Makanan Sehat Tanpa Daging

Banyak alasan yang menyebabkan orang ingin mengurangi atau pun sama sekali tidak mau menggunakan daging dalam pola makanan mereka sehari-hari. Ada yang mengambil keputusan ini berdasarkan alasan-alasan keuangan, ada pula yang bertolak dari motivasi etis dan ada pula yang memakai alasan keduanya.
Di negara-negara Barat telah lama ada industri pengadaan daging, di mana untuk memperoleh produksi yang besar maka hewan diperlakukan dengan cara sangat bertentangan dengan alam.  Dalam industri ini hewan hanya memiliki ruang gerak yang sangat sempit dan hampir tidak dapat meliha ataupun menghirup udara bebas.  Para penentang bio industri ini tidak dapat menolak total adanya daging dalam pola makanan mereka.  Mereka umumnya hanya menghendaki pengurangan daging yang dimakan oleh manusia  dan cara yang lebih alamiah dalam memperlakukan hewan yang diperuntukkan untuk konsumsi manusia tersebut.
Untuk produksi daging banyak diperlukan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.  Untuk ini juga dipergunakan makanan yang sebenarnya dapat dimakan oleh manusia seperti jagung dan kacang kedelai misalnya.  Hanya sebagian saja dari zat putih telur nabati yang sangat berharga itu akan berubah menjadi zat putih telur hewani yang kemudian dapat dimakan oleh manusia.  Oleh karena itu, mengingat keadaan pangan dunia, maka banyak orang menolak makan daging yang berlebihan.
Di samping itu masih banyak jenis keyakinan yang menyebabkan orang tidak mau makan daging. Untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi orang maupun bagi hewan makan cara-cara bertani harus digiatkan, antara lain dengan pupuk buatan dan obat-obat anti hama.  Keduanya dapat merupakan bahaya bagi kebersihatan lingkungan.  Dan ada yang berpendapat bahwa manusia tidak berhak untuk membunuh makhluk lainnya.  Barang siapa yang menganut paham vegetarisme yang moderat tidak akan makan daging, ikan atau ayam misalnya karena untuk ini hewan harus dibunuh.  Susu dan olahannya, telur dan madu tidak pantang bagi mereka.  Golongan ini disebut golongan laktovegetaris (lacto= susu).  Seringkali golongan laktovegetaris ini mau juga makan keju, meskipun pada umumnya keju dibuat dengan menggunakan zat yang berasal dari lambung sapi muda yang telah disembelih.  Kaum veganis, yang hanya berjumlah kecil saja, mengikuti pola vegetarisme yang paling ketat.  Mereka tidak mau mempergunakan bagian manapun yang berasal dari hewan, baik untuk dikonsumsi maupun sekedar untuk bahan pakaian, seperti juga misalnya, susu, telur, madu, wol dan kulit.
Bagaimana bisa hidup tanpa mengkonsumsi daging?
Pola makan yang hanya mempergunakan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan saja tidak dapat dianjurkan oleh karena besar kemungkinan akan kekurangan zat-zat makanan yang diperlukan. Suatu pola makanan dimana tidak terdapat daging, ikan atau ayam akan tetapi dimana ada susu serta olahannya serta telur, dapat memenuhi semua syarat yang telah ditentukan oleh ilmu pengetahuan modern di bidang makanan.
Daging, ikan dan ayam mengandung zat-zat makanan yang diperlukan oleh setiap manusia.  Jika jenis-jenis makanan ini hilang dari pola makanan maka zat-zat makanan tersebut harus diganti oleh zat-zat makanan lainnya.  Yang dipersoalkan disini ialah: zat putih telur kadar tinggi, zat besi dan vitamin-vitamin dari B kompleks.
Zat putih telur yang berasal dari hewan memiliki nilai biologis yang tinggi.  Manusia hanya memerlukan sedikit saja dari zat putih telur ini untuk membuat zat putih telur tubuh daripadanya.  Zat putih telur yang berasal dari daging, ikan dan ayam dapat diganti dengan zat putih telur yang berasal dari telur, susu dan keju.  Zat putih telur nabati yang berasal dari kacang-kacangan dan biji-bijian memiliki nilai biologis yang lebih rendah.  Meskipun demikian maka zat putih telur yang berasal dari kacang-kacangan dan biji-bijian dapat dengan baik sekali saling mengisi.  Jika kedua macam sumber nabati tersebut dimakan bersama maka kedua macam zat putih telur itu bersama akan memiliki nilai tinggi.
Daging merupakan sumber penting daripada besi dan vitamin B1 serta B2.  Siapa yang tidak mau makan daging oleh karena itu harus makan banyak sayuran dan kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan olahannya atau kacang merah serta beras merah atau beras tumbuk untuk dapat memenuhi kebutuhannya akan besi dan vitamin-vitamin B ini.  Susu dan keju hampir tidak mengandung besi. Hendaknya tetap menjadi perhatian bahwa telur sebaiknya dimakan 1 atau 2 kali seminggu saja, meskipun telur memang mengandung zat putih telur yang bernilai tinggi dan besi dalam jumlah yang lumayan.  Anjuran ini didasarkan atas kenyataan bahwa telur di samping mengandung zat-zat yang diperlukan juga mengandung banyak kolesterol yang merupakan salah satu unsur yang kurang menguntungkan bagi kesehatan terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung.
Jenis-jenis makanan yang dapat menggantikan daging.
Telur dapat direbus, digoreng atau dibuat dadar. Telur yang telah direbus atau digoreng masih dapat diolah menjadi berbagai lauk pendamping makanan pokok (nasi).  Kacang-kacangan dapat juga dimasak dengan beberapa macam cara seperti misalnya sop kacang merah, sayur asam kacang merah, sayur bayam dengan kacang hijau serta semua masakan yang terbuat dari tempe dan tahu.  Kecap dan tauco juga mengandung banyak zat-zat yang bergizi, walau kita hanya perlu mengkonsumsi dalam jumlah yang sedikit saja, yaitu sebagai bahan tambahan pelezat makanan dan bukannya sebagai sumber zat-zat makanan.     Roti, pasta, macaroni, havermut dan makanan yang terbuat dari tepung terigu juga merupakan sumber zat putih telur nabati yang baik sekali dimanfaatkan untuk melengkapi zat putih telur yang berasal dari kacang-kacangan.
Jumlah sayuran dan buah-buahan yang cukup diperlukan antara lain untuk melengkapi zat besi dalam makanan.  Seseorang setidaknya membutuhkan 200-400 gr sayuran dalam sehari, tergantung jenis sayuran yang dipilih.  Jika memilih sayuran mentah maka diperlukan kurang dari jumlah yang diberikan di atas.  Suatu kebiasaan yang baik sekali bila seseorang mau mengkonsumsi buah-buahan setiap hari.
Jumlah makanan sehari-hari yang sebaiknya dikonsumsi oleh seorang dewasa yang mengikuti pola makan vegetarian adalah sebagai berikut:
250 gr beras (sebagian dapat diganti dengan roti, kentang atau makaroni)
Sayuran secukupnya
1 potong buah segar (150 gr)
375 cc (1,75 gelas) susu
1 kerat keju (25 gr)
Makanan pengganti 90 gr daging (ikan atau ayam)
2-3 butir telur seminggu
Minyak serta margarin atau mentega seperlunya
Untuk menggantikan daging sebanyak 90 gram, maka Anda dapat makan:
Kacang-kacangan sebanyak 45 gram ditambah 4 potong roti
2 butir telur dan 1 kerat keju
75 gr keju
500 cc (2,5 gelas) susu skim
100 gr tempe
200 gr tahu
50 gr kacang kedelai
Pola makan vegetaris (vegetarian) adalah pola makanan yang sehat jika semua saran yang telah diberikan di atas mendapat perhatian sepenuhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: