kreatif.  Ringkas kata, alur pada cara menulis modern melalui teknologi komputer fleksibel sekali diatur.  Selama ini alur bercerita yang telah dikenal adalah :<br />
1. Alur maju. Sesuai dengan namanya, alur maju adalah gaya bercerita yang mengalir maju berdasarkan pergerakan waktu atau mengikuti urutan terjadinya peristiwa secara logis.  Umumnya penulis menerapkan alur maju dalam tulisannya.<br />
2. Alur mundur. Bertolak belakang dengan alur maju, alur mundur mengisahkan suatu peristiwa dengan cara flash-back atau mengenang kembali.  Banyak novel perang mengungkapkan riwayat masa lalu tokohnya dengan memanfaatkan teknik bercerita beralur mundur.<br />
3. Alur maju-mundur. Sesungguhnya tak ada karya tulis yang 100% konsekuen berjalan mengikuti alur maju atau mundur, melainkan lebih banyak yang silih berganti masuk ke alur maju dan mundur.  Alur pun biasanya berkaitan dengan tulisan atau buku yang isinya cukup panjang, sehingga alurnya dapat dideteksi.  Karya tulis pendek hampir dapat dikatakan tidak ketat atau tidak penting dikenali alurnya.</p>
<p>GAYA PENULISAN YANG BISA DIPILIH</p>
<p>Gaya menulis dapat dibagi-bagi berdasarkan beberapa acuan titik tolak. Beberapa gaya tersebut antara lain :<br />
1. Serius versus kocak.<br />
Serius atau kocak di sini bisa bermakna baik integral (keseluruhan atau menyeluruh) maupun parsial (sebagian-sebagian atau per bagian). Anda pernah membaca &#8220;Don Quixote&#8221; karangan Miguel De Cervantes ? Ini adalah cerita klasik tentang kisah kocak.  Sepanjang cerita berbagai pengalaman dan petualangan tokohnya membuat pembaca geli.  Don Quixote digambarkan membayangkan dirinya seorang satria, padahal kenyataannya ia tak lebih dari seorang kakek peyot.  Ia pun memilih seorang wanita desa berwajah buruk serta gembrot sebagai kekasih khayalan yang perlu dibelanya mati-matian.  Berbeda dengan &#8220;Don Quixote&#8221;, banyak pengarang yang menyelipkan penggalan cerita lucu hanya pada beberapa segmen tulisannya.  Misalnya, bahwa suatu hari tokoh salah mengenali orang atau terpeleset masuk selokan.  Serius dan kocak di sini pun dapat berarti baik bahasa yang digunakan maupun situasi yang dibangun.  Apabila diminta menulis pidato penerimaan tamu kehormatan, niscaya kita akan menulis dalam bahasa sopan dan serius, bukan ? &#8220;Dalam rangka menyambut&#8230;.menyukseskan pembangunan seutuhnya&#8230;.&#8221;   Ah, pokoknya yang bagus-bagus saja kata-katanya.  Bahasa yang lucu itu bagaimana ? Bahasa yang tidak umum atau bahasa yang diplesetkan bisa juga menimbulkan suatu kelucuan. Kelucuan suatu cerita bisa juga dengan menggambarkan suatu situasi yang lucu walau dengan bahasa yang serius (dengan cara ini justru suatu kelucuan bisa menjadi bertambah lucu dan mengundang tawa geli para pembaca).<br />
2. Tokoh sebagai subyek atau obyek.<br />
Ada penulis atau pencerita yang menulis atau menceritakan tokoh sebagai dirinya sendiri, ada pula yang menempatkan tokoh sebagai obyek cerita. Pada gaya pertama, si pencerita adalah sekaligus si aku yang menjadi tokoh cerita atau subyek yang bercerita.  Pencerita atau penulis seolah-olah menuliskan pengalaman dirinya sendiri.  &#8220;Aku melihatnya memandangku tanpa berkedip.  Lalu aku menghampirinya. Kemudian kami saling merangkul dan berjalan beriringan menyusuri pantai yang malam itu terasa lebih sepi dari biasanya.&#8221;  Pencerita pun bisa menceritakan tokoh sebagai obyek yang diceritakan atau orang lain. Dengan gaya ini, penggalan kisah di atas akan ditulis menjadi : &#8220;Aris melihat gadis itu memandangnya tanpa berkedip.  Lalu dihampirinya gadis itu.  Kemudian mereka saling merangkul dan berjalan beriringan menyusuri pantai yang malam itu terasa lebih sepi dari biasanya.&#8221; (Andaikan tokoh dalam kisah ini bernama Aris).  Anda sudah melihat dan memahami apa yang dimaksud dengan gaya penulisan yang menganggap &#8220;tokoh sebagai subyek&#8221; dan &#8220;tokoh sebagai obyek&#8221; bukan ? Gaya manapun yang Anda pilih sama-sama bisa menjadikan suatu karya asyik dibaca, biarpun ada orang berpendapat bahwa gaya bercerita dengan menempatkan &#8220;tokoh sebagai subyek&#8221; terasa lebih emosional.<br />
3. Kalimat pendek versus panjang.<br />
Dalam pelatihan menulis,teristimewa kelas-kelas jurnalistik, peserta selalu diarahkan agar menulis dengan menggunakan kalimat-kalimat pendek.  Kalimat pendek diyakini lebih mudah dipahami daripada kalimat panjang bagi sebagian besar pembaca surat kabar.  Keyakinan ini ada benarnya, tetapi tidak perlu dianut dengan terlalu taat dan ketat.  Ada kalanya kita perlu memakai kalimat panjang untuk mengungkapkan sesuatu secara lebih komprehensif dan utuh.  Bahkan ada penulis suka mengeksplorasi dan mengeksploitasi kalimat sehingga menjadi sangat panjang.  Perhatikan perbandingan gaya penulisan berikut :<br />
&#8220;Pak Lurah mempunyai seorang anak laki-laki.  Anak itu bernama Adi. Suatu hari Adi memanjat pohon mangga. Pohon mangga itu ada di halaman rumahnya. Adi terjatuh. Ia jatuh karena tidak berhati-hati.<br />
Paparan di atas terdiri atas 6 kalimat pendek dan masing-masing kalimat terdiri atas 2 sampai 6 patah kata. Kata-kata yang terkandung dalam keenam kalimat tersebut total berjumlah 30.  Makna yang akan disampaikannya pun dapat ditulis menjadi cuma satu kalimat panjang (terangkai dari 17 patah kata) tanpa kehilangan detil yang perlu disampaikan. Tidak percaya ?<br />
Begini : &#8220;Suatu hari Adi anak Pak Lurah memanjat pohon mangga di halaman rumahnya dan terjatuh karena tidak berhati-hati !&#8221;<br />
Silahkan saja memilih gaya mana yang cocok dengan kepribadian Anda.  Kedua gaya, baik dengan mengandalkan kalimat pendek maupun menggali kalimat panjang, sama-sama bisa , sama-sama bisa indah ; tergantung pada kemahiran kita mengolahnya.  Bisa saja pula kedua gaya ini Anda pakai sekaligus bergantian.<br />
4. Menciptakan tokoh idola.<br />
Berita atau cerita yang menghadirkan seorang tokoh idola berkarakter terkuat biasanya lebih disenangi pembaca.  Banyak pula novel bagus yang menokohkan seseorang. Tokoh biasanya digambarkan sebagai manusia istimewa atau luar biasa (dalam arti berbeda dengan orang kebanyakan, baik penampilan maupun sifatnya.) Lazimnya tokoh utama protagonis diatur supaya berada di pihak yang benar, bergaya satria dan ganteng atau cantik. Pada sisi lain, demi menonjolkan tokoh protagonis, diciptakan pula seorang tokoh antagonis yang memiliki karakter bertolak belakang (jahat, licik, dan buruk rupa).<br />
5. Sensasi memulai dan mengakhiri.<br />
Pengarang harus pandai-pandai mencari sensasi memulai dan  mengakhiri karyanya. Untuk buku, misalnya, banyak calon  pembaca meneliti sejenak halaman pertama atau terakhir sebuah buku sebelum memutuskan membacanya atau tidak.  Maka apa yang Anda tulis pada halaman pertama dan terakhir, jika Anda seorang penulis buku adalah sangat menentukan.  Banyak cerpen (cerita pendek) pun memancing orang meneruskan membaca dan menyuguhkan greget pada alinea pertama dan meledakkan sensasinya pada paragraf terakhir.  Tapi kendali pun diminta memulai dengan kejutan dan menyimpan sensasi pada akhir tulisan, Anda tetap diingatkan supaya menjaga ritme sehingga cinta/artikel/buku yang ditulis senantiasa mengalir indah.</p>
<p>MELAKUKAN EDITING DAN PERIKSA ULANG TERHADAP KARYA KITA</p>
<p>Dalam sebuah wawancara untuk mendapatkan pekerjaan atau ketika membujuk orang yang kamu gebet untuk pertemuan pertama, atau mengirimkan tulisan ke majalah, kamu hanya memiliki satu kesempatan untuk dapet kesan pertama.  Orang bilang cinta pertama sulit dilupakan, begitu juga kesan pertama.  Seseorang yang dicap buruk pada pandangan pertama akan sulit untuk mengubah pikiran orang di saat-saat selanjutnya.  Karena itu, tak ada pilihan lagi bagi kamu.  Untuk menawarkan artikel, novel, produk atau diri sendiri, atau menawarkan apa saja, kamu perlu menunjukkan kesan pertama yang menarik. Bagaimana kamu bisa meyakinkan sebuah majalah, atau pembaca, bahwa kamu bisa menulis karya yang bagus jika kamu sudah menunjukkan banyak kesalahan pada karya kamu, situs pribadi kamu, jika kamu punya, dan pada materi promosi lainnya ?  Sebagian besar pembaca dan pecinta buku akan jengkel dan malas meneruskan membaca buku atau artikel yang banyak kesalahannya.  Jadi sebaiknya tampilkanlah tulisan dan diri Anda seprofesional dan sesempurna mungkin.  Image diri seorang penulis dan juga karya tulisnya sangat penting dalam dunia tulis menulis profesional. Untuk memperoleh karya tulis yang tampil secara sempurna dan tidak memiliki kesalahan dalam hal penulisan, redaksional dan tata bahasa, perlu dilakukan editing dan periksa ulang berkali-kali terhadap karya kita.  Walau pada akhirnya nanti, karya tulis kita itu akan dilakukan editing ulang oleh para editor majalah atau penerbit buku, namun sebaiknya naskah tulisan kita itu sudah sempurna atau paling tidak mendekati sempurna dalam arti tidak mempunyai banyak kesalahan, terutama dalam hal redaksional (tata bahasa, tidak adanya salah ketik, tanda baca, dsb). Berikut disajikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan editing :<br />
1. Nggak cuma soal salah ketik.<br />
Editing bukan sekedar membetulkan salah ketik. Editing juga mencermati dan ngebenerin pernyataan-pernyataan yang tidak konsisten, kekaburan, kalimat-kalimat yang kaku dan tidak menarik, dan pilihan kata (diksi) yang lemah. Editing merupakan bagian yang sangat penting dari penulisan, dan inilah yang membedakan antara penulis yang baik dan penulis yang sedang-sedang saja, teledor, dan tidak peduli pada karya yang dibuatnya.<br />
2. Periksa ejaan dan tata bahasa.<br />
Jika kamu teledor dalam penulisan dan sering menggunakan tata bahasa yang tidak benar, ini juga akan membuat orang sulit percaya bahwa kamu bisa menulis secara baik. Dalam hal ini kita tidak bicara tentang tata bahasa baku.  Sebab banyak juga novel terutama novel remaja &#8211; yang ditulis tidak dengan tata bahasa Indonesia baku, tetapi bahasa pergaulan para remaja pun memiliki aturan mainnya sendiri yang membuat bahasa tulis kamu enak dibaca, lancar dan tidak tersendat-sendat.<br />
3. Cetaklah tulisan kamu.<br />
Biasanya mata kamu akan lebih nyaman mengoreksi tulisan yang tercetak di kertas ketimbang jika memelototinya di layar monitor. Gunakan tinta warna merah atau hijau untuk melakukan koreksi.<br />
4. Simpan beberapa waktu.<br />
Simpan dulu naskah kamu beberapa waktu.  Setelah itu, kamu akan lebih berjarak dari naskah tersebut dan akan membacanya lagi dengan mata yang lebih segar.  Dengan jarak beberapa waktu, kamu bisa menempatkan diri sebagai pembaca dan akan lebih mudah untuk menemukan kelemahan-kelemahan tulisan yang kamu hadapi.  Dan bagaimana agar menjadi lebih baik. Mungkin kamu perlu mengetatkan kalimat-kalimat yang bertele-tele atau membuang pengulangan-pengulangan informasi. Periksalah apakah kata-kata yang kamu pilih sudah tepat dan kuat.  Temukan kesalahan-kesalahan yang tidak kamu sadari ketika sedang dalam proses menulis.<br />
5. Meminta orang lain membaca.<br />
Mintalah teman kamu membaca naskah kamu dan mintai komentarnya atas naskah tersebut.  Biasanya teman kamu akan sungkan memberikan komentar-komentar kritis.  Jadi yang perlu kamu minta untuk membaca naskah kamu adalah teman yang bisa memberikan komentar kritis dan tidak basa-basi.<br />
6. Bergabunglah dengan kelompok kritis.<br />
Kelompok seperti ini mungkin akan menjadi pencela yang menyeramkan atas naskah kamu dan naskah-naskah yang ditulis orang lain. Tapi kamu bisa mengambil manfaat dari koreksi mereka atas tulisan-tulisan yang mereka kritik.  Kamu akan bisa belajar banyak dari kesalahan-kesalahan orang lain.  Kamu bisa juga membentuk kelompok semacam ini secara online, atau bila kamu kesulitan, mengapa harus bingung ?  Kalo kamu sudah menjadi anggota komunitas penulis &#8220;Forum Penulis Kota Malang&#8221;, sering-seringlah datang setiap hari Sabtu dan Minggu pagi pukul 10.00 WIB di ruang arsip Gedung Perpustakaan Kota Malang, di situ komunitas penulis FPKM selalu mengadakan pertemuan rutin, acara bedah buku, diskusi buku dan banyak lagi kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu membahas naskah karya tulis para anggota sebelum diajukan ke penerbit atau media cetak. Jadi, tunggu apa lagi bergabunglah dengan komunitas ini, atau paling tidak kamu bisa meramaikan forum diskusi atau milis komunitas ini di internet.<br />
7. Baca buku.<br />
Buku-buku yang baik akan mengajarkan kepada kamu cara menyusun kalimat yang baik, cara menyampaikan informasi yang baik, dan cara menyusun cerita yang menarik.  Bacalah juga buku-buku di luar genre penulisan kamu. Jika kamu berminat menulis cerita remaja, akan baik juga kamu membawa buku-buku sastra yang kamu anggap rumit, misalnya. Setidaknya kamu akan mencoba memahami kenapa buku-buku tertentu mendapat penghargaan, sedangkan buku-buku lain malah dicaci.  Setiap penulis adalah orang-orang yang membuka diri terhadap segala kemungkinan.  Karena setiap hari ia memahami pekerjaannya sebagai sebuah proses belajar untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya.<br />
8. Sewa seorang editor atau literary agent.<br />
Di negara-negara yang perbukuannya sudah maju, hal ini biasa dilakukan oleh penulis.  Mereka membayar editor yang mereka percayai. Para editor di sana banyak juga penulis-penulis yang baik, yang memahami betul bagaimana menyusun kalimat yang baik, mana kata yang lebih kuat untuk dipilih dan dia punya kepekaan untuk menemukan kesalahan-kesalahan, ketidakkonsistenan, atau kelemahan naskah yang ada di tangannya. Di Indonesia, pekerjaan editing di penerbitan-penerbitan umumnya merosot fungsinya hanya sebagai tukang koreksi salah ketik atau salah ejaan.<br />
9. Begitu pentingkah editing naskah ?<br />
Ya, sebab kamu harus selalu ingat bahwa salah satu yang akan mempercepat rusaknya kredibilitas  kamu adalah menghasilkan karya yang mengandung banyak kesalahan. Namun, ingat juga bahwa banyak yang bisa kamu lakukan untuk tidak membuat kesalahan-kesalahan seperti itu.</p>
<p>MENYIAPKAN COVER BUKU YANG MENARIK</p>
<p>Kata orang, jangan menilai buku dari covernya.  Kata orang, jangan sampai beli kucing dalam karung (atau buku, dalam hal ini). Tapi mau bagaimana lagi ? Begitu kita sampai di toko buku, perhatian kita pasti langsung tertuju pada buku dengan cover yang paling catchy (menarik).  Ini kenyataan : buku yang covernya bagus, mau gak mau punya lebih banyak kemungkinan untuk diangkat dibaca sinopsisnya, lalu akhirnya dibeli. Nah, ayo kita telusuri lebih jauh peran orang yang berupaya untuk membuat cover tersebut menjadi menarik.</p>
<p>Langkah-langkah desainer sampul (cover buku).<br />
Orang yang bertanggung jawab atas desain sampul sebuah buku disebut desainer sampul.  Mereka sendiri punya tahapan-tahapan khusus untuk menghasilkan cover buku yang cocok dengan isi buku tersebut dan cukup komersil untuk memikat para calon pembeli.  Petama-tama, desainer sampul mendapatkan naskah buku yang akan mereka kerjakan covernya.  Mereka lalu membaca naskah tersebut, untuk mendapatkan gambaran tokoh-tokohnya, terutama karakter fisik.  Nah, kalau sudah, biasanya desainer sampul akan melakukan brainstorming atau proses pencarian ide.  Lalu setelah ide-ide tersebut disaring, desainer sampul kemudian membuat tiga buah desain sampul, dan penerbit memilih satu diantara tiga pilihan tersebut.  Baru deh, satu desain sampul terbaik ini mejeng di toko buku.  Namun, pada kenyataannya, desainer sampul sering bekerja tidak melewati tahapan-tahapan tersebut.  Apalagi kalau dikejar deadline.  Hal ini diakui oleh Jeffri Fernando, desainer sampul GagasMedia. &#8220;Normalnya (tahapannya) memang seperti itu. Tapi kalau deadlinenya mepet, harus ada yang di-skip (dilewati). Misalnya saja, kita bisa hanya membaca sinopsis aja.  Jika waktunya sudah mepet banget. Tapi kita juga harus tetap nanya ke editornya untuk mengetahui karakter tokohnya bagaimana. Biar kita bisa dapat feel-nya.&#8221; Salah satu musuh utama sewaktu membuat desain cover buku adalah minimnya inspirasi. Bete juga dong, lagi dikejar-kejar deadline, eh ide gak dateng juga. Jeffri sendiri mengaku pernah mengalami masa kering ide seperti ini. Dia berkata, &#8220;Kalau udah blank, biasanya gue nanya ke teman-teman. Kalau lagi bekerja trus blank, wah itu harus dipaksa terus.&#8221;</p>
<p>Pengalaman dipuji sama penulis buku terkenal.<br />
Cerita menarik didapatkan dari Muhammad Taufik (eMTe), seorang designer grafis freelance yang sudah menangani berpuluh-puluh cover buku. Suatu waktu eMTe mendapatkan sebuket besar bunga dari Hotel Grand Hyatt Jakarta beserta kartu ucapan mungil berbunyi, &#8220;We want to congratulate you on how beautiful The Undomestic Goddes book jacket&#8221;. Ternyata, kartu tersebut dikirim oleh Sophie Kinsella dan agennya. Memang, cover The Undomestic Goddes yang asli hanya bergambar sebuah tas berisi perkakas rumah tangga. Tapi, di tangan eMTe, cover tersebut diubah menjadi gambar yang bisa membuat Sophie Kinsella, penulis buku &#8220;Confession of Shoppaholic&#8221; kagum. Rahasia eMTe dalam mengerjakan ilustrasi adalah memerhatikan jenis huruf atau font. Karena, sadar nggak sadar, jenis font juga sangat berpengaruh. Desainer cover itu memberikan contoh, misalnya, kita bikin cover untuk buku yang feminin, tapi dengan font yang di-bold, itu kan nggak pas juga. Tiap font punya mood-nya sendiri dalam pembuatan cover. Font merupakan elemen yang nggak bisa dipisahin dari pembuatan cover. Jadi unsur yang menarik juga. Bahkan ada beberapa buku yang hanya font aja.&#8221;  Ilustrator freelance pemenang Adikarya IKAPI 2005 untuk kategori ilustrasi terbaik ini sangat menyukai cover-cover buku Agatha Christie bikinan Dwi Koendoro (pengarang komik strip Panji Koming). Menurutnya, nuansa detektif yang diciptakan Dwi Koendoro sangat &#8220;kena&#8221;. eMTe berkata &#8220;[Ilustrasi Dwi Koen] Agak-agak sinematografis. Kalau ngeliat covernya dia, kayak ngeliat poster film deh.</p>
<p>Biar tidak mirip.<br />
Ada juga beberapa buku yang covernya dibuat oleh penulisnya sendiri. Contohnya salah satu buku wajib baca remaja cewek zaman sekarang, &#8220;Lukisan Hujan&#8221; terbitan TerrantBooks (2006) karya Sitta Karina. Desain cover yang menggambarkan cowok cewek sedang melihat hujan di balik jendela itu dibuat oleh pengarangnya sendiri, Sitta Karina. Selain ilustrasi cover, Sitta juga membuat ilustrasi dalam buku tersebut. Alasan Sitta membuat ilustrasi cover-nya sendiri adalah agar cover-nya bisa sesuai dengan apa yang benar-benar dia inginkan. Ya wajar tho, bagaimanapun juga, penulis adalah orang yang paling tahu yang terbaik untuk bukunya. Ketika ditanya, Sitta menjawab, &#8220;Aku lebih seneng kalau aku sendiri yang membuat ilustrasi cover. Aku kan juga yang nulis, biar lebih pas. Kalau ilustratornya dari luar, nanti cover-nya mirip dengan buku remaja lain. Jadi, kenapa gak cobasendiri dulu ? Itung-itung ngasah kemampuan.  Sitta sendiri dari dulu memang sudah senang melukis. Mengenai teknik menggambar cover  Lukisan Hujan, Sitta mengaku cukup menggunakan spidol dan tinta cina warna hitam, lalu di-scan dan diwarnai di Photoshop. Sedangkan, untuk ilustrasi dalam, dia bikin semuanya menggunakan cat air. Sama seperti ilustrator lain, Sitta juga mulai mengerjakan desain sampul bukunya jika bukunya sudah rampung, atau paling tidak sudah mulai mendapatkan gambaran jelas atas jalan ceritanya.</p>
<p>Ternyata memang proses pembuatan cover sebuah buku adalah proses yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Makanya, ucapan &#8220;jangan menilai buku dari sampulnya&#8221; bisa diperdebatkan tuh. Coba bayangkan novel yang sampulnya jelek banget.  Bisa-bisa tidak akan dipegang sama sekali sama calon pembeli. Yah gimana mau dipegang ? Dilihat aja gak enak ! Makanya kalo kamu gape menggambar atau bikin ilustrasi kenapa gak nyoba bikin sendiri untuk cover buku kamu. Tapi kalo memang gak berbakat menggambar, ya pasrahkan semuanya pada penerbit buku yang bakal nerbitin buku kamu, OK !</p>
<p>MEMPUBLIKASI TULISAN</p>
<p>Apabila Anda berhasrat  mempublikasikan tulisan, jalan yang dapat Anda tempuh adalah :<br />
1. Mengirim artikel kepada redaksi.<br />
Artikel pendek berupa opini atau karya ilmiah populer dapat Anda kirim kepada redaksi surat kabar atau majalah yang punya misi sesuai. Biasanya surat kabar menyediakan opini publik. Supaya dimuat antara lain tulisan Anda harus aktual dan disajikan dalam bentuk padat dengan bahasa yang enak dibaca. Tulisan Anda pun seyogyanya menyangkut kepentingan terbesar pembaca. Di samping rubrik opini, surat kabar kini juga mempunyai rubrik khusus yang dapat diisi penulis luar, misalnya : arsitektur, rumah, elektronika, telekomunikasi, otomobil, dll. Karena surat kabar adalah bacaan umum, Anda perlu menyajikan tulisan dalam gaya lebih enteng atau tidak terlalu teknis. Anda pun perlu mengenal karakter atau corak suatu surat kabar atau majalah. Artikel politik tentu tidak cocok dikirimkan ke majalah remaja. Sedangkan karangan bertema anak-anak pun tidak sesuai ditujukan ke koran serius. Sementara tulisan bersifat ilmiah berat seharusnya Anda kirimkan kepada jurnal ilmiah sejenis untuk dipublikasikan.<br />
2. Mengirim naskah kepada penerbit.<br />
Naskah bakal buku dapat Anda kirimkan kepada sebuah penerbit. Pilihlah penerbit yang memiliki niat menerbitkan buku bertema sesuai dengan tema naskah Anda. Penerbit pun memiliki visi dan misi sendiri-sendiri. Ada penerbit umum yang menerbitkan semua jenis buku, ada penerbit yang cuma berkonsentrasi menggarap satu kategori buku, misalnya buku pelajaran sekolah atau religius saja.<br />
3. Mengikuti sayembara.<br />
Karya tulis dapat Anda kirimkan kepada panitianya bila memang ditulis dalam rangka mengikuti suatu sayembara.<br />
4. Mencetak dan menerbitkan atas biaya sendiri.<br />
Kalau Anda punya banyak duit, tentu sanggup mencetak dan menerbitkan karya atas biaya sendiri. Ini kondisi yang sangat ideal bagi mereka yang menjadi penulis fulltime.<br />
5. Jangan berkecil hari bila tulisan Anda tidak dimuat dan dikembalikan. Sebab, kadang-kadang meskipun tulisan Anda cukup berbobot, surat kabar atau majalah memiliki keterbatasan ruang. Coba dan coba lagi saja sambil terus memperbaiki mutu tulisan Anda serta menyesuaikannya dengan visi dan misi penerbitan bersangkutan.</p>
<p>TIPS MENGIRIM NASKAH ARTIKEL KE MEDIA MASSA</p>
<p>Sebagai penulis tentunya kita dituntut untuk selalu produktif dalam menghasilkan berbagai karya tulisan, baik itu yang berupa cerita fiksi, atau bahkan tulisan yang sifatnya informatif, seperti artikel mengenai cara berkebun, artikel resep masakan, maupun artikel mengenai segala hal yang berhubungan dengan teknologi, misalnya saja artikel tentang berbagai tips dan pembahasan mengenai software komputer terkini.  Ingatlah bahwa tulisan kita bisa &#8220;dijual&#8221; dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas.  Tentu kita tidak ingin bahwa tulisan dan naskah karya kita hanya menumpuk begitu saja di rumah, atau bahkan di hard disk komputer kita tanpa berdaya guna apa-apa.  Buat apa produktif kalau kita tidak bisa menghasilkan &#8220;uang&#8221;, sesuatu yang bisa sekedar menjadi insentif bagi kita untuk terus berkarya.  Memang segala kegiatan tulis menulis tidak sepenuhnya harus melulu bersangkut paut dengan uang, namun tentunya sebagai penulis kita juga membutuhkan penghasilan untuk dapat terus &#8220;hidup&#8221; dan &#8220;eksis&#8221; melalui tulisan-tulisan kita.  Honor yang kita dapat dari menulis selanjutnya bisa kita gunakan untuk berbagai keperluan riset, misalnya, atau paling tidak untuk membiayai pengeluaran &#8220;perangko&#8221; atau  untuk membiayai &#8220;ongkos mengirim artikel melalui internet di warnet&#8221;.  Oleh karena itulah, sedapat mungkin setiap naskah tulisan kita hendaknya berbobot, berkualitas dan bernilai &#8220;jual&#8221; sehingga bisa layak dimuat di berbagai media massa baik lingkup nasional maupun internasional.</p>
<p>Karena dewasa ini dunia internet sudah begitu akrab di kalangan para penulis dan banyak membantu dalam pengiriman naskah artikel dengan biaya yang lebih murah, cepat dan efisien, maka dalam artikel tips kali ini akan dimuat beberapa alamat e-mail redaksi media massa mulai dari surat kabar, tabloid hingga majalah.  Semoga alamat-alamat e-mail ini cukup berguna bagi para penulis yang ingin &#8220;mengadu nasib&#8221; mengirimkan naskah-naskah artikelnya.  Naskah artikel bisa dilampirkan sebagai file attachment (file lampiran) dalam e-mail yang kita kirim ke redaksi media massa.  Tentunya di e-mail yang kita kirim tersebut, sebaiknya kita berikan surat pengantar yang berisikan mengenai data pribadi kita, seperti nama, alamat, pendidikan terakhir penulis, minat dan spesialisasi penulis,  nomor telepon, alamat e-mail hingga nomor rekening bank untuk menampung honor dari media massa bila tulisan kita dimuat.  Biasanya kita baru akan menerima respon atau konfirmasi dimuat tidaknya karya tulis kita antara 1 hingga 2 bulan semenjak tanggal pengiriman naskah artikel.</p>
<p>JURUS AGAR TULISAN BISA MENEMBUS DAN DIMUAT OLEH MEDIA CETAK</p>
<p>Setiap orang bisa menulis. Untuk menjadi penulis yang baik, ketrampilan menulis harus terus menerus dilatih. Selanjutnya tetapkan tujuan, untuk apa menulis ? Untuk diri sendiri atau karya itu akan dipublikasikan agar dibaca banyak orang ? Supaya karya penulis bisa dipublikasikan, diperlukan jurus-jurus agar tulisan dimuat di media cetak. Apa saja ?</p>
<p>Faktor Teknis<br />
1.  Gagasan. Gagasan bisa datang dari mana dan kapan saja karena sesungguhnya gagasan berserakan di mana-mana. Dari pengamatan, pengalaman, membaca, dsb. Untuk itu usahakan selalu membawa alat tulis ke mana saja. Bila memperoleh gagasan apalagi dalam kondisi ide &#8220;mengalir deras&#8221;, segera tulis ide-ide pokoknya. Hal ini untuk mencegah hilangnya gagasan. Dalam keadaan demikian kadang kecepatan tangan menulis tidak bisa mengimbangi kecepatan pikiran dengan seabreg gagasan yang lalu lalang.<br />
2.  Kerangka karangan. Membuat kerangka karangan hanya untuk memudahkan penulis mengembangkan naskah. Setiap penulis mempunyai cara sendiri untuk membuat naskah, apakah membutuhkan kerangka karangan atau tidak. Tulis karangan yang disukai dan dikuasai saja karena akan lebih memudahkan penulis menuangkan gagasan secara utuh. Pengetahuan dasar penulis sering mempengaruhi mutu tulisannya.<br />
3.  Penulis spesialis/generalis. Pada awalnya mungkin penulis pemula akan membuat tulisan yang bermacam-macam seperti opini, artikel, cerpen, puisi (penulis generalis). Tetapi semakin sering menulis, pikirannya akan semakin terasah dan mutu tulisannya akan meningkat. Lama kelamaan penulis akan menemukan ciri khas, karakter dan kekuatannya sendiri, apakah lebih kuat menulis artikel, cerpen, essai, dsb. Dengan menjadi penulis spesialis, kita akan lebih cepat diakui sebagai pakar di bidang tertentu.<br />
4.  Pengiriman naskah. Ada baiknya pengiriman artikel pertama ke media dilakukan melalui pos sebagai salam perkenalan dengan menyertakan fotokopi identitas dan surat pengantar. Bila perlu, pengalaman menulis (jika sudah ada) dicantumkan untuk memperkuat pengakuan. Apabila sudah kenal redakturnya, pengiriman lewat surat elektronik (email) dapat dilakukan. Di zaman serba cepat sekarang ini, sesungguhnya tidak ada larangan mengirim artikel lewat e-mail, asalkan ada surat pengantar.</p>
<p>Faktor Non Teknis<br />
1.  Karakter media. Masing-masing media mempunyai karakter. Ini berlaku untuk surat kabar harian, majalah dan tabloid. Penulis perlu memperhatikan, mengetahui dan memahami karakter tulisan di media menyangkut segmen pembaca, pilihan tema dan gaya bahasa. Caranya dengan mempelajari artikel-artikel yang sudah dimuat. Contoh : Tabloid Nova dan Nakita membidik para ibu rumah tangga dan keluarga. Majalah Femina membidik para lajang dan ibu rumah tangga menengah ke atas. Gaya bahasa resmi dipakai harian Kompas karena segmen pembacanya luas (nasional). Harian Kedaulatan Rakyat dan Jawa Pos yang merupakan koran daerah menyelaraskan gaya bahasa sesuai dengan kebudayaan setempat yang kadang menyelipkan bahasa daerah setempat.<br />
2.  Kenali redakturnya. Bila memungkinkan, bicarakan dengan redaktur sebelum mengirim tulisan. Tanyakan tulisan macam apa yang layak dimuat dan tema apa yang diutamakan. Dari pembicaraan ini penulis dapat mengetahui selera redaktur terhadap naskah yang akan dimuat. Pergantian redaktur kadang mengubah selera tulisan yang dimuat.<br />
3.  Kebijaksanaan redaksional. Penulis perlu mengetahui syarat-syarat mengirim naskah seperti panjang pendek tulisan, banyaknya karakter, ketentuan spasi, dsb.</p>
<p>Beberapa hal yang perlu diperhatikan !<br />
1.  Jangan menjiplak.<br />
2.  Jangan mengirim tulisan yang sama ke banyak media.</p>
<p>Buku-buku yang disarankan untuk dibaca<br />
Among Kurnia Ebo, Menulis Nggak Perlu Bakat, MU: 3 Books, Jakarta, 2005.<br />
Andrias Harefa, Agar menulis Mengarang Bisa Gampang, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2002.<br />
Bambang Trim, Saya Bermimpi Menulis Buku, Kolbu Publishing, Bandung, 2005.<br />
Carmel Bird, Menulis dengan Emosi &#8211; Panduan Empatik Mengarang Fiksi, Kaifa, Bandung, 2001.<br />
Caryn Mirriam-Goldberg, Daripada Bete Nuli Aja !, Kaifa, Bandung, 2003.<br />
Edi Zaqeus, Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller, Gradien Book, Yogyakarta, 2005.<br />
Hernowo, Mengikat Makna : Kiat-Kiat Ampuh untuk Melejitkan Kemauan Plus Kemampuan Membaca dan Menulis Buku, Kaifa, Bandung, 2001.<br />
Jordan E. Ayan, Bengkel Kreativitas, Kaifa/Mizan, Bandung, 2002.<br />
Josip Novakovich, Berguru kepada Sastrawan Dunia: Buku Wajib Menulis Fiksi, Kaifa, Bandung, 2003.<br />
M. Arief Hakim, Kiat Menulis Artikel di Media dari Pemula Sampai Mahir, Nuansa Cendekia, Bandung, 2004.<br />
Mark Levy, Menjadi Genius dengan Menulis, Kaifa/Mizan, Bandung.<br />
Zaenuddin, H.M., Freelance Media &#8211; Cara Gampang Cari Uang, Milenia Populer, Jakarta, 2003.<br />
dan lain-lain.</p>
<p>BACAAN ANJURAN LAINNYA<br />
Majalah Matabaca, bulanan, Gramedia.<br />
Majalah Bukune, Group Agromedia Pustaka.<br />
Suplemen Ruang Baca, koran Tempo hari Minggu terakhir setiap bulan.<br />
Pustakaloka, Kompas hari Sabtu III dan IV.<br />
Rubrik Pustaka dan Selisik, Republika setiap hari Minggu.</p>
<p>Mailing List komunitas penulis yang lain :<br />
penulisbestseller@yahoogroups.com<br />
penulislepas@yahoogroups.com</p>
<p>Konsultasi (yang berhubungan dengan kepenulisan, penerbitan, dan sejenisnya):<br />
Edy Zaqeus edzaqeus@yahoo.com atau edzaqeus@pembelajar.com</p>
<p>Buka Hati dan Mata<br />
Ungkapkan dengan Kata<br />
Kabarkan lewat Tinta<br />
Untuk Berkarya<br />
&#8220;Buku adalah teman yang paling setia. Dia selalu hadir saat susah dan senang. Cintai dan sayangilah dia&#8221;.</p>
<p>TIPS MENGIRIM NASKAH TULISAN</p>
<p>Sitta Karina, seorang penulis buku best seller, membagikan beberapa tips menulis dalam situsnya yaitu www.sittakarina.com.  Berikut beberapa tips yang sengaja disalin dari situs tersebut untuk menambah wawasan kalian sebagai penulis.<br />
Kalian tentu ingin mengirim naskah tulisan kalian ke penerbit, namun tidak yakin apa saja yang sebaiknya disertakan agar naskah kalian memberi kesan pertama yang OK.  Agar naskah kalian memberi “first impression” yang bagus di mata Penerbit, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan !  Simak beberapa tips yang perlu kalian garis-bawahi berikut ini !<br />
Dalam mengirim naskah, biasanya kalian menggunakan amplop coklat besar kan ? Nah, apa saja isi “amplop coklat” kalian ini:<br />
1.Surat pengantar . Simpel, sopan, namun lugas. Kemukakan maksud dan tujuan kalian dengan mengirim naskah ke penerbit tersebut dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar , seperti yang diajarkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah perihal tata-cara mengirim surat formal. (Jangan memakai kata atau sapaan Dear Pak A, Regards, Thanks, dan lain-lain).<br />
2.Cover page. Apa itu cover page ? Kalian bisa melihat contoh cover page di www.sittakarina.com.  Kebanyakan penulis di Indonesia tidak membuat ini, padahal ini adalah standar internasional dan sangat membantu si editor atau proofreader yang memeriksa naskah kalian.<br />
3.Sinopsis . Sertakan synopsis cerita kalian; singkat, padat, jelas, dan menarik. Cukup ½ halaman kertas saja.<br />
4.Naskah cerita .  Jilid biasa (lakban hitam) yang rapi dan ikuti ketentuan penulisan sesuai yg diminta penerbit (huruf, ukurannya, spasi, dll).<br />
5.Proposal . Isinya adalah: garis besar cerita kalian tentang apa (maks. 5 kalimat), apa selling-point dari cerita kalian ini (buat dalam bentuk poin), serta kemukakan alasan kuat kalian “kenapa penerbit harus menerbitkan naskah kalian” (cukup 1 alasan). Gaya bahasa boleh kasual, tapi harus tetap sopan ya.   Contoh untuk penulisan selling-point sbb:<br />
•Cerita saya dilatarbelakangi sejarah kerajaan Bali kuno yang digabung dengan kehidupan modern remaja masa kini. Unik, dan belum pernah ada sebelumnya di pasaran.<br />
•Cerita saya juga bernuansa pop-culture dengan sentuhan sastra yang kini sedang digandrungi orang banyak.<br />
•Dst.<br />
6.Biodata singkat. Biasanya berisi: nama lengkap, alamat lengkap (+ kodepos), tempat/tanggal lahir, no. KTP/kartu pelajar, no. telpon rumah dan HP, Sekolah, minat/hobi, serta yang paling penting untuk dicantumkan—dan kalau ada—adalah prestasi yang pernah kalian raih sehubungan dengan tulis-menulis (misalnya: cerpen kalian pernah dimuat di majalah A, kalian pernah menang lomba bikin puisi atau novel di se-Jakarta Selatan, atau kalian pernah masuk 20 besar di lomba membuat fiksi remaja, dll).<br />
7.Amplop kosong dan perangko balasan secukupnya . Apabila naskah kalian tidak diterima oleh penerbit (biasanya penerbit akan mengabari kalian paling lama dalam 3 bulan; apabila tidak, kalian dapat menelpon langsung untuk menanyakan), maka naskah tersebut tidak akan masuk tong sampah dan kembali lagi kalian… siap untuk dikirim ke penerbit lain yang—siapa tahu—akan menerimanya!<br />
Dalam mem-print out naskah cerita kalian, jangan pernah gunakan tinta printer tipis atau yang sudah mau habis. Hal seperti itu malah akan membuat editor BT dan akhirnya malas baca naskah kalian.   Beri judul cerita kalian, maksimal sampai dengan 3 judul.<br />
Tulis-menulis juga merupakan bisnis, jadi perlakukan secara professional, OK!</p>
<p>Mengais Rejeki dari Dunia Penulisan*<br />
*) Berbagai ulasan, diskusi dan uraian ini disalin dari situs www.penulislepas.com</p>
<p>“Bisakah mengandalkan hidup dari menulis?” Pertanyaan seperti ini kerapkali diajukan kepada orang-orang yang berprofesi sebagai penulis. Umumnya, si penanya adalah orang yang ingin terjun ke dunia penulisan, tapi masih ragu dengan potensi materi yang akan ia peroleh. Dan, menjawab pertanyaan seperti ini ternyata tidak mudah. Sebab faktanya, banyak orang yang kaya dari menulis, namun banyak pula yang sebaliknya.<br />
Maria Adelia (17 tahun) adalah contoh sosok penulis yang sukses dari segi materi. Siapa sangka, novel “Aku VS Sepatu Hak Tinggi” yang dikirimnya secara iseng-iseng ke Penerbit Gramedia, menjadi laku keras di pasaran. “Enggak nyangka, cetakan pertamanya laku hingga 10 ribu kopi,” ujarnya, sebagaimana dikutip harian Kompas, 16 Juli 2005.<br />
Kini, novelnya ini sudah diangkat ke layar kaca, bahkan dijadikan sinetron berseri. Tentu, royalti pun membanjiri dompet Maria Adelia. Dalam sebulan, ia mendapat penghasilan kotor sekitar Rp 5 juta!<br />
Kisah sukses lainnya dialami oleh Yanti Puspitasari (34 tahun). Dengan menjadi penulis skenario sejumlah sinetron (antara lain Kehormatan, Bidadari, dan Perkawinan Sedarah), ia dan suaminya dapat menikmati kehidupan yang layak. Namun karena mereka bekerja di rumah, banyak tetangga yang mengira mereka pengangguran dan dituduh memelihara tuyul. Pasalnya, mereka jarang ke luar rumah, tetapi punya mobil dan materi lain yang secara kasatmata bisa dilihat sebagai kekayaan, termasuk dua rumah di Nirwana Estat, Cibinong, Bogor (Kompas, 27 November 2005).</p>
<p>Dari kedua cerita di atas, apakah dapat dipastikan bahwa menjadi penulis merupakan pilihan yang amat menjanjikan dari segi materi? Ternyata tidak juga. Sebagai bahan perbandingan, coba simak penuturan Fira Basuki lewat blog pribadinya. Pengarang novel laris “Jendela Jendela” ini mengeluhkan, betapa sulitnya mengandalkan penghasilan dari menulis, khususnya di Indonesia. Di Amerika, menurutnya, profesi penulis mendapat penghargaan yang sama &#8211; dari segi finansial &#8211; seperti para aktor film. Penulis skenario pun dibayar amat mahal. Selain itu, dunia penulisan pun sudah menjadi industri. Ini ditandai dengan adanya agen penulis, maraknya ghost writer(*), dan sebagainya.<br />
Berdasarkan info dari sejumlah pengamat, memang dunia penulisan di Indonesia tidak terlalu menjanjikan dari segi materi. “Kalau di Singapura, penulis bisa jadi jutawan,” ujar sastrawan Yanusa Nugroho dalam sebuah kesempatan, tahun 2005 lalu.<br />
Sebagai gambaran, berikut disajikan contoh kasus tentang seorang penulis yang menerbitkan dua buku yang penjualannya biasa-biasa saja.</p>
<p>1. Buku A<br />
Harga jual: Rp 35.000<br />
Royalti: 10 % dari total penjualan<br />
Masa pembayaran royalti: 6 bulan sekali, yakni Januari dan Juli.<br />
Selama periode Januari &#8211; Juni 2005, jumlah eksemplar buku A yang terjual adalah 600 kopi. Maka, royalti yang diterima si penulis adalah:<br />
[ ( Rp 35.000 X 600 kopi ) x royalti 10% ] &#8211; pajak 15 persen<br />
= Rp 1.785.000</p>
<p>2. Buku B<br />
Harga jual: Rp 45.000<br />
Royalti: 10 % dari total penjualan<br />
Masa pembayaran royalti: 6 bulan sekali, yakni Januari dan Juli.<br />
Selama periode Januari &#8211; Juni 2005, jumlah eksemplar buku A yang terjual adalah 1.000 kopi. Maka, royalti yang diterima si penulis adalah:<br />
[ ( Rp 45.000 X 1.000 kopi ) x royalti 10% ] &#8211; pajak 15 persen<br />
= Rp 3.825.000</p>
<p>Jadi, penghasilan si penulis selama 6 bulan dari kedua bukunya adalah Rp 5.610.000.<br />
Dengan kata lain, penghasilan rata-ratanya perbulan adalah Rp 935.000.</p>
<p>Jika si penulis tinggal di Jakarta, sudah menikah dan punya dua anak, cukupkah penghasilan sebesar itu untuk membiayai kebutuhan sehari-harinya?</p>
<p>Perlu dicatat pula, contoh di atas kebetulan menggunakan angka-angka yang cukup tinggi. Coba Anda hitung sendiri, jika buku si penulis hanya terjual 300 kopi selama 6 bulan, dan harga jualnya Rp 20.000 atau Rp 18.000 per eksemplar.</p>
<p>Dari gambaran di atas, kita kini memiliki gambaran, bahwa profesi penulis &#8211; secara umum &#8211; sebenarnya belum terlalu prospektif dari segi finansial. Ini adalah kondisi di Indonesia, bukan di negara-negara lain.<br />
Memang, ada sebagian penulis yang bisa hidup berkecukupan dari menulis. Namun biasanya, orang yang bernasib seperti ini adalah:<br />
1.Penulis yang buku-bukunya laris manis di pasaran, mungkin terjual hingga ribuan bahkan jutaan eksemplar. Bahkan pula, buku-bukunya diangkat menjadi film atau sinetron (ini sudah dialami oleh Hilman Hariwijaya).<br />
2.Penulis skenario sinetron yang laris, karya-karyanya sering dipakai sebagai bahan cerita. Tapi sekadar info, menjadi penulis skenario sinetron kejar tayang bisa menimbulkan rasa stress tersendiri. Bagaimana tidak! Si penulis terus diburu deadline, sehingga harus sering lembur dan nyaris tak ada waktu untuk istirahat.<br />
3.Penulis yang berwirausaha dari hobi mereka. Biasanya, potensi materi dari bidang ini cukup menjanjikan. Ada begitu banyak jenis pekerjaan yang bisa digarap; Mulai dari menjadi editor dan penerjemah freelance, mengerjakan company profile, hingga menggarap media internal bagi perusahaan besar.<br />
4.Penulis yang telah menerbitkan puluhan buku. Mungkin hasil penjualan buku-bukunya biasa-biasa saja, sehingga royalti per buku hanya sedikit. Tapi karena ia telah menerbitkan banyak buku, total royalti yang ia peroleh per bulan bisa sangat besar.<br />
Jika anda adalah penulis yang tidak memenuhi keempat kriteria di atas, jangan berkecil hati dulu. Tapi sebaiknya, jadikanlah menulis sebagai pekerjaan sampingan saja. Tentunya, Anda harus punya pekerjaan yang bisa diandalkan dari segi materi, misalnya menjadi karyawan pada perusahaan tertentu, atau membuka usaha di bidang lain.<br />
Lagipula, materi atau finansial seharusnya bukanlah tujuan utama bagi seorang penulis. Ada tujuan-tujuan lain yang jauh lebih mulia. Misalnya, si penulis dapat menularkan ide, gagasan, dan prinsip hidup yang dianutnya kepada para pembaca. Jika yang “ditularkan” adalah nilai-nilai kebaikan, tentu si penulis merupakan manusia yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas.<br />
Tentunya, setiap penulis akan senang jika ide-ide yang ia tuangkan lewat goresan penanya, diikuti dan diterapkan oleh para pembaca. Jika ini terjadi, kepuasan yang didapatkan tentu tak ternilai harganya.<br />
Sebagai penutup, coba simak penuturan Yanusa Nugroho. Sastrawan yang satu ini punya prinsip hidup yang unik. “Saya punya dua tangan, yang kanan dan yang kiri. Tangan kanan saya gunakan untuk menulis karya sastra. Di sini, saya bebas berekspresi, tidak bisa diintervensi oleh siapa dan apapun. Dan saya tidak berorientasi uang. Sedangkan tangan kiri saya gunakan untuk mencari uang dari bidang penulisan.”<br />
Yanusa pun menambahkan, ia pernah menjadi ghost writer untuk naskah pidato mantan Presiden BJ Habibie dan menulis naskah iklan produk-produk Netsle. Hasilnya sangat lebih dari lumayan.</p>
<p>Keterangan:<br />
(*) Ghost writer adalah orang yang menulis naskah atas nama orang lain, misalnya seorang pejabat atau public figur. Si pejabat (dan sebagainya) biasanya tidak sempat menulis. Karena itu, ia menyewa orang lain (biasanya adalah orang yang sudah ia kenal dekat dan tahu persis karakter tulisan dan pola pikirnya) untuk menulis atas nama dia.</p>
<p>HASIL DISKUSI ONLINE MENGENAI ARTIKEL “Mengais Rejeki dari Dunia Penulisan”</p>
<p>A.Sudarmaji Hg Ed :<br />
Kaya Sebagai Penulis Buku?<br />
Tidak bisa dipungkiri pertanyaan itu memancing debat berkepanjangan.<br />
Semua orang memiliki pengalaman, argumentasi dan sisi kebenarannya sendiri-sendiri.<br />
Alih-alih memperpanjang debat yang selalu mendaratkan kita ke pantai pluralitas, akan lebih baik bila kita melihat sisi yang lebih mendasar bagaimana mempersiapkan diri  menjadi seorang penulis sebagai karir. Bukan menulis buku karena sedang ada mood, atau pelepas kesibukan rutin. Saya yakin kita bisa kaya dari menulis buku, asal tahu rahasianya. Saya berharap gagasan sharing berikut ini bisa menambah kekayaan nuansa kita dalam tema yang amat mulia ini. Tampaknya tulisan ini akan lebih pas bagi mereka yang akan menapaki karir sebagai penulis buku. Masa depan akan lebih cerah bila sejak dini kita sudah memiliki strategi bagaimana memaksimalkan diri sebagai penulis buku (yang kaya).<br />
So, bagaimana bisa hidup layak (baca: kaya) sebagai seorang penulis?<br />
Saya melihat setidak-tidak ada lima poin yang bisa kita renungkan. Here we go…<br />
1. Menemukan kekuatan/usp:<br />
Setiap (calon) penulis pasti memiliki kekuatannya sendiri. Pendidikan, pengalaman, latihan, karir menjadi batu loncatan untuk menemukan kekuatan pribadi sebagai seorang penulis. Dari poin pertama, muncullah tuntutan mengembangkan usp.<br />
Keberanian dan keberhasilan menampilkan genre dan tema buku yang tidak akan bisa dimasuki oleh penulis lain jelas merupakan keunggulan kompetitif tersendiri. Masalahnya bagaimana kita menemukan usp ini?<br />
2. Mencari link optimal<br />
3. Pandai memilih pasar yang lapar<br />
4. Menciptakan metode penulisan instan<br />
5. Memosisikan diri sebagai penulis generalis<br />
Sebagai calon penulis, saya menyarankan untuk merambah dunia kepenulisan dengan memfokuskan diri sebagai penulis generalis, tidak tergesa-gesa menerjunkan diri sebagai penulis spesialis. Tahap ini bisa berfungsi untuk menajamkan indera kepenulisan, merengkuh pengalaman dan pengetahuan sebanyak-banyaknya, mendeteksi kelemahan, menghimpun preferensiu dan mengembangkan kebebasan memilih ladang berkreasi.<br />
Jika pertanyaan apakah penulis bisa kaya muncul, saya yakin, dengan menerapkan kelima poin di atas, kekayaan (kalau memang ini tujuan kita) tidak akan sulit diraih. Selamat menemukan usp Anda dan saya tunggu buku Anda;-)<br />
Menulis atau habis/publish or perish…<br />
Sudarmaji<br />
Malang</p>
<p>B. Shofyankhasani  :<br />
Dunia penulisan mungkin juga sama dengan dunia yang lain, apabila ditekuni tentu akan memberikan hasil yang pasti akan memuaskan . sehebat apapun kita ,dengan bidang yang kita hadapi ,apabila tidak ditekuni tentu hanya akan menjadikan sebuah profesi yang menjemukan . jadi setuju sekali dengan mas jonru . Bukankah Allah akan mengabulkan do’a hanya bagi orang-orang yang tekun..??</p>
<p>c. Irenia Vitrya Alyssa  (http://ezha-echa.tk ) :<br />
Sebenarnya menulis itu adalah hobby dari seseorang.. menulis itu bisa menggambarkan suasana hati seseorang, menulis cerita juga bisa menghasilkan sesuatu. akan tetapi lebih baik jangan terlalu berharap dari hasi menulis. lebih baik dijadikan sekedar hobby saja.</p>
<p>D.Katrin suni  :<br />
Ide yang terus berputar di kepala,sayang sekali bila tidak dituangkan<br />
diatas kertas. Bentuk ekspresi diri yang jujur,idealisme,talenta,sekedar hobi atau apapun yang menghasilkan sebuah karya tulis berhak mendapatkan apresiasi. Seorang script writer ataupun penulis skenario drama akan merasa puas dan bangga bila karyanya dipentaskan. Seorang penulis artikel akan senang apabila tulisannya menjadi acuan bagi orang lain. Alhamdulillah, Sekarang ini ada bentuk lain apresiasi untuk para penulis,yaitu honorarium..<br />
Mungkin kita merasa untuk para pemula atau untuk penulis tertentu nilainya tidak sebesar negara lain,terlalu sedikit untuk mengapresiasi sebuah karya.Mengapa tidak kita ciptakan sendiri?  Lewat situs ini,atau melalui mas Jonru,kalau tidak kita awali,siapa lagi ?</p>
<p>E.Yulyanto ( http://www.yulyanto.multiply.com )  :<br />
Menulis adalah sebuah pekerjaan profesional, artinya jika ditekuni secara “total”, pasti bisa dijadikan sebagai sandaran hidup. Sudah banyak contoh Penulis yang berhasil, seperti Pramoedya Ananta Toer. Dia hidup dan bahkan bisa kaya hanya dari tulisannya saja dan tidak ada mata pencaharian lainnya.<br />
Nama Andrea Hirata dan Habiburahman dan juga Pak Saderi adalah motivasi bagi para penulis yang ingin menyandarkan pendapatannya dari buku, pendapatan penulis-penulis tersebut berkisar antara satu sampai tiga milyard rupiah. Luar biasa besarnya kan?<br />
Selain itu ada Fira Basuki (pengarang brownies yang sudah di angkat dalam layar lebar) yang setiap bukunya sangat laris karena selalu “best-seller” ataukah itu Jenar Mahesa Ayu ataukah Dee &#8211; Dee Lestari yang bukunya pernah sekali cetak sampai 50.000 &#8211; 90.000 eksemplar.<br />
Nama-nama besar para penulis tersebut bisa dijadikan patokan bagi para penulis pemula yang ingin terjun dalam dunia tulis-menulis. Pekerjaan apapun bentuknya, jika dilaksanakan secara sungguh-sungguh (jangan lupa ber-doa dan ber-ikhtiar), Insya Allah akan membawah berkah bagi pekerjanya……..<br />
F.Ketut  :<br />
Dulu saya juga sempat bertanya seperti itu, apakah bisa mengandalkan finasial dari menulis ? Ketika pertamakali saya menekuni dunia jurnalis, saya masih tetap mengajar di sebuah PT sasta di Denpasar. Tapi karena banyak kesempatan yang saya dapatkan dari dunia kewartawanan, saya tidak bisa membagi waktu lagi mengambil dua kerjaan. Hasilnya, saya memutuskan untuk mengundurkan diri di kampus. Saya sempat berpikir dan ragu, apakah dari penghasilan sebagai wartawan cukup untuk hidup. Tapi karena saya menyukai dunia tulis menulis, saya pastikan tidak menyesal. Memang honor yang saya terima tidak seberapa, tapi saya merasa menjadi lebih bergairah dan mendapat wawasan luas setelah menjadi wartawan. Jadi saya tidak menyesal menekuni dunai jurnalis.<br />
G.Angdaga :<br />
Saya sangat setuju dengan pendapat saudara Shofyankhasani yang mengatakan bahwasanya suatu bidang pekerjaan, apabila ditekuni akan menghasilkan suatu keuntungan berupa materi, walaupun awalnya kita melakukannya bukan untuk itu.  Sepanjang pengamatan dan pengalaman saya, orang yang mendedikasikan dirinya pada  suatu bidang tertentu, hidupnya berkecukupan. Selain contoh-contoh penulis sukses yang rekan-rekan sebutkan, ada banyak contoh lain dalam bidang yang berbeda, yang bisa kita jadikan sebagai panutan. Misalnya pengalaman teman saya yang berprofesi sebagai tukang jahit pakaian.<br />
Secara singkat saya akan menceritakan kesuksesan teman saya ini.Awalnya teman saya mendirikan usahanya dengan ala kadarnya, namun kini dirinya mampu mempekerjakan empat orang karyawan untuk membantunya. Selain itu dia sudah mampu membeli mobil dan menyewa tempat tinggal yang layak untuk dirinya sekaligus untuk menjalankan usahanya. Ketika saya menanyakan apa rahasia kesuksesannya, dia menjawab bahwa dirinya selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi pelanggannya.  Walupun memberikan yang terbaik itu harus mengorbankan keuntungannya. Contohnya pernah ia mendapati pelanggannya kecewa karena hasil jahitannya tidak sesuai dengan keinginan si pelanggan (teman saya pada saat itu tidak mengikuti trend atau mode pakaian pada saat itu), padahal si pelanggan telah membayar ongkos jahitannya.  Karena merasa bersalah, teman saya akhirnya bersedia mengganti hasil jahitannya tanpa si pelanggan harus membayar ongkos penggantinya termasuk kain yang dipesan pelanggannya. Pengalaman inilah yang mengajarkan teman saya ini bahwa dirinya harus selalu mengikuti trend pakaian saat ini, agar hasil jahitannya tidak monoton. Bahkan teman saya pernah membuat pakaian dengan mode hasil kreatifitasnya sendiri, dan ternyata disukai oleh pelanggannya. Ketekunannya untuk selalu kreatif dalam menjalankan usahanya inilah yang akhirnya membuat teman saya hidup berkecukupan. Begitu juga halnya dengan pekerjaan menulis, saya yakin apabila kita menekuninya dengan sungguh-sungguh dan disertai dengan kreatifitas, maka akan mendatangkan keuntungan berupa materi.<br />
Sebagai masukan, saya pernah membaca sebuah buku mengenai tips dan trik menjadi penulis yang sukses (maaf, saya lupa nama penulisnya, penulisnya berasal dari negara Amerika serikat), penulis menemukan fakta bahwasanya manusia sangat menyukai hal-hal yang praktis (instan atau cepat) dan tidak menyukai sesuatu yang bertele-tele. Oleh sebab itu diciptakanlah teknologi-teknologi untuk mempermudah pekerjaan manusia.<br />
Sama halnya dengan membaca buku. Hasil surveynya mengatakan bahwasanya pembaca cenderung lebih menyukai buku yang tipis walupun bersambung daripada membaca buku yang tebal tapi langsung tamat. Itu sebabnya kita sering menemukan buku berjudul sama tapi edisi-nya berbeda (ada edisi ke satu dan ada edisi ke dua, atau ada edisi pemula dan ada edisi lanjutan).<br />
Demikianlah pendapat saya ini, apabila ada kata-kata yang saya yang salah saya mohon maaf dan kepada Allh SWT saya mohon ampun.<br />
H. Qahar  ( http://qah4r.blogspot.com )    :<br />
Sebelum kaya, bisa menulis buku kemudian diterbitkan saja sudah senang rasanya. Mungkin, untuk seorang mahasiswa seperti saya, menulis menjadi suatu impian yang idealis. Membagi ide dan pengetahuan dengan pembaca. Membuka dan terbuka untuk menerima kritikan tentang ide-ide kita sendiri.<br />
Akan tetapi tidak dapat dipungkiri, bahwasanya reward berupa uang-pun sering diharapkan. Biasanya saya semakin rajin nulis, untuk di kirim ke koran meskipun jarang dimuat, kalo dah hampir akhir bulan. Saat-saat keuangan mulai menipis.<br />
Menjadi penulis memang suatu tantangan, terlebih memberikan tulisan yang dibutuhkan oleh kondisi saat ini. Tidak hanya tantangan dalam ide tapi juga dalam diri sendiri yang kadang2 ga bisa fokus. Sementara, cukup banyak penulis yang serius namun tidak cukup mendapatkan ruang hingga dapat dibaca oleh masyarakat. Akan tetapi menurut saya, penulis tetaplah penulis. Ia kaya karena tiap susunan kata yang dituliskannya, karena sejarah akan mengenang namanya. Karena dimasa depan, sadar ataupun tidak, zaman dibentuk diatas pilar-pilar ide-nya.<br />
I. Delzacca  (  http://delryo.blogspot.com ) :<br />
Sekarang dunia menulis bagi saya masih sebatas media menumpahkan ide-ide yang terus bermunculan manakala ada kejadian, berita atau apapun yang ‘mengganggu’ pikiran saya. Karena itu, ada orang yang sudi membaca dan mengomentarinya saja suatu kebahagiaan bagi saya. Yang berarti tulisan saya dihargai.<br />
Tapi jika tulisan saya suatu hari nanti ada yang ‘menghargai’ dalam arti materi, tentunya saya akan lebih serius menjalaninya tidak hanya sebatas menumpahkan ide. Karena saya yakin sesuatu yang dilakukan dengan serius pasti akan mendapatkan penghargaan yang lebih.<br />
J. bsetiawan55   (  http://360.yahoo.com/bsetiawan55 ):<br />
Menurut saya jalan keluar dari persoalan ini adalah meningkatkan jumlah copy yang terjual. Dalam perhitungan di atas, diasumsikan hanya 500 dan 1000 copy saja.<br />
Kalau sumber persoalannya di dalam diri kita, artinya kita harus meningkatkan kualitas tulisan kita. Atau, kita harus lebih mendekati apa yang diinginkan oleh pembaca. Dengan demikian bisa diharapkan lebih banyak lagi orang yang membeli buku tulisan kita. Bisa juga persoalannya ada di luar kendali kita. Misalnya, sudah cukup menyebarkah toko buku kita? Mal dan plaza memang dibangun di mana-mana. Tapi apakah selalu ada toko buku disana? Belum tentu. Jadi bagaimana masyarakat mau beli buku, kalau tidak ada toko buku dalam jangkauan mereka.<br />
Saya pernah berkunjung ke kota Pekalongan yang katanya banyak menghasilkan orang pinter. Tapi saya punya kesan disana tidak banyak tersedia toko buku yang serius. Seorang penjaga satu toko buku menjelaskan bahwa ada toko buku lain di jalan Anu. Lalu saya bilang bahwa saya perlu peta kota Pekalongan supaya saya bisa mencapai toko buku lain itu. Dan ternyata peta kota pun tidak ada. Itu mengenai pasar di dalam negeri. Sebenarnya kita juga bisa menggarap pasar luar negeri. Sebagaimana diketahui di negara Malaysia, Brunei dan Singapura terdapat populasi penduduk Melayu berpenghasilan besar, dalam jumlah yang cukup banyak. Tetapi tentu bahasa yang dipakai untuk menulis harus lebih cenderung ke bahasa daerah di Sumatera, bukan cenderung ke bahasa daerah di P. Jawa. Bahasa daerah di P. Sumatera lebih mirip dengan bahasa Melayu yang dipakai di ketiga negara tetangga itu.</p>
<p>TATA CARA DAN PROSEDUR MENDAFTARKAN HAK CIPTA &#8211; Untuk Karya Novel dan Karya Tulis Lainnya</p>
<p>Sebagai seorang penulis, Anda tentu ingin agar karya tulis Anda bisa diterbitkan oleh perusahaan penerbit dan buku karya tulis Anda beredar secara luas dan dibaca oleh banyak orang serta Anda bisa memperoleh perlindungan dalam hal hak cipta.  Untuk itulah Anda perlu tahu tentang bagaimana sih prosedur dan tata cara pengurusan hak cipta guna melindungi karya tulis Anda dari bahaya pembajakan.  Berikut ini tulisan dari salah seorang penulis anggota Forum Penulis Kota Malang yang ingin berbagi pengalamannya dengan Anda.</p>
<p>Tahapan pendaftaran hak cipta:<br />
1. Pembayaran permohonan hak cipta atas karya sebesar Rp.75.000,- melalui transfer ke no rekening BNI 19718067 a/n DITJEN HAKI. Bukti tranfernya difoto copy<br />
2. Legalisir foto copy ktp dua lembar<br />
3. Bila anda menggunakan nama samaran dalam karya anda sertakan surat pernyataan bahwa anda menggunakan nama samaran dan cantumkan juga nama asli anda sesuai ktp<br />
4. Bila anda mencantumkan foto dalam karya anda sertakan surat pernyataan bahwa anda<br />
5. Kunjungi situs www.DGIP.GO.ID  klik hak cipta dan print out formulir pendaftaran lalu isi lengkap formulir (diketik)<br />
6. Print out karya anda sebanyak dua kali ( jilid buku) dan simpan karya juga data diri anda dalam bentuk cd sebanyak dua buah cd<br />
7. Kirimkan persyaratan dibawah ini kepada :</p>
<p>DITJEN HAKI (Untuk Direktur Hak Cipta)<br />
Jl. Daan Mogot KM 24 Tanggerang 15119 Banten<br />
Catatan : Hak cipta secara resmi baru bisa dikeluarkan setelah 9 bulan semenjak pendaftaran.</p>
<p>Persyaratan yang dikirimkan:<br />
1. Foto copy transfer bukti pembayaran satu lembar<br />
2. Legalisir foto copy ktp dua lembar<br />
3. Surat pernyataan penggunaan nama samaran<br />
4. Surat izin penggunaan foto (jika mencantumkan foto dalam karya anda)<br />
5. Formulir pendaftaran rangkap dua<br />
6. Dua lembar print out karya<br />
7. Dua buah cd berisi file karya dan data diri anda</p>
<p>Tata cara penerbitan :<br />
· Daftar karya anda ke hak cipta<br />
· Kirimkan karya ke penerbit yang berisi:<br />
· Print out satu lembar dan satu buah CD berisi :<br />
1. Naskah<br />
2. Biodata<br />
3. Kata pengantar/special to (jika ada)</p>
<p>Tanya Jawab mengenai Hak Cipta*<br />
*) Tulisan ini disadur dari situs www.dgip.go.id</p>
<p>Kekayaan Intelektual = Hak Cipta</p>
<p>Apakah Hak Cipta itu ?<br />
Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta maupun penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya maupun memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan pengumuman?<br />
Pengumuman adalah pembacaan, penyiaran, pameran, penjualan, pengedaran, atau penyebaran suatu ciptaan dengan menggunakan alat apapun, termasuk media internet, atau melakukan dengan cara apapun sehingga suatu ciptaan dapat di baca, didengar atau dilihat orang lain.</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan perbanyakan?<br />
Perbanyakan adalah penambahan jumlah suatu ciptaan baik secara keseluruhan maupun bagian yang sangat substansial dengan menggunakan bahan-bahan yang sama ataupun tidak sama, termasuk pengalihwujudan secara permanen atau temporer.</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan pencipta?<br />
Yang dimaksud dengan pencipta adalah :<br />
Seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.</p>
<p>Siapakah yang dianggap sebagai pencipta atau pemegang hak cipta terhadap suatu ciptaan?<br />
1. Jika suatu ciptaan terdiri dari beberapa bagian tersendiri yang diciptakan dua orang atau lebih maka yang dianggap sebagai pencipta ialah orang yang memimpin serta mengawasi penyelesaian seluruh ciptaan itu, atau jika tidak ada orang itu, yang dianggap sebagai pencipta ialah orang yang menghimpunnya, dengan tidak mengurangi hak cipta masing-masing atas bagian ciptaannya.<br />
2. Jika suatu ciptaan yang dirancang seseorang, diwujudkan dan dikerjakan oleh orang lain di bawah pimpinan dan pengawasan orang yang merancang, maka penciptanya adalah orang yang merancang ciptaan itu.<br />
3. Jika suatu ciptaan dibuat dalam hubungan dinas dengan pihak lain dalam lingkungan pekerjaannya, pemegang hak cipta adalah pihak yang untuk dan dalam dinasnya ciptaan itu dikerjakan, kecuali ada perjanjian lain antara kedua pihak dengan tidak mengurangi hak pembuat sebagai penciptanya apabila penggunaan ciptaan itu diperluas keluar hubungan dinas.<br />
Ketentuan tersebut berlaku pula bagi ciptaan yang dibuat pihak lain berdasarkan pesanan yang dilakukan dalam hubungan dinas.<br />
4. Jika suatu ciptaan dibuat dalam hubungan kerja atau berdasarkan pesanan, maka pihak yang membuat karya cipta itu dianggap sebagai pencipta dan pemegang hak cipta, kecuali apabila diperjanjikan lain antara kedua pihak.<br />
5. Jika suatu badan hukum mengumumkan bahwa ciptaan berasal daripadanya dengan tidak menyebut seseorang sebagai penciptanya, maka badan hukum tersebut dianggap sebagai penciptanya, kecuali jika dibuktikan sebaliknya.</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan pemegang hak cipta?<br />
Pemegang hak cipta adalah pencipta sebagai pemilik hak cipta atau pihak yang menerima hak tersebut dari pencipta atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak tersebut di atas.</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan ciptaan?<br />
Ciptaan adalah hasil setiap karya pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni atau sastra.<br />
Apakah suatu ciptaan perlu didaftarkan untuk memperoleh perlindungan hak cipta?<br />
Perlindungan suatu ciptaan timbul secara otomatis sejak ciptaan itu diwujudkan dalam bentuk yang nyata.Pendaftaran ciptaan tidak merupakan suatu kewajiban untuk mendapatkan hak cipta. Namun demikian, pencipta maupun pemegang hak cipta yang mendaftarkan ciptaannya akan mendapatkan surat pendaftaran ciptaan yang dapat dijadikan sebagai alat bukti awal di pengadilan apabila timbul sengketa di kemudian hari terhadap ciptaan tersebut.</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan pelaku?<br />
Pelaku adalah aktor, penyanyi, pemusik, penari atau mereka yang menampilkan, memperagakan, mempertunjukkan, menyanyikan, menyampaikan, mendeklamasikan atau memainkan suatu karya musik, drama, tari, sastra, foklor atau karya seni lainnya.</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan produser rekaman suara?<br />
Produser rekaman suara adalah orang atau badan hukum yang pertama kali merekam dan memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan perekaman suara atau perekaman bunyi, baik perekaman dari suatu pertunjukan maupun perekaman suara atau perekaman bunyi lainnya.</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan lembaga penyiaran?<br />
Lembaga penyiaran adalah organisasi penyelenggara siaran yang berbentuk badan hukum, yang melakukan penyiaran atas suatu karya siaran dengan menggunakan transmisi dengan atau tanpa kabel atau melalui sistem elektromagnetik.</p>
<p>Apakah lisensi itu?<br />
Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemegang hak cipta atau pemegang hak terkait, kepada pihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnya dengan persyaratan tertentu.</p>
<p>Apakah dewan hak cipta itu dan apa tugasnya?<br />
Dewan hak cipta adalah dewan yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden berdasarkan usulan Menteri Kehakiman yang memberikan penyuluhan, bimbingan dan pembinaan tentang hak cipta. Dewan ini anggotanya terdiri atas wakil pemerintah, wakil organisasi profesi, dan anggota masyarakat yang memiliki kompetensi di bidang hak cipta.</p>
<p>Sebutkan dasar perlindungan hak cipta!<br />
Undang-undang Hak Cipta (UUHC) pertama kali diatur dalam Undang-undang No.6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta. Kemudian diubah dengan Undang-undang No.7 Tahun 1987. Pada tahun 1997 diubah lagi dengan Undang-undang No.12 Tahun 1997. Di tahun 2002, UUHC kembali mengalami perubahan dan diatur dalam Undang-undang No. 19 Tahun 2002.Beberapa peraturan pelaksana yang masih berlaku yaitu :<br />
· Peraturan Pemerintah RI No.14 Tahun 1986 Jo Peraturan Pemerintah RI No.7 Tahun 1989 tentang Dewan Hak Cipta;<br />
· Peraturan Pemerintah RI No.1 Tahun 1989 tentang Penerjemahan dan/atau Perbanyak Ciptaan untuk Kepentingan Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, Penelitian dan Pengembangan;<br />
· Keputusan Presiden RI No.18 Tahun 1997 tentang Pengesahan Berne Convention For The Protection of Literary and Artistic Works;<br />
· Keputusan Presiden RI No.19 Tahun 1997 tentang Pengesahan WIPO Copyrights Treaty;<br />
· Keputusan Presiden RI No.17 Tahun 1988 tentang Pengesahan Persetujuan Mengenai Perlindungan Hukum Secara Timbal Balik Terhadap Hak Cipta atas Karya Rekaman Suara antara Negara Republik Indonesia dengan Masyarakat Eropa;<br />
· Keputusan Presiden RI No.25 Tahun 1989 tentang Pengesahan Persetujuan Mengenai Perlindungan Hukum Secara Timbal Balik Terhadap Hak Cipta antara Republik Indonesia dengan Amerika Serikat;<br />
· Keputusan Prcsiden RI No.38 Tahun 1993 tentang Pengesahan Persetujuan Mengenai Perlindungan Hukum Secara Timbal Balik Terhadap Hak Cipta antara Republik Indonesia dengan Australia;<br />
· Keputusan Presiden RI No.56 Tahun 1994 Mengenai Perlindungan Hukum Secara Timbal Balik Terhadap Hak Cipta antara Republik Indonesia dengan Inggris;<br />
· Peraturan Menteri Kehakiman RI No. M.01-HC.O3.01 Tahun 1987 tentang Pendaftaran Ciptaan;<br />
· Keputusan Menteri Kehakiman RI No. M.04.PW.07.03 Tahun 1988 tentang Penyidikan Hak Cipta;<br />
· Surat Edaran Menteri Kehakiman RI No. M.01.PW.07.03 Tahun 1990 tentang Kewenangan Menyidik Tindak Pidana Hak Cipta;<br />
· Surat Edaran Menteri Kehakiman RI No. M.02.HC.03.01 Tahun 1991 tentang Kewajiban Melampirkan NPWP dalam Permohonan Pendaftaran Ciptaan dan Pencatatan Pemindahan Hak Cipta Terdaftar.</p>
<p>Apakah hak cipta itu dapat dialihkan?<br />
Hak cipta dapat dialihkan baik seluruhnya maupun sebagian karena :<br />
· pewarisan;<br />
· hibah;<br />
· wasiat;<br />
· perjanjian tertulis; atau<br />
· sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Ciptaan apa saja yang dilindungi oleh UUHC?<br />
Ciptaan yang dilindungi ialah ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra yang meliputi karya :<br />
· buku, program komputer, pamflet, susunan perwajahan(lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;<br />
· ceramah, kuliah, pidato dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;<br />
· alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;<br />
· ciptaan lagu atau musik dengan atau tanpa teks;<br />
· drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan dan pantomim;<br />
· seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase dan seni terapan;<br />
1. arsitektur;<br />
2. peta;<br />
3. seni batik;<br />
4. fotografi;<br />
5. sinematografi;<br />
6. terjemahan, tafsiran, saduran, bunga rampai dan karya lainnya dari hasil pengalihwujudan.</p>
<p>Bagaimanakah hak cipta atas hasil kebudayaan rakyat atau atas ciptaan yang tidak diketahui penciptanya?<br />
· Negara memegang hak cipta atas karya peninggalan prasejarah, sejarah dan benda budaya nasional lainnya;<br />
· Negara memegang hak cipta atas folklor dan hasil kebudayaan rakyat yang menjadi milik bersama seperti cerita, hikayat, dongeng, legenda, babad, lagu, kerajinan tangan, koreografi, tarian, kaligrafi dan karya seni lainnya.</p>
<p>Bagaimana posisi Indonesia di bidang hak cipta di dunia internasional?<br />
Indonesia saat ini telah meratifikasi konvensi international di bidang hak cipta, yaitu :<br />
· Berne Convention tanggal 7 Mei 1997 dengan Keppres No.18 Tahun 1997 dan dinotifikasikan ke WIPO pada tanggal 5 Juni 1997, Berne Convention tersebut mulai berlaku efektif di Indonesia pada tanggal 5 September 1997;<br />
· WIPO Copyrights Treaty (WCT) dengan Kepres No. 19 Tahun 1997.<br />
Kini, pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan peratifikasian WIPO Performances and Phonogram Treaty (WPPT) 1996.</p>
<p>Hak Moral dan Hak Ekonomi<br />
Apakah yang dimaksud dengan hak moral dan hak ekonomi atas suatu ciptaan?<br />
Hak moral adalah hak yang melekat pada diri pencipta atau pelaku yang tidak dapat dihilangkan atau dihapus dengan alasan apapun, walaupun hak cipta atau hak terkait telah dialihkan.<br />
Hak ekonomi adalah hak hak untuk mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan serta produk hak terkait.<br />
Apakah yang dimaksud dengan hak terkait?<br />
Hak terkait adalah hak eksklusif yang berkaitan dengan hak cipta yaitu hak eksklusif bagi pelaku untuk memperbanyak atau menyiarkan pertunjukkannya; bagi produser rekaman suara untuk memperbanyak atau menyewakan karya rekaman suara atau rekaman bunyinya; dan bagi lembaga penyiaran untuk membuat, memperbanyak atau menyiarkan karya siarannya.</p>
<p>Jangka Waktu Perlindungan<br />
Berapa lama perlindungan atas suatu ciptaan?<br />
Hak cipta atas ciptaan:<br />
· buku, pamflet, dan semua hasil karya tulis lain;<br />
· drama atau drama musikal, tari, koreografi;<br />
· segala bentuk seni rupa, seperti seni lukis, seni patung dan seni pahat;<br />
· seni batik;<br />
· lagu atau musik dengan atau tanpa teks;<br />
· arsitektur;<br />
· ceramah, kuliah pidato dan ciptaan sejenis lain;<br />
· alat peraga;<br />
· peta;<br />
· terjemahan, tafsir, saduran dan bunga rampai;<br />
berlaku selama hidup pencipta dan terus berlangsung hingga 50 (lima puluh) tahun setelah pencipta meninggal dunia. Jika dimiliki 2 (dua) orang atau lebih, hak cipta berlaku selama hidup pencipta yang meninggal dunia paling akhir dan berlangsung hingga 50 (lima puluh) tahun sesudahnya.</p>
<p>Hak cipta atas ciptaan:<br />
· program komputer, sinematografi, fotografi, database, karya hasil pengalihwujudan berlaku selama 50(lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan;<br />
· Perwajahan karya tulis yang diterbitkan berlaku selama 50(lima puluh) tahun sejak pertama kali diterbitkan;<br />
Jika hak cipta atas ciptaan tersebut di atas dimiliki atau dipegang oleh suatu badan hukum, hak cipta berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan.</p>
<p>Hak cipta yang dimiliki/dipegang oleh Negara berdasarkan:<br />
· Pasal 10 ayat (2) UUHC berlaku tanpa batas waktu;<br />
· Pasal 11 ayat (1) dan ayat (3) UUHC berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diterbitkan.</p>
<p>Pendaftaran Ciptaan<br />
Ciptaan apakah yang tidak dapat didaftarkan?<br />
· ciptaan di luar bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra;<br />
· ciptaan yang tidak orsinil;<br />
· ciptaan yang tidak diwujudkan dalam suatu bentuk yang nyata;<br />
· ciptaan yang sudah merupakan milik umum;</p>
<p>Bagaimana syarat-syarat permohonan pendaftaran ciptaan?<br />
(Bagan Prosedur Permohonan Pendaftaran Hak Cipta maupun Format isian Formulir Pendaftaran , bisa dilihat di halaman lampiran majalah digital Forum Penulis Kota Malang / FPKM E-zine Edisi Januari 2007 yang bisa didownload di halaman download majalah digital FPKM).<br />
· Mengisi formulir pendaftaran ciptaan rangkap dua (formulir dapat diminta secara cuma-cuma pada kantor Ditjen HKI), lembar pertama dari formulir tersebut ditandatangani di atas meterai Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah);<br />
· Surat permohonan pendaftaran ciptaan mencantumkan:<br />
1. nama, kewarganegaraan dan alamat pencipta;<br />
2. nama, kewarganegaraan dan alamat pemegang hak cipta; nama, kewarganegaraan dan alamat kuasa; jenis dan judul ciptaan;<br />
3. tanggal dan tempat ciptaan diumumkan untuk pertama kali;<br />
4. Uraian ciptaan rangkap 3;<br />
· Surat permohonan pendaftaran ciptaan hanya dapat diajukan untuk satu ciptaan;<br />
· Melampirkan bukti kewarganegaraan pencipta dan pemegang hak cipta berupa fotocopy KTP atau paspor;<br />
· Apabila pemohon badan hukum, maka pada surat permohonannya harus dilampirkan turunan resmi akta pendirian badan hukum tersebut;<br />
· Melampirkan surat kuasa, bilamana permohonan tersebut diajukan oleh seorang kuasa, beserta bukti kewarganegaraan kuasa tersebut;<br />
· Apabila permohonan tidak bertempat tinggal di dalam wilayah RI, maka untuk keperluan permohonan pendaftaran ciptaan ia harus memiliki tempat tinggal dan menunjuk seorang kuasa di dalam wilayah RI;<br />
· Apabila permohonan pendaftaran ciptaan diajukan atas nama lebih dari seorang dan atau suatu badan hukum, maka nama-nama pemohon harus ditulis semuanya, dengan menetapkan satu alamat pemohon;<br />
1. Apabila ciptaan tersebut telah dipindahkan, agar melampirkan bukti pemindahan hak;<br />
2. Melampirkan contoh ciptaan yang dimohonkan pendaftarannya atau penggantinya;<br />
3. Membayar biaya permohonan pendaftaran ciptaan sebesar Rp. 75.000, khusus untuk permohonan pendaftaran ciptaan program komputer sebesar Rp. 150.000;<br />
Dalam hal apa suatu pendaftaran ciptaan dinyatakan hapus?<br />
Dalam Pasa1 44 UUHC disebutkan bahwa kekuatan hukum dari suatu pendaftaran ciptaan hapus karena:<br />
· penghapusan atas permohonan orang, suatu badan hukum yang namanya tercatat sebagai pencipta atau pemegang hak cipta;<br />
· lampau waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29, 30, dan 31 dengan mengingat Pasal 32;<br />
· dinyatakan batal oleh putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.</p>
<p>Pelanggaran Hak Cipta<br />
Perbuatan apa yang dimaksud dengan pelanggaran hak cipta?<br />
Suatu perbuatan dapat dikatakan sebagai suatu pelanggaran hak cipta apabila perbuatan tersebut melanggar hak eksklusif dari pencipta atau pemegang hak cipta.<br />
Perbuatan apa yang tidak dianggap sebagai pelanggaran hak cipta?<br />
Tidak dianggap sebagai pelanggaran hak cipta, hal-hal sebagai berikut:<br />
· Pengumuman dan/atau perbanyakan Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan menurut sifatnya yang asli;<br />
· Pengumuman dan/atau perbanyakan segala sesuatu yang diumumkan dan/atau diperbanyak oleh atau atas nama pemerintah, kecuali jika hak cipta itu dinyatakan dilindungi, baik dengan peraturan perundang-undangan maupun dengan pernyataan pada ciptaan itu sendiri atau ketika ciptaan itu diumumkan dan/atau diperbanyak; atau<br />
· Pengambilan berita aktual baik seluruhnya maupun sebagian dari kantor berita, lembaga penyiaran dan surat kabar atau sumber sejenis lain, dengan ketentuan sumbernya harus disebutkan secara lengkap.<br />
· Dengan syarat bahwa sumbernya harus disebutkan atau dicantumkan :<br />
1. Penggunaan ciptaan pihak lain untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik, atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari pencipta;<br />
2. Pengambilan ciptaan pihak lain, baik seluruhnya maupun sebagian, guna keperluan:<br />
· pembelaan di dalam atau di luar pengadilan;<br />
· ceramah yang semata2 untuk tujuan pendidikan dan ilmu pengetahuan;<br />
· pertunjukan atau pementasan yang tidak dipungut bayaran dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari pencipta.<br />
3. Perbanyakan suatu ciptaan bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra dalam huruf braille guna keperluan para tunanetra, kecuali jika perbanyakan tersebut bersifat komersial;<br />
4. Perbanyakan suatu ciptaan selain program komputer, secara terbatas dengan cara atau alat apapun atau proses yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan dan pusat dokumentasi yang bersifat non komersial semata-mata untuk keperluan aktifitasnya;<br />
5. Perubahan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan pelaksanaan teknis atas karya arsitektur, seperti ciptaan bangunan;<br />
6. Pembuatan salinan cadangan suatu program komputer oleh pemilik program komputer yang dilakukan semata-mata untuk digunakan sendiri.<br />
Apakah yang dapat pencipta atau pemegang hak cipta lakukan jika ada pihak yang melakukan pelanggaran ?<br />
· Mengajukan permohonan Penetapan Sementara ke Pengadilan Niaga dengan menunjukkan bukti-bukti kuat sebagai pemegang hak dan bukti adanya pelanggaran Penetapan Sementara ditujukan untuk :<br />
1. mencegah berlanjutnya pelanggaran hak cipta, khususnya mencegah masuknya barang yang diduga melanggar hak cipta atau hak terkait ke dalam jalur perdagangan, termasuk tindakan importasi;<br />
2. menyimpan bukti yang berkaitan dengan pelanggaran hak cipta atau hak terkait tersebut guna menghindari terjadinya penghilangan barang bukti.<br />
· Mengajukan gugatan ganti rugi ke pengadilan niaga atas pelanggaran hak ciptanya dan meminta penyitaan terhadap benda yang diumumkan atau hasil perbanyakannya.<br />
Untuk mencegah kerugian yang lebih besar, hakim dapat memerintahkan pelanggar untuk menghentikan kegiatan pengumuman dan/atau perbanyakan ciptaan atau barang yang merupakan hasil pelanggaran hak cipta (putusan sela).<br />
· Melaporkan pelanggaran tersebut kepada pihak penyidik POLRI dan/atau PPNS DJHKI.<br />
Bagaimana pengaturan tentang ketentuan pidana dalam undang-undang hak cipta ?<br />
Tindak pidana bidang hak cipta dikategorikan sebagai tindak kejahatan dan ancaman pidananya diatur dalam Pasal 72 yang bunyinya :<br />
· Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp.1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah);<br />
· Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak cipta atau hak terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidanan penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah);<br />
· Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu program komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah);<br />
· Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 17 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah);<br />
· Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 19 atau Pasal 49 ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah);<br />
· Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 24 atau Pasal 55 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah);<br />
· Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 25 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah);<br />
· Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 27 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah)<br />
· Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 28 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,00 (satu milyar lima ratus juta rupiah);<br />
Siapa yang berwenang melakukan penyidikan tindak pidana di bidang hak cipta?<br />
Selain penyidik pejabat Polisi Negara RI juga pejabat pegawai negeri tertentu di lingkungan departemen yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya meliputi pembinaan hak cipta (Departemen Kehakiman) diberi wewenang khusus sebagai penyidik, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang hak cipta.</p>
<p>UU dan PP &#8211; Undang undang dan Peraturan yg berhubungan dengan Hak Kekayaan Intelektual</p>
<p>Undang Undang<br />
· Paten<br />
· Merek<br />
· Hak Cipta<br />
· Desain Industri<br />
· Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu<br />
· Rahasia Dagang</p>
<p>Peraturan Pemerintah<br />
· Bidang Paten<br />
· Bidang Merek<br />
· Bidang Hak Cipta<br />
· Bidang Desain Industri<br />
· Bidang Konsultan HKI</p>
<p>Keputusan Presiden<br />
HKI / Umum<br />
· Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 189 Tahun 1998 tentang Pencabutan Keputusan Presiden Nomor 34 Tahun 1986 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden no. 26 Tahun 1995 (29 Oktober 1998).</p>
<p>Peraturan Menteri<br />
Bidang Hak Cipta<br />
· Peraturan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor M.01-HC.03.01 Tahun 1987 tanggal 26 Oktober 1987 tentang Pendaftaran Ciptaan.</p>
<p>Keputusan Menteri<br />
HKI / Umum<br />
· Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia RI Nomor M.11.PR.07.06 Tahun 2003 tentang Penunjukan Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan HAM RI untuk Menerima Permohonan Hak Kekayaan Intelektual (04 November 2003).</p>
<p>Keputusan Direktur Jenderal HKI<br />
· Keputusan Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Nomor H-17-PR.09.10 Tahun 2005 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pendaftaran Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (1 Maret 2005).<br />
· Keputusan Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Nomor H-01.PR.07.06 Tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penerimaan Permohonan Hak Kekayaan Intelektual melalui Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (23 April 2004).</p>
<p>TIPS DAN CARA MENERBITKAN KUMPULAN MAKALAH, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI Menjadi BUKU POPULER</p>
<p>“Apa yang kita tulis akan terukir abadi sepanjang masa.<br />
Apa yang kita ucap akan sirna bersama pusaran waktu.”</p>
<p>Kenapa Karya Perlu Dibukukan?<br />
· Memperkaya khasanah keilmuan<br />
· Membagi ilmu pengetahuan kepada publik pembaca<br />
· Membangun tradisi menulis dalam mengantisipasi bahaya ‘anomali’ sebagai efek tradisi lisan<br />
atau perjuangan melawan Lupa<br />
· Mudah mendapatkan pengakuan intelektual dalam segala konteks.<br />
· Kepuasan Intelektual &amp; motivasi edukasi.<br />
· Mendapatkan keuntungan finansial dengan cara yang halal, wajar dan mendidik. (dst).</p>
<p>Karya Apa Saja Yang Bisa DiBukukan?<br />
Banyak buku (Sastra maupun ilmiah) di toko2 yang awalnya adalah naskah yang diramu dari:<br />
· Kumpulan Makalah atau Artikel.<br />
· Skripsi/ Tesis/ Disertasi.<br />
· Catatan Harian di buku Diary<br />
· Hasil Penelitian Ilmiah.<br />
· Dst.</p>
<p>Bagaimana Proses Dari Naskah Menjadi Kemasan Buku?<br />
· Bermitra dengan Penerbit yang berpengalaman dan transparan.<br />
· Naskah diedit mulai dari pilihan judul hingga penyajian isi.<br />
· Desain Cover, LayOut naskah dan Pemeriksaan Aksara oleh editor.<br />
· Permohonan kode ISBN dari Perpustakaan Nasional.<br />
· Proses Produksi, dan siap beredar sesuai kehendak anda.</p>
<p>Umumnya ada tiga jenis kerjasama dengan Penerbit: 1) Produksi buku dibiayai total oleh Penerbit dengan kompensasi royalty bagi Penulisnya, 2) Biaya Produksi ditangani secara bersama-sama. Dan 3) semua anggaran Produksi ditanggung penulisnya dan penulis bebas menentukan segala distribusi buku. Penerbit sebatas pada ‘menyulap’ naskah anda hingga menjadi buku yang siap ‘saji’ dan memiliki ISBN.</p>
<p>Menerbitkan Karya Sendiri, Kenapa Tidak?<br />
Menerbitkan sendiri karya tulis sudah menjadi trend para penulis akhir-akhir ini. Selain karena kita bisa melepaskan diri dari ikatan kontrak dengan penerbit yang sering tidak adil, juga kita bisa mendapatkan kewenangan penuh atas naskah kita dan memungkinkan bagi kita untuk mendapatkan keuntungan finansial yang lebih besar dari sekedar royalti.</p>
<p>Ketika DOSEN &amp; GURU Berkarya;</p>
<p>Trend Pendidik Masa Depan.<br />
Para Dosen atau Guru pasti memiliki banyak naskah tulisan yang menjadi materi pengajarannya. Alangkah lebih baiknya kalau materi pengajaran tersebut dibukukan dan menjadi reverensi pendidikan untuk bidang studi yang diajarkan. Baik berupa kumpulan makalah maupun sebuah materi khusus yang terkait bidang studi tertentu. Contoh sederhana Menciptakan Buku bagi seorang pendidik:<br />
Seorang Dosen memiliki sebuah naskah tesis seputar Sejarah Akuntansi Modern dan sering dia jadikan sebagai draft reverensi perkuliahan. Lalu naskah itu diterbitkan dalam kemasan buku dan memiliki ISBN. Katakanlah Dosen tersebut mengeluarkan anggaran produksi Rp 8. 000,- per buku untuk 500 eksamplar buku yang diproduksi.<br />
Karena buku tersebut sesuai dengan materi kurikulum, maka karya tulis itu bisa didistribusikan di berbagai toko buku lewat agent resmi atau ditawarkan kepada para mahasiswa dengan harga yang di bawah standar harga toko buku. Antara rasio ongkos produksi, harga standar toko yang mahal dan jumlah aset (buku) memungkinkan bagi penulis untuk mendapatkan dua keuntungan: meringankan beban pembaca melalui pemberian harga di bawah standar dan mendapatkan keuntungan langsung yang bisa digunakan untuk mencetak lagi naskah anda yang lain…<br />
Cara di atas berlaku bagi akademisi/ pendidik dan siapapun, dan temanya bebas: Sejarah, Politik, Medis,Hukum, Ekonomi, Pariwisata, Seksologi, Lingkungan, Budaya, Sastra dst…</p>
<p>“Menerbitkan langsung karya sendiri adalah langkah yang paling strategis dan menguntungkan yang jarang diungkap dalam industri penerbitan buku di Indonesia.”</p>
<p>TULIS DAN TERBITKANLAH KARYA ANDA</p>
<p>a. Semua Orang Adalah Penulis.</p>
<p>Banyak sekali orang yang mengeluh tentang susahnya menuangkan isi pikiran ke dalam bentuk tulisan. Sementara, pada saat yang sama ia biasa menulis surat, mengisi buku diary, menyusun laporan, skripsi, tesis, disertasi dst. Menulis merupakan sesuatu yang mudah dilakukan apalagi diirngi dengan banyak membaca buku dan rutin mencatat apa saja yang ingin kita tulis. Berarti, menulis (mengarang) itu bukanlah monopoli mereka yang berbakat.<br />
Semua orang yang pernah mengenyam dunia pendidikan pasti pernah menulis yang berarti kalau ia rajin mendokumentasikannya, ia memiliki naskah yang pada satu waktu bisa diterbitkan. Bisa berupa naskah sastra (puisi, cerpen, novel), artikel, diktat kuliah ataupun skripsi dan tesis hingga disertasi. Kalau begitu, kenapa kita tidak berupaya menerbitkan gagasan kita untuk dibaca orang lain? Atau bila perlu masuk dalam bursa toko buku nasional?</p>
<p>b. Mudah Menerbitkan Karya Kita.<br />
Katakanlah kita punya satu naskah (entah skripsi atau novel). Kita ingin menerbitkannya dan bila perlu harus masuk dalam bursa buku nasional. Bagaimana langkah-langkahnya?<br />
Pertama, meng-edit naskah tersebut agar lebih populer dan ‘menjual’. Misalnya meringkas judulnya dengan lebih menarik dan mengolah isinya agar lebih menarik untuk dibaca umum. Kedua, bekerjasama dengan sebuah Penerbit yang pengalaman dalam dunia buku. Semisal sudah ada komitment dengan penerbit yang dimaksud, maka si penerbit akan me-LayOut naskah anda dalam bentuk isi buku, membuatkan desain cover dan menerbitkan nomor ISBN yang diajukan dari Perpustakaan Nasional di Jakarta.<br />
Satu contoh print-out buku akan ditunjukkan pada anda dan jika anda puas pada hasilnya silahkan anda buat perjanjian dengan penerbit: apakah buku anda perlu dimasukkan dalam bursa buku? Jika ‘iya’, maka si penerbit akan menggandeng distributor dan dalam waktu dekat karya anda akan masuk di berbagai toko buku, serta bersiaplah buku tersebut dibedah di forum2 yang anda kehendaki.</p>
<p>c. Bagaimana Bentuk Kerjasama dengan Penerbit?<br />
Umumnya ada tiga jenis kerjasama:<br />
Pertama, karya anda akan diterbitkan atas biaya Penerbit dan anda hanya akan mendapatkan beberapa eksamplar buku dan beberapa % royalty dari hasil penjualan. Keuntungan dari kerjasama jenis ini anda tidak perlu keluar biaya tetapi anda mudah dicurangi terutama pada royalty. Kedua, naskah anda akan diterbitkan dengan biaya ‘patungan’ antara anda dengan penerbit. Keuntungannya anda berhak mendapatkan jatah buku lebih banyak (sesuai perjanjian) tetapi tetap terikat pada orientasi komersial penerbit.<br />
Ketiga, naskah diterbitkan dengan biaya anda sendiri, penerbit hanya menjadi mitra yang mewujutkan agar naskah tersebut menjadi buku yang siap dibaca. Kelemahannya, anda akan mengeluarkan biaya, tetapi anda berhak total atas semua buku yang tercetak. Anda bebas menentukan berapa jumlah yang masuk toko buku dan penerbit fleksibel dalam mendapatkan konpensasi dari anda. Berdasarkan rasio anggaran produksi buku yang tergolong murah, kami sering mendapatkan mitra yang memilih model kerjasama yang terakhir itu. Dan dalam waktu yang singkat, si penulis biasanya mendapatkan modalnya kembali oleh saldo penjualan buku. “Apa yang kita tulis hari ini akan menjadi ukiran sejarah sepanjang masa. Siapa yang tidak menulis, akan sirna dalam perputaran sejarah manusia”<br />
Aksara Tumapel (RATU) adalah sebuah Lembaga Penerbitan yang berbadan hukum Yayasan (Akte Nmr: 144/27-12-05) dan telah memiliki keanggotaan ISBN dari Perpustakaan Nasional RI dengan nmr: 979-25-2200-X. lembaga ini telah banyak menerbitkan buku Sastra dan Ilmiah yang telah beredar dalam pasar buku.</p>
<p>Bebas konsultasi seputar penerbitan buku dan dunia per-bukuan:<br />
email:  ratuaksara@plasa.com<br />
Hp: 081.5555.6177 / 081.392.158.867.</p>
<p>AKSARATUMAPEL<br />
Profesional &amp; Transparant<br />
Aksara Tumapel telah menerbitkan beberapa buku antara lain:<br />
Wasiat Mpu Tantular; Kumpulan Artikel Budaya, karya: Drs. Peni Suparto, MAP, Walikota Malang (Sept’05). DiLauncing di Studio Mahameru TV lantai III Kantor Perpustakaan Umum kota Malang bulan Sept 2005.<br />
Menyambut Tantangan Globalisasi; Sebuah Biografi &amp; Gagasan Walikota Malang, karya: Liga Alam M (Ratu/ Jan’06). Dilauncing di STIE Malangkucecwara tanggal 10 Feb 2006.<br />
Di Balik Ramalan Joyoboyo; Kumpulan Artikel Budaya, karya: Drs. Peni Suparto, MAP, Walikota Malang (Ratu, Juni ’06).<br />
Tumbal Perawan Jenggala; Novel Sejarah karya: Liga Alam M (Ratu, Ags’06). Masuk di berbagai toko buku.<br />
Buih-Buih Ombak; Novel Karya: Liga Alam M (Ratu Nop’05)<br />
Segenggam Pasir; Sahabatku Di Meulaboh (kumpulan Cerpen pelajar kota Malang hasil lomba). Ratu, Juni 06.<br />
Pelangi Di Taman Oval; Novel Remaja Karya: Liga Alam M (dalam proses percetakan)<br />
Garuda Sang Bima. Novel Sejarah edisi revisi. Karya: Liga Alam M (dalam proses percetakan).</p>
<p>Aksara Tumapel juga sedang menerbitkan sebuah Majalah etnik RATU yang beredar setiap bulan di Malang Raya. Selain menerbitkan buku, RATU juga pernah mengadakan lomba cipta karya sastra (kategori Cerpen) tingkat pelajar se-kota Malang bekerja sama dengan Perpustakaan Umum kota Malang pada bulan Agustus 2005.  Juga sebagai konseptor dan narasumber dalam Pelatihan Menulis Gratis tingkat Pelajar di Aula SMAN 1 Kota Tarakan Kaltim pada tanggal 15 April 2006.  Untuk mensukseskan programnya, RATU bermitra dengan berbagai lembaga penerbitan Profesional yaitu: Grha Guru Jogjakarta.</p>
<p>TIPS &#8211; TIPS MENERBITKAN BUKU DARI PENERBIT ANDI</p>
<p>Persyaratan Penerbitan Naskah<br />
Hubungan Antara Penulis dan Penerbit<br />
Penulis dengan Penerbit memiliki kedudukan setara; secara umum Penulis memandang Penerbit bertindak sebagai intermediary karya-karya yang akan disampaikan kepada masyarakat, sedangkan Penerbit memandang Penulis sebagai aset penting perusahaan yang menyebabkan proses penerbitan tetap berlangsung.<br />
Kepentingan apa di balik dorongan untuk menulis? Menulis dapat meningkatkan kredit point (bagi pengajar), meningkatkan kredibilitas, dan pemenuhan finansial. Hal tersebut yang memotivasi penulis untuk menghasilkan suatu karya yang berkualitas.</p>
<p>Apa kelebihan Penerbit ANDI dibanding penerbit lain?<br />
• Buku ANDI telah memiliki Brand Name tersendiri di hati masyarakat.<br />
• Memiliki jaringan distribusi yang luas.<br />
• Memiliki mesin cetak sendiri sehingga hasil, kecepatan, dan kualitas dapat diatur dengan baik.<br />
• Memiliki sistem royalti yang jelas, jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.<br />
Dengan sinergi kerja sama antara Penulis dengan Penerbit akan diperoleh hasil berupa penerimaan masyarakat terhadap buku terbitan ANDI.</p>
<p>Bentuk Royalti Penerbit ANDI<br />
Penerbit ANDI memberikan royalti sebagai berikut:<br />
Besar royalti standar adalah 10%, dengan perhitungan: 10% x harga jual x oplah (potong pajak)<br />
Mengingat Penerbit ANDI memiliki bentuk kerja sama yang beragam pada saluran distribusi pemasaran, maka perhitungan royalti adalah berdasarkan buku yang benar-benar telah terbayar lunas, dengan demikian buku yang sifatnya konsinyasi atau kredit belum dianggap sebagai buku laku. Dalam hal ini Penerbit ANDI akan selalu menjaga kejujuran dan kepercayaan bagi semua relasinya, ini semua karena nama baik sangat penting bagi Penerbit ANDI.</p>
<p>Bentuk Kerja Sama Penerbitan<br />
Bentuk kerja sama penerbitan yang ditawarkan Penerbit ANDI mencakup:<br />
Kerja sama Penerbit dengan Penulis; yaitu kerja sama antara Penerbit dengan Penulis secara individu untuk menerbitkan sebuah buku.<br />
Kerja Sama Penerbit dengan Kelompok Penulis; yaitu kerja sama antara Penerbit dengan beberapa Penulis sekaligus untuk menerbitkan sebuah buku. Dalam kerja sama ini, Penulis wajib menunjuk satu orang dengan pemberian surat kuasa, untuk bertanggung jawab terhadap segala urusan administratif maupun non administratif yang berkaitan dengan penerbitan.<br />
Kerja sama Penerbit dengan Lembaga; yaitu kerja sama antar Penerbit dengan sekelompok Penulis yang telah dikoordinasi oleh Lembaga/Institusi untuk menerbitkan sebuah buku. Dalam hal ini Penerbit hanya berhubungan dengan Lembaga/Institusi yang telah diberi kepercayaan oleh Penulis.</p>
<p>Kerja sama Umum<br />
Kerja sama cetak. Penerbit hanya membantu dalam jasa percetakannya, seperti buku jurnal ilmiah dan sebagainya.<br />
Kerja sama cetak dan penerbitan, Penerbit bekerja sama dengan Perorangan/Lembaga untuk menerbitkan sebuah buku dengan tanggungan biaya penerbitan bersama.</p>
<p>Prosedur Penerbitan Buku<br />
Materi yang Harus Dikirim<br />
Penulis harus mengirimkan ke Penerbit naskah final, bukan outline ataupun draft, yang disertai:<br />
. Kata Pengantar<br />
• Daftar Isi<br />
• Daftar Gambar<br />
• Daftar Tabel<br />
• Daftar Lampiran<br />
• Isi<br />
• Daftar Pustaka<br />
• Indeks<br />
• Abstrak (sinopsis)<br />
. Penjelasan perihal: pasar sasaran yang dituju, prospek pasar, manfaat buku ybs.<br />
. Profil penulis, memberi keterangan singkat tentang penulis.</p>
<p>Penilaian Naskah<br />
Penerbit menilai naskah dari berbagai aspek:</p>
<p>Aspek Ideologis<br />
Apakah topik bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila, apakah topiknya akan meresahkan kondisi masyarakat seperti: politik, hankam, sara, sopan santun, harga diri, dll.</p>
<p>Aspek Keilmuan :<br />
• Apakah topik yang dibahas merupakan topik baru bagi masyarakat, dan apakah masyarakat sudah siap menerima topik tersebut?<br />
• Apakah naskah tersebut gagasan asli atau jiplakan?<br />
• Terkait dengan akurasi data maka diperlukan sumber daftar pustaka yang lengkap.</p>
<p>Aspek Penyajian:<br />
• Apakah sistematika kerangka pemikiran baik sehingga alur logika pemaparan mudah dipahami?<br />
• Bahasa yang digunakan apakah komunikatif sesuai dengan jenis naskah dan sasaran pembaca?<br />
• Apakah cara penulisannya sudah benar, yaitu menggunakan tata bahasa dan ejaan yang baku?<br />
• Kelengkapan naskah secara fisik seperti kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, batang tubuh, daftar gambar, tabel, lampiran, index, daftar pustaka, sinposis, apakah sudah lengkap?<br />
• Pengetikan menggunakan media dan alat apa, apakah tulis tangan, diketik manual, ketik komputer menggunakan software tertentu?<br />
• Mutu gambar, tabel dan objek lain yang dipasang (capture) apakah layak atau masih harus diperbaiki lagi?<br />
• Apakah urusan perizinan penggunaan gambar tertentu, izin terjemahan, izin pengutipan dll. sudah diselesaikan?</p>
<p>Aspek Pemasaran:<br />
• Apakah tema naskah mempunyai pangsa pasar jelas dan luas sehingga buku akan dapat dan mudah diterima pasar?<br />
• Apakah naskah memiliki selling point atau potensi jual tertentu, seperti judul, keindahan, bahasa, kasus aktual, dsb?<br />
• Apakah ada buku sejenis yang beredar dan telah diterbitkan? Apa kelebihan naskah tersebut dibandingkan dengan buku lain?</p>
<p>Aspek Reputasi Penulis:<br />
• Apakah penulis adalah tokoh, praktisi, dosen yang sangat diakui kepakarannya oleh masyarakat luas?<br />
• Apakah buku-buku yang pernah diterbitkan mempunyai catatan keilmuan dan pemasaran yang baik?</p>
<p>Keputusan Menerima/Menolak Naskah</p>
<p>Untuk Apa dan Mengapa Penerbit Harus Menilai Naskah? Penerbit adalah suatu badan usaha yang bercita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk tujuan tersebut Penerbit mengusahakan, menyediakan, dan menyebarluaskan bagi khalayak umum, pengetahuan dan pengalaman hasil karya ilmiah para Penulis dalam bentuk sajian yang terpadu, rapi, indah, dan komunikatif, baik isi maupun kemasan fisik, melalui tata cara yang sesuai, dan bertanggung jawab atas segala risiko yang ditimbulkan oleh kegiatannya. Berdasarkan pengertian mengenai penerbitan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerbit tidak bermaksud untuk menghakimi hasil karya Penulis, sehingga tidak ada alasan untuk tidak menghargai karya tersebut karena Penulis adalah “rekan sejawat” bagi Penerbit.<br />
Penilaian naskah bukan untuk menjatuhkan vonis naskah baik atau buruk, layak terbit atau tidak. Langkah tersebut digunakan sebagai sarana untuk memperlancar proses penerbitan secara optimal.<br />
Proses penilaian ini adalah proses standar penerbitan sehingga perlu ada komunikasi yang baik antara Penerbit dan Penulis. Dengan demikian tidak ada salah-pengertian bahwa Penerbit menganggap remeh Penulis atau Penulis merasa naskahnya sudah yang terbaik.</p>
<p>Keputusan Naskah<br />
Setelah Penulis menyerahkan naskah, Penerbit memberikan keputusan melalui surat resmi kepada Penulis, apakah buku diterbitkan atau tidak. Untuk naskah yang diterima, Penerbit akan mengirim surat pemberitahuan resmi. Penulis wajib melengkapi kelengkapan naskah &#8211; softcopy. Untuk naskah yang ditolak, naskah akan dikembalikan kepada Penulis bersama dengan surat pemberitahuan penolakan penerbitan.</p>
<p>Pengiriman Softcopy: Disket atau CD<br />
Softcopy naskah dikirim dapat dengan cara: Lewat pos/paket ditujukan ke:<br />
Penerbit ANDI<br />
Jl. Beo 38-40 Yogyakarta 55281<br />
Telp (0274) 561881; Fax (0274) 588282</p>
<p>Datang langsung ke kantor Penerbit ANDI dan menemui bagian penerbitan ANDI.<br />
Atau lewat email (Maksimal 1 Mb per kiriman):<br />
penerbitan@andipublisher.com</p>
<p>Format Naskah<br />
Format Naskah Siap Cetak<br />
Format pengaturan naskah dapat menggunakan Template yang disediakan oleh Penerbit Andi. Format ini merupakan Template standar yang dapat disesuaikan dengan naskah yang sedang ditulis. Anda dapat meminta Template tersebut melalui e-mail, atau datang langsung ke Penerbit ANDI.</p>
<p>Format naskah standar siap cetak, adalah sebagai berikut:<br />
Jenis huruf untuk teks isi: Bookman Old Style, New Century School Book atau Times New Roman 10/11 point.<br />
Judul bab (Heading 1): font sama dengan teks isi, ukurannya diatur sedemikian rupa agar tampak menonjol dan serasi dengan ukuran 20 pt.<br />
Judul sub-bab (Heading 2): font sama dengan teks, 18 point, capital, bold.<br />
Judul sub-sub-bab (Heading 3): font sama dengan teks, 10 point, capital underline<br />
Header dan Footer: menggunakan font yang berbeda, dapat divariasikan dalam style huruf bold atau italic.<br />
Footnote : Font sama, 8 point; dapat menggunakan font lain yang serasi.<br />
Alignment : Justified<br />
Spacing : Before – 0, After – 0,6<br />
Line Spacing : Single<br />
Gambar-gambar tangkapan (capture) layar sebaiknya menggunakan format jpg. Gambar sebaiknya dikirimkan dalam file tersendiri yang di kumpulkan dalam sebuah folder gambar dan dilakukan link terhadap naskah.</p>
<p>Catatan: Segala bentuk aturan layout di dalam template adalah layout standar di Penerbit Andi, Anda dapat memodifikasi perwajahan buku Anda dengan terlebih dahulu melakukan konfirmasi dengan Penerbit.</p>
<p>Contoh Penomoran Halaman:<br />
Halaman judul : i<br />
Halaman Copyright : ii<br />
Halaman Persembahan : iii<br />
Kata Pengantar : v<br />
Daftar Isi : vii<br />
Halaman Isi<br />
Pendahuluan (Bab I) : 1<br />
Bab II : 3, 5, 7, 9, dst. (selalu halaman ganjil).</p>
<p>Ukuran Buku dan Area Cetak<br />
Setelah Anda menentukan sistematika penulisan buku Anda, hal penting berikutnya adalah format buku yang akan Anda tulis. Format buku terdiri dari beberapa ukuran yaitu ukuran besar, standar, kecil, atau buku saku serta format spesial. Penentuan format ini akan berpengaruh terhadap ketebalan buku dan kedalaman materi yang Anda inginkan.</p>
<p>Format buku di Penerbit Andi:<br />
Format Besar : 20 cm x 28 cm, 21,5 cm x 15,5 cm<br />
Format Standar : 16 cm x 23 cm, 11,5 cm x 17,5 cm<br />
Format Kecil : 14 cm x 21 cm, 10 cm x 16 cm<br />
Buku Saku : 10 cm x 18 cm, 13,5 cm x 7,5 cm<br />
Format Khusus</p>
<p>Banyak Penulis tidak memperhatikan format ini sehingga saat dilakukan pengaturan layout dan setting, beberapa bagian buku menjadi tidak sesuai dengan maksud Penulis. Ketidaksesuaian tersebut contohnya: proporsi gambar yang tidak benar, pemotongan kata yang tidak tepat (terutama pada listing program pada buku pemrograman), dan ketebalan buku yang tidak proporsional.</p>
<p>Catatan: Prosedur penerbitan ini sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti perkembangan, situasi dan kondisi, untuk itu diharapkan Penulis dapat mengikuti informasi terbaru di Penerbit Andi. Template penulisan naskah bisa di download pada section &#8220;download&#8221; pada situs www.andipublisher.com .<br />
(Disalin dari situs Penerbit Andi di internet www.andipublisher.com)</p>
<p>TIPS MENULIS &#8211; 11 CARA JADI PENULIS</p>
<p>Bagi kamu para teenager entah cowok apa cewek, daripada nganggur gak jelas, mendingan ikuti aja cara-cara jitu yang otomatis  bikin kamu bisa hepi jadi penulis. Apalagi bagi kamu yang emang udah punya bakat alam jadi penulis. Tunggu apa lagi coba? Check this out !<br />
1.The first,  tekadkan diri kalo kamu bangga jadi penulis. It’s a must !<br />
2.Cara kedua dengan ngelamun. Karena kebanyakan ide nongol saat kita lagi ngelamun.Tapi jangan suka keterusan, ya? Ato kalo gak dengerin curhatan temen aja. Kan bisa tuh dibikin cerita. Listen to the music ato mo lebih gampangnya lagi dari kisah diri  kamu sendiri. Tentunya, cerita itu kudu seru dong !<br />
3.Sebelum nulis, pilih jalur penulisan yang kamu kuasai : cerpen, cerbung, ato novel. Di dalam novel kamu juga mesti pilih jalur, lho. For example : teenlit, chiclit, metropop, preteen, roman, horor, dll.<br />
4.Cari tempat dan alat yang nyaman buat  menulis cerita. Bagi kamu yang gak punya komputer cukup di buku tulis aja.Tapi ntar kalo ngirimin ke penerbit harus di ketik komputer, lho. Kan sekarang banyak rental pengetikan. Tempat yang asik untuk yang gak punya komputer adalah : meja belajar dan tempat tidur. Trus bagi kamu yang punya komputer, tinggal tik ketik aja lagi. Keluarin deh semua uneg-uneg kamu.<br />
5.Usahakan kegiatan tulis menulis bagi kamu yang masih skul di saat week end ato long holiday aja, biar gak ganggu konsentrasi belajar, maksudnya. Tapi kalo kamu bisa bagi waktu &#8230;&#8230;.why not kalo tiap hari ?<br />
6.Banyak orang bingung mo nulis kata pembuka cerita gimana. Padahal caranya banyak banget. Nih contohnya :<br />
-Pada suatu hari &#8230;&#8230;..<br />
-Di malam yang gelap &#8230;&#8230;..<br />
-Di atas bukit nan jauh, Teletubbies, eh Just kidding = P<br />
Ato langsung  dibikin seperti ini :<br />
•“Serius lo ?”<br />
Kan kesan yang ditangkap para pembaca adalah mereka disuruh menyelidiki apa maksud terselubung dari kalimat tanya itu. Biar penasaran gitu&#8230;.  Ato kamu mo bikin contoh yang lain ? That’s good idea.<br />
7.Kalo kamu bikin cerpen, itu mah cepet banget selsenya. Tapi kalo kamu bikin novel, uhm &#8230;&#8230;.dijaga aja mood-nya. Biar gak drop. Caranya, cukup nikmati aja pekerjaan kamu and jangan jadiin beban. Karena kalau kamu maksa-maksain diri, hasilnya malah bad banget !<br />
8.Kalo Novel, sering kali kita bosen bikin lanjutan ceritanya. Tau sendirilah, novelkan tebelnya amit-amit. Therefore cara nyegerin kepala biar otak gak blank adalah refreshing ke manaaaaa gitu ato cari referensi dengan beli novel karya anak bangsa. Kan kita mesti cinta produk dalam negeri.<br />
9.Bagi cerpen, cerita yang udah kamu buat sebarin ke temen-temen satu skul trus suruh baca dan kasih comment. Kalo tanggapan mereka bagus, coba kirim aja ke majalah-majalah  remaja ato ke tabloid kesayangan kamu.<br />
10.Bagi novel, usahakan saat kamu rekomendasiin itu novel ke temen-temen kamu ceritanya belum kelar. Biar mereka penasaran. Setelah banyak temen yang udah baca dan nyuruh kamu ngelanjutin ceritanya, lanjutin tu cerita, tapi setelah selse, jangan kasih liat mereka. Melainkan langsung kirimkan ke penerbit. Kalo ceritanya bagus dan memenuhi kriteria, pasti deh novel kamu diterbitin. Setelah terbit suruh temen-temen kamu beli novel itu. So, novel kamu bakalan laku dong karena mereka udah penasaran banget menantikan ending ceritanya hehehe&#8230; Uhm, yummy banget.<br />
11.Setelah semua selse kamu lakuin. Udah deh, tinggal tunggu gimana reaksi masyarakat tentang novel/cerpen kamu. Bisa aja ada produser baca, trus dibikin film/sinetron kayak pengalamannya Dyan Nuranindya—Dealova, Maria Ardelia—Me vs High Heels, Rachmania Arunita—Eiffel I’m In Love, Esti Kinasih—Fairish, Ken Terate—My Friends, My Dreams, Aditya Mulya—Jomblo, Alberthine Endah—Detik Terakhir/Jangan Beri Aku Narkoba, dan Moammar Emka—Jakarta Undercover. Hmm&#8230;.. makin tebel deh kantong kita. Kan enak bisa menuhin kebutuhan sendiri. Apa sih yang gak mungkin selama kita mau berusaha. Tapi inget tetep berdoa pada Tuhan YME, bantu orang tua dan bantu orang yang gak mampu.<br />
Nah, caranya gampang banget, kan? Kalo bingung mo kirim karya kamu ke mana, nih, kuberi beberapa perusahaan penerbit buku populer yang bisa bikin mimpimu jadi nyata:<br />
A. Gramedia Pustaka Utama<br />
B. Gagas media<br />
C. Kata Kita<br />
D. Terrant Books<br />
E. Grasindo<br />
Udah jangan berkhayal mulu. Bikin mimpimu jadi nyata!!!!</p>
<p>TIPS MENULIS ARTIKEL</p>
<p>Menulis sebuah artikel adalah menyatakan ide/ pemikiran yang ada dalam otak kita. Agar tulisan yang telah kita buat dapat dimengerti orang lain dan bisa bermanfaat maka kita harus memperhatikan dua kunci penting dalam membuat artikel, yaitu: (1)Presentasi Akal Pikiran dan (2)Ekspresi Bahasa yang Benar dan Komunikatif.<br />
1.Presentasi Akal Pikiran<br />
Ide / gagasan yang dituangkan dalam artikel merupakan hasil proses:<br />
•Perenungan<br />
•Pengamatan<br />
•Penelitian<br />
•Penyelidikan<br />
•Pengumpulan data<br />
Semua proses di atas dilakukan dengan serius dan mendalam untuk menghasilkan buah pemikiran yang obyektif dan bermutu.<br />
Perlu dihindari emosi yang berlebihan untuk menjamin standar ‘ilmiah’, demokratis dan tidak memvonis.<br />
Tulisan yang terlalu sarat emosi, akan cenderung anarkis, provokativ dan akhirnya menutup kemungkinan adanya dialog dan sharing pemikiran.<br />
Sumber gagasan dan fakta:<br />
•Pemikiran orisinil penulis<br />
•Referensi yang ada<br />
•Inspirasi (sumber alternatif) setelah menyimak dan mempelajari sumber yang ada.<br />
2.Ekspresi Bahasa uang Benar dan Komunikatif<br />
Untuk bisa diterima pembaca, struktur bahasa yang sudah tepat (sesuai konteks, EYD) perlu dilengkapi dengan pemahaman penulis terhadap latar belakang pembaca:<br />
•Segmentasi pemikiran<br />
•Kultural<br />
Jika range pembaca sangat beragam maka diperlukan standarbahasa umum yang bisa dimengerti pembaca : bahasa jurnalistik (berisi, efisien dan komunikatif).<br />
Karakteristik Bahasa Populer Jurnalistik<br />
a)Bahasa yang Terbatasi<br />
Dibatasi ruang dan waktu. Dibutuhkan komunikasi yag cepat, kata dibuat seringkasa mungkin (ekonomis, hemat) dengan kemampuan mengkomunikasikan ide secara jelas dan efisien.<br />
Kemampuan menjahit dan menghubungkan antara beberapa item tersebut dengan logika yang tepat dan bahasa yang akrab dan tidak angkuh menjadi penting dilakukan.<br />
b)Bahasa yang Hemat tapi jelas<br />
Penghematan bisa dilakukan dengan:<br />
•Penggunaan 5w+1h<br />
•Kelengkapan pemahaman penulis terhadap masalah<br />
•Faktual dan konkret<br />
•Analisa yang dinamis<br />
•Ungkapan populer, aktual, jenaka (kalau perlu)<br />
c)Pembakuan dan konsistensi ilmiah<br />
Penulisan kata dalam sebuah tulisan hendaknya tetap sama meskipun salah.<br />
Hal ini dibenarkan apabila setiap redaksi memiliki panduan pembakuan bahasa menurut ‘ijtihad’nya sendiri-sendiri.</p>
<p>AKU INGIN MENULIS !</p>
<p>Menulis bukan sekedar menebar karya sebagai pembuktian adanya kemampuan yang kita miliki. Akan tetapi sadarkah kita, bahwa dengan menulis ternyata dapat kita tangkap sebagai proses pengembangan pribadi. Tulisan-tulisan yang telah kita karyakan tak hanya memberikan kepuasan saat dimuat di sebuah koran, majalah ataupun tabloid yang dibaca publik. Jika kita mau menilik kembali dan mencermati secara keseluruhan apa yang telah kita tulis, kita juga akan dapat melihat bagaimana diri kita berkembang seiring dengan berjalannya waktu.<br />
Tak hanya tulisan propagandis, politis atau semacam essay saja yang dapat menguak pribadi secara tak sadar, bahkan coretan pena berupa puisi dan cerpen pun dapat membawa kita memahami diri kita sendiri. Apa yang kita tuliskan mencerminkan bagaimana kita berpikir dan menyikapi suatu keadaan. Segala pengalaman yang pernah kita alami akan terabadikan dalam tulisan kita.  Melalui tulisan kita dapat melihat dan memahami perilaku manusia yang tidak tampak, yaitu berpikir. Perlu disadari bahwa yang menjadi sumber dari segala perilaku dan tindakan kita adalah proses berpikir itu sendiri. Dengan demikian kita dapat mengetahui sejauh mana perkembangan pola  anil kita dan apa yang perlu kita tingkatkan untuk menuju suatu pribadi yang utuh.<br />
Tulisan merupakan potret ingatan, pengalaman dan pengetahuan yang telah kita miliki. Seperti yang sempat dikutip dari buku Pengalaman Menulis Buku Nonfiksi, “Aku menulis buku agar gambaran pribadiku tak Cuma luluh lantak binasa ditelan Sungai Sang Kala Tergurit di atas ingatan sahabat – handai – tolan” (Widarso, 2005). Melihat apa yang terjadi dalam diri kita, memahaminya, menjelajah apa kelemahan dan kelebihan diri kita, hingga kita menyadari diri kita apa adanya dan menggugah semangat kita untuk senantiasa menjadi lebih baik lagi.<br />
Paling tidak, kita bisa  menulis untuk orang lain dan untuk diri kita sendiri. Segala kritik dan komentar berarti penilaian orang lain terhadap diri kita. Tak perlu kita takut akan cemoohan dan cercaan orang lain, itulah cambuk bagi kita untuk memperbaiki apa yang telah kita buat dan kita lakukan. Semakin kita berusaha memperbaiki tulisan yang telah kita buat, ide-ide yang kita miliki juga akan semakin mengalami pengembangan.<br />
Menulis menjadi sesuatu yang sangat mengesankan dari pribadi-pribadi yang telah menorehkan tintanya di atas lembar putih yang mereka pilih. Ide-ide yang mengalir dengan bebas dan indahnya, sangat mengasyikkan! Ide-ide yang kemudian terangkum dalam kalimat-kalimat yang telah disusun sedemikian rupa agar tersampaikan kepada sesama untuk berbagi dan saling mengisi dalam perjalanan hidup.<br />
Betapa berartinya hidup saat kita  ani berbagi tentang apapun yang kita pikirkan dan apa yang kita rasakan. Keutuhan yang kita rasakan dalam diri kita sendiri dengan segala keberanian dan kejujuran yang kita miliki. Menulislah selama kau masih  ani menggerakkan penamu dia atas lembaran putih yang siap menemanimu berpetualang dengan idemu. Tak perlu takut katakan pendapat lewat tulisan asal tahu batas!</p>
<p>SIMPLY BEING A WRITER !</p>
<p>Bab 1. Writing in Creative Way</p>
<p>Semua orang bisa menjadi penulis!<br />
Coba lihat di Toko Buku Gramedia belakangan ini, terutama genre bacaan yang paling booming, teenlit<br />
dan chicklit, apakah dari seluruh pengarang tersebut memiliki latar belakang pendidikan hanya dari<br />
fakultas sastra? Tidak, kan. Bahkan sebagian besar dari para pengarang berbakat ini masih duduk di<br />
bangku SMA, namun mereka justru dapat membuat sebentuk cerita yang real, fresh, dan terasa akrab<br />
di kehidupan kita sehari-hari.<br />
Apa yang membuat kita ingin menulis? Dan… mungkin nggak sih kita bisa menjadi penulis?<br />
Well, those are common questions I heard many times—even from myself. But, don’t worry you’ll do<br />
just fine. Tapi perlu kamu ketahui, bahwa menulis tidak hanya menyangkut BAKAT, tetapi juga<br />
keinginan kuat, waktu yang diluangkan, serta ide-ide. Tetapi, sebelumnya kita akan melihat ke<br />
belakang, apa yang membuat seseorang menjadi penulis kreatif :<br />
• Saya ngin mempelajari lebih banyak lagi mengenai diri saya sendiri<br />
• Saya ingin mempelajari lebih banyak lagi mengenai dunia<br />
• Saya ingin mengobati luka lama<br />
• Saya memiliki cerita yang sudah lama banget ingin saya share<br />
• Saya memiliki informasi untuk di-share<br />
• Saya ingin menghibur orang banyak dengan ‘the power of my pen’<br />
• Saya ingin menciptakan dunia sebagai tempat yang lebih baik<br />
• Saya ingin mencapai mimpi-mimpiku</p>
<p>“My goal as a writer isn’t to change the world. I’m content to brighten someone’s weekend.”<br />
—Debbie Macomber</p>
<p>Kalau kamu menjawab at least 1 dari 8 pernyataan di atas, berarti kamu memang ingin menjadi<br />
seorang creative-writer ?.</p>
<p>The problem is: how to start writing? How to create a story? And what is creative writing?<br />
Dimulai dari belakang, menulis kreatif (creative writing) adalah suatu penulisan dengan menggunakan<br />
bahasa yang imajinatif dan ‘berani’. Dalam hal ini, ‘berani’ adalah berani menggunakan bahasa yang<br />
mendobrak norma baku. Contoh perbedaan antara tulisan kreatif dan yang bukan :<br />
Creative writing sendiri terbagi menjadi 2 golongan besar, yaitu : fiksi dan non-fiksi.<br />
Non-fiksi merupakan tipe penulisan mengenai orang serta kejadian yang sesungguhnya. Yang masuk<br />
dalam kategori ini a.l. : essay, biografi, otobiografi, artikel, dan memoirs (cerita seseorang tentang<br />
kehidupannya sendiri).</p>
<p>“I was a financial journalist and I did love to write. I used to read novels avidly on the train—and<br />
one day I just decided to try and write one. As soon as I started, I knew I&#8217;d found the thing I<br />
wanted to do.”<br />
—Sophie Kinsella, author of Confessions of a Shoppaholic</p>
<p>Fiksi adalah penulisan yang menceritakan tentang kejadian-kejadian yang ‘direkayasa’, lengkap<br />
dengan karakternya. Kadangkala, fiksi dapat berupa kejadian imajinatif yang serupa dengan kejadian<br />
nyata hari-hari, sehingga tidak 100% direkayasa. Fiksi sendiri terbagi menjadi 4 kategori utama :<br />
• Cerpen<br />
• Novel<br />
• Skenario film dan TV<br />
• Drama<br />
Lebih lanjut lagi, kita akan membahas secara khusus mengenai cerpen dan novel.</p>
<p>“I want it to be the kind of book that will stick with them a bit, the way books I liked when I was<br />
that age stuck with me”<br />
—Ann Brashares, author of Sisterhood of The Traveling Pants</p>
<p>Bab 2. Novel &amp; Cerpen<br />
Novel dan cerpen merupakan 2 kategori yang akrab banget di telinga maupun ‘mata’ kita, apalagi<br />
sekarang banyak sekali buku-buku teenlit—baik dalam maupun luar negeri—yang membuat kita<br />
semakin betah berlama-lama di depan buku… ?<br />
“Hampir tujuh tahun, saya ada di bidang kedokteran dan itu jadi selling point bahwa setiap<br />
penulis punya style berbeda.”<br />
—Nova Riyanti Yusuf, penulis Mahadewa Mahadewi<br />
Novel<br />
a. Adalah karya panjang dari sebuah fiksi<br />
b. Elemen-elemennya (plot, karakterisasi, tema &amp; setting) dibangun secara mendetail<br />
c. Terdiri dari 1 plot utama dan beberapa sub-plot pendukung<br />
d. Karya fiksi yang lebih pendek dari novel namun lebih panjang dari cerpen disebut novella</p>
<p>“It’s completely overwhelming, seeing the name of my book in print somewhere official. What a<br />
dream came true!” — Lauren Weisberger, author of The Devil Wears Prada</p>
<p>Cerpen<br />
a. Adalah karya singkat dari sebuah fiksi<br />
b. Juga memiliki elemen plot, konflik, karakter, setting &amp; dialog, namun biasanya hanya fokus<br />
pada 1-2 karakter dan 1 kejadian<br />
c. Cerpen cenderung ‘memperlihatkan’ karakter si tokoh pada 1 momen penting daripada<br />
membangunnya melalui beberapa kejadian<br />
d. Dengan membaca cerpen, pembaca dapat menarik kesimpulan &amp; kesan secara menyeluruh,<br />
walau hanya berdasarkan 1 momen/kejadian penting tersebut</p>
<p>Memilih Genre<br />
Genre adalah kategori dari suatu penulisan. Secara umum—dan global—ada 5 genre utama dalam<br />
industri penulisan novel, baik itu untuk anak-anak, remaja, maupun dewasa. So, in this case, teenlit<br />
also has those big 5 categories. 5 genre utama ini a.l. :<br />
1) Romance — inilah genre yang paling banyak dibuat ceritanya! Sebuah buku dikatakan bergenre<br />
romance hanya apabila bertemakan romance—nggak sekedar cewek &amp; cowok jatuh<br />
cinta, tetapi ide dasar &amp; plot keseluruhan cerita harus mengenai romance… serta tentunya<br />
harus terjadi ‘chemistry’ antara the hero dan the heroine.<br />
2) Fantasy — genre yang menceritakan kejadian-kejadian yang tidak mungkin terjadi di dunia<br />
nyata. Biasanya terdiri dari karakter, kejadian, serta setting yang imajinatif.<br />
3) Science-Fiction — merupakan sub-genre dari fantasy, karena menyertakan isu science dan<br />
teknologi. Biasanya sci-fi ber-setting di masa depan, planet yang jauh, maupun melibatkan<br />
alien.<br />
4) Mystery— genre ini memaparkan tema misteri—biasanya tentang pembunuhan. Ceritanya<br />
bernuansa menegangkan, dan seringkali membutuhkan ‘otak’ untuk ikut mengurai serpihaserpihan<br />
kejadian yang berlangsung.<br />
5) Horor— pada dasarnya genre ini mirip sekali dengan misteri. Tetapi horor memiliki intensitas<br />
ketegangan yang lebih mencekam karena melibatkan ghostly stuff.</p>
<p>Bagi penulis, pemilihan genre berguna untuk mengkomunikasikan apa yang ada di otaknya, ide<br />
dasarnya. Let’s say… kamu ingin menceritakan sesuatu tentang cewek SMA yang menemukan rumah<br />
tua yang katanya berhantu, dimana ia ingin menyelidiki kebenaran rumors tsb. In this case, you won’t<br />
classify this as a romance, right? ?<br />
Dan tidak tabu kok, kalau kalian ingin ‘mencampur-aduk’ genre satu dengan genre lain, misalnya:<br />
membuat cerita horor yang berlatarkan romance, maupun cerita romance yang ber-setting-kan<br />
science-fiction. Apapun itu, sebuah cerita akan menjadi enak untuk dinikmati apabila memiliki<br />
backbone (struktur dasar) yang jelas, serta plot/alur mengalir.<br />
How to make a great backbone?<br />
OK, firstly it came down by getting and constructing the raw ideas…</p>
<p>Bab 3. Start from Scratch</p>
<p>Kalau kamu ingin menulis, berarti kamu harus mempunyai sesuatu untuk ditulis, kan?<br />
Well, itulah yang dinamakan ide.</p>
<p>Unleash your inner creativity<br />
Ide merupakan hasil olahan kreatif dari otak kita, atas sesuatu yang kita temukan, kita rasa, kita<br />
gabungkan satu per satu, atau bahkan.. sesuatu yang benar-benar kita ciptakan sendiri. Apabila kita<br />
tahu akan menulis apa, berarti kita sudah dapatkan ide tersebut. Tetapi kalau kita stuck melihat blank<br />
paper di depan kita tsb, berarti ide tersebut masih harus kita temukan…… how?</p>
<p>“Much of what is in The Princess Diaries books is taken directly from my own diaries that I kept<br />
when I was in high school…” — Meg Cabot</p>
<p>Berikut adalah beberapa cara ‘meng-ada-kan’ ide-ide tersebut:<br />
1) Jadilah pendengar dan pemerhati<br />
Kejadian yang menimpa kita maupun yang terjadi di sekitar kita—di sekolah, di rumah, di<br />
ekskul, di mall, bisa jadi sumber inspirasi cerita kita, kalau kita mau benar-benar ‘membuka<br />
mata dan telinga’. Contohnya, Ann Brashares penulis Sisterhood of The Traveling Pants<br />
(Celana Persaudaraan) mendapat ide untuk teenlit tsb saat ia sedang mendengarkan<br />
temannya curhat tentang saling berbagi celana panjang selama liburan, dimana celana tsb<br />
akhirnya hilang di Kalimantan! As simple as that ?<br />
“I find that reading is, for me, the best way to keep up with current and cutting-edge<br />
technology…” — Michael Crichton, author of Jurassic Park<br />
2) Write what ‘haunts’ you a lot<br />
Pernah kan kamu merasa penasaran ½ mati, kepikiran melulu akan sesuatu? I did. Yaitu<br />
mengenai: kenapa sih cowok selalu ‘berbeda pendapat’ ama cewek, kenapa sesuatu yang<br />
Simply Being a Writer! by Sitta Karina 8<br />
menurut cewek romantis, tapi menurut cowok tidak? Dari situlah, saya mencoba menilik lebih<br />
jauh tentang karakter oposisi cewek-cowok hingga lahirlah “Diaz &amp; Sisy”.<br />
3) Elaborate things!<br />
OK, ini adalah cara terakhir untuk memunculkan ide kalau 2 cara di atas belum berhasil. Coba<br />
deh ‘mengkhayal &amp; mencampur-adukan’ beberapa hal menjadi 1 kalimat utama. Misalnya, di<br />
Starbucks, ex-kamu tiba-tiba nongol bersama cewek barunya… tetapi (di otakmu) ada cowok<br />
lain yang datang bersamaan, yang ternyata temen kompleks kamu jaman SD, yang dulu jelek<br />
banget, dan sekarang dia extremely gorgeous!<br />
Intinya, lihat lalu khayalkan!</p>
<p>“Idenya pas bikin novel adalah pas dicurhatin oleh temen-teman…” — Fira Basuki, penulis trilogi Jendela-Jendela, Pintu, dan Atap</p>
<p>Journaling<br />
What is a journal?<br />
Kebanyakan orang mengira jurnal hanyalah buku tempat kita menulis apa saja yang harus kita<br />
lakukan tiap hari. OK, big mistake. Dan jurnal sama sekali berbeda dengan yg namanya diary.<br />
Pikirkan jurnal sebagai…<br />
Sebuah kotak deposit besar yang menampung sesuatu berharga: your thoughts</p>
<p>A sketchbook untuk gambar, karikatur, lukisan, maupun sekedar corat-coret<br />
Tempat yg aman untukmu menyelesaikan masalah &amp; mencurahkan pengakuanmu yang<br />
terbesar</p>
<p>Foto album, lengkap dengan comment-nya</p>
<p>Kumpulan quotes yg (bisa) lucu, inspirational, maupun penuh penegasan<br />
Jurnal merupakan buku ide, kumpulan pemikiran, emosi, serta refleksi diri kita.</p>
<p>“Carry a note-book as you never know when inspiration will strike!” — Cathy Hopkins, author of Mates, Dates series<br />
On this blank piece of paper&#8230;</p>
<p>Berdasarkan pengalaman, apalagi sebagai pemula, hal tersulit (setelah mendapatkan ide) adalah<br />
menuangkannya di atas kertas putih, atau mungkin di layar komputermu.</p>
<p>Here’s the step-by-steps you could try ?:<br />
1. You are now a writer. Artinya kamu menjadi ‘orang lain’. Jadi jangan malu-malu, dan tulis<br />
apapun itu yang bergumul di pikiranmu.<br />
2. Buat OUTLINE cerita (cerita ini tentang apa? Alurnya dari awal-akhir—secara ‘kasar’ dan<br />
singkat).<br />
3. Selalu berpedoman pada prinsip: opening &#8211; persoalan inti &#8211; klimaks &#8211; antiklimaks &#8211; closing<br />
4. Buat chapter pertama yang eye-catching! Pilih kata-kata yang tepat, persuasif, komunikatif,<br />
dan membuat pembaca ingin membalik ke halaman berikutnya.<br />
5. Untuk membantu karakterisasi tokoh, ingatlah tokoh cerita favoritmu dan jadikan dia ‘nyata’<br />
dalam ceritamu—of course, sesuai versimu sendiri ?<br />
6. Kembangkan outline (no.1) menjadi plot dan sub-plot per chapter-nya. Lalu kembangkan subplot<br />
itu menjadi cerita nyata. Remember, chapter per chapter.</p>
<p>“Write what you like to read most; it is what you’ll write best.” —Susan Kyle aka Diana Palmer</p>
<p>Bab 4. Elements of Writing Novel</p>
<p>Ada 7 elemen utama yang penting banget dalam menulis sebuah cerita—terutama novel.</p>
<p>Tema<br />
What is my story about?<br />
What is the purpose of my story?<br />
2 hal di atas adalah pertanyaan wajib yg harus kamu jawab sebelum mulai membuat cerita, barulah<br />
setelah itu akan terbentuk TEMA cerita.<br />
Tema adalah struktur dasar (backbone) cerita yang mendasar dan amat penting. Dengan tema, desain<br />
keseluruhan ceritamu akan tepat, kata-kata akan mengalir, dan karaterisasi tokoh dapat terbentuk<br />
lebih baik.<br />
“Theme, theme, and theme. That’s the very first thing pop up in my mind when I’m ready to<br />
create new story.” — Nicholas Sparks, author of A Walk to Remember and The Notebook</p>
<p>Plot<br />
Plot adalah sesuatu yang terjadi atau dilakukan oleh si tokoh/karakter. Buatlah plot dalam point-point<br />
penting, lalu pecah lagi dalam sub-plot (apabila perlu). Jangan lupa sertakan KONFLIK.<br />
Konflik terjadi karena aksi-reaksi dari para karakter tsb. Dalam konflik ini, karakter akan ‘fight for a<br />
goal’, ‘learn in the process’, serta ‘grow’.<br />
Itulah hidup—dan begitu juga dengan cerita yg kalian buat… ?</p>
<p>“Having only imagination is not enough. You have to go through the core of the story and feel<br />
every single breath of it.” — Stephen King</p>
<p>Setting<br />
Merupakan latar belakang tempat, waktu, serta keadaan dari cerita tsb. Setting memiliki peran dalam<br />
mempengaruhi mood/atmosphere cerita, serta membuat cerita kita lebih realistis.<br />
“If you&#8217;re going to have a complicated story you must work to a map. Otherwise you can never<br />
make a map of it afterwards.” — J.R.R. Tolkien, author of The Lord of The Rings and The Hobbit</p>
<p>Point of View<br />
Point of View/sudut pandang adalah posisi yang digunakan penulis dalam menceritakan ceritanya. PoV<br />
terdiri dari 3 macam:<br />
1) Sudut pandang orang pertama<br />
Menggunakan kata ‘aku,saya,-ku’. Pemilihan terhadap PoV ini dikarenakan penulis:<br />
a. membuat cerita lebih ‘personal’<br />
b. Menyelami pemikiran 1 karakter saja<br />
c. membuat seolah-olah penulis langsung berbicara dengan pembaca<br />
2) Sudut pandang orang ketiga—terbatas<br />
Menggunakan kata ‘dia,mereka,-nya’. Pemilihan terhadap PoV ini dikarenakan penulis:<br />
a. menyediakan lebih banyak info tentang para karakter &amp; kejadian-kejadian<br />
b. memperlihatkan kejadian melalui mata dari 1 karakter<br />
c. Encourage pembaca untuk mencari tahu tentang si karakter<br />
Pada PoV ini, penulis tahu karakter seseorang seolah-olah atas apa yang dilakukan &amp; dikatakan<br />
karakter lainnya, sehingga pembaca dapat menilai keseluruhan cerita dengan lebih obyektif.<br />
3) Sudut pandang orang ketiga—tak terbatas<br />
Menggunakan kata ‘dia,mereka,-nya’. Pemilihan terhadap PoV ini dikarenakan penulis:<br />
a. menciptakan full view tentang semua karakter &amp; kejadian<br />
b. memperlihatkan apa yang semua karakter rasakan dan pikirkan<br />
c. menciptakan sudut yang luas terhadap keseluruhan cerita</p>
<p>Perbedaannya dgn no.2 adalah: si penulis di sini menjadi orang yang ‘tahu segalanya’.<br />
Pembaca berkesempatan menilai cerita dari segala aspek, dan dapat lebih obyektif lagi<br />
daripada PoV orang ke-3 terbatas.</p>
<p>Karakterisasi<br />
Dalam cerita ada yg namanya tokoh utama (main character) dan tokoh pengganggu (obstacle<br />
character).<br />
• Tokoh utama : tokoh yang memiliki belief sesuai dengan filosofi/goal dari cerita. Ia juga tokoh<br />
yang mendapat simpati &amp; paling dicintai pembaca. Biasanya tokoh utama adalah si protagonis<br />
(the good guy).<br />
• Tokoh pengganggu : tokoh yang memiliki belief bertolak belakang dengan filosofi/goal cerita,<br />
sehingga terjadi konflik dengan si tokoh utama. Ia disebut juga si antagonis (the bad guy).</p>
<p>“Every good book begins with good characters.” — Jasmine Creswell</p>
<p>Penulis dapat menciptakan karakter yang tak terlupakan melalui karakterisasi, yaitu beberapa cara lain<br />
untuk mengatakan/memperlihatkan kepada si pembaca mengenai karakter dalam cerita, a.l. :<br />
1.Sifat karakter. Contoh: ketus, ramah, suka bercanda<br />
2.Aksi dari karakter.<br />
3.Latar belakang karakter. Contoh: masa kecil, pengalaman masa lalu<br />
4.Reaksi dari satu karakter terhadap sifat karakter lain<br />
5.Dialog para karakter<br />
6.Perasaan, pemikiran, serta keinginan si karakter<br />
7.Komentar dari karakter lain tentang orang tsb<br />
8.Perasaan, pemikiran, dan aksi dari karakter lain<br />
9.Komentar langsung dari penulis mengenai sifat asli &amp; kepribadian karakter tsb</p>
<p>Here’s some tips to bring characters to life:<br />
o Cari nama yang (menurut kamu) sreg dan unusual!<br />
o Beri si karakter sebuah history atau latar belakang (ia nggak tiba-tiba muncul, kan?<br />
Keberadaannya di dalam cerita pasti memiliki suatu alasan)<br />
o Beri dia sense of style tertentu (sesuai dengan setting &amp; backbone ceritamu)<br />
o Think about his/her taste. (what she like/dislike? Favorite things?)</p>
<p>“Don’t blab your story out to everyone. Only show it to those who will give constructive criticism.” — Sitta Karina, author of Lukisan Hujan</p>
<p>Description<br />
Deskripsi merupakan penciptaan dari mental images yang membuat pembaca ‘melihat’ dan mengalami<br />
suatu perasaan &amp; kejadian seperti dirinya yang menjadi tokoh dalam cerita tsb.<br />
Deskripsi yang ‘tepat’ menciptakan mood yang akan menggelitik emosi pembaca.<br />
Coba bandingkan 2 bagian kalimat di bawah:</p>
<p>A<br />
Hari ini langit cerah.<br />
Alika dan Dimaz memutuskan untuk menghabiskan waktu di taman karena mereka memiliki waktu luang,<br />
dimana pada minggu sebelumnya keduanya sibuk, hingga mereka hampir lupa akan tempat ini.<br />
B<br />
Di hari ini untung saja matahari membagi sinarnya yang tidak terlalu terik, serta semilir angin sejuk juga ikut<br />
menambah cerah suasana yang sempat dingin menyelimuti Alika dan Dimaz.<br />
Cerah dan damai. Bahkan lembutnya wangi bunga mawar pink itu ikut menggelitik hidung Dimaz.<br />
Benar-benar kini waktu yang tepat untuk sekedar leha-leha di taman, setelah seminggu penuh keduanya<br />
disibukkan dengan segala rutinitas yang membuat kian sesak bernapas. Kesibukan yang membuat keduanya<br />
hampir tidak dapat menikmati keindahan tempat rahasia berdua ini lagi.<br />
See the difference, right?<br />
Dalam memaparkan deskripsi, penting sekali bagi penulis untuk memberikan detail.<br />
Detail yang tepat, dimasukkan pada saat yang tepat, memberi kesempatan pembaca untuk menyelami<br />
pemikiran inner karakter; ke dalam rasa takut, penasaran, stres, senang, benci.. yang kadang tidak<br />
dapat dijelaskan hanya dengan kata-kata ‘ia senang’, ‘mereka nampak sedih’, dsb.<br />
Deskripsi tidak dibuat begitu saja, mengalir saja. Deksripsi harus dipikirkan baik-baik, karena dari awal<br />
cerita berjalan sampai cerita itu selesai, deskripsi menciptakan impression, sudut pandang, inti sari<br />
cerita bagi si pembaca.<br />
Seorang pembaca dapat menikmati cerita tsb—tergantung ketepatan dan relevansi deskripsi yang<br />
dipaparkan penulis.<br />
“saya senang banget kalau ternyata &#8220;buah keisengan&#8221; saya waktu SMP bisa terbit dan dibaca<br />
teman-teman…” — Dyan Nuranindya, penulis Dealova<br />
Quotes &amp; Dialogue<br />
Dialog bukan sekedar percakapan, karena dialoglah yang membuat cerita terus berjalan.<br />
Ada 4 tujuan utama dari suatu dialog:<br />
• Memaparkan informasi tentang latar belakang karakter atau backstory<br />
• Menambah tensi/ketegangan dari suatu kejadian/adegan<br />
• Membuat cerita terus bergulir (flowing)<br />
• Memperlihatkan motivasi, emosi, perkembangan, dan perspektif dari si karakter<br />
Hindari pengulangan informasi dalam suatu dialog, maupun percakapan basa-basi yang tidak memberi<br />
info apapun. Contoh:<br />
“Hai, Ga. Apa kabar?”<br />
“Baik, Ko. Elo gimana?”<br />
“Baik juga. Baru pulang lo? Tadi pergi ke mana?”<br />
“Ke Blowfish. Elo dari mana?”<br />
“Dari rumah temen. Ada acara apa di Blowfish?”<br />
“Friendship Night SMA gue.”<br />
“Oh. Ketemu Adis dong…”</p>
<p>Itu hanya sepenggal percakapan antara Aga dan Yuko. Bukan dialog.<br />
Sebaiknya dialog yang terjadi antara Aga dan Yuko diubah menjadi seperti ini:<br />
“Hey, Ga,” Yuko menyapa cowok di seberangnya, setengah terkejut, sampai suaranya turun seoktaf<br />
lebih rendah,”apa kabar?”<br />
“Baik, Ko,” respon Aga, sama kagetnya. “Elo sendiri… gimana?”<br />
Mereka saling bertanya dari mana gerangan masing-masing selarut ini. Dan Yuko adalah orang yang<br />
pertama kali terdiam ketika mendengar tempat tujuan sang sobat barusan. “Friendship Night SMA gue.”<br />
Adis, batin Yuko, terasa miris di hatinya.<br />
“Ada Adis di sana?” tanya Yuko, menjaga agar suaranya tidak bergetar.<br />
“Yeah, ada.”<br />
Yuko ingin berteriak marah. Kalah.<br />
Setelah lama mereka bertiga mencoba mendinginkan kepala masing-masing, ternyata pada akhirnya<br />
Adis memilih Aga. Bukan dirinya…</p>
<p>Jangan lupa untuk selalu menggabungkan dialog, dengan deskripsi, serta detail yang tepat, OK? ?<br />
“Saya hanya menulis apa yang saya rasa. Kebetulan saya perempuan, saya menulis tentang<br />
perempuan.” — Djenar Maesa Ayu, penulis Mereka Bilang, Saya Monyet<br />
QUOTE (ucapan) seseorang yg langsung harus selalu menggunakan tanda petik (‘ dan “).<br />
Berikut ini adalah pedoman penggunaan tanda petik tunggal (‘) dan ganda (“) yang baku pada direct<br />
quotation:<br />
o Shina berkata,”Tenang saja. Besok masih ada waktu.”<br />
o &#8220;Jangan bergerak,&#8221; bisiknya dengan bengis, &#8220;atau kukubur benda ini selamanya.&#8221;<br />
o Siapa yang bertanya “apakah besok libur?”<br />
o Reno menjelaskan,”Tadi Bianca berkata,’Bajunya dibuang saja.’ ”<br />
o Inez berseru dengan ceria,”Semalam aku dan Niki nonton ‘Alexander The Great’ di PIM.<br />
Sumpah, Collin Farrell ganteng berat!”</p>
<p>Bab 5. Other Important Stuff</p>
<p>Riset<br />
Sesimpel, sependek apapun cerita yang kamu buat, awali dengan sebuah riset, karena riset<br />
mendukung kekuatan backbone cerita kita.<br />
Apabila kita membuat cerita berlatar belakang modern life, urban and ‘wild’ people… sangat mungkin,<br />
kita bertanya kanan-kiri, ataupun langsung mengunjungi on the spot, untuk melihat seperti apa<br />
nightlife yang menjadi latar belakang para karakter ‘wild’ kita itu.</p>
<p>Judul Cerita<br />
Never say “what’s a title good for, anyway?”<br />
Selain karena cover buku, sinopsis cerita, seorang calon pembaca tertarik pada suatu buku karena<br />
judulnya.<br />
Judul cerita/buku memberikan ‘warna’ terhadap keseluruhan karya tersebut, serta menimbulkan<br />
penilaian umum oleh pembaca terhadap: seperti apa setting cerita tsb, sense of style, serta kepada<br />
jenis pembaca seperti apa buku ditujukan (segmentasi pembaca).<br />
Contoh: coba bandingkan antara judul ‘Biola Tak Berdawai’ karya Seno Gumira Ajidarma dengan<br />
‘Fairish’ karya Esti Kinasih.<br />
“I would write for an hour each morning, then start to work—60 to 80 hours per week, as a State<br />
Representative. My goal was simply to finish the first manuscript. It was only a hobby, a very<br />
secret one.” — John Grisham, author of A Time to Kill and The Painted House</p>
<p>Timeline<br />
Jangan paksakan semua hal kecil menyangkut cerita dalam memori kita. Percaya deh, kamu pasti<br />
gampang lupa. Setiap kita menyelesaikan satu draft atau chapter dari cerita, luangkan waktu untuk<br />
membuat timeline pada notes/komputer secara kronologis, agar akurasi dan relevansi cerita tetap<br />
terjaga. Contoh:</p>
<p>CHAPTER 5</p>
<p>Week 1, Sunday: Adry menjemput Lilla di bandara lalu menitipkan di rumah Inez<br />
Week 3, Monday: Lilla pergi dengan Chris ke festival film. Ini pertama kalinya Lilla naksir Chris<br />
Week 4, Friday (night): Lilla dan Adry kembali ke Jerman</p>
<p>Fun with editing<br />
Sebelum menyerahkan karya kita pada penerbit manapun, SELF-EDITING adalah hal yang amat<br />
penting, dan harus dilakukan berkali-kali dengan sabar dan teliti. You might be surprised how many<br />
mistakes you have made so far ?<br />
Dengan meng-edit cerita kita yang telah selesai, maka kita melakukan:<br />
Perbaikan terhadap huruf/kata/ejaan yang salah<br />
Perbaikan terhadap tanda baca yang kurang tepat<br />
REVISI terhadap kejanggalan-kejanggalan dalam pemaparan deskripsi, dialog, karakterisasi,<br />
sampai pada plot yang melenceng dari tema cerita</p>
<p>Writer’s Block<br />
Setiap penulis—terkenal maupun tidak—pasti pernah mengalami kebuntuan dalam menulis atau<br />
writer’s block. Hal ini manusiawi sekali, dan kalau dipaksakan malah akan menghasilkan karya yang<br />
nggak bagus.<br />
“I do have to be in the mood to write. No point sitting down every day and just writing. If I&#8217;m<br />
bored my readers will be bored, so I always wait for inspiration to strike.”<br />
—Jane Green, author of Jemima J and Mr. Maybe</p>
<p>Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi writer’s block:</p>
<p>a. Do your favorite things<br />
Kamu suka hang out di coffee shop? Suka dance? Suka berdandan gothic lalu teteriakan di<br />
depan cermin? ? Well, apapun itu—dan senorak apapun—lakukan sesuatu yang membuatmu<br />
hati kamu senang, and let the feeling knock your imagination.</p>
<p>b. Listening inspiring music<br />
Saya baru menemukan belakangan ini, bahwa dengerin instrumental piano—terutama dari CDCD<br />
OST drama/kartun Jepang adalah sesuatu yang amat inspirational, serta dapat membentuk<br />
mood tertentu untuk membuat cerita! Coba cari apa musik favoritmu, dan jadikan itu BGM<br />
(background music) tiap kamu menulis.</p>
<p>c. Going to unusual places<br />
Bosen dengan rutinitas nonton di bioskop? Coba sekali-sekali dateng ke acara diskusi film<br />
independent temanmu di kampusnya, dan lihatlah bagaimana suasana—serta orang-orang—<br />
baru menimbulkan ‘spark of idea’ di otakmu.</p>
<p>d. Messing up in your sketch/notebook<br />
Corat-coret… gambar-gambar… atau sekedar bikin sepenggal kalimat yang benar-benar ‘suara<br />
hati’. Jangan sungkan. Toh orang lain nggak perlu lihat, kan?</p>
<p>e. Create new and different story<br />
Ini yg paling seru. Saat kamu stuck dengan satu cerita yg sudah terasa monoton, biasanya<br />
otak kamu (tanpa disadari) menghasilkan ide lain yang bisa kamu jadikan cerita baru. Go write<br />
them down, girls. Siapa tau cerita ini bisa menjadi the next big thing kan?</p>
<p>Writing as theraphy<br />
Pernah dengar cerita, bahwa dulu di Virginia, USA, ada seorang cewek high-school yang tidak jadi<br />
bunuh diri, setelah ia menulis surat selamat tinggal karena dirinya akan bunuh diri?<br />
Menulis bisa menjadi terapi untuk diri dan hati kita yang terluka. Karena kadang kita sulit untuk<br />
menceritakan kepada orang di sekitar kita, maka dengan menulis kita dapat mengekspresikan<br />
perasaan kita yang paling private sekalipun, mengubah rasa takut dan tertekan tersebut menjadi<br />
determinasi dan keberanian, sampai akhirnya menjadi sekumpulan ide dan pemikiran yang… who<br />
knows, bisa menjadi best-selling book ?<br />
Dengan menulis, kita dapat menjadi lebih bijak dalam menilai masalah, karena perasaan kita terus<br />
diolah sampai akhirnya mencoba untuk ‘terbuka’ dan ‘menerima’.</p>
<p>Bab 6. Some Useful Tips<br />
a. Read, read, read<br />
Kalau kamu melahap segala macam buku, kamu pasti tahu jenis cerita apa yang paling ingin<br />
kamu tulis… dan seperti apa writing style kamu.<br />
b. Don’t take rejection personally and never give up<br />
Sebelum menjadi novel seperti ini, Lukisan Hujan pernah 4 kali ditolak! Mungkin penulis lain<br />
ada yang kurang, ada juga yang lebih sering. Apapun itu, teruslah berkarya dan mengirim!<br />
c. Write all the time<br />
Kalau kamu memang suka—dan ingin—menjadi penulis, maka writing secara alami akan<br />
menjadi bagian dari daily life kamu.<br />
d. Always bring your ‘lil journal<br />
Kamu lagi di eskalator dan melihat ekspresi dua orang di depan kamu lagi saling ngambek dan<br />
kamu amazed dengan ekspresi wajah mereka. Although it sounds crazy, go write it down.<br />
NOW. ?<br />
e. Create a sympathetic character that readers will like<br />
Pikirkan tentang apa yang sangat ingin ia capai di dunia ini—lebih dari apapun, serta apa saja<br />
rintangannya.<br />
f. Use 5 senses when writing a SCENE<br />
How does it look, how it sounds, how it tastes, how it smells… and finally, how it feels?</p>
<p>TIPS MENULIS BAGI PEMULA</p>
<p>Bagi Anda yang ingin memulai menulis sebagai karir utama atau sekedar hobi untuk mengisi waktu luang, berikut ini beberapa tips yang mungkin akan membantu Anda.  Tulisan ini dibuat bukan untuk maksud sok menggurui, tapi dibuat sekedar untuk berbagi pengalaman dengan para pembaca yang berkeinginan untuk menekuni dunia tulis menulis.  Penulis artikel ini yakin bahwa banyak di antara pembaca yang mungkin membaca artikel ini jauh lebih mahir dan lebih mumpuni pengetahuan dan keahliannya dalam bidang tulis menulis.  Baiklah berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dan bisa dijadikan pedoman untuk memulai sebuah tulisan.</p>
<p>1. Tetapkanlah suatu ide dasar / tema dari tulisan Anda.  Kembangkan ide tersebut dalam suatu kerangka pemikiran / kerangka tulisan, yaitu buatlah semacam skema / bagan alur mengenai tulisan yang hendak dibuat.  Banyak orang yang menyebut skema ini dengan “PARADIGMA TULISAN”.<br />
2. Setelah membuat skema / paradigma tulisan, mulailah lakukan sedikit riset (banyak juga akan semakin bagus).  Riset bisa berawal dari tulisan di buku-buku, berita di televisi, artikel-artikel yang menunjang baik di koran maupun dari internet.  Riset juga bisa pula didukung dengan informasi dari narasumber, yaitu orang yang berkompeten di bidang kajian yang akan menjadi bahan penulisan kita. Pengambilan data dari narasumber bisa dengan metode random sampling (metode pemilihan narasumber/responden secara acak), snowball sampling (metode pemilihan narasumber/responden dari mulut ke mulut, dimana jumlah responden akan bertambah banyak ; misal kita datangi si A, lalu kita wawancara, kita mintai pendapatnya tentang topik yang akan menjadi bahan tulisan kita, lalu kita tanyai si A, siapa lagi yang bisa kita datangi untuk kita mintai informasi.  Misalnya si A menyebutkan nama teman-temannya yang juga ahli di bidang itu, misalnya si B, si C dan si D.  Maka selanjutnya kita datangi si B, si C dan si D untuk mengorek keterangan lebih lanjut, demikian seterusnya hingga jumlah responden semakin lama semakin banyak dan data/keterangan serta informasi yang kita butuhkan semakin valid dan teruji kebenarannya).  Bisa juga kita melakukan survei, seluruh responden/narasumber yang berkompeten dalam bidang tersebut (100% semuanya kita wawancarai) kita minta keterangan tentang topik yang akan menjadi bahan tulisan kita.  Metode survei ini meskipun bisa menghasilkan data awal yang cukup valid, namun membutuhkan biaya yang tidak sedikit.  Dari ketiga metode pengumpulan data di atas, terserah kepada pembaca untuk memilih mana yang terbaik.<br />
3. Dari hasil riset dan wawancara dengan nara sumber, mulailah untuk memilah-milah dan melakukan penggolongan informasi tersebut dalam beberapa kategori.  Tiap versi yang berbeda dari hasil riset belum tentu salah 100%, namun perlu kita telaah lebih jauh dan kita lakukan analisa berdasarkan cara berpikir secara sistematis dan logis.  Mungkin saja potongan-potongan informasi tersebut merupakan secuil saja dari sejumlah besar informasi yang bila kita gabung-gabungkan dan kita analisa secara mendalam akan menghasilkan suatu gambaran global (the big picture) dari suatu masalah / topik yang akan kita bahas.  Bahasa sederhananya, yaitu kita ibaratnya mencari potongan-potongan informasi seperti halnya kalau kita mengumpulkan potongan kepingan gambar dalam permainan puzzle, lalu kita akan satukan potongan-potongan kecil itu pelan-pelan (gak usah terburu-buru, karena hasilnya tentu kurang bagus dan bisa saja analisa kita menjadi salah dan tulisan kita tidak valid), hingga akhirnya kita akan memperoleh hasil akhir yaitu gambar utuh yang bisa kita pahami.  Ooo ternyata ini gambar sapi toh ?  Kalau kita melihat sesuatu hanya sepotong sepotong lalu buru-buru kita lakukan analisa tentu analisa kita bisa saja salah bukan ?<br />
4. Dalam melakukan pembahasan dalam tulisan kita (memulai menulis), bisa saja kita membahas mulai dari hal-hal yang global dulu, baru kemudian sampai ke hal-hal yang kecil/detil.  Namun bisa juga kita mulai dari hal-hal yang kecil (potongan-potongan informasi yang berhasil kita kumpulkan) baru kita satukan dan kita bahas hingga kita bisa menyimpulkan gambaran global / keseluruhan pandangan dari suatu masalah (misalnya, dari pembahasan mengenai, buntut, kaki, perut, kepala, telinga, mulut, mata dan hidung, akhirnya kita sampai pada pembahasan mengenai makhluk apa yang kita bahas tadi.  Ooo ternyata ini sapi !).  Metode pembahasan dan penulisan mulai dari hal-hal kecil / potongan-potongan informasi yang kemudian disatukan dalam suatu kesimpulan akhir tentang sesuatu itu,  biasa kita temui dalam tulisan-tulisan novel atau bahkan film misteri yang kita tontong di bioskop atau televisi.<br />
5. Mengenai alur waktu kita bercerita (misal dalam penulisan cerpen atau novel), bisa kita menggunakan alur runtut (dari awal sampai akhir waktunya urut dan runtut/berkesinambungan), flash back (penceritaan dimulai dari bagian akhir dulu, kemudian baru diceritakan dari awal asal mula kok bisa terjadi seperti yang di bagian akhir itu), atau bahkan alur cerita gabungan antara alur cerita yang urut dengan alur cerita yang flash back.  Namun alur cerita gabungan, bila kita tidak pandai-pandai mengolah kata dalam tulisan kita, bisa-bisa kita malah membingungkan para pembaca (ingat tidak semua pembaca yang membaca tulisan yang kita buat adalah orang dengan kecerdasan yang mencukupi, karena mungkin saja ada beberapa dari mereka yang agak telmi/telat mikir.  Oleh sebab itu lebih baik tulisan dan gaya bercerita atau penyajian tulisan kita seharusnya dibuat sesederhana mungkin dan bisa dimengerti oleh semua orang.  Hindari bahasa-bahasa para pejabat yang pakai istilah-istilah adaptasi dari bahasa asing yang sok keren, pakailah istilah dalam bahasa Indonesia yang mudah dimengerti).<br />
6. Mengenai gaya bercerita, sebaiknya kita memakai gaya bercerita kita sendiri, dengan kata-kata yang sederhana, mudah dimengerti, pembahasan jangan terlalu berbelit-belit, pakailah perumpamaan-perumpamaan yang mudah untuk menjelaskan sesuatu yang mungkin sedikit rumit, sehingga dengan adanya perumpamaan itu para pembaca bisa terbantu untuk memahami apa yang kita maksud.  Dalam menulis, sebaiknya kita tidak perlu terlalu kaku dalam hal pemilihan diksi (pemilihan kosa kata), bisa saja kita pakai bahasa gado-gado (Indonesia-Jawa), walaupun tidak selalu disarankan.  Pendek kata, kita menjadi diri sendiri saat kita menulis sesuatu.  Jangan pernah berusaha meniru gaya bercerita orang lain dari tulisan tertentu yang pernah kita baca.  Tiap orang adalah pribadi yang unik, yang memiliki ciri khas dan tentu saja cara bercerita dan cara penyampaian isi pikirannya tentu akan berbeda-beda.  Justru dengan ciri khas gaya penulisan dan cara bercerita kita yang unik itulah, maka akan menjadi semacam kekhasan kita (bahasa kerennya “trade mark kita”).  Seperti halnya dalam dunia musik, setiap penyanyi tentu punya style/gaya dan penampilan serta genre (tema musik) yang tersendiri.<br />
7. Tema apa yang bisa kita sajikan dalam tulisan kita ? Mulai saja dengan menulis sesuatu yang sederhana yang ada di sekeliling kita.  Para penulis bisa saja mengambil topik mengenai pengetahuan ilmiah, pengetahuan umum, hobi dan ketrampilan, tutorial perbengkelan/otomotif, keagamaan, pengalaman hidup yang membawa hikmah, tutorial memasak, tutorial komputer, tutorial HP, tutorial bercocok tanam/tanaman hias, tutorial desain atau bahkan tentang tips dan tutorial mengenai tata rias kecantikan, berbagai macam humor seputar dunia sekolah, kekonyolan teman, kehidupan di rumah, diri kita sendiri, atau bahkan obyek benda mati yang paling remeh sekalipun (sebagai obyek penderita yang kemudian dianggap seakan-akan sebagai makhluk hidup yang mempunyai perasaan dan emosi.  Di situlah kemampuan kita untuk menceritakan segala hal maupun kejadian yang terjadi di sekitar obyek benda mati tersebut, sehingga seakan-akan obyek benda mati tersebut sebagai saksi hidup yang bisa menceritakan segala hal yang terjadi dari sudut pandang si benda mati itu. Dengan kata-kata dan diksi yang tepat dan berkesan lugu dan polos, untuk menggambarkan setiap kejadian dan berbagai hal yang terjadi maka semua gambaran ilustrasi dalam bentuk cerita itu sudah bisa disebut sebuah karya cerita pendek yang cukup unik).  Baiklah, misalnya saja kita tetapkan saja kertas tissue toilet sebagai obyek yang akan kita bahas.  Kita pura-puranya memposisikan diri kita sebagai kertas tissue toilet tersebut, lalu kita bisa berangan-angan/membayangkan dan tentu saja berimajinasi  apa saja yang akan dilakukan orang dengan kertas tissue toilet tersebut.  Tentu saja akan muncul berbagai “versi” cara orang menggunakan kertas tissue toilet tersebut, dan bahkan mungkin ada orang yang tidak menggunakan kertas tissue toilet itu sebagaimana fungsinya.  Kita bisa juga membayangkan dan membahas tentang berbagai tipe orang yang masuk ke kamar kecil / toilet (tempat kertas tissue itu berada), mulai dari orang yang lemah lembut, grusa-grusu, sampai orang yang jorok sekalipun. Semakin unik dan semakin polos kita menggambarkan sesuatu yang berhubungan dengan kertas tissue dengan orang-orang yang menjadi pengunjung toilet, serta semakin kita bisa membawa pembaca untuk lebih “menghayati” akan “penderitaan” si kertas tissue, berarti tulisan kita sudah cukup komunikatif dengan para pembaca.<br />
8. Bagi penulis yang tema tulisannya lebih banyak ke masalah teknis atau tutorial mengenai suatu topik tertentu, misalnya tentang Hand Phone atau komputer, tulisan tentang resep masakan, atau yang lainnya, sangat disarankan agar tulisan sebaiknya diberi ilustrasi/gambar pendukung baik gambar buatan tangan ataupun mungkin foto-foto pendukung yang “bisa memberikan gambaran” kepada para pembaca agar tulisan kita lebih komunikatif dan interaktif dengan para pembaca yang mungkin masih awam.<br />
9. Jangan terlalu tegang dan takut salah, santai saja saat kita akan memulai menulis tentang sesuatu.  Biasakan membawa buku/notes kecil atau bahkan beberapa helai potongan kertas dan bolpoin kemanapun kita pergi.  Atau bahkan mungkin flash disk bagi yang mampu membelinya,  Siapa tahu kita bertemu dengan hal-hal yang bisa menjadi ide untuk bahan tulisan kita, maka kita akan dengan mudah membuat poin-poin penting yang bisa dicatat di selembar kertas yang kita bawa tadi.  Atau bahkan orang / kenalan yang membawa laptop yang berisi data-data/bahan-bahan yang bisa mendukung isi tulisan kita, jadi kalau kita membawa flash disk, kita bisa meminta ijin untuk mengcopy file-file data pendukung yang mungkin dimiliki orang/teman kita di komputer laptopnya. Saat menulis jangan pernah membatasi sampai berapa halaman isi tulisan kita, karena biasanya para editor di koran, majalah atau penerbit pasti akan selalu mengedit tulisan kita.  Dalam banyak kasus, tulisan kita yang semula pendek bisa disulap oleh penerbit menjadi tulisan yang sangat panjang dan detil, atau bahkan sebaliknya.  Ini sesuai dengan pengalaman penulis artikel ini yang pernah mengirimkan naskah tulisan ke majalah HAI dan majalah INFO KOMPUTER.  Di majalah HAI, artikel humor penulis yang saat itu panjangnya satu setengah halaman, bisa disulap oleh editor majalah HAI menjadi cukup dua alinea saja tanpa mengurangi makna isinya.  Di majalah INFO KOMPUTER, naskah artikel penulis yang semula hanya tiga perempat halaman bisa disulap oleh redaksi/editor majalah INFO KOMPUTER menjadi dua halaman penuh yang dilengkapi pula dengan ilustrasi foto capture dari layar desktop komputer.  Di tabloid PC Plus, tulisan penulis yang semula bernaskah mentah sebanyak 10 halaman plus ilustrasi, bisa disulap oleh editor tabloid tersebut menjadi dua halaman saja (karena tulisan dipersingkat, dan gambar ilustrasinya diperkecil ukurannya sehingga muat hanya dalam dua halaman saja).<br />
10. Jangan pernah memperkirakan atau mematok harga mati berapa honor yang seharusnya kita terima, karena tiap media cetak atau penerbit memiliki patokan harga yang berbeda-beda.  Ada yang memberikan patokan honor berdasarkan jumlah artikel / topik artikel yang dimuat (dimana per artikel dihargai  mulai dari Rp 80.000,- s/d Rp 300.000,- ; ini untuk media dalam negeri/Indonesia.  Media asing seperti beberapa majalah di Australia dan Amerika bahkan bisa memberikan honor yang lebih tinggi yaitu antara Rp 500.000,- hingga Rp 1.000.000,- per artikel yang dimuat ; nominal mata uang sebenarnya dalam dolar dan tentu saja setelah ditransfer ke rekening kita akan berubah menjadi rupiah).  Ada pula beberapa media majalah yang memberikan patokan honor berdasarkan jumlah halaman cetak jadi yang dimuat di majalah tersebut dimana per halaman untuk tulisan yang dimuat dihargai antara Rp 70.000,- s/d Rp 100.000,-. Bahkan ada pula yang patokan honornya didasarkan dari jumlah karakter tulisan jadi yang dimuat di media tersebut. Tiap berapa puluh atau berapa ratus karakter dihargai Rp 50.000,- . Untuk yang ini honor yang diterima lebih lumayan, karena semakin banyak jumlah karakter tulisan kita, semakin besar honor yang kita terima, namun perhitungannya didasarkan pada hasil akhir yang dimuat (setelah diedit oleh tim editor media majalah atau koran) bukan dihitung dari naskah mentah yang kita kirim. Jadi penjelasannya begini, kalau tulisan artikel kita yang tadinya pendek karena diketik dalam 1 spasi atau satu setengah spasi dengan total halaman 2 lembar misalnya, bisa jadi setelah diedit dan dilayout oleh tim redaksi majalah, tulisan kita bisa disulap menjadi 4 hingga 6 halaman atau bahkan mungkin dipersingkat menjadi kurang dari naskah aslinya.  Jadi semuanya tergantung dari kebijakan tim redaksi majalah yang kita kirimi naskah artikel kita.  Biasanya, bila naskah artikel kita dimuat di suatu majalah kita akan diberikan edisi majalah yang memuat tentang tulisan kita secara gratis (disamping honor yang kita terima).  Namun jangan terlalu banyak berharap karena tidak semua media cetak mempunyai kebijakan seperti itu.  Bila tujuan kita menulis bukan untuk dimuat di majalah atau koran, melainkan untuk diterbitkan dalam bentuk buku, dari hasil obrolan dengan para penerbit, biasanya para penerbit memberikan royalti (hak cipta) yang dinilai dalam bentuk uang yang nominalnya biasanya sebesar 6% &#8211; 10% dari total penjualan / cetakan yang biasa dibayarkan setiap penerbit mencetak dan menerbitkan buku tulisan kita.  Ada penerbit yang sekali cetak bisa berani mencetak ratusan buku atau bahkan ada yang sekali cetak bisa sampai 1000 buku atau bahkan lebih. Ada pula yang memakai sistem pembelian royalti &#8220;beli putus&#8221;, artinya setelah disepakati bersama, maka suatu naskah yang akan diterbitkan menjadi sebuah buku, dibeli &#8220;hak cipta&#8221;-nya dengan pembayaran di muka.  Penulis tidak lagi berhak meminta royalti tiap kali penerbit mencetak ulang buku itu, walaupun ternyata menjadi best seller. Hal ini karena seluruh hak cipta sudah dipegang oleh penerbit, dan penulis tidak lagi berhak mengklaim royalti yang biasanya dibayarkan tiap tiga hingga enam bulan sekali. Keuntungan sistem &#8220;beli putus&#8221; adalah bila ternyata buku itu setelah diterbitkan tidak laku, penulis tidak rugi, karena ia sudah mendapatkan pembayarannya yang dibayarkan dimuka, sementara kerugian ditanggung sepenuhnya oleh penerbit.  Namun bisa jadi kerugian besar bagi penulis bila ternyata buku yang sudah terlanjur dibeli hak ciptanya dengan sistem &#8220;beli putus&#8221; itu kemudian ternyata meledak menjadi best seller, penulis tidak bisa menikmati royalti yang biasa dibayarkan setiap 3-6 bulan atau saat cetak ulang. Semua tergantung ke masing-masing penerbit, dan juga kesepakatan kita saat penandatanganan perjanjian kontrak dengan penerbit.  Maka berhati-hatilah dan pikirkan masak-masak mana yang dirasa paling baik untuk diri Anda sebagai penulis. Dalam komunikasi dengan penerbit, kita bisa berkomunikasi dengan telepon (untuk penerbit luar kota) atau mendatangi langsung ke alamat penerbit.  Sedangkan untuk pengiriman naskah karya tulis kita bisa lewat pos, lewat e-mail atau bahkan diserahkan langsung dengan dibawa sendiri ke penerbit.  Ada penerbit yang hanya meminta versi digital tulisan kita ; ini biasa disebut dengan soft copy (dalam bentuk file Ms-Word atau RTF) yang disimpan di disket atau CD atau dikirim lewat e-mail, dan ada pula yang bahkan meminta baik versi digital tulisan kita (dalam bentuk file Ms-Word atau RTF yang disimpan di disket atau CD) maupun versi cetaknya atau biasa disebut dengan print out (yang dicetak/di-print di kertas folio atau A4).  Semuanya tergantung dari kebijakan masing-masing penerbit.  Untuk itulah sebaiknya kita melakukan konfirmasi dan negosiasi dulu dengan penerbit tentang bentuk dan format naskah tulisan kita serta cara pengirimannya.</p>
<p>CARA JITU MENULIS CERPEN</p>
<p>Kenapa Kita Menulis?<br />
Pertanyaan ini merupakan kunci motivasi seorang penulis. Untuk apakah kita menulis? Mari kita simak jawabannya melalui sebuah kisah nyata di bawah ini:<br />
Usianya masih sangat muda, 13 tahun. Kala itu bulan Juni 1942, pertama kalinya ia menulis dalam buku diarinya. Beberapa bulan kemudian, bersama orangtuanya, ia bersembunyi di sebuah loteng gelap karena sedang diburu oleh rasisme Nazi yang sedang ganas-ganasnya. Seringkali ia mendengar suara deru pesawat tempur dan rentetan senjata api yang mengawang di atas Secret Annex itu.<br />
Untuk mengisi hari-hari panjangnya di tempat persembunyian tersebut dan untuk mengatasi rasa takutnya, ia mencurahkan segala perasaannya dalam sebuah buku diari, catatan harian, yang dikemudian hari mengatarkannya menjadi seorang ‘pengisah sejati’ yang terkenal di seluruh dunia. Gadis itu bernama Anne Frank.<br />
Aku berharap, demikian ia mengawali tulisannya pada diarinya yang diberinya nama Kitty, aku bisa  mencurahkan isi hatiku padamu dengan cara yang belum pernah aku lakukan pada siapapun sebelumnya, aku harap kamu dapat memberi rasa nyaman dan juga semangat untukku.<br />
Berbulan-bulan ia tidak melihat matahari dan tidak mengetahui dunia luar. Namun ia terus saja menulis, “&#8230;aku suka menulis, banyak hal yang terlampau menIk dan luar biasa dalam hatiku, akan aku tumpahkan lewat tulisan. Kertas memiliki kesabaran yang lebih ketimbang manusia.”<br />
Pada bulan April 1944 ia curhat pada diarinya bahwa ia rindu ingin sekolah lagi, Andai perang tidak juga berakhir bulan September, aku tidak akan kembali ke sekolah&#8230; Memang Anne Frank tidak pernah lagi melanjutkan sekolahnya hingga akhir hayatnya.<br />
Karena pada tanggal 4 agustus pagi, delapan orang yang bersembunyi di Secret Annex, termasuk Anne Frank, disergap oleh intelejen bayaran Nazi lalu digiring ke Penjara, lalu ke kamp pembuangan sampai akhirnya dicampakkan ke sebuah kamp mengerikan di dekat Hannover (Jerman) tahun 1945. Bersama dengan impian remaja dan cita-citanya, akhirnya Anne Frank meninggal dunia karena terlalu lelah, sakit dan lapar. Mayatnya dibuang ke sebuah pemakaman umum Bergen-Belsen. Ia mati dalam usia belasan tahun tanpa sempat tahu bahwa beberapa waktu kemudian, setelah perang usai, diari-nya ditemukan oleh petugas berceceran di lantai Secret Annex yang akhirnya menjadi sebuah dokumen sejarah yang dipublikasikan di seluruh dunia.<br />
Nah, dari kisah di atas kita dapat memetik pelajaran penting bahwa menulis adalah sebuah cara untuk mendokumentasikan segala pikiran, pengalaman dan imajinasi kita ke dalam bentuk tulisan. Untuk melengkapi jawaban ini, saya masih ingin mengutip penggalan-penggalan bagus dari diari Anne, Saat aku menulis, aku dapat meluruhkan seluruh deritaku. Ketakutanku lenyap, gairah hidupku bangkit kembali! &#8230;.. aku berharap, semoga bisa, oh, aku sangat berharap, hanya dengan menulis aku dapat merekam segalanya, seluruh pikiran, ide dan fantasiku. Pada awalnya, si Anne tidak berpikir kalau buku diarinya akan dipublikasikan secara luas. Ia menulis untuk dibaca sendiri dan berdasarkan motivasi seperti yang diuraikannya di atas.<br />
Sebetulnya, dipelajari atau tidak, menulis itu tetap mengiringi hidup kita sehari-hari karena memang sudah menjadi kebutuhan. Baik untuk kepentingan resmi seperti mengerjakan tugas sekolah/kuliah/kantor, maupun untuk keperluan yang lebih bersifat privasi seperti menulis surat cinta, sms atau menulis curahan hati di buku diari.<br />
Sesuai dengan jenis tulisannya, aktifitas menulis memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Menulis laporan penelitian tentu tidak sama dengan menulis novel. Demikian juga dengan menulis artikel yang berbeda dengan menulis cerpen. Oleh karena itu menulis amat penting untuk dipelajari dan dipraktekkan.<br />
“Kalau berbulan-bulan anda pelajari teori ‘berenang’  tanpa pernah menyentuh air, maka percayalah anda tidak akan pernah bisa berenang. Sebaliknya kalau anda dilempar ke dalam kolam renang dua atau tiga kali, besar kemungkinan anda akan otomatis menguasai teknik keseimbangan tubuh yang merupakan kunci utama ilmu renang. Demikian juga dengan ilmu mengarang. Anda harus akrab dengan buku dan alat tulis yang memang dikhususkan untuk mengarang”.<br />
Kegiatan menulis sangat berguna, terutama dalam mendokumentasikan sesuatu, entah kisah hidup kita, kisah ‘special’ yang kita anggap perlu dikenang selamanya hingga peristiwa sejarah. Tradisi lisan mudah hilang dalam ingatan, sebaliknya tulisan akan selalu abadi sepanjang masa (begitu kata orang).<br />
Berikut ini beberapa tips yang akan memudahkan anda dalam menulis, terutama menulis cerita pendek.</p>
<p>Menulis Harus Ada Minat.<br />
Langkah pertama untuk menjadi seorang penulis adalah: ada keinginan yang kuat untuk menjadi seorang penulis. Ada gairah yang menggebu-gebu untuk menulis.  Gairah ini akan mengantarkan kita pada semangat ‘saya pasti bisa’. Tanpa itu, hanya akan melahirkan seorang penulis iseng yang se-ala kadarnya saja.</p>
<p>Rajinlah Membaca.<br />
Seringkali kita membaca buku hanya pada saat menjelang ujian (sekedar untuk kepentingan merebut nilai tinggi). Membaca, hanya sekedar menghafal. Membaca yang dimaksud di sini adalah benar-benar untuk mengerti, memahami dan menikmati isi buku. Jika anda ingin menjadi seorang kolomnis maka banyaklah membaca opini di media massa. Jika anda ingin menjadi seorang novelis atau cerpenis maka banyaklah membaca novel dan cerpen yang memungkinkan anda  ani mencerna, menikmati dan meniru isinya. Agar bisa menulis, usahakanlah banyak membaca. Hanya perlu dicatat, mulailah dengan membaca sesuatu yang mudah dimengerti dan sesuaikan dengan jenis tulisan apa yang ingin anda tekuni.</p>
<p>Misalnya anda ingin menjadi seorang cerpenis remaja. Maka banyaklah membaca cerpen-cerpen remaja di majalah remaja maupun di dalam buku kumpulan cerpen. Perhatikan bagaimana cara penulisannya dari awal hingga akhir dan bagaimana penulisnya mengelola konflik remaja dalam bentuk cerita menarik. Karya orang lain penting untuk dijadikan referensi bagi seorang pemula.</p>
<p>Mulailah Dengan menulis Cerpen Singkat.<br />
Banyak orang yang mengeluh, bahwa ia sudah banyak membaca novel dan cerpen tetapi tidak juga bisa menulis sebuah cerpenpun. Ada juga yang mengatakan apabila ia paling pandai bercerita lisan kepada temannya namun amat sulit menuangkan ke dalam bentuk tulisan.<br />
Mulailah dengan menulis cerpen yang singkat dan semanpu ada menulisnya. Sebaiknya tidak usah dulu mengacu pada standar penulisan cerpen di majalah atau ketentuan dalan lomba. Semakin sering mencoba menulis cerpen, dengan gaya seperti apapun, kita akan semakin terbiasa dan menguasai teknik menulis cerpen. Apalagi diringi dengan membaca dan meminta bimbingan khusus dari seseorang yang sudah mahir menulis.</p>
<p>Latihan dengan metode “plagiat”<br />
Cara ini adalah dengan Menulis Ulang Karya Orang Lain. Ingat, ini hanya untuk latihan sebaiknya tidak dipraktekkan untuk keperluan yang lain.<br />
Pertama-tama kita pilih dulu tulisan orang lain yang kita anggap menarik. Misalnya sebuah cerpen yang berjudul Aku Lemah Karena Cinta. Kemudian kita menulis ulang karya itu dengan ketentuan sebagai berikut: anda bebas mengedit dan ‘memodifikasi’ naskah itu sesuai dengan kehendak anda, silahkan ganti juga nama tokohnya dan ubahlah judulnya, misalnya menjadi Jangan Berikan Aku Cinta. Atau kalau anda bisa, balikkanlah cerita itu sehingga judulnya menjadi Ku Tegar Karena Cinta.<br />
Cerita asli yang seharusnya sedih cobalah diputarbalikkan sehingga menjadi cerita gembira (happy ending). Banyak orang yang latihan dengan cara ini dan lama kelamaan berhasil menulis cerpen secara mandiri.<br />
Metode ini akan membuat kita menguasai anatomi (bagian-bagian) cerita, cara menempatkan penanda, cara memulai, cara menggunakan kalimat sambung, variasi kata dan juga bagaimana sih cara ‘mengganggu’ pembaca dengan kejutan-kejutan. Saya sendiri, pertama kali menulis sebuah artikel di sebuah media massa dengan metode ini. Waktu itu temanya sudah diatur oleh media yang bersangkutan yaitu tentang konsep ideal tentang gerakan mahasiswa. Saya menemukan sebuah artikel bagus dan langsung saya modifikasi. Judul artikel itu saya ubah, kemudian paragrafnya saya ubah dengan bahasa saya sendiri dengan tema yang masih seperti aslinya dan, artikel itu dimuat oleh media massa setelah menyisihkan banyak saingan mahasiswa. Waktu itu saya memang tidak tahu bahwa metode seperti ini tidak bagus untuk praktek langsung untuk di media. Tetapi sebenarnya cara ini boleh saja asalkan hasil ‘modifikasinya’ tidak mirip-mirip banget.</p>
<p>Menulis Kilat Dengan Metode Merekam.<br />
Banyak penulis (termasuk saya) awalnya merupakan seorang yang sangat merasa kesulitan menulis artikel apalagi yang temanya sudah di atur-atur. Pernah suatu kali ada kompetisi menulis artikel di media massa yang melibatkan ribuan mahasiswa. Artikel itu hanya akan memuat dua artikel setiap hari dengan tema yang sebelumnya sudah ditentukan, waktu itu temanya pendidikan. Dua kali saya kirim  artikel itu tidak dimuat alias di tolak. Segera saya temukan kelemahan saya, ternyata saya tidak memiliki argument yang lebih baik untuk mendukung naskah artikel tersebut.<br />
Kemudian saya mencari akal, saya menemui seorang senior yang paling jago dalam hal diskusi dan saya mengajaknya berbincang-bincang tentang pendidikan. Harus saya akui ia amat menarik bicaranya dan kosakatanya luas. Sejam kemudian saya membaca ulang catatan kecil hasil diskusi sambil mengingat perkataannya yang masih terekam dalam ingatan saya. Sebentar kemudian jadilah dua artikel. Kemudian saya kirim dua-duanya, satu pake nama teman. Dua-duanya dimuat. Dari itulah saya menemukan satu metode bagus untuk belajar menulis.</p>
<p>“Bertahun-tahun saya belajar menulis tapi nggak bisa-bisa. Emang gimana sih caranya menulis itu?” tanya seseorang pada saya sesaat setelah mengisi sebuah diskusi tentang menulis. Saya jelaskan banyak hal dan dia terlihat tidak percaya dan berkata bahwa menulis hanya bisa dilakukan oleh mereka yang berbakat saja. Di ujung kalimatnya ia menyindir bahwa saya tak jauh beda dengan gurunya di kelas yang hanya bisa teori dan teori.<br />
“Kamu serius ingin menjadi penulis?” tantang saya dengan sedikit kalap.<br />
“Iya,” sambutnya ketus sekali, “tapi, sekarang kayaknya udah putus asa.”<br />
“Boleh tau apa yang ingin kamu tulis?”<br />
“Cerpen. Saya punya satu kisah yang menurut saya paling menarik. Saya ingin membagi cerita ini pada orang lain.”<br />
Dari cara ngomongmu, kamu punya bakat besar menjadi penulis, bego!, “Tentang apa?”<br />
“Kisah cinta.” Jawabnya. Dasar AbG!<br />
Saya ajak dia ke sudut, “Boleh saya mendengar sedikit ceritamu?” Jangan tanya kenapa!</p>
<p>Dia lalu bercerita dengan singkat tentang kisahnya dan memang seru. Setelah itu saya memberitahukannya bahwa saya merekam semua ceritanya dengan ponsel dan saya meminta waktu sebentar untuk menuliskannya ke dalam kertas.</p>
<p>Setelah itu saya edit, ditambah dan dikurangi serta didramatisir sehingga jadilah sebuah cerpen yang menarik. Metode ini bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk menulis cerpen. Jangan dulu berpikir bahwa cerpen kita tidak bagus atau tidak menarik. Semua kisah masing-masing memiliki keunikan dan daya tarik yang berbeda. Jadi, kalau ada orang yang mengeluh susahnya menulis padahal ia bisa mengarang cerita, maka latihlah dengan metode ini. Nanti kalau sudah terbiasa, anda cukup mendengarkan temanmu bercerita dan anda akan segera bisa menyulapnya menjadi cerpen atau artikel. Kalau masih belum puas hasilnya, diskusikan dengan orang yang udah lebih dulu pandai mengarang. Yang pasti jangan berhenti mencoba, kan sayang kalo kisah indahmu tidak pernah ditulis sama sekali.</p>
<p>Teori Dalam Pelajaran Bahasa Tetap Penting.<br />
Bagaimanapun juga pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dan kampus tetap penting untuk membantu kita menjadi penulis. Dalam menulis biasakanlah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar terutama untuk penulisan artikel. Waktu menjadi juri lomba cerpen pelajar, banyak sekali saya temui naskah cerpen yang salah menempatkan tanda (titik, koma, tanda petik dst). Ada juga cerpen yang menggunakan bahasa singkatan yang tidak dimengerti. Minatilah pelajaran bahasa sehingga anda benar-benar menguasainya.</p>
<p>Segera Catat Inspirasi Yang terlintas.<br />
Seringkali ide dan inspirasi itu datang pada waktu yang tidak terduga dan kalau kita tidak mencatatnya bisa jadi kita akan lupa dan hal itu belum tentu akan datang lagi. Saya menyarankan biasakan membawa buku kecil ke manapun anda pergi. Atau bisa juga ide yang datang tiba-tiba itu dicatat melalui ponsel dan direkap ulang di dalam buku pada saat anda sempat.</p>
<p>Pastikan pada saat yang tepat anda akan menulis ide itu ke dalam bentuk tulisan yang utuh. Usahakan juga, kalau anda mendengar sesuatu (kosa kata menarik, tema, judul, kalimat indah, kata mutiara dll) dari orang lain, segera catat sebab itu akan membantu perbendaharaan kata anda di dalam menulis. Saya sendiri mendapatkan banyak manfaat dari cara seperti itu. Usahakanlah punya satu buku khusus untuk mencatat hal-hal singkat yang mengingatkan anda pada tema tulisaan (kamus pribadi), misalnya ide tulisan yang hendak dijadikan cerpen, inspirasi yang kemarin malam muncul sebelum tidur, daftar novel yang ingin ditulis, daftar nama tokoh dalam cerpen yang menarik, cuplikan deskripsi dalam sebuah novel yang ingin anda baca berulang-ulang saking bagusnya, dan seterusnya.<br />
Pelajari Karakter Teman Di Sekitarmu<br />
Ada banyak karakter manusia yang diulas dalam satu cerita. Kita tahu bahwa manusia memiliki karakter yang berbeda. Hal ini memberi kita pelajaran penting dalam menulis. Menulis cerpen akan lebih mudah (terutama dalam mendiskripsikan tokoh dan membuat adegan dialog) jika kita menjadikan orang yang kita kenal sebagai referensi. Misalnya begini, dalam cerpen kita ada tokoh antagonis yang cerewet, pemuja penampiran dan suka  anill. Carilah diantara teman di pergaulanmu yang  iker iki sikap demikian dan perhatikan bagaimana gaya bicarannya, pilihan kalimatnya dan intonasinya. Contoh lain, dalam cerpen ada tokoh baik, penyabar dan jujur. Perhatikan di sekeliling adakah temanmu yang memiliki sifat demikian? Jika ada perhatikan cara bicaranya, sikapnya, kesukaannya.</p>
<p>Sehingga ketika ingin menggambarkan kepada pembaca bagaimana sih sosok tokoh baik itu, maka anda akan dimudahkan oleh teman yang baik tadi sebagai referensi. Hal ini akan membantu untuk mendiskripsikan karakter orang. Sebab, dalam sebuah cerita, pasti akan mengulas sifat. Ada yang baik, jahat, nakal, penyabar, curang, gagah, centil, penggoda, penggombal, pembohong dan seterusnya. Karakter seperti itu ada di sekeliling kita. Tinggal comot saja mereka sebagai tokoh dalam cerita.</p>
<p>Buatlah Kerangka Cerita<br />
Dalam pelajaran bahasa sering kita dianjurkan untuk membuat kerangka karangan. Hanya saja metodenya cukup formal dan sulit dijadikan acuan dalam mengarang. Menurut saya, bikinlah kerangka cerita itu sesuai dengan kebiasaan dan gaya anda sendiri misalnya, ingin menulis sebuah cerpen tentang persahabatan dengan seseorang. Anda harus mencatat dulu apa aja sih yang ingin anda ceritakan? Kisah persahabatan itu dengan siapa? Sisi menarik apa dalam kisah itu? Apa saja kesan anda terhadap dia? Kenyataan persahabatan apa yang terjadi dengannya? Bagaimana akhir dari kisah itu dan apa harapan anda dalam persahabatan dengannya.<br />
Contoh kerangka sederhana untuk membuat cerpen, katakanlah temanya ‘berpisah’ dengan seorang sahabat:<br />
Kisah persahabatan dengan si A<br />
Awalnya bertemu dalam sebuah acara<br />
Pernah bertengkar hebat karena beda pendapat<br />
Dia sebenarnya sahabat yang penuh pengertian<br />
Dia jadi teman special.<br />
Akhirnya berpisah untuk selamanya karena satu sebab.<br />
Kemungkinan judulnya: Selamat Jalan Sahabatku atau Rinduku Tak Pernah Berakhir atau sepucuk surat untuk sahabat atau Entah Kapan Engkau Kembali dan seterusnya. Biasakan membuat beberapa alternatif judul untuk cerpenmu. Semakin menarik judulnya, semakin memancing orang untuk membaca ceritamu. Judul ibarat wajah, kalo cakep orang mudah jatuh hati.<br />
Dari kerangka sederhana dan acak di atas tinggal anda susun dalam bentuk cerita. Untuk tahap permulaan, tuliskan saja cerita tersebut berdasarkan ingatan yang ada dalam pikiran dan mengacu pada kerangka karangan. Nanti setelah selesai baru di edit lagi agar lebih menarik.</p>
<p>Latihan Menulis Dialog<br />
Cerita pendek seringkali dibuka dengan narasi atau deskripsi tempat atau orang. Dalam latihan menulis kita harus membiasakan diri diselingi dengan dialog antar tokoh. Kalimat dialog itu juga harus disesuaikan dengan karakter usia dan topik pembicaraan si tokoh. Kalo tokohnya seorang guru fisika yang sedang ngajar nggak mungkin pake bahasa gaul ala sinetron yang serba abu-abu, kalau tokohnya seorang galak kemungkinan bahasanya ketus dan kasar. Selain itu perhatikan juga variasi keterangan dialog, misalnya:<br />
“Aku sayang sama kamu.” Bisik cowok itu yang membuat jantung Diva seakan berhenti berdetak.<br />
Anda bisa merubahnya menjadi:<br />
“Aku,” Cowok itu berbisik pelan di dekat telinga Diva, “sayang sama kamu.”<br />
Bisa juga diubah menjadi:<br />
Cowok itu merangkul Diva dan berbisik pelan di antara gemerisik flamboyan yang diterpa angin malam, “Aku sayang sama kamu.”<br />
Itu adalah contoh variasi dialog. Masih ada lagi jenis keterangan dialog yang perlu diperhatikan yang harus disesuaikan dengan adegan, misalnya:<br />
“Jangan tinggalkan aku.” Pinta Ratu lirih. Atau bisa juga dengan: Ratu memohon pada cowok itu agar tidak meninggalkannya sendirian.<br />
“Jangan coba-coba dekati aku lagi!” hardik Diva dengan muka merah padam. Atau bisa juga dengan: Dengan muka yang merah padam Diva menghardik cowok itu agar tidak berusaha lagi mendekatinya.<br />
“Aku berharap kita akan selalu bersama selamanya.” Ucap perempuan itu. Atau juga bisa, “Aku berharap kita akan selalu bersama, selamanya.” Desis perempuan itu memecah keheningan malam.<br />
Ada juga variasi seperti ini: “Kalau saja aku mau jujur, “ kata lelaki itu pada kekasihnya tanpa ada kesan bercanda, “sebenarnya aku tidak pernah mencintaimu,” sejenak ia terdiam, “sehebat saat ini” Kita harus bisa mengganggu pembaca dengan berbagai variasi yang seolah-olah aneh padahal pesan kita pada pembaca biasa-biasa saja.</p>
<p>Hal-hal lain yang perlu diperhatikan:<br />
-Pandai Mendramatisir cerita.<br />
-Banyak menguasai kosa kata.<br />
-Memasukkan unsur-unsur baru yang lain dari yang lain.<br />
-Jangan terikat oleh ketentuan bahwa panjang cerpen harus sekian halaman (ada cerpen yang Cuma 3 halaman dan ada yang sampai 25 halaman).<br />
-Bimbingan Langsung Pada Penulis<br />
Hal ini yang paling cepat membuat anda mahir menulis. Anda bisa menulis dulu satu naskah cerpen kemudian anda konsultasikan dengan penulis yang anda kenal, dan mintalah agar naskahmu di edit dan dikemas dengan lebih baik. Dengan begitu kamu bisa langsung mengetahui kelebihan serta kelemahan tulisannya. Saya sendiri sering membantu memperbaiki naskah cerpen para pemula dan akhirnya mereka berhasil menembus media massa dan memenangkan berbagai lomba cerpen. Untuk kebutuhan pelajaran menulis, pembaca (khusus pemula) bisa mengirimkan naskahnya (cerpen singkat) ke e-mail penulis dan penulis akan berusaha mengirimkannnya kembali sesuai permintaan pemilik cerpen.</p>
<p>Demikian sedikit tips dalam menulis. Yang pasti jangan berhenti untuk belajar dan mencoba. Kalau di negeri ini ada ribuan penulis sukses yang benar-benar mulai dari nol, kenapa kita tidak segera menyusul mereka?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/haryobagushandokonews.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=haryobagushandokonews.wordpress.com&blog=3029161&post=48&subd=haryobagushandokonews&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://haryobagushandokonews.wordpress.com/2008/04/21/tutorial-menulis-hingga-menerbitkan-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c1d05726c3a34431da28e8f354ab8e6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">haryobagushandokonews</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>