Jamur – Makanan Berkhasiat Bagi Kesehatan

Oleh : Haryo Bagus Handoko, SP

Sudah banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa pemanfaatan bahan makanan tertentu dapat meningkatkan derajad kesehatan manusia, membentuk tubuh yang indah, menjaga tubuh agar tetap awet muda, dan bahkan bisa memperpanjang umur manusia.  Menurut hasil penelitian, beberapa jenis jamur mempunyai khasiat memperpanjang umur hidup seseorang.  Mungkin ada benarnya bila Anda menyimak ulasan berikut ini.
Diantara kita tentunya sudah banyak yang mengenal bahan makanan yang satu ini.  Apalagi kalau bukan jamur yang sudah dikenal umat manusia sejak ribuan tahun lalu sebagai makanan lezat nan mewah para raja.  Sepanjang sejarah, jamur sudah dikenal oleh peradaban manusia, mulai dari jamur yang tumbuh di atas kayu yang lapuk, hingga jamur yang dibudidayakan oleh manusia.  Jamur banyak dimanfaatkan sebagai sayuran yang berkalori rendah, sedikit lemak namun kaya akan protein, karbohidrat, serat, vitamin, garam mineral dan asam amino.  Sementara itu dari 8 macam asam amino yang dibutuhkan manusia, 6 – 7 macam diantaranya dikandung oleh jamur.
Sampai saat ini konsumsi jamur masih terbatas pada kalangan menengah ke atas.  Umumnya jamur yang berkualitas tinggi ditemui di supermarket-supermarket yang ada di kota-kota besar.  Ada begitu banyak jenis jamur yang bisa dimakan, namun umumnya hanya beberapa jenis yang dikenal luas di Indonesia, diantaranya adalah jamur tiram (Pleurotus sayor caju  dan Pleurotus obalonus), jamur kuping (Auricularia polytricha), dan jamur Champignon (Agaricus bisporus).  Di Indonesia, tampaknya tidak banyak perusahaan yang bergerak di bidang usaha budidaya jamur, mengingat komoditi yang satu ini tidak bisa disimpan terlalu lama, sehingga membutuhkan jalur distribusi yang cepat dan baik selain ruang penyimpanan (cool storage) yang baik agar komoditi ini tidak cepat busuk.  Selain itu kendala yang lain yang biasa dihadapi pengusaha budidaya jamur adalah bahwa tidak semua jenis serbuk kayu bisa dijadikan sebagai media tumbuh bagi jamur.  Yang paling baik adalah serbuk kayu yang diperoleh dari jenis kayu sengon laut (Albizzia falcataria) dan kayu randu (dari pohon kapuk randu).  Dengan menggunakan serbuk kayu dari jenis kayu tersebut maka hasil dan kualitas jamur yang dihasilkan juga akan lebih baik.
Budidaya jamur sendiri sebenarnya tidaklah terlalu rumit.  Serbuk kayu (serbuk gergaji) dilapukkan selama kurang lebih satu bulan, kemudian ditambahkan dengan unsur hara yang diperoleh dari pemberian pupuk dasar NPK lengkap.  Dengan perbandingan urea, SP36 dan KCl  sebanyak 1 : 1 : 1.  Serbuk kayu dimasukkan ke dalam polybag untuk dikukus atau dimasak selama 8 jam nonstop pada suhu 100 derajat celsius, kemudian diinokulasikan agar keluar miseliumnya.  Jika miselium sudah terbentuk ¾ bagian, maka berarti sudah siap unuk dimasukkan ke dalam ruang tanam.  Suhu ruang tanam diatur agar tetap konstan 25 – 26 derajat celsius.  Kelembaban dipertahankan pada kisaran 80 – 90%.  Penyiraman dilakukan 3 kali sehari, yaitu pagi, siang dan malam.  Sebaiknya gunakan air sumber atau air pegunungan setiap kali penyiraman agar bebas dari bahan kimia.  Bibit jamur biasanya didatangkan dari Taiwan atau Jepang.
Seorang pakar jamur, Roy Gender, dalam bukunya “Mushroom Growing for Every One” menyebutkan khasiat jamur.  Di Amerika misalnya jamur digunakan untuk pengobatan kekurangan darah (anemia), karena mengandung folic acid yang lebih tinggi daripada sayur bayam dan hati sapi.  Orang Perancis mengkonsumsi jamur untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan juga agar terhindar dari penyakit kanker.  Di Perancis, jamur biasa dikonsumsi seperti layaknya sayur mayur.
Yu Hsuen Yu, spesialis jamur dari Taiwan sempat menyebutkan beberapa jenis jamur yang dapat dimakan yaitu jamur Champignon, jamur tiram, jamur kuping dan jamur Shitake.  Dalam jamur, terkandung komposisi beraneka zat yang baik untuk kesehatan.  Sebagai contoh, jamur Champignon mengandung air,  protein,  lemak,  gula,  abu,  kalsium, fosfor, kalium, zat besi, tembaga, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, Niacin, dan Panthotenic acid.  Sementara pada jamur tiram mengandung air, protein murni, lemak kasar, nitrogen terlarut, gula reduksi, pentose, methyl pentose, gula rangkap, hexose, serat kasar, abu dan zat-zat terlarut lainnya.
Selain meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari resiko serangan penyakit kanker, mengkonsumsi jamur juga dipercaya dapat memperhalus kulit wajah dan kulit tubuh, sehingga semakin banyak kaum wanita yang mengkonsumsi jamur untuk kesehatan dan kecantikan.  Sebenarnya masih banyak khasiat jamur bila dikonsumsi secara rutin, yaitu antara lain dapat mengatasi kolesterol, diabetes, hipertensi dan avitaminosis (kurang vitamin).  Bagi penderita ginjal, mengkonsumsi jamur diyakini dapat memperlancar proses metabolisme tubuh karena kandungan kalorinya cukup tinggi (200 kal/100 gr bahan segar).  Dengan mengkonsumsi jamur secara rutin dalam menu makanan, semoga bisa semakin meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

5 Tanggapan so far »

  1. 1

    Artikel yang sangat bagus. Terima kasih yas. Sukses selalu buat anda.

  2. 2

    tri said,

    artikelnya bmanfaat, tQ y,,
    pengen budidaya jamurnya duunk,,jamur kesehatan niy,,

  3. 3

    Y.Suhartono said,

    Makasih ya, atas tulisannya. Saya beberapa minggu ini mencoba mentradisikan makan jamur. Tapi yang benar itu cara masaknya bagaimana to?

  4. 4

    Ivo said,

    Bagus banget artikel nya …sangat bermanfaat…untuk pemeliharaan jamur champignon susah ngak ???
    dimana kita dapat beli bibit nya?
    terima kasih

  5. 5

    Leslie said,

    Thx bwt artikelnya yg bgus bgt btw minta cr masak jamur dunk kalo bs tiap jmur2 tersebut enaknya diapain. Thank u


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: