Mencerdaskan Bangsa Melalui Pengembangan Perpustakaan Daerah

Oleh : Haryo Bagus Handoko, SP

Abstraksi
Perpustakaan umum yang diharapkan dapat meningkatkan minat baca tulis serta wawasan dan pengetahuan masyarakat saat ini tidak dipungkiri lagi sangat dibutuhkan demi pengembangan intelektual masyarakat.  Untuk memenuhi kebutuhan vital ini, maka konsep perpustakaan yang dahulu hanya tersedia ala kadarnya sekarang mulai dibenahi dengan serius.  Konsep perpustakaan masa depan yang mengusung teknologi tepat guna dan juga bahan-bahan bacaan bermutu serta konsep pengemasan ilmu pengetahuan dalam kemasan yang menarik sudah seharusnya mulai diterapkan di berbagai perpustakaan daerah. Konsep ini perlu lebih dikembangkan demi pengembangan literasi informasi masyarakat selain usaha pemberdayaan masyarakat melalui perjuangan mencerdaskan bangsa.

Perpustakaan kota Malang, sebuah konsep perpustakaan daerah yang multiguna.
Setelah mengalami renovasi gedung maupun sistem penataan buku dan keadministrasian, perpustakaan kota Malang hadir dalam wajah yang berbeda, wajah sebuah perpustakaan modern yang menarik untuk dikunjungi bukan hanya sebagai tempat dan sarana belajar namun lebih merupakan sebuah tempat wisata bagi keluarga yang mendidik serta menghibur.  Perpustakaan yang setiap harinya bisa dikunjungi oleh kurang lebih seribu lima ratus pengunjung ini dilengkapi dengan teknologi canggih sebagai sarana pembelajaran murah meriah bagi seluruh masyarakat warga Malang.  Untuk mengakses berbagai informasi dan berita terbaru, para pengunjung perpustakaan dimudahkan dengan adanya aneka bahan bacaan surat kabar dan juga sambungan internet gratis wi-fi yang tersedia di area ruang lobby Gedung Perpustakaan Kota Malang.
Untuk memperoleh informasi seputar tempat-tempat wisata yang tersebar di wilayah Malang Raya, tersedia sebuah monitor layar sentuh dilengkapi dengan aneka informasi profil tempat wisata dan rekaman video yang bisa dengan mudah digunakan.  Di lantai satu, gedung perpustakaan ini terdapat sebuah ruang galeri seni yang biasa digunakan untuk pameran buku, pameran foto dan bahkan pameran lukisan. Dengan hadirnya ruang galeri pameran maka diharapkan apresiasi seni masyarakat akan meningkat dan juga diharapkan bisa menginspirasi tumbuh dan berkembangnya kreativitas generasi muda melalui kesenian. Di lantai yang sama juga terdapat ruang bacaan anak, dan fasilitas ibadah berupa ruang mushola.  Untuk menjadi anggota perpustakaan (yang berarti juga memiliki hak untuk meminjam buku dan menggunakan seluruh fasilitas kemudahan yang tersedia), seseorang cukup mendaftar ke meja reservasi yang ada di lantai satu dan mengisi formulir pendaftaran.  Setelah itu ia akan dipanggil untuk difoto saat itu juga, sementara data-data dirinya akan segera dimasukkan ke database komputer.  Tidak sampai memakan waktu satu jam, maka kartu plastik yang dilengkapi dengan foto, keterangan si pemilik kartu keanggotaan perpustakaan, dan juga bar code (semacam garis-garis kode yang berisi data yang bisa dibaca oleh sensor infra merah yang terhubung ke sistem data di komputer) sudah jadi dan bisa langsung digunakan untuk memasuki ruang layanan peminjaman buku yang ada di lantai satu dan di lantai dua.
Saat memasuki area ruang koleksi buku, seorang pengunjung perpustakaan harus memindaikan kartu plastiknya itu ke sebuah alat pemindai yang memiliki sensor sinar infra merah, dan begitu alat sensor itu mendeteksi bar code yang tertera di kartu plastik itu, maka data lengkap si pemilik kartu akan segera tampil di sebuah monitor layar datar, lengkap dengan foto si pemilik kartu.  Setiap sudut gedung perpustakaan kota Malang dilengkapi dengan kamera CCTV yang mengawasi setiap gerak-gerik para pengunjung.  Untuk mencari dan menelusuri judul-judul buku koleksi perpustakaan, seorang pengunjung hanya perlu duduk di depan sebuah komputer yang merupakan katalog digital, ia hanya perlu mengetikkan judul buku, nama pengarang buku, atau pun topik yang sedang ia cari di kolom yang tersedia dan mengklik tombol pencari.  Tidak membutuhkan waktu lama untuk segera memunculkan daftar buku yang sesuai dengan kata kunci pencarian.  Bahkan seseorang bisa memeriksa buku apa saja yang sedang berada di rak koleksi buku saat ini, dan buku mana saja yang sedang dipinjam (keluar).  Seseorang bahkan bisa mengecek buku-buku apa saja yang sedang dipinjamnya saat ini dan kapan batas akhir peminjamannya, hanya dengan mengetikkan nomor keanggotaan kartu perpustakaan yang dimiliki di kolom formulir yang tersedia untuk login dan kemudian mengetikkan password untuk memasuki jaringan data yang ada di komputer.  Komputer-komputer katalog digital yang berlayar datar ini disusun dengan cantik secara melingkar di meja bundar dengan kursi-kursi yang tertata rapi dekat pintu masuk koleksi buku, sehingga memudahkan pengunjung yang masih bingung ke rak mana ia harus mencari buku yang dibutuhkannya.  Masing-masing rak di ruang koleksi buku ini dikelompokkan berdasarkan tema dan topik buku, dimana masing-masing rak bertuliskan judul topik dan juga kisaran nomor seri kode buku.  Seorang pengunjung yang telah mengakses komputer katalog digital untuk mencari buku yang dibutuhkannya tentunya akan segera mengetahui berapa nomor seri kode buku yang dicarinya tersebut dan di rak mana buku tersebut tersimpan.  Bila sekedar ingin membaca buku-buku dan tidak ingin meminjam untuk dibawa pulang, seorang pengunjung bisa memanfaatkan beberapa buah meja berukuran besar untuk para pembaca buku berkelompok, atau beberapa bangku bersekat untuk para pembaca serius yang ingin sedikit privasi.  Terdapat juga area baca santai di mana para pengunjung bisa duduk lesehan sambil membaca buku dengan santai di berbagai tempat yang telah disediakan.
Saat akan meminjam buku untuk dibawa pulang, seorang pengunjung perpustakaan yang memiliki kartu plastik keanggotaan, tinggal menyerahkan kartu plastiknya dan buku-buku yang akan dipinjamnya kepada petugas perpustakaan yang selanjutnya akan memindai kartu plastik tersebut dengan sebuah alat pemindai dengan teknologi sinar infra merah, dan juga memindai bar code yang tertera di setiap buku-buku yang akan dipinjam, dan secara otomatis data peminjam, judul buku yang akan dipinjam serta waktu pengembalian buku akan masuk ke dalam database komputer dan secara otomatis tercetak sebuah slip bukti peminjaman buku.  Petugas perpustakaan kini hanya tinggal menggesekkan buku-buku yang dipinjam tersebut ke sebuah alat untuk menonaktifkan alarm pengaman di pintu keluar yang dilengkapi dengan sensor infra merah juga.  Jadi bila seseorang tidak mematuhi atau mengabaikan prosedur peminjaman buku seperti yang sudah digariskan, dan diam-diam membawa keluar (mencuri) buku dari rak-rak buku dalam ruang area koleksi buku, maka tidak diragukan lagi, alarm akan segera berbunyi dengan keras saat si pengunjung perpustakaan itu keluar melalui pintu keluar yang dilengkapi dengan sensor infra merah.
Untuk para warga kota Malang di setiap akhir pekan selalu diputar aneka film secara gratis bertempat di ruang lobby Gedung Perpustakaan Kota Malang dengan menggunakan teknologi proyektor layar lebar.  Kursi-kursi yang sudah disediakan pun segera penuh terisi oleh begitu padatnya pengunjung.  Bagi para rombongan murid-murid sekolah, terkadang bisa menikmati fasilitas pemutaran film dokumenter dan juga yang bertema pendidikan di ruang audio visual yang ada di lantai dua.  Ruang audio visual ini juga berfungsi ganda untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing para warga kota Malang dengan hadirnya Malang English Fun Club. Untuk diskusi ilmiah atau pun untuk acara seminar tersedia ruang rapat di lantai satu.  Ruangan yang lain, yaitu ruang kearsipan gedung perpustakaan kota Malang juga berfungsi sebagai sebuah tempat berkumpulnya pecinta buku dan ajang diskusi para penulis buku dan wartawan di kota Malang, yang tergabung dalam sebuah komunitas yang bernama “Forum Penulis Kota Malang”.  Di era digital ini tampaknya kota Malang tidak ingin ketinggalan dalam pemanfaatan kemudahan di bidang teknologi informasi dengan munculnya berbagai situs di internet yang memang dirintis untuk membangun sebuah kota digital di internet, di mana aneka situs resmi pemerintah Kotamadya Malang, pemerintah Kabupaten Malang, universitas-universitas dan sekolah-sekolah di Malang, toko-toko buku, hotel-hotel, tempat wisata, bahkan organisasi atau komunitas hobi hampir semuanya bisa diakses di internet.
Di lantai tiga gedung perpustakaan kota Malang terdapat pula sebuah stasiun televisi lokal yang menyiarkan aneka ragam berita seputar Malang, ilmu pengetahuan, hiburan dan juga aneka acara talk show serta bedah buku para penulis buku.  Stasiun televisi lokal itu bernama Mahameru TV. Baru-baru ini diadakan sebuah acara peluncuran buku bertema gerakan penghijauan karya tulisan Walikota Malang yang juga dilaksanakan di studio televisi tersebut.  Acara peluncuran buku dan sekaligus acara bedah buku itu semarak dipenuhi para pecinta buku dan pemerhati lingkungan serta para praktisi akademisi kota Malang.  Tampaknya fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi dan pengetahuan benar-benar diaplikasikan di kota Malang.
Konsep kota digital yang pernah dipopulerkan beberapa waktu lalu tampaknya juga tak sekedar janji belaka.  Saat ini usaha-usaha untuk membangun sebuah interkoneksi jaringan data antar lembaga pemerintah, lembaga pendidikan dan pusat-pusat penyebaran informasi mulai dilakukan.  Terbukti di beberapa tempat di kawasan Malang raya sudah menyediakan internet wi-fi (internet gratis berbasis gelombang radio) secara gratis.  Sebut saja Plaza Araya, Gedung Perpustakaan Kota Malang, Universitas Brawijaya Malang, Politeknik Universitas Brawijaya Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Malang, Malang Town Square, Kantor Kotamadya Malang, halaman belakang Kantor Kotamadya Malang, dan beberapa tempat lain sudah dilengkapi dengan gelombang  internet wi-fi gratis, sehingga bila seseorang memiliki sebuah laptop (komputer portabel), PDA atau pun pocket PC, orang tersebut sudah bisa mengakses internet secara gratis dari mana saja selama ia berada di wilayah-wilayah yang disebutkan tadi.  Perpustakaan-perpustakaan digital milik lembaga institusi pendidikan dan universitas di Malang kini pun sudah bisa diakses di dunia maya, sehingga konsep kota digital dalam bidang pendidikan pun tampaknya mulai terwujud walau masih membutuhkan beberapa pembenahan di sana-sini demi kesempurnaan penyebarluasan ilmu pengetahuan dan pengembangan literasi generasi muda demi masa depan bangsa ini.
Konsep perpustakaan daerah yang multiguna seperti yang telah dikembangkan oleh perpustakaan kota Malang hendaknya mulai diperkenalkan ke daerah-daerah lain demi upaya meningkatkan kecerdasan intelektual masyarakat, terutama para generasi muda.  Konsep perpustakaan yang mengemban misi pendidikan, keilmuwan serta dunia hiburan dan seni.  Konsep perpustakaan daerah yang menarik untuk dikunjungi sudah saatnya dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia.  Perpustakaan daerah hendaknya secara aktif bekerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan untuk sering mengadakan diskusi keilmuwan, bedah buku, dan acara apresiasi seni.  Perlu pula bagi perpustakaan daerah untuk membangun jaringan kerjasama dengan para penerbit buku, para penulis, toko buku serta para pecinta seni demi menyemarakkan tidak hanya dunia perbukuan namun juga membangkitkan gairah seni dan mengemas pendidikan dalam kemasan yang menarik sehingga bisa mendatangkan pengunjung demi menghidupkan suasana perpustakaan.  Lambat laun bila hal ini terus dikembangkan, maka bukan tidak mungkin kesadaran masyarakat untuk menimba ilmu dan mengembangkan wawasan pengetahuan serta bakat dan minat akan tumbuh dengan pesat tanpa harus dipaksa-paksa.  Bukankah kesadaran untuk menimba ilmu lebih baik berasal dari dorongan dan kesadaran diri sendiri ?  Mari ciptakan minat baca tulis dan apresiasi seni di kalangan generasi muda Indonesia.

Leave a comment »

Bersatu Melawan Kelaparan dan Kemiskinan

Oleh: Haryo Bagus Handoko

Sedih rasanya menyaksikan berita-berita di televisi yang menceritakan tentang kemiskinan, kematian akibat kelaparan, busung lapar, dan bunuh diri karena menanggung lapar.  Padahal bangsa ini katanya cukup kaya.  Kekayaan alamnya melimpah ruah, mutiara terbaik di negeri khatulistiwa.  Padahal baru beberapa tahun yang lalu, negara ini terkenal oleh swasembada berasnya.  Kini semuanya begitu mahal. Jangankan untuk kesempatan bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi, untuk makan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, hampir sebagian masyarakat kita harus bekerja membanting tulang siang malam hanya untuk memperoleh gaji dan upah yang demikian kecil yang terkadang hanya cukup untuk membeli beras murah beberapa kilo dan cepat habis dalam beberapa hari saja.  Bahkan minyak goreng curah pun mahal dengan harga yang tidak terjangkau.  Belum lagi lauk tempe yang harganya melejit.  Sayur mayur di pasar tidak lagi murah, dan jangankan untuk membeli pakaian baru yang layak, membeli pakaian bekas pun, harganya masih terlalu mahal bagi sebagian besar masyarakat negeri ini.
Sungguh suatu kemunduran yang terjadi dalam waktu yang cukup singkat. Ngeri rasanya membayangkan nasib anak cucu kita beberapa puluh tahun ke depan, karena sekarang saja angka bunuh diri siswa-siswa SD jumlahnya sungguh mengejutkan.  Belum lagi tingkat keputusasaan para orang tua yang bingung mau memberi makan anak-anaknya dengan makanan apa.  Semua yang dulu murah, kita semakin sulit terjangkau.  Sebuah kabar yang cukup mengenaskan datang dari Sulawesi, seorang ibu dan putranya ditemukan mati karena kelaparan.  Di wilayah lain, seorang ibu tega menghabisi nyawa anak-anaknya dan kemudian membunuh dirinya sendiri, karena demikian putus asa menghadapi kehidupan yang demikian kejam di negeri kaya mutiara khatulistiwa ini.  Lalu kemanakah peran serta rumah-rumah ibadah, lembaga-lembaga amal, dan orang-orang kaya? Jangan pernah terlalu banyak berharap pada pemerintah, karena biasanya pertolongan mereka selalu datang terlambat. Mungkin karena jumlah dananya yang disalurkan masih sangat kurang, ataukah karena ketidakpedulian masyarakat kita terhadap saudara sebangsa dan setanah air?
Bila semua anak bangsa dari berbagai golongan, latar belakang sosial, agama, maupun suku yang berbeda, mau saling bahu membahu demi memberikan kepedulian untuk mencegah bahaya yang lebih besar yaitu kepunahan bangsa ini, maka sebaiknya mulai sekarang kita harus mulai merencanakan sebuah strategi dan usaha yang walau tampaknya sederhana, namun mungkin bisa membantu mengurangi angka kelaparan dan juga tingkat kejahatan di negeri ini.  Katakanlah, misalnya, rumah-rumah ibadah, seperti masjid, musholla, gereja, kapel, klenteng, vihara, maupun lembaga-lembaga amal, bank-bank, rumah-rumah makan, depot-depot, dan berbagai lembaga yang peduli terhadap kemanusiaan bersatu dan bersinergi – bekerja sama bahu membahu untuk menyediakan berbagai jasa layanan gratis pada masyarakat miskin, mungkin bahaya kelaparan dan kemiskinan sedikit demi sedikit dapat diatasi.
Contoh konkritnya, misalnya, pemerintah menetapkan sebuah undang-undang yang mengharuskan semua rumah makan dan depot menyediakan minimal tiga porsi makanan yang tidak mudah basi untuk diserahkan pada suatu lembaga pengelola distribusi makanan siap saji yang dikelola rumah-rumah ibadah atau lembaga sosial untuk dihantarkan ke rumah-rumah keluarga miskin, berapa juta perut kelaparan yang bisa diselamatkan.  Itu baru peran dari rumah makan dan depot-depot di seluruh Indonesia.  Belum lagi kalau misalnya seluruh lembaga amal dan derma dari berbagai rumah ibadah bersatu untuk membelanjakan uang derma untuk dibelikan bahan-bahan kebutuhan pokok makanan dan selanjutnya diserahkan pada lembaga sosial atau katering yang bersedia mengolah bahan-bahan tersebut untuk selanjutnya didistribusikan langsung ke rumah-rumah di pemukiman kumuh atau kantong-kantong kemiskinan setiap hari, mungkin akan begitu banyak nyawa anak-anak kecil, balita dan ibu-ibu hamil yang bisa diselamatkan dari kematian akibat kelaparan.  Ide lainnya, misalnya pemerintah menetapkan sebuah undang-undang yang mengharuskan pasar-pasar swalayan, toserba, dan grosir-grosir besar mengeluarkan voucher belanja kebutuhan pokok dalam jumlah tertentu yang diorganisir oleh sebuah lembaga sosial atau mungkin departemen sosial sehingga bisa didistribusikan kepada keluarga-keluarga kurang mampu lewat RT, RW atau kelurahan, tentu beban berat masyarakat miskin akan sedikit banyak bisa dikurangi.
Di Kanada, saya ambil contoh, dari sebuah artikel di majalah Readers Digest terbitan Kanada, saya pernah membaca, bahwa gereja-gereja di sana bahkan secara bergiliran menyediakan menu sarapan, makan siang, makan malam, dan tempat bernaung di malam hari dengan menyewa sebuah aula atau gedung besar yang dilengkapi dengan begitu banyak kamar mandi, handuk bersih, sabun, tempat-tempat tidur lipat dengan selimut dan seprai bersih, bagi para tunawisma, sehingga pada malam hari mereka tidak sampai berkeliaran di jalanan, tidak tidur dengan perut kosong, bisa selalu mandi minimal sehari sekali dan tidak meratapi nasib secara berlebihan.  Beberapa supermarket di sana bahkan menyediakan kupon voucher belanja peduli kemiskinan yang dibagikan secara gratis melalui departemen sosial yang ada di sana.  Hal itu tidak mustahil kita tiru di negeri ini.  Kalaulah setiap rumah ibadah yang mempunyai begitu banyak dana hasil derma mau sedikit bersusah payah bekerja sama dengan katering murah untuk menyediakan menu-menu makanan secara gratis untuk sarapan pagi, makan siang dan makan malam, tentu rumah-rumah ibadah itu akan berfungsi secara baik sebagai rumah Tuhan yang tidak hanya bisa berkhotbah, namun ada tindakan nyata dalam menolong setiap anak manusia tanpa memandang apa agama mereka.  Pertolongan yang baik adalah pertolongan yang diberikan secara sukarela tanpa maksud mempengaruhi agama atau keyakinan yang dianut oleh seseorang.
Dengan demikian jaring pengaman sosial utama adalah rumah-rumah ibadah, yang mungkin selanjutnya bisa diikuti oleh rumah-rumah makan, depot-depot, dan juga supermarket-supermarket.  Mungkin dalam jangka waktu ke depannya, sekolah-sekolah swasta, universitas-universitas juga mau berbaik hati memberikan beasiswa secara gratis..tis…dalam artian benar-benar gratis dan bukan sekedar pekan promosi sebagai strategi marketing dengan menawarkan program beasiswa yang ujung-ujungnya ternyata masih harus bayar lagi (he..he.. tertipu nih ye..!). Mungkin program hutang untuk kuliah (student loan) bisa diterapkan di negeri ini, walau akan lebih baik kalau memberikan beasiswa yang gratis daripada menawarkan hutang untuk kuliah seperti yang biasa ditawarkan oleh universitas-universitas di Amerika.
Departemen sosial dan lembaga-lembaga amal hendaknya tidak hanya berteori tentang statistik kemiskinan negeri ini, tapi harus mulai bergerak dengan tindakan nyata, misalnya dengan menyewa atau membangun rumah-rumah singgah bagi para gelandangan dan fakir miskin untuk tempat mereka bernaung saat malam hari dan saat musim hujan.  Hal ini juga harus didukung oleh penyediaan makanan secara gratis oleh rumah-rumah ibadah, lembaga sosial, depot atau restoran dan mungkin bisa dikoordinasi oleh Departemen Sosial, sehingga semuanya mempunyai fungsi dan tanggung jawab masing-masing dalam usaha mengentas kemiskinan ini.
Sumbangan masyarakat dalam bentuk barang akan lebih baik daripada dalam bentuk uang, karena tingkat ketidakjujuran dan korupsi di negeri ini masih demikian tinggi.  Para anggota dewan tidak hanya menuntut agenda perbaikan nasib mereka saja dengan gaji puluhan juta, namun sebaiknya mulai menoleh ke kehidupan nyata masyarakat negeri ini yang bergelimang kemiskinan.  Mulailah dari diri kita untuk peduli pada lingkungan.  Nasi dan lauk pauk yang tidak habis dimakan, janganlah dibuang.  Masih banyak saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan.  Bahkan di lingkungan tempat tinggal saya,  para pedagang sayur keliling juga peduli pada kemiskinan (padahal mereka sendiri juga tergolong miskin).  Mereka dengan sukarela tanpa malu-malu, mau meminta kelebihan nasi maupun lauk yang tidak habis dimakan maupun pakaian-pakaian bekas layak pakai dari para pelanggan mereka di kompleks perumahan.  Nasi, lauk pauk dan pakaian bekas yang diperoleh dari para pelanggan mereka itu kemudian didistribusikan oleh mereka sendiri ke sanak saudara mereka, para tetangga atau penduduk kampung sebelah yang masyarakatnya masih kesulitan makan dan berada di bawah garis kemiskinan.  Senang rasanya bisa menolong orang, saat para pedagang sayur keliling itu bercerita bahwa para tetangga dan penghuni kampung sebelah tidak lagi memakan nasi aking akibat setiap harinya selalu mendapat pasokan nasi dan lauk pauk dari para ibu-ibu kompleks perumahan yang memiliki kelebihan nasi dan lauk pauk sisa makan malam kemarin yang masih baik dan belum basi.  Berbagi dengan sesama akan selalu terasa menyenangkan.  Semoga dengan adanya tulisan ini, pemerintah, masyarakat golongan kaya atau bahkan kita yang walau tidak kaya namun mempunyai sedikit saja kelebihan rejeki entah makanan, pakaian atau apa pun, mau peduli dengan lingkungan dan membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.

Leave a comment »

Jamur – Makanan Berkhasiat Bagi Kesehatan

Oleh : Haryo Bagus Handoko, SP

Sudah banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa pemanfaatan bahan makanan tertentu dapat meningkatkan derajad kesehatan manusia, membentuk tubuh yang indah, menjaga tubuh agar tetap awet muda, dan bahkan bisa memperpanjang umur manusia.  Menurut hasil penelitian, beberapa jenis jamur mempunyai khasiat memperpanjang umur hidup seseorang.  Mungkin ada benarnya bila Anda menyimak ulasan berikut ini.
Diantara kita tentunya sudah banyak yang mengenal bahan makanan yang satu ini.  Apalagi kalau bukan jamur yang sudah dikenal umat manusia sejak ribuan tahun lalu sebagai makanan lezat nan mewah para raja.  Sepanjang sejarah, jamur sudah dikenal oleh peradaban manusia, mulai dari jamur yang tumbuh di atas kayu yang lapuk, hingga jamur yang dibudidayakan oleh manusia.  Jamur banyak dimanfaatkan sebagai sayuran yang berkalori rendah, sedikit lemak namun kaya akan protein, karbohidrat, serat, vitamin, garam mineral dan asam amino.  Sementara itu dari 8 macam asam amino yang dibutuhkan manusia, 6 – 7 macam diantaranya dikandung oleh jamur.
Sampai saat ini konsumsi jamur masih terbatas pada kalangan menengah ke atas.  Umumnya jamur yang berkualitas tinggi ditemui di supermarket-supermarket yang ada di kota-kota besar.  Ada begitu banyak jenis jamur yang bisa dimakan, namun umumnya hanya beberapa jenis yang dikenal luas di Indonesia, diantaranya adalah jamur tiram (Pleurotus sayor caju  dan Pleurotus obalonus), jamur kuping (Auricularia polytricha), dan jamur Champignon (Agaricus bisporus).  Di Indonesia, tampaknya tidak banyak perusahaan yang bergerak di bidang usaha budidaya jamur, mengingat komoditi yang satu ini tidak bisa disimpan terlalu lama, sehingga membutuhkan jalur distribusi yang cepat dan baik selain ruang penyimpanan (cool storage) yang baik agar komoditi ini tidak cepat busuk.  Selain itu kendala yang lain yang biasa dihadapi pengusaha budidaya jamur adalah bahwa tidak semua jenis serbuk kayu bisa dijadikan sebagai media tumbuh bagi jamur.  Yang paling baik adalah serbuk kayu yang diperoleh dari jenis kayu sengon laut (Albizzia falcataria) dan kayu randu (dari pohon kapuk randu).  Dengan menggunakan serbuk kayu dari jenis kayu tersebut maka hasil dan kualitas jamur yang dihasilkan juga akan lebih baik.
Budidaya jamur sendiri sebenarnya tidaklah terlalu rumit.  Serbuk kayu (serbuk gergaji) dilapukkan selama kurang lebih satu bulan, kemudian ditambahkan dengan unsur hara yang diperoleh dari pemberian pupuk dasar NPK lengkap.  Dengan perbandingan urea, SP36 dan KCl  sebanyak 1 : 1 : 1.  Serbuk kayu dimasukkan ke dalam polybag untuk dikukus atau dimasak selama 8 jam nonstop pada suhu 100 derajat celsius, kemudian diinokulasikan agar keluar miseliumnya.  Jika miselium sudah terbentuk ¾ bagian, maka berarti sudah siap unuk dimasukkan ke dalam ruang tanam.  Suhu ruang tanam diatur agar tetap konstan 25 – 26 derajat celsius.  Kelembaban dipertahankan pada kisaran 80 – 90%.  Penyiraman dilakukan 3 kali sehari, yaitu pagi, siang dan malam.  Sebaiknya gunakan air sumber atau air pegunungan setiap kali penyiraman agar bebas dari bahan kimia.  Bibit jamur biasanya didatangkan dari Taiwan atau Jepang.
Seorang pakar jamur, Roy Gender, dalam bukunya “Mushroom Growing for Every One” menyebutkan khasiat jamur.  Di Amerika misalnya jamur digunakan untuk pengobatan kekurangan darah (anemia), karena mengandung folic acid yang lebih tinggi daripada sayur bayam dan hati sapi.  Orang Perancis mengkonsumsi jamur untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan juga agar terhindar dari penyakit kanker.  Di Perancis, jamur biasa dikonsumsi seperti layaknya sayur mayur.
Yu Hsuen Yu, spesialis jamur dari Taiwan sempat menyebutkan beberapa jenis jamur yang dapat dimakan yaitu jamur Champignon, jamur tiram, jamur kuping dan jamur Shitake.  Dalam jamur, terkandung komposisi beraneka zat yang baik untuk kesehatan.  Sebagai contoh, jamur Champignon mengandung air,  protein,  lemak,  gula,  abu,  kalsium, fosfor, kalium, zat besi, tembaga, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, Niacin, dan Panthotenic acid.  Sementara pada jamur tiram mengandung air, protein murni, lemak kasar, nitrogen terlarut, gula reduksi, pentose, methyl pentose, gula rangkap, hexose, serat kasar, abu dan zat-zat terlarut lainnya.
Selain meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari resiko serangan penyakit kanker, mengkonsumsi jamur juga dipercaya dapat memperhalus kulit wajah dan kulit tubuh, sehingga semakin banyak kaum wanita yang mengkonsumsi jamur untuk kesehatan dan kecantikan.  Sebenarnya masih banyak khasiat jamur bila dikonsumsi secara rutin, yaitu antara lain dapat mengatasi kolesterol, diabetes, hipertensi dan avitaminosis (kurang vitamin).  Bagi penderita ginjal, mengkonsumsi jamur diyakini dapat memperlancar proses metabolisme tubuh karena kandungan kalorinya cukup tinggi (200 kal/100 gr bahan segar).  Dengan mengkonsumsi jamur secara rutin dalam menu makanan, semoga bisa semakin meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Comments (5) »

SEKILAS TENTANG ROTI YANG BERKUALITAS

Oleh : Haryo Bagus Handoko, SP

Pada mulanya biji-bijian (beras, jagung, sorgum) digunakan pada pembuatan berbagai hidangan tetapi lama kelamaan juga dipakai untuk membuat kue berikut campuran dengan madu, minyak, arak, aneka padi-padian, buah dan daging.  Sebenarnya penemuan roti fermentasi adalah secara kebetulan saja yaitu oleh orang-orang Mesir yang menggunakan ragi, sisa dari pembuatan roti dan ampas anggur yang kemudian diuleni dengan terigu dan dijemur di bawah sinar matahari.  Pembuatan roti fermentasi ini kemudian menyebar dengan cepat oleh karena pembuatannya tidak menyimpang dari pembuatan roti tradisional yang umum dimakan oleh tentara Romawi.  Pada abad pertengahan, roti tradisional ini dipakai sebagai pengganti piring yang kemudian dimakan atau diberikan kepada fakir miskin.
Pembuatan roti secara komersial.
Terigu yang telah digiling halus dan disimpan paling sedikit 15 hari dimasukkan ke dalam tempat yang cekung lalu tambahkan ragi dan air hangat ke bagian tengah terigu dan campur hingga rata.  Ragi (ragi alkohol dan jamur-jamur sejenis) yang membuat adonan berfermentasi penting pada pemindahan gula ke alkohol dan karbondioksida.  Tinggalkan ulenan ini selama 4-5 jam agar berbentuk adonan biang.  Tambahkan terigu dengan berat yang sama untuk mendapatkan ‘biang pertama’ dan tambahkan tepung terigu lagi akan memberikan ‘biang kedua’.  Pada saat ini roti akan bertambah besar setengah atau sepertiga besar roti semula. Pada ulenan yang terakhir tambahkan sisa terigu dan basahi adonan dengan air garam hangat.  Pekerjaan ini berat bila dilakukan dengan tangan.
Adonan kemudian dibagi-bagi menjadi beberapa bagian kemudian biarkan sejenak agar mengembang, membesar, merekah lalu diuleni menjadi satu kembali.  Pekerjaan ini harus dikerjakan dengan cepat.  Pada perusahaan-perusahaan roti modern, tahap-tahap tersebut dikerjakan dengan mesin.  Bila ulenan sudah lengkap, biarkan dahulu sambil ditutup dengan serbet.  Roti yang diuleni dengan ragi dadak lebih putih dan lebih gurih dibandingkan dengan roti yang diuleni dengna ragi yang sebelumnya harus dilarutkan lebih dahulu.
Melalui kerja ragi, karbondioksida akan terbebaskan. Bila adonan sudah mengembang dua kali dari besar semula, adonan dibagi-bagi lalu ditaburi dengan terigu, tepung beras atau tepung jagung yang sudah dihaluskan kemudian masukkan ke dalam oven.
Panaskan oven antara 220-300°C (425°F-575°F), agar permukaan roti lebih cepat kering sementara sebelah dalamnya melanjutkan fermentasi.  Karbondioksida akan membuat adonan mengembang, membentuk pori-pori di bagian tengah roti sehingga menyebabkan permukaan roti menjadi besar.  Apabila suhu di dalam roti sudah mencapai 60°C (140°F), pati berubah menjadi gumpalan pati. Dan bila suhu sudah mencapai 100°C (212°F), kulit roti menjadi keras disebabkan hilangnya sebagian air karena evaporasi (penguapan).
Bila suhu dalam oven (yang dapat pula turun sementara roti dimasukkan ke dalamnya) telah mencapai 200°C (400°F), pati akan terbakar.  Uap air kemudian ditambahkan ke dalam oven (atau oven disemprot air) untuk menghindari kulit roti terlalu keras.  Waktu pembakaran bermacam-macam tergantung ukuran roti demikian pula halnya dengan jumlah air yang hilang.
Bila fermentasi berlebihan maka karbondioksida akan terbebaskan sebelum dimasukkan ke dalam oven akibatnya roti menjadi lebih berat dan padat dengan rongga-rongga di antara remahan dan kulit roti.  Alkohol yang terbentuk selama fermentasi akan menguap pada waktu pembakaran seperti halnya karbondioksida yang terbebaskan pada waktu pendinginan.  Proses kondensasi dari uap air terjadi pada waktu pendinginan yang menyebabkan roti menjadi berlemak dan mengkilat.
Kualitas roti.
Kualitas roti yang baik haruslah memiliki kulit bawah yang berwarna kuning muda atau coklat muda dan kulit atas yang berwarna kuning tua atau coklat muda yang sebaiknya pula tebal menggelembung dan beresonansi (berbunyi) bila diketuk-ketuk.  Kulit harus kuat melekat pada remahan.  Dan bila mengiris roti maka irisan roti harus cepat kembali ke bentuk semula.  Remahan roti harus homogen tanpa gumpalan putih atau kuning dan tanpa bintik ungu, merah atau hitam.  Sebaiknya tidak melekat di jari (itu berarti adonan jelek) atau terlalu kecil (tandanya fermentasi belum cukup), aroma roti harum, rasanya enak dan gurih.
Bila remahan roti terlalu putih itu menandakan adanya tepung beras, bila remah berwarna coklat keabu-abuan menunjukkan adanya tambahan gandum.  Bila disimpan untuk waktu yang lama, roti akan menjadi tua, remahan akan mengering dan kulit roti melunak.  Ini menyebabkan roti kehilangan banyak air (roti tua hanya mengandung kira-kira 1% air dibandingkan roti segar). Dengan memanaskan roti tua (yang akan menyebabkan roti mengeluarkan kira-kira 3%  air) proses destilasi akan tercapai.  Cairan dari roti akan masuk ke dalam remahan sehingga memberikan kesan bentuk roti segar.
Macam-macam roti.
Di Perancis, roti-roti tradisional (pain ordinaire atau pain de menage) berbentuk silinder dan panjang. Bagian atasnya tawar dan dipotong miring atau paralel.  Roti ‘boulot’ atau ‘bouleau’ berbentuk sama tetapi dengan taburan tepung di atasnya. Roti ‘polka loaf’ panjang atau bulat dengan kulit roti keras, dipotong dengan dekorasi berbentuk lozenge (bulat).  ‘Split loaf’ terbuat dari paduan dua roti yang panjangnya sama, lebih tebal dengan sedikit kulit roti.  ‘Round loaf’ adalah jenis roti tradisional berbentuk menggelembung pada bagian atasnya dan ‘crown loaf’ yang seperti namanya, terdapat bentuk melingkar di bagian tengah roti.
‘Vienna loaf’ adalah jenis roti yang diuleni dengan susu kaleng atau ‘Pan loaf’, berbentuk seperempat dengan kulit roti yang amat tipis.  Di Prancis, roti ini dibakar, dipotong-potong persegi untuk camilan (canapes), sebagai hiasan atau dipotong-potong sampai kering (crouton) ataupun sebagai roti isi.  Adonan yang dibuat antara pembuatan roti dan kue-kue kecil adalah adonan brioche dan roti berbentuk bulan sabit (croissant).   Roti mengandung sedikit atau banyak barn (sejenis gandum) dari sari biji-bijian serta endosperma yang secara teoritis mengandung banyak zat-zat makanan tetapi tidak mudah dicerna oleh usus, sehingga keadaan yang lebih jauh akan menimbulkan kesulitan. ‘Wholemead bread’ mengandung seluruh bagian gandum.  Di beberapa tempat di Jerman, roti hitam (pumpernickel) terbuat dari gandum yang digiling kasar.
Tepung terigu umum digunakan untuk roti jenis baik tetapi di beberapa negara gandum adalah bahan pokok untuk roti.  ‘Barley bread’ adalah roti yang dibuat dari barley (sejenis gandum juga) dan terigu.  Roti ini amat kasar dan biasa disimpan dalam bentuk segar untuk waktu yang lama.  Secara bergurau orang barat kerap mengatakan istilah sindiran seperti misalnya ‘sekasar roti barley’, karena barley memang sukar dikupas.  ‘Gluten bread’ diproduksi untuk penderita diabetes yaitu dengan menambahkan gluten ke dalam adonan.  Roti mengandung 40% pati.  ‘Unleavened bread’ (roti tidak beragi) lebih sedikit dipakai dibandingkan dengan roti-roti tradisional, meskipun demikian di beberapa negara seperti Swedia misalnya roti ini disajikan bersama hors-d’oeuvre’ (makanan pembuka).
Pemalsuan roti.
Cara yang banyak dilakukan orang untuk memalsukan roti (roti berkualitas jelek seakan berkualitas baik) adalah dengan memasukkan air sebanyak mungkin ke dalam adonan roti.  Tetapi ada pula yang memalsukannya dengan cara memasukkan tepung yang jelek ke dalam gluten serta menambahkan pula beberapa bahan lain yang secara kimiawi dapat mempercepat proses pembuatan roti.  Proses ini akan menghancurkan zat-zat makanan sehingga sama sekali tidak menunjang bagi orang yang sedang berdiet.
Roti sulit dicerna.
Di Perancis, dan di banyak negara lain, roti merupakan makanan pokok di mana anak-anak juga diajarkan untuk memakan roti secara rutin sebagai sumber energi bagi tubuh.  Roti dapat pula dimakan bersama aneka penganan lain.  Kulit roti lebih mudah dicerna daripada remah-remahnya, tetapi sebetulnya keduanya sulit dicerna dengan baik.  Perbedaan antara kulit roti dan remah-remah roti terletak pada jumlah kandungan air di dalamnya.  Di antara macam-macam roti yang ada maka roti tawar putih adalah yang paling buruk dan sulit dicerna.  Pada waktu-waktu dahulu roti ini disajikan untuk kalangan atas para bangsawan eropa, walau sekarang sudah umum dikonsumsi oleh semua kalangan di seluruh dunia.  Kejelekan roti tawar putih adalah karena roti ini hanya enak dimakan dalam keadaan segar, dan bila sudah beberapa jam dibiarkan maka roti biasanya akan menjadi alot dan sulit dicerna saat saat dimakan.
Roti untuk diet.
Sebenarnya para ahli gizi tidak sepenuhnya setuju pada kandungan gizi dalam ‘wholemead bread’ tetapi mereka juga tidak sepenuhnya setuju pada roti tawar putih sebagai makanan ideal selama roti tersebut berasal dari gandum yang ditanam di daerah berbatu-batu, diasamkan dengan ragi asli dan dibakar dalam oven dengan bara kayu api.
‘Wholemead bread’ sebenarnya masih merupakan makanan ideal tetapi konsumen hendaknya yakin bahwa roti tersebut benar-benar ‘wholemead bread’ dan bukan roti yang terbuat dari campuran tepung terigu dengan barn ataupun roti yang diperkaya dengan sari gandum atau bahan-bahan lainnya.  Roti yang baik dibuat dari tepung terigu asli, diasamkan dengan ragi asli dan dibakar di atas bara api.  Bagaimana pun tidak semua lambung manusia dapat dengan mudah mencerna ‘wholemead bread’.  Perlu dicatat, bahwa ‘wholemead bread’ tidak sesuai dimakan dengan roti tradisional.  Juga, ‘wholemead bread’ tidak sesuai dimakan dengan roti yang terlalu berempah atau berbumbu maupun minuman beralkohol, karena efek samping yang umum terjadi adalah gejala sakit perut bagi yang lambungnya sensitif.  Menurut para ahli gizi, ‘wholemead bread’ sebenarnya hanya cocok bagi mereka yang benar-benar vegetarian.

Comments (1) »

COKLAT SEBAGAI BAHAN MAKANAN OLAHAN BERGIZI

Oleh : Haryo Bagus Handoko, SP

Bubuk coklat dan produk-produk makanan olahan dari coklat yang lain sebenarnya terbuat dari biji buah tanaman yang berasal dari Trinidad (Amerika Selatan).  Di tanah air, pohon tersebut dikenal dengan nama pohon coklat, yang bernama latin Theobroma cacao.  Pohon coklat tumbuh di daerah tropis, pada ketinggian 10 hingga 500 meter di atas permukaan laut.  Di Indonesia, pohon coklat banyak terdapat di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatra Utara.  Pohon coklat umumnya dapat mencapai tinggi 5 – 6 meter, dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun sejak umur 4 -5 tahun.  Batangnya merupakan tumbuhan berkambium yang dapat berdiri kokoh berkat adanya akar tunggang yang tumbuh kuat. Daun yang tua berwarna hijau, sedang yang muda berwarna hijau kemerahan.  Bunganya berwarna putih, sedangkan buahnya berwarna ungu atau kuning.  Bentuk dan ukuran buah berbeda, tergantung jenis tanaman coklatnya, yang umumnya biasa tumbuh bergelantungan di pohon dan mempunyai panjang antara 15 – 20 cm.
Pengolahan coklat.
Setiap buah coklat terdiri atas kulit buah, biji coklat dan pembungkus biji coklat (sekam buah).  Kulit buah biasanya dibuang, tetapi kadang-kadang digunakan sebagai makanan ternak setelah diproses lebih dulu.  Sekam buah (pembungkus biji) pada umumnya langsung dibuang atau untuk pupuk, sedangkan biji buahnya diambil dan diolah agar dapat dikonsumsi manusia.
Pengolahan coklat di perkebunan biasanya hanya sampai pada tahap pengeringan biji coklat.  Untuk memperoleh biji coklat yang kering, buah mengalami beberapa proses pengolahan khusus yaitu pengupasan buah, fermentasi, pencucian, pengeringan dan sortasi.  Selanjutnya sebelum dibuat bubuk coklat dan produk olahan lainnya, dilakukan penggarangan biji coklat (disangrai).  Tahap fermentasi dan penggarangan, pada pengolahan di atas, merupakan tahap pengolahan yang penting, sebab tahap tersebut sangat mempengaruhi sifat organoleptik dan komposisi kimia produk akhir.
Rasa dan aroma khas coklat sebagian besar terbentuk setelah dan selama proses fermentasi yang disempurnakan oleh proses penyangraian (penggarangan).  Rasa coklat dipengaruhi oleh kandungan senyawa-senyawa alkaloid.  Theobromin dan kafein menyebabkan rasa pahit dan rasa kecanduan, sedangkan tanin mengandung rasa yang tajam (astringency).  Selama fermentasi kandungan theobromin dan kafein menurun, sehingga rasa pahit coklat berkurang.  Demikian pula rasanya yang tajam (astringency) juga menurun akibat zat tanin sudah banyak berkurang akibat teroksidasi.  Hal inilah yang menyebabkan sebagian besar harga coklat ditentukan oleh kandungan tanin yang belum teroksidasi.  Aroma khas coklat terbentuk dari bahan-bahan hasil pemisahan senyawa-senyawa semacam glukosida. Glukosida tersebut diuraikan oleh suatu enzim menjadi komponen-komponen penyusunnya, seperti gula, dan senyawa alkohol serta aldehid.  Senyawa aldehid inilah yang menimbulkan aroma coklat karakteristik.
Penyangraian biji coklat.
Penggarangan atau penyangraian juga merupakan tahap yang penting sebab tahap ini berfungsi menyempurnakan aroma dan rasa coklat selama proses.  Panas dari penyangraian menyebabkan zat-zat yang terbentuk selama fermentasi (mempunyai rantai panjang) berubah menjadi molekul rantai pendek dan bersifat mudah menguap.  Zat-zat tersebut (aldehid, asam amino bebas, gula dan sebagainya) menguap pelan-pelan dan menimbulkan bau aroma khas yang dapat ditangkap oleh indra penciuman.  Rasa coklat semakin baik dengan bertambahnya kekerasan biji dan komposisi gula, asam serta alkaloid yang tepat.  Dengan pemanasan dalam penyangraian, warna coklat lebih baik dan tidak berubah lagi sehingga lebih sedap bila dilihat.
Biji-biji yang telah disangrai, sebelum dikonsumsi, biasanya diolah lebih lanjut sesuai dengan tujuan penggunaan coklat.  Pengolahan tersebut biasanya berupa penghancuran sehingga diperoleh bubuk coklat, lalu diikuti dengan pencampuran berbagai bahan tambahan lain, seperti gula, susu, dan sebagainya (tergantung selera yang memasak).  Bubuk coklat dapat dibuat minuman seperti lazimnya orang membuat kopi atau teh.  Minuman dari coklat tergolong dalam minuman yang tidak beralkohol (non alkoholic beverages).  Dari coklat selain dapat dibuat minuman, dapat juga digunakan sebagai bahan makanan seperti manisan coklat, atau gula-gula coklat dan aneka kue coklat.  Pengolahan lebih lanjut biji coklat dapat menghasilkan minyak coklat dan mentega coklat.  Dalam penyajian makanan, coklat selain sebagai bahan dasar, dapat juga digunakan sebagai penghias makanan bergizi.  Hiasan tersebut dapat berupa kombinasi warna, aroma, maupun bentuk.  Partisipasinya sebagai penghias makanan bergizi tidak dapat dipungkiri lagi.

Comments (1) »

MENGKONSUMSI HIDANGAN LAUT DEMI KESEHATAN

Oleh : Haryo Bagus Handoko, SP

Ikan laut atau ikan air tawar memang lebih murah daripada daging.  Namun kandungan atau nilai gizinya tak kalah dengan daging.  Ikan sangat baik untuk anak-anak maupun remaja yang sedang tumbuh, juga untuk orang dewasa.  Sebagai sumber gizi keluarga, ikan sebaiknya paling sedikit sekali dalam seminggu dihidangkan.
Menurut Daftar Komposisi Bahan Makanan, 100 gram ikan segar mengandung 113 kalori, 19 gram protein atau zat putih telur, 4,5 gram lemak, 20 miligram kalsium, 200 miligram fosfor, 1 miligram besi, 150 S.I. vitamin A dan 1,05 miligram vitamin B1.  Bagian ikan yang terbuang atau tidak dapat dimakan diperkirakan sebanyak 30% pada ikan besar dan 50% pada ikan berukuran kecil.  Hal ini tidak berlaku pada ikan kecil yang memang biasa kita makan seluruhnya, seperti misalnya ikan teri.
Bagian ikan yang biasa dimakan adalah jaringan ototnya.  Antara jaringan otot daging dan jaringan otot ikan terdapat perbedaan yang menonjol.  Pada ikan, jaringan otot diliputi oleh selaput-selaput tipis terdiri dari jaringan ikat.  Sedangkan jaringan otot daging dibungkus oleh selaput jaringan ikat yang lebih tebal.  Itulah sebabnya ikan hanya memerlukan waktu sebentar saja jika dimasak.  Dalam saluran pencernaan kita, jaringan otot ikan akan cepat terpisah menjadi bagian-bagian kecil yang menyebabkan pembesaran permukaan, sehingga bagian-bagian sel jaringan otot ikan dapat mudah dicapai oleh getah-getah lambung pada proses pencernaan makanan.
Ikan tidak banyak mengandung lemak, sebaliknya dalam daging ikan terkandung protein sementara lemak hanya dijumpai dalam jumlah yang sedikit.  Kandungan air adalah yang terbanyak dalam daging ikan bila dibanding dengan daging sapi yang tidak berlemak misalnya.  Oleh karena tidak banyak mengandung lemak dan jaringan ikat yang dimiliki lebih tipis, maka ikan yang tidak banyak berlemak dapat lebih mudah dicerna daripada daging yang tidak berlemak sekalipun.  Jadi bagi seseorang yang memerlukan makanan yang mudah cerna, dianjurkan untuk menggunakan ikan sebagai pengganti daging.
Oleh karena ikan mudah dicerna, dan karena ikan tidak banyak mengandung zat-zat ekstraktif maka lain halnya dengan daging, ikan hanya memiliki daya kenyang yang rendah, sehingga tidak beberapa lama setelah makan ikan maka seseorang akan merasa lapar lagi.  Hal ini sangat menguntungkan dalam keadaan tiada nafsu makan, sedangkan seseorang harus banyak makan.  Sebaliknya daya kenyang yang rendah ini akan menjadi halangan bagi orang yang harus melakukan kegiatan fisik yang keras.  Kegiatannya akan menambah kegiatan saluran pencernaan sehingga makanan akan lebih cepat meninggalkan lambung dan rasa lapar akan lebih cepat dirasakan.  Dalam keadaan seperti ini, sebaiknya dipilih ikan yang mengandung lebih banyak lemak.  Jalan lain yang dapat ditempuh ialah, menggunakan lemak dalam bentuk lain.  Misalnya minyak goreng untuk memasak ikan tersebut.
Ikan baik untuk pertumbuhan.
Nilai biologis protein ikan tinggi.  Ini berarti, ikan sangat baik untuk anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan ataupun bagi orang yang sedang dalam masa penyembuhan setelah sakit.  Lemak ikan berkisar antara 0 dan 27%.  0% untuk ikan beunteur, 13% untuk ikan tawes dan 27% untuk ikan belut.  Lemak ikan lebih mudah cerna karena tidak berselaput jaringan ikat dan karena memiliki titik leleh yang rendah.  Ikan mengandung banyak yodium dan fosfor. Lemak ikan banyak mengandung vitamin A dan vitamin D.  Juga jenis-jenis ikan yang murah mengandung vitamin-vitamin ini dalam jumlah yang menggembirakan.  Vitamin D ditemukan pada hati ikan dan pada daging ikan itu sendiri.  Hati dan telur ikan pun kaya akan vitamin B.
Ikan kurang baik bila direbus.
Seperti diketahui, vitamin-vitamin dan mineral kebanyakan larut dalam air.  Hal ini akan terjadi juga jika kita memasak ikan dengan air atau merebusnya.  Semakin lama dimasak, semakin banyak zat-zat berharga ini akan masuk dalam air pemasak.  Oleh karena itu, sebaiknya ikan dikukus, dipepes atau digoreng, agar zat-zat berharga ini tidak hilang begitu saja.  Tentu lain halnya jika kita masak gulai ikan atau sop ikan dimana air kuahnya juga kita konsumsi.  Mengingat bahwa ikan mengandung zat makanan yang berharga, maka sebaiknya kita mengkonsumsi ikan paling sedikit sekali seminggu.
Memilih ikan yang baik.
Dengan cara mencium, menjamah dan melihat, kita harus memeriksa ikan pada waktu membelinya.  Ikan yang segar seharusnya juga harus berbau segar, memiliki kulit yang mengkilap, warna insang harus merah segar, mata ikan harus bening, serta daging ikan yang kenyal, jika ditekan dengan jari makan daging harus segera kembali ke keadaan semula.  Pada hewan laut bercangkang seperti jenis udang dan kepiting, maka sebaiknya dibeli dalam keadaan hidup dan masih segar agar kualitasnya terjaga dengan baik.
Oleh karena jauhnya jarak antara tempat penangkapan ikan dan tempat penjualan untuk konsumsi, maka cara lama yang dipakai untuk mengawetkan ikan ialah dengan cara menjemur, tanpa atau dengan penambahan garam.  Ikan dapat diawetkan dengan tambahan sedikit garam saja, sehingga tidak rusak selama 1 atau 2 hari.  Akan tetapi ikan dapat juga dijemur dan diberi garam banyak agar bertahan lebih lama bila disimpan.  Cara pengawetan lain adalah dengan dibuat menjadi pindang ikan, yaitu ikan dimasak dengan garam dan bumbu.  Penambahan garam seringkali tidak harus diikuti dengan tindakan penjemuran.  Maka terkadang dijumpai ikan pindang asin (diberi garam namun tidak dijemur) yang berbeda dengan ikan asin (yang diberi garam lalu dijemur).
Cara pengawetan ikan yang umum adalah dengan cara pembekuan. Dengan cara ini, ikan segar dalam waktu singkat akan menjadi beku dengan bantuan penurunan suhu jauh di bawah nol derajat celcius.  Dalam keadaan tetap beku, ikan konon bahkan bisa disimpan selama 6 bulan!
Terasi dan kerupuk ikan bukanlah sumber protein.
Terasi merupakan hasil olahan ikan atau udang.  Kerupuk udang atau kerupuk ikan juga merupakan olahan ikan atau udang yang sering digunakan sebagai teman makan atau pun teman minum teh. Baik terasi dan kerupuk sebagai olahan ikan atau udang, keduanya bukanlah sumber protein. Terasi bukan sumber protein oleh karena pemakaiannya sedikit sekali, hanya sebagai penyedap saja, dan kerupuk bukan pula sumber protein karena bahan campurannya jauh melebihi jumlah ikan atau udang yang digunakan dalam proses pembuatannya.

Comments (1) »

PENTINGNYA SARAPAN PAGI

Oleh : Haryo Bagus Handoko, SP

Lebih kurang empat puluh macam zat gizi yang diperlukan seseorang untuk mempertahankan tubuh yang sehat.  Jika seseorang itu kurang memperhatikan susunan makanan yang dikonsumsinya, maka ia akan mengalami berbagai macam kekurangan zat gizi.  Misalnya saja, jika kekurangan zat gula atau karbohidrat selama beberapa jam saja, maka sepanjang hari badan akan terasa kurang sehat dan Anda kurang gesit dalam beraktivitas pada hari itu.
Pemilihan makanan.
Anda sendirilah yang menentukan bagaimana keadaan kondisi tubuh Anda sehari-hari.  Hal ini tergantung dari cara Anda memilih makanan, terutama pada menu sarapan.  Anda dapat menjadi penyebab dari efisiensi dan produktivitas diri Anda dengan cara makan terlalu sedikit atau dengan memilih terlalu banyak makanan yang kurang baik jika dipandang dari sudut gizi.  Sarapan Anda menentukan kesiapan tubuh Anda bagi jumlah energi yang tersedia pada suatu hari tertentu atau dengan kata lain: kadar gula darah Anda.
Produksi energi oleh tubuh Anda erat berhubungan dengan kadar gula yang tersedia, yang selanjutnya akan menentukan bagaimana Anda berpikir, berlaku dan merasa.  Energi itu dihasilkan tubuh Anda dengan jalan pembakaran atau oksidasi gula dan lemak secara simultan. Dan hanya jika plasma darah mengandung cukup gula, maka setiap sel dapat memilih jumlah yang ia perlukan.  Kadar gula darah merupakan indeks dari sejumlah banyak yang tersedia bagi setiap sel.  Kadar darah seorang dewasa sehat yang telah berpuasa selama 12 jam akan mengandung 80-120 mg gula setiap 100 ml darah.  Angka ini, yang dinamakan kadar darah puasa, tergantung tingginya dari jumlah makanan yang telah dimakan sebelumnya.  Rata-rata tingginya sekitar 90-95 mg. Pada titik ini energi dapat dihasilkan dengan baik.  Jika persedian gula telah terpakai, produksi  energi akan menurun dan rasa lesu tiba.  Jika kadar gula darah turun hingga mencapai 70 mg, maka akan terasa lapar dan rasa lesu lambat laun akan akan menjadi rasa letih.  Jika kadar gula turun sampai pada tingkat 65 mg, kita akan ingin sekali makan yang manis-manis.  Dan jika kadar gula darah masih terus menurun juga, badan akan terasa lemas sekali, kepala pusing, jantung mulai berdebar, kaki menjadi lemas, semua ini kerap kali disertai dengan rasa mual bahkan muntah.
Seseorang yang kadar gula darahnya rendah akan merasa kesal, tertekan dan ingin marah saja.  Sementara itu, jika makanan Anda cukup untuk menyebabkan meningkatnya kadar gula darah diatas kadar puasa, maka energi akan mudah dihasilkan dan Anda akan merasa sehat dan bersemangat.  Anda pun dapat berpikir jelas dan cepat. Anda tidak lagi berkeinginan untuk makan. Anda berada pada keadaan terbaik, sikap Anda ramah, gembira dan bersahabat. Pada tingkat ini, hidup rasanya tanpa kesukaran yang berarti.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kadar gula darah.
Banyak penelitian telah dilakukan mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah itu.  Pada salah satu penelitian E.Orent Keiles & L.F. Hallman, yang berjudul ‘The Breakfast Meal in Relation to Blood Sugar Values’ terhadap 200 sukarelawan, telah diberikan berbagai macam sarapan.  Kadar gula darah setiap orang ditentukan sebelum makan pagi dan setiap jam setelah makan pagi itu.
Jika mereka hanya diberi minum kopi hitam saja, ternyata kadar gula darah akan menurun dan para sukarelawan menjadi lesu, cepat marah, dan gelisah.  Mereka merasa lapar, lelah, pusing kepala, dan kehabisan tenaga.  Semua gejala ini semakin lama semakin memburuk.
Jika kemudian diberikan 2 potong kue donat kepada mereka disertai kopi dengan susu dan gula, kadar gula darah mereka ternyata meningkat dengan cepatnya, akan tetapi setelah 1 jam berlangsung, kadar gula darah menurun kembali menjadi rendah.  Para sukarelawan kembali berada dalam keadaan lelah dan kurang efisien.
Kemudian diambil sebagai sarapan pilihan yang telah menjadi kebiasaan orang Amerika untuk makan pagi (selanjutnya disebut sarapan dasar) yaitu segelas jus jeruk, 2 potong bacon, roti bakar, selai dan kopi dengan susu dan gula.  Setelah makan sarapan ini, ternyata gula darah tampak cepat melonjak tinggi, tetapi kemudian jatuh kembali jauh di bawah kadar sebelum sarapan dalam waktu 1 jam saja.  Kadar gula darah ini tetap di tingkat di bawah normal sampai pada waktu makan siang.
Selanjutnya dipilih makan pagi yang sama seperti di atas dengan tambahan menu sarapan berupa sereal.  Ternyata terulang lagi, kadar gula darah meningkat dan jatuh kembali dengan cepat serta berada di bawah normal sampai waktu makan siang tiba.
Sementara pada menu sarapan yang lain, yaitu sarapan dasar ditambah bubur havermut dengan gula dan susu, kadar gula relawan ternyata meningkat dengan cepat, tetapi dalam waktu yang lebih singkat daripada yang terdahulu, jatuh kembali sampai pada tingkat yang lebih rendah lagi daripada sebelumnya.
Setelah itu, maka pada sarapan dasar ditambahkan 250 ml susu yang diperkuat (fortified) dengan 2,5 sdm bubuk susu skim tanpa lemak.  Sebagai hasil sarapan ini kelihatan kadar gula darah meningkat sampai di atas normal dan tetap pada tingkat itu sepanjang pagi (kira-kira 120 mg).
Jika 2 butir telur ditambahkan kepada sarapan dasar untuk menggantikan susu yang telah diperkuat, sekali lagi ketepatgunaan yang tinggi dapat dipertahankan.  Menu sarapan percobaan terakhir terdiri dari sarapan dasar ditambah dengan telur atau susu kuat, kemudian ditambah pula dengan roti bakar dan selai.  Di sini ketepatangunaan (efisiensi sarapan) juga tetap pada tingkat yang tinggi.
Setelah itu, maka diperiksa juga pengaruh berbagai macam sarapan itu terhadap rasa sejahtera para sukarelawan sepanjang siang dan sore hari.  Mereka yang telah makan sarapan yang berlainan diberi makan siang yang sama, terdiri dari roti dan keju dengan segelas susu.  Contoh darah diambil setiap jam.  Pada semua sukarelawan ternyata kadar gula darah akan meningkat segera setelah makan siang.  Mereka yang makan telur atau susu kuat sebagai sarapan menunjukkan kadar gula darah yang tinggi sepanjang siang dan sore hari.
Jika sarapan mereka telah menyebabkan kadar gula darah yang rendah sepanjang pagi hari, ternyata kenaikan setelah makan siang terlihat meningkat sampai pada tingkat gembira dan tepat guna (efisien) hanya untuk beberapa menit saja setelah makan siang.  Setelah itu kadar gula darah akan menurun sampai pada tingkat rendah di mana ia akan berada sepanjang siang dan sore hari.
Oleh karena itu, pilihan makanan yang dikonsumsi sebagai sarapan ternyata dapat mencegah atau menghasilkan rasa lelah sepanjang hari.  Setelah kita mengetahui betapa pentingnya makan pagi itu bagi kegiatan kita sepanjang hari, sebaiknyalah kita lebih memperhatikan menu sarapan pagi yang kita pilih.  Sebenarnya sarapan pagi itu tidak harus berlebihan ataupun terlampau mewah, asalkan terdiri dari sejumlah makanan yang mengandung cukup satuan protein serta sejumlah satuan karbohidrat dan lemak.  Seperti terlihat dari ilustrasi sebelumnya, sebenarnya yang berperan dalam meningkatnya atau menurunnya kadar gula darah bukanlah gula ataupun karbohidrat, melainkan protein.  Protein yang pada contoh sarapan tadi untuk sebagian besar diperoleh dari telur dan susu.
Jika ada yang mengatakan, “Ah, tapi saya tidak mempunyai nafsu makan di pagi hari,” itu berarti bahwa ia telah makan terlalu banyak pada malam sebelumnya.  Lapar baru akan terasa jika kadar gula darah menurun hingga 70 mg.  Sedangkan 12 jam setelah makan malam yang terlalu banyak, kadar gula darah akan berada pada tingkat 95 mg. Oleh karena itu harus diusahakan agar Anda makan malam tidak terlalu banyak.  Benarlah kiranya pepatah yang mengatakan, “Makanlah di pagi hari seperti raja, di tengah hari seperti seorang pangeran dan di malam hari seperti seorang pengemis!”
Jadi bersikap bijaksanalah dalam memilih menu makanan untuk sarapan pagi Anda.  Dari percobaan-percobaan di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa menu sarapan ideal adalah yang cukup protein, dalam hal ini adalah ketersediaan telur dan susu dalam menu sarapan pagi.  Sarapan pagi yang ideal adalah menu makanan sehat yang dilengkapi oleh satu gelas susu sehat berenergi.

Minuman susu sehat berenergi (untuk satu gelas besar):
Cara membuatnya cukup sederhana, yaitu:
Sediakan 1 gelas besar (250 ml susu sapi murni yang diperkuat dengan penambahan 2,5 – 3 sdm susu skim bubuk).  Aduk campuran tersebut hingga rata, tambahkan 1 – 2 sendok makan sirup atau madu ke dalam susu. Masukkan 8 buah crackers ke dalam campuran tersebut, serta tak ketinggalan 6 kotak kecil es batu (tergantung selera). Lumatkan sampai halus semuanya dengan menggunakan blender atau food prosesor.  Bila telah tercampur rata, minuman siap diminum segera setelah selesai sarapan pagi.
Dalam satu satu gelas besar minuman ini, terkandung 240 kalori, 10 gram protein, 46 gram karbohidrat, 3 gram lemak, 5 miligram kolesterol, 310 miligram sodium, dan 30% DV kalsium.
Sedangkan untuk menu makanan yang dipilih untuk sarapan pagi, variasinya bisa sangat beragam, namun berikut ini disajikan beberapa menu makanan sarapan pagi yang dianjurkan.

Menu sarapan pagi alternatif 1:
- 1 buah pisang, mengandung 105 kalori
- 3 potong pan cake (martabak manis) yang dituangi madu, mengandung 500 – 800 kalori
- 1 gelas (250 ml) jus buah (jeruk atau apel), mengandung 100 kalori

Menu sarapan pagi alternatif 2:
- 1 buah pisang, mengandung 105 kalori
- semangkuk kecil bubur ayam, mengandung 500 – 800 kalori
- 1 gelas (250 ml) jus buah (jeruk atau apel), mengandung 100 kalori

Menu sarapan pagi alternatif 3:
- 1 buah pisang, mengandung 105 kalori
- 5 butir telur rebus, mengandung 385 – 450 kalori
- 2 buah sosis sapi, mengandung 374 kalori
- 1 gelas (250 ml) jus buah (jeruk atau apel), mengandung 100 kalori

Menu sarapan pagi alternatif 4:
- 1 buah pisang, mengandung 105 kalori
- 1 tangkup (2 lembar roti tawar) sandwich isi ayam atau daging asap dan keju chedar parut, mengandung 500 – 800 kalori
- 1 gelas (250 ml) jus buah (jeruk atau apel), mengandung 100 kalori

Menu sarapan pagi alternatif 5:
- 1 buah pisang, mengandung 105 kalori
- 2 tangkup (4 lembar roti tawar) roti bakar isi selai buah/madu dan meisyes, mengandung 500 kalori
- 1 gelas (250 ml) jus buah (jeruk atau apel), mengandung 100 kalori

Sebenarnya masih banyak alternatif lain menu sarapan pagi yang bisa dipilih.   Sekedar sebagai pedoman, hendaknya jangan memilih menu sarapan pagi yang terlalu berat dan banyak mengandung lemak, seperti misalnya nasi goreng atau masakan Padang yang cenderung banyak mengandung lemak dan santan seperti misalnya gulai dan sejenisnya.  Makanan yang terlalu berlemak yang dikonsumsi pada saat sarapan pagi bisa menimbulkan rasa kantuk, lemas dan mudah lelah.  Makanan-makanan berlemak atau yang mengandung minyak boleh saja disantap saat makan siang, dan bukannya saat sarapan pagi. Namun, tentu saja jumlah yang dikonsumsi tidak boleh berlebihan, agar tubuh tetap sehat dan stamina prima.

Comments (3) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.