Cara Mudah Mengatasi Bau Badan Tak Sedap

Oleh: Haryo Bagus Handoko, S.P.

Tumbuhnya bulu pada ketiak bagi kaum wanita sering kali bisa membuat risih, apalagi bila bulu ketiak tersebut tumbuh terlalu lebat, maka biasanya akan menyebabkan timbulnya bau badan yang tidak sedap sehingga menimbulkan rasa tidak percaya diri dalam pergaulan dan mungkin dalam keharmonisan rumah tangga. Terkadang pemakaian deodoran saja tidak mempan untuk mengatasi bau badan yang ditimbulkan oleh bulu ketiak yang tumbuh berlebihan.  Ada sebuah cara yang mudah dan murah tanpa harus pergi ke salon dan menyakiti diri sendiri dengan menggunakan wax (lilin).  Cara tradisional ini ditempuh dengan membalurkan ramuan pada daerah sekitar ketiak sehingga dalam waktu tidak lama, bulu ketiak akan rontok dengan sendirinya, dan bau badan Anda yang tidak sedap akan hilang bersamaan dengan rontoknya bulu pada ketiak.  Ramuan tradisional ini terdiri dari campuran satu sendok makan merica bubuk yang dicampur dengan kapur barus yang sudah ditumbuk, minyak tanah, air limau, dan kapur sirih secukupnya.  Seluruh bahan ini dicampur hingga rata kemudian baru dibalurkan di daerah sekitar ketiak.  Setelah beberapa saat, ramuan ini akan mulai bereaksi.  Rasanya memang agak panas, namun bila dilakukan secara teratur setiap pagi dan sore, maka masalah bulu ketiak dan bau badan akan segera hilang berkat ramuan merica ini.  Tapi bila masalah bau badan belum juga hilang, mungkin ramuan air rebusan daun sirih (5 lembar daun sirih) yang direbus dalam 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa hingga 1 gelas bisa mengatasi masalah bau badan yang tidak sedap.  Bila diminum secara teratur sehari sekali setiap sehabis makan siang, InsyaAllah masalah bau badan tak sedap akan segera hilang.
Tanaman merica yang dikenal dengan nama latin Piper nigrum ini merupakan tanaman yang tumbuh bersulur dan sosoknya menyerupai tanaman sirih.  Daunnya agak kaku dan kasar.  Tanaman ini memiliki buah berbentuk bulat kecil yang tumbuh bergerombol pada tangkai.  Merica mengandung berbagai zat kimia alami seperti piperine (4 – 6%), piperidine (0,19%), dan minyak terbang (0,9%).  Selain berfungsi sebagai bumbu atau rempah yang banyak dipakai pada masakan, merica juga berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit rematik, perut mulas, dan penyakit beri-beri.  Air rebusan akar tanaman merica yang merupakan akar lekat juga dapat dimanfaatkan sebagai obat kumur antiseptik dan manjur pula untuk meringankan sakit gigi karena dapat berfungsi sebagai penawar rasa sakit dan nyeri.
Tanaman sirih (Piper betle atau Chavica auriculata atau Artanthe hixagona) sudah banyak dikenal sebagai antiseptik alami. Tanaman ini biasa ditanam di pekarangan, dengan ciri khas batangnya yang berwarna hijau kecoklatan dan memiliki permukaan batang yang kasar dan berkerut, merupakan tumbuhan yang tumbuh merambat, memiliki daun tebal dan tumbuh berselang-seling, bertangkai pendek, dan daunnya berbentuk seperti jantung dengan ujung daun yang meruncing.  Tanaman ini mengeluarkan bau aromatik yang khas bila diremas.  Tanaman sirih mengandung begitu banyak zat kimia yang sebagian besar berfungsi sebagai antiseptik dan juga penyembuh luka dan pembengkakan organ tubuh.  Zat-zat kimia yang dikandung oleh tanaman sirih antara lain yaitu minyak atsiri (1% – 4,2%), hidroksikavicol, kavicol (7,2% – 16,7%), kavibetol (2,7% – 6,2%), allylpyrokatekol (0 – 9,6%), karvakrol (2,2% – 5,6%), eugenol (26,8% – 42,5%), eugenol methyl ether (4,2% – 15,8%), p-cymene (1,2% – 2,5%), cineole (2,4% – 4,8%), caryophyllene (3,0% – 9,8%), cadinene (2,4% – 15,8%), estragol, terpenena, seskuiterpena, fenil propana, tanin, dan diastase (0,8% – 1,8%).

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    love,,,,,,, said,

    ada efek smping ga dgn ramuan itu

  2. 2

    gus said,

    tks ya atas infonya,,,,, semoga ini bermanfaat,………..


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: