Mengatasi Penyakit Kencing Manis atau Diabetes

Oleh: Haryo Bagus Handoko, S.P.

Kencing manis adalah penyakit kronis turunan maupun kelainan produksi hormon insulin dalam pankreas yang berakibat terjadinya penumpukan kadar gula dalam darah.  Atau bisa jadi, pankreas gagal menghasilkan insulin yang sangat penting untuk kelansungan hidup manusia.
Gangguan hormon insulin dapat dikaitkan dengan kegemukan, kurang berolahraga dan terlalu tingginya kalori karena perubahan pola makan.  Umumnya penderita penyakit ini terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang terlalu manis, dan makanan yang banyak mengandung tepung, seperti ubi, singkong, kentang dan nasi. Minuman softdrink yang beredar di pasaran juga terbukti menjadi penyebab sakit gula bila dikonsumsi setiap hari dalam jumlah berlebihan.  Kadar gula dalam minuman softdrink biasanya cukup tinggi sehingga selain kurang baik bagi kesehatan tubuh juga dapat menyebabkan pengeroposan gigi.
Gejala-gejala penyakit kencing manis yang disebabkan oleh ketergantungan insulin, diantaranya adalah pengeluaran urine (air kencing) yang berlebihan (polyuria), sering merasa haus, kehilangan berat badan tanpa sebab yang jelas, badan terasa lemah, pegal-pegal, rasa lesu, kesemutan di ujung tangan dan kaki, mengantuk yang berlebihan terutama satu jam setelah makan, mata terasa kabur, luka yang sulit sembuh, dan yang lebih parah adalah penderita bisa mengalami koma.  Sedangkan penyakit kencing manis yang disebabkan oleh faktor keturunan, biasanya gejala awalnya yang tidak begitu jelas dan penyakit ini baru dapat diketahui setelah dilakukan diagnosis yang menunjukkan tingginya kadar gula dalam darah atau urine.  Seseorang yang terkena penyakit diabetes (diabetes mellitus) biasanya juga disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya gaya hidup yang berlebihan, pola makan yang tidak terkontrol, tekanan psikis yang menyebabkan stres, kecemasan yang berlebihan, depresi berat, kurang olah raga dan juga konsumsi zat gula di luar batas yang dibutuhkan oleh tubuh.  Jika kadar glukosa darah (kadar gula darah) seseorang menunjukkan angka 160 – 190 mg/dl, orang tersebut besar kemungkinannya telah menderita sakit diabetes mellitus tahap awal.
Pengobatan secara medis terhadap pasien penyakit kencing manis terkadang memang diperlukan, namun tidak ada salahnya bila mencoba berbagai ramuan tradisional untuk mengatasi penyakit ini. Ada beragam resep ramuan tradisional untuk mengatasi penyakit kencing manis (diabetes) ini.  Berikut ini disajikan beberapa alternatif ramuan tradisional yang bisa dipilih.  Tentu saja tindakan pengobatan ini harus pula disertai oleh pendisiplinan diri untuk menerapkan pola makan sehat dan diet ketat.
Ramuan tradisional yang bisa dipilih, misalnya dengan membuat ramuan yang terdiri dari tiga lembar daun sirih merah setengah tua dari daun keenam atau ketujuh dari bagian pucuk.  Cuci bersih daun-daun tersebut dan kemudian diiris-iris kecil.  Rebus dalam 3 gelas air (600 ml) sampai mendidih dan disisakan 1,5 gelas.  Air rebusan daun sirih merah ini bisa diminum 3 kali sehari sehabis makan dengan sekali minum setengah gelas hingga satu gelas penuh.
Alternatif lain yang bisa dipilih adalah ramuan jamu yang terdiri dari campuran sepertiga genggam daun sambiloto (Andrographis paniculata), sepertiga genggam daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus), tiga per empat jari (6 cm) batang brotowali (Tinospora crispa) dicuci dan dipotong-potong, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa hingga 2 gelas.  Ramuan jamu ini sebaiknya diminum dua kali sehari setiap sehabis makan siang dan makan malam.
Daun lidah buaya ternyata juga berkhasiat untuk mengobati penyakit diabetes.  Caranya yaitu dengan memotong-motong 1 daun lidah buaya setelah dibersihkan duri-durinya, kemudian direbus dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa satu setengah gelas.  Setelah didinginkan, air rebusan daun lidah buaya ini kemudian diminum tiga kali sehari setiap kali sehabis makan sebanyak setengah gelas hingga 1 gelas penuh.
Umbi dari tanaman hias daun Asparagus atau Bambu Tali (Asparagus cochinchinensis) yang daunnya banyak dipakai sebagai asesoris dalam rangkaian bunga mawar atau rangkaian bunga krisan yang biasa dijumpai di toko-toko bunga ini, ternyata juga berkhasiat sebagai ramuan obat penyakit kencing manis.  Tanaman hias yang daunnya kecil-kecil lancip dan pipih serta memiliki buah polong yang berbentuk bulat (berwarna merah atau hitam) dan tumbuh bergerombol ini biasa dijumpai di daerah pegunungan atau desa sentra penghasil tanaman hias.  Air rebusan dari 12 gram umbi kering tanaman ini cukup berkhasiat mengobati penyakit diabetes, selain khasiat lainnya sebagai penyembuh segala jenis penyakit kanker (khususnya kanker payudara), TBC, demam maupun sembelit.  Air rebusan itu sebaiknya diminum minimal satu kali sehari sehabis makan.
Air rebusan daun sendok (Plantago mayor) juga terbukti bisa mengobati penyakit diabetes.  Untuk membuatnya dibutuhkan setengah genggam daun sendok yang kemudian dicuci bersih, lalu direbus dalam 3 gelas air bersih hingga mendidih dan tersisa tiga perempatnya. Setelah dingin disaring, dan kemudian diminum 3 kali sehari sehabis makan sebanyak masing-masing tiga perempat gelas.
Ada pula resep ramuan yang cukup unik, yaitu air rebusan rambut jagung yang biasa terdapat di tongkol jagung (Zea mays). Caranya dengan merebus 30 gram rambut jagung yang sudah dicuci bersih, kemudian setelah dingin disaring dan airnya diminum setiap kali sehabis makan.
Salah satu resep ramuan minuman pengobat diabetes yang cukup berkhasiat yaitu air rebusan jambu biji yang masih mengkal (masih muda dan belum masak). Satu buah jambu biji yang masih mengkal dipotong-potong dan kemudian dicuci bersih, lalu direbus dalam 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa satu gelas.  Air rebusan ini kemudian disaring dan diminum dua kali dalam sehari yaitu sehabis makan siang dan setelah makan malam.
Penyakit diabetes atau kencing manis tidak boleh dipandang remeh.  Para penderita penyakit ini harus benar-benar memperhatikan kesehatan mereka, terutama pola makan yang dianut.  Penyakit diabetes bisa sangat beresiko. Yang membahayakan, penyakit diabetes atau kencing manis ini sering berkomplikasi dengan penyakit yang ada hubungannya dengan jantung dan urat-urat darah, diantaranya adalah penyakit darah tinggi dan penyakit jantung, penyakit mata yang bisa berakibat kebutaan, penyakit ginjal, dan bahkan akibat komplikasi bisa berakibat pada kerusakan permanen ginjal serta kelumpuhan.
Banyak cara atau upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau mencegah berbagai ancaman komplikasi tersebut.  Yang jelas diet bagi penderita kencing manis tidak perlu dipisahkan  dari menu keluarga, sebab selain merepotkan, juga menyebabkan penderita merasa menjadi orang lain dalam keluarga.  Yang perlu diperhatikan oleh penderita penyakit ini adalah keseimbangan kalori yang dapat diatur dengan membudayakan pola makanan seimbang.  Karbohidrat yang dikonsumsi sebaiknya yang berserat, seperti kacang-kacangan dan singkong yang mudah larut, maupun sayur-sayuran untuk jenis yang tidak larut.  Untuk mengurangi resiko terkena penyakit kencing manis dapat ditempuh dengan mengurangi makanan dan minuman yang manis, melakukan diet ketat, artinya makan dan minum sesuai dengan yang dianjurkan oleh dokter dan melakukan aktivitas olahraga.  Prinsip berhenti makan sebelum kenyang, juga perlu pula untuk dipertimbangkan.

3 Tanggapan so far »

  1. 1

    nandang berkata,

    semua tersebut di atas sudah baik, dan lakukan cek gula darah setiap 2 x setahun agar selalu terkontrol.

  2. 2

    Ening berkata,

    Mas, mau nanya. Kdg agak repot klo bkinnya sdikit2, klo dbkin agak banyak skalian biasanya bisa tahan lama ngga? Klo bisa, berapa lama bisa tahan?
    Makasi Mas.

  3. 3

    git doanx berkata,

    trims untuk infonya…!!!!!


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: